Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6440

Batam Batik Fashion Week Road Show ke Tanjungpinang

0

batam batik

batampos – Batam Batik Fashion Week (BBFW) akan melakukan road show ke Tanjungpinang, hari ini Selasa (6/12/2022). Road Show dipusatkan di Lapangan Pamedan A Yani.

Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, mengatakan, event kali ini merupakan kolaborasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam dan Dekranasda Kota Tanjungpinang. Sebelumnya, Batam Batik Fashion Week sukses digelar di Kabupaten Lingga dan Kabupaten Karimun.

“Kegiatan ini untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan daerah di Kepri dan melalui kegiatan ini, ekonomi akan terus berputar,” ujarnya.

Baca Juga: Camat dan Pegawai Pemko Batam Diminta Siaga Bencana

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan puncak Road Show Batam Batik Fashion Week Tahun 2022.

Dengan kolaborasi kedua daerah ini, diharapkan akan mampu menyukseskan promosi produk kerajinan daerah hingga kulinernya.

“Semoga, dengan kolaborasi ini dapat memberikan manfaat dalam memperkuat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif Kota Batam dan Kota Tanjungpinang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, Batam Batik Fashion Week akan dimeriahkan bazar. Seperti IKM Batik, kerajinan dan kuliner.

Baca juga: Wali Kota Ajak Pengusaha Korea Selatan Berinvestasi di Batam

“Kemudian, ada juga fashion show competition,” ujarnya.

Selanjutnya, malam puncak yakni road show Batam Batik Fashion Week 2022 akan dimeriahkan artis ibukota Tyok Satrio dengan lagu hits Ada Untukmu.

“Mari kita ramaikan Batam Batik Fashion Week 2022 di Kota Tanjungpinang. Semoga promosi ini makin meluas,” ujarnya.(*)

Rugikan Negara Rp 152 M, Eks Petinggi PT WASCO Akhirnya Ditahan KPK

0
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Presiden PT Widya Sapta Colas (WASCO) Victor Sitorus (VS), Senin (5/12). (ISTIMEWA)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Presiden PT Widya Sapta Colas (WASCO) Victor Sitorus (VS), Senin (5/12). Victor merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek multi years untuk pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015.

“Dalam rangka kebutuhan proses penyidikan, tim penyidik menahan tersangka Victor Sitorus untuk 20 hari pertama terhitung mulai 5 Desember 2022 sampai dengan 24 Desember 2022 di Rutan pada Kavling C1 gedung ACLC,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (5/12).

Victor diduga memberikan Rp 1 miliar kepada orang kepercayaan mantan Bupati Bengkalis Herlian Saleh agar dalam proses lelang proyek pekerjaan pembangunan jalan lingkar barat duri Bengkalis. Hal ini agar agar perusahaan Herliyan memenangkan proyek tersebut.

 

Saat pengerjaan, dalam proses evaluasi terkait realisasi progres pekerjaan maupun volume item pekerjaan ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan isi kontrak sebagaimana realisasi seharusnya dari pelaksanaan proyek pembangunan jalan lingkar barat duri tahun anggaran 2013 sampai dengan 2015.

“Selain itu tersangka Vicktot juga diduga memiliki peran dalam menyetujui pengeluaran sejumlah uang untuk diberikan ke beberapa pihak diantaranya pada PPTK dan staf bagian keuangan Dinas PU, staf bagian keuangan Setda Pemkab Bengkalis agar pengurusan termin pembayaran dapat dibayarkan tepat waktu padahal progres pekerjaan tidak terpenuhi,” papar Karyoto.

Victor diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sejumlah sekitar Rp 152 miliar dari nilai proyek sebesar Rp 284,5 miliar. Dia memastikan, tim penyidik KPK saat ini masih terus melakukan penelusuran dan pendalaman terkait adanya aliran sejumlah uang ke berbagai pihak.

Victor disangkakan disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Reporter: JP Group

Akhirnya Kepri Miliki Pengadilan Tinggi

0
Bekas gedung Pengadilan Negeri Tanjungpinang kini menjadi Pengadilan Tinggi Kepri. F. Yusnadi Nazar

batampos– Pengadilan Tinggi Kepri dan Pengadilan Tinggi Agama Kepri diresmikan. Pengadilan Tinggi tersebut termasuk dalam 13 Pengadilan tingkat banding yang berdiri dan diresmikan oleh Mahkamah Agung, Senin (5/12).

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung Sobandi, mengatakan Ketua Mahkamah Agung juga meresmikan 38 Pengadilan tingkat pertama yang tersebar di seluruh Indonesia. “Di Kepri ada Pengadilan Tinggi Kepri dan Pengadilan Tinggi Agama Kepri. Sebelumnya, Kepri tidak mempunyai Pengadilan Tinggi, sehingga para pencari keadilan butuh waktu yang lama, untuk melanjutkan proses banding,” kata Sobandi.

BACA JUGA: Oknum Pegawai BC Tanjungpinang Diperiksa Polisi, Dugaan Penganiayaan Sopir Truk di Jalan Lintas Barat

Sobandi menjelaskan, Mahkamah Agung meresmikan gedung Pengadilan tersebut untuk mendekatkan akses keadilan kepada masyarakat dan para pencari keadilan. “Kendala geografis di wilayah tertentu sering kali menyulitkan bagi para pencari keadilan, untuk datang langsung ke Pengadilan,” jelasnya.

Ketua Mahkamah Agung, lanjut Sobandi, berharap dengan peresmian operasional Pengadilan Tinggi dan Pengadilan tingkat pertama tersebut, dapat mewujudkan prinsip penyelenggaraan peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan. (*)

reporter: yusnasi

Investor Malaysia Akan Bangun Peternakan Ayam di Batam

0
bp batam 2
Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto (empat dari kanan) menerima kunjungan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura Rumaksono di Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Investor asal Malaysia akan menanamkan modalnya di Kota Batam dengan nilai investasi Rp350 miliar. Investasi tersebut bergerak di bidang peternakan ayam dan produksi pakan ternak dengan orientasi ekspor ke Singapura dan kapasitas 1 juta ekor ayam/bulan.

Hal itu terungkap saat Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, menerima kunjungan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura Rumaksono di Kantor BP Batam, Batam Center, Senin (5/12/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Purwiyanto menyambut baik rencana ekspansi investasi sektor agribisnis dengan nilai mencapai Rp350 miliar di Batam.

Adapun investasi berasal dari Malaysia untuk membangun peternakan ayam dan produksi pakan ternak dengan orientasi ekspor ke Singapura dan kapasitas 1 juta ekor ayam/bulan.

Baca Juga: BP Batam Serukan Pengajuan Layanan Penggunaan Perairan

“BP Batam menyambut baik investasi tersebut, ini potensi ekonomi yang tinggi karena menurut perhitungan bisa 80 ribu ekor ayam per hari dan kalau ini bisa terealisasi maka ini yang pertama kali ada ekspor ayam dari Batam ke Singapura,” kata Purwiyanto.

Menurutnya, sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, agar terus mendorong peningkatan investasi.

Untuk itu pihaknya, akan mengawal rencana investasi tersebut dan telah mengusulkan sejumlah lokasi investasi salah satunya di Galang.

“Tempat yang paling longgar di Galang dan kalau Galang bisa dipakai, ini akan mendorong perkembangan Batam, BP Batam mendukung serius baik dari segi lokasi, regulasi, dan perizinan,” ujar Purwiyanto.

Baca Juga: Data Center di KEK Nongsa Beroperasi Tahun 2024

Sementara Atase Perdagangan KBRI Singapura, Rumaksono, mengapresiasi respon positif BP Batam atas rencana ekspansi bisnis yang tengah pihaknya fasilitasi.

Rumaksono menyampaikan, Singapura sangat bergantung kepada impor ayam dan saat ini membutuhkan sekitar 3,6 juta ekor ayam/ bulan.

“Indonesia saya kira bisa mengambil pasar 1/3 nya sekitar 1 juta ekor ayam/bulan untuk bisa masuk ke Singapura, mengingat sebelumnya 100 persen ayam hidup dipasok dari Malaysia,” sebutnya.

“Ketika Malaysia melakukan banned ekspor untuk ayam hidup, Singapura mencari alternatif atau sumber baru untuk ayam hidup,” sebutnya lagi.

Baca Juga: Penyelam Barang Antik Asal Pulau Abang Tewas Tenggelam di Laut China Selatan

Dipilihnya Batam bukan tanpa alasan. Pihak perusahaan telah memperhitungkan baik dari sisi logistik dan sisi waktu.

“Dari pengalaman mereka untuk pengiriman diperlukan waktu empat sampai lima jam dan kalau lebih dari itu mortality-nya akan lebih tinggi,” sebutnya.

Diketahui perusahaan telah memiliki peternakan ayam di Kawasan Johor, Malaysia dengan fasilitas dan teknologi sesuai standar peraturan impor Singapura.

Baca Juga:  Wali Kota Ajak Pengusaha Korea Selatan Berinvestasi di Batam

Setelah pertemuan, Atase Perdagangan KBRI Singapura beserta rombongan didampingi BP Batam langsung melaksanakan survei lokasi ke wilayah Agribisnis Temiang dan Pelabuhan Sekupang.

Hadir mendampingi pertemuan tersebut, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suhato Pranoto, Direktur PTSP BP Batam Harlas Buana dan Kasi Pengadaan Direktorat Pengelolaan Pengadaan Fyka Fahala.(*)

Investor Malaysia Akan Bangun Peternakan Ayam di Batam

0
bp batam 2
Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto (empat dari kanan) menerima kunjungan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura Rumaksono di Kantor BP Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Investor asal Malaysia akan menanamkan modalnya di Kota Batam dengan nilai investasi Rp350 miliar. Investasi tersebut bergerak di bidang peternakan ayam dan produksi pakan ternak dengan orientasi ekspor ke Singapura dan kapasitas 1 juta ekor ayam/bulan.

Hal itu terungkap saat Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, menerima kunjungan Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura Rumaksono di Kantor BP Batam, Batam Center, Senin (5/12/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Purwiyanto menyambut baik rencana ekspansi investasi sektor agribisnis dengan nilai mencapai Rp350 miliar di Batam.

Adapun investasi berasal dari Malaysia untuk membangun peternakan ayam dan produksi pakan ternak dengan orientasi ekspor ke Singapura dan kapasitas 1 juta ekor ayam/bulan.

Baca Juga: BP Batam Serukan Pengajuan Layanan Penggunaan Perairan

“BP Batam menyambut baik investasi tersebut, ini potensi ekonomi yang tinggi karena menurut perhitungan bisa 80 ribu ekor ayam per hari dan kalau ini bisa terealisasi maka ini yang pertama kali ada ekspor ayam dari Batam ke Singapura,” kata Purwiyanto.

Menurutnya, sesuai arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, agar terus mendorong peningkatan investasi.

Untuk itu pihaknya, akan mengawal rencana investasi tersebut dan telah mengusulkan sejumlah lokasi investasi salah satunya di Galang.

“Tempat yang paling longgar di Galang dan kalau Galang bisa dipakai, ini akan mendorong perkembangan Batam, BP Batam mendukung serius baik dari segi lokasi, regulasi, dan perizinan,” ujar Purwiyanto.

Baca Juga: Data Center di KEK Nongsa Beroperasi Tahun 2024

Sementara Atase Perdagangan KBRI Singapura, Rumaksono, mengapresiasi respon positif BP Batam atas rencana ekspansi bisnis yang tengah pihaknya fasilitasi.

Rumaksono menyampaikan, Singapura sangat bergantung kepada impor ayam dan saat ini membutuhkan sekitar 3,6 juta ekor ayam/ bulan.

“Indonesia saya kira bisa mengambil pasar 1/3 nya sekitar 1 juta ekor ayam/bulan untuk bisa masuk ke Singapura, mengingat sebelumnya 100 persen ayam hidup dipasok dari Malaysia,” sebutnya.

“Ketika Malaysia melakukan banned ekspor untuk ayam hidup, Singapura mencari alternatif atau sumber baru untuk ayam hidup,” sebutnya lagi.

Baca Juga: Penyelam Barang Antik Asal Pulau Abang Tewas Tenggelam di Laut China Selatan

Dipilihnya Batam bukan tanpa alasan. Pihak perusahaan telah memperhitungkan baik dari sisi logistik dan sisi waktu.

“Dari pengalaman mereka untuk pengiriman diperlukan waktu empat sampai lima jam dan kalau lebih dari itu mortality-nya akan lebih tinggi,” sebutnya.

Diketahui perusahaan telah memiliki peternakan ayam di Kawasan Johor, Malaysia dengan fasilitas dan teknologi sesuai standar peraturan impor Singapura.

Baca Juga:  Wali Kota Ajak Pengusaha Korea Selatan Berinvestasi di Batam

Setelah pertemuan, Atase Perdagangan KBRI Singapura beserta rombongan didampingi BP Batam langsung melaksanakan survei lokasi ke wilayah Agribisnis Temiang dan Pelabuhan Sekupang.

Hadir mendampingi pertemuan tersebut, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suhato Pranoto, Direktur PTSP BP Batam Harlas Buana dan Kasi Pengadaan Direktorat Pengelolaan Pengadaan Fyka Fahala.(*)

Polresta Barelang Gelar Operasi pekat, Puluhan Botol Miras Diamankan

0
polresta barelang
Personel Polresta Barelang melakukan razia di salah satu toko yang menjual minuman keras. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Polresta Barelang menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dengan sasaran peredaran Minuman Keras (Miras) di toko ataupun kompleks rumah warga, Sabtu (3/12/2022)

Dalam kegiatan operasi pekat tersebut, personel Polresta Barelang melakukan razia di dua tempat yaitu di Sei jodoh dan Kavling Lama, Sagulung.

Ipda Evander Clinton Maail, mengatakan, di Sei Jodoh, pihaknya mengamankan minuman jenis Topi Miring sebanyak satu Dus.

“Sedangkan di Kavling Lama, Sagulung diamankan minuman keras satu dus cap Orang tua,” ujarnya.

Baca Juga: Camat dan Pegawai Pemko Batam Diminta Siaga Bencana

Kegiatan ini lanjutnya, untuk memberikan efek jera kepada para pemilik toko ataupun pemilik Miras.

“Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif menjaga Kamtibmas di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Operasi Pekat lanjutnya juga dilaksanakan untuk pencegahan adanya geng motor (kejahatan jalanan) perjudian, penjualan miras, tempat hiburan malam dan prostitusi.

Baca Juga: Beredar Video Pelaku Penculikan Anak di Batam Tertangkap, Ini Kata Polisi

“Kegiatan tersebut sesuai dengan arahan Kapolresta Barelang menyampaikan seluruh jajaran Polsek untuk terus lakukan razia terhadap miras. Kami berharap bantuan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberantas peredaran miras di wilayah Kota Batam untuk menciptakan Kota Batam yang aman dan kondusif,” katanya.(*)

Herwyn Beberkan Sejumlah Tantangan Bawaslu Hadapi Pemilu

0

 

batampos – Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda menyatakan pemilu menjadi kompetisi yang rentan terjadinya pelanggaran. Sehingga, dia pun mengklasifikasi sejumlah tantangan yang akan dihadapi Bawaslu ke depan.

foto: Humas Bawaslu
Anggota Bawaslu Herwyn JH Malonda saat mengikuti diskusi bersama Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), yang dilakukan secara daring.

Herwyn mengungkapkan, tantangan pertama mengenai persyaratan keanggotaan pengawas pemilu ‘ad hoc’ (sementara) yang meliputi usia, pendidikan, kesehatan, mundur dalam jabatan pemerintahan, dan kesiapan bekerja sepenuh waktu. Menurutnya hal ini perlu diawasi secara transparan untuk mempertahankan integritas jajaran Bawaslu sebagai bagian penyelenggara pemilu.

“Untuk menjamin kualitas dan integritas pemilu maka diperlukan adanya pengawasan di seluruh tahapan pemilu oleh pengawas pemilu bersama dengan masyarakat,” katanya secara daring bersama Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), akhir pekan lalu.

Selain itu, dia menyebutkan tantangan juga ada pada sistem kesekretariatan seperti struktur, eselonisasi, satker (satuan kerja), dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang seluruhnya hanya perlu disempurnakan. Belum lagi, lanjutnya, peningkatan kapasitas dan kapabilitas pengawas pemilu dalam hal digitalisasi baik dari pemenuhan keterbukaan informasi publik hingga implementasi ‘green election’.

Herwyn juga melihat nantinya Bawaslu akan meningkatkan pelayanan, profesionalitas, dan tertib administrasi dalam penyelesaian sengketa pemilu maupun penanganan pelanggaran pemilu.

“Tantangan kita juga terkait banyaknya lembaga yang terlibat dalam penyelesaian sengketa atau pelanggaran pemilihan, sehingga tidak efektif dan menimbulkan ketidakpastian hukum,” terangnya.

Selain itu, menurutnya perbedaan pandangan penyelenggara pemilu terkait dengan syarat calon yang mantan terpidana juga perlu diantisipasi. Dia melanjutkan, tantangan lain mengenai persoalan pemutakhiran data pemilih hingga pertimbangan soal kondisi pandemi yang dapat mengubah beberapa pola penyelenggaraan pemilihan (seperti tata cara pendaftaran pasangan calon (paslon), metode kampanye).

“Kerja bersama untuk menghadapi tantangan ini perlu kita lakukan, ini tugas bersama sehingga saudara-saudaraku mari jadi mitra Bawaslu awasi Pemilu 2024,” ajak Herwyn. (*)

Wali Kota Ajak Pengusaha Korea Selatan Berinvestasi di Batam

0
pemko batam 1
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih) bersama Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk berfoto bersama dengan para pengusaha asal Korea Selatan. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak para pengusaha asal Korea Selatan untuk berinvestasi di Batam. Hal itu disampaikannya saat menyaksikan penandatangan kerjasama antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam dan Kadin Jeju, Korea Selatan, Senin (5/12/2022).

Ia juga mengapresiasi atas kerjasama tersebut. Pihaknya tentu berharap ke depan dapat mempererat hubungan Batam, Indonesia dengan Korea Selatan. Serta dapat memberikan dampak positif bagi investasi baik di Kota Batam maupun Jeju.

“Pemko Batam maupun BP Batam akan selalu mendukung penuh setiap kegiatan yang dapat membawa kebaikan untuk Batam,” ujarnya.

Baca Juga: Camat dan Pegawai Pemko Batam Diminta Siaga Bencana

Rudi mengatakan, hubungan Batam dan Korea Selatan selama ini sudah berjalan dengan baik. Bahkan juga tidak sedikit pengusaha Korea Selatan yang menanamkan modalnya di Kota Batam.

“Salah satunya Hansol, yang kita ketahui saat ini membantu kita membangun IPAL,” kata Rudi.

Dala kesempatan itu, Rudi mengatakan bahwa saat ini ada sejumlah proyek besar yang tengah dikerjakan di Kota Batam.

Baca Juga: Penyelam Barang Antik Asal Pulau Abang Tewas Tenggelam di Laut China Selatan

Di antaranya seperti pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kemudian, pelabuhan bongkar muat Batuampar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, serta pembangunan nfrastruktur atau jalan-jalan utama yang ada di Kota Batam.

“Pembangunan akan terus kita lakukan untuk mendukung investasi di Kota Batam,” ujarnya.

Baca juga: Beredar Video Pelaku Penculikan Anak di Batam Tertangkap, Ini Kata Polisi

Karena itu, pihaknya mengajak Kadin Juju, Korea Selatan dapat berinvestasi di Batam. Pihaknya menjamin seluruh perizinan akan dikawal dan pastinya dipermudah. Sehingga investasi dapat terealisasi dengan baik.

Sebagaimana diketahui bahwa pemenang tender pembangunan bandara Hang Nadim Batam merupakan PT Bandara Internasional Batam (BIB).

Baca Juga: Jelang Nataru, 1.120 Orang Tinggalkan Batam

PT BIB merupakan konsorsium yang dibentuk oleh Angkasa Pura Airports dengan kepemilikan saham 51%, Incheon International Airport Corporation (IIAC) saham 30%, dan 19% saham milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk [WIKA].

“Kalau tidak bisa sama seperti Korea Selatan, paling tidak kita ingin seperti Singapura,” kata Rudi.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk, mengatakan, kerjasama pihaknya dengan Kadin Jeju dharakan nantinya dapat menambah investasi di Kota Batam.

Baca Juga: Banjir, Jalan Brigjen Katamso Lumpuh dan Perumahan di Tanjunguncang Terendam

“Terlebih lagi Wali Kota yang juga Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi telah menawarkan beberapa potensi investasi di Batam,” kata Jadi.

Menurut Jadi selain investasi di sektor nfrastruktur juga banyak potensi kerjasama di sektor-sektor lainnya seperti pariwisata. Sebagaimana diketahui bahwa Batam juga merupakan kawasan pariwisata.(*)

Wali Kota Ajak Pengusaha Korea Selatan Berinvestasi di Batam

0
pemko batam 1
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kemeja putih) bersama Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk berfoto bersama dengan para pengusaha asal Korea Selatan. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak para pengusaha asal Korea Selatan untuk berinvestasi di Batam. Hal itu disampaikannya saat menyaksikan penandatangan kerjasama antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam dan Kadin Jeju, Korea Selatan, Senin (5/12/2022).

Ia juga mengapresiasi atas kerjasama tersebut. Pihaknya tentu berharap ke depan dapat mempererat hubungan Batam, Indonesia dengan Korea Selatan. Serta dapat memberikan dampak positif bagi investasi baik di Kota Batam maupun Jeju.

“Pemko Batam maupun BP Batam akan selalu mendukung penuh setiap kegiatan yang dapat membawa kebaikan untuk Batam,” ujarnya.

Baca Juga: Camat dan Pegawai Pemko Batam Diminta Siaga Bencana

Rudi mengatakan, hubungan Batam dan Korea Selatan selama ini sudah berjalan dengan baik. Bahkan juga tidak sedikit pengusaha Korea Selatan yang menanamkan modalnya di Kota Batam.

“Salah satunya Hansol, yang kita ketahui saat ini membantu kita membangun IPAL,” kata Rudi.

Dala kesempatan itu, Rudi mengatakan bahwa saat ini ada sejumlah proyek besar yang tengah dikerjakan di Kota Batam.

Baca Juga: Penyelam Barang Antik Asal Pulau Abang Tewas Tenggelam di Laut China Selatan

Di antaranya seperti pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Kemudian, pelabuhan bongkar muat Batuampar, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang, serta pembangunan nfrastruktur atau jalan-jalan utama yang ada di Kota Batam.

“Pembangunan akan terus kita lakukan untuk mendukung investasi di Kota Batam,” ujarnya.

Baca juga: Beredar Video Pelaku Penculikan Anak di Batam Tertangkap, Ini Kata Polisi

Karena itu, pihaknya mengajak Kadin Juju, Korea Selatan dapat berinvestasi di Batam. Pihaknya menjamin seluruh perizinan akan dikawal dan pastinya dipermudah. Sehingga investasi dapat terealisasi dengan baik.

Sebagaimana diketahui bahwa pemenang tender pembangunan bandara Hang Nadim Batam merupakan PT Bandara Internasional Batam (BIB).

Baca Juga: Jelang Nataru, 1.120 Orang Tinggalkan Batam

PT BIB merupakan konsorsium yang dibentuk oleh Angkasa Pura Airports dengan kepemilikan saham 51%, Incheon International Airport Corporation (IIAC) saham 30%, dan 19% saham milik PT Wijaya Karya (Persero) Tbk [WIKA].

“Kalau tidak bisa sama seperti Korea Selatan, paling tidak kita ingin seperti Singapura,” kata Rudi.

Ketua Kadin Batam, Jadi Rajaguguk, mengatakan, kerjasama pihaknya dengan Kadin Jeju dharakan nantinya dapat menambah investasi di Kota Batam.

Baca Juga: Banjir, Jalan Brigjen Katamso Lumpuh dan Perumahan di Tanjunguncang Terendam

“Terlebih lagi Wali Kota yang juga Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi telah menawarkan beberapa potensi investasi di Batam,” kata Jadi.

Menurut Jadi selain investasi di sektor nfrastruktur juga banyak potensi kerjasama di sektor-sektor lainnya seperti pariwisata. Sebagaimana diketahui bahwa Batam juga merupakan kawasan pariwisata.(*)

Camat dan Pegawai Pemko Batam Diminta Siaga Bencana

0
pemko batam
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengimbau kepada seluruh camat dan pegawai di lingkungan Pemko Batam untuk siaga terhadap bencana. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Para camat dan pegawai di lingkungan Pemko Batam diminta untuk selalu siaga bencana. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memimpin apel yang rutin dilaksanakan setiap awal bulan.

Selain tiu, Amsakar juga menekankan kepada seluruh pegawai untuk dapat terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terutama pegawai yang bertugas pada bagian pelayanan.

Baca Juga: Jelang Nataru, 1.120 Orang Tinggalkan Batam

Amsakar juga berpesan khususnya kepada Camat dan Lurah untuk dapat selalu siaga bencana, terutama banjir yang dapat terjadi kapan saja. Mengingat saat ini tengah memasuki musim hujan.

Baca Juga: Penyelam Barang Antik Asal Pulau Abang Tewas Tenggelam di Laut China Selatan

“Untuk camat saat ini cuaca memasuki musim hujan, jadi terus dipantau setiap wilayahnya,” kata Amsakar.

Semua pegawai lanjutnya juga harus terus mendukung dan menjalankan pembangunan infrastruktur yang menjadi program utama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.(*)