Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6365

Argentina Juara, Papu Gomez Bernazar Loncat dari Balkon Istana Kepresidenan

0
Alejandro ”Papu” Gomez akan melompat dari balkon Istana Kepresidenan Argentina seiring La Albiceleste meraih juara dunia di Qatar. (Kirill Kudryavtsev/AFP)

batampos – Tidak lama setelah mendapat panggilan Lionel Scaloni masuk skuad Piala Dunia Qatar 2022, Alejandro Dario Gomez Villaverde alias Papu Gomez langsung bernazar.

Gelandang serang 34 tahun itu bertekad melompat dari balkon Casa Rosada atau Istana Kepresidenan Argentina seandainya La Albiceleste meraih juara dunia di Qatar.

La Albiceleste telah menjadi juara dunia di Qatar. Apakah Papu bersungguh-sungguh melakukan nazarnya?

Baca Juga: Timnas Argentina Disambut Meriah, Jalanan jadi Lautan Manusia

”Saya akan memberikan banyak hal. Apa pun yang kalian minta akan saya lakukan,” kata Papu Gomez kala itu seperti dilansir TyCSports.

”Mimpi saya adalah berada di Casa Rosada dan meloncat dari balkon dengan ditonton orang-orang. Itu mimpi kami semua, mengangkat (trofi juara) Piala Dunia di Casa Rosada,” imbuh pemain Sevilla FC tersebut.

Sudah tidak sabar menanti nazar Papu terealisasi. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

PLN Batam Siagakan 488 Petugas Saat Nataru

0
pln batam
Ilustrasi. Tiga teknisi PLN Batam sedang melakukan pemeliharaan salah satu pembangkit. PT PLN Batam mensiagakan 488 petugas dan menyiapkan 20 posko saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Foto: PLN Batam untuk Batam Pos

batampos – PT PLN Batam mensiagakan 488 petugas dan menyiapkan 20 posko saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Utama PT PLN Batam, Irwansyah, mengatakan, secara nasional, masa siaga Natal dan Tahun Baru ditetapkan mulai dari 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023.

“Selama masa siaga ini, PLN Batam menyiapkan 26 posko siaga, 488 petugas, 34 unit kendaraan yang siap bertugas 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan listrik yang tersebar di seluruh wilayah Batam,” ujarnya melalui pernyataan resminya yang diterima Batam Pos, Rabu (21/12/2022).

Baca Juga: Perusahaan di Batam Banyak Rekrut Tenaga Kerja Baru Jelang Akhir Tahun

Ia menambahkan, secara umum kondisi beban puncak listrik di Batam pada periode 19 Desember 2022 sampai dengan 4 Januari 2023 terkendali.

Dimana dengan Daya Mampu Pasok tersedia 569 MW dan perkiraan Beban Puncak pada tanggal 25 Desember 2022 sebesar 397 MW, masih tersedia cadangan 172 MW yang siap menjaga keandalan pasokan listrik.

Baca Juga: Ini WNA yang Paling Banyak Ditolak Saat Masuk ke Batam

Kemudian lanjutnya, pada 1 Januari 2023 perkiraan Beban Puncak sebesar 376 MW dan tersedia cadangan 193 MW.

“Artinya PT PLN Batam memiliki cadangan daya yang cukup untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Dalam menjalankan tugas selama masa siaga Nataru, saya minta petugas agar selalu mengutamakan keselamatan dan disiplin dalam menjalankan SOP,” katanya

Ia menjelaskan, pasokan daya listrik di Batam dalam rangka menyambut Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dalam kondisi aman. Untuk mengamankan pasokan listrik di Batam, pihaknya menyiagakan 488 petugas PLN Batam yang berpartisipasi dalam pengamanan kesiapan Nataru.

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Batam-Belawan dan Batam-Tanjungpriok

“Para petugas ini tidak hanya siaga pada saat-saat tertentu saja, tapi kita semua akan siap siaga setiap saat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman,” jelasnya.(*)

Presiden Jokowi Pastikan Kebijakan PPKM Akhir Tahun Ini Berakhir

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin rapat kabinet. (Istimewa)

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia akan segera mengakhiri kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Menurut Jokowi, diperkirakan kebijakan tersebut akan diakhiri pada akhir tahun 2022 ini.

Kepala megara mengatakan, saat ini penanganan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia sudah dapat dikendalikan dengan baik. Terbukti kasus positif dari yang jumlahnya mencapai puluhan ribu, dan terakhir hanya di angla 1.200 per hari.

“Hari ini kemarin, kasus harian kita berada di angka 1.200 dan mungkin nanti akhir tahun kita akan menyatakan berhenti PSBB, PPKM kita,” kata Jokowi dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023, Jakarta Selatan, Rabu (21/12).

Jokowi mengatakan, perjalanan Indonesia menangani pandemi Covid-19 bukan hal yang mudah. Dia mengingat pada saat awal Covid-19 mencapai puncak gelombang pertama dimana kasus positif mencapai 56.000 kasus harian.

Ketika itu, hampir semua menteri Kabinet Indonesia Maju menyarankan untuk melakukan lockdown. Tetapi, Pemerintah tak mengambil keputusan itu karena mempertimbangkan ekonomi.

“Saat Delta masuk, kasus harian kita mencapai 56.000 kasus, saat itu saya ingat hampir 80 persen menteri menyarankan saya untuk Lockdown termasuk masyarakat juga menyampaikan hal yang sama. Kalau itu kita lakukan saat itu, mungkin ceritanya akan lain Sekarang ini,” ungkap Jokowi.

Kasus Covid-19 mulai menurun dan kembali melonjak pada saat masuknya varian baru Omicron. Menurutnya, kasus positif harian saat itu mencapai 64.000 kasus.

“Muncul lagi omikron puncaknya mencapai 64.000 kasus harian. Sehingga kita ingat saat itu, ada APD kurang, oksigen enggak ada, pasien numpuk di rumah sakit, untung kita saat itu masih tenang, tidak gugup, tidak gelagapan, sehingga situasi yang sangat sulit itu bisa kita kelola dengan baik,” ujar Jokowi.

Jokowi menekankan, Covid-19 berhasil terus ditekan dan terakhir ada diangka 1.200 kasus harian dan itu jumlah yang dapat dikendalikan. Karena itu Presiden memperkirakan akhir tahun ini akan menghentikan kebijakan PSBB maupun PPKM. (*)

Reporter: JP Group

Pemko Tanjungpinang akan Jadikan Kota Lama Menjadi Objek Wisata Jalan Kaki

0

 

batampos – Pemko Tanjungpinang akan menjadikan kawasan kota lama yang sekarang sudah tertata rapi menjadi objek wisata jalan kaki. Sekarang ini di kawasan teresebut tepatnya di Jalan Merdeka, sudah tertata tapi mulai dari jalan, dinding gedung diwarnai, hiasan lampu hingga tempat duduk santai yang membuatnya nyaman untuk didatangi wisatawan.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Kawasan kota lama di Jalan Merdeka akan menjadi objek wisata jalan kaki di Tanjungpinang, Rabu (21/12/2022)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan Jalan Merdeka itu sudah ditata Peprov Kepri beberapa waktu lalu, jadi sangat disayangkan jika bentuknya sudah bagus jika tidak bisa dimanfaatkan.

“Kita akan fokus ke situ, tentu sayang kalau bentuknya sudah bagus tapi kita tidak mencoba menjual kepada masyatakat,” kata Zulhidayat, Rabu (21/12).

Sekarang Pulau Penyengat dan Kawasan Kota Lama yang sudah ditata dengan rapi oleh Pemprov Kepri memberikan tanggungjawab kepada Pemko Tanjungpinang agar dapat dikelola dengan baik agar memberikan dampak positif untuk kebangkitan ekonomi.

“Caranya yaitu dengan mendatangkan orang ke dua objek wisata itu dengan beberapa upaya,” ujarnya.

Tahun 2023, kata Zulhidayat pihaknya akan fokus mempromosikan dua objek wisata tersebut. Kedatangan wisatawa suatu tempat itu juga diatur oleh pemandunya sehingga nanti bisa mengarahkan para tamunya ke tempat ini.

Selain itu, kawasan tersebut juga akan diatur dimasukkan ke dalam satu paket wisata

“Jika ini menjadi wisata jalan kaki nanti akan dibahas lagi, sekarang kita belum sampai pada tahap apakah jalan itu akan ditutup atau tidak,” ungkapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

Yasonna Laoly Resmikan Second Home Visa di Bintan

0

 

batampos – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Hamonangan Laoly meresmikan kebijakan Second Home Visa di Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT), Bintan. Yasonna mengatakan peluncuran itu dilakukan lebih cepat tiga hari dari ketentuan yang diatur dalam SE Dirjen Imigrasi nomor IMI-0740.GR.01.01 TAHUN 2022 yaitu pada 24 Desember 2022.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Pemukulan gong oleh Menkumham Yasonna H Laoly tanda Second Home Bisa diresmikan, Rabu (21/12/2022)

Ia mengibaratkan seperti membangun jalan tol untuk memudahkan masuknya wisatawan mancanegara (Wisman), global talent, pebisnis dan investor global.

“Jalan tol inilah yang kita sebut Second Home Visa. Di jalan tol itu juga disediakan rest area yang di lokasi itu ada outlet-outlet layanan sektoral dan daerah, seperti layanan izin investasi, izin untuk pariwisata, layanan berbisnis properti, izin ketenagakerjaan, izin bangun pabrik, perusahaan dan lain-lain,” kata Yasonna di Pelabuhan BBT, Bintan, Rabu (21/12).

Menkumham menyebutkan berbagai layanan di outlet-outlet tersebut dikelola oleh instansi masing-masing sektor dan daerah berdasarkan kewenangan yang dimilikinya.

Outlet layanan itu diharapkan akan memberikan promo menarik, diskon dari layanan yang diberikan untuk menarik minat wisatawan, pebisnis, global talent, dan investor global masuk dan tinggal di Indonesia dengan masa tinggal 5 atau 10 tahun.

“Dengan demikian Second Home Visa ini merupakan salah satu jenis izin masuk dan tinggal bagi WNA selama 5 atau 10 tahun yang tidak dibebani oleh syarat-syarat perizinan atau persetujuan sektoral, seperti rekomendasi investasi maupun rekomenadasi bekerja di Indonesia,” ujarnya.

Lanjutnya menerangkan ada beberapa pertimbangan yang menjadi alasan peluncuran berlakunya kebijakan Second Home Visa di Kepulauan Riau, yaitu karena Imigrasi ingin memberikan stimulan pengembangan sektor kepariwisataan, bisnis dan investasi di wilayah Kepri.

Kemudian jumlah kunjungan wisatawan terbesar dari 2021 hingga sekarang adalah Wisman asal Singapura karena secara geografis Kepri berbatasan langsung dengan Singapura.

Untuk itu, dengan peluncuran berlakunya kebijakan Second Home Visa diharapkan memberikan apresiasi dan memberikan fasilitas layanan keimigrasian serta kemudahan-kemudahannya.

“Dalam hal ini Imigrasi ingin turut menggenjot masuknya wisatawan mancanegara, pebisnis dan investor global untuk masuk ke wilayah Kepri sekaligus bersama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan pembangunan di Kepri,”ungkapnya.

Kebijakan itu juga diharapkan dapat mendorong pengembangan sektor properti dengan menjadikan second home visa sebagai fasilitas izin masuk dan izin tinggal bagi WNA yang berminat memiliki properti di Indonesia, serta diharapkan mampu mampu mendorong iklim bisnis properti di dalam negeri yang makin bergairah dan baik.

“Kebijakan ini tentunya bisa meningkatkan devisa bagi kita dengan datangnya orang asing yang tinggal dan berkegiatan di Indonesia,” terangnya.

Dalam rangka sinergi dan kerja sama dengan instansi lainnya, diharapkan kebijakan second home visa juga didorong oleh kelompok atau lembaga terkait lain agar memberikan kemudahan-kemudahan layanannya juga di tengah2 situasi ekonomi global seperti sekarang.

Sementara itu Gubernur Kepri, Ansar Ahmad berharap dengan peresmian Second Home Visa itu bisa memberikan angin segar bagi Kepri dan akan dilakukan optimalisasi dengan dukungan pemerintah pusat agar pariwisata Kepri terus berkembang.

“Setelah peremsian akan dilakukan evaluasi-evaluasi untuk perbaikan lebih baik ke depannya,”kata Ansar. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Latihan Menembak Bersama Forkopimda Batam, Rudi: Melatih Kedisiplinan serta Kesabaran

0
Latihan Menembak e1671601344805
Wali Kota Batam muhammad Rudi latihan menembak di lapangan tembak Mako Yonif 10 Marinir Satria Bumi Yudha (SBY), Selasa (20/12).

batampos – Wali Kota Batam muhammad Rudi mengikuti kegiatan latihan menembak di lapangan tembak Mako Yonif 10 Marinir Satria Bumi Yudha (SBY) bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Selasa (20/12).

Rudi mengapresiasi kegiatan tersebut selain untuk olahraga, juga merupakan bentuk sinergitas Forkopimda Batam untuk menjalin silaturahmi dan kekompakan dengan berlatih menembak bersama.

“Bersama kita bina kekompakan, sehingga terjalin komunikasi semakin erat guna mewujudkan visi dan misi Kota Batam,” katanya.

Baca Juga: Pengusaha Ingatkan Imbas Resesi bagi Batam

Dalam latihan menembak ini Wali Kota Batam Muhammad Rudi menggunakan jenis pistol G2 Elite buatan PT Pindad dengan peluru 9 mm.

Untuk jarak tembak, sepanjang 25 meter dan 13 amunisi dibagi dalam 2 magazine. Pertama diisi tiga amunisi yang digunakan untuk koreksi.

Dengan sikap menembak presisi (slow fire) dengan waktu 3 menit. Kemudian magazine kedua dengan 10 peluru sebagai tembakan penilaian dengan sikap reaksi (rafid fire) dengan waktu 60 detik dengan terlebih dahulu menjatuhkan pelat setelah itu ke lesan sasaran.

Baca Juga: Perusahaan di Batam Banyak Rekrut Tenaga Kerja Baru Jelang Akhir Tahun

Kemudian Rudi juga berlatih menggunakan senjata laras panjang K7 Daewoo dengan peluru 9 mm.

“Alhamdulillah, Forkopimda Batam sangat jitu dalam membidik sasaran tembak,” ujar Rudi usai melihat hasil bidikan semuanya.

Menurutnya, latihan menembak ini, dapat melatih pernafasan, kedisiplinan, serta kesabaran.

Sebelum pelaksanaan menembak, para petembak mendapat pengarahan dari Danyonif 10 Marinir/SBY Letkol Marinir Nofry G.Kaloh, M.Tr.Opsla sebagai pedoman latihan sekaligus mengingatkan kembali pentingnya menjaga safety dalam menembak dan teknik menembak yang baik.

Latihan menembak ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jefridin Hamid dan Kepala OPD dilingkungan Pemko Batam serta prajurit TNI.

Letkol Marinir Nofry menyampaikan terimakasih atas kehadiran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) pada kesempatan tersebut.

Baca Juga: Imigrasi Tunda Keberangkatan 2.780 WNI Saat Hendak ke Malaysia

Sejatinya, kegiatan ini telah direncanakan digelar beberapa waktu lalu. Karena banyaknya kegiatan dan kesibukkan sehingga baru bisa terlaksana.

“Terimakasih kepada walikota dan seluruh pihak yang mendukung apapun yang diberikan sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik,” ucap dia.

Senada dengan yang disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk membangun silaturahmi dan mengukuhkan kolektivitas antar Forkompinda.

“Kami sebagai penyelenggara akan berusaha menjadi penyelenggara yang baik, apabila ada kekurangan dalam pelaksanaan mohon dimaafkan karena penuh dengan keterbatasan sebagai manusia biasa,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Reporter: YULITAVIA

Road to Olympics Jadi Fokus Utama Tim Bulu Tangkis Indonesia di 2023

0
Tunggal putra Indonesia Janatan Christie (BWF)

batampos – Tahun 2023 menjadi salah satu kalender tersibuk bagi seluruh cabang olahraga (cabor). Tak terkecuali bulu tangkis.

Para atlet tak sekadar menghadapi single event yang berlabel kualifikasi Olimpiade 2024. Namun, juga bakal terselenggara ajang multievent seperti SEA Games Kamboja dan Asian Games Hangzhou.

Kabidbinpres PP PBSI Riony Mainaky menyatakan, rancangan agenda 2023 sudah dibahas dalam musyawarah kerja nasional (mukernas) yang diselenggarakan PBSI pekan lalu. Salah satu poin pentingnya adalah road to Olympics.

’’Harus bisa mencuri poin dari agenda (road to Olympics). Kan ketat persaingannya dan itu yang harus diprogramkan,’’ ucapnya.

Baca Juga: STY Rilis Nama Pemain Timnas untuk Piala AFF 2022

Rionny menuturkan, setiap sektor juga bakal diminta lebih fokus dalam menentukan event yang diikuti. ’’Maksudnya tim itu kan kita udah tahu pasti kira-kira dari ganda putra berapa, ada sparing berapa, kita harus lebih fokus,’’ lanjut Rionny.

Adik kandung Richard Mainaky itu menegaskan, setiap atlet memiliki program khusus. Baik di tiap sektor maupun secara keseluruhan. Menurut dia, pengalaman tampil di berbagai ajang di 2023 memberikan sedikit gambaran.

Tidak hanya secara kualitas dan skill masing-masing pemain dan lawan, tapi juga sering kali kondisi lapangan sangat menentukan.

Rionny yang mendampingi atlet setiap event melihat sangat detail soal lapangan yang bisa memengaruhi pertandingan. ’’Seperti itu angin ke kiri ke kanan kita ga tahu. Itu yang kita harus banyak diskusi, pemain harus lebih konsentrasi. Catatan yang diperketat di situ sih,’’ ucap Rionny.

Baca Juga: Meski Kalah di Final, Regenerasi Prancis Dinilai Berada di Trek yang Benar

Selain itu, yang tak kalah penting adalah bagaimana membagi atlet untuk tampil di ajang multievent seperti SEA Games. Di SEA Games Vietnam lalu, Indonesia menurunkan lapis kedua. Hasilnya? Indonesia hanya meraih 2 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Dua emas dari Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra) dan pasangan ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Posisi Indonesia di bawah Thailand yang berstatus juara umum badminton dengan 4 emas dan 2 perak.

Namun, kali ini harus lebih diperhatikan lantaran atlet yang berangkat diharuskan memiliki proyeksi medali. ’’Kalau nggak terganggu, kita memang fokus untuk tim terbaik. Di situ kita tetap kirim tim terbaik,’’ ujarnya.

Baca Juga: Viktor Axelsen Ajak Pebulutangkis Indonesia ke Dubai

Namun, Rionny tak memusingkan siapa saja atlet yang berangkat lantaran merasa memiliki stok atlet yang mumpuni. Dia berharap setiap atlet yang mewakili Merah Putih bisa lebih tenang menghadapi tekanan.

’’Kami akan bagi. Mau kita full team ke sana atau ke sini, kalau kita bagi pun rata. Tidak ada masalah saya rasa. Karena kekuatan sudah hampir-hampir sama. Mungkin beda pengalaman,’’ ucapnya.

Di sisi lain, pelatih tunggal putra Irwansyah menuturkan, untuk SEA Games, rencananya bakal dicampur antara pemain senior dan junior. Pihaknya tidak ingin emas dari tunggal putra lepas seperti di Vietnam.

’’Kita kan mau menang juga. Jadi memang nanti kita susun lagi kasih tahu siapa-siapa saja yang akan bertanding,’’ tutur Irwansyah. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Ribuan Pengunjung Padati Festival Perhutanan Sosial dan Konservasi Alam Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022

0
Festival Perhutanan Sosial dan Konservasi Alam Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022-PeSoNa Taram. Foto: Istimewa

batampos – Ribuan pengunjung memadati Festival Perhutanan Sosial dan Konservasi Alam Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2022-PeSoNa Taram. Kegiatan tersebut digelar pada 18-19 Desember 2022 di Nagari Taram, Kecamatan Harau.

Nagari Taram sudah mendapatkan izin Persetujuan Perhutanan Sosial dengan skema HD (LPHN TARAM) sejak tahun 2017 dengan Luas 800 Ha.

LPHN Taram menjadi salah satu LPHN yang sudah mendapatkan kelas KUPS Platinum (KUPS Kapalo Banda Taram) sebagai pariwisata berbasis perhutanan sosial yang mampu mendatangkan wisatawan lokal hingga mancanegara.

Ketua KUPS Kapalo Banda Taram, menjelaskan, lokasi hutan di LPHN Taram sebelum mendapatkan persetujuan perhutanan sosial merupakan tempat yang tidak terjaga dan banyak ditemukan kegiatan penebangan ilegal yang dilakukan oleh masyarakat.

Selain itu, Nagari Taram juga menjadi daerah langganan banjir karena air yang jatuh di daerah perbukitan tidak ada lagi yang menahan serta terus menjadi aliran permukaan tanpa bisa tersimpan, terserap dengan kuantitas besar didalam tanah.

Baca Juga: Aipda Gunadi dan Serangkaian Pengalaman Menyelesaikan Persoalan Anjing

Dengan adanya Perhutanan Sosial serta mulai tersadarnya masyarakat Nagari Taram mengenai pentingnya hutan mendorong para pemuda taram membentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Kapalo Banda Taram.

Mereka mencoba membangun destinasi wisata dengan menyuguhkan keindahan alam Taram serta kejernihan air yang mampu menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat dengan mendatangkan wisatawan lokal hingga mancanegara, dengan menguatkan perubahan kebiasaan merusak hutan menjadi merawat hutan.

KUPS Kapalo Banda Taram mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Nagari Taram dengan menciptakan perputaran uang sebesar Rp2 miliar/ tahun dari adanya penjualan tiket masuk destinasi wisata, usaha-usaha makanan, minuman, dan UMKM lainnya di nagari itu serta kantong-kantong sumber pendapatan lain dari sektor jasa seperti travel, penyewaan/rental kendaraan bermotor dan homestay milik masayarkat.

Baca Juga: Luhut Bilang OTT Bikin Negeri Jelek, Samad: Langkah KPK Sudah Benar

Selain pariwisata berbasis Perhutanan Sosial, LPHN Taram juga memiliki potensi Hasil Hutan Bukan Kayu Seperti Getah Pinus, Minyak atsiri (Serai Wangi), Buah-buahan, Madu Galo-Galo, dll.

Getah Pinus di Nagari Taram diperoleh dari penyadapan yang dilakukan masyarakat degan tetap memperhatikan kondisi tanaman, Tanaman Pinus yang ada di areal LPHN Taram merupakan tanaman Pinus Reboisasi yang sekarang sudah berusia puluhan tahun.

Penyelenggaraan Festival PeSoNa Taram merupakan serangkaian kegiatan dari Proyek Penguatan Perhutanan Sosial di Indonesia-Ditjen PSKL.

Tujuan festival ini meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Taram dan sekitarnya, sarana promosi wisata, produk hasil hutan, UMKM, industri kecil, mengangkat antusias semua kalangan baik dari Kementerian, Pemerintah Daerah, LSM, Dunia Usaha, dan masyarakat pelaku Perhutanan Sosial untuk bisa mengenal dan mendukung Perhutanan Sosial.

Baca Juga: Mobilisasi Nataru bisa Capai 44 Juta Orang

Kegiatan ini dihadiri l Direktur Jenderal Perhutanan Sosial, Gubernur Sumatera Barat, Bupati Limapuluh Kota, OPD pemprov dan kabupaten, perguruan tinggi, pegiat, pelaku dan pemerhati Perhutanan Sosial dan wali nagari serta ketua dan pengurus dan anggota Kelompok Perhutanan Sosial.

Festival Perhutanan Sosial dan Konservasi Alam ini melibatkan 23 Kelompok Perhutanan Sosial Limapuluh Kota, menampilkan Pameran Produk Ekonomi Kreatif, Penanaman Pohon dalam bentuk tanaman buah produktif dan pohon pelindung, menyuguhkan berbagai macam pentas seni dan budaya melibatkan berbagai pihak khususnya para masyarakat di Nagari Taram.

Selain itu dalam festival ini juga diadakan berbagai lomba yang bisa diikuti masyarakat umum, yakni Lomba Fotografi, Perlombaan Pacu Rakit, Lomba Cross Country bagi siswa aktif SMP sederajat untuk bisa lebih mengenal Lingkungan, Lomba Poster, Lomba Pantun bagi siswa aktif SMPsederajat, Lomba Video Singkat Perhutanan Sosial, dan Lomba Stand KUPS terbaik.

Baca Juga: Ahli Minta BAP Bohong Richard Eliezer Didalami Penyebabnya

Pada kesempatan ini juga diserahkan Alat Ekonomi Produktif ke Kelompok Perhutanan Sosial yang bersumber dari APBN, HLN dan APBD Provinsi Sumatera Barat.

Selama kegiatan festival ini berlangsung, dari laporan panitia pelaksana dan laporan pengurus KUPS Kapalo Banda Taram, mampu menarik pengunjung sekitar 5.000 orang yang berasal dari Sumatera Barat, Riau, dan Jambi serta daerah lainnya.

Dengan adanya Festival Taram ini juga dapat memberi dampak luar biasa bagi KUPS Kapalo Banda Taram dengan pariwisata berbasis perhutanan sosialnya menjadi semakin dikenal lebih luas oleh berbagai kalangan.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo menyampaikan bahwa Festival Peerhutanan Sosial dan Konservasi Alam-PeSoNa ini bisa menjadi kegiatan yang penting untuk terus dilakukan. Semua OPD di kabupaten harus sama-sama mendukung perhutanan sosial. Semua OPD terkait bisa menjadi bagian untuk terus meningkatkan potensi Limapuluh Kota serta bisa terus mendorong ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Ferdy Sambo: Pelecehan Benar Terjadi, Tidak Mungkin Saya Berbohong

“Festival ini bisa menjadi percontohan bagi para nagari dan pemegang persetujuan perhutanan sosial di Limapuluh Kota lainnya. Pemkab berterimakasih kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memilih Limapuluh Kota menjadi salah satu lokasi percontohan perhutanan sosial melalui proyek Strengthening Of Social Forestry-Ditjen PSKL,” ujarnya.

Dalam Festival PeSoNa Taram disampaikan bahwa Perhutanan Sosial sebagai wujud pengelolaan hutan lestari, menjadi bagian dalam upaya mitigasi Gas Rumah Kacar (GRK) selaras dengan tujuan Pencapaian Indonesia FOLU Net Shink 2030 untuk meningkatkan tutupan lahan hutan serta serapan karbon, melalui berbagai peluang seperti pemanfaatan Ekowisata dan agroforestry yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian hutan.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Bambang Supriyanto menyampaikan bahwa Perhutanan Sosial adalah program nasional yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, negara yang adil dan makmur, serta lingkungan hidup yang senantiasa terjaga, lestari dan kehidupan yang harmonis, seimbang dalam pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan.

Baca Juga: PKB: Impor Beras 500 Ribu Ton Merusak Kehidupan Petani

Direktorat Jenderal PSKL memiliki mandat untuk bisa mengembangkan seluas 12,7 juta ha kawasan hutan untuk dikelola masyarakat, menjadi sumber penghidupan bagi peningkatan kesejahteraanya dan dengan tetap menjaga fungsi dan kelestarian hutan.

Melalui proyek SSF ini juga terdapat sub komponen yang harus dicapai salah satunya berkaitan dengan Integrated Area Development (IAD) yang dirancang untuk dikembangakan di masing-masing kabupaten sasaran di wilayah kerja proyek SSF, salah satu IAD yang dikembangkan di Limapuluh Kota yang disebut dengan IAD-HATTA (Harau Taram Terintegrasi).

“Nantinya bisa dibangun menjadi wadah kerja-kerja kolaboratif bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak swasta untuk mengembangkan tata kelola landscape berbasis Perhutanan sosial,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, mengutarakan bahwa Perhutanan Sosial merupakan bukti nyata bagaimana kelestarian, keberadaan hutan tetap terjaga dan masyarakat bisa terus bisa mendapat manfaat dari hutan tanpa merusaknya, pengutan masyarakat, pemberdayaan masyarakat harus terus dilakukan, khususnya bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. Ini terus bisa menyejahterakan masyarakat sekitar kawasan hutan dengan tetap menjaga kelestariannya.

Baca Juga: Subsidi Haji Tinggi, DPR Minta Bipih Dikaji Ulang

“Pengembangan usaha harus terus didorong dan dorongan membentuk Badan Usaha Milik Daerah dalam bidang pengembangan produksi hasil hutan menjadi bagian yang terus didorong oleh pemerintah daerah untuk bisa terus mendukung pengelolaan hasil hutan. Mengajak Pihak Bank melalui dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari mereka bisa menjadi bagian untuk terus bisa meningkatkan peningkatan modal bagi para masyarakat untuk terus mengembangkan produk dan potensi yang dimiliki,” katanya.(*)

Meski Kalah di Final, Regenerasi Prancis Dinilai Berada di Trek yang Benar

0
Penyerang Prancis Kylian Mbappe melewati trofi Piala Dunia sambil membawa sepatu emas, tanda dia menjadi pencetak gol terbanyak Piala Dunia Qatar 2022. (Franck Fife/AFP)

batampos – Prancis memang gagal menyamai Brasil back-to-back sebagai juara dunia. Tetapi, kekalahan di tangan Argentina pada partai final menjadi titik awal perbaikan skuad sekaligus regenerasi tim asuhan Didier Deschamps tersebut.

ESPN menulis, berdasar penampilan selama di Qatar, kekuatan Les Bleus –julukan Prancis– diyakini semakin matang empat tahun lagi. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Aurelien Tchouameni, Theo Hernandez, dan Jules Kounde bakal mencapai puncaknya.

Terutama bagi Donatello –julukan Mbappe. Hat-trick ke gawang Argentina kemarin membuatnya memenangi Golden Boot dengan 8 gol. Capaian yang sama ketika Ronaldo jadi top scorer Piala Dunia 2002.

Baca Juga: Timnas Argentina Disambut Meriah, Jalanan jadi Lautan Manusia

Kini Mbappe sudah mengoleksi 12 gol hanya dalam 14 penampilan di ajang empat tahunan itu. Dia hanya selisih empat gol untuk menyamai Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia dengan 16 gol yang diyakini bisa dilakukannya empat tahun lagi.

’’Sayang, dia gagal mendapat akhir yang diinginkannya (back-to-back juara, Red). Itulah yang membuatnya sangat kecewa,’’ papar entraineur Prancis Didier Deschamps kepada L’Equipe.

Tetapi, sebelum fokus Piala Dunia 2026, target generasi baru Prancis bakal diuji di Euro 2024. Apalagi, selama dilatih Didi –sapaan Deschamps– sejak 2012, mereka belum pernah memenanginya. Prestasi terbaik adalah runner-up edisi 2016 ketika berstatus tuan rumah dan dikalahkan Portugal.

Indikasi bahwa para pemain muda Prancis bisa langsung tune in di Euro 2024 terlihat pada final kontra Argentina kemarin.

Baca Juga: Duka di Kota Kelahiran Pelatih Argentina, Tidak Ada Pesta Penyambutan

Ketika tertinggal 0-2, Deschamps menarik empat pemain utamanya. Olivier Giroud, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, dan Theo Hernandez. Digantikan oleh Marcus Thuram, Kingsley Coman, Randal Kolo Muani, dan Eduardo Camavinga.

Di luar dugaan, dengan masuknya empat pemain itu, Prancis justru bisa memaksakan laga hingga adu penalti.

Meski akhirnya kalah, performa mereka dengan tekanan hebat di laga final sudah jadi bukti bahwa mental para pemain muda Prancis bisa diandalkan. Hanya butuh jam terbang lebih banyak untuk memantapkannya.

Perjuangan mereka menuju Euro 2024 sudah dimulai Maret mendatang di kualifikasi. Prancis tergabung dengan Belanda, Irlandia, Yunani, dan Gibraltar.

Semakin menantang bagi Prancis lantaran matchday pertama bakal menghadapi Oranje –julukan Belanda– pada 25 Maret mendatang.

Baca Juga: Sampai Jumpa Amerika Utara! Ini Perubahan di Piala Dunia 2026

Sama seperti Prancis, Belanda juga sedang menata generasi baru mereka yang digagalkan Argentina di perempat final Piala Dunia kali ini (10/12).

Tetapi, PR Prancis tak hanya membuat pemain muda mereka on fire. Tetapi juga harus ’’tega’’ mulai menyisihkan personel senior. Sebab, mama-nama seperti Giroud dan Griezmann belum memutuskan bakal pensiun dari level internasional.

Nama-nama Giroud dan Griezmann itu belum termasuk beberapa personel senior yang absen di Qatar lantaran cedera seperti Karim Benzema, Paul Pogba, dan N’Golo Kante yang juga masih ingin berkostum Prancis.

’’Mungkin saja ini (Piala Dunia Qatar, Red) bakal jadi turnamen terakhirku. Tetapi, aku masih akan terus bermain hingga tubuhku mengisyaratkan untuk berhenti,’’ ucap Giroud kepada Daily Mail. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

 

Pengusaha Ingatkan Imbas Resesi bagi Batam

0
Kawasan industri F Sapna Putri untuk batam pos e1640262417357
Ilustrasi Kawasan industri di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Pengusaha di Batam mengingatkan ancaman resesi yang akan berimbas kepada kinerja industri manufaktur di kota ini tahun depan. Sebab, industri di Batam yang berorientasi ekspor tujuannya banyak ke Amerika dan Eropa yang sudah terlihat tanda-tanda resesi.

Ketua Bidang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia, Tjaw Hioeng bahwa Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, selama ini orientasi terbesarnya adalah ekspor sebesar 80 hingga 90 persen. Ekspor selama ini tujuannya terbesarnya yakni ke Singapura, Amerika, China dan beberapa negara eropa lainnya.

“Ketika negara tersebut, Amerika dan Eropa alami resesi, akan mempengaruhi daya beli di sana. Seperti di Inggris sudah terjadi unjuk rasa mengenai ekonomi disana,” katanya.

Baca Juga: Perusahaan di Batam Banyak Rekrut Tenaga Kerja Baru Jelang Akhir Tahun

Sebab, ketika demand-nya menurun tentu akan mempengaruhi suplainya. Sedangkan Batam ekspornya selain ke Singapura untuk di Asia kebanyakan ke Amerika dan Eropa. Sehingga hal ini yang harus diwaspadai untuk tahun depan. Terutama terkait dengan kinerja industri manufaktur.

“Karena rata-rata sasaran pasarannya itu ada di sana kecuali Singapura, China dan Jepang. Tapi Singapura harus kita lihat juga dan urai juga barang-barang hasil manufaktur yang kita kirim ke Singapura itu tentunya kebanyakan ke Eropa dan Amerika lagi. Artinya potensi akan mempengaruhi kinerja industri manufaktur itu sangat besar sekali. Kalau terjadi resesi di Amerika dan Eropa,” jelasnya.

Dengan adanya ancaman resesi ini, ia menilai perlunya duduk bersama lagi antara pemangku kepentingan dari beberapa stake holder. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar konsumsi dalam negeri.

Baca Juga: Ini WNA yang Paling Banyak Ditolak Saat Masuk ke Batam

Sebab menurutnya, konsumsi dalam negeri itu jumlahnya juga cukup besar. Sehingga, hasil yang diproduksi di Batam bisa mensupport kegiatan industri yang ada di dalam negeri.

“Kalau itu bisa diambil tentu akan sangat menyelematkan manufaktur yang ada di Batam. Tapi juga aturannya juga harus direvisi,” tuturnya.

Baik itu aturan dalam bidang perpajakan dan bea masuk juga harus menjadi perhatian. Kemudian tata cara mengeluarkan barang juga harus diperjelas.

Baca Juga: Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Batam-Belawan dan Batam-Tanjungpriok

Menurutnya, saat ini pemerintah masih punya waktu untuk merevisi aturan mengenai pajak dan bea masuk itu. Sehingga, barang-barang hasil produksi Batam bisa kompetitif.

Daripada, perusahaan yang ada di Indonesia mengimpor dari negara-negara Asean untuk bahan baku atau bahan penolong industrinya.

“Kenapa kita tidak manfaatkan Batam. Karena rata rata industri manufaktur di Batam ini hampir sama di regional Asia. Disini yang perlu kita berdayakan kembali melalui kemudahan-kemudahan atau ada semacam sisi insentif yang diberikan oleh pemerintah. Sehingga tidak terlalu parah kondisi manufaktur ketika tahun depan benar-benar terjadi resesi,” imbuhnya. (*)

 

 

 

Reporter : Eggi Idriansyah