Driver Maxim Tanjungpinang konvoi bersama saat peringatan HUT ke-1 Maxim Tanjungpinang, Sabtu (19/11). Kepala Maxim
batampos- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 , Ojek Online Maxim Cabang Tanjungpinang menggelar acara silaturahmi bersama para driver maxim.
Acara yang digelar berupa komvoi dengan yang diikukuti puluhan driver, berangkat dari Tugu Sirih Emas Tepi Laut menuju Kilometer (Km) 16 dan berkumpul di Pantai Setumu.
Kepala Cabang Maxim Tanjungpinang, Gom Gom Tambunan menjelaskan kegiatan itu dalam rangka menjalin silaturahmi bersama para driver yang sudah bekerja selama satu tahun ini.
“Kami ingin memberikan apresiasi kepada para driver yang bekerja, kami undang para driver bersama keluarga dan kerabatnya agar lebih meriah,” kata Gom Gom Tambunan ke Batam Pos, Senin (21/11).
Ia menjelaskan dalam kegiatan syukuran itu diadakan permainan dan menyediakan beberapa hadiah pagi para driver yang beruntung.
Dengan usia 1 tahun, saat ini tercatat sekitar 200 driver yang aktif bekerja, menurutnya ini sangat membantu para driver ataupun masyarakat yang membutuhkan jasa transportasi untuk bepergian.
“Semoga kehadiran maxim bisa lebih dirasakan untuk membantu perekonomian para driver ataupun masyarakat,” harapnya.
Reaksi para driver tentunya sangat senang karena kegiatan itu sangat jarang dilakukan karena setiap hari sibuk bekerja.
“Mereka pada senang, karena ini jarang-jarang dilakukan,” ucapnya. (*)
Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menggelar latihan tempur di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepri, Minggu (20/11). Latihan tempur kali ini dilaksanakan bersama Angkatan Laut Australia atau Royal Australian Navy.
DABO SINGKEP – Yofi Yuhendri
Perahu karet TNI AL terlihat berlayar berjarak 400 meter dari pantai. Perahu itu menurunkan 4 prajurit Marinir. Mereka bersenjata lengkap. Perlahan, prajurit itu berenang menuju bibir pantai.
Selama berenang, prajurit tersebut tidak menimbulkan percikan air dan gelembung udara. Teknik berenang ini dikenal dengan nama renang rintis.
Sesampai di bibir pantai, satu persatu prajurit memeriksa kondisi sekitar. Mereka memastikan tak ada musuh yang menunggu dan mengintai. Kawasan bibir pantai dipastikan aman dari musuh.
Kedatangan 4 prajurit Marinir tersebut disusul 5 unit kapal karet. Kapal itu didayung puluhan prajurit dari TNI AL dan RAN. Seluruh pajurit kemudian menuju hutan yang berada di sekitar pantai.
Di hutan terjadi kontak senjata. Puluhan tembakan terdengar. Alhasil, musuh di hutan berhasil dilumpuhkan.
“Latihan ini seolah-olah dilakukan pada malam hari. Intinya adalah melakukan pendaratan. Tapi operasi pendaratan dan penyerbuan itu selalu dimulai dengan penggunaan kapal,” ujar Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang turut menyaksikan latihan tempur ini di lokasi.
Angkatan Laut Australia atau Royal Australian Navy saat melakukan persiapan latihan tempur bersama TNI. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos
Hutan aman dari musuh, lalu 2 unit helikopter mendarat di dekat hutan. Puluhan prajurit turun, dan mereka menggepur markas musuh dengan tembakan. Operasi ini dikenal dengan nama mobile udara (mobud).
Tak hanya gempuran tembakan senjata prajurit, serangan juga dilakukan dari udara menggunakan pesawat F16 milik TNI AU. Terhitung ada 5 pesawat yang melintas diudara.
Pesawat-pesawat yang diterbangkan dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru tersebut melepaskan bahan peledak tepat di atas markas yang ditempati para musuh. Akhirnya, seluruh musuh dilumpuhkan.
Seluruh musuh lumpuh, markas hancur. Prara prajurit turut meledakkan rumah-rumah yang digunakan musuh untuk bersembunyi.
“Diluncurkan (prajurit) jam 1 malam, jam 3 sudah dikuasai tempat ini oleh eselon terdepan. Kemudian eselon serbuan berikutnya, berangkat tadi jam 7 pagi sampai dengan pendaratan, kemudian di susul oleh closed air sport itu bantuan dari pesawat kami F-16. Kemudian setelah itu dimobudkan pasukan Marinir dan Australia ke daerah sasaran, karena daerah itu sudah dikuasai,” kata Andika.
Latihan tempur ini dalam rangka misi Indo-Pacific Endeavor (IPE). Digelar selama 2 hari, yakni 19-20 November dengan sandi Ausindi Amphibious Assault Exercise.
Kendaraan taktis milik TNI memasuki area latihan bersama. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos
Dari Indonesia, TNI mengerahkan KRI Banjarmasin-592 dan menerjunkan 500 prajurit yang didukung Korps Marinir TNI AL, Kopaska, Taifib, dukungan pesawat F16 TNI AU, dan tim kesehatan.
Sedangkan Australia mengerahkan Kapal Perang HMAS Adelaide, helikopter, Lite Landing Craft (LCC), zodiac, truk logistik, serta ambulans. Untuk personel, RAN melihatkan personel yang hampor sama dengan Indinesia.
“Awalnya, dua kapal sudah berada di perairan Lingga sejak 48 jam atau dua hari yang lalu sudah bertemu, kemudian dilakukan pertukaran. Karena apa, konsepnya adalah serangan Amfibius bersama. Oleh karena itu staff dari masing-masing kapal itu kemudian harus belajar masing-masing. Maksudnya mempelajari sehingga singkron rencana operasi yang akan diluncurkan dari dua kapal ini,” ungkap Andika.
Andika menjelaskan latihan berama antara TNI dengan RAN sudah berlangsung sejak tahun 80an. Namun, latihan kali ini memiliki konsep yang lebih sulit, dan lebih banyak aset yang dilibatkan.
“Kami ingin latihan itu setiap tahun semakin sulit. Untuk tahun ini lebih sulit dari tahun lalu, tahun depan harus lebih sulit lagi. Tadi sudah mulai kami bicarakan, apa nih konsep tahun depan,” kata pria yang sebelumnya menjabat Kepala Staf TNI AD tersebut.
Dalam tahun ini, TNI sudah menggelar 2 kali latihan tempur di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepri. Sebelumnya, latihan gabungan dilakukan pada awal Agustus lalu. Latihan tersebut bernama Super Garuda Shield (SGS) 2022 yang didalamnya tergabung personel militer dari Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS), Australia, Jepang, dan Singapura.
Pantai Todak terletak di Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep. Untuk menuju lokasi latihan tempur menggunakan jalur darat atau dari Pelabuhan Jagoh, Dabo Singkep membutuhkan waktu 1,5 jam.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kanan) bersama Chief of Joint Operations at Headquarters Joint Operations Command, Lieutenant General Greg Bilton. Foto: Yofi Yuhendri/Batam Pos
Akses ke jalan hanya satu, dan akan melalui banyak gerbang penjagaan. Di kiri jalan melalui beberapa pantai, serta disisi kanan jalan hutan.
Informasi yang didapatkan dari sejumlah Perwira TNI, Pantai Todak memiliki wilayah yang mudah diakses atau dilakukan pendaratan. Baik dari kendaraan amfibi maupun helikopter.
Selain itu, tempat latihan ini didukung wilayah yang dapat diberdayakan untuk mendukung operasi militer. Seperti fasilitas bandara, pelabuhan, rumah sakit serta instansi pemerintah lainnya baik sipil, TNI dan Polri.
Andika mengaku lokasi latihan tempur di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepri sudah lama digunakan. Sebab lokasi ini memiliki tempat yang strategis, serta memiliki fasilitas yang lengkap.
“Sudah dari lama kita gunakan. Total lahannya 10 ribu hektare. Fasilitasnya banyak, diantaranya, fasilitas nembak peluru tajam,” jelasnya.
Selain Panglima, latihan tempur bersama ini turut dihadiri Chief of Joint Operations at Headquarters Joint Operations Command, Lieutenant General Greg Bilton, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, dan Pejabat Utama TNI lainnya.
Greg Bilton mengatakan latihan tempur bersama ini merupakan suatu kehormatan yang diterima RAN. Ia mengaku latihan tersebut sangat bermanfaat bagi prajuritnya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Baik dari label Tamtama maupun label Perwira,” katanya.
Dalam latihan bersama ini, ia menilai TNI memiliki kemampuan dan level yang tinggi. Untuk itu, ia berharap kemampuan tersebut bisa diterapkan prajuritnya.
“Saya yakin rakyat Indonesia pasti sangat bangga dengan prestasi pasukan TNI. Dan saya bilang bahwa prestasi mereka sangat membanggakan Australia juga,” paparnya.
Usai melakukan latihan, prajurit RAN turut menyediakan barbeque untuk prajurit dan tamu undangan. Bahan tersebut dibawa mereka langsung dari Australia. Latihan tempur ini ditutup langsung oleh Panglima TNI.(*)
Ilustrasi: Tim perahu naga Indonesia saat berlaga di SEA Games (Antara)
batampos – Indonesia mendominasi Kejuaraan Perahu Naga Asia 2022 atau Asian Dragon Boat Championships 2022 dengan mengemas 11 medali emas dan satu perunggu.
Skuad Merah Putih menambah pundi-pundi medali dengan mengemas tiga emas dan satu perunggu pada hari terakhir di Rayong, Pattaya, Thailand, Senin (21/11).
Berdasarkan laman imas-sports.com, tiga emas diraih atlet Merah Putih melalui nomor 200 meter perahu kecil 12 pedayung putri dan campuran, serta 200 meter perahu standar 22 pedayung campuran.
Sementara untuk perunggu pada nomor 200 meter perahu kecil 12 pedayung terbuka. Dengan tambahan medali hari ini, Indonesia pun mengemas 11 medali emas dan satu perunggu, sekaligus menjadikan Merah Putih sebagai peraih medali terbanyak dalam ajang yang melombakan 15 nomor tersebut.
Sebelumnya, pada hari pertama Sabtu (19/11), Indonesia mengemas empat medali emas dari perlombaan jarak 1.000 meter di nomor perahu kecil 12 pedayung campuran, putri, open, dan perahu standar 22 pedayung campuran.
Satu hari kemudian pada Minggu (20/11), skuad Merah Putih kembali mengemas empat medali emas pada perlombaan jarak 500meter masing-masing perahu kecil 12 pedayung campuran, putri, open, dan perahu standar 22 pedayung campuran.
Hasil ini sekaligus menjadi modal penting tim perahu naga Indonesia dalam menghadapi ajang penting seperti SEA Games XXXII/2023 di Phnom Penh, Kamboja dan Asian Games XIX/2022 di Hangzhou, China, tahun depan.
Lomba hari ini
Kejuaraan Asia Perahu Naga 2022 atau Asian Dragon Boat Championships 2022 pada hari ini melombakan lima nomor. Hanya nomor perahu standar 22 pedayung kategori terbuka yang tidak diikuti Indonesia.
Sisanya sukses membuahkan medali. Pada nomor nomor 200 meter perahu kecil 12 pedayung putri, Indonesia memastikan emas setelah finis terdepan dengan catatan waktu 51,938 detik. Skuad Merah Putih mengalahkan tuan rumah di posisi kedua dengan 52,741 detik dan Myanmar di urutan ketiga dengan 53,588 detik.
Kemudian di 200 meter perahu kecil 12 pedayung campuran, kesuksesan kembali diraih usai membukukan 48,793 detik mengalahkan Myanmar (50.326 detik) dan Thailand (51,333 detik).
Emas terakhir diraih pada nomor 200 meter perahu standar 22 pedayung campuran setelah mencatat 41,794 detik mengalahkan Myanmar (43,234 detik) dan Thailand (43,841 detik).
Adapun perunggu dari nomor 200 meter perahu kecil 12 pedayung terbuka, Indonesia harus puas di posisi ketiga dengan waktu 46,080 detik. Indonesia kalah dari Thailand yang finis pertama dengan 45,563 detik dan Tiongkok di posisi kedua usai mencatatkan 45,870 detik.
Kejuaraan Asia Perahu Naga 2022 diikuti 12 negara yaitu Australia, Kamboja, China, Taiwan, Hong Kong, India, Myanmar, Malaysia, Nepal, Singapura, Indonesia, dan tim Thailand sebagai tuan rumah. (*)
batampos- Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Mangara Simarmata mengatakan, kenaikan Upah Minimum Provinsi 2023 akan ditentukan, Rabu (23/11). Dewan Pengupahan Provinsi (DPP) akan melakukan pembahasan paska terbitnya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.
“Kita sudah menerima petunjuk terkait Permanaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang penetapan upah minimum,” ujar Mangara Simarmata, Senin (21/11) di Tanjungpinang.
Ditegaskannya, Permenaker tersebut akan menjadi pegangan utama dalam pembahasan UMP 2023 nanti. Disinggung, apakah UMP 2023 akan naik sebesar 10 persen?
“Kenaikan yang diatur dalam Permenaker tersebut adalah angka maksimal. Artinya, nilainya adalah kesepakatan ditingkat Dewan Pengupahan Provinsi,” jelasnya.
Lebih lanjut katanya, adanya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 ini, juga menjadi alasan pihaknya belum menyampaikan hasil pembahasan UMP 2023 ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
“Permenaker ini juga mengatur tentang batas waktu penetapan UMP 2023 adalah 28 November 2022 nanti,” jelasnya lebih lanjut.
Dikatakannya juga, sebelum adanya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022, pembahasan soal upah minimum berpegang pada PP Nomor 36 Tahun 2021.
“Karena formulasi penghitungan upah minimum berubah, maka pembahsan ulang harus dilakukan,” tutupnya.
Sebelumnya, Dewan Pengupahan Provinsi Kepri hanya mengusulkan kenaikan UMP Kepri 2023 sebesar 4,8 persen. Kenaikan ini tidak sesuai dengan standard kesejahteran buruh.
Adapun besaran UMP Kepri 2023 yang diusulkan DPP Kepri adalah Rp147 ribu dari UMP Kepri 2022. Serikat buruh mengusulkan angka UMP Kepri 2023 untuk kesejahteraan buruh adalah Rp3,3 juta. (*)
batampos – Pengusaha galangan kapal optimis industri galangan kapal di Batam kembali berjaya. Bangkitnya industri galangan kapal ini sudah nampak sejak awal tahun. Pemesanan tongkang ataupun permintaan perbaikan kapal mulai ramai kembali setelah dua tahun tiarap akibat pandemi Covid-19.
Pengusaha berharap agar pemerintah mendukung mereka dengan mempermudah perizinan sehingga proyek pembuatan ataupun perbaikan kapal berjalan dengan lancar ke depannya.
“Sudah membaik, cuma harus didukung dengan mempermudah perizinan. Izin pelabuhan, izin pelsus (pelabuhan khusus) dan lain sebagainya perlu dukungan pemerintah,” ujar Ketua DPC Ikatan Perusahaan Industri Galangan Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Kepri Ali Ulai.
Dijelaskan Ali, orderan pembuatan kapal khususnya tongkang cukup sepanjang tahun ini. Bahkan orderan ini bisa bertahan hingga setahun kedepan. Perusahaan nikel, batubara dan kelapa sawit membutuhkan banyak armada tongkang saat ini. Ini kabar baik bagi pelaku industri galangan kapal di Batam dan berharap semuanya bisa berjalan dengan lancar.
“Tapi ada persoalan yang cukup serius yang didapat perusahaan galangan kapal sekarang ini. Tenaga welding (tukang las) tak ada. Hampir semua galangan kekurangan tukang las,” ujar Ali.
Iperindo yang memiliki 30-an anggota perusahaan galangan kapal, kata Ali, membutuhkan sekitar 5.000 tenaga welding yang sesuai saat ini.
Job fair Batam yang digelar oleh Pemko Batam beberapa waktu lalu di Sagulung belum mengatasi masalah kekurangan tenaga tukang las tersebut. Ribuan pencaker yang berjubel di sana umumnya ke bagian operator di perusahaan elektronik dan lainnya.
“Tukang las tak ada sama sekali. Banyak anggota kami yang buka stand (di lokasi job fair) tapi banyak yang tak dapat (tenaga kerja welding),” ujar Ali Ulai.
Terkait persoalan ini, Iperindo Kepri akan gelar diskusi dengan Pemko Batam dalam waktu dekat ini untuk pemecahan masalah yang dihadapi oleh anggota Iperindo tersebut.
“Karena kemarin kita lihat di berita, angka pengangguran di Batam ini banyak sekali. Lowongan kerja kurang, tapi nyatanya kami kekurangan tenaga kerja saat ini. Kita akan diskusi lagi dengan Pemerintah Daerah untuk masalah ini” ujar Ali.(*)
Para pengusaha yang tergabung dalam HP2TKDN Kepri. Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Delapan pengusaha yang memiliki perusahaan yang bergerak di bidang Lembaga Penyalur Pekerja Rumah Tangga (LPPRT) membentuk Himpunan Pengusaha Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (HP2TKDN) Kepri, Senin (21/21/2022).
Delapan pimpinan LPPRT yang sudah terverifikasi menandatangani akte notaris pendirian himpunan. HP2TKDN Kepri diketuai oleh Willy Tio, Sekretaris, Ernawati dan Bendahara Suryani.
“Himpunan ini dibentuk sebagai wadah untuk berkomunikasi dan bertujuan untuk memajukan perusahaan masing-masing,” ujar Willy Tio.
Menurutnya, delapan perusahaan yang tergabung dalam HP2TKDN merupakan perusahaan yang sudah terverifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja.
Ia menjelaskan, LPPRT merupakan lembaga penyalur tenaga kerja non formal dan mampu membuka peluang lapangan kerja cukup besar di Kepri khususnya Batam.
“Program ke depan, kita akan melakukan audensi dengan instansi terkait untuk memperkenalkan diri dan memaparkan program-program HP2TKDN,” katanya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Miftahulhayat/Jawapos)
batampos- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meluncurkan buku berjudul ‘1.500 Inspirasi: Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno’ di Gramedia Matraman, Matraman Jakarta Timur pada Senin (21/11). Pada peluncuran itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan turut hadir.
Dalam acara itu juga dihadiri Ketua Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Panjaitan; Juru Bicara Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Dahnil Simanjuntak dan CEO Indonesia Medika, Gamal Albinsaid. Zulkifli Hasan mengenang memori kebersamaannya bersama Sandiaga Uno ketika masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019.
Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan Sandiaga Uno dinilai sebagai sosok pemimpin inspiratif yang memiliki semangat juang tinggi. “Yang saya lihat dari sosok Sandiaga ia adalah pekerja keras, apa adanya dan teman yang hangat,” kata Zulhas, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (21/11).
Ketika itu, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) melihat sosok Sandiaga Uno sebagai sosok yang sangat bersemangat. Sandiaga Uno, katanya, tidak terlihat lelah walau telah menyambangi beberapa daerah untuk menyapa warga setiap hari.
“Dari pengalaman itu, saya bisa mengetahui Pak Sandi itu punya daya juang yang luar biasa dan pantang menyerah. Orang pintar itu banyak, namun orang yang pintar-punya daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah itu jarang,” ungkap Zulhas.
“Orang yang jiwanya kokoh itu pasti imannya kokoh. Seperti Pak Sandi yang berambisi besar menjadi gubernur, menjadi pemimpin, tetapi tidak pernah tergoda dan terpengaruh oleh jabatan yang ditanggung, tetap mengabdi pada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, penulis buku berjudul ‘1.500 Inspirasi: Jelajah Perjalanan Sandiaga Uno’, Yuga Aden mengungkapkan Sandiaga Uno merupakan sosok inspiratif. “Sandiaga sangat spesial, ia sosok pemimpin yang tidak hanya berkata, tapi juga ucapan dan perbuatannya selaras,” kata Yuga.
Yuga juga menambahkan, sosok Sandiaga seperti yang tercantum dalam bukunya, merupakan pemimpin yang mampu menjangkau daerah-daerah terkecil di Indonesia. “Terbukti, Sandiaga sebagai pemimpin yang selalu fokus menciptakan lapangan kerja, kebangkitan ekonomi dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia,” kata Yuga.
Sandiaga Uno pun dinilainya sebagai pemimpin yang mau mendengarkan keluh-kesah masyarakat yang ditemui di seluruh pelosok Nusantara. “Beliau juga sigap mengambil tindakan untuk membantu masyarakat, terutama dalam masalah ekonomi,” ungkapnya. (*)
Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan pengawasan dan monitoring di sejumlah pelabuhan tikus yang berada di wilayah Batam Senin (21/11).
batampos – Pelabuhan tikus di Batam masih jadi akses favorit bagi para penyelundup tenaga kerja ilegal yang hendak berangkat ke luar negeri melalui jalur laut secara ilegal.
Untuk memgantisipasi hal tersebut, Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan pengawasan dan monitoring di sejumlah pelabuhan tikus yang berada di wilayah Batam, Senin (21/11).
Pengawasan dan monitoring kali ini dilaksanakan di beberapa pelabuhan tikus yang berada di Kecamatan Sekupang.
Kapolsek KKP Batam AKP Awal Sya’ban mengatakan pengawasan serta monitoring itu dilakukan guna mengantisipasi digunakannya pelabuhan tikus sebagai jalur pemberangkatan PMI ilegal yang saat ini menjadi atensi pemerintah.
“Ini sebagai langkah antisipasi kita meningkatkan pengawasan di pelabuhan tikus yang berada di wilayah Batam,” ujarnya.
Apalagi lanjut Awal, dalam pekan kemarin kembali terjadi kecelakaan kapal bermuatan tenaga kerja ilegal yang karam di wilayah Nongsa yang menyebabkan beberapa nyawa tak bersalah menjadi korbannya.
“Oleh sebab itulah kita akan terus melakukan pengawasan dan monitoring di Pelabuhan Tikus ini. Sehingga ke depan tak ada lagi pengiriman tenaga kerja ilegal lagi,” ungkap Awal.
Ditambahnya, dari hasil pengawasan dan monitoring, diketahui penjaga pelabuhan atas nama Nelly Sihombing mengatakan pelabuhan rakyat di Pantai Dangas sudah tidak beroperasi lagi. Sebelumnya pelabuhan yang berada di ujung Pantai Dangas ini dipakai untuk bongkar muat barang.
“Ya, hasil pengecekan pelabuhan ini sudah lama gak beroperasi. Namun begitu akan tetap kita pantau,” tuturnya.
Selain pengawasan ketat di pelabuhan-pelabuhan ilegal Awal,menyebutkan pihaknya juga akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang dianggap berpotensi menjadi lokasi-lokasi penampungan PMI secara ilegal.
Tidak hanya itu saja pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat serta pengelola pelabuhan rakyat, apabila melihat ada pengiriman tenaga kerja ilegal ini segera laporkan ke Polsek Kawasan Pelabuhan Batam.
“Kita juga sudah berikan nomor call center, jika melihat segera laporkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi pengiriman saudara kita secara ilegal, karena hal ini sangat berbahaya dan mengancam nyawa,” tutupnya. (*)
Ilustrasi. Pekerja melakukan pemeliharaan plafon Masjid Tanjak Batam yang roboh pada Kamis (8/9/2022). Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Laporan dugaan penyimpangan pembangunan Masjid Tanjak yang saat ini ditangani Kejari Batam belum usai. Kejaksaan masih melakukan investigasi dengan pengumpulan barang bukti dan keterangan (Pulbaket).
Kasi Intel Kejari Batam, Riki Saputra mengatakan status laporan dugaan penyimpangan Masjid Tanjak masih Pulbaket. Pihaknya, masih memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.
“Masih proses, belum disimpulkan. Kami masih pulbaket,” kata Riki.
Dikatakan Riki, pihaknya akan merilis hasil dari pulbaket yang dilakukan tim Kejari Batam. Jika memang hasil investigas menemukan adanya kejanggalan, maka laporan dugaan penyimpangan tersebut akan berlanjut. Namun jika tak ditemukan adanya penyimpangan, maka akan disampaikan ke publik.
“Nanti kalau sudah ada hasil, kami sampaikan ke publik,” jelas Riki.
Diketahui, Kejaksaan menerima laporan dugaan penyimpangan pembangunan proyek Masjid Tanjak bernilai Rp 39,9 miliar pada pertengahan September lalu.
Laporan itu disampaikan oleh salah satu LSM di Batam, pasca amblasnya plafon masjid yang baru diresmikan 2 bulan lalu.
Laporan tersebut menyampaikan, sejumlah dugaan penyimpangan. Diantaranya spesifikasi bahan yang digunakan untuk pembangunan masjid tersebut diduga tak sesuai.(*)
Pembudidaya ikan Nila tengah mencampur bahan baku pakan. Penggunaan metode Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) menghasilkan mutu ikan yang baik, efisien, serta terjaminnya keamanan pangan dari produk perikanan. (LPMUKP untuk JawaPos.com)
batampos- Strategi pakan mandiri jadi senjata rahasia pembudidaya ikan nila di Desa M. Sitiharjo. Dengan rerata jumlah produksi hingga 20 ton, sedikitnya Rp400 juta mampu mereka kantongi tiap bulan.
Pakan ikan merupakan komponen terpenting dalam budidaya. Pasalnya, hampir 70% dari modal dikeluarkan untuk hal ini. “Setiap pembudidaya sangat bergantung pada pelet dari pabrik. Kalau tidak mencari solusi, keuntungan atau margin profit yang mereka dapatkan tipis sekali,” jelas Ahmad Rukbi Penyuluh Perikanan Kabupaten Musi Rawas.
Dalam membudidayakan ikan, pembudidaya harus menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Tujuannya ialah untuk meningkatkan mutu hasil perikanan yang lebih efektif dan efisien, serta terjaminnya keamanan pangan dari produk perikanan.
Metode CBIB mengatur penggunaan pakan sesuai ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Di mana pakan diatur sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan ikan dengan komposisi protein 25%, lemak 5%, serat kasar hingga 8%, abu 13%, serta kandungan air maksimal 12%.
Kebutuhan perkembangan usaha pun menuntut pembudidaya di Desa M. Sitiharjo menjadi lebih kreatif. Dengan memanfaatkan bahan baku yang murah dan mudah didapatkan seperti ampas kelapa, dedak, tepung ikan, dan beberapa bahan lain, pakan mandiri dapat mereka produksi.
Proses pembuatan pakan mandiri terdiri dari empat tahapan proses. Pertama adalah penepungan atau peleburan bahan baku yang masih padat menjadi tepung. Proses ini bertujuan agar pada proses pengolahan selanjutnya bahan baku mudah untuk dibentuk. Bahan baku yang telah berubah menjadi tepung selanjutnya dicampur merata dengan menggunakan mesin pencampur atau mixer.
Setelah tercampur, campuran bahan baku pakan dicetak menjadi pelet. Terakhir, untuk menjaga ketahanan pakan, pakan dikeringkan secara manual dengan menjemurnya di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering.
Pakan mandiri menjadi cara bagi pembudidaya meningkatkan potensi keuntungan dengan tetap memberikan nutrisi yang baik bagi ikan nila. “Untuk pakan pabrik kan harganya bisa lebih dari Rp10.000/kg, sedangkan untuk modal pakan mandiri kalkulasinya hanya Rp6.000/kg,” tambah Rukbi.
Dengan menggunakan pakan mandiri, keuntungan yang diperoleh pembudidaya semakin meningkat karena biaya produksi yang dikeluarkan semakin rendah. Hal ini juga diharapkan dapat terus diminati pembudidaya dan berkontribusi pada produksi perikanan nasional. Sebagaimana sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menargetkan produksi perikanan budidaya dapat mencapai 18,77 juta ton pada tahun 2022.
KKP terus mendukung peningkatan taraf hidup pelaku usaha kelautan dan perikanan melalui berbagai bentuk dukungan, diantaranya melalui pendampingan para penyuluh perikanan di daerah. Selain itu, KKP juga turut menjamin kebutuhan permodalan melalui dukungan dana bergulir yang dikelola oleh salah satu unit kerjanya, yaitu Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). (*)