Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 6397

Bupati Karimun Bersama Istri Ikut Tampil di Roadshow Batam Batik Fashion Week

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama istri Raja Asmah Aunur Rafiq saat tampil di keyword Roadshow Batam Batik Fashion Week.f.DISKOMINFO KARIMUN

batampos – Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina sebagai penggagas Roadshow Batam Batik Fashion Week di Coastal Area, Sabtu (26/11) malam dihadiri oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama istri, tokoh masyarakat Kepri asal Karimun Nurdin Basirun dan tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina mengatakan, kegiatan tersebut hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Karimun.

BACA JUGA: Hadirilah, Malam Puncak Road Show Batam Batik Fashion Week 2022

Sebagai ucapan terima kasih atas sambutan luar biasa masyarakat Kabupaten Karimun untuk roadshow ini dan berharap kolaborasi ini diadakan tiap tahunnya.

” Mudah-mudahan acara ini memberikan motivasi khusus kepada anak-anak milenial. Dan bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi kedepannya.” pesannya.

Sementara itu Bupati karimun Aunur Rafiq mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah kota Batam dan Dekranasda kota Batam. Sehingga, bisa mendongkrak ekonomi masyarakat kabupaten Karimun dengan adanya even-even yang diselenggarakan di Karimun. Dengan demikian, bisa memberikan motivasi kepada generasi muda untuk melakukan kegiatan yang positif.

” Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini mendorong perkembangan untuk Dekranasda Karimun yang akan datang menjadi semakin baik. Dengan bimbingan dan arahan dari Provinsi Kepri maupun dari Kota Batam,” ungkapnya.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kepri yang juga mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun sangat mendukung berbagai even-even diselenggarakan di kabupaten Karimun maupun di Kepri. Sehingga, bisa mempercepat pemulihan ekonomi di seluruh aspek.

” Teruslah berkarir, terutama bagi generasi muda. Anda harus siap menghadapi tantangan era digital saat ini, tapi jangan lupakan kebudayaan Indonesia yang harus terus dilestarikan,” ucapnya.

Roadshow Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2022 ini juga dihibur dengan penampilan artis ibu kota Dyrga Dadali, tarian, serta stand bazar dari UMKM Lokal.

Dimana, Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama istri Raja Asmah Aunur Rafiq dengan menggunakan batik menjajal untuk berjalan di keyword Roadshow Batam Batik Fashion Week ditengah-tengah para model yang menampilkan batik batam.(*)

reporter: try haryono

Harga Bawang Merah Meroket

0
bawang
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Jelang akhir tahun harga bawang merah jawa meroket di pasaran Batam hingga Rp 55 ribu per kilogram. Kenaikan harga bawang merah ini terjadi secara bertahap.

Pantauan Batam Pos, di pasar Botania Batamcenter harga bawang merah Jawa dijual Rp 50-55 ribu per kg. Kenaikan harga bawang merah terjadi seminggu terakhir.

“Harga bawang naik terus. Minggu ini paling tinggi, sampai Rp 55 ribu per kg,” ujar Ali pedagang sayur mayur.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Siap Layani Perjalanan Umrah Langsung Batam-Madinah

Menurut dia, di harga normal bawang merah jawa dijual berkisar Rp 20 ribuan. Namun saat ini harganya sudah jauh naik, namun naiknya pun secara bertahap.

“Dari Rp 20 ribu, naik menjadi Rp 28 ribu, kemudian naik Rp 30 ribu, naik lagi Rp 40 ribu, Rp 50 ribu dan paling tinggi Rp 55 ribu,” imbuh Ali.

Disinggung penyebab kenaikan harga bawang jawa, Ali mengaku tak tahu persis. Namun info yang didapat karena intensitas hujan yang tinggi di daerah penghasil.

Baca Juga: Pengusaha Minta Penetapan Upah Tetap Mengacu PP 36/2021

“Saya kurang tahu pasti, tapi infonya karena hujan terus,” kata Ali.

Mega, warga yang tengah berbelanja mengaku cukup risau dengan kenaikan harga bawang merah Jawa. Karena, di bulan November ini saja sudah banyak komiditi yang naik dratis, seperti cabai, telur, tomat dan lainnya.

“Sekarang Bawang yang naik , sebagai ibu rumah tangga saya pasti risualah kalau semuanya serba naik gini,” jelasnya.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Siap Layani Perjalanan Umrah Langsung Batam-Madinah

Karena hafa bawnag merah Jawa yang tinggi, ia pun sempat beralih ke bawang merah besar atau bawang birma. Harga bawang ini jauh lebih murah meski harganya juga ikutan naik.

“Sebenarnya mahal juga, karena sekarang bawang birma Rp 20 ribu per kg, biasanya cuma Rp 10-12 ribuan per kg. Lumayan juga disaat harga bawang jawa mahal, meski rasanya tidak segurih bawang Jawa,” sebut Mega.

Sementara Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau belum bisa dikonfirmasi terkait tingginya harga bawang jawa, dan komoditi lainnya.(*)

Reporter: Yashinta

Film-film Unggulan Tayang di Akhir Tahun, Sekuel Avatar hingga Cek Toko Sebelah 2

0
Poster film “Avatar: The Way of Water” (ANTARA/instagram/avatar)

batampos – Film-film unggulan tayang di akhir tahun. Sejumlah film yang direkomendasikan bisa dijadikan hiburan bersama keluarga.

Sejumlah judul menarik besutan Hollywood hingga film karya anak negeri siap berkompetisi di bisokop akhir tahun ini.

Berikut rekomendasi film tayang di bioskop yang bisa Anda saksikan bersama keluarga saat akhir tahun dikutip dari siaran resmi Cinépolis, Minggu:

Avatar: The Way of Water
Sekuel dari film Avatar (2009) diproduksi dengan teknologi terbaru dan membutuhkan waktu pembuatan yang cukup lama.
Film ini menceritakan tentang perjuangan Sully dan Neytiri untuk melindungi planet pandora dari ancaman. Pada Avatar: The Way of Water juga diperkenalkan klan baru yang sangat berbeda karena tidak memiliki hujan dan juga air.

Cek Toko Sebelah 2
Film ini merupakan lanjutan kisah dari keluarga Koh Afuk. Berbeda dari film komedia pada umumnya, sekuel ini mengangkat romansa hingga isu sosial yang menjadi ciri khas Ernest Prakasa dalam membuat karya. Film ini menceritakan perjuangan Yohan (Anak Koh Afuk) dalam menjalankan hubungan romansa dengan Agnes yang mengadapi berbagai rintangan. Apakah mereka akan bersama dan mampu menghadapi permasalahan tersebut?

Baca juga: Film Princess Diaries 3 Sedang Diproduksi, Keterlibatan Anne Hathaway Masih Dirahasiakan

KKN Desa Penari Extended
KKN Desa Penari telah berhasil memberikan pengalaman yang menegangkan dan seru untuk seluruh penonton. Terbukti dari besarnya jumlah penonton yang mencapai 9,2 Juta. Namun film ini masih menyisakan banyak tanda tanya pada adegan serta nasib tokoh-tokoh di dalamnya. Maka itu MD Pictures merilis versi extended dengan durasi tambahan 40 menit yang akan mengungkap misteri yang masih tersisa.

Puss in Boots: The Last Wish (IMDb)

Puss in Boots: The Last Wish
Dreamwork Animation Bersama Universal Pictures menghadirkan kisah menegangkan dan perjuangan Puss in Boots dalam melawan kejahatan. Tetapi, apa yang akan terjadi jika ternyata nyawa Puss hanya tersisa satu?

A Man Called Otto
Di balik sifat pemarah, pendiam, dan terkesan dingin, Otto merupakan duda yang kesepian sepeninggalan istrinya. Rasa sedih yang dalam membuat Otto berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Namun siapa sangka tetangga yang dia anggap pengganggu, masuk ke dalam hidupnya dan membantu Otto untuk kembali menjalani hidup yang normal.

I Wanna Dance with Somebody
Film tribute ini mengangkat kisah hidup Whitney Houston, Diva legendaris di era 80-an. Kesuksesan Whitney Houston ternyata tidak hanya menghadirkan bahagia dalam hidupnya, namun kejadian pilu yang tak terelakkan. I Wanna Dance with Somebody segera dirilis oleh Sony Pictures akhir tahun ini.

Argantara
Argantara menghadirkan Natasya Wilona dan Aliando Syarief sebagai pemeran utama. Film ini bercerita tentang Syera, seorang siswa SMA berusia 16 tahun yang memiliki kehidupan sempurna. Alur hidup Syera berubah drastis ketika ia menikah muda dengan Argantara, cowok bandel yang dibencinya di sekolah dan juga ketua geng Agberos. Syera terjebak di dalam situasi dan permasalahan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Violent Night
Siapa sangka, Sinterklas yang harusnya menghibur keluarga kaya di malam natal berakhir dengan aksi hero yang brutal. Saksikan aksi David Harbour menyelamatkan keluarga tersebut dari perampokan. Film rilisan Universal Pictures yang satu ini segera tayang pada Desember. (*)

Reporter: Antara

Polsek KKP Mulai Perketat Pengawasan di Pelabuhan Penumpang

0
polsek kkp 5
Personel KKP Polresta Barelang melakukan pengamanan saat KM Kelud tiba di Pelabuhan Batuampar. Foto: Polsek KKP untuk Batam Pos

batampos – Polsek Kawasan Khusu Pelabuhan (KKP) mulai memperketat pengawasan di pelabuhan penumpang. Pengawasan ini tidak lain untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang hendak berpergian jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Saat KM Kelud tiba di pelabuhan Makobar, Batuampar, Sabtu (26/11) misalkan, personil Polsek KKP memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang yang baru tiba Tanjung Priok ataupun sebaliknya yang akan berangkat.

Barang bawaan penumpang juga tak luput dari pemeriksaan. Pemeriksaan barang, tas dan koper sesaat penumpang turun dari kapal dilakukan Personel Polsek KKP secara acak.

Pemeriksaan ini sempat membuat sejumlah penumpang kaget, namun demi keamanan dan kenyamanan bersama akhirnya dimaklumi.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Siap Layani Perjalanan Umrah Langsung Batam-Madinah

“Pemeriksaan berjalan aman dan lancar. Tak ada barang terlarang,” ujar Kapolsek KKP Batam, AKP Awal Syah’ban, kemarin.

Menurut Kapolsek KKP Batam, kegiatan itu dilakukan pihaknya sebagai upaya untuk mengantisifasi adanya praktek penyelundupan barang terlarang masuk Batam.

“Iya, tentu ini sebagai upaya kita untuk mengantisifasi adanya pelanggaran di wilayah hukum Polsek pelabuhan. Lebih baik kota mencegah,” ujarnya.

Baca Juga: Berharap Lagu Melayu Bisa Viral di Batam

Apalagi, lanjut dia saat ini menjelang hari raya besar Nataru. Hilir mudik arus penumpang akan terus melonjak.

Maka sebagai langkah preventif Polsek KKP, ia memerintahkan jajarannya untuk turun melakukan pengawasan.

Selain itu, Kapolsek Awal menyebutkan setiap kedatangan dan keberangkatan penumpang Anggita Polsek KKP selalu stanby di pelabuhan memberikan rasa aman kepada penumpang.

Baca Juga: Perusahaan Galangan Kapal Batam Butuh 5 Ribu Tukang Las

Termasuk mengatur dan membantu kelancaran arus lalu lintas di pelabuhan hingga keberangkatan kapal.

Untuk kedatangan kapal KM Kelud dari Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (26/11) ada sebanyak 710 penumpang turun dan naik 705 orang menuju Tanjung Balai Karimun. Sementara untuk muatan kontainer turun ada sebanyak 14 kontainer.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Penyaluran Beasiswa Rp4,5 Miliar Tunggu SK Gubernur Kepri

0
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyetujui usulan beasiswa afirmasi 2022 oleh Anggota DPRD Kepri, Sirajudin Nur.

batampos-Sebanyak 878 orang mahasiswa penerima bantuan pendidikan TA 2022 menunggu adanya Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Biro Kesra sudah menyelesaikan proses verifikasi terhadap penerima.

“Proses verifikasi faktual penerima beasiswa TA 2022 ini, sudah selesai dilakukan,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Beasiswa Pemprov Kepri 2022, Edi Saprani, Jumat (25/11/2022).

Menurutnya, pengumuman nama-nama terpilih sudah ada dipublis di website penerimaan beasiswa Pemprov Kepri. Penyusunan SK, juga sedang dalam proses di Biro Hukum, Pemprov Kepri.

“Kalau sudah ada SK tersebut, kita akan langsung melakukan proses pembayaran ke rekening masing-masing penerima beasiswa TA 2022 ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Gubkepri: Pemprov Berkomitmen Lanjutkan Program Beasiswa

Lebih lanjut katanya, jumlah penerima manfaat bantuan pendidikan dari Pemprov Kepri tahun ini sebanyak 878 orang. Mereka yang terpilih terdiri dari beberapa segmen. Mulai dari D3 prestasi (105), D3 kurang mampu (69), S1 prestasi (154), S1 kurang mampu (464.

“Selain itu ada juga S2 prestasi (46), dan S2 kurang mampu (28). Kemudian S1 Luar Negeri (7), dan S2 Luar Negeri (5),” jelasnya lebih lanjut.

Ditambahkannya, dalam rencana kerja penyaluran beasiswa ini adalah sampai pertengahan Desember 2022 mendatang. Namun, apabila SK sudah ada, tentu pembayaran akan disegerakan.

“Teknisnya, kami juga masih menunggu petunjuk dari pimpinan tentunya. Apakah ada simbolis atau tidaknya,” tutup Edi Saprani.

Sebelumnya, sebanyak 1.805 orang mahasiswa Kepri dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri mengincar beasiswa Pemprov Kepri. Tahun ini, Pemprov Kepri menyediakan anggaran sebesar Rp4,5 miliar melalui APBD TA 2022.(*)

reporter: jailani

Pengusaha Gugat Permenaker 18, Buruh Batam Siap Berunjuk Rasa

0
Demo Burtuh 3 F Cecep Mulyana scaled e1668613526670
Ilustrasi. Serikat buruh melakukan demo di depan gedung Graha Kepri, Rabu (16/11), Aksi tersebut terkait pembahasan UMK Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pekerja di Batam siap melakukan unjuk rasa jika pengusaha menggugat Permenaker 18 tahun 2022 terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP). Hal ini disampaikan oleh Ketua Konsulat Cabang Fspmi Batam, Yaped Ramon.

Ia mengatakan dengan terbitnya Permenaker 18 tahun 2022 merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah. Sebab bertujuan untuk meningkatkan daya beli buruh atau masyarakat.

Baca Juga: Pengusaha Minta Penetapan Upah Tetap Mengacu PP 36/2021

“Upah merupakan urat nadi kaum buruh. Pengusaha boleh kaya tapi jangan memiskinkan kami. Jika Apindo menggugat hal ini, maka kami akan melakukan aksi ke mereka sebagai hak konstitusi rakyat sipil kaum buruh,” kata Ramon, Minggu (27/11).

Ia mengatakan selama 3 tahun ini, buruh di Indonesia sudah mengikuti kemauan dari pengusaha. Upah minimum yang tidak naik terlalu besar.

Setiap tahunnya, dalam kurun 3 tahun ini upah minimum hanya naik di bawah 1 persen saja. Sedangkan,rata-rata inflasi 5 persen setiap tahunnya.

Oleh sebab itu, apa yang ditawarkan pemerintah, sudah menjadi jalan tengah untuk semua.

Baca Juga: Incar Wisatawan, Polisi Tangkap Pencuri yang Beraksi di Pelabuhan Harbourbay

Meskipun begitu, Ramon mengatakan serikat buruh mulai dari FSPMI, SPSI TSK, SBSI LOMENIK, FARKES KSPI dan SPRM yang bergabung dalam koalisi rakyat Batam, menolak kenaikan upah minimum 2023 menggunakan PP 36 tahun 2021.

Selain itu, para buruh menolak kenaikan upah minimum 2023, hanya mengacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi semata.

“Kami sudah melakukan survey sebelumnya, UMK Batam itu harusnya Rp 5,3 juta. Jika itu mengacu pada survey KHL dan selesai upah 2021 serta 2022,” ucapnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

BLT BBM untuk Lansia dan Disabilitas akan Diantar ke Rumah

0
pos indonesia
Pegawai Pos Indonesia menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kepada salah seorang warga Lansia. Foto: Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bagi warga Lanjut Usia (Lansia) dan disabilitas akan langsung diantar ke rumah masing-masing.

“Untuk Lansia dan disabilitas, wajib PT Pos antar ke rumah. Seandainya, ada yang disabilitas dan tidak datang, maka pos wajib untuk mengantarnya,” tutur Plh Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam, Leo Putra, kemarin.

Leo mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk penyaluran BLT tersebut hingga 100 persen.

“Oleh sebab itu, PT Pos Indonesia berkewajiban menyalurkan bantuan itu. Bahkan hingga ke rumah penerima khusus Lansia dan disabilitas,” kata dia.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Siap Layani Perjalanan Umrah Langsung Batam-Madinah

Ia melanjutkan, para penerima di Kota Batam yang mencapai 28.990 keluarga. Mereka kata dia, akan mendapatkan undangan dari PT Pos Indonesia.

Data tersebut didapat usai Dinsos Kota Batam usai melakukan validasi terhadap 58 ribu warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kemudian, warga penerima BLT cukup membawa undangan dari PT Pos Indonesia, KTP dan Kartu Keluarga untuk menerima bantuan tersebut.

Baca Juga: 3 Angka UMP 2023 yang Diusulkan ke Gubernur Kepri

Menurutnya, uang senilai Rp300 ribu itu akan diberikan sebanyak satu kali untuk setiap keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum mendapatkan bantuan.

Nantinya, penyaluran bantuan itu akan berlangsung selama 31 hari ke depan.

“Pemberian bantuan ini dalam rangka membantu kehidupan pasca kenaikan BBM senilai Rp300 ribu,” lanjut Leo.

Baca Juga: Vaksin Booster Kedua untuk Lansia di Batam Dimulai

Ia menjelaskan, dalam DTKS sudah ada by name by address.

“Awalnya kami validasi sekitar 54 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Hasilnya 28.990,” ujarnya.

Pihaknya berharap ini bisa membantu hingga akhir tahun serta menekan angka inflasi di Kota Batam.(*)

Reporter: Azis Maulana

DPR Klaim RKUHP Sudah Berubah

0
Anggota Komisi III DPR Taufik Basari. (Dok. DPR RI)

batampos – Desakan agar RKUHP tidak disahkan menjadi undang-undang terus bergulir. Selain masih ada pasal-pasal bermasalah yang belum dihapus pemerintah dan DPR, dikhawatirkan RKUHP bernasib sama dengan UU lain yang ujung-ujungnya digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) M. Isnur mencontohkan UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). UU itu digugat pimpinan KPK Nurul Ghufron ke MK belum lama ini. Ghufron menggugat materi Pasal 29 huruf (e) UU KPK yang mengatur batas usia pimpinan KPK paling rendah 50 tahun.

Isnur juga mencontohkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) yang digugat ke MK oleh Migrant Care dan beberapa pihak lain. Sebagian permohonan uji formil dalam gugatan itu dikabulkan MK pada November tahun lalu. MK menyatakan, pembentukan UU Ciptaker bertentangan dengan UUD 1945 dan meminta untuk dilakukan perbaikan dalam waktu dua tahun.

Bukan hanya itu, UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) juga ramai-ramai digugat ke MK oleh banyak kalangan. Dari kalangan akademisi, ada nama Profesor Azyumardi Azra yang bergabung dengan Din Syamsuddin dan belasan orang lain. Salah satu yang dipersoalkan adalah pembentukan UU IKN yang tidak mengakomodasi partisipasi masyarakat.

Sederet UU yang berujung pada gugatan ke MK itu, kata Isnur, merupakan bukti bahwa pemerintah dan DPR cenderung tergesa-gesa dalam merumuskan, membahas, dan mengesahkan UU. Karena itu, pihaknya mendesak RKUHP tidak segera disahkan sebelum salah satu syarat formil pembentukan UU, yakni mengakomodasi partisipasi masyarakat, dilakukan.

”Apalagi ini (RKUHP) berdampak langsung pada masyarakat. Jangan sampai ketergesa-gesaan (membentuk UU, Red) itu baru mereka sadari ketika ada korban atau kesalahan yang muncul di kemudian hari,” ujar Isnur di sela kegiatan sosialisasi penolakan RKUHP bersama masyarakat sipil di kawasan Bundaran HI, Jakarta, kemarin (27/11).

Isnur menjelaskan, penolakan terhadap pasal RKUHP yang berpotensi menjadi pasal karet sudah berkali-kali disuarakan. Mulai pasal penghinaan presiden, living law, penghinaan lembaga negara dan pemerintah, contempt of court, kontrasepsi, hingga pasal yang mengatur tentang larangan penyebaran marxisme dan leninisme serta paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Suara-suara penolakan itu sampai saat ini belum digubris DPR dan pemerintah. Masukan agar ada pelibatan masyarakat, khususnya yang concern terhadap substansi pasal bermasalah, juga urung terlaksana dengan baik. ”Kami tidak melihat ada dialog (pembahasan RKUHP bersama masyarakat, Red) di DPR,” paparnya.

Berdasar pemetaan YLBHI, pasal-pasal yang dianggap berpotensi menjadi pasal karet tersebut sangat berbahaya bagi kehidupan masyarakat. Contohnya, pasal terkait living law (hukum yang hidup di tengah masyarakat) yang membuka celah kriminalisasi terhadap masyarakat yang tidak menuruti penguasa di daerah.

Yang paling berbahaya, kata Isnur, adalah pasal yang mengatur tentang penghinaan terhadap presiden dan lembaga negara serta pemerintah. Pasal itu sangat subjektif dan bisa digunakan untuk mengkriminalisasi para pengkritik kekuasaan. ”Itu pasal antikritik karena masyarakat yang mengkritik dapat dituduh menghina dan berujung pidana,” ujarnya.

Selain itu, pasal terkait larangan penyebaran marxisme dan leninisme serta paham lain yang bertentangan dengan Pancasila rawan digunakan untuk membungkam oposisi dan masyarakat yang kritis. Bahkan, parahnya lagi, pasal itu bisa digunakan untuk mengekang kebebasan akademik. ”Pasal itu juga sangat subjektif,” imbuhnya.

Anggota Komisi III DPR Taufik Basari mengatakan, pihaknya sudah memperjuangkan aspirasi dan masukan masyarakat dalam pembahasan RKUHP. Menurut dia, sudah banyak yang berubah dalam draf yang disepakati dalam rapat komisi III pada 24 November lalu jika dibandingkan dengan draf RKUHP pada 2019.

Terkait pasal yang kontroversi, misalnya pasal penghinaan terhadap presiden dan lembaga negara, Tobas –sapaan akrab Taufik Basari– mengatakan bahwa penghinaan terhadap presiden dan lembaga negara adalah pasal delik aduan. Yang mengadukan penghinaan itu tidak bisa sembarang orang, tapi harus presiden langsung, menteri, atau kepala lembaga.

”Tentu presiden, menteri, dan lembaga negara tidak akan sembarangan melaporkan,” tegasnya. Politikus Partai Nasdem tersebut mengakui bahwa draf RKUHP yang sudah disepakati dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan menjadi UU itu masih memiliki sejumlah kekurangan. Yang pasti, lanjut Tobas, fraksinya sudah berupaya keras memperjuangkan aspirasi rakyat.

Jika RKUHP sudah disahkan menjadi UU dan masyarakat belum bisa menerima peraturan baru itu, mereka mempunyai hak untuk melakukan judicial review (JR) ke MK. ”Mengajukan judicial review adalah hak rakyat,” ungkapnya. (*)

Reporter: JP Group

Gempa Cianjur, 321 Orang Meninggal, 11 Masih Hilang

0
Petugas gabungan saat melakukan pencarian korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Jalan Raya Puncak – Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11/2022).Longsor yang terjadi akibat gempa tersebut menimbun sejumlah kendaraan dan korban jiwa yang masih dilakukan pencarian. FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

batampos – Sebagian korban gempa Cianjur yang mengalami luka-luka tidak mau berobat ke rumah sakit (RS). Mereka merasa trauma berada di dalam bangunan. Takut gempa terjadi lagi.

Salah satu warga yang menolak berobat ke RS adalah Enung, 45, warga Kampung Tegal Lega. Padahal, dia mengalami luka cukup serius di kepala dan kaki kanan karena tertimpa reruntuhan rumahnya.

Ditemui di lokasi tempatnya mengungsi tidak jauh dari rumahnya, Enung mengaku sudah beberapa kali diajak berobat ke RS oleh warga. Namun, dia tetap menolaknya. ”Saya lebih baik diobati di sini (tenda) dengan obat seadanya daripada harus ke rumah sakit,” ungkapnya kemarin (27/11).

Enung takut saat di dalam RS tiba-tiba bangunannya runtuh seperti yang terjadi di rumahnya. Dia tidak mau kejadian tersebut terulang. Selain alasan itu, dia juga takut dengan peralatan medis. ”Jadi, cukup diobati di sini saja, di sini kan juga dikasih obat. Ini kepala saya juga sudah dijahit enam jahitan. Kaki kanan juga diperban,” jelasnya.

Enung tidak sendirian. Di pengungsian tempat dia tinggal, ada beberapa ibu yang juga mengalami luka-luka. Mulyati, 56, salah satunya. Dia juga mengalami luka di kepala dan kaki. Bahkan, luka di kepalanya harus dijahit. Bedanya, seusai kejadian, dia langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur. ”Tapi tidak sampai menginap. Langsung pulang hari itu juga,” terangnya.

Sementara itu, Nandang, 32, koordinator pengungsian di Kampung Tegal Lega, mengungkapkan bahwa di kampungnya ada sekitar seratus pengungsi. Mereka tinggal di lima tenda. Termasuk yang dibuat sendiri oleh warga menggunakan terpal.

”Untuk bantuan, sejauh ini ya cukup. Tapi, masalahnya kan kami di sini tidak tahu sampai kapan dan kira-kira bakal terus tercukupi atau tidak suplai makanannya,” ujar dia. Namun, untuk saat ini, lanjut Nandang, yang masih dirasa kurang adalah terpal dan tikar. ”Kalau untuk listrik dan air bersih ada, MCK juga di belakang, tapi di kali,” pungkasnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengungkapkan, proses pencarian jenazah terus berlangsung. Kemarin tim gabungan menemukan tiga jenazah yang tertimbun reruntuhan. Dengan demikian, jumlah total korban meninggal menjadi 321 orang. Sedangkan yang hilang masih ada sebelas orang. ”Untuk yang luka berat dan masih dirawat di rumah sakit sebanyak 108 orang. Ini beda dengan pengungsi yang sakit ya,” jelasnya.

Kemudian, lokasi pengungsian yang berhasil diidentifikasi sebanyak 325 titik. Perinciannya, 187 titik adalah pengungsian terpusat dan 142 mandiri. Sedangkan jumlah pengungsi yang tercatat sampai kemarin sebanyak 73.874 orang. Terdiri atas 33.713 laki-laki dan 40.161 perempuan. Dari jumlah itu, terdapat penyandang disabilitas sebanyak 92 orang, ibu hamil 1.207, dan lansia 4.240 orang. ”Untuk saat ini memang masih banyak yang membutuhkan tenda, baik ukuran besar maupun kecil. Kita akan terus menambahnya,” terang Suharyanto.

Meski demikian, penambahan tenda tersebut membutuhkan tambahan tenaga. Sebab, lokasi pengungsian tersebar di 15 kecamatan. ”Jadi, butuh sumber daya yang banyak untuk menjangkaunya. Kalau untuk distribusi logistik juga sudah berjalan lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, sepekan pascagempa, beberapa titik di pelosok Cianjur masih gelap gulita. Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Cianjur Muhammad Hermansyah menyebutkan, akses yang sulit dan lokasi yang terisolasi menjadi kendala pendistribusian listrik. Ancaman gempa susulan juga menyulitkan akses petugas. ”Meski begitu, petugas telah menyiapkan sembilan genset di beberapa titik wilayah terisolasi yang digunakan untuk kebutuhan para pengungsi,” ujarnya.

Namun, Dirut PLN Darmawan Prasodjo menyatakan, kondisi kelistrikan pascagempa Cianjur telah pulih seluruhnya dalam waktu kurang dari 36 jam. Dia menjelaskan, pada empat jam pertama pascagempa, PLN memprioritaskan pemulihan listrik di RSUD Sayang, kantor pemerintah, dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). ”Kami sudah berhasil menyalakan seluruh fasilitas umum, RSUD yang terpenting, dalam kurun waktu empat jam setelah kejadian. Saat ini kami pastikan 326 ribu warga Cianjur yang sempat padam listriknya karena gempa sudah kami pulihkan,” ujar dia.

Darmawan mengatakan, pihaknya memang memprioritaskan pemulihan RSUD dan fasilitas umum untuk memastikan proses evakuasi warga dan penanganan korban bisa berlangsung cepat. ”Kami kerahkan seluruh kekuatan dan peralatan. Sehingga prioritas kami RSUD dalam empat jam sudah menyala kembali. Pompa bensin, gedung pemerintah. Sehingga evakuasi korban gempa di hari Senin tetap bisa berjalan karena aliran listrik aman,” paparnya.

Dampak dari gempa, lanjut Darmawan, menyebabkan 1.844 gardu distribusi milik PLN mengalami pemadaman. Beberapa gardu induk juga mengalami kerusakan. Namun, seluruh tim PLN bergerak cepat memulihkan sistem sehingga saat ini semua infrastruktur kelistrikan PLN sudah berjalan normal.

Dalam proses pemulihan sistem kelistrikan, banyak kendala yang terjadi di lapangan, mulai tiang dan gardu yang roboh, tanah longsor, bahkan gempa susulan yang merusak gardu milik PLN. ”Gempa susulan kemarin sempat menggeser trafo kami. Trafonya kami matikan, tapi pasokan listrik masih cukup sehingga rumah warga tak terdampak. Kami siaga langsung memperbaiki kerusakan itu,” ujar Darmawan.

Pada bagian lain, Palang Merah Indonesia (PMI) berfokus pada layanan air bersih untuk korban gempa. Ketua PMI Jusuf Kalla mengatakan, PMI melipatgandakan pasokan air bersih sebagai kebutuhan pokok korban gempa.

JK (sapaan Jusuf Kalla) menjelaskan, ketersediaan air bersih merupakan salah satu prioritas PMI di setiap kejadian bencana alam. Sebab, setelah terjadi bencana alam, termasuk gempa, pasokan air bersih menjadi langka. Di antaranya akibat rusaknya pipa air bersih maupun sumur milik warga.

JK mengatakan, PMI memiliki unit khusus layanan air bersih bernama tim Wash (Water, Sanitation and Hygiene). Unit tersebut bertugas memasok air bersih kepada pengungsi. Selain itu, membangun instalasi penjernihan air darurat di kantong-kantong pengungsian. ”Semenjak hari pertama gempa melanda Cianjur pada 21 November, tim Wash PMI telah turun melakukan distribusi air bersih,” katanya.

PMI mengerahkan sebelas truk tangki dengan masing-masing berkapasitas 500 liter. Truk tangki ini menjangkau 16 titik pengungsian. Kemudian, ada juga distribusi toren penampungan air bersih. Sampai hari ketujuh pascagempa, PMI sudah mendistribusikan 135 ribu liter air kepada 6 ribuan pengungsi. (*)

Reporter: JP Group

Pemko Batam Tak Gelar Pesta Kembang Api Pergantian Tahun

0
kembang api
Ilustrasi. Pesta kembang api menyemarakkan pergantian tahun yang digelar Pemko Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (1/1/2019) lalu. Tahun ini, Pemko Batam diperkirakan tidak akan mengelar pesta kembang api di pergantian tahun. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemko Batam tidak menggelar pesta kembang api untuk merayakan pergantian tahun 2022. Hal itu dikarenakan tidak masuk dalam perencanaan anggaran 2022.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, di tahun 2021 pihaknya tidak mengalokasikan anggaran untuk pesta kembang api pergantian tahun 2022 karena masih di masa Covid-19.

Dikatakan Ardi, tak ada yang menduga ternyata bulan Mei secara masih pariwisata, khususnya Batam semakin membaik. Angka Covid-19 juga terus turun, bahkan sempat diangka nol.

“Dan kini luar biasa setelah dua tahun. Hibernasi pariwisata setelah Covid. Namun alokasi anggaran untuk pesta kembang api terlanjur tidak direncanakan. Semoga tahun berikutnya bisa dilaksanakan,” terang Ardi.

Baca Juga: Bandara Hang Nadim Siap Layani Perjalanan Umrah Langsung Batam-Madinah

Meski begitu, lanjut Ardi, pihaknya akan menggelar pesta kembang api atau pesta rakyat pergantian tahun, jika mendapat sponsorship.

Tak perlu meriah, namun bisa dilaksanakan dengan sederhana dengan doa kondisi Batam terus membaik.

“Kalau ada sponsorship, bisa jadi digelar. Namun sampai saat ini belum ada sponsorship,” sebut mantan Kabag Humas Pemko Batam ini.

Meski Pemko Batam tak menggelar pesta kembang api, ternyata beberapa stakeholder seperti hotel dan lainnya telah menginformasikan akan merayakan pergantian tahun dengan pesta kembang api.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Kapal Pelni Batam-Medan Desember 2022

“Sejumlah stakeholder menginformasikan ada pesta kembang api, seperti hotel,” ujar Ardi.

Dikatakan Ardi, sejak Januari hingga September angka kunjungan wisatawan asing ke Batam sudah diangka 300 ribu lebih. Hampir setiap bulan sejak Mei, angka kunjungan terus meningkat.

“Harapan semoga kondisi ini semakin membaik, pariwisata juga semakin bangkit,” pungkas Ardi.

Reporter: Yashinta