Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 6342

PPLP Tanjunguban Kerahkan Tiga Kapal Tangani Tumpahan Minyak di Batam

0
PPLP Tanjunguban bersinergi dengan Mission Commander /KSOP Batam serta beberapa stake holder lain menangani tumpahan minyak yang mencemari sejumlah perairan di Batam, Kamis (1/12). F.PPLP Tanjunguban

batampos- Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban bergerak cepat menangani tumpahan minyak yang mencemari sejumlah perairan di Batam, Kamis (1/12).

Kepala PPLP Tanjunguban, Mulyadi mengatakan, setelah menerima informasi, PPLP Tanjunguban langsung mengerahkan tiga kapal yakni KN. Sarotama, KN. Rantos dan KNP-544.

Tiga kapal tersebut dikerahkan untuk menangani tumpahan minyak di sejumlah lokasi yang terdampak seperti perairan Tanjunguncang, Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Bintang Sembilan Sembilan, MC Dermot, Galangan Sumber Samudra Makmur, Pelabuhan Makobar, perairan Tanjung Uma dan Pantai Cipta Land.

BACA JUGA: Biar Tak Ada Celaka, Damkar Bersihkan Minyak Tumpah di Jalan Permaisuri Tanjunguban

Dalam menangani tumpahan minyak, Mulyadi menyebut, PPLP Tanjunguban bersinergi dengan Mission Commander /KSOP Batam serta beberapa stake holder lain.

“Di lapangan, kita bersama-sama mengidentifikasi sumber pencemaran dan melakukan penanggulangan pencemaran dalam batas kemampuan terukur,” kata Mulyadi menambahkan hingga kini, sumber penyebab pencemaran belum diketahui.

Mulyadi mengatakan, langkah ini dilakukan agar pencemaran akibat tumpahan minyak tidak meluas ke wilayah lain.

Mulyadi juga mengimbau pengelola pelabuhan agar dapat membantu melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan akibat pencemaran minyak sehingga tidak merugikan masyarakat dan merusak lingkungan laut. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Soal Tambang Ilegal, Partner Ismail Bolong Tersangka

0
Ilustrasi. Tambang ilegal (Firman/Antara)

batampos — Kasus dugaan setoran tambang ilegal mulai menemui titik terang. Bareskrim telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut. Tersangka merupakan partner dari Ismail Bolong dalam bisnis tambang ilegal. Istri dan Anak Ismail Bolong diperiksa untuk medalami kepemilikan tambang ilegal.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Brigjen Pipit Rismanto menjelaskan, kasus tambang ilegal tersebut telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. Saat ini posisinya gelar perkara telah menetapkan satu orang tersangka. ”Tersangkanya pelaku utama,” paparnya.

Untuk identitas dari tersangka tersebut, dia belum menjelaskannya. Namun, dipastikan tersangka tersebu telah ditangkap. Tersangka memiliki peran sebagai partner dari Ismail Bolong dalam tambang ilegal. ”Satu grup dengan Ismail Bolong,” ujarnya kemarin di Bareskrim.

Selain menetapkan seorang tersangka, Bareskrim juga tengah memeriksa anak dan istri dari Ismail Bolong. Tidak diketahui dari mana istri dan anak Ismail Bolong masuk ke Gedung Bareskrim. Menurutnya, anak dan istri Ismail Bolong masih dalam pemeriksaan penyidik. ”Mereka sama lawyernya sudah di dalam sejak pukul 11.00,” tuturnya.

Yang pasti, ada beberapa hal yang didalami dari keluarga Ismail Bolong terkait tambang ilegal. Salah satunya, soal kepemilikan tambang ilegal tersebut. ”Istri dan anak diperiksa terpisah soal kasus ini,” paparnya.

Selain soal kepemilikan tambang ilegal, penyidik juga menggali terkait peran dari setiap orang dalam perusahaan tambang ilegal. ”Mereka ada saham dalam satu perusahaan,” terangnya.

Sebelumnya, Ismail Bolong mangkir dari pemeriksaan atas kasus tambang ilegal. Namun, keluarganya dan kuasa hukumnya mengkonfirmasi bahwa Ismail Bolong sedang dalam keadaan sakit. Akhirnya Bareskrim memeriksa anak dan istri dari Ismail Bolong.

Ismail Bolong merupakan pemilik tambang ilegal yang membuat testimony soal setoran ambang ilegal. Yang akhirnya, mengklarifikasi atas pernyataan sebelumnya. Dalam video pertamanya, Ismail menyeret-nyeret nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. (*)

Reporter: JP Group

ASDP Batam Lakukan Hal Ini untuk Hadapi Libur Nataru

0
roro punggur
Sejumlah kendaraan keluar dari kapal Roro di Telaga Punggur. ASDP Batam memiliki beberapa program untuk menghadapi libur Nataru. Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Batam menyiapkan beberapa strategi khusus menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Hal itu disampaikan oleh General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam, Marsadik.

“Kami siap menyambut arus mudik Nataru,” kata Marsadik, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Wali Kota Usulkan UMK Batam Rp 4,5 Juta

Ia mengatakan, ada beberapa program yang dilaksanakan. Program-program ini, kata Marsadik akan menjadi andalannya saat arus Nataru.

Beberapa program yang ditawarkan yakni dengan mengoptimalkan kapal yang ada dimiliki ASDP Cabang Batam. Lalu, merelokasi satu kapal dari Cabang Singkil, untuk dapat digunakan melayani rute-rute padat saaat Nataru.

“Kami juga akan mengoptimalkan BN 01, yang baru selesai docking Senin (5/12) depan,” ujarnya.

Baca Juga: Orang Miskin Batam Tidak Bisa Terima BLT Jika Tidak Masuk DTKS

BN 01, kata Marsadik bisa diselipkan untuk membantu arus Nataru. Kapasitas angkut yang cukup besar, tentunya BN 01 diharapkan dapat mengangkut penumpang dalam jumlan besar.

Marasdik mengatakan, demi mengoptimalkan arus mudik nataru 2022 ini, akan menggelar rapat internal. Pembahasannya mengenai pengoptimalan rute-rute padat saat nataru.

“Senin depan rapat internal, Rabu itu bersama stakeholder lainnya. Kami persiapkan sebaik mungkin, agar arus mudik nataru berjalan lancar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Kemenag Percepat Rekrutmen Petugas Haji

0
Ilustrasi. Petugas haji menata paspor calon jemaah haji di Asrama Haji Sukolilo. (Robertus Risky/Jawa Pos)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) bakal kebut persiapan penyelenggaraan haji 2023. Diantaranya adalah mempercepat rekrutmen petugas pembimbing haji 2023. Rencananya rekrutmen petugas pembimbing haji dimulai awal Januari depan.

Informasi soal pelaksanaan rekrutmen petugas pembimbing haji itu disampaikan Direktur Bina Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Arsad Hidayat. Dia menegaskan salah satu upaya persiapan haji 2023 yang mereka lakukan adalah lebih awal merekrut petugas pembimbing ibadah haji.

’’Kami memperkirakan rekrutmen petugas ibadah haji akan lebih dahulu, yaitu pada awal Januari 2023,’’ kata Arsad di Jakarta kemarin (1/12). Ada beberapa pertimbangan mempercepat perekrutan petugas pembimbing hati itu. Diantaranya supaya para petugas pembimbing haji bisa segera ditetapkan dan berkolaborasi dengan calon jemaah haji.

Dia menjelaskan orientasi bimbingan haji ke depan adalah menciptakan jemaah mandiri. Maksudnya adalah jemaah yang bisa menjalankan ibadah-ibadah rangkaian haji secara mandiri. Tanpa harus seratus persen bergantung dengan bimbingan petugas haji.

’’Semua jemaah yang dibimbing harus mandiri,’’ katanya. Diantaranya dengan pembekalan tata cara dan tips muda beribadah di Masjidilharam di Makkah maupun Masjid Nabawi di Madinah. Selain soal ibadah, juga pembekalan mengenai cara arah kembali pulang ke hotel jika terpisah dari rombongannya.

Upaya Kemenag mendorong jemaah mandiri, supaya mereka tidak tergantung kepada petugas pembimbing ibadah. Apalagi jumlah petugas pembimbing sangat terbatas. Dalam satu kloter hanya ada satu orang tim pembimbing ibadah haji Indonesia (TPIHI) dan satu petugas tim pembimbing haji Indonesia (TPHI).

Persiapan haji lebih awal merupakan salah satu rekomendasi pertemuan ulama-ulama (mudzakarah) perhajian. Rekomendasi lainnya adalah perbaikan kualitas pelayanan bimbingan ibadah untuk jemaah. Kemudian pemerintah juga diminta untuk meningkatkan kualitas kecakapan petugas haji.

Dalam kesempatan itu Arsad juga menyampaikan bahwa kepastian kuota haji 2023 akan dibahas dalam MoU Menteri Agama RI dan Menteri Haji Arab Saudi. Pertemuan ini bakal digelar pada 9 Januari 2023 mendatang. Tahun ini kuota haji Indonesia hanya 100.051 orang. Sementara itu kuota normal haji Indonesia adalah 221 ribu jemaah. (*)

Reporter: JP Group

Tiba di ISS, Satelit Karya Mahasiswa Indonesia Mengorbit Januari 2023

0

 

Tim peneliti dari Surya University bersama satelit hasil inovasi mereka. (Dokumentasi Tim SS-1)

batampos – Satelit Nano SS-1 karya mahasiswa Surya University berhasil tiba di stasiun luar angkasa internasional (ISS). Setelah menunggu beberapa saat, satelit layanan telekomunikasi tersebut bakal ditembakkan ke orbitnya. Rencananya satelit ini beroperasi pada pertengahan Januari tahun depan.

Muhammad Zulfa Dhiya’ulhaq dari tim satelit Surya University mengatakan satelit nano buatannya dibawa terbang ke angkasa dengan roket Falcon 9 CRS-26. Roket itu keluaran SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk. Peluncuran roket tersebut dilakukan pada Minggu (27/11) di Kennedy Space Center, Amerika Serikat.

’’Sekarang posisi satelitnya masih di ISS dan belum aktif,’’ kata Zulfa kemarin (1/12). Dia menuturkan satelit tersebut baru aktif setelah dilepaskan ke orbitnya. Rencananya pelepasan satelit nano karya mahasiswa Indonesia dilakukan pertengahan Januari 2023 nanti. Sistem pelepasannya menggunakan alat khusus menyerupai ketapel.

Dia menuturkan astronot yang bertugas di ISS sudah memiliki jadwal peluncuran satelit ke orbitnya. Nah untuk satelit nanto SS-1 itu mendapatkan jadwal pelepasan pada pertengahan Januari nanti. Alat pelepasan satelit ke orbitnya yaitu modul peluncur J-SSOD (Japan Small Satellite Orbital Deployer).

Zulfa berharap pelepasan satelitnya ke orbit nanti berjalan lancar. Sementara itu untuk stasiun bumi yang menangkap sinyal dari satelit, sudah siap beroperasi. Dia mengatakan satelit SS-1 nantinya bisa mengirimkan pesan berupa teks. Layanan pengiriman teks tersebut berguna untuk informasi bencana, tinggi permukaan air laut, sampai laporan deteksi asap kebakaran hutan.

Satelit SS-1 ini dirancang mengorbit secara polar. Maksudnya adalah berputar mengitari bumi melewati kutub. Berbeda dengan Satelit Lapan-A2 yang memiliki sifat orbit ekuatorial. Yaitu berputar mengikuti garis khatulistiwa. Zulfa mengatakan satelit SS-1 dapat mengitari bumi sebanyak empat sampai lima kali dalam satu hari. ’’Berputarnya dari utara ke selatan dan semakin bergeser ke sebelah kiri,’’ jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

UMK Bintan 2023 Diusulkan Naik 8,23 Persen

0

batampos- Upah minimum kabupaten (UMK) Bintan diusulkan mengalami kenaikan sekira 8,23 persen atau naik sekira Rp 300.289 dari UMK Bintan tahun 2022 sekira Rp 3.648.714 menjadi sekira Rp 3.949.003.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto

Ini setelah Bupati Bintan, Roby Kurniawan meneken besaran upah minimun kabupaten (UMK) Bintan tahun 2023.

“Sudah saya tandatangani, yang usulan kenaikan 8,23 persen,” kata Roby usai upacara peringatan Hari Jadi Ke-74 Kabupaten Bintan di halaman Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Kamis (1/12).

BACA JUGA:  Rp 3.948.894 dan Rp 3.913.938 Usulan Dewan Pengupahan untuk UMK Bintan 2023

Menurutnya, besaran usulan tersebut masih wajar karena sudah dua tahun UMK Bintan tidak mengalami kenaikan.

Setelah ditandatangani, dia mengatakan, besaran usulan UMK Bintan tahun 2023 akan diusulkan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

“Segera diusulkan ke gubernur,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Pengupahan Kabupaten Bintan mengusulkan dua besaran upah minimum kabupaten (UMK) Bintan tahun 2023, Rabu (30/11).

Dua usulan tersebut adalah kenaikan sekira 8,23 persen dari UMK tahun 2022 sebesar Rp 3.648.714 atau mengalami kenaikan sekira Rp 300.289 sehingga menjadi Rp 3.949.003.

Atau usulan kenaikan sekira 7,27 persen dari UMK tahun 2022 sebesar Rp 3.648.714 atau mengalami kenaikan sekira Rp 265.255 sehingga menjadi sekira Rp 3.913.938. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Temukan Sabu di Laut, 3 Nelayan di Batam Divonis Seumur Hidup

0
narkotika sabu
Ilustrasi. Barang bukti narkotika jenis sabu. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Tiga nelayan di Batam mendapat vonis hukuman berat oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam. Ketiganya yakni IG, A dan Ab divonis seumur hidup penjara, karena terbukti memiliki 11 kilogram sabu.

Vonis terhadap ketiga terdakwa jauh lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hanya 20 tahun penjara. Meski begitu, ketiga terdakwa menerima vonis hakim tersebut.

Dalam amar putusan yang dibacakan ketua Majelis hakim Yudith Wirawan menjelaskan pihaknya sependapat dengan JPU.

Baca Juga: Wali Kota Usulkan UMK Batam Rp 4,5 Juta

Dimana ketiga terdakwa (dalam berkas terpisah) terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 jo 132 UU Narkotika no 35 tahun 2009 tentang pemufakatan jahat. Hal itu disimpulkan dari fakta-fakta selama persidangan berlangsung. Mulai dari keterangan saksi hingga terdakwa.

“Majelis hakim sependapat dengan Jaksa penuntut umum, namun kami punya pertimbangan hukuman sendiri untuk terdakwa,” jelasnya.

Baca Juga: Orang Miskin Batam Tidak Bisa Terima BLT Jika Tidak Masuk DTKS

Menurutnya sebelum putusan, majelis hakim sudah mempertimbangkan hal memberatkan dan meringankan terdakwa.

Hal memberatkan perbuataan kedua terdakwa tidak mengikuti program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika.

Merusak generasi bangsa dan meresahkan masyarakat. Sedangkan hal meringankan, menyesal.

Baca Juga: Mencuri Motor di Nagoya Foodcourt, 2 Pengemudi Ojol Dibekuk Polisi

“Menyatakan IG, A dan Ab (menyebut nama lengkap) terbukti melanggar pasal 114 jo 132 tentang narkotika. Menjatuhkan pidana untuk masing-masing terdakwa seumur hidup penjara,” jelas Yudith.

Vonis hakik yang lebih berat dari tuntutan jaksa, sempat membuat ketiga terdakwa yang didampingi kuasa hukum Christopher EF Silitongga, kaget.

Meski begitu para terdakwa menerima vonis berat itu saat ditanya hakim. Sedangkan JPU Pikir-pikir

Kuasa hukum terdakwa, Christopher mengatakan ketiga terdakwa menerima putusan hakim.

Baca Juga: Pemandu Lagu di Tanjungsengkuang Diduga Dibunuh Suami

“Terdakwa menerima putusan hakim,” tegasnya.

Diketahui, penangkapan ketiganya berawal saat A yang tengah melaut melihat belasan bungkus teh cina mengapung di laut perairan Sasah, Batam.

Karena penasaran ia mengambil bungkus teh tersebut dan membukanya. A langsung kaget melihat isi dalam bungkus teh yang ternyata berisi serbuk kristal bewarna putih, yang tak lain sabu.

Tanpa membuang waktu, A langsung mengambil semua bungkusan teh yang mengapung dan membawa ke darat. Di darat A pun berinisiatif menanam belasan bungkus teh tersebut di tanah sekitaran rumahnya.

Baca Juga: Hujan Deras, Perumahan di Tanjunguncang Terendam Banjir

Berselang beberapa hari, ia pun mengajak IG yang saat itu tengah mencari Sotong untuk menjual sabu yang didapat. Awalnya IG sempat menolak, namun tergiur harga sabu yang mahal, IG pun ikut dengan A.

Saat hendak menjual, keduanya juga mengajak Ab, untuk membawa pompong menemui pembeli. Dimana sabu seberat 11,09 kg itu seharga Rp 2 miliar. Namun sebelum melakukan transaksi, ketiganya pun ditangkap petugas BNNP pada 15 Mei lalu.(*)

Reporter: Yashinta

Jelang Pemilu 2024, Netralitas TNI Akan Jadi Sorotan

0
Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid. (Antara)

batampos – Komisi I DPR RI akan menggelar fit and proper test terhadap calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono hari ini. Netralitas TNI dalam pemilu mendatang akan menjadi sorotan dalam uji kelayakan dan kepatutan itu.

Kepastian fit and proper test calon Panglima TNI diputuskan dalam rapat Komisi I kemarin (1/12). “Komisi I akan menggelar fit and proper test sehari penuh,” terang Ketua Komisi I Meutya Hafid kemarin.

Meutya mengatakan, ujian kelayakan dan kepatutan itu dimulai dengan verifikasi persyaratan pada pagi hari, kemudian pada 13.30, dilanjutkan dengan mendengarkan visi misi dan pendalaman. Penyampaian visi misi oleh calon panglima dilakukan selama 30 menit.

Politisi Partai Golkar itu menyatakan, pengujian itu rencananya akan dilakukan secara terbuka. “Kecuali jika nanti dalam paparan ada yang dianggap bersifat strategi dan rahasia, maka bagian tersebut dilakukan tertutup,” urainya.

Anggota Komisi I TB Hasanuddin menjelaskan, dalam sesi pendalaman, setiap perwakilan fraksi akan diberi waktu tujuh menit untuk menyampaikan pertanyaan. Calon Panglima TNI diberi wakru sekitar 20 menit untuk memberikan jawaban.

Jika dinilai masih kurang, maka akan ditambah waktu untuk pendalaman sesuai dengan kebutuhan. “Tetapi kami harapkan lebih cepat lebih bagus,” tutur politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Terkait pertanyaan, kata dia, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing fraksi. Tentu, pertanyaan itu berdasarkan pengalaman dan kepentingan setiap anggota.

Dari Fraksi PDIP sendiri, lanjut TB Hasan, ada lima pertanyaan yang akan diajukan. Pertama, terkait netralitas TNI dalam event politik, seperti pemilu, maupun pilkada. Sebab, pada 2024 akan digelar pemilu dan pilkada secara serentak. “Jadi, bagaimana para prajurit TNI tetap dalam posisi netral dan tidak berpolitik praktis,” ucapnya.

Kedua, pihaknya akan menanyakan terkait tingkat disiplin para prajurit yang harus terus ditingkatkan. Ketiga, tentang kelanjutan program minimum essential force (MEF).

Berikutnya yang keempat, soal profesionalisme prajurit melalui upaya-upaya pelatihan dan pendidikan. Yang kelima, peningkatan kesejahteraan prajurit. “Lima pertanyaan itu yang menjadi penekanan Fraksi PDIP,” tuturnya.

Soal masalah lain, ucap TB Hasan, tentu juga akan ditanyakan. Misalnya, soal perkelahian, sengketa tanah, dan masalah lain. Kasus pembunuhan yang dilakukan sejumlah prajurit juga akan ditanyakan.

Setelah proses fit and proper test selesai, komisinya akan langsung melakukan rapat pengambilan keputusan. Apakah disetujui atau tidak. Menurutnya, kemungkinan besar akan disetujui. Namun, hal itu sangat bergantung dengan kondisi politik yang sangat dinamis.

TB Hasan mengatakan, setelah proses pengujian selesai dan persetujuan diberikan, Komisi I akan berkunjung ke rumah calon Panglima TNI. “Tidak ada aturan baku. Kunjungan akan kami lakukan setelah fit and proper test,” ucapnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon panglima TNI memastikan bahwa dirinya sudah siap menjalani fit and proper test di Komisi I DPR hari ini. Keterangan tersebut disampaikan oleh Yudo saat mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melepas Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL Tahun Anggaran 2022 di Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin.

Yudo mengungkapkan, dirinya sudah siap menjalani uji kelayakan dan kepatutan tersebut. ”Kami siapkan bahan-bahan yang besok akan dipertanyakan Komisi I,” ungkap dia kepada awak media. Persiapan itu, kata dia, sudah berlangsung sejak Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan isi surat presiden (surpres) usulan calon panglima TNI pada Senin lalu (28/11). Namun, dia tidak merinci persiapan yang sudah dilakukan.

Soal visi dan misi serta bahan presentasi yang bakal disampaikan di hadapan legislator di Senayan, Yudo memastikan akan menyampaikannya kepada publik setelah uji kelayakan dan kepatutan selesai. ”Nanti setelah fit and proper test saya sampaikan,” beber mantan panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I itu. Yang jelas, sambung dia, dirinya sudah mempersiapkan diri untuk menyampaikan semua rencananya kepada Komisi I DPR.

Sebagai KSAL, pejabat kelahiran Madiun itu juga sudah beberapa kali bertemu dengan Andika setelah isi surpres disampaikan kepada publik. Dia mengakui bahwa Andika sudah memberikan beberapa masukan. ”Tentunya harus meneruskan kebijakan beliau (Andika, Red). Itu kan sudah direncanakan di tahun 2022. Tinggal melaksanakan,” jelas Yudo. Selain itu, keinginan untuk memaksimalkan peran tiga kogabwilhan besar kemungkinan bakal disampaikan oleh orang nomor satu di TNI AL tersebut.

Di tempat yang sama, Andika membenarkan bahwa dirinya sudah beberapa kali bertemu dengan Yudo sejak Senin lalu. Dia juga berkomunikasi banyak dengan calon penggantinya itu. Terlebih ketika TNI melaksanakan operasi. Andika menyampaikan, alat utama sistem persenjataan (alutsista) Angkatan Laut sering kali terlibat dalam operasi tersebut. ”Bahwasanya Pak Yudo terpilih kan itu semua pilihan presiden dengan berbagai pertimbangan. Ya kami senang,” bebernya.

Menurut mantan panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu, sudah banyak tantangan menanti Yudo. Dihadapan Yudo, Andika menyatakan bahwa masalah selalu ada. Namun, tantangan itu tidak menutup ruang untuk mengambil langkah perubahan dan perbaikan. Sebagaimana presiden, lanjutnya, dia percaya Yudo mampu memimpin TNI dengan baik. ”Mas Yudo akan mampu menjadi panglima (TNI),” tegasnya.

Jenderal Andika pun mendoakan agar Yudo menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan dengan baik. ”Makanya saya mendoakan semoga Mas Yudo sukses,” ujarnya, Bagaimana dengan aktivitas setelah pensiun, apa yang bakal dilakukan oleh Jenderal Andika? Dia menyampaikan bahwa secara rinci hal itu akan disampaikan setelah purna tugas. Secara resmi, Andika bakal mengakhiri masa dinas di institusi militer tanah air pada 1 Januari tahun depan.

Yang jelas, mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) tersebut menyatakan bahwa dirinya masih ingin produktif. Dia tidak ingin membuang-buang waktu dan kesempatan untuk terus bekerja. Meski akan genap berusia 58 tahun pada 21 Desember mendatang, dia masih merasa belum tua. ”Karena kan masih muda. Jadi, saya ingin terus produktif. Tapi, apa yang saya lakukan nanti saja ya setelah saya pensiun,” tutup Andika.

Proses Hukum Kasus Pemerkosaan

Dalam kesempatan itu, Andika juga menjelaskan soal kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh personel Paspampres kepada prajurit TNI lainnya. Pelaku merupakan salah seorang wakil komandan di salah satu detasemen Paspampres. Yang bersangkutan berpangkat mayor dengan inisial BF. Sementara korban berasal dari Divisi Infanteri 3/Kostrad berinisial GER. Menurut Andika, kasus tersebut sudah diproses hukum oleh instansinya. ”Sudah proses hukum, langsung,” tegasnya.

Andika memastikan bahwa pihaknya menjalankan proses hukum sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. ”Satu itu tindak pidana, ada pasal yang pasti kami kenakan. KUHP ada,” tegasnya. ”Kedua adalah dilakukan sesama keluarga besar TNI. Bagi saya keluarga besar TNI, Polri, sama saja. Maka hukuman tambahannya adalah pecat. Itu harus,” tegas dia. Pelaku, yang diduga memerkosa korban di Bali pertengahan bulan lalu sudah berstatus tersangka dan ditahan.

Penyidikan kasus tersebut, lanjut Andika, berlangsung di Makassar. ”Karena korban ini bagian dari Divisi (Infanteri) 3/Kostrad,” jelasnya. Namun demikian, penanganan kasusnya tidak menutup kemungkinan diambil alih oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Sebab, pelaku merupakan personel yang bertugas di Paspampres dan berdinas di Jakarta. ”Paspampres itu kan di bawah Mabes TNI, kami (bisa) ambil alih penanganan di TNI,” beber dia. (*)

Reporter: JP Group

Dua Buron Interpol Ditangkap tanpa Perlawanan

0
Cyrill Stiak dan Stefan Durina saat diperiksa di Mapolda Bali, Denpasar, kemarin (1/12). (Humas Polda Bali)

batampos – Dari Republik Ceko, pelarian Cyrill Stiak dan Stefan Durina berakhir di Bali. Dua buron Interpol itu ditangkap di dua tempat berbeda di Badung.

Jawa Pos Radar Bali  (jaringan batampos.co.id) melaporkan, penangkapan dilakukan Rabu (30/11). Sumber di lingkungan Polda Bali mengatakan, Durina dicokok di Vila Beni, Kuta Utara. Sementara itu, Stiak diciduk di Vila Kusuma Cliff, Kuta Selatan. Keduanya ditangkap tanpa perlawanan.

Polda Bali membantu Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Mabes Polri dalam penangkapan dua buron tersebut. Sumber yang meminta namanya dirahasiakan itu mengaku, berdasar informasi dari NCB Interpol Praha pada 2 Juni 2008, Stiak merupakan tersangka penggelapan anggaran perusahaan.

Bukan satu kali saja, melainkan sudah 18 kali sehingga perusahaan Majordomos Gastro S.R.O merugi CZK 529.890 serta perusahaan City Cafe s.r.o CZK 104.000. Selain itu, dia juga belum membayar asuransi antara Januari 2008 dan April 2009. Serta tidak membayar pajak sejumlah CZK 667.640.

”Kalau Stefan Durina, dari informasi NCB Praha, pada 15 Agustus 2014 telah melakukan penipuan dan penggelapan pajak terhitung dari 15 Agustus 2014 hingga 28 Januari 2016,’’ tutur sumber tersebut.

Modusnya, membuat sebuah jaringan perusahaan yang dia kontrol sendiri dengan membeli barang elektronik di berbagai negara Uni Eropa tanpa membayar pajak. Lantas, barang-barang itu dijual sendiri dan keuntungannya digunakan untuk membiayai kehidupan mewahnya. Kerugian negara yang dia timbulkan akibat aksi tersebut mencapai CZK 14.124.587.

Penangkapan tersebut tak terlepas dari koordinasi bersama imigrasi. Durina tercatat masuk ke Indonesia pada 14 Maret 2020 dengan menggunakan paspor Slovakia. Dia masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan menggunakan maskapai Scoot Airlines (TR288). Stiak masuk Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 14 Juni 2019 dengan paspor Ceko, menggunakan maskapai AirAsia (D27798).

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan penangkapan dua buron Interpol tersebut. ”Ya, dua tersangka itu ditangkap di dua tempat berbeda Rabu kemarin oleh Divhubinter, di-back up Polda Bali,’’ ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

5.782 Pengendara Dikirim E Tilang, Tapi Hanya 550 yang Membayar

0
tilang elektronik
Personel Satlantas Polresta Barelang menilang pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dengan metode Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld. Foto: Polda Kepri Kepri untuk Batam Pos

batampos – Sejak diberlakukan tilang Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE Ditlantas Polda Kepri telah mencatat sebanyak 5.782 pelanggar lalu lintas yang sudah Yg terkirim lewat Pos, dari data tersebut hanya 550 yang telah melakukan pembayaran denda e-tilang.

“Kepada pelanggar yang sudah mendapatkan surat tilang tersebut untuk kesadaran dan tanggung jawabnya segera mengurus denda tilang sesuai dengan jenis pelanggarannya dimana nantinya pihak akan memverifikasi data kendaraan pelanggar,” ujar Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Tri Yulianto, Kamis (1/12/2022).

Surat tilang tersebut diberikan melalui kantor Pos, dimana pelanggar melakukan verifikasi data kendaraan di Ditlantas Polda Kepri.

Baca Juga: Orang Miskin Batam Tidak Bisa Terima BLT Jika Tidak Masuk DTKS

Lebih lanjut, bahwa pelanggaran sejauh ini terdeteksi paling dominan di lampu merah KDA, Batamcenter dan termasuk juga di daerah Batamindo, Mukakuning paling banyak terjadinya pelanggaran.

“Adapun jenis pelanggaran masih seperti tidak mengenakkan safety belt untuk roda empat dan tidak menggunakan helm untuk roda dua,” jelasnya.

Ditlantas Polda Kepri mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu resah , apabila ada kamera ETLE. Selama menjaga ketertiban dan patuh terhadap aturan berlalulintas.

Baca Juga: Limbah Minyak Hitam di Tanjunguncang Diduga Ulah Perusahaan Galangan Kapal

Lebih lanjut untuk penegakkan hukum ETLE bagi WNA , Ditlantas Polda Kepri men sesuaikan dengan kareteristik wilayah termasuk kota Batam yang dilihat banyak WNA yang melalukan kegiatan.

“Sehingga tidak menutup kemungkinan mereka melakukan pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.

Agar tidak terjadinya hal tersebut penegakkan tilang ETLE itu berlaku secara keseluruhan.

Baca Juga: Orang Miskin Batam Tidak Bisa Terima BLT Jika Tidak Masuk DTKS

“Ketika sudah di temukan itu sudah wajib menaati sesuai dengan aturan lalu lintas yang berlaku,” ujarnya.

Untuk kebijakan regulasi ini baru Kepri untuk Kota Batam yang telah diterapkan dan mendapatkan apreasisi dari Korlantas.

Ia menambahkan, kedepannya penerapan ini bisa secara Nasional sehingga seluruh wilayah di Indonesia mempunyai kekuatan hukum yang sama dalam hal penindakan pelanggaran lalu lintas dan kejahatan.

Baca Juga: BI Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Kepri 3,9-4,7 Persen Tahun 2023

“Karena sistem ETLE ini berlaku untuk penindakkan pelanggaran lalu lintas dan juga kejahatan di jalan,” jelasnya.

Sejauh ini baru satu WNA asal Singapura yang terjaring oleh ETLE dan telah melakukan kewajibannya sesuai dengan aturan yang berlaku tersebut.

“Harapnnya dengan adanya ETLE ini masyarakat pengguna jalan tidak perlu takut karena ini sifatnya untuk edukasi ke masyarakat agar bisa membudayakan tertib lalu lintas,” pungkasnya.(*)

Reporter: Azis Maulana