Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6221

Banjir Rob Paling Besar

0
kepala wilayah kerja pelabuhan Tanjungbatu Tarigan dan Babinsa Tanjungbatu memantau air pasang rob

batampos– Kepala wilayah kerja (Kawilker) pelabuhan Tanjungbatu Tarigan menegaskan jika fenomena banjir pasang air laut (Rob) yang terjadi awal tahun 2023 cukup besar. Hal itu terlihat selain halaman seluruh ruangan kerja pelabuhan Tanjungbatu juga tergenang air banjir Rob.

“Banjir rob tahun ini luar biasa tengok saja air menggenangi ruang tunggu penumpang hingga semua sudut ruangan pelabuhan Tanjungbatu,” terang Tarigan.

BACA JUGA: Terendam Banjir, Sejumlah Toko di Jalan Merdeka dan RE Martadinata, Tanjunguban Tutup

Diakuinya jika banjir rob terjadi pada akhir tahun dan awal tahun. Banjir Rob tahun sebelumnya hanya sampai halaman tidak sampai ruang tunggu. Namun banjir tahun ini luar biasa genangan air hingga masuk ke dalam ruangan. Ditambah curah hujan juga tinggi sehingga air laut lambat surut.

Menyikapi perubahan cuaca ekstrim dihimbau nahkoda kapal perhatikan keselamatan saat hendak berangkat . Jangan paksakan diri hal ini demi menjaga kesehatan. (*)

reporter: imam sukarno

Kabid Humas: Benar Ada Penangkapan Anggota DPRD Batam

0

batampos – Oknum anggota DPRD Batam, asal Partai Nasdem, ADY dan teman kencannya Nts masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Barelang. Keduanya ditangkap atas dugaan penggunaan sabu, dengan barang bukti seberat 0,68 gram.

“Benar ada penangkapan itu (Anggota DPRD Batam),” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, Kamis (26/1/2023).

Namun, Harry mengaku belum dapat menyampaikan detil pemeriksaan dan kronologis kejadian. Sebab, penangkapan terhadap dua orang ini terbilang baru, Rabu (25/1/2023) pagi.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Barelang. Dari informasi di dapat Batam Pos, polisi masih menelusuri asal barang bukti sabu. (*)

Reporter: FISKA JUANDA

Kata Ahli ”Power Posing” Perlu untuk Tingkatkan Percaya Diri

0
Ilustrasi perempuan tampil percaya diri (Istimewa)

batampos – Menurut ahli, mempelajari power posing diperlukan untuk meningkatkan rasa percaya diri utamanya bagi perempuan.

Power posing bisa menjadi alat komunikasi. Dengan melakukan power posing, kita seolah-olah ingin menyampaikan pesan bahwa kita punya ‘power’.

Membangun kepercayaan diri, menurut Psikolog Keluarga dan Pengembangan Diri Dessy Ilsanty bukan perjalanan yang singkat.

”Perempuan dengan berbagai kesibukan, peran, dan tuntutan dalam hidupnya terkadang harus menunjukkan kepercayaan diri ketika sedang menghadapi suatu situasi, demi mengejar cita-cita yang ingin diraihnya,” ungkap Dessy.

Baca juga: Untuk Aktivitas Sehari-hari, Pilih Aroma Citrus

”Kepercayaan diri seorang perempuan dapat terbangun karena beberapa faktor, di antaranya penampilan yang menarik, baju yang keren, wangi, dan interpersonal skill seperti kemampuan komunikasi yang baik, hingga gerakan tubuh. Itu semua dapat dipelajari dan dibentuk, walaupun memerlukan perjalanan yang tidak singkat,” jelas Dessy.

Menurut Dessy, ada cara praktis untuk membangun kepercayaan diri pada seorang perempuan, seperti power posing atau berpose. Power posing bisa dilihat sebagai tips praktis dalam membangun rasa percaya diri secara cepat.

Baca juga: Mengenali Pribadi Introvert, Salah Satunya Irit Bicara

“Belum tentu bertahan lama, tetapi paling tidak ketika seseorang butuh untuk memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi di saat tertentu, tips praktis ini bisa dengan mudah dilakukan,” ujar Dessy.

Berikut tips praktis power posing dari Dessy:

1. Angkat dagu
Hal yang paling mudah dan sering orang lakukan adalah dengan mengangkat dagu atau chin up. Ini dianjurkan untuk dilakukan agar ia tampak sebagai orang yang percaya diri untuk tampil menghadapi orang lain.

2. Berdiri tegak, punggung tidak membungkuk ketika duduk sekalipun

Dengan posisi seperti ini, kata Dessy, kita menunjukkan bahwa kita punya ‘power’. Supaya tidak hanya ‘power’ saja yang tersampaikan kepada orang lain, tampilkan komunikasi non verbal lainnya, seperti senyuman dan pandangan mata yang bersahabat.

3. Imbangi dengan komunikasi verbal yang baik

“Imbangi dengan komunikasi verbal yang menyampaikan pesan bahwa kita bukan sekedar orang yang punya power, tetapi juga sifat-sifat baik lainnya,” tutup Dessy. (*)

Reporter: JPGroup

 

Ponsel Berpengaruh Terhadap Tingkat Kunjungan ke Perpustakaan

0
Perpustakaan milik Pemerintah Kabupaten Karimun terletak di tengah kota Tanjungbalai Karimun

batampos- Perpustakaan milik Pemerintah Kabupaten Karimun ibarat salah satu toko buku terlengkap yang ada di Kabupaten Karimun.

Memiliki ribuan literatur yang mencakup buku-buku pelajaran SD sampai dengan perguruan tinggi. Namun, jumlah pengunjung ke perpustakaan milik pemerintah tersebut masih minim.

”Kalau dari buku tamu yang kita lakukan rekapitulasi, maka pada tahun lalu jumlah kunjungan pustaka 7.959 orang. Rata-rata jumlah kunjungan dalam satu bulan 500 orang. Jumlah ini masih lebih baik jika melihat data kunjungan pada 2021 yang jumlahnya sebanyak 3.570 orang,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Karimun, Chaironi, Rabu (25/1).

BACA JUGA: Tumbuhkan Minat Baca dengan Mengajak Anak ke Perpustakaan

Rendahnya Kunjungan pada 2021, lanjut Chaironi, disebabkan pada saat itu di Kabupaten Karimun sedang dilanda Covid-19. Sehingga, ada aturan dilarang berkumpul dan menjaga jarak. Jam pelayanan juga dibatasi sampai pukul 16.00 WIB. Sedangkan, kalau hari biasa pelayanan pustaka dibuka sampai pukul 19.00 WIB.

”Tapi, kalau dilihat data tiga tahun lalu atau 2020 jumlah kunjungan tembus sampai 10 ribuan orang. Tepatnya, 10.040 orang. Ini disebabkan ketika itu kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun belum begitu banyak,” jelasnya.

Dikatakannya, menurunnya jumlah kunjungan ke pustaka karena memang kondisi zaman sudah berubah. Apalagi, dengan adalah smartphone atau HP pintar yang memberikan kemudahan. Artinya, bisa mencari buku atau literatur yang dibutuhkan cukup menggunakan HP.

”Kita berharap masyarakat dapat manfaatkan keberadaan pustaka milik pemerintah Kabupaten Karimun ini. Karena, literatur yang tersedia cukup banyak. Bahkan, kita juga berencana mengantifkan kembali perpustakaan keliling. Tujuannya, untuk meningkatkan minat baca masyarakat sehingga bisa menambah ilmu pengetahuan,” paparnya Chaironi. (*)

reporter: sandi

Kejari Batam Bebaskan Penadah Motor Curian Lewat Program RJ

0
kejari batam
Kajari Batam, Herlina Setyorini (tengah) menerima Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) dari Kajari Batam. Foto: Yashinta/Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam membebaskan M Arda Rian Prayogi, tersangka penadah motor curian, Rabu (26/1/2023). Rian dibebaskan melalui program restorative justice (RJ) setelah mendapat maaf dari korban. Apalagi istri tersangka sedang hamil

Wajah bahagia dan lega terlihat jelas dari raut wajah Rian usai menandatangani Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) dari Kejari Batam.

Ia akhirnya bisa menghirup udara bebas setelah lebih dari satu bulan berada dibalik jeruji besi. Penyebab ia bisa masuk penjara, karena membeli sepeda motor curian.

Baca Juga: Atasi Banjir, Dirlantas Polda Kepri Turunkan Personil Sedot Genangan Air di Jalan

Berawal dari postingan di marketplace Facebook miliknya, ada seseorang yang menawarkan sepeda motor dengan harga cukup murah.

Ia yang butuh sepeda motor, akhirnya melakukan penawaran, hingga akhirnya terjadi kesepakatan sepeda motor seharga Rp 2 juta. Ia pun kemudian bertemu dengan orang tersebut dan membayar tunai sepeda motor itu.

Namun tak lama, ia ditangkap polisi. Alasannya sepeda motor yang ia beli adalah curian. Rian tak bisa berkata apa-apa, karena memang sepeda motor yang dibeli tanpa surat dan bukti pembelian.

Baca Juga: ASDP Kepri Dapat Satu Tambahan Armada, Melayani hingga ke Tambelan

“Alhamdulilah, bisa bebas dan kumpul dengan keluarga,” kata Rian usai menerima SKP2 dari Kajari Batam, Herlina Setyorini di Aula lantai 3 Kejari Batam.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pemilik sepeda motor curian yang ia beli. Terutama kepada polisi dan Kejari Batam yang telah berupaya memediasi pihak korban, sehingga ia bisa bebas dari tuntutan. Apalagi saat ini istrinya tengah hamil.

Kajari Batam, Herlina Setyorini mengatakan pada Januari 2023, Kejari Batam telah menghentikan tiga perkara pidana melalui program Restoratif Justice atau Keadilan Restoratif.

“Alhamdulillah, sudah 3 perkara berhasil dimediasi dan bisa bebas melalui program RJ,” kata Herlina.

Baca Juga: Dinas Perikanan Lakukan Pengawasan di SPBU Penyalur BBM Bersubsidi Secara Random

Dijelaskanya, RJ atau keadilan restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana di tingkat penuntutan atau di kejaksaan dengan melibatkan tersangka, korban, keluarga kedua belah pihak, dan pihak terkait.

Dalam perkara ini tersangka M Arda Rian Prayogi dijerat pasal 480 Ayat (1) ke 1 KUHPidana tentang Penadahan, lantaran membeli kendaraan bermotor hasil kejahatan (Curanmor) seharga Rp 2 juta.

Langkah Restoratif Justice yang ditempuh Jaksa Penuntut Umum (JPU), adalah untuk menyelesaikan perkara tersebut diluar persidangan setelah berkoordinasi dengan memediasi masing-masing pihak yang berperkara.

Baca Juga: Jalan Berlubang Semakin Banyak di Batuaji dan Sagulung

“Dari hasil koordianasi atau mediasi, tutur Herlina, para pihak yang berperkara (Tersangka dan Korban) sepakat berdamai dan saling memaafkan agar perkara ini tidak dilanjutkan sampai ke meja persidangan, ” ungkap Herlina.

Menurut Herlina, langkah RJ ditempuh pihak Kejaksaan berdasarkan permohonan dari keluarga tersangka dengan pertimbangan tersangka sudah mengakui perbuatannya. Selain itu, antara korban dan tersangka sudah ada kesepakatan berdamai.

Setelah mepelajari dan mengacu pada keadilan restorarif yang membolehkan, maka perkara yang menjerat tersangka dihentikan. Acuan pertama yang menjadi bahan pertimbangan adalah ancaman hukuman di bawah lima tahun.

Terdakwa juga baru pertama kali melakukan tindak pidana artinya masih belum residivis atau belum pernah melakukan tindak pidana berulang-ulang.

Baca Juga: Puluhan Rumah di Batam Terendam Banjir

“Kami melihat istri tersangka juga sedang hamil,” ujar Herlina.

Ia berharap, Program RJ tidak hanya menghentikan perkara semata, tetapi juga menggerakan para tersangka, korban dan masyarakat untuk berperan dalam menciptakan harmoni di masyarakat, dan membuat suasana sama seperti sebelum terjadinya tindak pidana.

“Inti dari Restorative Justice adalah mengembalikan suasana atau situasi dalam keadaan semula sebelum terjadinya tindak pidana,” pungkasnya.***

Reporter: Yashinta

Cerita Kesulitan Awal Pandemi Covid-19, Jokowi Sampai Semedi 3 Hari

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Dok Setpres)

batampos – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menceritakan berbagai kesulitannya saat awal-awal menghadapi Pandemi Covid-19. Ia mengaku sampai semedi tiga hari untuk memutuskan melakukan lockdown atau tidak.

“Saya semedi 3 hari untuk memutuskan kita harus lockdown atau tidak, karena semuanya tidak memiliki pengalaman,” kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (26/1).

Ia mengakui, pada saat awal pandemi dirinya mendapat banyak tekanan untuk memutuskan perihal lockdown. Hal itu semakin mendesaknya, ketika 80 persen menteri hingga sejumlah partai memintanya untuk melakukan lockdown seperti yang dilakukan negara lain.

Sementara itu, dirinya tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan. Terlebih, jika keputusan lockdown yang diambilnya. Sebab kata Jokowi, ada banyak kengerian yang akan terjadi jika dirinya memutuskan lockdown.

Mulai dari kesulitan mencari nafkah hingga rakyat yang bakal rusuh karena negara tidak mampu memberi bantuan. “Coba saat itu kita putuskan lockdown, hitungan saya dalam 2-3 minggu rakyat sudah nggak bisa memiliki peluang kecil untuk mencari nafkah, semua ditutup, negara tidak bisa memberi bantuan kepada rakyat. Apa yang terjadi? rakyat pasti rusuh. Itu yang kita itung kemudian kita putuskan tidak lockdown,” jelasnya.

Selain itu, di saat awal pandemi semua pihak di dalam dan luar negeri kebingungan menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dari kebijakan memakai masker yang terus diperbarui.

Kemudian, soal kesulitan mencari alat pelindung diri (APD) di seluruh negara. Hingga kemudian, Indonesia mampu memproduksi sendiri bahkan sampai dikirim ke luar negeri.

“WHO sampaikan yang pakai masker khusus orang yang batuk yang kena (Covid-19) saja. Nggak ada seminggu, keluar kebijakan baru semua harus pakai masker ternyata mereka bingung kita juga bingung,” ujarnya.

Meski begitu, dengan melihat kondisi hari ini terutama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah dicabut dan Covid-19 yang semakin terkendali. Dirinya mengapresiasi sinergitas seluruh pihak baik di pusat dan daerah.

Ia menilai, saat pandemi seluruh pihak telah bekerja bersama untuk menghadapi tekanan dan tantangan. Termasuk keberhasilan menghadapi tantangan pandemi dari sisi ekonomi, yakni berupa penerimaan negara yang anjlok 16 persen.

Jokowi menyebut, kesulitan demi kesulitan itulah yang memberi pengalaman besar bagi Indonesia. “Bayangkan penerimaan negara anjok 16 persen padahal belanja naik 12 persen. Gimana coba? Kesulitan-kesulitan inilah yang memberikan pengalaman besar bagi kita semuanya,” tandasnya. (*)

Reporter : JP Group

Tempel 30 Kristal Swarovski, Doja Cat Curi Perhatian di Paris Fashion Week Fall/Winter

0
Doja Cat mengenakan tube dress merah dengan 30 ribu swarovski. (vogue)

batampos – Aksi menempelkan 30 kristal swarovski, Doja Cat mencuri perhatian di Paris Fashion Week Fall/Winter.

Doja Cat terlihat tampil penuh totalitas saat hadir di front row show Schiaparelli yang membuka pergelaran Paris Couture Fashion Week 2023 pada Senin (23/1) waktu setempat.

Ia bertransformasi menjadi karya seni. Memakai tube dress merah rancangan Daniel Roseberry, direktur kreatif Schiaparelli, seluruh tubuh Doja Cat ditutup dengan kristal swarovski berwarna merah, senada dengan bagian bawah dress.

Baca juga: Chinese Money Plant, Diburu Saat Imlek, Perawatannya Mudah

Tak hanya tubuh, kristal swarovski juga menutupi hingga ke bagian kepala, seluruh wajah, dan kelopak matanya.

Make-up artist Pat McGrath yang mendandani Doja Cat mengungkapkan, ada lebih dari 30 ribu kristal yang menutupi tubuhnya.

’’Kesabaran dan dedikasinya untuk duduk bersama tim Pat McGrath dan aku selama 4 jam 58 menit demi mencapai kreasi itu tertutup dalam lebih dari 30 ribu kristal swarovski yang dipasang dengan tangan. Sangat menginspirasi,’’ kata McGrath, seperti dilansir dari Vogue. (*)

Reporter: JPGroup

Keluarga Korban Serial Killer Minta Wowon Dkk Dihukum Mati

0

Teliti Penyebab Kematian, Polisi Ekshumasi 2 Jenazah

Misbah menunjukkan foto pernikahan Halimah dan Wowon. (RADAR BANDUNG)

batampos – Proses ekshumasi terhadap para korban kasus pembunuhan berantai dimulai (serial killer). Kemarin tim forensik Mabes Polri dan Polda Metro Jaya membongkar makam Siti di Garut dan Halimah di Bandung Barat.

Pantauan Radar Bandung, makam Halimah berada di TPU Kampung Saar, Desa Karangtanjung, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Proses pengangkatan jenazah yang dimakamkan pada 23 September 2016 itu berlangsung mulai pukul 11.00 WIB dan selesai sekitar pukul 12.30 WIB. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Jakarta untuk diotopsi oleh tim forensik dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati, RSCM, dan Universitas Indonesia.

”Hari ini (kemarin, Red) kami membongkar makam atas nama Iim Halimah yang diduga jadi salah satu korban pembunuhan oleh Wowon Cs,” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan seusai pembongkaran makam.

Ditanya soal kemungkinan korban lain, Indra mengaku masih diselidiki. “Sekarang kami sedang meminta keterangan dari kakak Halimah dan melakukan tes DNA kepada pihak keluarga,” tandasnya.

Keluarga Halimah mendukung proses ekshumasi tersebut. Mereka berharap proses itu mampu menguak penyebab kematian Halimah. “Keluarga mendukung supaya kasus ini segera ada kejelasan dan terungkap oleh polisi,” kata Misbah, 40, adik Halimah.

Keluarga Halimah juga ingin mengetahui hasil dari pemeriksaan jenazah. Sebab, sebelum berita tentang pembunuhan berantai Wowon Cs terungkap, keluarga menyangka Halimah meninggal karena mengidap penyakit tumor. Apalagi, sehari sebelum meninggal dunia, dirinya sempat menengok kondisi Halimah di Cianjur. Saat itu Halimah mengeluh sakit perut dan nyeri pipis. Perutnya membesar dan kerap keluar darah saat buang air kecil.

”Semula dikira sakit tumor. Makanya, keluarga sangat mendukung pembongkaran makam untuk menguak fakta yang sebenarnya,” ujarnya. Dia juga berharap Wowon cs dihukum seberat-beratnya.

Hal yang sama disampaikan paman korban, Jaja, 63. Dia tidak menyangka keponakannya itu menjadi salah satu korban keganasan Wowon Cs. “Kami meminta pelaku dihukum mati. Semoga kasus ini bisa selesai secepatnya,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan, tiga serangkai pelaku pembunuhan berantai adalah Wowon Erawan alias Aki, 60; Solihin alias Duloh, 64; dan Dede Solehudin, 35. Total ada sembilan orang yang dihabisi oleh Wowon cs. Lokasinya di Cianjur, Bekasi, dan Garut. Di Cianjur, korbannya adalah Wiwin (istri pertama Wowon), Halimah (istri kedua Wowon), Noneng (mertua Wowon), Bayu (anak Wowon dari Ai Maemunah), dan Farida (sedang diselidiki polisi).

Di Bekasi, korbannya adalah Ai Maemunah (istri Wowon), Ridwan Abdul Muiz (anak Ai Maemunah hasil pernikahan sebelumnya), dan Riswandi (anak Ai Maemunah dari pernikahan sebelumnya). Sedangkan seorang lagi adalah Siti, warga Garut. Dari total jumlah korban, 4 di antaranya merupakan istri Wowon.

Di Jakarta, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menelusuri aset komplotan Wowon cs.

Mereka memang tidak hanya dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Sebab, mereka juga melakukan aksi penipuan kepada sejumlah TKW. Untuk sementara, TKW yang menjadi korban diketahui sebanyak 11 orang. Dua di antaranya adalah Siti dan Farida yang telah dibunuh Wowon cs. Tiga orang lainnya sudah dimintai keterangan. Lalu, empat TKW masih berada di luar negeri. Sedangkan sisanya dalam pencarian. (*)

Reporter: JP Group

Pembelian BBM Menggunakan Wadah Masih Marak di SPBU

0
4346 65b117c1 8143 4515 96ec 38dbc89d620e e1674710531862
Ilustrasi: Pembelian BBM bersubsidi dengan wadah drum dan jeriken. (F.Riau Pos)

batampos – Pembelian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan wadah masih banyak ditemukan di sejumlah SPBU yang ada di Batuaji dan Sagulung. Pelaku penyelewengan BBM bersubsidi ini menggunakan surat rekomendasi sebagai ‘senjata’ untuk menguras BBM bersubsidi di SPBU.

Dalihnya untuk kepentingan pertanian dan nelayan. Praktek ini disoroti masyarakat karena dianggap sebagai biang terjadinya kelangkaan BBM selama ini.

“Solar kalau kita datang isi sore hari pasti sudah habis. Itu karena sudah habis dikasih ke pemegang surat rekomandasi tadi. Setiap hari seperti itu terus. Alasan orang SPBU pemegang surat rekomandasi juga punya hak untuk ambil solar ataupun premium di SPBU,” ujar Riyaldi, warga Batuaji.

Baca Juga: Atasi Banjir, Dirlantas Polda Kepri Turunkan Personil Sedot Genangan Air di Jalan

Praktek pembelian BBM dengan cara seperti ini disebutkan warga bukan rahasia umum lagi adalah upaya penyelewengan BBM bersubsidi. BBM yang dibeli dari SPBU sebenarnya bukan dijual ke nelayan ataupun petani tapi dibawa ke penampungan BBM untuk dijual ke lokasi industri ataupun pedagang BBM eceran di pinggir jalan. Ini tentunya keuntungan yang didapat lebih banyak ketimbang dijual ke nelayan ataupun petani.

Praktek ini berjalan mulus sebab minimnya pengawasan dari instansi pemerintah pemberi surat rekamondasi. Sehingga pemegang surat rekomandasi ataupun petugas SPBU bebas melakukannya setiap waktu. Surat rekomendasi yang seharusnya dibatasi kuota dalam sebulan tidak diisi oleh petugas SPBU sehingga kuota di surat rekomandi tadi tetap kosong dan terus menerus mengambil BBM semau mereka.

Baca Juga: ASDP Kepri Dapat Satu Tambahan Armada, Melayani hingga ke Tambelan

Pihak SPBU saat dikonfirmasi enggan menanggapi keluhan warga tersebut. Mereka tetap berdalih layanan pembelian menggunakan wadah karena ada surat rekomandasi.

“Lagian banyak kok (pemegang) surat rekomandasi jadi memang cepat habis solar ataupun premium,” ujar seorang petugas SPBU di Tembesi yang enggan menyebutkan namanya. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

PKS Sebut Peristiwa PT GNI Dampak dari Hadirnya UU Cipta Kerja

0
Anggota DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani. (Istimewa)

batampos – Peristiwa kerusuhan yang terjadi di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng) dinilai dampak dari pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Peristiwa ini menimbulkan jatuhnya korban jiwa.

“Kalau ditelisik lebih jauh, hal itu disebabkan karena persoalan regulasi UU dan politik hukum yang bermasalah. Selagi persoalan regulasi ini tidak dituntaskan, maka persoalan-persoalan kerusuhan seperti itu akan terus terjadi di berbagai tempat,” kata Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPP PKS Indra kepada wartawan, Kamis (26/1).

Indra menegaskan, sikap PKS sejak awal mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menerbitkan Perppu untuk mencabut UU Cipta Kerja. Menurutnya, sampai saat ini sikap PKS tegas menolak hadirnya UU Cipta Kerja.

“Sampai saat ini sikap PKS jelas dan konsisten, menolak UU Cipta Kerja,” tegas Indra.

Menurut Indra, jika penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya, para pemangku kepentingan melakukan tugasnya sebagaimana mestinya, tentu kerusuhan yang terjadi di PT GNI Morowali Utara, tidak akan pernah terjadi.

“Saat ini di Morowali Utara, kedepan bisa saja terjadi ditempat-tempat lain,” tegas Indra.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS Netty Prasetiyani menegaskan, apapun aturan yang hadir di tengah rakyat harus memberikan perlindungan. Termasuk juga kehadiran UU Cipta Kerja.

“Kejadian di PT GNI Morowali Utara, tidak akan pernah terjadi kalau kita mampu memperkuat dititik hulunya, yaitu masalah di ruang regulasi (UU) yang seharusnya berpihak kepada kelompok pekerja,” tegas Netty.

Netty menyebut, kejadian di PT GNI Morowali Utara hanya salah satu letupan dari di sahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja. Terlebih memang, Fraksi PKS sejak awal menolak hadirnya UU Cipta Kerja.

“Saat ini posisi tawar para pekerja kita sangat lemah. Bahkan sebelum disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja,” pungkas Netty. (*)

Reporter: JP Group

Play sound