batampos– Dua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Karimun akan mengikuti Peringatan Hari (PH) BUMDes Nasional 2023 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Bintan pada Kamis (2/2/2023) oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
”Alhamdulillah, dari Karimun nanti kita mengikutsertakan dua BUMDes. Yakni, BUMDes Pangke Barat, Kecamatan Meral Barat yang merupakan satu-satunya BUMDes maju di Kabupaten Karimun,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karimun, Jackie ST, Minggu (29/1).
Selain merupakan BUMDes maju, lanjutnya, pengelolaan yang dilakukan oleh pengurus BUMDes juga sudah bisa memberikan kontribusi untuk desa. Dengan kata lain, bisa menyumbang pendapatan asli desa (PADes).
”Satu lagi BUMDes yang diikutsertakan adalah BUMDes Bersama. Yakni, gabungan beberapa BUMDes dari Kecamatan Kundur Barat. BUMDes Bersama dari Kecamatan Kundur Barat ini kita kutsertakan dalam acara PH BUMDes Nasional 2023 karena merupakan BUMDes Bersama Inspiratif ranking satu nasional,” paparnya.
Dikatakannya, BUMDes Bersama ini dikatakan inspiratif karena memang memiliki beberapa usaha. Salah satunya seperti usaha simpan pinjam yang sebelumnya merupakan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM). Transportasi PNPM ke usaha simpan pinjam ini sudah diaudit inspektorat.
”Bahkan, sudah mendapatkan izin dari Kemenkum HAM. Khusus untuk eks PNPM yang sudah mendapatkan izin dari Kemenkum HAM ada 26 desa se Kabupaten Karimun. Saat ini, kita juga sedang berusaha membina BUMDes lain untuk menjadi BUMDes maju,” papar Jackie. (*)
Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
batampos – Jonatan Christie untuk pertama kalinya menjuarai turnamen bulu tangkis berlevel BWF Super 500 menyusul kemenangan pada ajang Indonesia Masters 2023 setelah melalui perseteruan dengan rekan senegara di Istora Senayan, Jakarta, Minggu.
Dalam laga “All Indonesian Final” itu, Jonatan keluar sebagai pemenang dengan mengalahkan Chico Aura Dwi Wardoyo dalam dua gim langsung 21-15, 21-13. Kemenangan Jonatan hari ini menjadi yang kedua baginya di Istora GBK, setelah momen kesuksesan pertamanya terjadi saat menjuarai Asian Games 2018.
Gim pertama berjalan lambat dengan dua pemain yang sama-sama bermain dengan sabar dan tak terburu-buru ingin mematikan lawan. Jonatan dan Chico juga saling mencuri peluang dengan memanfaatkan bola-bola tanggung. Saat posisi Jonatan atau Chico belum siap, mereka berusaha membalas lewat smes keras.
Mengingat keduanya merupakan rekan sepelatnas, maka kemampuan teknik Jonatan dan Chico berada dalam taraf yang hampir sepadan. Namun Jonatan punya latar pengalaman yang lebih unggul sehingga mentalnya sudah teruji dengan matang.
Masuk jeda interval pada menit ke-10, ia sudah memegang keunggulan 11-9 setelah mengalami kejar mengejar poin dengan rekannya. Jonatan semakin menemukan pola dan ritme terbaiknya. Ia memaksa bermain reli-reli panjang yang melelahkan namun menguntungkan keunggulannya.
Chico yang sudah kepayahan justru menciptakan sejumlah eror pada pengembaliannya, membuatnya semakin terpuruk dengan hanya mencatatkan 15 poin pada akhir gim pertama, sementara Jonatan lebih unggul enam poin.
Jonatan masih mempertahankan strategi bermain lambat dan mengandalkan reli untuk memperlemah pertahanan Chico.
Namun Chico juga tak tinggal diam dan berusaha melawan dengan bermain agresif dari zona depan. Alhasil keduanya juga kerap terlibat adu drive untuk menekan posisi bertahan masing-masing.
Sayangnya Chico kurang tahan dengan situasi kritis sehingga terus dilucuti oleh Jonatan. Kondisi fisiknya juga terlihat sudah terkuras dan tak sanggup meladeni permainan reli dari Jonatan. Adegan terjatuh kala berusaha menghalau kok hingga pukulan yang keluar lapangan menjadi gambaran betapa lemahnya stamina Chico saat menghadapi seniornya.
Dominasi Jonatan akhirnya berakhir dengan keunggulan 21-13 pada gim kedua, sekaligus menandai rekor baru dalam karir bulu tangkisnya dengan menjuarai Indonesia Masters untuk pertama kalinya. (*)
Kapolres Lingga, AKBP Fadli Agus saat memberi bantuan buat penyandang disabilitas
batampos– Kapolres Lingga, AKBP Fadli Agus bersama anggotanya menggelar kegiatan Jum’at Berkah di wilayah hukum kerja Porles Lingga, Jum’at (27/1/2023). Dalam kegiatan itu, Kapolres memberikan sejumlah bantuan kepada warga berkebutuhan khusus penyandang disabilititas sensorik.
“Pemberian bantuan ini kami lakukan sebagai bentuk rasa peduli sesama, meski dari sisi jumlahnya mungkin tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bermanfaat.” katanya
Kapolres mengaku kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan oleh mereka rutin dilaksanakan setiap Jum’at. Kegiatan itu bertujuan untuk membentuk karakter Polri yang peduli terhadap sesama, sebagai dasar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jadi kemaren kita memberikan bantuan kepada warga penyandang disabilitas Sensorik bernama Arpan yang bertempat tinggal di Tanjung Nipah, Kecamatan Kepulauan Posek. Saya harap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan digunakan dengan baik,” ujarnya
Selain kegiatan Jum’at Berkah, Polres kata Fadli Agus juga menggelar kegiatan “Jumat Curhat” guna mendengar dan menampung keluhan masyarakat secara langsung.
Polres Lingga membuka ruang tanya jawab serta masukan dari masyarakat tentang pelaksanaan tugas kepolisian ataupun tentang kamtibmas di wilayah tempat tinggal masing-masing.
“Kegiatan ini juga kami laksanakan di setiap hari Jumat dengan mengunjungi tiap-tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menjembatani pihak kepolisian dalam mengedukasi masyarakat,” ujarnya
Kapolres berharap, dengan adanya kegiatan-kegiatan tersebut kerjasama antara Kepolisian dan masyarakat setempat untuk menciptakan keadaan yang aman dan kondusif bisa terwujud tanpa menimbulkan permasalahan lain dikemudian hari. (*)
Suasana pantai Lubuk indah,asri saat kunjungan wisatawan hari raya Idul Fitri belum lama ini
batampos– Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Raja Herry Mokhrizal mengatakan, saat ini kondisi cuaca di wilayah pesisir sedang ekstrem. Sehingga wisatawan yang berkunjung diminta untuk waspada.
“Bukan hanya wisatawan yang harus waspada, namun pengelola wisata juga harus meningkatkan kewaspadaan,” ujar Herry Mokhrizal, Minggu (29/1)
Menurutnya, cuaca ekstrem seperti gelombang disertai angin kencang masih terjadi hampir di seluruh pesisir pantai Kepri. Sehingga, berliburan ke pantai bukan pilihan yang baik untuk saat ini. Namun demikian, bagi yang tetap ke pantai untuk selalu melihat kondisi cuaca.
“Sebaiknya, untuk wisatawan menunda waktu liburannya ke pantai dan memilih tetap berada di rumah. Karena keselamatan harus kita utamakan,” kelasnya.
Tidak hanya kepada para wisatawan, dirinya juga berpesan kepada pengelola dan penjaga pantai wisata selalu membuat himbauan kepada pengunjung yang nekat berlibur ditengah kondisi ekstrem saat ini.
“Saya juga minta pengelola selalu menghimbau agar warga tidak nekat berenang ditengah cuaca ekstrem seperti ini,” tutupnya.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri menyatakan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah memberikan target kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) untuk Provinsi Kepri. Adapun target tersebut sebanyak 1,2 juta kunjungan.
Dicabutnya status Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Dispar Provinsi Kepri optimis untuk mengejar target yang diberikan tersebut. Kondisi ini didukung dengan telah dibukanya semua pintu internasional di Provinsi Kepri. (*)
batampos– Kecelakaan maut kembali merengut nyawa. Kali ini, kecelakaan terjadi di jalan raya yang ada di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Jumat (27/1/2023) sekira pukul 03.30 WIB.
Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Bintan saat melakukan olah TKP di jalan di Kijang, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (27/1/2023) sekira pukul 03.30 WIB. F.Satlantas Polres Bintan
Informasi yang diperoleh, korban inisial ID, 42, yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BP 2440 BO membonceng korban inisial CS, 31 melaju dari arah Gedung
Saat melewati jalan tikungan, sepeda motor yang dikendarai korban ID hilang kendali hingga menabrak tiang di luar badan jalan.
Kapolsek Bintan Timur, AKP Suardi membenarkan laka lantas di Kijang. Kasus ini, kata dia, sudah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Bintan.
Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi membenarkan kecelakaan tersebut.
Usai mengalami kecelakaan, kedua korban langsung terjatuh ke badan aspal.
“Pengendaranya tidak apa-apa, namun penumpangnya meninggal,” kata dia.
Dia mengatakan, penumpang sempat dirawat di RSUD Bintan di Kijang namun karena luka cukup serius, korban meninggal dunia.
team Bapor FC Junior bersama Galaxy FC beserta team dan Official melakukan foto bersama sebelum pertandingan dimulai
batampos– PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur terus mendukung kegiatan sepakbola Junior yang berada di bawah naungan Bapor Timah. Pembinaan sepakbola yang dilakukan tim Bapor Timah sebagai upaya untuk mengurangi intensitas penggunaan gadget bagi anak-anak.
Unit Produksi Kundur PT Timah Tbk juga mendukung pertandingan persahabatan antara sepakbola Junior PT Timah Tbk dengan Galaxy Fc dari Pulau Tebias Kecamatan Belat Kabupaten Karimun, Minggu (29/1) di lapangan bola komplek PT Timah Unit Kundur.
Pelatih sekaligus Official dari Galaxy Fc Dery mengatakan, pihaknya sangat senang dan bahagia dapat membawa anak-anak asuhnya untuk berlatih tanding dengan team sepakbola Junior PT Timah Tbk.
“Saya sering mengamati kualitas serta skill sepakbola team bapor timah cukup bagus. Jadi kami merasa senang dapat berlatih bersama seperti sekarang ini,” katanya.
Menurutnya, sarana dan prasarana di sini cukup memenuhi standar yang berlaku, sehingga bisa mendukung perkembangan dan permainan anak-anak. Selain itu minat orang tua juga mendukung sehingga anak pasti akan semakin bersemangat yang tentunya menjadikan motivasi anak untuk terus berkembang semakin baik.
Dery menyebutkan, melalui sepakbola bola anak-anak tidak selalu bergantung pada Gadget yang tentu memiliki sisi negatif terhadap perkembangan anak. Untuk itu, Ia berharap sepakbola bagi anak-anak dapat mendukung pertumbuhan anak.
Harapanya PT Timah bisa membuat kegiatan sepakbola Junior di Kabupaten Karimun semakin berkembang untuk mendukung minat dan bakat anak-anak pada sepakbola.
Sementara itu, salah satu pemain Aldi, 12 sangat senang bisa bermain di lapangan PT Timah. ” Ya senanglah bisa berlatih dengan fasilitas yang bagus dan lengkap,” ujarnya. (*)
Presiden RI Joko Widodo menjawab pertanyaan soal adanya kemungkinan reshuffle atau perombakan kabinet dilakukan Rabu (1/2). Pasalnya, dalam penanggalan jawa hari Rabu pekan depan merupakan Rabu Pon. (Antara)
batampos – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan soal adanya kemungkinan reshuffle atau perombakan kabinet dilakukan Rabu (1/2). Pasalnya, dalam penanggalan jawa hari Rabu pekan depan merupakan Rabu Pon.
Sebagaimana diketahui, Rabu Pon seringkali dijadikan momentum oleh Jokowi untuk melakukan perombakan kabinetnya. Lalu awak media pun bertanya, apakah Presiden akan melakukan perombakan kabinet pada Rabu Pon itu?
“Masa (pekan depan Rabu Pon)? Rabu Pon, benar? Ya nanti tunggu saja,” jawab Jokowi usai menghadiri acara “Kick-Off” Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023 di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu, (29/1).
Isu reshuffle kabinet mencuat beberapa pekan belakangan, terlebih setelah muncul isu kerenggangan hubungan antara Jokowi dengan Partai NasDem.
Sebelumnya, Jokowi memanggil dan bertemu Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Istana Kepresidenan Jakarta pada pekan lalu. Wartawan lalu bertanya, apa isi pertemuan Jokowi dengan Paloh.
“Pertemuannya biasa-biasa saja,” jawab Jokowi.
Saat ditanya apakah pertemuannya dengan Paloh membahas perombakan kabinet, Jokowi menjawab. “Mau tahu saja,” ujarnya. (*)
batampos – Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) berkomitmen terus meningkatkan dan memperdalam inklusi dan literasi perbankan syariah sebagai upaya mengakselerasi kemajuan industri keuangan syariah, melalui konsolidasi dan digitalisasi sehingga berkontribusi lebih besar pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Ki-ka: Sekjen ASBISINDO, Herwin Bustaman; Ketua Umum ASBISINDO, Hery Gunardi; Kepala Departemen Pengawasan Bank Syariah Otoritas Jasa Keuanhan (OJK), Jasmi; Direktur pada Direktorat Pengaturan dan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nyimas Rohmah; Anggota Badan Pelaksana Bidang Penghimpunan, Penempatan, Investasi Langsung dan Investasi Lainnya, Harry Alexander; dan Direktur Utama Bursa Komoditi dan Derivatif, Nursalam.
Ketua Umum Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Hery Gunardi menyampaikan komitmen dan dukungannya dalam membangun percepatan kemajuan perbankan syariah sesuai amanah Undang-undang (UU) Nomor 4 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
“Kami optimis industri perbankan syariah akan tumbuh double digit di tahun ini, mengingat potensi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Terlebih lagi bila inklusi dan literasi makin ditingkatkan, maka industri perbankan syariah akan tumbuh positif,” ungkap Hery di sela-sela Seminar dan Muskernas Asbisindo yang bertema “Membangun Percepatan Kemajuan Perbankan Syariah Paska Pengesahan UU P2SK”, Sabtu (28/1/2023), di Batam.
Tercatat tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia masing-masing baru mencapai 9,14 persen dan 12,12 persen. Angka ini masih sangat jauh dibanding tingkat literasi dan tingkat inklusi keuangan nasional yang mencapai 49,68 persen dan 85,10 persen. Aktivasi produk dan layanan keuangan syariah di Indonesia sepanjang 2022 meningkat sejalan dengan peningkatan literasi yang dilakukan secara kontinu.
Hery menambahkan meski di tahun ini diprediksi memiliki banyak tantangan bagi sektor perbankan nasional, namun industri perbankan syariah terbukti resilien dan terus mengalami pertumbuhan positif serta solid di atas rata-rata industri perbankan nasional.
Posisi Agustus 2022, aset perbankan syariah mencapai Rp745 triliun, tumbuh 17,31% secara year on year (yoy), sedangkan industri perbankan nasional tumbuh 9,14%. Dari sisi pembiayaan, industri perbankan syariah mencatat pembiayaan mencapai Rp484 triliun, tumbuh 18,56% yoy, sedangkan industri perbankan nasional tumbuh 10,62%. Adapun dari sisi perolehan dana pihak ketiga (DPK), industri perbankan syariah mencapai Rp 592 triliun, tumbuh 18,08% yoy.
Namun demikian, perbankan syariah harus berjuang lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan di tahun ini karena menghadapi tingginya kenaikan bagi hasil serta likuiditas yang ketat. Tantangan lainnya yaitu keharusan konsolidasi dan digitalisasi. “Berbagai tantangan tersebut harus dijawab dengan efisiensi bisnis proses, inovasi produk dan layanan sesuai kebutuhan masyarakat serta transformasi digital. Semua ini harus dikemas menjadi one stop solution yang mengakselerasi bisnis perbankan syariah di Indonesia,” tambahnya.
Seperti yang diamanatkan dalam UU P2SK, pengaturan terhadap perbankan dan perbankan syariah bertujuan untuk mempercepat proses konsolidasi sehingga perbankan Indonesia semakin berdaya saing. Selain itu, UU P2SK juga memperkuat pengaturan terkait bank digital dan pemanfaatan teknologi informasi oleh perbankan, memperkuat peran BPR/S dalam menggerakkan perekonomian daerah dan mendukung pengembangan UMKM, serta memperluas cakupan kegiatan usaha perbankan (syariah) untuk menggerakkan ekonomi nasional.
Keadaan paska pandemi memberikan salah satu dampak positif, di antaranya perilaku masyarakat yang mulai shifting dan beralih ke digital untuk aktivitas ekonomi, dimana transaksi digital dari berbagai platform menjadi sebuah kebutuhan. Hal ini mendorong e-channel bank-bank syariah untuk mampu bersaing dan kolaborasi dengan berbagai platform transaksi digital, guna menunjang sistem pembayaran yang makin cepat dan efisien.
Menurut Hery yang juga Dirut PT Bank Syariah Indonesia Tbk, digitalisasi menuntut sektor perbankan syariah untuk mengikuti perkembangan teknologi dengan menyediakan aplikasi e-channel yang bisa menjadi sahabat finansial, sahabat sosial dan sahabat spiritual. Selain melayani transaksi finansial, di antaranya dapat melayani layanan Islami seperti jadwal solat, penunjuk arah kiblat dan ayat quran. Sementara sebagai sahabat sosial, harus dapat melayani pembayaran zakat, infaq, sedekah, dan wakaf nasabah dan layanan yang sifatnya untuk kemanfaatan bagi ummat.
Transaksi keuangan melalui elektronik channel saat ini rata-rata di atas 95%, dan hanya sekitar 5% melalui kanal konvensional. Penelitian Bank Indonesia selama masa pandemi menunjukkan kenaikan 21 juta transaksi e-channel di seluruh Indonesia, dimana 72% user baru berasal dari kota – kota sub urban.
“Perubahan perilaku konsumen ini menjadi pekerjaan besar Bank Syariah Indonesia untuk membangun sistem hybrid layanan syariah sehingga nasabah dapat mengakses BSI di manapun dan kapanpun. Untuk itu, diperlukan super apps dengan engine yang tepat sehingga mampu menjangkau nasabah di seluruh Indonesia dan di mancanegara ke depannya”, ujar Hery.
Untuk meraih kinerja bisnis yang tumbuh, seimbang dan berkelanjutan, Bank Syariah Indonesia khususnya, pada tahun ini akan terus mendorong penetrasi dan inklusi pertumbuhan bisnis melalui optimalisasi BSI Mobile, bisnis model yang mampu menjangkau seluruh segmen dan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas serta berkelanjutan. (*)
Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji.
batampos – Masyarakat dan pengurus Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji mengeluhkan kelompok remaja bermotor yang melakukan aktraksi balap liar dan trek-trekan di jalan raya depan masjid itu. Kelompok remaja ini juga datang membawa pasangan wanita sehingga sangat mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.
Keluhan ini disampaikan masyarakat dan kelompok Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Batuaji kepada Polsek saat dialog Kamtibmas, akhir pekan lalu. Remaja yang menggunakan pakaian minim juga berkeliaran sampai ke lingkungan masjid. Ini tentunya tidak baik karena lingkungan tempat ibadah yang selalu ramai dengan pengunjung termasuk wisatawan dari luar negeri. Harapan mereka agar ini diawasi pihak kepolisian demi keamanan dan kenyamanan bersama.
“Lagian sangat berbahaya bagi pengandara lain karena anak-anak itu juga trek-trekan,” ujar Usman, warga Perumahan TPI yang lokasinya tak jauh dari Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.
Kelompok remaja bermotor ini kemungkinan sama dengan kelompok remaja yang melakukan aksi balap liar yang memakan korban nyawa di Kelurahan Seilekop, Kecamatan Sagulung beberapa waktu lalu. Di sana diawasi sehingga pindah ke lokasi depan masjid yang jalannya sudah cukup lebar.
Kapolsek Batuaji Kompol Restia Octane Guchy mengaku akan memproritaskan penanganan dan penindakan terhadap kelompok remaja tersebut. Anggota patroli setiap waktu akan patroli ke sana. “Itu sudah jadi prioritas kami. Sudah banyak memang laporan kenakalan remaja ini. Termasuk di ruko kosong belakang Mitra Mall yang dilaporkan sebagai tempat ngelem anak remaja. Ini akan kami tertibkan secara serius,” ujar Guchy.
Kepada masyarakat yang memiliki anak usia remaja Guchy minta dengan tegas untuk serius mengawasi anaknya di luar jam sekolah karena akan ada penindakan yang tegas kedepannya. (*)
batampos – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas membeberkan program reformasi birokrasi (RB) tematik pengentasan kemiskinan. Program itu sebagai dukungan penguatan tata kelola birokrasi untuk mencapai target penurunan kemiskinan menjadi 7 persen pada 2024.
“Sesuai arahan Presiden Jokowi, program birokrasi harus berdampak optimal, salah satunya terkait pengentasan kemiskinan,” ujar Anas di Jakarta, Minggu (29/1).
Seperti diketahui, per September 2022, berdasarkan data BPS, kemiskinan Indonesia sebesar 9,57 persen, menurun dibanding tingkat kemiskinan pada September 2021 sebesar 9,71% persen.
“Target kemiskinan pada 2024 adalah 7 persen. Artinya bila mengacu data per September 2022, dalam dua tahun ke depan minimal kita harus turunkan kemiskinan kira-kira 1,2 persen per tahun sehingga bisa mencapai 7 persen pada 2024. Ini tugas yang tidak ringan,“ ujar Anas.
Sehingga Presiden Jokowi, sambung dia, memberi instruksi agar seluruh komponen pemerintah, dari pusat ke daerah, bergerak selaras. “Dalam konteks Kementerian PANRB, kita ditugasi soal tata kelola birokrasinya. Maka salah satu langkahnya, mulai tahun ini, berbagai penilaian reformasi birokrasi kita bikin lebih terfokus melalui isu-isu tematik. Salah satunya soal penanggulangan kemiskinan,” tuturnya.
Anas menjelaskan, reformasi birokrasi tematik mengurai aspek tata kelola pengentasan kemiskinan melalui perbaikan proses bisnis, perbaikan data, perbaikan regulasi/kebijakan, reformulasi program/kegiatan sehingga lebih tepat sasaran, penyediaan dukungan IT melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik/SPBE, dan sebagainya.
Dia menegaskan, berulang kali arahan Presiden Jokowi menyatakan, semua program terkait kemiskinan harus selaras, dari pusat sampai daerah. Anggaran terkait kemiskinan dengan segala ekosistemnya yang tersedia, yang bila ditotal berkisar Rp500 triliun, diharapkan menghasilkan dampak penurunan kemiskinan yang lebih signifikan.
“Kementerian PANRB, sesuai dengan tugasnya, memperkuat tata kelola birokrasi dengan berbagai ekosistemnya. Reformasi Birokrasi Tematik Penanggulangan Kemiskinan pun telah diluncurkan pilot project-nya pada 3 provinsi dan 9 kab/kota,” ujarnya.
Anas menambahkan, Kementerian PANRB juga telah menyampaikan contoh logical framework-nya RB tematik kemiskinan. “Termasuk Presiden mengarahkan agar anggaran terkait kemiskinan tidak dibelanjakan untuk urusan yang tak berdampak langsung ke penurunan kemiskinan, seperti seminar yang berulang, atau sosialisasi program secara terpusat di kota-kota besar yang semestinya bisa dikurangi dengan alternatif virtual,” ujarnya.
Anas menyebut memang ada sejumlah instansi, terutama di daerah, yang memiliki program kemiskinan yang belum sepenuhnya berdampak optimal. “Jadi misal ada studi banding soal kemiskinan, ada diseminasi program kemiskinan berulang kali di hotel. Faktualnya itu ada, tapi bukan Rp500 triliun. Bapak Presiden ingin anggaran yang ada bisa dibelanjakan untuk program yang berdampak langsung ke warga,” tuturnya.
Soal perjalanan dinas, lanjut Anas, berdasarkan data Kemenkeu, tahun 2022 ada puluhan triliun. Tentu ini harus dipilah. Mana yang perlu, mana yang tidak. Misalnya untuk sosialisasi kebijakan kementerian, di Kementerian PAN RB hampir semuanya sudah daring. Kementerian PANRB telah membuka forum konsultasi terkait berbagai hal secara tematik setiap hari dengan kontak petugas yang bisa dihubungi.
“Semuanya kita kemas online untuk memudahkan seluruh daerah, tidak perlu ke Jakarta untuk berkonsultasi. Seperti pekan lalu, kami menerima jajaran pemkab dari Sumatera, sangat jauh daerahnya, untuk konsultasi soal reformasi birokrasi tematik kemiskinan. Ada 5-10 orang. Itu baru satu daerah. Tiap hari bisa 10 daerah yang datang. Sudah berapa biayanya. Maka sekarang konsultasi dan sebagainya kita online-kan,” ujarnya.
Dia menambahkan, mulai 2023, pada indeks Reformasi Birokrasi dan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah/SAKIP yang dinilai Kementerian PANRB, penilaiannya tidak hanya di ujung tahun. Tapi Kementerian PANRB jemput bola sejak awal.
Anas mencontohkan soal stunting, sebagai bagian dari ekosistem pengentasan kemiskinan, dimasukkan sebagai variabel penilaian kinerja reformasi birokrasi pemda, tapi tidak dievaluasi di akhir 2023.
“Mulai Januari 2023 sudah kita asistensi, termasuk apakah setiap pemda sudah mengalokasikan program makanan untuk anak stunting. Itu kita cek bersama Mendagri Pak Tito Karnavian. Sehingga logical frameworknya tertata, jangan sampai programnya stunting, tapi kegiatannya hanya sosialisasi gizi, tanpa dibelikan gizinya setiap hari,” bebery mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini. (*)