Kamis, 9 April 2026
Beranda blog Halaman 6343

Sinyal dari Saudi, Kuota Haji 2023 Kembali Penuh

0
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Hilman Latief. (ANTARA/Desi Purnamawati)

batampos – Kementerian Agama (Kemenag) memperkirakan kuota haji tahun depan kembali penuh. Yaitu sebanyak 221 ribu kursi. Kembali seperti kuota haji normal sebelum pandemi.

Informasi tersebut disampaikan langsung Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief. “Insya Allah (haji 2023) kuotanya penuh. Karena dari sana (otoritas Saudi) bahasanya begitu,” kata Hilman dalam penutupan mudzakarah perhajian di Situbondo pada Selasa (29/11) malam.

Meskipun begitu, Hilman mengatakan pemerintah Indonesia tetap menunggu keputusan resmi dari Saudi. Dia mengatakan menjelang tutup tahun seperti sekarang ini, biasanya mulai dibahas MoU perhajian. MoU ini dibahas antara Saudi dengan negara-negara pengirim jemaah haji, termasuk Indonesia.

Hilman mengatakan bahasa yang dipakai Saudi saat dimintai informasi soal kuota haji 2023 adalah menggunakan kata penuh. Menurut dia kata penuh tersebut masih cenderung bermakna ganda. Bisa jadi penuh yang dimaksud adalah sesuai kuota normal sebelum pandemi. Atau bisa juga yang dimaksud kuota penuh adalah kuota haji 2022. Seperti diketahui tahun ini kuota haji Indonesia hanya 100.052 jemaah.

Selain itu Hilman mengatakan Kemenag bergerak cepat menyiapkan penyelenggaraan haji tahun depan. Sebab kalender hijriyah yang digunakan acuan masa haji, selalu maju setiap tahunnya. Dia mengatakan Saudi mendahulukan rapat persiapan haji 2023, dibandingkan dengan negara lainnya.

“Indonesia jamaahnya terbesar di dunia sehingga pengelolaannya harus dipersiapkan lebih awal,” jelasnya. Dia mengatakan rencananya penandatanganan nota kesepahaman atau MoU perhajian antara Menteri Agama RI dengan Menteri Haji Saudi rencananya digelar pada 9 Januari 2023.

Maka saat itu juga diketahui kuota haji 2023 untuk Indonesia. Jika semua tahapan itu berjalan lancar, Hilman memperkirakan antara Januari-Februari 2023 sudah bisa dikebut tahapan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Pasalnya seluruh biaya haji sudah bisa dihitung, setelah ada kepastian kuota haji. Disusul dengan kontrak layanan haji. Meliputi transportasi, hotel, dan katering.

Sementara itu dalam gelaran mudzakarah perhajian dirumuskan sejumlah rekomendasi. Pertemuan ini menghadirkan para tokoh agama yang memiliki ilmu mumpuni di bidang perhajian. Salah satu rekomendasinya adalah seluruh pemangku kebijakan perhajian tidak mentolerir adanya dana talangan haji. Adanya dana talangan haji dengan beragam skema dan istilahnya, dinilai bertentangan dengan syarat istitoah atau mampu untuk berhaji.

Salah satu aspek istitoah adalah mampu secara finansial. Sementara berhaji dengan menggunakan fasilitas dana talangan, calon jamaah yang bersangkutan tidak mampu menyiapkan uang untuk daftar haji.

Rekomendasi lainnya adalah pemerintah melakukan penyesuaian biaya haji. Rekomendasi ini diambil setelah pelaksanaan haji 2022 yang menelan biaya sangat mahal. Dari biaya riil haji senilai Rp 100 jutaan, jemaah hanya membayar sekitar Rp 40 juta. Sisanya sebesar Rp 60 juta disubsidi dari hasil optimalisasi dana haji di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Forum mudzakarah perhajian merekomendasikan penyesuaian biaya haji untuk menjaga kesehatan pengelolaan dana haji di BPKH. (*)

Reporter: JP Group

4 Siswa SPN Polda Kepri Latihan Kerja di Bintan

0
Siswa SPN Polda Kepri saat diterima Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Selasa (29/11). F.Adi

batampos- Sebanyak 24 orang siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Kepri Gelombang II melaksanakan latihan kerja di Kabupaten Bintan.

Rombongan disambut Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Selasa (29/11).

Pendamping siswa SPN Polda Kepri, Iptu Marsahid menyampaikan kegiatan ini bertujuan agar siswa bisa bekerja secara profesional dan mengenal lebih baik ketika berapa di lapangan, termasuk dengan pemerintah daerah agar mendapat keserasian terkait budaya dan politik karena para siswa juga merupakan putra daerah.

Para siswa latja juga diminta agar tetap memperhatikan kesehatan, tertib dan disiplin, menaati semua peraturan dalam kehidupan siswa yang berlaku.

BACA JUGA: Sambut Ramadan, SPN Polda Kepri Gelar Donor Darah

Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika menyampaikan selamat datang kepada para siswa Bintara Polri SPN Polda Kepri yang akan melaksanakan latihan kerja di Polres Bintan.

Ronny juga memberikan apresiasinya kepada 24 siswa yang merupakan putra daerah Bintan.

“Ini rumah kalian semua dan ingat Bintan bangga dengan kalian. Laksanakan semua tugas dengan niat yang lurus serta junjung tinggi profesionalitas sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Dia berharap kepada seluruh siswa yang akan melaksanakan latja di wilayah Polres Bintan selama 1 bulan terhitung mulai tanggal 7 November hingga 6 Desember 2022 mendatang harus cepat beradaptasi dengan situasi dan kondisi lingkungan. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Tumpang Tindih Lahan, Bikin Batam Jadi Tak Kondusif

0
perum marcelia 2
Anggota DPRD Batam Lik Khai, meninjau lokasi rencana pembangunan Perumahan Marcelia II. Pembangunan perumahan tersebut gagal karena adanya tumpang tindih lahan. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Polemik perihal tumang tindih lahan di Kota Batam kembali berlanjut. Tumpang tindih lahan, Pengalokasian Lahan (PL) dan kebijakan yang berubah-ubah membuat keluhan tersendiri bagi masyarakat dan pengusaha. Sehingga membuak Batam menjadi tidak kondusif.

“Permasalahan tumpang lahan di kota Batam membuat kondisi Batam menjadi tak kondusif. Adanya ex-Officio yang diharapkan mampu mengatasi permasalah itu pun sampai sekarang masih abu-abu,” ujar Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Rabu (30/11/2022).

Menurutnya transparansi alokasi lahan sangat dibutuhkan selama tumpang tindih soal PL masih terus menjadi masalah.

Baca Juga: Makan Row Jalan, Tim Terpadu Bongkar Kios Liar di Simpang Kaveling Lama Sagulung

Ia menjelaskan, pihak BP Batam memberikan data yang jelas soal lahan di Batam bermasalah yang ada di Batam sehingga memudahkan masyarakat untuk mengambil keputusan.

“Saat ini banyak masyarakat yang bingung dan takut untuk mengambil rumah,” jelasnya.

Baca Juga: Limbah Minyak Cemari Perairan Tanjunguncang, Begini Kondisinya…

Politisi PDIP ini berharap hak-hak warga yang telah membeli lahan dalam bentuk perumahan jangan sampai diabaikan. Dengan adanya ex-Officio diharapkan dapat mempermudah semua itu.

Baca Juga: Ratusan Pembeli Hunian di Batam Tertipu, 3 Diantaranya Anggota DPRD

“Sekarang kan masyarakat jadi takut mau ambil rumah, BP Batam harus ada rekomendasi harus difasilitasi. Permasalahnya ini ada di BP Batam, sekarang sudah ex-oficcio seharusnya lebih mudah,” kata dia.(*)

Reporter: Azis Maulana

Perpanjang Lagi Masa Tanggap Darurat

0
Relawan memberikan penyembuhan Trauma Healing kapada korban bencana gempa bumi di Kampung Cibinong, Warung Kondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022). Terapi trauma healing yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Rumpin tersebut untuk memulihkan kondisi psikologis sekaligus menghibur korban dari trauma bencana alam di lingkungan tempat tinggal mereka yang terdampak gempa bumi. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang masa tanggap darurat penanganan gempa Cianjur. Perpanjangan dilakukan hingga tiga hari kedepan. Sebelumnya, masa tanggap darurat yang rampung akhir minggu lalu telah diperpanjang hingga kemarin (30/11). Namun, melihat masih adanya sejumlah korban yang masih belum ditemukan maka tanggap darurat diputuskan untuk diperpanjang lagi.

Perpanjangan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MenkoPMK) Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian korban gempa Cianjur, kemarin (30/11). Dia mengatakan, telah mendapat laporan dari kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto terkait adanya korban yang diduga belum bisa ditemukan. Di samping itu, ada pula tambahan data dari warga yang masih harus diverifikasi.

”Memang saya tadi menyetujui untuk diperpanjang 2-3 hari untuk sampai tuntas,” ujarnya.

Kendati demikian, dia memohon pada keluarga atau ahli waris yang anggota keluarganya masih belum ditemukan untuk bisa mengikhlaskan. Sebab, status tanggap darurat tak bisa terus diterapkan mengingat penanganan harus berlanjut ke rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa.

Terkait penanganan rumah rusak akibat gempa, Muhadjir mengatakan, data asesmen untuk rumah rusak tahap I telah dikunci sementara. Tercatat, ada sekitar 14 ribu rumah yang telah diverifikasi dan segera ditindaklanjuti. ”Biar tidak tumpang tindih dan difinalisasi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga tengah melakukan pengecekan dan penyiapan fasilitas umum termasuk di dalamnya fasilitas pendidikan. Diakuinya, di awal, penanganan korban memang menjadi prioritas utama. Melihat kondisi penanganan yang sudah semakin baik, pemerintah mulai menyiapkan rehabilitasi fasilitas umum. Sehingga, tidak terjadi penundaan proses belajar mengajar yang berkepanjangan. ”Kita mulai memberikan perhatian untuk lembaga-lembaga layanan pendidikan,” tutur mantan Mendikbud tersebut.

Pada hari ke-10, penangan diklaim kian membaik dan terorganisir. Kendala-kendala dan kekurangan pada hari pertama, kedua, dan ketiga sudah bisa diatasi. Pada korban yang tinggal di daerah terisolasi pun sudah bisa terjangkau bantuan dari posko pusat dengan motor ataupun jalan kaki. Sebelumnya, bantuan hanya bisa disalurkan menggunakan helikopter, yang membuat jumlah bantuan pun terbatas.

Muhadjir mengimbau agar warga masyarakat yang ingin memberikan bantuan agar menyerahkannya melalui posko pusat. Dengan begitu, distribusi bantuan bisa lebih merata. Saat ini, banyak bantuan warga yang disalurkan langsung pada pengungsi, di mana kebanyakan hanya di pinggir jalan. Padahal, pengungsi paling besar berada di wilayah-wilayah yang agak masuk ke dalam. Hal ini pun menyebabkan adanya komplain dari pengungsi karena merasa tak mendapat jatah yang sama.

Di sisi lain, ia juga meminta agar lokasi bencana tak dijadikan setengah wisata dengan berkunjung ramai-ramai ke tempat gempa. Tindakan tersebut menyebabkan jalanan di sekitar lokasi menjadi macet hingga mengganggu mobilisasi bantuan yang tengah dilakukan. ”Kami hargai, tapi baiknya tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga memastikan layanan dukungan psikososial (LDP) kepada perempuan, anak, dan kelompok rentan terpenuhi. Dia menegaskan, jika mereka memiliki hak-hak yang harus tetap terpenuhi dan terlindungi. ”KemenPPPA bersama kementerian/lembaga pusat dan daerah serta LSM terkait telah bekerja sama mendirikan Pos Ramah Perempuan dan Anak di beberapa lokasi pengungsian di Cianjur,” ujarnya.

Pos ramah perempuan dan peduli anak ini, lanjut dia, hadir untuk memberikan dukungan layanan psikososial bagi korban bencana alam gempa bumi. Seperti, pendampingan dalam pemulihan dan trauma healing melalui berbagai macam aktivitas positif. Posko iki pun didirikan untuk menekan kekerasan berbasis gender (KBG) di lokasi pengungsian.

Menurutnya, dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, perempuan dan anak rentan mengalami KBG dalam situasi kebencanaan. Mulai dari tahap mitigasi bencana, di mana perempuan dan anak kurang mendapatkan pelatihan kesiapsiagaan bencana hingga nantinya saat pemulihan bencana.

Pendirian pos ramah perempuan dan peduli anak dilakukan sesuai dengan data terpilah anak dan perempuan di lokasi pengungsian. Berdasarkan data tersebut, dari 16 kecamatan yang terdampak, ada 5 kecamatan yang harus menjadi prioritas dan perhatian khusus. Yakni, Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Pacet, dan Kecamatan Warungkondang.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, hingga saat ini korban meninggal berjumlah sebanyak 328 orang. Kemudian, yang hilang dan masih dalam pencarian berjumlah 12 orang. Untuk korban luka berat berjumlah 595 orang. Di mana, 61 di antaranya masih dirawat. Mereka dirawat di semua rumah sakit yang tersebar di wilayah Cianjur.

Dikatakan Herman, secara aturan pencarian korban hilang yang dilakukan tim SAR gabungan sebetulnya sudah berakhir per hari ini. Namun, melihat kondisi di lapangan dan kondisi ahli waris yang memang masih berharap keluarganya yang masih hilang ditemukan, sehingga waktu pencarian diusulkan diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

“Mohon doanya mudah-mudahan dalam waktu 3 hari kedepan semua warga yang masih hilang bisa ditemukan,” katanya.

Kemudian, terkait pengungsian, pihaknya telah memerintahkan agar warga untuk segera secara bertahap kembali ke rumahnya masing-masing. Khususnya bagi yang rumahnya memang tidak berbahaya. Begitu juga untuk rumah yang mengalami rusak ringan dan sedang dipersilakan melakukan perbaikan. Akan tetapi tentunya bagi rumah yang sudah diasesmen.

“Kerugian material yang sudah terverifikasi sejumlah 17.864 rumah. Rinciannya rumah rusak berat ada sebanyak 4.376 unit, rumah rusak sedang 5.036 unit, dan rumah rusak ringan 8.182 unit,” jelasnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada warga atau relawan yang akan memberikan bantuan agar sekiranya dapat menghubungi posko-posko yang tersedia. Di antaranya yakni posko di Polres Cianjur dan Kodim 0608 Cianjur. Sehingga penyampaian bantuan secara pribadi, organisasi atau lembaga tidak langsung dilakukan ke lokasi-lokasi bencana alam.

“Sebagai evaluasi kami di lapangan, sekarang pembagian bantuan-bantuan tidak merata, ada di posko penumpukan bantuan, ada juga di posko yang di dalam tidak optimal menerima bantuan. Sehingga seandainya bantuan-bantuan yang akan diberikan dipusatkan di posko yang saya sebutkan tadi, Insya Allah akan merata,” terangnya.

Ditegaskannya, masyarakat Cianjur masih tetap membutuhkan bantuan. Bahkan, bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan sampai ke depan saat semua masyarakat sudah berpenghasilan stabil dan ekonomi juga tumbuh kembali. Termasuk saat recovery juga terselesaikan. Untuk relokasi yang saat ini telah dilakukan di Desa Sirnagalih, Cilaku. Di mana, Kementerian PUPR saat ini sudah melakukan proses pengerjaan tanah di sana.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat Kementerian PUPR bisa membuat rumah percontohan yang akan dibangun di lokasi tersebut. Adapun data-data yang akan menempati tempat relokasi saat ini kami masih menunggu tim asesmen. Insyaallah kalau sudah ada, kami akan dibuatkan SK penempatan. Di sana, minimal untuk 200 unit,” ujarnya.

Sampai kemarin, Basarnas masih terus bergerak untuk mencari, menemukan, dan mengevakuasi korban yang masih hilang. Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril menyatakan bahwa 1.588 personel yang berasal dari berbagai instansi tidak berhenti bekerja. ”Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian dengan tetap membagi menjadi tiga worksite,” terang dia.

Ketiga worksite itu terdiri atas Warung Sate Shinta (104 personil, 2 search dog, dan 4 personel life detector), Desa Cijedil RT 03 RW 01 di Kecamatan Cugenang (465 personel, 9 search dog, dan 4 personel life detector), serta Kampung Cicadas (120 personel, 4 search dog, dan 4 personel life detector). Pencarian dilakukan sesuai dengan laporan masyarakat terkait korban hilang.

Terpisah, Tim Satgas Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terus menambah personel ke lokasi Gempa di Cianjur Jawa Barat. Terbaru, Satgas juga akan memperkuat Tim Disaster Victim Identification (DVI). Sebelumnya, Satgas baru diterjunkan untuk membantu penerbitan dokumen korban. Baik dokumen akta kematian, hingga ribuan data penduduk seperti KTP, Kartu Keluarga, Akte kelahiran dan identitas penduduk lain yang rusak maupun tertimbun.

Ketua Tim Satgas Dukcapil Indersan mengatakan, penambahan personel ke tim DVI dilakukan untuk mempercepat proses validasi terhadap korban. “Untuk mendapatkan data korban meninggal secara lebih valid, mulai besok kita akan tempatkan personel Satgas Dukcapil di rumah sakit mendampingi Tim DVI,” ujarnya.

Dukcapil sendiri memiliki database kependudukan yang lengkap. Bermodal sidik jari maupun iris mata, identitas korban bisa dideteksi dengan cepat. Usai bisa diidentifikasi, nantinya akta kematian bisa segera diterbitkan. “Sehingga kita tidak rancu lagi data kematian yang ada di lapangan dengan yang sudah kita terbitkan akta kematian,” imbuhnya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh meminta jajarannya proaktif memberi layanan bagi warga terdampak gempa Cianjur. Bahkan, tidak harus menunggu permintaan. “Perlu segera dilakukan layanan menerbitkan akta kematian tanpa diminta penduduk,” tuturnya.

Sejauh ini, Zudan sudah mengirim tim dalam dua gelombang. Tim pertama diberangkatkan pekan lalu. Adapun Tim Satgas Dukcapil gelombang kedua mulai bertugas kemarin untuk fokuskan pelayanan di pusat gempa, yaitu Kecamatan Cugenang. (*)

Reporter: JP Group

Tiket Kapal Kelud Tujuan Batam-Medan Ludes

0
Penumpang Kapal 2 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Penumpang KM Kelud tujan Batam-Belawan berjalan masuk ke kapal di Pelabuhan Batuampar beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Tiket kapal Kelud khususnya tujuan Batam-Medan ludes atau habis terjual.

Kepala PT Pelni Cabang Batam, Kapten Agus, membenarkan banyaknya masyarakat memesan tiket kapal Kelud.

“Pemesanan tiket ini sudah sistem online, bisa melalui website atau indomaret, alfamart atau travel agen. Sehingga, begitu kami buka, masyarakat ramai memesan tiket,” kata Agus, Rabu (30/11/2022).

Saat ini, kata Agus tiket mulai dari tanggal 19 sampai 28 Desember sudah habis. Tidak ada satu tiket pun yang tersisa.

Baca Juga: Menanti Keberanian Wali Kota Mengajukan Satu Usulan Angka UMK Batam 2023

Jika masyarakat ingin naik kapal Pelni, bisa memesan sebelum atau sesudah tanggal tersebut.

Agus mengatakan, saat arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru), kapal kelud akan bolak balik menjemput penumpang.

“Kami menggunakan sistem setrikaan. Dari Jakarta ke Batam lalu ke Belawan. Lalu dari Belawan balik lagi ke Batam, balik lagi ke Belawan. Jadi bolak balik gitu,” ucapnya.

Baca Juga: Ini Status WA Pemandu Lagu di Tanjungsengkuang Sebelum Ditemukan Tewas

Selain itu, PT Pelni Cabang Batam juga akan menjadwalkan Kapal Dorolonda. Kapal tersebut akan melayani rute dari Jakarta ke Batam, lalu ke Belawan. Dari Belawan kembali ke Batam, lalu ke Jakarta.

“Setelah itu, kapal itu akan kembali masuk lagi ke rute aslinya. Jadi sebenarnya menggeser kapal itu agak sulit, sebab setiap kapal memiliki beban dan rute masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga: Ratusan Pembeli Hunian di Batam Tertipu, 3 Diantaranya Anggota DPRD

PT Pelni Cabang Batam, kata Agus masih berusaha mencari solusi lainnya, agar bisa menampung penumpang dalam jumlah banyak. “Apakah ada penambahan kapal lainnya, lihat nanti. Saya pasti akan segera sampaikan,” ungkapnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Mendag Disebut Titip Ponakan Masuk Unila

0
Terdakwa suap Rektor Unila nonaktif Karomani terkait penerimaan mahasiswa baru, Andi Desfiandi, menjalani sidang dakwaan perdana di Pengadilan Negeri Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang. Bandarlampung, Rabu, (9/11/2022). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

batampos – Kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila) menyeret nama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas). Itu terungkap dalam persidangan terdakwa Andi Desfiandi, penyuap Rektor Unila (nonaktif) Prof Karomani, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, kemarin (30/11).

Berdasar laporan Radar Lampung (jaringan batampos.co.id), dihadapan majelis hakim Karomani mengungkapkan jika Zulhas menitipkan keponakannya bernama Zaky Algifari untuk masuk di Fakultas Kedokteran Unila. Hal itu diketahui Karomani dari Ary Meizari Alfian, adik terdakwa Andi Desfiandi. Ary Meizari yang merupakan ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung itu sampai datang ke rumah Karomani untuk menyampaikan titipan Zulhas tersebut.

”Zaky ini titipan dari Ary Meizari, dia (Ary Meizari, Red) cerita keponakan Pak Zulkifli tolong dibantu,” kata Karomani dihadapan majelis hakim sebagaimana dilansir dari Radar Lampung. Menurut Karomani, Ary sampai menunjukan screenshot percakapan Zulhas yang berisi tentang permintaan titip mahasiwa tersebut. ”Jadi saya percaya,” ungkap Karomani.

Saat ditanya jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya aliran uang berupa ‘infaq’ dari Zulhas terkait dengan mahasiswa titipan tersebut, Karomani mengaku tidak tahu menahu. Menurutnya, penerimaan ‘infaq’ itu diurus oleh Mualimin, salah satu dosen di Unila. ”Pak Mualimin yang tahu (soal infaq penerimaan mahasiswa baru, Red),” bebernya.

Secara passing grade, mahasiswa titipan Zulhas itu sejatinya tidak memenuhi syarat. Sebab, nilai passing grade Zaky hanya 480. Sementara ketentuan yang berlaku standar passing grade untuk jalur mandiri mestinya 500. ”Kalau nilai (passing grade) itu justru saya tahunya dari penyidik. Rektor tugasnya hanya memverifikasi, tidak mungkin saya mau melihat ribuan mahasiswa satu per satu,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi mengenai mahasiswa titipan tersebut, Zulhas mengatakan tidak punya keponakan dengan nama Zaky Algifari. Dia juga menegaskan tidak punya keponakan yang mendaftar di Unila untuk masuk Fakultas Kedokteran melalui jalur mandiri. ”Tidak ada ponakan yang daftar Unila, apalagi kasih uang. Tidak kenal Prof Karomani,” kata ketua umum PAN tersebut saat dikonfirmasi Radar Lampung.

Bantahan Zulhas itu bertentangan dengan bukti chat WhatsApp yang dibeberkan jaksa KPK di persidangan. Dalam bukti chat antara Ary Meizari dan Zulhas itu diketahui bahwa Zulhas meminta tolong Ary untuk menitipkan Zaky. ”Saya diminta tolong dua kali oleh Bang Zulhas,” kata Ary yang juga menjadi saksi dalam persidangan kemarin.

Dalam keterangannya, Ary menyebut permintaan Zulhas pertama kali disampaikan ketika pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Kemudian permintaan kedua ketika pelaksanan ujian mandiri. Ary mengaku tidak menitipkan uang kepada dirinya terkait permintaan tolong untuk menitipkan Zaky tersebut.

Sementara itu, PAN membantah keterlibatan Zulhas dalam kasus Rektor Unila. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa Zulhas tidak mempunyai keponakan bernama Zaky Algifari. ”Bang Zulkifli Hasan tidak mempunyai keponakan dengan nama tersebut,” tegasnya.

Selain itu, kata Viva, tidak ada keponakan Zulhas yang mendafatarkan diri sebagai mahasiswa di Unila. Jadi, tidak benar jika Zulhas menitipkan keponakannya daftar di kampus tersebut.

Viva menegaskan bahwa Zulhas juga tidak pernah memberikan uang kepada pihak Unila untuk menitipkan keponakannya masuk ke perguruan tinggi negeri itu. ”Bang Zulkifli Hasan juga tidak kenal dengan Rektor Unila,” tandasnya.

Di sisi lain, KPK masih mengkaji untuk memeriksa Zulhas sebagai saksi dalam perkara dugaan suap Rektor Unila tersebut. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan pihaknya masih mendalami apakah Zulhas layak diperiksa sebagai saksi untuk memperkuat konstruksi perkara. ”Akan kami dalami lagi apakah yang bersangkutan layak betul sebagai saksi,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Mendag Disebut Titip Ponakan Masuk Unila

0
Terdakwa suap Rektor Unila nonaktif Karomani terkait penerimaan mahasiswa baru, Andi Desfiandi, menjalani sidang dakwaan perdana di Pengadilan Negeri Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang. Bandarlampung, Rabu, (9/11/2022). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

batampos – Kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila) menyeret nama Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas). Itu terungkap dalam persidangan terdakwa Andi Desfiandi, penyuap Rektor Unila (nonaktif) Prof Karomani, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, kemarin (30/11).

Berdasar laporan Radar Lampung (jaringan batampos.co.id), dihadapan majelis hakim Karomani mengungkapkan jika Zulhas menitipkan keponakannya bernama Zaky Algifari untuk masuk di Fakultas Kedokteran Unila. Hal itu diketahui Karomani dari Ary Meizari Alfian, adik terdakwa Andi Desfiandi. Ary Meizari yang merupakan ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung itu sampai datang ke rumah Karomani untuk menyampaikan titipan Zulhas tersebut.

”Zaky ini titipan dari Ary Meizari, dia (Ary Meizari, Red) cerita keponakan Pak Zulkifli tolong dibantu,” kata Karomani dihadapan majelis hakim sebagaimana dilansir dari Radar Lampung. Menurut Karomani, Ary sampai menunjukan screenshot percakapan Zulhas yang berisi tentang permintaan titip mahasiwa tersebut. ”Jadi saya percaya,” ungkap Karomani.

Saat ditanya jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya aliran uang berupa ‘infaq’ dari Zulhas terkait dengan mahasiswa titipan tersebut, Karomani mengaku tidak tahu menahu. Menurutnya, penerimaan ‘infaq’ itu diurus oleh Mualimin, salah satu dosen di Unila. ”Pak Mualimin yang tahu (soal infaq penerimaan mahasiswa baru, Red),” bebernya.

Secara passing grade, mahasiswa titipan Zulhas itu sejatinya tidak memenuhi syarat. Sebab, nilai passing grade Zaky hanya 480. Sementara ketentuan yang berlaku standar passing grade untuk jalur mandiri mestinya 500. ”Kalau nilai (passing grade) itu justru saya tahunya dari penyidik. Rektor tugasnya hanya memverifikasi, tidak mungkin saya mau melihat ribuan mahasiswa satu per satu,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi mengenai mahasiswa titipan tersebut, Zulhas mengatakan tidak punya keponakan dengan nama Zaky Algifari. Dia juga menegaskan tidak punya keponakan yang mendaftar di Unila untuk masuk Fakultas Kedokteran melalui jalur mandiri. ”Tidak ada ponakan yang daftar Unila, apalagi kasih uang. Tidak kenal Prof Karomani,” kata ketua umum PAN tersebut saat dikonfirmasi Radar Lampung.

Bantahan Zulhas itu bertentangan dengan bukti chat WhatsApp yang dibeberkan jaksa KPK di persidangan. Dalam bukti chat antara Ary Meizari dan Zulhas itu diketahui bahwa Zulhas meminta tolong Ary untuk menitipkan Zaky. ”Saya diminta tolong dua kali oleh Bang Zulhas,” kata Ary yang juga menjadi saksi dalam persidangan kemarin.

Dalam keterangannya, Ary menyebut permintaan Zulhas pertama kali disampaikan ketika pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Kemudian permintaan kedua ketika pelaksanan ujian mandiri. Ary mengaku tidak menitipkan uang kepada dirinya terkait permintaan tolong untuk menitipkan Zaky tersebut.

Sementara itu, PAN membantah keterlibatan Zulhas dalam kasus Rektor Unila. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa Zulhas tidak mempunyai keponakan bernama Zaky Algifari. ”Bang Zulkifli Hasan tidak mempunyai keponakan dengan nama tersebut,” tegasnya.

Selain itu, kata Viva, tidak ada keponakan Zulhas yang mendafatarkan diri sebagai mahasiswa di Unila. Jadi, tidak benar jika Zulhas menitipkan keponakannya daftar di kampus tersebut.

Viva menegaskan bahwa Zulhas juga tidak pernah memberikan uang kepada pihak Unila untuk menitipkan keponakannya masuk ke perguruan tinggi negeri itu. ”Bang Zulkifli Hasan juga tidak kenal dengan Rektor Unila,” tandasnya.

Di sisi lain, KPK masih mengkaji untuk memeriksa Zulhas sebagai saksi dalam perkara dugaan suap Rektor Unila tersebut. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan pihaknya masih mendalami apakah Zulhas layak diperiksa sebagai saksi untuk memperkuat konstruksi perkara. ”Akan kami dalami lagi apakah yang bersangkutan layak betul sebagai saksi,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Keluarga Dipastikan Hadir Pemeriksaan di Bareskrim

0
Deretan mobil mewah di rumah Ismail Bolong.

batampos — Kasus dugaan setoran tambang illegal terus berlanjut. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Brigjen Pipit Rismanto memastikan bahwa keluarga Ismail Bolong telah mengkonfirmasi kehadiran dalam pemeriksaan yang akan dilakukan hari ini (1/12).

Pipit menjelaskan, surat panggilan terhadap keluarga Ismail Bolong telah dipastikan sampai. Bahkan, keluarga Ismail Bolong telah berkomunikasi dengan penyidik dan memastikan akan hadir dalam pemeriksaan di Bareskrim Kamis ini. ”Sudah konfirmasi kehadiran kok,” jelasnya.

Namun begitu, belum diketahui siapa dari keluarga Ismail Bolong yang akan hadir untuk diperiksa tersebut. Begitu pula soal jam kehadiran ke Bareskrim. ”Siapa yang datang belum tau, jam berapa pun datang kami layani,” urainya.

Dia menuturkan bahwa terkait Ismail Bolong kini juga dipastikan telah diketahui keadaannya. Sebab, Ismail Bolong oleh keluarga disebut sedang sakit. ”Katanya sedang sakit,” jelasnya.

Untuk sakitnya, lanjutnya, keluarga menyebut bahwa Ismail Bolong sakit dikarenakan sedang stress. ”Stresnya karena wartawan-wartawan begitu,” ujarnya.

Menurutnya, jika Ismail kembali mangkir. Maka, penyidik akan melakukan tindakan tegas dengan memasukkannya ke daftar pencarian orang (DPO) atau menjadi buronan. ”Kalau mangkir lagi nanti kita DPO-kan,” tuturnya.

Sementara Pengamat Kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, sebenarnya yang penting itu bukan Ismail Bolong. Namun, proses kasus yang berjalan, setiap pihak yang diduga terlibat diperiksa untuk memastikan kebenaran pernyataan Ismail. ”Termasuk mantan Karopaminal,” ujarnya.

Yang juga mengemuka dalam kasus ini, konsolidasi di tubuh Polri terasa belum selesai. Sebab, perintah yang keluar dari pimpinan ternyata tidak diikuti jajarannya. ”Ini yang terlihat, ada perintah menangkap tapi kok tidak ditangkap,” jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Aniaya Pencuri Sampai Tewas, 4 Sekuriti PT BBS jadi Tersangka

0
penganiayaan pengeroyokan
Ilustrasi. Jawapos.com

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menetapkan empat orang sekuriti PT Bahtera Bahari Shipyard (BBS), Nongsa sebagai tersangka kasus penganiayaan pencuri besi hingga tewas. Keempat pelaku yakni BM, AY, M, dan ES.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Abdul Rahman, mengatakan, penganiayaan tersebut berawal saat para sekuriti menangkap 2 orang pencuri, yaitu Firdaus, 33, dan Jalius Santri, 39.

Sekuriti tersebut kemudian menganiaya keduanya hingga Jalius tewas di lokasi. “Kasus ini berawal saat korban tertangkap tangan mencuri plat besi. Yang menganiaya ini sekuriti ujar Rahman.

Baca Juga: Hujan Deras, Perumahan di Tanjunguncang Terendam Banjir

Rahman menjelaskan setelah korban ditangkap, para pelaku mengikatnya menggunakan tali nilon. Kemudian korban dipukuli menggunakan senter dan handy talky.

“Korban mengalami luka di bagian kepala,” kata Rahman.

Dengan kejadian ini, Rahman megimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan hakim sendiri. Sebab, tindakan tersebut dapat melanggar hukum.

Baca Juga: Jasad Bayi Ditemukan di TPA Punggur

“Saya mengimbau kepada masyarakat jangan main hakim sendiri kita ada hukum yang harus dipatuhi. Dan perbuatan itu dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.

Sementara dari pengakuan pelaku, penganiayaan itu dilakukan karena korban hendak kabur saat ditangkap, serta memberikan perlawanan.

“Dia melawan. Awalnya diikat, tapi tetap ingin kabur,” kata BM, salah seorang pelaku.

Ia mengatakan penganiayaan itu dilakukan secara bergantian.

Baca Juga: Pemandu Lagu Ditemukan Tewas di Tanjungsengkuang

“Awalnya saya yang mukul pakai senter dan handy talky,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 172 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan nyawa seseorang hilang dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Sebelumnya, kasus pencurian terjadi di kawasan PT. Bahtera Bahari Shipyard (BBS), Nongsa. Dalam kasus ini, soerang pencuri meregang nyawa yang diduga dianiaya sekelompok sekuriti perusahaan.

Baca Juga: Menanti Keberanian Wali Kota Mengajukan Satu Usulan Angka UMK Batam 2023

Informasi yang didapatkan, pencurian itu terjadi Minggu (27/11) sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku yang berjumlah 3 orang mencuri besi tongkang yang diperkirakan total beratnya mencapai 100 kg.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Perbaikan Jaringan Distribusi Utama Rampung, Distribusi Air Bersih Kembali Normal

0
teknisi Perumda Tirta Mulia Karimun di Tanjungbatu sedang memperbaiki jaringan distribusi utama yang bocor

batampos- Kapala cabang perusahaan umum daerah Tirta Mulia Karimun di Tanjungbatu Arman menegaskan distribusi air bersih kembali normal. Hal itu setelah sebelumnya ada kerusakan pada jaringan distribusi utama (JDU).

“Alhamdulillah distribusi air bersih ke pelanggan kembali normal, setelah dilakukan perbaikan jaringan distribusi utama,”kata Arman.

BACA JUGA: Ada Perbaikan Revitalisasi Lintas Pipa, Perumda Tirta Mulia Karimun Hentikan Sementara Air ke Wilayah Kecamatan Meral

Diakuinya ada kebocoran jaringan distribusi utama (JDU) di jalan S. Parman Batu Putih. Selanjutnya kita lakukan perbaikan dengan baik hingga air bersih saat ini sudah dapat kita distribusi kembali ke rumah pelanggan. Sebelumnya sempat kita beritahukan kepada seluru pelanggan atas kerusakan jaringan distribusi utama tersebut.

Arman juga mengatakan distribusi air bersih sudah kita lakukan sejak awal Nopember lalu. Distribusi air bersih sempat dihentikan akibat waduk utama di Tempam mengalami kekeringan. Saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga air dalam waduk penuh sehingga distribusi air bersih lancar. (*)

reporter: imam sukarno