Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 642

Kasus Korupsi dan Narkotika Menonjol di Kepri, Ada yang Dituntut Hukuman Mati

0
Kejati Kepri menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana korupsi PNBP Kapal kepada JPU Kejari Batam, Kamis (23/10). F.Cecep Maulana/Batampos

batampos – Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) mencatatkan kinerja penegakan hukum yang signifikan sepanjang tahun 2025. Berbekal capaian tersebut, Kejati Kepri di bawah kepemimpinan J. Devy Sudarso menegaskan komitmen untuk mengoptimalkan kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2026.

Kepala Kejati Kepri J. Devy Sudarso menyampaikan, sepanjang 2025 jajarannya menangani ribuan perkara pidana umum (pidum) dan tindak pidana khusus (pidsus), mulai dari tindak pidana korupsi (tipikor), kepabeanan, cukai, hingga perpajakan.

Di samping penindakan, Kejati Kepri juga menaruh perhatian besar pada penegakan hukum yang humanis melalui penerapan keadilan restoratif.

“Selain penindakan, kami terus mengoptimalkan pendekatan keadilan restoratif sebagai bagian dari upaya menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan dan berorientasi pada pemulihan,” ujar Devy Sudarso, Kamis (1/1).

Baca Juga: BC Batam Terima Limpahan 2 Kontainer Barang Bekas Tangkapan Polresta Barelang

Pada bidang Tindak Pidana Umum, Kejati Kepri mencatat penanganan 1.482 perkara pidum hingga tahap penuntutan sepanjang 2025.

“Dari jumlah tersebut, 21 perkara berhasil diselesaikan melalui pendekatan keadilan restoratif,” katadia

Untuk memperkuat implementasi RJ, Kejati Kepri telah membentuk 24 Rumah Restorative Justice serta 1 Balai Rehabilitasi yang tersebar di wilayah hukum Kepulauan Riau.

Secara rinci, penanganan pidana umum sepanjang 2025 meliputi 1.665 perkara pada tahap pra-penuntutan, 1.482 perkara penuntutan, 147 perkara upaya hukum, serta 1.443 perkara eksekusi.

“Perkara tersebut mencakup tindak pidana umum lainnya (TPUL), orang dan harta benda (Oharda), narkotika dan zat adiktif lainnya, hingga tindak pidana terorisme dan lintas negara,” katadia

Dalam penanganan perkara narkotika, Kejati Kepri juga mencatat penuntutan dengan ancaman hukuman berat, yakni tuntutan pidana mati terhadap enam terdakwa serta pidana penjara seumur hidup terhadap tujuh terdakwa.

Sementara itu, pada bidang Tindak Pidana Khusus, Kejati Kepri menunjukkan kinerja menonjol dengan penyidikan 42 perkara tindak pidana korupsi sepanjang 2025.

Selain itu, tercatat 39 perkara pada tahap penyelidikan 45 perkara pra-penuntutan 56 perkara penuntutan serta eksekusi terhadap 38 narapidana korupsi.

Untuk tindak pidana khusus lainnya, seperti kepabeanan, cukai, dan perpajakan, jajaran pidsus Kejati Kepri menangani 32 perkara pra-penuntutan, 50 perkara penuntutan serta eksekusi terhadap 28 narapidana.

Dari rangkaian penanganan perkara tersebut, Kejati Kepri berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp24,55 miliar dan US$272.497 dengan pengembalian ke kas negara mencapai Rp18,61 miliar dan US$272.497.

Baca Juga: Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Harga Sayur Ikutan Melonjak

Selain capaian penegakan hukum, Kejati Kepri juga mencatat potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang besar, yakni sekitar Rp2,57 triliun.

Potensi tersebut berasal dari dua objek barang rampasan negara yang saat ini tengah diproses lelang, yaitu kapal MT Arman senilai sekitar Rp1,17 triliun serta sisa stok pile bauksit sebanyak 4,25 juta metrik ton dengan nilai diperkirakan Rp1,4 triliun.

Devy Sudarso menegaskan, seluruh capaian sepanjang 2025 akan dijadikan bahan introspeksi dan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pada 2026.

“Seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau berkomitmen mengoptimalkan kinerja pada 2026, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung program prioritas nasional dalam mewujudkan keadilan dan keamanan di Kepulauan Riau,” pungkasnya. (*)

Artikel Kasus Korupsi dan Narkotika Menonjol di Kepri, Ada yang Dituntut Hukuman Mati pertama kali tampil pada Metropolis.

Gejala Superflu dengan Flu Biasa Berbeda, Simak Penjelasan Dokter

0
Ilustrasi flu.

batampos – Perbedaan gejala antara flu biasa dan influenza yang belakangan disebut sebagai superflu penting dipahami masyarakat agar tidak salah menganggap remeh penyakit. Meski istilah superflu bukan terminologi medis, kondisi ini merujuk pada influenza A(H3N2) subclade K dengan penularan yang cepat dan potensi gejala yang lebih berat dibanding flu biasa atau selesma.

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Nastiti Kaswandani, menjelaskan bahwa flu biasa dan influenza adalah dua kondisi yang berbeda. Flu biasa yang secara medis dikenal sebagai common cold atau selesma, umumnya disebabkan oleh berbagai jenis virus selain influenza dan cenderung bergejala ringan.

Penderitanya biasanya mengalami pilek, batuk ringan, atau hidung tersumbat, tanpa demam tinggi, dan tetap bisa beraktivitas. Keluhan ini umumnya membaik dalam dua hingga tiga hari hanya dengan istirahat cukup.

Berbeda dengan itu, superflu alias influenza A(H3N2) subclade K dapat menimbulkan gejala yang jauh lebih berat. Superflu ini disebabkan oleh virus influenza, terutama influenza A dan B.

Pada influenza A, termasuk subtipe H3N2 yang belakangan ramai dibicarakan, gejalanya bisa berupa demam tinggi, menggigil, sakit kepala hebat, nyeri otot, lemas, nyeri tenggorokan, hingga batuk dan pilek yang berat.

“Kalau seseorang sampai demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, sampai tidak bisa masuk kerja atau sekolah, itu kemungkinan besar influenza, bukan flu biasa,” jelas dr. Nastiti dalam penjelasannya, Senin (29/12) lalu.

dr. Nastiti menambahkan, superflu juga berisiko menimbulkan komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan. Influenza dapat berkembang menjadi pneumonia atau radang paru akut. Pada kondisi tertentu, terutama bila tidak tertangani dengan baik, penyakit ini bahkan bisa berujung pada gagal ginjal, gagal hati, hingga mengancam nyawa.

Adapun kelompok yang paling berisiko mengalami keparahan adalah balita dan lansia. Selain itu, orang dengan penyakit penyerta seperti penyakit jantung, kanker, HIV, penyakit autoimun, serta mereka yang mengonsumsi obat-obatan penekan sistem imun juga termasuk kelompok berisiko tinggi.

Pada kelompok ini, gejala influenza bisa lebih berat dan berlangsung lebih lama dibandingkan orang sehat.

Terkait istilah superflu, dr. Nastiti menjelaskan bahwa kegaduhan muncul karena adanya varian influenza A H3N2 subgrade K yang diduga lebih mudah menular. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah bahwa varian tersebut menyebabkan gejala yang lebih berat
dibandingkan varian influenza A lainnya.

“Keparahannya masih mirip dengan influenza A pada umumnya,” jelasnya.

Dari sisi pencegahan, langkah yang dilakukan untuk influenza, termasuk yang disebut superflu, pada dasarnya sama seperti pencegahan Covid-19. Virus influenza sangat mudah menular melalui percikan ludah saat batuk atau bersin, serta melalui permukaan benda yang terkontaminasi.

Karena itu, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci, seperti menggunakan masker saat sakit, menerapkan etika batuk dan bersin, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dari orang yang sakit, serta membersihkan benda yang sering disentuh.

Selain itu, imunisasi influenza tetap menjadi langkah penting. Vaksin influenza terbukti dapat menurunkan risiko penularan maupun keparahan penyakit, terutama pada kelompok rentan. Di Indonesia, influenza dapat ditemukan sepanjang tahun, sehingga imunisasi bisa dilakukan kapan saja, terutama setelah anak berusia enam bulan.

Dengan memahami perbedaan gejala flu biasa dan influenza, masyarakat diharapkan lebih waspada dan tidak mengabaikan gejala berat yang muncul, sekaligus tidak panik dengan istilah superflu yang beredar luas.

Untuk diketahui, kasus influenza A(H3N2) subclade K atau superflu di Indonesia tercatat mencapai 62 kasus hingga akhir Desember 2025. Sebaran terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan situasi nasional masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menegaskan bahwa berdasarkan pemantauan nasional dan global, subclade K tidak lebih berbahaya dibandingkan varian influenza lainnya.

“Berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia, influenza A(H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan,” ujarnya, Kamis (1/12).(*)

Artikel Gejala Superflu dengan Flu Biasa Berbeda, Simak Penjelasan Dokter pertama kali tampil pada Lifestyle.

ARTOTEL Batam Hadirkan “Semarak Akhir Tahun” dengan Ragam Program Budaya, Kuliner, dan Hiburan Artistik

0
Menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026, ARTOTEL Batam menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Semarak Akhir Tahun” sebagai bagian dari kampanye tahunan ARTOTEL Wanderlust. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Menyambut pergantian tahun 2025 menuju 2026, ARTOTEL Batam menghadirkan rangkaian program spesial bertajuk “Semarak Akhir Tahun” sebagai bagian dari kampanye tahunan ARTOTEL Wanderlust. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman perayaan akhir tahun yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat nuansa seni, budaya, dan gaya hidup kreatif khas Indonesia.

Mengusung konsep fun, playful, edgy, dan artistik, Semarak Akhir Tahun di ARTOTEL Batam menghadirkan empat rangkaian utama yang dapat dinikmati tamu, mulai dari paket menginap, sajian kuliner tematik, hiburan malam tahun baru, hingga kolaborasi merchandise seni kontemporer.

Empat rangkaian program tersebut meliputi Snooze & Stay, Festive Feast, Wanderer Years Ahead, dan Perks & Perks. Seluruh program dirancang untuk menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi tamu yang ingin merayakan malam pergantian tahun dengan suasana berbeda.

Baca Juga: Rayakan Malam Natal, Artotel Batam Gelar Christmas Dinner Bertema Keluarga

Program Snooze & Stay ditawarkan dengan harga mulai dari Rp1.988.000 net per malam. Paket ini sudah termasuk satu malam menginap, santap malam spesial malam tahun baru, serta akses ke pesta perayaan pergantian tahun yang meriah di ARTOTEL Batam.

Sementara itu, bagi tamu yang ingin menikmati sajian kuliner tanpa menginap, ARTOTEL Batam menghadirkan Festive Feast dengan harga Rp388.000 net per orang. Santap malam ini menyajikan beragam hidangan pilihan, mulai dari aneka seafood segar hingga sajian internasional yang dikurasi khusus untuk merayakan malam tahun baru.

Untuk memeriahkan suasana pergantian tahun, ARTOTEL Batam juga menggelar acara Wanderer Years Ahead dengan tiket masuk seharga Rp188.000 net per orang. Acara ini akan dimeriahkan oleh penampilan Larosa Band dan Bebby Lope, yang siap menghadirkan hiburan penuh warna bagi para tamu.

Tak hanya itu, ARTOTEL Batam turut menghadirkan Perks & Perks, sebuah program merchandise eksklusif hasil kolaborasi ARTOTEL Goods dengan Eddie Hara, seniman seni rupa kontemporer Indonesia yang dikenal sebagai pelopor gaya lowbrow art, pop surrealism, dan street art. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen ARTOTEL dalam mendukung industri kreatif nasional.

Director of Marketing Communications ARTOTEL Group, Yulia Maria, mengatakan bahwa program Semarak Akhir Tahun merupakan bentuk apresiasi ARTOTEL kepada para tamu sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perayaan yang berkesan.

“Melalui program Semarak Akhir Tahun, kami ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya merayakan pisah sambut tahun 2025–2026, tetapi juga dibalut dengan ragam budaya Indonesia di setiap destinasi hotel kami. Kami berharap para tamu dapat menutup tahun 2025 dengan penuh suka cita dan menyambut tahun baru dengan inspirasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan General Manager ARTOTEL Batam, Andi Anggreni. Menurutnya, rangkaian acara ini dirancang sebagai ruang kebersamaan yang hangat dan berkesan.

“Semarak Akhir Tahun kami rancang sebagai momen kebersamaan untuk merayakan perjalanan setahun penuh. Dengan sajian istimewa dan hiburan pilihan, kami berharap setiap tamu dapat menikmati malam pergantian tahun yang seru, nyaman, dan tak terlupakan bersama ARTOTEL Batam,” kata Andi.

Sebagai bagian dari ARTOTEL Group, ARTOTEL Batam juga mengajak masyarakat untuk bergabung dalam program loyalti ARTOTEL Wanderlust yang telah diluncurkan sejak 2022. Melalui program ini, anggota dapat menikmati berbagai keuntungan seperti diskon menginap 10 persen, diskon F&B 5–15 persen, hingga Birthday Reward berupa diskon 50 persen untuk menginap.

Keanggotaan ARTOTEL Wanderlust dapat diperoleh secara gratis dengan mengunduh aplikasi ARTOTEL Wanderlust melalui Google Play Store atau App Store. Member yang aktif bertransaksi juga berkesempatan naik tingkat dari Silver, Gold, hingga Black, dengan fasilitas tambahan seperti room upgrade gratis, late check-out, dan VIP treatment.

Dengan sentuhan seni Indonesia, fasilitas lengkap, serta rangkaian acara akhir tahun yang dikemas kreatif, ARTOTEL Batam kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi artistic lifestyle hotel yang menawarkan pengalaman menginap sekaligus perayaan yang berbeda di Kota Batam. (*)

Artikel ARTOTEL Batam Hadirkan “Semarak Akhir Tahun” dengan Ragam Program Budaya, Kuliner, dan Hiburan Artistik pertama kali tampil pada Metropolis.

BC Batam Terima Limpahan 2 Kontainer Barang Bekas Tangkapan Polresta Barelang

0
Lima truk dan kontainer dipasangi garis polisi berada di depan Kapolresta Barelang, Selasa(11/11). Kelima truk tersebut yang bermuatan barang impor bekas diamankan Polresta Barelang di wilayah Sagulung. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bea Cukai (BC) Batam akhirnya menerima limpahan dua kontainer berisikan barang bekas hasil tangkapan Poltesta Barelang. Kontainer ini diamankan Polisi di kawasan Sagulung pada 8 November lalu.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) BC Batam, Muhtadi membenarkan pelimpahan dua kontainer yang sempat disegel pihaknya tersebut.

“Benar (terima pelimpahan 2 kontainer). Saat ini berada di gudang Tanjunguncang,” ujarnya, Rabu (31/12).

Baca Juga: Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Harga Sayur Ikutan Melonjak

Muhtadi mengaku pihaknya masih melakukan penelitian terhadap kasus ini. Kontainer ini diamankan Kapolresta Barelang saat itu, Kombes Zaenal Arifin dan disebut dibelokkan ke kawasan Sagulung saat perjalanan menuju Gudang BC Batam Tanjunguncang.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Anggoro Wicaksono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus yang ditindak pejabat sebelumnya tersebut.

“Masih penyelidikan dan akan kita tuntaskan,” ujarnya di Mapolresta Barelang.

Anggoro berjanji akan mengungkap kasus ini secara terang benderang. “Kita beri kepastian hukumnya,” tutupnya.

Diketahui, penindakan ini berawal dari sidak yang dilakukan tim gabungan Polresta Barelang pada Sabtu (8/11). Saat itu, Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin, memimpin langsung penggerebekan di sebuah gudang bongkar muat di wilayah Jalan Pelabuhan Sagulung, Kecamatan Sagulung.

Baca Juga: Bunuh Kekasih dengan Mencekik, Cium Kening Korban Sebelum Pelaku Kabur

Polisi menemukan aktivitas bongkar muatan balpres dari kontainer ke truk pengangkut.

Dari lokasi, lima kendaraan berhasil diamankan. Kendaraan tersebut terdiri dari Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi BP 8237 EA, BP 9734 ZB, dan BP 8251 DQ, serta dua unit Hino dengan nomor polisi BP 8289 DU dan BP 8227 DU. Seluruhnya kini dijadikan barang bukti dalam proses penyelidikan. (*)

Artikel BC Batam Terima Limpahan 2 Kontainer Barang Bekas Tangkapan Polresta Barelang pertama kali tampil pada Metropolis.

Fakta Enzo Maresca Mundur dari Chelsea, Ini Pemicu Utamanya

0
Enzo Maresca.

batampos – Kebersamaan Enzo Maresca dan Chelsea resmi berakhir pada Hari Tahun Baru. Pelatih asal Italia itu memutuskan mundur dari jabatannya setelah menilai posisinya sudah tidak lagi bisa dipertahankan, menyusul rentetan hasil buruk dan memburuknya hubungan internal di klub.

Keputusan tersebut datang di tengah performa Chelsea yang menurun drastis. The Blues hanya meraih satu kemenangan dari tujuh laga terakhir Premier League dan kini tertinggal hingga 15 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Situasi ini membuat posisi Maresca berada di bawah tekanan besar, baik dari manajemen maupun suporter.

Belakangan terungkap, kritik terselubung yang sempat dilontarkan Maresca kepada publik ternyata diarahkan kepada tim medis Chelsea. Usai kemenangan 2-0 atas Everton pada pertengahan Desember, Maresca mengejutkan media dengan pernyataannya tentang 48 jam terburuk yang ia alami di klub, serta menyebut banyak pihak tidak memberikan dukungan. Kala itu, ia menolak menjelaskan lebih jauh maksud ucapannya.

Kini jelas bahwa pernyataan tersebut berkaitan dengan sejumlah perbedaan pandangan antara Maresca dan departemen medis klub, khususnya soal kondisi kebugaran dan ketersediaan pemain.

Salah satu isu utama menyangkut menit bermain kapten tim, Reece James, yang memiliki riwayat cedera hamstring. Maresca beberapa kali berselisih pendapat dengan tim medis terkait manajemen beban pemain.

Dari sudut pandang klub, perbedaan tersebut dianggap sebatas diskusi teknis dan rekomendasi medis, bukan bentuk intervensi terhadap keputusan taktik pelatih. Namun, gesekan yang berulang disebut memperkeruh suasana kerja di internal tim.

Situasi Maresca semakin rumit dengan munculnya laporan ketertarikan dari setidaknya dua klub Liga Champions. Meski Maresca dan agennya telah memberi tahu Chelsea soal minat tersebut, mereka juga menegaskan sang pelatih tidak berniat hengkang dan bahkan terbuka untuk membahas perpanjangan kontrak.

Namun, Chelsea menolak opsi itu. Maresca baru saja menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2030 pada musim panas 2024, sehingga manajemen enggan memberinya kontrak baru hanya untuk menghentikan pembicaraan dengan klub lain.

Laga terakhir Maresca bersama Chelsea berakhir dengan hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth di Stamford Bridge. Dalam pertandingan tersebut, suasana stadion memanas ketika suporter mencemooh dan meneriakkan “you don’t know what you’re doing” setelah Maresca menarik keluar Cole Palmer.

Meski Maresca memilih mundur, sumber internal menyebut Chelsea sebenarnya sudah mempertimbangkan pergantian pelatih. Faktor performa, pernyataan kontroversial di media, serta rumor kepindahan ke klub lain menjadi pertimbangan serius manajemen.

Seiring kepergian Maresca, nama Liam Rosenior mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti. Pelatih Strasbourg itu dinilai cocok karena gaya bermainnya selaras dengan filosofi Chelsea. Selain itu, Strasbourg juga berada di bawah kepemilikan BlueCo, perusahaan induk Chelsea.

Chelsea disebut tidak terlalu mempertimbangkan nama-nama besar seperti Oliver Glasner, Cesc Fabregas, Andoni Iraola, maupun Roberto De Zerbi. Manajemen hanya memiliki daftar pendek kandidat kurang dari lima nama dan Rosenior berada di posisi teratas.

Meski demikian, Chelsea diperkirakan belum bisa menunjuk pelatih baru sebelum laga kontra Manchester City akhir pekan ini. Pelatih baru nanti akan berstatus permanen dan harus bekerja dalam struktur klub yang sama seperti yang dijalani Maresca.

Rosenior sendiri bukan sosok asing di sepak bola Inggris. Mantan pemain Bristol City, Fulham, Reading, Hull City, dan Brighton itu mengakhiri karier bermainnya pada 2018.

Ia hampir membawa Hull City ke play-off Championship pada 2024 sebelum menerima tawaran melatih Strasbourg, yang finis di posisi ketujuh Ligue 1 musim lalu.

Kendati dinilai minim pengalaman di level elite, Chelsea disebut tidak terlalu khawatir. Klub menilai risiko menunjuk Rosenior tidak jauh berbeda dengan saat mereka mempercayakan tim kepada Maresca.

“Ekspektasi terhadap Liam Rosenior cukup besar,” ujar jurnalis Sky Sports News, Kaveh Solhekol.

“Ini akan menjadi lompatan besar baginya, dari Strasbourg ke salah satu klub terbesar di dunia. Tapi di Chelsea, ada keyakinan bahwa risiko itu bisa dikelola,” lanjutnya.

Chelsea kini memasuki fase krusial, bukan hanya mencari pelatih baru, tetapi juga memastikan stabilitas di tengah musim yang penuh gejolak.(*)

Artikel Fakta Enzo Maresca Mundur dari Chelsea, Ini Pemicu Utamanya pertama kali tampil pada Olahraga.

Cek Ramalan Shio Jumat 2 Januari 2026, Siapa Paling Sukses Finansial?

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Ramalan shio Jumat, 2 Januari 2026, berada dalam pengaruh Hari Stabil Tikus Api, yang dikenal sebagai momentum tepat untuk menetapkan arah dan komitmen baru, terutama dalam urusan keuangan dan karier. Energi hari ini membuka banyak peluang menuju perubahan positif dengan tujuan yang lebih jelas.

Didukung pengaruh Tahun Ular Kayu dan Bulan Tikus Api, kesuksesan finansial hari ini lebih banyak ditentukan oleh keputusan pribadi, bukan tekanan atau keinginan pihak lain. Ada enam shio yang diprediksi paling kuat menarik rezeki dan mengalami peningkatan stabilitas keuangan.

Berikut enam shio yang diramalkan mengalami keberuntungan finansial pada 2 Januari 2026:

1. Shio Tikus

Hari ini membawa dorongan mental yang kuat. Pemilik shio Tikus merasa lebih siap mengambil keputusan finansial penting, mulai dari menabung, menerima penawaran kerja, hingga menentukan arah karier jangka panjang.

2. Shio Ular

Kesadaran bahwa kebutuhan tidak harus berlebihan menjadi kunci hari ini. Perubahan kecil dalam pola keuangan justru memberi sinyal awal menuju kestabilan dan kemajuan yang lebih besar.

3. Shio Kuda

Peningkatan keuangan datang dari inisiatif pribadi. Shio Kuda terdorong menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda, membuka peluang pemasukan tambahan.

4. Shio Kerbau

Kemakmuran hadir melalui keteraturan dan struktur yang sehat. Kesempatan negosiasi, baik dalam pekerjaan maupun bisnis, berpotensi menghasilkan hasil yang lebih stabil.

5. Shio Monyet

Kecepatan berpikir menjadi aset utama. Ide-ide baru bermunculan dan berpotensi mendatangkan keuntungan jika segera dieksekusi dengan perhitungan matang.

6. Shio Babi

Keberuntungan finansial dipengaruhi kondisi emosional yang positif. Kesuksesan dimulai dari keyakinan diri bahwa kemudahan dan kelimpahan memang layak untuk diterima.

Secara umum, ramalan shio 2 Januari 2026 berada dalam energi keberuntungan yang kuat. Hari ini menjadi momentum penting untuk menetapkan arah baru yang berdampak jangka panjang, khususnya bagi enam shio tersebut. (*)

Artikel Cek Ramalan Shio Jumat 2 Januari 2026, Siapa Paling Sukses Finansial? pertama kali tampil pada Lifestyle.

Menkeu Purbaya Ungkap Penerimaan Negara 2025 Tidak Sesuai Target

0
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. F. Jawa Pos.

batampos – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terbuka mengakui bahwa penerimaan negara sepanjang 2025 belum sesuai dengan target yang dipatok dalam APBN. Salah satu penyebab utamanya berasal dari penerimaan pajak yang masih berada di bawah ekspektasi.

“Pajak seperti yang Anda lihat sebelumnya berada di bawah target APBN. Kita tidak memungkiri itu,” ujar Purbaya dalam media briefing di Jakarta, Kamis (1/1).

Meski demikian, Purbaya belum membeberkan angka final penerimaan pajak tahun 2025. Data resmi baru akan diumumkan pekan depan bersamaan dengan konferensi pers APBN KiTA yang rencananya digelar pada Rabu (7/1).

Namun begitu, jika mengacu pada data sementara, hingga November 2025 penerimaan pajak baru mencapai Rp 1.634,43 triliun atau sekitar 74,65 persen dari target yang ditetapkan.

Di sisi lain Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah secara sadar menahan sejumlah langkah penarikan pajak baru. Kebijakan tersebut diambil demi menjaga momentum pemulihan ekonomi yang sempat melambat di sebagian besar tahun lalu.

“Terus ada beberapa upaya penarikan pajak yang saya tunda sampai ekonominya bagus. Kan percuma kalau saya kerjakan juga, uangnya tidak masuk, malah memperburuk ekonomi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti soal perlambatan ekonomi pada sembilan bulan pertama 2025 membuat penerimaan pajak meleset dari perkiraan awal. Dalam kondisi tersebut, pemerintah memilih bersikap hati-hati agar kebijakan fiskal tidak justru menekan dunia usaha dan daya beli masyarakat.

“Kita nggak memungkiri itu karena ekonominya jelek sembilan bulan pertama tahun ini. Jadi ada beberapa upaya penarikan pajak yang saya tunda sampai ekonominya bagus,” tutur Purbaya.

Purbaya menegaskan, pendekatan yang diambil Kementerian Keuangan bersifat counter-cyclical, yakni tidak menambah beban ekonomi di tengah proses pemulihan yang masih berjalan. Ia meyakini strategi tersebut akan membuahkan hasil dalam waktu dekat.

“Jadi kita lakukan kebijakan counter-cyclical, saya tidak membebani ekonomi secara berlebihan sehingga proses recovery yang baru terjadi bisa berjalan terus,” ujarnya.

Dengan berbagai indikator yang mulai membaik, Purbaya optimistis kondisi ekonomi nasional akan semakin jelas arahnya pada awal 2026. Bahkan, ia memproyeksikan akselerasi pemulihan mulai terasa sejak akhir Kuartal I-2026.

“Saya yakin akhir Kuartal I-2026 sudah akan lebih jelas bahwa ekonomi kita memang bergerak ke arah yang semakin cepat,” pungkasnya. (*)

 

Artikel Menkeu Purbaya Ungkap Penerimaan Negara 2025 Tidak Sesuai Target pertama kali tampil pada News.

Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Harga Sayur Ikutan Melonjak

0
Dua ibu rumah tangga sedang memilih cabai di kios sayuran di kawasan Mega Legenda beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Memasuki awal tahun 2026, harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam masih terpantau tinggi. Kali ini, bukan cabai merah yang paling mahal, melainkan cabai rawit yang harganya melonjak akibat keterbatasan stok.

Berdasarkan pantauan Batam Pos di lapangan, harga cabai merah keriting saat ini dijual berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Sementara cabai setan dibanderol Rp 65 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram.

Adapun harga cabai rawit menjadi yang tertinggi. Komoditas ini dijual pada kisaran Rp 80 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Pedagang menyebutkan, tingginya harga cabai rawit dipicu oleh pasokan yang terbatas dibandingkan permintaan pasar.

Baca Juga: Hari Pertama 2026, Wamenpar Sambut Wisman di Pelabuhan Gold Coast Batam

“Cabai rawit lebih mahal karena stoknya memang sedikit. Barang masuk tidak banyak, sementara pembeli tetap ada,” ujar Agus pedagang di Pasar Botania, kemarin.

Di Pasar Botania, harga cabai merah terpantau berada di kisaran Rp 65 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit, terlihat stoknya juga tak banyak.

“Untuk cabai rawit memang sedang mahal, karena itu tak semua pedagang yang jual,” sebutnya.

Sementara di Pasar Summerland, harga cabai merah dijual sedikit lebih tinggi, yakni Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram. Harga cabai rawit Rp 100 ribu per kg.

“Kali ini cabai rawit lebih mahal,” sebut Faisal, pedagang di pasar tersebut.

Kondisi ini turut dirasakan para pedagang makanan. Mereka mengaku cukup terbebani dengan kenaikan harga bahan pokok yang terjadi secara bersamaan, tidak hanya pada cabai, tetapi juga komoditas lain.

“Sekarang hampir semua naik. Bukan cuma cabai,ayam dan beras juga naik,” ujar Ratih, pedagang nasi campur di Botania.

Baca Juga: Dinkes Batam Pastikan Obat dan Layanan Kesehatan Tetap Aman di Awal Tahun

Tak hanya bumbu dapur, harga sayuran juga mengalami kenaikan signifikan. Kangkung dan bayam, yang biasanya dijual Rp 12 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram, kini menembus harga Rp 25 ribu per kilogram di sejumlah pasar.

“Nah beberapa sayuran juga pada mahal,” sebutnya.

Pedagang berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat di awal tahun.

“Semoga harga bisa turun lagi, ini sudah pada naik semua. Bingung juga mau naikan harga,” sebutnya.

Sementara, Kepala Dinas Ketapang Kota Batam, Mardanis belum bisa dikonfirmasi terkait sejumlah harga kebutuhan yang naik. Terutama cabai. (*)

Artikel Harga Cabai di Batam Masih Tinggi, Harga Sayur Ikutan Melonjak pertama kali tampil pada Metropolis.

Florian Wirtz Masih Perlu Adaptasi Bersama Liverpool

0
Florian Wirtz. (bbc)

batampos – Juru taktik Liverpool, Arne Slot, akhirnya buka suara soal adaptasi Florian Wirtz, sang permata Jerman yang baru mendarat di Liga Inggris. Menurut pelatih asal Belanda ini, pemain seperti Wirtz memang butuh waktu ekstra untuk menyesuaikan diri dengan kerasnya ritme dan intensitas Premier League.

Awal perjalanan si maestro muda di Merseyside memang tidak mudah. Selama 15 laga pertamanya di liga, ia belum juga mencetak gol atau assist. Namun, perlahan tapi pasti, si nomor tujuh Liverpool mulai menemukan denyut permainannya.

Dalam dua pertandingan terakhir, Wirtz akhirnya terlibat langsung dalam skema gol, tanda bahwa ia mulai “klik” dengan permainan The Reds.

Catatan ini menjadi momen terbaiknya sejak November–Desember tahun lalu, ketika ia sempat mencatatkan keterlibatan gol dalam enam laga liga beruntun bersama Bayer Leverkusen. Kini, harapan yang sama mulai tumbuh di Anfield.

Slot menegaskan, pemain baru—terutama yang datang dari luar Inggris—tidak bisa langsung disulap menjadi mesin instan. Selain Wirtz, Hugo Ekitike juga masih berada dalam fase penyesuaian.

“Hanya dia yang bisa menjawab pertanyaan itu,” ujar Slot saat ditanya apakah Wirtz sudah cukup lama beradaptasi. “Saya hanya bisa berbicara dari pengalaman saya sebagai orang yang jauh lebih tua darinya. Beberapa bulan pertama di negara baru itu memang terasa berbeda, apalagi ini juga pengalaman pertama saya bekerja di luar negeri,” sambung Slot dipetik dari Fotmob.

Bagi Slot, adaptasi bukan hanya soal taktik dan latihan. Ada sisi kehidupan yang ikut berubah. Sang pelatih memahami betul bahwa hal ini bisa memengaruhi performa pemain di lapangan.

“Hidup Anda terasa terbalik. Sebagai manajer, mungkin itu bukan masalah terbesar karena saya tidak harus berlari di lapangan. Tapi saya benar-benar mengerti bahwa beberapa pemain butuh waktu untuk beradaptasi, bahkan di luar lapangan,” bebernya.

“Namun, adaptasi terbesar bagi pemain dari luar negeri adalah liga ini—dan betapa brutal intensitas persaingannya,” paparnya lagi.

Slot juga meluruskan keputusan menarik Wirtz saat melawan Wolves. Menurutnya, pergantian itu sama sekali bukan karena sang pemain tampil buruk.

“Sekali lagi, saat melawan Wolves, meski kami hanya bermain sekali seminggu, Anda bisa melihat Hugo mengalami kram setelah 70 atau 75 menit. Florian saya tarik bukan karena dia bermain buruk, tetapi karena dia hampir tidak bisa berlari lagi,” tegasnya.

“Situasi ini menunjukkan betapa besarnya lompatan yang harus dilalui pemain baru untuk menyesuaikan diri dengan intensitas liga ini.” (*)

Artikel Florian Wirtz Masih Perlu Adaptasi Bersama Liverpool pertama kali tampil pada Olahraga.

KUHP Nasional Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Hubungan Suami Istri di Luar Pernikahan Masuk Delik Aduan

0
Ilustrasi hubungan suami istri di luar penikahan. (Unsplash)

batampos – Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional atau Undang-Undang 1 Tahun 2023 tentang KUHP, akan mulai berlaku pada Jumat, 2 Januari 2025. Salah satu ketentuan yang diatur dalam KUHP baru tersebut adalah pemidanaan terhadap hubungan seksual di luar pernikahan.

Aturan mengenai perzinaan tercantum dalam Pasal 413 ayat (1) bagian keempat KUHP nasional. Dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa setiap orang yang melakukan hubungan seksual dengan orang yang bukan suami atau istrinya dapat dijatuhkan sanksi dipidana.

“Setiap orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya dipidana karena perzinaan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II,” demikian bunyi Pasal 413 ayat (1) KUHP, dikutip Kamis (1/1).

Meski demikian, ketentuan pidana tersebut tidak berlaku secara otomatis. Perzinaan dalam KUHP baru merupakan delik aduan, sehingga proses hukum hanya dapat berjalan apabila ada pengaduan dari pihak tertentu yang berhak melaporkan.

Bagi pelaku yang telah terikat perkawinan, pihak yang berhak mengajukan pengaduan adalah pasangan sahnya, yaitu suami atau istri. Sementara bagi pelaku yang belum terikat perkawinan, pengaduan dapat dilakukan oleh orang tua atau anak.

Namun, KUHP baru juga memberikan ruang bagi pencabutan pengaduan. “Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan di sidang pengadilan belum dimulai,” sebagaimana diatur dalam Pasal 413 ayat (4).

Selain perzinaan, KUHP nasional juga mengatur mengenai praktik hidup bersama layaknya suami istri tanpa ikatan perkawinan atau yang dikenal dengan istilah kumpul kebo. Ketentuan ini tercantum dalam Pasal 414 ayat (1).

“Setiap orang yang melakukan hidup bersama sebagai suami istri di luar perkawinan dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak kategori II,” bunyi Pasal 414 ayat (1).

Sama seperti perzinaan, tindak pidana hidup bersama di luar perkawinan juga merupakan delik aduan. Pengaduan hanya dapat dilakukan oleh suami atau istri bagi pelaku yang telah menikah, serta oleh orang tua atau anak bagi pelaku yang belum terikat perkawinan.

Dengan mulai berlakunya KUHP nasional, pemerintah menegaskan bahwa penerapan sanksi pidana tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, hak privasi, serta mekanisme pengaduan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. (*)

Artikel KUHP Nasional Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Hubungan Suami Istri di Luar Pernikahan Masuk Delik Aduan pertama kali tampil pada News.