Senin, 13 April 2026
Beranda blog Halaman 6406

BP Batam: Mobil PBK di Bandara Tunduk pada Aturan Permenhub

0
BP Batam Super Air Jet
Ilustrasi. Pesawat Super Air Jet disemprot dengan air oleh dua armada pemadam kebakaran sebagai tanda selamat datang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Sehubungan dengan maraknya berita hoax yang bermunculan ke ruang publik, Kepala Biro Humas, Promosi dan Humas BP Batam, Ariastuty Sirait, kembali angkat bicara.

Kali ini ia ingin menanggapi berita seputar pengadaan mobil Pemadam Kebakaran (PBK) BP Batam yang disebutkan dalam sebuah artikel sebagai dugaan kendaraan bodong karena tidak berplat nomor.

Tuty mengatakan, BP Batam dalam melaksanakan sebuah pengadaan senantiasa tunduk pada aturan yang berlaku dengan diasistensi oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait.

Sehingga, ia amat menyayangkan adanya pemberitaan yang merupakan opini berujung Hoax atau berita tidak benar.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Panglima TNI Jenderal Andika

“BP Batam dalam pelaksanaan suatu pengadaan pasti berkoordinasi dengan instansi/Lembaga terkait. Kami dikontrol dan diasistensi dengan baik oleh seluruh Instansi/Lembaga terkait. Sehingga semua prosedur peraturan yang berlaku, diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Tuty.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa Mobil PBK di Bandara yang diduga tidak terpasang plat nomor, bukan karena tidak adanya bukti kepemilikan, melainkan sesuai dengan aturan yang berlaku di area kebandarudaraan.

“Dokumen pengadaan atas mobil tersebut ada dan telah diperiksa oleh BPK RI. Dan mobil dimaksud tidak menggunakan plat nomor itu bukan bodong, hal tersebut karena menyesuaikan dengan aturan yang ada yakni Peraturan Menteri Perhubungan, mengingat Mobil Pemadam berada pada area kebandarudaraan,” terang Tuty.

Baca Juga: BP Batam Belum Bisa Realisasikan Pelabuhan Internasional Bengkong

Sementara itu, hadir bersama Tuty, Kabag Administrasi Satuan Pemerika Intern, Arie Handini, menjelaskan, bahwa mobil Damkar yang diberitakan sebagai dugaan mobil bodong, memang tidak berplat nomor sebagai bentuk kepatuhan BP Batam terhadap aturan kebandarudaraan yang tertuang dalam Permenhub 167 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Menhub PM 33/2015 tentang Pengendalian Jalan Masuk ke Daerah Keamanan Terbatas di Bandar Udara.

Termasuk, Peraturan Dirjen Perhubungan Udara tentang Petunjuk dan Tata Cara Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil dan Pedoman Pengoperasian, Pemeliharaan dan Sistem Pelaporan Kendaraan/Peralatan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Pemadam Kebakaran PKP-PK.

Baca Juga: BP Batam Terima Penghargaan Anugerah Reksa Bandha

“jadi tidak berplat itu bukan berarti bodong ya, harus dilihat kontekstualnya, karena berada pada area vital yakni Bandar Udara, yang mana tidak diperkenankan mobil pemadam PKP-PK keluar dari area Bandara,” Lanjut Arie.

Selanjutnya, Arie menguraikan perbedaan nomor sejumlah mobil pada STNK dengan simak BMN, dikarenakan pada saat proses pemeriksaan BPK RI, aplikasi simak BMN belum dapat menginput jumlah huruf dan angka lebih dari 12 digit.

“Hal tersebut sudah ditindaklanjuti dengan koreksi bersama BPK RI dan saat ini sudah selesai. Bahwa nomor mesin yg tercatat sama dengan STNK,” Kata Arie.

Baca Juga: BP Batam Surati 580 Pemilik Lahan Tidur, Tidak Dibangun Bakal Langsung Diambil Alih

Arie mengatakan, pihaknya sudah merekonsolidasi data kendaraan antara dokumen secara fisik dengan data SIMAK BMN.

Dalam kesempatan ini, Arie juga menyampaikan bahwa BP Batam berterima kasih atas asistensi dan monitoring yang dilakukan oleh BPK RI.

Sehingga pihaknya dapat menindaklanjuti hasil temuan dari pemeriksaan BPK dengan melengkapi seluruh dokumen pendukung kepemilikan berupa dokumen pengadaan kendaraan mobil Pemadam Kebakaran.

Baca Juga: BP Batam Terima Kunjungan Duta Besar Panama untuk Indonesia

“kami sangat berterima kasih dengan asistensi seluruh pihak terkait. Dengan pemeriksaan yang dilakukan BPK RI tentu akan menunjang pengelolaan dan tanggung jawab kami terhadap keuangan negara, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur Arie.(*)

Spanyol Bantai Kosta Rika 7-0, Gavi Catat Sejarah Penting

0
Penyerang Spanyol Ferran Torres (kanan) dan Gavi merayakan gol keempat timnya ke gawang Kosta Rika pada Piala Dunia Qatar 2022. (Raul Arboleda/AFP )

batampos – Setelah melihat kejutan dengan tumbangnya Argentina dan Jerman pada laga perdana mereka di Piala Dunia Qatar 2022, tim unggulan lainnya, Spanyol, mungkin juga bisa tumbang di tangan underdog.

Namun, hal tersebut tidak terjadi. Pada laga perdana mereka di Grup E, Spanyol membantai Kosta Rika dengan skor sangat telak 7-0.

Bertanding di Al Thumama Stadium, Doha, dini hari ini (24/11) WIB, tujuh gol Spanyol dicetak oleh enam pemain yang berbeda.

Baca Juga: Belajar dari Laga Arab Saudi vs Argentina, Uruguay Tidak Ingin Remehkan Kekuatan Korea Selatan

Dani Olmo membuka pesta gol Spanyol pada menit ke-11. Lalu Marco Asensio membawa Spanyol unggul 2-0 melalui gol pada menit ke-21.

Ferran Torres mencetak dua gol lewat titik penalti pada menit ke-31 dan ke-54. Tiga gol lainnya diceploskan oleh Gavi (74′) serta dua pemain pengganti Carlos Soler (90′) dan Alvaro Morata (90+2).

Ini adalah kemenangan terbesar Spanyol dalam sejarah partisipasi mereka pada Piala Dunia. Selain itu, itu adalah kemenangan perdana Spanyol pada pertandingan pembuka mereka dalam empat Piala Dunia terakhir.

Baca Juga: Preview Laga Uruguay vs Korsel: Reinkarnasi Tandem Sehati

Khusus untuk Gavi, dia juga mencatat sejarah. Pemain Barcelona tersebut menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Spanyol di Piala Dunia. Saat ini, Gavi barusia 18 tahun.

Pada pertandingan kedua, Spanyol akan berhadapan dengan Jerman. Bagi kedua tim, laga ini akan membawa hasil yang bertolak belakang.

Spanyol, langsung lolos ke babak 16 besar jika mengalahkan Jerman. Sedangkan bagi Jerman, kekalahan akan membuat mereka tereliminasi. Sebab, pada laga perdana Grup E, Jerman secara mengejutkan dikalahkan Jepang dengan skor 1-2. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Penangkapan Busyra, Bukan Akhir Pengungkapan Kasus PMI Ilegal

0
PMI ilegal 1
Wadirpolairud Polda Kepri, AKBP Cahyo Dipo, menanyai Bu pelaku penampung PMI ilegal yang kapalnya tenggelam di Kabil, Nongsa. Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri menangkap salah seorang perekrut dan penampung PMI Ilegal yang menjadi korban kapal tenggelam di Perairan Kabil, Selasa (15/11) lalu.

Pelaku perekrut PMI ilegal yang ditangkap ini yakni Busyra. Wakil Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Kepri, AKBP Cahyo mengatakan jajarannya cukup lama mencari keberadaan Busyra, usai kecelakaan kapal tersebut.

“Begitu kecelakaan kapal, kami melakukan penyelidikan mendalam,” kata Cahyo, Rabu (23/11).

Sementara Busyra begitu mendengar tenggelamnya kapal pembawa PMI ilegal itu, memilih kabur dan keluar dari Batam. Namun, keberadaan Busyra terendus oleh kepolisian.

Baca Juga: Ditpolairud Polda Kepri Bekuk Penyalur PMI Ilegal

Sempat berpindah-pindah tempat. Busyra akhirnya ditangkap polisi, Senin (21/11) di Jalan Ciwaru, Cipare, Serang, Banten. Busyra memperoleh keuntungan Rp 500 ribu per orangnya.

Hasil penyelidikan polisi, Busyra lah yang merekrut, menampung dan memberangkatkan 6 PMI ilegal yang meninggal tenggelam tersebut.

Namun, saat didatangkan di konferensi pers, Busyra mengaku hanya menampung dan menyalurkan 2 PMI ilegal saja. Busyra mengaku untuk sekali memberangkatkan satu PMI ilegal, ia menyetorkan uang sebesar Rp 1,5 juta.

“Dua orang saja, ada orang lain yang ikut menumpang memberangkatkan juga. Tekong itu pemilik kapal, kami membayar ke dia Rp 1,5 juta untuk memberangkatkan setiap orangnya,” tuturnya.

Wadirpolairud, AKBP Cahyo mengaku pengakuan Busyra ini akan ditelusuri lagi. Ia mengaku ada beberapa nama lagi, yang masih terlibat dalam kasus ini.

Baca Juga: Taman Jodoh Boulevard Dipenuhi PKL, Wali Kota: Tak Bisa Saya Tertibkan

Oleh sebab itu, ia mengaku tidak bisa menyampaikan beberapa detail kasus. Sebab, masih dilakukan pengembangan.

Ia mengatakan penangkapan terhadap Busyra ini menjadi awal, untuk mengusut tuntas kasus ini.

Atas perbuatannya, kini Busyra dikenakan dengan pasal 81 junto pasal 69 Undang-undang nomor 18 tahun 2017 dengan ancaman hukum 10 tahun penjara.

Kapal nahas yang membawa PMI ilegal dari Tanjung Memban, Nongsa, ke Malaysia ini membawa sebanyak 8 orang, yang terdiri satu orang tekong dan 7 penumpang.

Tujuh orang penumpang ini terdiri dari 2 perempuan dewasa, 4 laki-laki dewasa dan satu anak laki-laki.

“Satu orang selamat,” kata Kapal BP3MI Tanjungpinang, Kepala BP3MI Kepri, Kombes (Pol) Amingga M Primastito.

Baca Juga: Warga Negara Singapura Tertangkap Kamera ETLE Tidak Gunakan Sabuk Pengaman

Sedangkan yang meninggal dunia, sudah ditemukan sebanyak 6 orang dan satunya masih dalam pencarian. Enam orang yang meninggal dunia ini sudah diidentifikasi oleh Biddokkes Polda Kepri.

Korban yang meninggal dunia yakni Sulipah, 45 warga grobogan Jawa Tengah, Abdu Hanesan anak dari Sulipah, Yusri Muhammad Nur dari Desa Meunasah Bireuen, Aceh.

Lalu, Mawardi dari Cakung Jakarta Timur dan Fadli dari Desa Cerucuk, Bireun, Aceh.

Saat ditanya kenapa masih saja ada penyelundupan manusia ke luar negeri? Amingga mengatakan selain tingginya permintaan akan pekerja di Malaysia.

Hal lainnya adalah kurangnya lapangan pekerjaan di daerah-daerah asal para PMI ilegal tersebut. Sehingga membuat mereka mencari alternatif pekerjaan.

Informasi yang sering mereka dapat, dari para PMI ilegal yang sukses meraup ringgit di Malaysia. Hal ini menjadi acuan para PMI ilegal.

“Kadang yang berangkat ini, sudah pernah ke Malaysia. Namun, karena overstay, akhirnya di-black list. Lalu, masuk melalui jalur ilegal,” ucapnya.

Baca Juga: Penghitungan UMP Kepri Berlangsung Alot

Lalu, ada juga yang berangkat, karena ingin mengikuti jejak keluarganya. Salah satunya seperti Salipah dan anaknya. Keduanya ingin menemui keluarganya di Malaysia.

“Ada juga yang tergiur, akibat iming-iming gaji di luar negeri,” tuturnya.

Sindikat ini, kata Amingga sulit ditumpas. Karena, keinginan masyarakat di daerah kantong (asal PMI ilegal) cukup tinggi.

“Padahal disini ada kebun sawit juga, tapi ini soal gaji dan juga gengsi juga. Bekerja di luar negeri, kan beda gengsinya,” tuturnya.

Sehingga, persoalan PMI ilegal ini, tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah daerah, polisi atau instansi terkait lainnya di Kepri.

“Kepri ini hanya daerah transit. Masyarakat Kepri, malah tidak ada yang bekerja di luar negeri secara ilegal, yang bekerja itu dari daerah-daerah kantong,” ucapnya.

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Panglima TNI Jenderal Andika

Sedangkan, beberapa masyarakat di Kepri, membantu menyeberangkan para PMI ilegal ini. Hal ini tentunya dengan iming-iming upah yang besar, sekali pengiriman PMI ilegal.

“Sosialisasi sudah kami lakukan, agar bekerja di luar negeri secara legal. Namun, banyak masyarakat ingin cara-cara yang instan, pergi secara ilegal inilah caranya,” tutur Amingga.

Ia mengatakan perlu sinergi bersama instansi terkait di Kepri dan pemerintah daerah asal PMI ilegal. “Atau, pemerintah daerah di Kepri, meminta ada perwakilan yang bisa melegalkan keberangkatan para PMI ini,” tuturnya. (*)

 

 

Reporter : FISKA JUANDA

Preview Laga Uruguay vs Korsel: Reinkarnasi Tandem Sehati

0

batampos – Bagi Luis Suarez, Piala Dunia kali ini terasa istimewa. Bukan karena ini adalah Piala Dunia terakhirnya. Tapi, di Qatar ini dia serasa reinkarnasi. Ya, dia diplot jadi partner Darwin Nunez yang usianya lebih muda 12 tahun darinya (Suarez 35 tahun, Darwin 23 tahun).

El Pistolero, julukan Suarez, flashback pada memori 12 tahun silam. Kala itu, Suarez yang berusia sama seperti Darwin saat ini, menjadi partner striker senior Diego Forlan yang berusia 31 tahun pada Piala Dunia 2010.

Hasilnya? La Celeste sukses meraih peringkat ketiga. Suarez dan Forlan total mencetak 7 gol dan 4 umpan gol pada ajang yang digelar di Afrika Selatan itu. Forlan bahkan dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau pemain terbaik.

Kesamaan lainnya adalah kala itu merupakan turnamen debut bagi Suarez-Forlan. Hal serupa juga berlaku kepada Suarez-Darwin di Qatar kali ini. Mereka diharapkan bisa langsung tune in pada matchday pertama grup H kontra Korea Selatan malam ini pukul 20.00 WIB.

Bedanya, Suarez-Forlan sudah teruji di 20 laga sebelum tampil di Piala Dunia 2010 dengan mencetak 16 gol dan 6 gol. Tetapi, Suarez-Darwin yang baru teruji di 9 laga terakhir, juga layak diperhitungkan.

Mereka diyakini bisa menyamai atau melampui Suarez-Forlan. Sebab, mereka mengemas 7 gol dan 1 umpan gol atau nyaris 1 kontribusi gol per laga.

”Empat tahun lalu, aku hanya menyaksikan Piala Dunia via televisi. Sekarang, aku di sini (Piala Dunia Qatar, red) bersama para monster. Kami harus menuntaskan matchday pertama melawan Korea Selatan dengan baik,’’ papar Darwin kepada ESPN.

Kans Suarez-Darwin bisa klop juga didasari kedekatan emosional karier di level klub. Ya, Darwin yang saat ini merupakan striker Liverpool FC, seolah mengikuti jejak Suarez ketika melakukannya lebih dulu pada 2011-2014.

Bahkan, untuk kiprah di musim debut bersama The Reds, Darwin juga hampir mirip dengan Suarez dengan mencetak 5 gol dan 2 umpan gol dari 10 matchweek Premier League. Sedangkan Suarez yang bergabung dari AFC Ajax pada bursa transfer musim dingin 2011 mencetak 4 gol dan 5 umpan gol dalam 13 matchweek.

”Dia (Darwin, red) meledak. Aku yakin akan ada banyak gol dan trofi untuknya di sana (LFC, red). Aku juga cukup sering berbicara dengannya. Aku ingin membantunya agar dia belajar dari pengalamanmu,” ujar Suarez kepada Mirror.

Di kubu Korsel, mereka bisa bernapas lega lantaran wide attacker sekaligus kapten Son Heung-min mendapat lampu hijau untuk tampil malam nanti. Sebelumnya, pemain Tottenham Hotspur itu diragukan tampil lantaran cedera retak tulang bola mata kirinya yang belum sepenuhnya pulih.

”Ku rasa meski memakai topeng pun Sonny (sapaan Son, red) tetap nyaman-nyaman saja. Kami tetap dengan rencana sejak tiba di sini (untuk memainkan Son, red)’’ ujar pelatih Korsel Paulo Bento. (*)

Jennifer Lopez Ganti Profil Instagram dengan Warna Hitam Polos, Hapus Semua Unggahan

0
Jennifer Lopez saat menghadiri Tribeca Festival. (ANTARA/HO/IMDB)

batampos – Jennifer Lopez mengganti profil Instagramnya dengan warna hitam polos. Selebriti ini juga menghapus semua unggahannya.

Tidak diketahui alasan pasti diva yang dikenal dengan nama J.Lo ini menghapus unggahannya di Instagram. Pihak manajemen pun masih bungkam mengenai hal ini.

Namun di medos lain seperti TikTok dan Twitter, J.Lo tidak melakukan penggantian gambar profil yang sama.

Baca juga: Lagu Resmi PD “Dreamers” Jungkook BTS Cetak Rekor

Seperti dilansir Variety, Kamis, saat ini di Instagram Lopez sudah ada 226 juta pengikut sang diva. Sementara untuk Twitter dan TikTok masing-masing diikuti oleh 45,5 juta orang dan 15,4 juta orang.

Rumor beredar mungkin saja J.Lo akan mengeluarkan karya anyar, mengingat pola ini kerap digunakan para selebriti di AS untuk mengumumkan sesuatu yang besar.

Mereka akan menghapus seluruh unggahan di Instagramnya dan kemudian menghadirkan unggah baru berupa sampul album atau pun materi promosi lainnya.

Jennifer Lopez sendiri terakhir menghadirkan album pada 2014 dengan tajuk A.K.A. Ia pernah menampilkan karyanya itu bersama Shakira di 2020 pada momen Super Bowl 2020.

Penampilan itu pun ditayangkan kembali dalam film dokumenter Netflix yang berjudul Halftime pada awal 2022.

Terbaru kegiatan J.Lo itu terlihat dari film komedi romantis Marry Me. Selain itu ia dijadwalkan muncul bersama Owen Wilson pada film berjudul Shotgun Wedding.

Dari segi pencapaian, J.Lo merupakan satu-satunya artis yang memiliki film dan album nomor 1 di AS secara bersamaan.

Hal itu terjadi pada 2001 saat The Wedding Planner dan album musik J.Lo bertengger di posisi nomor satu kala itu.

J.Lo pun diketahui baru-baru ini resmi mengumumkan pernikahannya bersama aktor Ben Affleck di Las Vegas setelah kembali rujuk. (*)

Reporter: Antara

Penghitungan UMP Kepri Berlangsung Alot

0
ump kepri
Suasana Penghitungan upah minimum provinsi (UMP) Kepri berdasarkan Permenaker no 18 tahun 2022 berlangsung alot. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penghitungan upah minimum provinsi (UMP) Kepri berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 cukup alot, Rabu (23/11).Tak semulus saat pembahasan UMP berdasarkan PP 36 tahun 2021.

Hal ini disebabkan, dari perwakilan pihak pengusaha tidak ingin penghitungan berdasarkan PP 36 tahun 2021. Sedangkan sebagian buruh merasa Permenaker Nomor 18 tahun 2022, menjadi opsi terbaik penentuan UMP saat ini.

Lalu, ada perwakilan buruh yang meminta perhitungan UMP berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL). Sehingga UMP provinsi naik sebesar 13 persen.

Baca Juga: Buruh Apresiasi Permenaker Nomor 18, Tapi…

Rapat dimulai dari pagi hingga siang. Namun, tidak merumuskan satu angka UMP saja ke Gubernur Kepri.

Rapat tersebut hanya menyampaikan rekomendasi angka setiap perwakilan di Dewan Pengupahan. Sehingga, bola panas penetapan UMP Kepri ini ada ditangan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Berdasarkan berita acara tentang rekomendasi penyesuaian upah minimum Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023, pengusaha menyatakan sudah ada kesepakatan antar unsur pemerintah, pengusaha dan akademisi, bahwa penghitungan berdasarkan PP 36 tahun 2021.

Baca Juga: BP Batam Surati 580 Pemilik Lahan Tidur, Tidak Dibangun Bakal Langsung Diambil Alih

Sesuai aturan itu, pengusaha merekomendasikan UMP sebesar Rp 3.197.322, dan segera diumumkan oleh Gubernur Kepri.

Sementara itu dari perwakilan pekerja, menyetujui tidak berlaku lagi berita acara rekomendasi upah tertanggal 16 November silam.

Usulan FSPMI dan KSBSI meminta UMP naik sebesar 13 persen, dengan angka Rp 3.686.092, berdasarkan akumulasi inflasi dan pertumbuhan ekonomi Kepri year on year.

Sedangkan, perwakilan buruh dari SPSI mengusulkan UMP Kepri naik 8,27 persen, dengan angka Rp 3.530.464.

Baca Juga: Pelabuhan Internasional Feri Batamcenter Siap hadapi Lonjakan Penumpang Jelang Nataru

Sementara itu dari perwakilan pemerintah, tidak ada mengeluarkan angka rekomendasi. Hanya menyerahkan ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk menghitung berdasarkan Permenaker nomor 18 tahun 2022.

“Tak ada hitungan. Pak gubernur yang tentukan, kami sampaikan rekomendasikan dari setiap stakeholder,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri, Mangara Simarmata, Rabu (23/11/2022).

Saat ditanyakan alasan kenapa ada perubahan penghitungan UMP dari PP 36 tahun 2021 ke Permenaker 18 tahun 2022, Mengara, mengatakan, bahwa pemerintah pusat ingin mengendalikan inflasi. Jika diterapkan dengan PP 36 tahun 2021, akan menurunkan daya beli pekerja.

Sehingga, dengan penerapan Permenaker 18 tahun 2021, dapat meningkatkan daya beli pekerja.

Baca Juga: Perusahaan Galangan Kapal Batam Butuh 5 Ribu Tukang Las

“Pemerintah tidak ingin, daya beli pekerja menurun. Dan saya kira, Permenaker ini sudah ideal dan bagus,” ujarnya.

Mangara meyakini Gubernur Kepri akan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Sebab, Gubernur Kepri adalah perwakilan pemerintah di daerah.

“Kami akan serahkan hasil berita acara ini (Rapat Dewan Pengupahan),” kata Mangara.

Saat ditanya apakah hasil UMP kemungkinan bisa naik, jika Gubernur Kepri merujuk ke Permenaker no 18 tahun 2022.

“Berpotensi lebih tinggi, karena ada penjumlahan disana,” ucapnya.

Baca Juga: BP Batam Belum Bisa Realisasikan Pelabuhan Internasional Bengkong

Ketua Konsulat Cabang FSPMI Batam, Yaped Ramon menyambut baik formula dengan penghitungan Permenaker no 18 tahun 2022. Ia mengaku bahwa perhitungan ini, bisa jadi jalan tengah antara permintaan pengusaha dan buruh.

“Namun, kami masih menyoroti, kok permenaker yang membahas upah minimum ada batasan maksimal upah tak boleh lebih 10 persen,” ujarnya.

Meskipun menyambut baik formula baru itu, Ramon mengatakan FSPMI akan tetap menyuarakan kenaikan upah 13 persen.

“Kami percaya Gubernur Kepri, akan membuat keputusan terbaik,” tuturnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Ketua Komisi III DPRD Kepri Protes, Anggaran Pembangunan Antardaerah Timpang

0
Jalan laksamana Bintan, Batam yang penyelesaiannya bertahap karena terbatasnya anggaran

batampos- Meskipun nilai APBD Kepri TA 2023 ditetapkan lebih besar dibandingkan tahun lalu. Namun Ketua Komisi III DPRD Kepri, Widiastadi menyoroti timpangnya anggaran pembangunan antar daerah.

“Di atas kertas memang, nilai APBD Kepri TA 2023 terjadi peningkatan. Namun porsi pembangunan sangat tidak proporsional,” ujar Widiastadi Nugroho, Rabu (23/11) di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Politisi PDI perjuangan tersebut menjelaskan, anggaran yang akan untuk pembangunan tersebut disparitasnya sangat kentara. Misalnya, Batam yang memiliki separuh populasi penduduk Provinsi Kepri. Mendapatkan alokasi yang nilainya kurang ideal.

“Banyak tanggungjawab Pemprov Kepri di Kota Batam yang belum tuntas. Seperti pembangunan jalan yang mangrak, namun porsinya hanya 1/4 dari jatah untuk Kota Tanjungpinang,” jelasnya.

BACA JUGA: DPRD Kepri Dorong Pembangunan Pelabuhan Khusus Eksport di Bintan

Ditegaskannya, pihaknya sebenarnya mendorong Pemprov Kepri menuntaskan pekerjaan jalan Provinsi di Batam, yakni Simpang BNI dan Simpang Franky. Namun tidak direspon respon dengan baik.

“Padahal ribuan kenderaan melintas di jalan tersebut. Dan kebutuhan untuk menyelesaikan ini, adalah sekitar Rp38 miliar,” jelasnya lebih lanjut.

Pria yang juga sebagai Anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Kepri tersebut menyebutkan, dalam rancangan anggaran Pemprov Kepri di tahun 2023 nanti, Batam akan mendapatkan bagian Rp26,4 miliar.

“Tanjungpinang diplot anggaran Rp91,4 miliar. Bintan sebesar Rp13,1 miliar,” ungkapnya.

Selanjutnya, Karimun mendapatkan bagian Rp27,4 miliar. Kemudian Lingga sebesar Rp14,9 miliar. Berikutnya Natuna berjumlah Rp9,5 miliar.

“Sedangkan Anambas mendapatkan porsi Rp2 miliar. Sorotan ini, harus menjadi evaluasi bagi Pemprov Kepri,” tutupnya.

Sementara itu, DPRD Kepri dan Pemprov Kepri menyepakati, APBD Kepri TA 2023 ditetapkan sebesar Rp 4,1 triliun. Jika dibandingkan dengan anggaran pada APBD Murni 2022 sebesar Rp 3.8 triliun, maka terdapat peningkatan APBD sebesar Rp 631 miliar atau naik 15,34 persen. (*)

reporter: jailani

 

Polsek KKP Lakukan Pengamanan di ASDP Punggur

0
polsek kkp 9
Kapolsek KKP Batam, AKP Awal Sya’ban (tengah) membantu mengangkat barang bawaan penumpang saat tiba di ASDP Punggur. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Personel Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam Polresta Barelang melakukan pengamanan di Pelabuhan ASDP Punggur, Rabu (22/11/2022).

Kegiatan pengamanan kali ini dipimpin langsung oleh Kapolsek KKP Batam, AKP Awal Sya’ban. Pantauan di lokasi, sejumlah anggota Polsek KKP Batam terlihat membantu mengangkat barang penumpang ferry dari Sei Selari, Pakning, Riau, menuju Batam.

Kapolsek KKP Batam, AKP Awal Sya’ban, juga terlihat ikut mengangkat barang bawaan penumpang.

Baca Juga: Kelud Masih Jadi Pilihan Masyarakat, 1.213 Penumpang Turun di Batam

“Sambil mengamankan turunnya penumpang, kami juga membantu ibu-ibu yang sudah berumur yang memiliki barang bawaan cukup banyak,” ujarnya.

Pada kesmepatan itu, ia mengimbau agar masyarakat lebih waspada menjaga barang bawaannya serta tidak menjadi pelaku dan korban tindak pidana.

“Jika ada suatu tindak pidana agar segera melaporkan kepada kepolisian terdekat atau pos polisi KKP,” tuturnya.

Baca Juga: BP Batam Surati 580 Pemilik Lahan Tidur, Tidak Dibangun Bakal Langsung Diambil Alih

Uni Upik, 66, salah satu penumpang asal Sei Pak Ning, awalnya mengaku kaget melihat banyak polisi di Pelabuhan ASDP Punggur.

“Uni kira ada apa, rupanya pak polisi hanya mengamankan dan bantu penumpang yang turun. Uni senang lah ada pak polisi yang bantu angkat barang,” katanya

Baca Juga: Perusahaan Galangan Kapal Batam Butuh 5 Ribu Tukang Las

Hal senada juga dikatakan Windi, 48. Wanita asal Sumatera Barat itu mengaku sangat terbantu atas aksi kepolisian KKP itu.

“Kebetulan tadi bawa banyak barang bawaan, tiba-tiba ada polisi menghampiri dan bantu bawa barang bawaan saya. Terimakasih pak polisi,” katanya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka

0
Kadispen AU Marsma Indan Gilang Buldansyah. (DISPENAU)

batampos – Kasus dugaan tindak kekerasan oleh senior terhadap junior terulang lagi. Kali ini menimpa Prada Muhammad Indra Wijaya. Prajurit TNI AU itu meninggal dunia pada Sabtu pekan lalu (19/11). Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Indra berdinas di Sekretariat Makoopsud III, Biak, Papua. Atas peristiwa tersebut, Satuan Polisi Militer (Satpom) Koopsud III Biak menahan empat orang personel Angkatan Udara yang diduga turut menganiaya Indra.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Indan Gilang Buldansyah menyampaikan bahwa penyidikan terus berjalan. Instansinya tidak tinggal diam terhadap prajurit yang diduga melanggar hukum. Apalagi sampai menghilangkan nyawa. ”TNI AU telah menahan empat prajurit yang diduga terlibat aksi kekerasan untuk dimintai keterangan dan penyidikan lebih lanjut,” terang Indan kemarin (23/11).

Menurut Indan, Indra meninggal dunia setelah mendapat perawatan petugas medis di Rumah Sakit Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Manuhua. ”Sebelumnya (Indra) pingsan di Mess Tamtama Tiger Makoopsud III Biak,” ungkap dia. Namun, Indan tidak menjelaskan secara terperinci mengenai penyebab Indra pingsan. Menurut dia, kronologi peristiwa merupakan bagian dari materi penyidikan. Yang jelas, Angkatan Udara tidak tinggal diam.

Setelah mendapat informasi, instansinya langsung mengambil sikap. Empat senior Indra langsung diproses. Mereka kemudian ditahan. Bahkan, kini sudah berstatus sebagai tersangka. ”Empat orang (atas nama) Prada SL, Prada MS, Pratu DD, dan Pratu BG sudah tersangka,” imbuhnya. Bila terbukti bersalah, TNI AU akan memberikan sanksi tegas. Salah satunya pemecatan. Mereka disangkakan melanggar beberapa pasal.

Yakni pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukum 7 tahun penjara, dan pasal 131 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM). Sementara ini, mereka ditahan sampai 20 hari mendatang. Menurut Indan, Satpom Koopsud III Biak juga sudah berkoordinasi secara intensi dengan keluarga Indra yang berada di Tangerang, Banten.

Indan menegaskan, TNI AU tidak menuntup-nutupi kasus tersebut. Mereka bertindak sesuai dengan aturan hukum dan prosedur yang berlaku. Bahkan jenazah Indra juga sudah diautopsi dengan izin pihak keluarga. ”Nanti saya kasih keterangan. Hasil (autopsinya) belum keluar,” beber Indan. ”TNI AU tidak akan mentolerir tindakan kesalahan, itu nggak akan kami tolerir,” tegas perwira tinggi TNI AU dengan satu bintang di pundak tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Melihat Lebih Dekat Panglima TNI Jenderal Andika

0

Latihan tempur antara TNI dan Angkatan Laut Australia atau Royal Australian Navy (RAN) membuat decak kagum prajurit negara tetangga. Tak hanya kagum dengan kemampuan prajurit TNI, kekaguman juga timbul dengan sosok Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

LINGGA – YOFI YUHENDRI

batampos Dua unit helikopter TNI AL mendarat di tengah lokasi latihan tempur di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepri, Minggu (20/11) sekitar pukul 08.17 WIB. Dari dalam helikopter turun rombongan. Salah satunya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Kedatangan Jenderal Andika disambut Komandan Pasukan Marinir, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Hermanto dan Chief of Joint Operations at Headquarters Joint Operations Command, Lieutenant General Greg Bilton.

Andika kemudian berjalan bersama rombongan menuju tower pemantau latihan tempur. Disitu, Andika disambut Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir 9 TNI Angkatan Laut Dabo Singkep, Letkol Marinir Adid Kurniawan Wicaksono. Keduanya sempat bergurau, Andika terlihat tertawa.

Baca JUga: Melihat Latihan Tempur TNI AL-Royal Australian Navy di Pusat Latihan Tempur di Lingga

Tak ada yang spesial dalam penyambutan orang nomor satu di TNI ini. Tanpa karpet merah, tanpa protokoler berlebihan. Semuanya sederhana, dibandingkan kedatangan pejabat utama lainnya.

Di atas tower, Andika dan Greg Bilton menyaksikan latihan tempur bersamaan. Kedatangan mereka disusul Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono. Berbeda dengan Panglima, Yudo datang ke lokasi melalui jalur laut.

panglima tni 1
Wartawan Batam Pos, Yofi Yuhendri (kiri) berswafoto bersa,a Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

Latihan berlangsung selama 4 jam. Latihan selesai, seluruh prajurit berbaris menyambutnya di bawah tower.

“Yang saya harapkan (dalam latihan) bagaimana rekan-rekan berinteraksi. Mulai dari kapal, heli, serangan. Dengan interaksi, makin kenal maka makin sayang,” ujar Andika dihadapan ratusan prajurit TNI dan RAN sambil tersenyum.

Ucapan Andika disambut prajurit dengan yel yel prajurit TNI AL. Suasana semakin pecah saat yel yel prajurit TNI dibalas yel yel prajurit RAN.

Baca Juga: BP Batam Surati 580 Pemilik Lahan Tidur, Tidak Dibangun Bakal Langsung Diambil Alih

“Saya mengucapkan terimakasih banyak yang sudah diberikan kesempatan menyaksikan latihan ini. Saya senang sekali, kegiatan hari ini merupakan pondasi kuat untuk meningkatkan kerjasama kita,” sambung Greg Bilton dihadapan ratusan prajurit.

Dalam kesempatan itu, para prajurit meminta Panglima TNI untuk foto bersama. Andika langsung berbaris di depan prajurit dengan gestur tangan mengepal.

panglima tni
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kanan) bersama Chief of Joint Operations at Headquarters Joint Operations Command, Lieutenant General Greg Bilton. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos

Usai memberikan arahan kepada prajurit, Andika disambut para wartawan. Uniknya, proses wawancara tanpa ada batasan. Wartawan secara dekat bisa berinteraksi dengannya.

“Sudah ya,” kata Andika tersenyum mengakhiri wawancara. Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut para wartawan berkesempatan mengabdikan foto bersama dengan Andika. Tak ada penolakan maupun larangan dari ajudannya.

Baca Juga: Galang Dana untuk Cianjur, Warga: Sehat-sehat ya Pak Rudi…

Menjelang meninggalkan lokasi latihan tempur, Andika meminta seluruh prajurit dan wartawan untuk menyantap hidangan yang disediakan prajurit RAN. Hidangan itu dibawa langsung dari Australia.

“Seluruhnya harus ikut mencicipi masakan yang disediakan prajurit Australia ini. Karena bahan makanan ini sudah jauh mereka bawa dari negaranya,” papar Andika.

Andika meninggakan lokasi latihan temput sekitar pukul 14.00 WIB. Ia kembali menggunakan helikopter bersama pejabat utama TNI dan RAN.(*)