Ilustrasi timnas Kroasia berlaga di Piala Dunia 2022 saat melawan Maroko yang berakhir tanpa gol, Rabu (23/11) (Twitter @FIFAWorldCup)
batampos – FIFA menjatuhkan sanksi kepada Kroasia pada Rabu (7/12), menyusul nyanyian para fans yang berbau xenofobia alias kebencian terhadap orang dari negara lain, yang ditujukan kepada kiper Kanada Milan Borjan di Piala Dunia 2022, dikutip dari Antara.
Federasi sepak bola Kroasia diharuskan membayar denda sebesar 5.000 franc atau sekira Rp 830 juta terkait tingkah suporter Kroasia selama pertandingan FIFA Piala Dunia antara Kroasia versus Kanada pada 27 November, demikian pernyataan FIFA dikutip AFP.
Selama pertandingan yang berlangsung di Doha itu, para fan Kroasia secara verbal menyerang Borjan, keturunan etnik Serbia, yang lahir di Kroasia tapi meninggalkan negara itu ketika masih anak-anak.
Mereka juga membentangkan spanduk, salah satunya yang mengacu ke operasi militer 1995 yang mengakhiri perang kemerdekaan Kroasia.
Selama dan setelah operasi tersebut lebih dari 200.000 warga etnik Serbia meninggalkan negara tersebut, termasuk keluarga Borjan.
Hukuman bagi Kroasia itu dijatuhkan 48 jam berselang setelah mereka mengamankan tiket menantang Brazil pada perempatfinal, Jumat (9/12).
Federasi sepak bola Serbia juga terkena hukuman dari FIFA, yang menjatuhkan denda 20.000 Swiss franc, setara 332 juta rupiah, menyusul bendera kontroversial yang menggambarkan Kosovo tergantung di ruang ganti pemain saat pertandingan mereka melawan Brazil.
Federasi sepak bola Kosovo (FFK) mengajukan komplain ke FIFA setelah foto yang menunjukkan bendera Serbia dengan peta yang termasuk wilayah Kosovo sebagai negara mereka dicap dengan slogan “tidak akan ada kata menyerah”.
Kosovo, yang merupakan bekas provinsi Yugoslav dengan penduduk mayoritas Albania, menyatakan kemerdekaan dari Serbia pada 2008, namun Beograd menolak untuk mengakuinya.
Dalam kasus ketiga yang ditangani komisi disipliner FIFA, enam kartu kuning yang didapat Arab Saudi saat melawan Argentina dan Meksiko berakibat federasi negara tersebut mendapat dua sanksi, yang masing-masih berupa denda 15.000 Swiss franc atau sekira 250 juta rupiah. (*)
PADA masa lampau, literasi secara umum didefinisikan sebagai kemampuan membaca dan menulis. Literasi dikaitkan semata pada kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tulisan karena kemampuan membaca dan menulis menjadi pondasi bagi dunia pendidikan saat itu.
Namun, era globalisasi secara tidak langsung menuntut setiap manusia memiliki kemampuan dasar untuk survive di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, pada zaman modern, literasi didefinisikan lebih dari sekadar kemampuan membaca dan menulis saja.
Menurut UNESCO (2014: 12-13), literasi kembali digunakan dan dikembangkan dalam Education for All 2000 Assessment, “Literacy is the ability to read and write with understanding a simple statement related to one’s daily life. It involves a continuum of reading and writing skills, and often includes also basic arithmetic skills (numeracy).”
‘Literasi adalah kemampuan untuk membaca dan menulis dengan pemahaman sebuah pernyataan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Itu melibatkan sebuah kontinum dari keterampilan membaca dan menulis, dan sering kali juga berisi keterampilan aritmatika dasar (numerasi).’
Pemerintah Indonesia telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Pada momentum 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, negara dengan jumlah penduduk terpadat keempat di dunia ini mendapatkan bonus demografi.
Bonus demografi yang dimaksud adalah Indonesia akan memiliki 70% jumlah penduduk yang berada pada usia produktif (15—64 tahun). Bonus demografi dapat berdampak positif apabila negara memberdayakan tenaga SDM tersebut dengan baik.
Namun, bonus demografi dapat berdampak negatif apabila negara tidak mampu memberdayakan dengan baik tenaga SDM yang begitu banyak. Jika jumlah penduduk yang berada dalam usia produktif itu tidak diberdayakan dengan optimal, akan mengakibatkan munculnya masalah, terutama masalah sosial, seperti pengangguran, kemiskinan, dan tingkat kriminalitas yang tinggi.
Berdasarkan fakta di atas, bonus demografi tidak dapat dihindari oleh Indonesia walaupun berpeluang memberikan dampak negatif apabila tidak dikendalikan dengan optimal.
Pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo telah menetapkan visi Negara Kesatuan Republik Indonesia 2045 dengan mempersiapkan empat pilar, yaitu pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.
Pemerintah sedang membangun pilar-pilar tersebut, khususnya dalam hal peningkatan sumber daya manusia yang dimiliki negara Indonesia. Kemampuan literasi menjadi satu di antara hal penting lainnya dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia.
Pentingnya literasi dalam membangun sumber daya manusia tidak berbanding lurus dengan peringkat Indonesia dalam bidang tersebut. Menurut data statistik dari UNESCO, dari total 61 negara, Indonesia berada di peringkat 60 dengan tingkat literasi rendah.
Peringkat 59 diisi oleh Thailand dan peringkat terakhir diisi oleh Botswana. Sementara itu, Finlandia menduduki peringkat pertama dengan tingkat literasi yang tinggi, hampir mencapai 100%. Dari fakta di atas, dapat disimpulkan bahwa minat literasi di Indonesia masih sangat kurang.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan minat literasi masyarakat Indonesia masih rendah. Pertama, minat literasi yang tidak ditumbuhkan sejak usia dini. Merujuk pada KBBI, minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu; gairah; keinginan.
Minat pada anak dapat ditumbuhkan. Salah satu caranya adalah dengan memperkenalkan buku kepada mereka sejak usia dini. Namun, pada era ini, orang tua cenderung memperkenalkan ponsel kepada anak sejak usia dini. Kebiasaan yang salah ini akan membuat anak cenderung menyukai bermain ponsel daripada membaca buku.
Kedua, perkembangan teknologi yang semakin canggih. Teknologi yang semakin canggih ternyata tidak hanya memberikan dampak positif bagi generasi muda, tetapi juga dapat memberikan dampak buruk jika tidak dipergunakan dengan benar.
Salah satu dampak buruk kecanggihan teknologi adalah anak akan kecanduan bermain game. Rasa candu yang berkonotasi negatif ini akan membuat anak tidak dapat menumbuhkan minat literasi yang seharusnya diperlukan seiring dengan perkembangan teknologi.
Ketiga, kurangnya peran orang tua dalam mendukung kegiatan literasi. Minat literasi dapat ditumbuhkan dengan pendekatan orang tua. Orang tua akan selalu menjadi aktor yang hebat untuk setiap anak. Kegiatan apapun yang dilakukan orang tua akan ditiru oleh anaknya.
Oleh karena itu, peran orang tua dalam menumbuhkan minat literasi menjadi penting. Para orang tua hendaknya mulai meluangkan waktu untuk membaca dan membuat aktivitas membaca menjadi hal yang menyenangkan untuk anaknya.
Kemampuan literasi menjadi hal yang sangat penting untuk memulai peningkatan sumber daya manusia, terutama untuk membangun generasi emas Indonesia. Indonesia akan menjadi negara yang kuat pada tahun 2045 jika minat literasi ini dapat ditumbuhkan sejak usia dini.
Tongkat kepemimpinan Indonesia pada tahun tersebut akan dipegang oleh generasi muda saat ini. Upaya yang sangat berat dibutuhkan untuk membangun generasi emas Indonesia. Mari bersama-sama membangun Indonesia dengan peningkatan sumber daya manusia dari langkah awal, yaitu menumbuhkan minat literasi. (*)
Oleh: Sahat Parsaulian Sinurat Penyuluh Bahasa di Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau
Cristiano Ronaldo saat berlatih bersama Timnas Portugal di Piala Dunia Qatar 2022. (Patricia de Melo Moreira/AFP)
batampos – Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa Timnas Portugal terlalu kompak untuk dipecah belah oleh pihak luar. Itu setelah sejumlah media melaporkan bahwa Ronaldo mengancam akan meninggalkan Timnas Portugal setelah dicadangkan saat melawan Swiss di babak 16 besar.
Penyerang berusia 37 tahun itu dicadangkan dan baru dimainkan di babak kedua. Penggantinya sebagai starter, Goncalo Ramos, mampu mencetak 3 gol. Saat itu, Portugal menang dengan skor telak 6-1 atas Swiss dan melaju ke perempat final.
Sebuah laporan dari surat kabar Portugal, Record, mengatakan bahwa Ronaldo mempertimbangkan untuk keluar dari Selecao das Quinas setelah bersitegang dengan pelatih Fernando Santos.
Namun, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu melalui akun media sosialnya membantah kabar-kabar tersebut.
“Itu (Portugal) adalah tim yang terlalu kompak untuk dipecah belah oleh pihak luar,” katanya yang dikutip AFP pada Kamis (8/12).
“Sebuah bangsa berani yang tidak membiarkan dirinya ditakuti oleh musuh manapun. Sebuah tim dalam arti sebenarnya dari kata tersebut, yang akan memperjuangkan impian sampai akhir,” tegasnya.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) juga membatah bahwa Ronaldo telah mengancam angkat kaki dari Qatar.
“FPF mengklarifikasi bahwa kapten Selecao das Quinas, Cristiano Ronaldo tidak pernah mengancam untuk meninggalkan tim nasional selama tinggal di Qatar,” kata FPF.
“Setiap hari Ronaldo membangun rekam jejak yang unik untuk melayani tim nasional dan negara, yang patut untuk dihormati,” imbuh FPF.
Portugal bakal menghadapi Maroko dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 pada Sabtu (10/12) malam WIB. (*)
Personel Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan salah seorang pelaku dugaan korupsi dana hibah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri. Foto: Ditreskrimsus Polda Kepri untuk Batam Pos
batampos – Polisi menangkap empat orang tersangka klaster kedua dana hibah Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri, Kamis (8/12), di Tanjungpinang. Keempat orang itu ditangkap di kediamannya masing-masing.
Empat tim dibentuk Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda untuk mengamankan keempat tersangka tersebut. Setiap tim bertanggung jawab menangkap satu orang tersangka.
Penangkapan berawal terhadap tersangka Zu, Kamis (8/12) pukul 07.30 di kilometer 8 atas, Tanjungpinang. Lalu, tim Subdit Tipidkor lainnya bergerak menangkap On di hari yang sama pukul 07.30 di Perumahan Hang Lekir, Tanjungpinang.
Tersangka An, ditangkap tim 3 pukul 07.30 di Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Atas, Tanjungpinang. Tersangka S ditangkap pukul 08.30 di Perumahan Citra Pelita, Tanjungpinang.
Informasi didapat Batam Pos bahwa para tersangka tidak memberikan perlawanan saat ditangkap. Usai mengamankan para tersangka, polisi langsung melakukan penggeledahan rumah tersangka.
Ada beberapa dokumen yang berkaitan dengan kasus korupsi dana hibah diamankan. Keempat tersangka merupakan kaki tangan Tri Wahyu (mantan Kabid BPKAD Provinsi Kepri, tersangka kasus korupsi dana hibah klaster pertama).
Akibat perbuatan keempat orang ini, negara mengalami kerugian hingga Rp 1,6 miliar. Kerugian ini dari dana hibah yang dikucurkan dari APBD 2020, untuk membuat kegiatan. Namun, faktanya tidak ada satupun kegiatan yang dilaksanakan.
Bisa dikatakan, kegiatan fiktif. Sebab, para pelaku merancang membuat laporan kegiatan dan dokumen dengan memalsukan beberapa tanda tangan. Serta foto-foto kegiatan yang fiktif.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Teguh Widodo, membenarkan penangkapan tersebut.
”Iya, kelanjutan perkara yang sebelumnya,” kata Teguh, Kamis (8/12/2022).
Kasus korupsi dana hibah klaster kedua ini, tidak jauh beda dengan klaster pertama. Modusnya hampir sama, dengan mengajukan permohonan untuk membuat berbagai kegiatan.
Namun, nyatanya tidak ada satupun kegiatan yang dilaksanakan. Keempat tersangka ini memiliki peranan yang berbeda-beda. Zu berperan sebagai kaki tangan dari Tri Wahyu (terdakwa kasus korupsi klaster pertama). Zu ini menerima permintaan dari Tri Wahyu untuk mengelola dana hibah yang akan dicairkan.
An, orang yang diminta Zu dan On mencari orang, tempat, serta alat kelengkapan lain untuk pelaksanaan kegiatan fiktif. Komplotan ini bekerja untuk mengelabui negara, dengan merancang sedemikian rupa pelaporan dana hibah tersebut.
Polisi telah memeriksa puluhan orang saksi selama penyelidikan kasus korupsi klaster kedua itu. Keempatnya memiliki peran yang berbeda-beda. Zu berperan sebagai kaki tangan Tri Wahyu. Zu menerima permintaan dari Tri Wahyu untuk mengelola dana hibah yang akan dicairkan.
Tersangka On juga orang kepercayaan Tri Wahyu, yang diminta mengelola dana hibah itu. Sementara tersangka Sa adalah orang yang diminta Zu membuat proposal permohonan hibah dan memalsukan tanda tangan para pemohon hibah.
Selain itu, Zu juga memalsukan surat keterangan domisili. Tersangka An adalah orang yang diminta Zu dan On mencari orang, tempat serta alat kelengkapan lain untuk pelaksanaan kegiatan fiktif. Komplotan ini bekerja untuk mengelabui negara, dengan merancang sedemikian rupa pelaporan dana hibah tersebut.
Polisi memeriksa puluhan orang saksi selama penyelidikan kasus korupsi klaster kedua itu. Kasus dugaan korupsi dana hibah mencuat setelah polisi menerima laporan masyarakat. Informasi yang didapat, menyebutkan ada dugaan korupsi hibah yang nilainya mencapai Rp 20 miliar.
Berbekal informasi itu, polisi memulai penyelidikan pada 30 Desember 2020 lalu, untuk klaster pertama. Polisi melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, dari berbagai saksi dan orang-orang yang mengetahui dana hibah Dispora tersebut.
29 Desember 2021, kasus dugaan korupsi klaster pertama ini naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Tahapan penyidikan ini dimulai setelah dikirimkannya SPDP ke Kejati, 2 Januari 2022. Usai dikirim, polisi secara maraton memeriksa puluhan saksi di Tanjungpinang dan
Batam.
Hingga akhirnya, polisi menetapkan keenam orang terlapor di SPDP yang dikirimkan ke kejaksaan itu sebagai tersangka, setelah dilakukan gelar perkara 4 April lalu.
Satu orang masih buron dan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Muksin alias Usin alias Ucin alias Tatar. Sedangkan kelima orang tersangka yang sudah diamankan yakni Tri Wahyu Widadi, 44, mantan Kabid BPKAD Provinsi Kepri di rumahnya di Batu IX, Tanjungpinang.
Suparman alias Arman, 35, ditangkap di rumahnya di Kampung Lembah Harapan Sei Lakam Timur, Karimun. Mustofa Sasang ditangkap di rumah liar Bengkong Kartini, Batam. Arif Agus Setiawan ditangkap di Perumahan Puri Legenda Batam. Muhammad Irsyadul Fauzi ditangkap di rumah liar Tanjunguban, Bintan.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus, AKBP Nugroho Agus Setiawan, menyebut, ada beberapa klaster korupsi dana hibah. Penyidik baru memeriksa klaster pertama dengan kerugian negara Rp6,2 miliar.
Namun, dari keseluruhan klaster, kerugian negara mencapai Rp 20 miliar.
”Kami akan mengusut tuntas kasus ini,” ucapnya beberapa waktu lalu.
batampos – Yamaha Motor Co., Ltd menghadirkan gagasan baru dalam hal visi keselamatan bermobilitas, yang mengangkat filosofi “Jin-Ki Kanno dan Jin-Ki Anzen”. Melalui gagasan baru ini, Yamaha tidak hanya berfokus menciptakan hubungan erat antara pengendara dan sepeda motor dalam menciptakan kegembiraan saat berkendara (Jin-Ki Kanno). Namun, juga meningkatkan aspek keselamatan (Jin-Ki Anzen).
Filosofi Jin-Ki Kanno dan Jin-Ki Anzen memiliki pendekatan pada tiga pilar utama, yaitu Teknologi, Keterampilan Pengendara dan Konektivitas. yang mengekspresikan pendekatan unik untuk mengurangi angka kecelakaan secara signifikan (free of accidents) bersama pelanggan, sehingga mereka pun dapat merasakan kegembiraan dan Kando* ketika berkendara.
”Seiring meningkatnya kesadaran akan keselamatan berkendara di seluruh dunia, Yamaha Motor juga memiliki langkah inisiatif mengenai keselamatan berkendara. Kami berupaya mengatasi masalah terkait keselamatan berkendara bagi masa depan. Untuk itu kami memperkenalkan Jin-Ki Kanno, yang merupakan cita-cita pengembangan eksklusif Yamaha Motor untuk menciptakan hubungan erat manusia dengan sepeda motor, sehingga merasakan pengalaman Kando yang unik dan menggembirakan. Sedangkan Jin-Ki Anzen adalah gagasan bahwa dengan membuat pengendara dan kendaraan bersinergi dengan baik, dapat menghasilkan keterampilan dan teknologi keselamatan berkendara yang lebih canggih. Yamaha Motor juga berupaya menuju pencapaian angka nol kecelakaan lalu lintas yang fatal di tahun 2050, tapi kami tidak dapat melakukannya sendiri, jadi kami akan memperkuat upaya kami untuk mewujudkan tujuan kami bersama dengan para pelanggan,” ungkap Yoshihiro Hidaka, President, Chief Executive Officer and Representative Director, Yamaha Motor Co., Ltd.
Salah satu upaya mewujudkan keselamatan berkendara adalah dengan implementasi Teknologi, Keterampilan Pengendara dan Konektivitas. Dengan adanya Teknologi akan mendukung pengendara untuk mengetahui kondisi terkait kendaraan di sekitarnya, status regulasi lalu lintas, potensi risiko dan lainnya, jadi akan membantu pengendara dalam mengenal dan mengambil keputusan saat berkendara. Selain itu, jika terjadi kecelakaan, dapat melindungi penumpang dan menginformasikan mengenai kecelakaan sehingga mengurangi dampak kerusakan pada motor maupun yang membahayakan keselamatan pengendara dan penumpang. Contoh bantuan dari teknologi pada motor yaitu Radar-linked Unified Brake System dan fungsi Adaptive Cruise Control (ACC) yang dapat ditemui pada motor Tracer 9 GT+ yang dijadwalkan akan dirilis tahun depan. Ini adalah Radar-linked Unified Brake System pertama di dunia yang menggunakan millimeter wave radar yang berfungsi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengendara serta sebagai electronic control system.
Keamanan dan kenyamanan bagi pengendara :
-menyesuaikan tekanan pada rem depan dan rem belakang sehubungan dengan kecepatan kendaraan lain yang berada di depan, walaupun dengan pengereman yang tetap.
-menyesuaikan redaman pada suspensi depan dan belakang secara bersamaan.
-memberikan kontribusi untuk deselerasi yang cepat dan stabilitas yang baik.
-mengontrol kecepatan secara otomatis di saat kecepatan tetap, deselerasi dan akselerasi.
-ada pemberitahuan pada dashboard kepada pengendara bahwa ada kendaraan lain yang posisinya terlalu dekat dengan pengendara saat ACC diaktifkan.
-membantu pengendara menambah tekanan rem saat sistem mendeteksi bahwa tekanan rem kurang, dan pengendara terlalu dekat dengan kendaraan lain.
Lalu terkait Keterampilan Pengendara, Yamaha akan melakukan ekspansi kelas safety riding dengan mengenalkan program Yamaha Riding Feedback System. Program ini untuk menganalisa kondisi berkendara pengendara dan menyediakan feedback dalam bentuk poin untuk meningkatkan skill. Selain itu juga ada program micro-learning misalnya menyediakan video pembelajaran mengenai safety riding pada handphone atau perangkat komunikasi lainnya.
Sedangkan sehubungan dengan Konektivitas, yaitu terkait koneksi antara pengendara dan kendaraan untuk mengurangi kecelakaan yang disebabkan human errors. Beberapa poin dalam hal konektivitas ini yaitu koneksi dengan infrastruktur transportasi (mengurangi kecelakaan yang disebabkan oleh lingkungan), koneksi antara aplikasi dengan kendaraan misalnya Y-Connect (mengurangi kecelakaan karena kendaraan), koneksi antara digital dan orang.
Kapten Timas Belanda Virgil van Dijk. (Emmanuel Dunand/AFP)
batampos – Kapten Belanda, Virgil van Dijk yakin kepaduan di dalam skuad tim nasional Belanda akan mampu membuat perbedaan pada laga perempatfinal Piala Dunia 2022 melawan Argentina pada Jumat (9/12) nanti, dikutip dari Antara.
Belanda bukanlah tim yang dikenal karena semangat juang timnya pada Piala Dunia namun mereka terlihat dalam suasana gembira ketika pulang ke hotel menyusul kemenangan pada babak 16 besar melawan Amerika Serikat.
Pelatih Louis van Gaal berdansa dan berselebrasi bersama staf hotel tempat timnya menginap dan Van Dijk yakin kebersamaan di dalam skuadnya sungguh spesial.
“Setiap orang tahu peran mereka, setiap dari mereka merasakan tanggung jawabnya agar dapat meraih kesuksesan,” kata bek Liverpool itu dikutip AFP, Jumat (9/12).
“Terasa sulit bagi pemain yang tidak turun sebagai starter. Ada 15 pemain yang ingin mengawali pertandingan dan mereka tidak mendapatkan kesempatan itu.
“Sulit untuk tetap ada untuk satu sama lain tetapi semua orang melakukan itu, dan itu adalah kunci kesuksesan.”
Van Dijk mengatakan perasaan kompak bahkan menjalar ke para staf hotel tempat mereka menginap di Doha.
“Pemandangan setelah pertandingan di hotel, orang-orang yang bekerja di hotel, para staf yang membantu kami setiap harinya ada untuk kami, menyambut kami dan bersorak untuk kami,” kata dia.
“Mereka juga bagian dari kesuksesan sejauh ini, dan semoga kami dapat meneruskan itu.”
Belanda akan menantang Argentina dalam laga antara dua tim paling ikonis di Piala Dunia itu. Negara Amerika Selatan tersebut keluar sebagai pemenang saat keduanya bertemu pada semifinal Piala Dunia 2014, melalui adu penalti menyusul hasil imbang 0-0.
Van Dijk mengatakan Belanda telah berlatih penalti dan siap menghadapi kemungkinan ujian dari titik putih itu sekali lagi.
“Kami akan mencoba sebaik mungkin agar siap untuk itu, tapi semoga kami tidak sampai pada tahap itu dan kami bisa memutuskan hasil pertandingan lebih awal.”
Belanda akan bertumpu kepada Van Dijk untuk menghentikan Lionel Messi di pertandingan yang bisa menjadi penampilan Piala Dunia terakhir bagi sang megabintang Argentina. (*)
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. Foto: Dalil Harahap
batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Pol Tri Nugroho, mengimbau masyarakat Kota Batam untuk tidak terlibat judi bola selama pelaksanaan piala dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar.
“Kalau kita temukan akan ditindak tegas ini untuk memberantas perjudian di Kota Batam ini,” ujarnya, Rabu (7/12/2022).
Ia meminta jika masyarakat mengetahui lokasi saat nonton bola terindikasi perjudian untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
batampos – Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi wakil Indonesia pertama yang lolos ke semifinal BWF World Tour Finals 2022. Kepastian ini didapatkan dari dua hal.
Pertama dalam laga kedua Grup B, Hendra/Ahsan mengandaskan ganda Denmark Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Di sisi lain, ganda Tiongkok Liu Yuchen/Ou Xuanyi mampu mengalahkan juara dunia 2022 asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Hendra/Ahsan menang dalam straight game, 21-13 dan 21-12. Sedangkan Liu/Ou menang dalam rubber game ketat 23-21, 22-24, dan 21-16.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, saat berada di Pelabuhan Ponton Belakangpadang. Foto: Diskominfo Kota Batam
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meresmikan ponton yang baru selesai dibangun oleh Dinas Perhubungan Batam tahun ini. Infrastruktur ini menjadi dermaga bagi kapal pompong yang merupakan alat transportasi dari Batam ke pulau penyangga Belakangpadang.
Ponton dibuat jauh lebih baik dengan teknologi terbaru. Sehingga memiliki daya tahan lebih baik dari ponton sebelumnya. Perbaikan ponton itu menggunakan anggaran APBD tahun 2022 dengan total anggaran Rp3,9 miliar.
Rudi berharap peningkatan infrastruktur ini bisa mempermudah masyarakat di pesisir ketika menunggu kapal pompong yang datang. Ponton dibuat lebih ramah dan bisa menjadi tempat tunggu yang nyaman bagi penumpang.
“Saya berharap infrastruktur ini bisa meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan warga pesisir atau pendatang dari kota Batam yang ingin berwisata di pulau ini,” ujarnya, Kamis (8/12).
Ia menambahkan saat ini Pulau Belakangpadang sudah jauh berbeda dibanding sebelumnya. Jalan-jalan permukiman sudah dibenahi. Sehingga lebih tertata, dan ekonomi masyarakat pulau lebih hidup.
“Pada momen tertentu jumlah pendatang ke Pulau Belakangpadang meningkat. Ini merupakan momen yang harus dimanfaatkan untuk menarik keuntungan bagi masyarakat pulau,” jelasnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan, dengan selesainya perbaikan jembatan itu dapat mempermudah akses masyarakat.
“Semoga mempermudah masyarakat karena ini salah satu pelabuhan paling sibuk,” kata Salim di Pelabuhan Sekupang.
Salim menyebut, perbaikan ponton Sekupang-Belakangpadang menggunakan bahan teknologi terbarukan yaitu dengan menggunakan bahan High Density Polyethyline (HDPE) yang diklaim bisa bertahan sampai 20 tahun.
“Tidak menggunakan bahan besi. Tapi pelastik dan kayu jati. Sehingga perawatan lebih mudah dan tahan lama. Ini yang akan kita gunakan untuk pembangunan poton lainnya,” kata dia. (*)
Tiga unit mobil mewah yang diamankan Polda Kepri. Foto: Fiska Juanda/Batam Pos
batampos – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batam meminta tiga mobil mewah selundupan asal Singapura dirampas untuk negara.
Sedangkan, CDK, keponakan pemilik gudang PT SPL (Sinar Penuin Lestari), yang menjadi terdakwa dalam perkara mobil selundupan diminta menjalani hukuman pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara atau 18 bulan.
Permintaan itu disampaikan JPU saat membacakan nota tuntutan di depan majelis hakim Pengadilan Negeri Batam, Kamis (8/12/2022).
Dimana dalam nota tuntutan, ditegaskan terdakwa CDK, telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melanggar undang-undang kepabeanan.
Sebagaimana diatur dalam Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 102 huruf e Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo Pasal 56 ke-2 KUHP.
“Perbuatan terdakwa tak ada alasan pemaaf dan pembenar, sehingga sudah seharusnya terdakwa dihukum sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku,” ujar Abram Marojahan menjabarkan isi nota tuntutan.
Namun sebelum menjatuhkan pidana, pihaknya telah mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan.
Hal memberatkan pernyataan terdakwa telah merugikan negara. Sedangkan hal meringakn terdakwa bersikap sopan dan berterus terang.
“Memperhatikan unsur pasal telah terpenuhi, menuntut terdakwa (menyebut nama lengkap) dengan 1 tahun dan 6 bulan penjara. Meminta terdakwa membayar denda Rp 100 juta, yang apabila tak dibayar ganti pidana kurungan 3 bulan,” jelas Abram.
Tak hanya menjatuhkan pidana, JPU juga menuntut agar barang bukti berupa tiga mobil sport dirampas untuk negara.
“Menyatakan barang bukti mobil, dirampas untuk negara,” tegasnya.
Atas tuntutan jaksa, CDK pun meminta waktu untuk mengajukan pembelaan. Sidang pun ditunda oleh majelis hakim PN Batam minggu depan.
Dalam dakwaan dugaan tindak pidana yang dilakukan CDK berawal sekitar bulan Juli lalu saat ia dihubungi oleh Hermanto Noor (DPO), dengan maksud hendak menitipkan 3 unit mobil.
Selanjutnya terdakwa memberi tahu H agar ketiga mobil dibawa ke area gudang PT Sinar Penuin Lestari yang beralamat di Komplek Penuin Centre Blok F No. 1, 2, 3 Batu Selicin, Lubuk Raja.
Terdakwa lalu berangkat menuju areal gudang PT Sinar Penuin Lestari. Selanjutnya sekira pukul 21.30 WIB datang 1 unit mobil merk Honda NSX warna merah yang dibawa oleh sopir tak dikenal.
Tak lama kemudian datang lagi 1 unit mobil merk Nissan Fairlady 350Z warna silver lalu diparkir oleh sopir yang membawa mobil tersebut di dekat mobil pertama. Beberapa menit kemudian datang mobil ketiga yaitu 1 unit mobil merk Nissan Nismo warna silver.
Bahwa dalam perkara ini, CDKdiduga membantu H dengan cara memberi kesempatan dan sarana berupa areal gudang PT Sinar Penuin Lestari untuk menyembunyikan mobil-mobil tersebut.
Bahwa terhadap mobil-mobil yang dimaksud yaitu tidak dilengkapi dokumen izin impor dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam.
Menyatakan bahwa kendaraan bermotor tersebut tidak terdaftar pada database, serta tidak diproduksi di pabrik dan belum pernah di impor ke Indonesia.
Bahwa akibat perbuatan H yang dibantu CDK, telah mengakibatkan tidak terpenuhinya pungutan negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas dengan jumlah Rp.4.865.336.000.(*)