Rabu, 13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 624

Kebocoran Data Pribadi Terus Meningkat, Menyasar Perbankan

0
Ilustrasi kebocoran data. (Titan Fila)

batampos – Ancaman kebocoran data pribadi dan serangan siber di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat, sepanjang 2023 terjadi lebih dari 1,2 miliar upaya serangan siber, termasuk yang menyasar sektor perbankan dan keuangan.

Ironisnya, lonjakan kebocoran data justru terjadi setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Dalam periode 2022–2025, lebih dari 2,3 miliar data warga negara Indonesia dilaporkan beredar di forum gelap atau dark web.

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri, menegaskan kehadiran negara tidak boleh berhenti pada pembentukan undang-undang semata. Negara, menurutnya, wajib hadir melalui penegakan hukum yang tegas, pengawasan yang konsisten, serta respons insiden yang terukur dan transparan.

’’UU PDP sudah memberi payung hukum. Namun implementasi yang tegas dan konsisten masih menjadi pekerjaan besar. Tanpa itu, perlindungan data berisiko berhenti sebagai norma di atas kertas,” kata Hanif kepada wartawan, Jumat (9/1).

Hanif menjelaskan, tanggung jawab perlindungan data bersifat berlapis. Ia menegaskan, bank dan pengelola data wajib memastikan keamanan sistem serta tata kelola risiko data nasabah.

Sementara itu, regulator dan pengawas, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), harus memastikan standar keamanan dipatuhi dan audit berjalan efektif.

Terkait pengawasan OJK, Hanif menilai persoalannya bukan sekadar lemah atau tidak, melainkan adanya kesenjangan antara kecepatan ancaman siber dan kemampuan adaptasi institusi.

’’Ancaman siber bergerak jauh lebih cepat dibanding adaptasi rata-rata institusi. Karena itu pengawasan harus lebih proaktif, berbasis risiko, dan dilengkapi stress test ketahanan siber, bukan sekadar checklist kepatuhan administratif,” jelasnya.

Ia menambahkan, tantangan utama terletak pada konsistensi implementasi, kualitas audit, kesiapan sumber daya manusia, serta pengujian sistem yang dilakukan secara berkala.

Dalam konteks kebijakan lintas sektor, Hanif menegaskan pentingnya sinkronisasi aturan antara UU Perbankan, regulasi OJK, dan UU PDP. Harmonisasi tersebut dinilai mutlak karena perlindungan data nasabah merupakan bagian dari stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan publik.

’’Yang harus disinkronkan mencakup standar data nasabah, mekanisme pelaporan insiden, koordinasi antar-otoritas, serta kejelasan penindakan saat terjadi pelanggaran lintas rezim aturan,” ucapnya.

Dari sisi penegakan hukum, Hanif menilai sanksi yang ada saat ini belum memberikan efek jera yang optimal. Pasalnya, kebocoran data dan serangan siber masih terus berulang. ’’Sanksi harus nyata, cepat, dan transparan. Bukan hanya soal denda, tetapi juga kewajiban perbaikan sistem yang diawasi sampai tuntas,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono, menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir pihaknya secara konsisten melakukan evaluasi terhadap penerapan UU PDP. ’’UU PDP telah menjadi landasan hukum yang kuat bagi perlindungan hak warga negara atas data pribadi, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk menempatkan keamanan data sebagai bagian dari hak asasi manusia,” ujar Dave.

Ia menyebut, kerangka hukum UU PDP telah memberikan arah yang jelas bagi penyelenggara sistem elektronik dan pelaku usaha dalam mengelola data pribadi. ’’Ini menunjukkan bahwa UU PDP telah mulai menumbuhkan budaya baru yang lebih menghargai privasi dan keamanan informasi,” jelasnya.

Meski demikian, Dave mengakui tren kebocoran data yang masih terjadi menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan penguatan kelembagaan, percepatan aturan turunan, serta peningkatan kapasitas pengawasan.

’’Komisi I DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal agar UU PDP tidak hanya menjadi norma hukum, tetapi benar-benar hadir sebagai instrumen perlindungan yang efektif,” tegasnya.

Ia menekankan, perlindungan data pribadi membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar standar pelindungan data nasional dapat sejajar dengan praktik global. ’’Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap institusi negara dan sektor digital nasional dapat terus terjaga,” seru Dave. (*)

Artikel Kebocoran Data Pribadi Terus Meningkat, Menyasar Perbankan pertama kali tampil pada News.

Antisipasi Tumpukan Sampah dan TPS Liar, Camat Batuaji Sediakan TPS Baru di Temiang

0
Ilustrasi: Pemandangan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Jalan Marina City, Kecamatan Batuaji, Senin (29/12).

batampos – Sampah menumpuk di pinggir jalan masih terlihat di kawasan Batuaji. Bahkan, di lokasi penampungan sampah sementara (TPS) sampah sudah menggunung hingga dipenuhi lalat.

Camat Batuaji, Addi Harnus mengatakan keberadaan TPS baru ini untuk mengantisipasi tumpukan sampah di TPS lama. Lokasinya berada di Jalan Diponegoro atau di seberang TPU Sei Temiang.

“TPS baru ini untuk mengatasi penumpukan sampah di TPS lama. Seperti di kawasan Jupiter, Marina itu sampai tidak tertampung lagi,” ujarnya, Jumat (9/1).

Baca Juga: Li Claudia: Akses TPA Sudah Dibeton, TPST Masih Kekurangan Lahan

Addi menambahkan TPS baru ini baru bisa digunakan pada pekan depan. Di lokasi tersebut kini tengah dilakukan pembukaan lahan dan jalan.

“Tiga atau empat hari lagi baru bisa digunakan. Harapan kita TPS ini juga mencegah adanya TPS liar seperti di tepi jalan raya,” katanya.

Diketahui, tumpukan sampah kerap terlihat TPS jalan Marina City tepatnya di sekitar simpang Jupiter. Pada sisi kiri dan kanan jalan kini dipenuhi lalat dan aroma busuk yang tercium hingga puluhan meter.

Jeri, warga Perumahan Jupiter mengatakan aroma busuk dari TPS ini sangat menganggu kenyamanan dan kesehatan warga. Apalagi TPS tersebut berada di jalan utama menuju perumahan.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Batam Masih Tinggi, Ayam Potong Belum Turun

“Seharusnya TPS ini dipindahkan ke lahan yang jauh dari jalan utama. Karena setiap hari kami mencium bau sampah,” ujarnya.

Ia mengatakan aroma busuk di TPS membuat kawasan tersebut dipenuhi lalat. Hal ini dinilai berdampak ke kesehatan masyarakat setempat.

“Harapan kami kalau tidak dipindahkan, sampah ini jangan sampai menumpuk seperti ini,” tutupnya. (*)

Artikel Antisipasi Tumpukan Sampah dan TPS Liar, Camat Batuaji Sediakan TPS Baru di Temiang pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Mulai Periksa Tersangka Ledakan Maut Kapal Federal II, Ada WNA

0
Evakuasi korban ledakan kapal tanker Federal II milik PT ASL Shipyard.

batampos – Penyidikan kasus ledakan kapal Federal II milik PT ASL Shipyard di Tanjunguncang, Batam, terus bergulir. Hingga Jumat (9/1), Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang masih melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka yang telah ditetapkan dalam tragedi yang menewaskan 14 pekerja tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Debby Tri Andrestian menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap tersangka masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap. “Masih pemeriksaan tersangka kasus PT ASL. Untuk tujuh tersangka dijadwalkan pemeriksaan secara bertahap,” ujarnya, Jumat (9/1).

Sebagaimana diketahui, kepolisian sebelumnya telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus ledakan maut kapal Federal II. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menggelar perkara bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepulauan Riau, lebih dari dua bulan sejak insiden terjadi.

Baca Juga: Guru dan Tenaga Kependidikan di Batam Terima MBG Mulai Hari Ini

Kapolresta Barelang dalam keterangan sebelumnya menjelaskan bahwa para tersangka berasal dari unsur perusahaan, baik Warga Negara Indonesia maupun Warga Negara Asing. Namun hingga kini, polisi belum mengungkap identitas maupun peran masing-masing tersangka kepada publik.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami sejauh mana tanggung jawab dan keterlibatan para tersangka dalam peristiwa ledakan tersebut. Penyidik juga masih melengkapi alat bukti guna memperkuat konstruksi hukum sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan penahanan.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Batam dan kalangan buruh, mengingat ledakan kapal Federal II merupakan salah satu kecelakaan kerja terburuk di sektor galangan kapal dalam beberapa tahun terakhir. Tragedi tersebut menewaskan 14 pekerja subkontraktor dan menyebabkan belasan lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Cegah Balap Liar, Polsek Seibeduk Siagakan Personel di Bagan

Sebagai kilas balik, ledakan terjadi pada 15 Oktober 2025 saat proses perbaikan kapal tanker berlangsung di galangan PT ASL Shipyard, kawasan Tanjunguncang, Batuaji. Insiden itu memicu sorotan tajam terhadap lemahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di industri berisiko tinggi.

Polisi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara profesional dan transparan. Publik berharap proses hukum berjalan tuntas dan adil, serta menjadi momentum perbaikan serius dalam penerapan keselamatan kerja agar tragedi serupa tidak kembali merenggut nyawa para pekerja. (*)

Artikel Polisi Mulai Periksa Tersangka Ledakan Maut Kapal Federal II, Ada WNA pertama kali tampil pada Metropolis.

Ini 7 Atlet Indonesia Penerima Bonus Terbesar di SEA Games 2025, Ada yang Dapat Rp3,4 M

0
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menpora Erick Thohir secara simbolis memberikan bonus kepada tiga atlet peraih medali SEA Games 2025. (Dok. Kemenpora)

batampos – Pemerintah Republik Indonesia telah menyerahkan bonus kepada para atlet peraih medali SEA Games 2025. Ada tujuh nama yang diketahui menjadi atlet penerima bonus terbesar berkat prestasinya, dengan nominal minimal Rp 2 miliar bersih tanpa dipotong pajak.

Bonus SEA Games 2025 akhirnya cair juga. Pemerintah total menggelontorkan dana sebesar Rp 465,25 miliar untuk para atlet peraih medali pesta olahraga dua tahunan tersebut.

Angka Rp 1 miliar jadi nominal tertinggi yang diberikan pemerintah untuk bonus SEA Games 2025. Nominal itu menjadi milik para atlet yang meraih medali emas nomor perorangan.

Sementara atlet yang meraih emas di nomor ganda dan beregu, masing-masing mendapatkan Rp 800 juta dan Rp 500 juta. Angka ini melonjak jauh ketimbang SEA Games edisi sebelumnya pada 2023.

Pada SEA Games 2023, peraih emas nomor perorangan dapat Rp 525 juta. Lalu ganda/pasangan menerima Rp 420 juta serta nomor beregu memperoleh bonus sebesar Rp 367,5 juta.

Peningkatan bonus emas ini sejalan dengan rekor manis yang diciptakan oleh kontingen merah putih. Raihan 91 emas dari total 333 medali ini bukan hanya sekedar melampaui target, tetapi juga mengantarkan Indonesia menempati ranking 2.

Adapun pemberian bonus diputuskan berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219 Tahun 2025 tentang Pemberian Penghargaan Olahraga kepada Olahragawan dan Pelatih Olahraga Berprestasi pada Penyelenggaraan South East Asian (SEA) Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.

Nah berdasarkan perhitungan bonus baru untuk SEA Games 2025, ada sejumlah atlet yang nyayur alias dapat banyak rejeki bonus. Setidaknya ada tujuh nama yang menerima hadiah apresiasi sedikitnya Rp 2 miliar.

Berikut ketujuh atlet yang dapat bonus besar dari pemerintah berkat prestasinya di SEA Games 2025.

1: Martina Ayu (Triathlon) – Rp 3.441.000.000

Atlet triathlon ini jadi yang terbanyak dan terbesar dalam mendapatkan bonus. Dia menerima total Rp 3,441 miliar berkat kesuksesannya yang diraihnya di pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut.

Martina dapat bonus yang berasal dari satu emas perorangan, empat emas beregu, dan dua perak beregu. Atlet putri ini pun jadi sorotan hingga membuat Presiden RI Prabowo Subianto takjub.

2: Rashif Amila Yaqin (Triathlon) – Rp 2.551.250.000

Penerima bonus terbanyak lain juga diraih dari cabor triathlon. Yakni Rashif Amila Yaqin, atlet putra yang mendapatkan meraih tiga medali emas, dua perak, dan satu perunggu pada SEA Games 2025.

Prestasinya itu membuat Rashif Amila berhak mendapatkan bonus dari pemerintah Indonesia mencapai Rp 2.551.250.000. Dia jadi atlet kedua penerima bonus terbesar di SEA Games 2025.

Baca Juga: Menolak Panik! Pelatih Borneo FC Santai Meski Dikuntit Persija, Persib, hingga Malut United

3: Mugi Harjito (Perahu Naga & Kano) – Rp 2.362.250.000

Atlet cabor perahu naga dan kano Mugi Harjito tak mau kalah. Atlet senior itu juga mendulang banyak medali dengan meraih empat medali emas, satu perak, dan satu perunggu di Thailand.

Mugi Harjito pun dapat bonus besar juga berkat prestasinya di SEA Gamea 2025. Dia total menerima hadiah apresiasi sebesar Rp 2.362.250.000

4, 5, dan 6: Dapit, Angga Suwandi Putra, Dedi Kusmayadi (Perahu Naga) – Rp 2.000.000.000

Masih dari perahu naga, atlet berikutnya yang mendulang bonus besar adalah Dapit, Angga Suwandi Putra, dan Dedi Kusmayadi. Mereka mengoleksi empat medali emas dari nomor beregu.

Dengan begitu, ketiga atlet perahu naga tersebut berhak menerima bonus masing-masing sebesar Rp 2 miliar dari pemerintah Indonesia.

7. Jason Donovan Yusuf (Renang) – Rp 2.000.000.000

Nama terakhir adalah Jason Donovan Yusuf. Atlet renang muda Indonesia ini juga mendapatkan bonus sebesar Rp 2 miliar namun semuanya diperoleh dari dua medali saja.

Yakni emas di nomor individu. Masing-masing pada nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra. Jason memperolah Rp 2 miliar tanpa dibagi-bagi. (*)

Artikel Ini 7 Atlet Indonesia Penerima Bonus Terbesar di SEA Games 2025, Ada yang Dapat Rp3,4 M pertama kali tampil pada Olahraga.

Guru dan Tenaga Kependidikan di Batam Terima MBG Mulai Hari Ini

0
Seorang guru membagikan makanan bergizi gratis untuk murid-murid SDN 010 Batam Kota beberapa waktu lalu. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi guru dan tenaga kependidikan di Kota Batam dilaksanakan secara bertahap mulai hari ini, Sabtu (10/1). Pelaksanaan ini mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Perluasan Penerima Manfaat MBG.

Ketua Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Batam, Defri Frenaldi, mengatakan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan secara resmi termasuk dalam kelompok penerima manfaat MBG sebagaimana diatur dalam perpres tersebut.

“Sesuai Perpres 115 Tahun 2025, tenaga pendidik dan kependidikan termasuk dalam penerima manfaat MBG,” kata Defri, Jumat (9/1).

Defri menjelaskan, saat ini proses pendataan di Batam baru saja selesai dan masih terus berlanjut di masing-masing SPPG. Oleh karena itu, penyaluran MBG bagi guru dan tenaga kependidikan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Harga Cabai Rawit di Batam Masih Tinggi, Ayam Potong Belum Turun

“Sekarang di Batam kita baru selesai mendata dan masih berlanjut di masing-masing SPPG. MBG untuk guru dan tenaga kependidikan akan dilaksanakan mulai besok secara bertahap,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan secara bertahap dilakukan karena masih ada sekolah yang belum melengkapi administrasi. Padahal, pada prinsipnya semua sekolah diharapkan bisa menerima MBG secara bersamaan.

“Maunya tentu serentak, seluruh sekolah sama. Namun karena administrasi masih ada yang belum lengkap, maka kita lakukan bertahap,” jelas Defri.

Untuk mekanisme penyaluran, Defri menyebutkan tidak ada perbedaan dengan MBG yang diterima peserta didik. Guru dan tenaga kependidikan akan menerima makanan menggunakan ompreng yang sama.

“Mekanisme penyalurannya sama seperti peserta didik, tetap menggunakan ompreng. Jadi guru diharapkan bisa makan bersama peserta didik,” katanya.

Sejauh ini, kata Defri, pelaksanaan MBG di Batam berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tantangan utama hanya terkait waktu pelaksanaan, mengingat aktivitas sekolah baru kembali berjalan.

“Alhamdulillah belum ada kendala berarti, hanya waktu saja. Sekolah baru masuk pada Senin tanggal 5 Januari, sementara MBG mulai berjalan tanggal 8 Januari,” ungkapnya.

Baca Juga: Pedestrian Nagoya Heritage akan Dibangun, Nagoya-Jodoh Disiapkan Jadi Ikon Wisata Belanja

Diketahui, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa guru dan pegawai sekolah wajib mendapatkan program Makan Bergizi Gratis. Hal tersebut telah diatur secara resmi dalam Perpres Nomor 115 Tahun 2025.

“Perpres Presiden Nomor 115 itu keluar bulan Desember, di situ sudah tertulis guru dan tenaga kependidikan dapat,” kata Nanik saat meninjau pelaksanaan MBG di SMK 1 Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Nanik menjelaskan, penerima MBG dari unsur sekolah tidak hanya guru, tetapi juga mencakup tenaga kependidikan lainnya, seperti petugas kebersihan hingga pegawai tata usaha (TU).

“Tenaga pendidik tersebut termasuk petugas kebersihan sampai pegawai tata usaha di sekolah,” tegasnya.(*)

Artikel Guru dan Tenaga Kependidikan di Batam Terima MBG Mulai Hari Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

6 Shio Paling Beruntung 10 Januari 2026, Rezeki dan Keuangan Menguat

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Hari Sabtu, 10 Januari 2026, bertepatan dengan Hari Bahaya Monyet Kayu yang membawa pesan kuat tentang konsekuensi dari setiap pilihan. Pada hari ini, kesadaran dan kehati-hatian dinilai lebih berharga dibandingkan keberanian semata.

Energi hari ini mendorong setiap shio untuk melakukan evaluasi, memperbaiki arah, dan mengambil keputusan dengan pandangan ke depan. Keberhasilan finansial diyakini datang bukan dari langkah nekat, melainkan dari kemampuan menghindari kesalahan.

Berikut 6 shio pembawa hoki dan keberhasilan finansial pada 10 Januari 2026:

1. Monyet

Shio Monyet menunjukkan kecerdasan mental dan verbal yang kuat. Kamu mampu menangani banyak hal sekaligus, terutama dalam menyusun rencana dan mengambil keputusan penting.

2. Ular

Instingmu sangat tajam dalam membaca niat orang lain. Keberuntungan datang ketika kamu berani mempercayai firasat dan tidak mengabaikan tanda-tanda yang muncul.

3. Tikus

Kepekaan terhadap waktu menjadi keunggulanmu. Penyesuaian jadwal dan strategi yang tepat membuka peluang rezeki dan stabilitas finansial.

4. Ayam

Fokus utama hari ini adalah ketepatan, bukan kesempurnaan. Kamu berhasil membereskan urusan penting dengan cara yang benar dan efisien.

5. Macan

Dorongan untuk maju terasa sangat kuat. Namun, keberhasilan finansial justru datang ketika kamu mampu menahan diri dan memilih langkah yang lebih terukur.

6. Kerbau

Stabilitas menjadi kekuatan utama. Dengan tetap teguh pada pendirian, kamu tidak perlu menjelaskan sikap hati-hati yang justru membawa hasil positif.

Ramalan shio 10 Januari 2026 menekankan bahwa keberuntungan lahir dari kesadaran untuk menghindari kesalahan dan mengambil keputusan secara bijak. (*)

Artikel 6 Shio Paling Beruntung 10 Januari 2026, Rezeki dan Keuangan Menguat pertama kali tampil pada Lifestyle.

2 Wakil Indonesia Melesat ke Semifinal Malaysia Open 2026

0
Jonatan Christie. (Dok. PBSI)

batampos – Dua dari lima wakil Indonesia yang bertanding di babak perempat final melesat ke semifinal Malaysia Open 2026. Mereka adalah duet ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Jonatan Christie di tunggal putra.

Jonatan Christie jadi wakil Indonesia pertama yang berhasil lolos ke semifinal Malaysia Open 2026. Pebulu tangkis tunggal putra andalan Merah Putih itu melangkah ke empat besar usai mengalahkan wakil Jepang, Kodai Naraoka.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jonatan mengatasi perlawanan Kodai Naraoka cukup dalam dua gim. Yakni dengan skor meyakinkan 21-17, 21-13 pada Jumat (9/1).

“Pertama puji Tuhan bersyukur bisa menampilkan permainan yang baik, bisa menerapkan strategi yang tepat dan bisa kembali lolos ke semifinal Super 1000 lagi,” kata Jonatan dalam keterangan resmi PBSI usai laga.

Diakui Jonatan, meski menang dua gim langsung tapi perjuangannya tidak mudah. Sebab Kodai Naraoka memberikan perlawanan yang cukup merepotkan. Tapi dengan strateginya, ia berhasil meraih kemenangan.

“Dari permainan sebenernya lebih di pas akhir gim pertama, poin 16 sama, saya coba bermain lebih tenang karena saya baca permainan dia, dia mau lebih bermain menyerang. Justru saya tunggu dia untuk main aktif dulu, baru saya counter attack,” katanya.

“Lebih mengalir saja tadi vibes di lapangannya, coba se-enjoy mungkin, senyum-senyum tadi memang beberapa pukulan dia juga bagus jadi memang patut diapresiasi juga, mungkin saya bisa belajar juga pukulan seperti tadi,” tambah dia.

Kemenangan Jonatan kemudian diikuti oleh wakil Indonesia lain. Yakni duet ganda putra Fajar/Fikri yang berhasil memenangkan pertarungan sengit kontra wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Fajar/Fikri dalam laga tersebut menang dengan dua gim langsung, 21-10, 23-21 dalam waktu 47 menit. Kemenangannya menutup perjuangan wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026.

Sayang nasib serupa tak didapat oleh tiga wakil Indonesia lainnya. Pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani misalnya, mereka harus gugur usai menelan kekalahan dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).

Kemudian di sektor lain, duet ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus mengakui ketangguhan pasangan asal Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee. Mereka kalah dalam duel rubber dengan skor 21-13, 19-21, 13-21.

Begitu pula dengan Putri Kusuma Wardani di tunggal putri. Satu-satunya wakil dan juga andalan di nomornya itu harus menyerah di tangan Wang Zhi Yi, pemain Tiongkok pada babak perempat final Malaysia Open 2026.

Dengan demikian, hanya ada dua wakil Indonesia yang ke semifinal. Jonatan dan Fajar/Fikri bakal berjuang kembali untuk menjadi yang terbaik di Malaysia Open 2026 dengan bertarung dk babak empat besar, Sabtu (10/1). (*)

Artikel 2 Wakil Indonesia Melesat ke Semifinal Malaysia Open 2026 pertama kali tampil pada Olahraga.

Harga Cabai Rawit di Batam Masih Tinggi, Ayam Potong Belum Turun

0
Sejumlah pembeli sedang memilih cabai di Pasar Botania 2, Kamis (8/1). Harga cabai rawit masih relatif tinggi. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Batam masih tinggi. Hingga kini, komoditas tersebut dijual di kisaran Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Kondisi ini berbeda dengan harga cabai merah keriting yang mulai berangsur turun dalam beberapa hari terakhir.

Di Pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai rawit dijual bervariasi, mulai Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Namun, stok cabai rawit tidak tersedia di semua lapak pedagang.

“Cabai rawit tidak semua pedagang jual. Stoknya terbatas,” ujar Amirudin, pedagang cabai di pasar tersebut, Jumat (9/1).

Sementara itu, harga cabai merah keriting di Pasar Tos 3000 Jodoh berada di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram. Menurut Amirudin, harga cabai merah mulai mengalami penurunan, meski tidak signifikan.

Baca Juga: Kasus DBD Batam Turun, Pola Musiman Tunjukkan Ancaman Berulang

“Cabai merah sudah turun pelan-pelan. Cabai rawit juga turun, tapi tidak seperti cabai merah. Harganya masih tinggi,” katanya.

Selain cabai, harga ayam potong segar juga masih terpantau tinggi. Di Pasar Tos 3000 Jodoh, ayam potong segar dijual Rp40 ribu hingga Rp43 ribu per kilogram. Tingginya harga ayam disebut akibat stok yang masih terbatas.

“Sejak Natal kemarin harga ayam memang tinggi. Sampai sekarang belum turun,” sebut Amirudin.

Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Botania, Batamcenter. Harga cabai rawit di pasar tersebut bahkan lebih mahal, yakni Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting dijual Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Eka, salah seorang pedagang di Pasar Botania, mengatakan harga cabai masih tinggi dan beberapa jenis cabai mulai sulit diperoleh.

“Cabai rawit lombok atau cabai setan stoknya mulai langka. Kalau ada, harganya sekitar Rp80 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau stoknya baru, harganya Rp90 ribu per kilogram,” ujarnya.

Menurut Eka, mahalnya harga cabai berdampak langsung pada daya beli masyarakat. Banyak pembeli memilih membeli cabai dalam jumlah kecil.

Baca Juga: Pedestrian Nagoya Heritage akan Dibangun, Nagoya-Jodoh Disiapkan Jadi Ikon Wisata Belanja

“Karena harga mahal, belinya sedikit-sedikit. Jadi lumayan sepi dibanding biasanya,” katanya.

Untuk harga ayam potong segar di Pasar Botania, tercatat di kisaran Rp44 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram. Sementara ayam beku dijual Rp41 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram.

“Yang naik itu ayam beku. Biasanya harga ayam beku cuma Rp28 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram, sekarang hampir menyamai ayam segar,” ujar Adi pedagang ayam potong.

Sementara, Kepala Dinas Ketapang Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi terkait harga cabai dan ayam yang masih tinggi. (*)

Artikel Harga Cabai Rawit di Batam Masih Tinggi, Ayam Potong Belum Turun pertama kali tampil pada Metropolis.

Kasus DBD Batam Turun, Pola Musiman Tunjukkan Ancaman Berulang

0
Ilustrasi demam berdarah.

batampos – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam menurun pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Namun pola fluktuasi bulanan yang muncul setiap pertengahan hingga akhir tahun kembali menegaskan bahwa ancaman DBD masih bersifat musiman dan perlu diantisipasi secara serius.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mencatat total 809 kasus DBD pada tahun 2025, lebih rendah dari 871 kasus pada 2024. Penurunan ini turut tercermin melalui angka Incidence Rate (IR) yang turun dari 68,21 per 100 ribu penduduk pada 2024 menjadi 60,28 per 100 ribu penduduk pada 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan bahwa tren penurunan ini merupakan hasil gabungan dari intervensi pemerintah dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan.

“Secara kumulatif, kasus DBD di Batam pada 2025 menurun dibandingkan 2024. Ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan sarang nyamuk, fogging fokus, dan edukasi mulai memberikan dampak,” katanya, Jumat (9/1).

Baca Juga: Pedestrian Nagoya Heritage akan Dibangun, Nagoya-Jodoh Disiapkan Jadi Ikon Wisata Belanja

Meskipun secara tahunan terjadi penurunan, analisis distribusi bulanan menunjukkan bahwa pola kenaikan musiman masih berulang, terutama pada pertengahan hingga akhir tahun.

Pada 2024, lonjakan dimulai sejak Juli, dan meningkat terus hingga tutup tahun. Detailnya Juli 126 kasus, Agustus 112 kasus, September 76 kasus, Oktober 96 kasus, November 125 kasus, Desember 149 kasus (tertinggi dalam enam tahun terakhir).

Pola ini mengulang kecenderungan yang juga terlihat pada tahun-tahun sebelumnya, seperti 2022 yang mencapai 98 kasus di Juli dan 89 kasus di Agustus, serta 2019 yang mencatat 91 kasus pada Juli.

Dari grafik historis DBD 2018-2024, hampir semua tahun menunjukkan grafik yang kembali menanjak pada Juli-November. Menurut Didi, fenomena ini berkaitan erat dengan faktor cuaca dan lingkungan.

“Biasanya lonjakan terjadi saat musim hujan dan peralihan cuaca. Meskipun total kasus menurun, pola musiman ini tetap harus diantisipasi karena potensi peningkatan bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

Jika ditarik dalam rentang enam tahun terakhir, kasus DBD di Batam menunjukkan pola siklikal. Pada 2018 sebanyak 639 kasus (IR 50), 2019 ada 728 kasus (IR 52,82), di 2020 ada 763 kasus (IR 53,66) 2021 sebanyak 710 kasus (IR 59,36), 2022 ada 902 kasus (IR 56,12), di 2023 terdapat 392 kasus (IR 23,43), dan 2024 sebanyak 871 kasus (IR 68,21).

Didi bilang, pola naik-turun ini mengindikasikan bahwa keberhasilan pengendalian tidak boleh hanya mengandalkan satu tahun kerja.

“DBD bukan penyakit yang bisa dikendalikan hanya dalam satu tahun. Ketika kewaspadaan menurun, kasus bisa kembali naik. Karena itu, upaya pencegahan harus konsisten dan tidak musiman,” kata dia.

Baca Juga: Cegah Balap Liar, Polsek Seibeduk Siagakan Personel di Bagan

Di tengah penurunan kasus, angka kematian pada 2024 justru menjadi yang tertinggi dalam periode enam tahun terakhir. Terdapat 14 kasus kematian.

Dia mengatakan, tingginya angka fatalitas menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa deteksi dini dan penanganan cepat sangat menentukan keselamatan pasien.

“Setiap kematian akibat DBD adalah alarm bagi kita semua. Penanganan cepat di fasilitas kesehatan sangat penting,” katanya.

Didi mengimbau masyarakat untuk terus melaksanakan 3M Plus, membersihkan lingkungan, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala demam tinggi mendadak, nyeri otot, atau tanda-tanda DBD lainnya.

“Keberhasilan pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan rumah masing-masing, sangat penting,” ujarnya. (*)

Artikel Kasus DBD Batam Turun, Pola Musiman Tunjukkan Ancaman Berulang pertama kali tampil pada Metropolis.

Resmi jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, Segini Total Harta Yaqut Cholil Qoumas

0
Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/12/2025). KPK telah menetapkan Yaqut sebagai tersangka dugaan korupsi kuota haji 2024. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut resmi menyandang status sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2023-2024.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka Jumat (9/1). Penetapan tersangka terhadap Yaqut Cholil Qoumas itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. “Benar,” kata Fitroh singkat, Jumat (9/1).

Menelisik Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di laman elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Yaqut Cholil Qoumas mencapai Rp 13.749.729.733 atau Rp 13,7 miliar.

LHKPN itu terakhir dilaporkan Gus Yaqut saat akhir menjabat sebagai Menag, pada 20 Januari 2025.

Yaqut tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak enam bidang. Tersebar di wilayah Rembang sebanyak lima bidang dan Jakarta Timur satu bidang. Harta kekayaan tidak bergerak milik Gus Yaqut itu senilai Rp 9.520.500.000.

Adik Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf itu juga memiliki harta berupa alat transportasi, di antaranya mobil Mazda CX-5 tahun 2015 dan mobil Toyota Alphard 2024. Harta bergerak milik Yaqut itu senilai Rp 2.210.000.000.

Yaqut juga mengklaim mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 220.754.500, kas dan setara kas Rp 2.598.475.233.

Namun, Yaqut juga tercatat memiliki utang senilai Rp 800 juta. Total harta seluruhnya milik Yaqut mencapai Rp 13.749.729.733.

Penetapan tersangka terhadap Gus Yaqut dilakukan setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan dalam beberapan bulan terakhir.

Proses penyidikan mencakup penentuan kuota haji tambahan serta tata kelola penyelenggaraan ibadah haji pada periode 2023 hingga 2024, era Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Dalam proses penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dari lingkungan Kementerian Agama maupun pihak-pihak terkait lainnya.

Selain itu, KPK juga telah mengumpulkan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan pengambilan keputusan kuota haji.

LHKPN itu terakhir dilaporkan Gus Yaqut saat akhir menjabat sebagai Menag, pada 20 Januari 2025.

Yaqut tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan sebanyak enam bidang. Tersebar di wilayah Rembang sebanyak lima bidang dan Jakarta Timur satu bidang. Harta kekayaan tidak bergerak milik Gus Yaqut itu senilai Rp 9.520.500.000.

Adik Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf itu juga memiliki harta berupa alat transportasi, di antaranya mobil Mazda CX-5 tahun 2015 dan mobil Toyota Alphard 2024. Harta bergerak milik Yaqut itu senilai Rp 2.210.000.000.

Yaqut juga mengklaim mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 220.754.500, kas dan setara kas Rp 2.598.475.233.

Namun, Yaqut juga tercatat memiliki utang senilai Rp 800 juta. Total harta seluruhnya milik Yaqut mencapai Rp 13.749.729.733.

Penetapan tersangka terhadap Gus Yaqut dilakukan setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan dalam beberapan bulan terakhir.

Proses penyidikan mencakup penentuan kuota haji tambahan serta tata kelola penyelenggaraan ibadah haji pada periode 2023 hingga 2024, era Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Dalam proses penyidikan, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dari lingkungan Kementerian Agama maupun pihak-pihak terkait lainnya.

Selain itu, KPK juga telah mengumpulkan berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan pengambilan keputusan kuota haji.

Sejauh ini, KPK telah mencegah mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, mantan Stafsus Menag Ishfah Abidal Aziz (IAA) atau Gus Alex, serta pemilik travel Maktour Fuad Hasan Masyhur (FHM) ke luar negeri.

Berawal dari Diskresi Pembagian Kuota Haji Tambahan 2024

Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran aturan dalam pembagian kuota tambahan haji 2024. Sesuai UU, kuota haji seharusnya dibagi masing-masing 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Namun, Kementerian Agama melakukan diskresi terhadap kuota tambahan sebesar 20.000 jamaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi dengan membaginya secara merata alias 50:50. Yakni 10.000 untuk jamaah reguler dan 10.000 untuk jamaahhaji khusus.

Pembagian yang tidak sesuai dengan ketentuan tersebut memunculkan dugaan adanya praktik jual-beli kuota haji khusus oleh oknum di Kementerian Agama kepada sejumlah biro travel haji dan umrah.

Praktik itu diduga dilakukan agar jamaah dapat berangkat pada tahun yang sama tanpa harus antre, dengan syarat memberikan uang pelicin untuk mendapatkan kuota tersebut.

Penyidikan itu dilakukan dengan menerbitkan sprindik umum melalui jeratan Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2021 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

 

Artikel Resmi jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, Segini Total Harta Yaqut Cholil Qoumas pertama kali tampil pada News.