Minggu, 12 April 2026
Beranda blog Halaman 654

Mobil Terbakar di Jalan Gajah Mada Southlink

0

batampos– Sebuah mobil dilaporkan terbakar di Jalan Gajah Mada, tepatnya dekat kawasan Southlink Tiban arah Nagoya, Selasa (2/12) siang. Kepulan asap hitam membumbung di udara di tengah gerimis yang mengguyur Kota Batam.

Peristiwa itu sempat terekam dalam video berdurasi 23 detik yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang pria terdengar mengingatkan pengendara untuk berhati-hati saat melintas di lokasi kejadian.

“Diinformasikan kawan-kawan, dari arah Tiban ke Nagoya, ada mobil kebakar di The Home Southlink. Hati-hati buat kawan-kawan,” ujar pria dalam rekaman tersebut.

BACA JUGA: Penertiban Balap Liar dan Knalpot Brong di Lokasi Rawan, 63 Motor dan 3 Mobil Ditindak

Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, membenarkan kejadian tersebut.“Benar ada mobil terbakar, sekitar jam 12 tadi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa siang.

Riyanto menambahkan, api berhasil dipadamkan tidak lama setelah kejadian. Sementara identitas jenis kendaraan dan penyebab kebakaran masih dalam penanganan Satlantas Polresta Barelang.

“Api sudah padam. Untuk jenis mobilnya apa, langsung ke unit Satlantas Polresta Barelang, ditangani lantas,” tambahnya.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut menyaksikan kejadian yang sempat membuat pengendara panik menghentikan laju kendaraannya.

“Tiba-tiba saja asap tebal keluar dari kap depan mobil. Banyak orang langsung menjauh, takut meledak,” kata Andi, salah satu warga yang melintas.

Warga lainnya, Rika, menyebut suara letupan kecil terdengar sebelum api membesar.“Untung api cepat dipadamkan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di ruas jalan tiga lajur tersebut sempat tersendat beberapa menit. Banyak kendaraan memilih mengambil jalur paling kanan untuk menghindari lokasi.

“Tadi sempat macet, kendaraan bergerak pelan karena semua orang lihat ke arah mobil terbakar,” kata Rika.

Saat ini kondisi lalu lintas kembali normal setelah petugas menyelesaikan penanganan di lokasi. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Mobil Terbakar di Jalan Gajah Mada Southlink pertama kali tampil pada Metropolis.

Perebutan Puncak Klasemen, Ini Prediksi Skor Laga Barcelona vs Atletico Madrid

0
Lamine Yamal (kiri) dan Raphinha merayakan go. (X/@FCBarcelona)

batampos – Raksasa Catalunya, FC Barcelona, akan menghadapi ujian berat saat menjamu Atletico Madrid dalam laga krusial perebutan puncak klasemen La Liga musim ini. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Spotify Camp Nou pada Rabu (3/12) pukul 03.00 WIB.

Pertemuan ini menjadi penentu setelah Barcelona berhasil menggeser Real Madrid dari posisi teratas menyusul kemenangan 3-1 atas Alaves pada Sabtu lalu. Di sisi lain, Atletico Madrid selaku tim tamu datang dengan performa impresif setelah menundukkan Real Oviedo 2-0, memperpanjang catatan kemenangan beruntun mereka menjadi tujuh laga di semua kompetisi.

Barcelona berpeluang memperlebar jarak dengan para pesaingnya menjadi empat poin di puncak klasemen. Kembalinya sejumlah pilar seperti Robert Lewandowski, Raphinha, dan Dani Olmo dari cedera telah meningkatkan Blaugrana di liga. Dengan 39 gol, Barcelona tercatat sebagai tim paling produktif di La Liga, meskipun lini pertahanan mereka masih menyisakan pekerjaan rumah.

Sementara itu, Atletico Madrid digadang-gadang sebagai tim paling bugar saat ini. Kemenangan akan membuat poin mereka setara dengan Barcelona. Meskipun berada di posisi ketiga dalam hal produktivitas gol (27), pertahanan Los Rojiblancos adalah yang terbaik di divisi ini, hanya kebobolan 11 kali, lima gol lebih sedikit dari Barcelona.

Rekor Pertemuan (Head-to-Head)

Dilansir melalui laman AiScore, kedua klub telah bertemu sebanyak 59 pertandingan. Barcelona unggul dengan 32 kemenangan, sementara Atletico 12 kemenangan, dan sisanya 15 kali berakhir seri.

Situasi Tim dan Pemain Kunci

Dilansir melalui laman One Football, kabar baik datang bagi Barcelona dan kembalinya kiper Marc-Andre ter Stegen ke sesi latihan. Namun, mereka dipastikan tanpa Gavi dan Fermin Lopez. Sementara bek tengah Ronald Araujo masih diragukan tampil.

Di kubu Atletico, Marcos Llorente dipastikan absen. Bek Robin Le Normand juga diperkirakan tidak akan diturunkan dalam laga ini.

Pemain yang Patut Diperhatikan

Barcelona:

Lamine Yamal: Penyerang muda ini menunjukkan konsistensi luar biasa, mencetak gol atau memberikan assist dalam empat pertandingan liga terakhirnya.

Pedri: Gelandang bertalenta ini telah kembali dari cedera saat melawan Alaves dan siap bersaing untuk menempati posisi starter.

Atletico Madrid:

Julian Alvarez: Memimpin daftar pencetak gol tim di liga dengan tujuh gol dan terlibat dalam sembilan proses gol.

Giuliano Simeone: Berkontribusi signifikan di lini depan, berada di urutan kedua dalam tim dengan enam keterlibatan gol. (*)

Artikel Perebutan Puncak Klasemen, Ini Prediksi Skor Laga Barcelona vs Atletico Madrid pertama kali tampil pada Olahraga.

Nyaris Makan Korban, Aksi Standing Motor Pelajar SMP Bikin Khawatir Warga

0
Sejumlah pelajar SMP di Bengkong yang melakukan aksi standing motor di di Jalan Yos Sudarso menuju Seraya Atas, Senin (1/12). F.Istimewa

batampos – Aksi ugal-ugalan sejumlah pelajar SMP di Bengkong nyaris memakan korban. Mereka kedapatan memacu motor tanpa helm sambil melakukan standing di Jalan Yos Sudarso menuju Seraya Atas, Senin (1/12), dan hampir terserempet mobil yang melintas di jalur tersebut.

Peristiwa berbahaya itu disaksikan langsung oleh seorang warga bernama Rahman, yang kebetulan berada di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB. Ia bahkan sempat merekam kejadian tersebut melalui ponselnya.

“Anak-anak SMP pakai motor tanpa helm keluar dari Bengkong. Mereka mencoba standing dan hampir terserempet mobil,” ujar Rahman kepada Batam Pos, Senin (1/12).

Rahman mengaku khawatir dengan tindakan nekat para pelajar tersebut, mengingat usianya yang masih sangat muda dan belum memiliki kemampuan berkendara yang memadai. Ia menilai tindakan tersebut membahayakan keselamatan diri mereka sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Dewi Astutik, Buronan yang Terlibat Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ditangkap di Kamboja

“Kami menghimbau kepada Dinas Pendidikan Kota Batam agar membuat aturan larangan membawa kendaraan bermotor khususnya yang masih SMP, karena membahayakan mereka,” tegasnya.

Ia juga meminta dinas terkait menerbitkan imbauan kepada orang tua agar lebih mengawasi anaknya, terutama yang masih di tingkat SMP. Menurutnya, pelajar SMA sudah memiliki tingkat kedewasaan dan insting berkendara yang lebih baik.

“Kita berharap Dinas Pendidikan menerbitkan aturan atau imbauan kepada orang tua khususnya untuk anak yang masih SMP. Kalau yang sudah SMA, akal dan insting berkendaranya sudah lebih dewasa,” tambahnya.

Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan, sebelumnya mengingatkan orang tua agar berperan aktif dalam mengawasi anak-anaknya. Menurutnya, masih banyak pelajar di Batam yang kedapatan membawa motor ke sekolah meski sudah ada aturan tegas.

“Kalau anak belum punya Surat Izin Mengemudi (SIM), jangan dibiarkan membawa motor. Ini sangat berbahaya. Orang tua harus ikut mengontrol, jangan hanya menyerahkan pengawasan pada sekolah atau Disdik,” tegas Hendri.

Baca Juga: Pesawat Rajawali Air Tergelincir dan Terbakar di Hang Nadim Batam

Ia menambahkan, orang tua sebaiknya mengarahkan anak menggunakan transportasi lain yang lebih aman. Saat ini, sudah banyak pilihan transportasi, mulai dari angkutan umum hingga ojek online.

“Kalau anak-anak dilepaskan berkendara sendiri, pertama mereka belum punya SIM, kedua bisa jadi masih belajar. Saat gugup di jalan, salah rem atau panik menarik gas, risikonya sangat tinggi,” jelasnya.

Sebagai landasan, Pemko Batam melalui Disdik telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 6947/100.3.4.3/XI/2023 yang mulai berlaku 1 Desember 2023. Isi edaran tersebut menegaskan peserta didik dilarang membawa kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat apabila belum memenuhi syarat hukum.

“Kami minta semua pihak, terutama orang tua, benar-benar mematuhi edaran ini. Demi keselamatan anak-anak kita bersama,” pungkas Hendri. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Nyaris Makan Korban, Aksi Standing Motor Pelajar SMP Bikin Khawatir Warga pertama kali tampil pada Metropolis.

Hong Kong Bentuk Komite Independen Usut Kebakaran Maut di Tujuh Apartemen yang Tewaskan Lebih dari 150 Orang

0

Batampos –  Pemerintah Hong Kong mengumumkan pembentukan komite independen untuk menyelidiki penyebab kebakaran 7 apartemen, Selasa (2/12/2025). Ini menjadi peristiwa kebakaran paling mematikan di kota itu dalam beberapa dekade terakhir karena menewaskan lebih dari 150 orang.

SUASANA apartemen di Hong Kong pasca-kebakaran. Warga meletakkan karangan bunga dan lukisan. F Reuters

Apalagi, kondisi itu diduga diperparah oleh material bangunan yang tidak memenuhi standar.

Polisi telah menangkap 13 orang atas dugaan pembunuhan, sementara badan antikorupsi menahan 12 orang terkait kemungkinan praktik korupsi dalam proyek pembangunan dan renovasi apartemen tersebut.

Pihak berwenang menyebut penggunaan jaring plastik dan busa insulasi berkualitas rendah dalam pekerjaan renovasi di kompleks perumahan Wang Fuk Court sebagai faktor yang mempercepat penyebaran api ke tujuh menara hunian yang dihuni lebih dari 4.000 orang.

“Guna mencegah tragedi serupa, saya akan membentuk komite independen yang dipimpin hakim untuk meninjau penyebab dan cepatnya penyebaran api serta isu terkait lainnya,” ujar Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee dalam konferensi pers seperti dikutip dari AFP sore ini.

Tim penyelamat telah memeriksa lima dari tujuh gedung yang hangus, menemukan jenazah di tangga dan atap, yang terjebak saat mencoba menyelamatkan diri. Sekitar 30 orang masih dinyatakan hilang.

BACA JUGA:
7 dari 8 Menara di Kompleks Apartemen di Hongkong Terbakar, 13 Penghuni Tewas

Di tengah kemarahan publik yang mulai meningkat, berbagai kelompok mendesak transparansi dan akuntabilitas, meski pemerintah Hong Kong dan Beijing memperingatkan bahwa upaya mempolitisasi tragedi akan ditindak tegas.

Ketika ditanya soal penahanan seorang mahasiswa dari salah satu kelompok dan dua orang lain yang dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan hasutan, Lee menegaskan, ia tidak akan mentolerir tindakan kriminal apa pun, terutama yang memanfaatkan bencana ini. Ia tidak memberi komentar spesifik mengenai kasus tersebut.

Amnesty International dan Human Rights Watch mengkritik laporan penangkapan tersebut. “Sekarang adalah waktu bagi otoritas Hong Kong untuk menyelidiki penyebab kebakaran secara transparan, bukan membungkam mereka yang mengajukan pertanyaan wajar,” tulis Amnesty.

Kantor Keamanan Nasional Tiongkok memperingatkan pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan bencana untuk menciptakan kekacauan seperti pada protes pro-demokrasi 2019 lalu. Pemilu legislatif pada Minggu mendatang dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.

Warga Sudah Diperingatkan Soal Risiko Kebakaran

Departemen Tenaga Kerja Hong Kong mengungkapkan, warga Wang Fuk Court sebenarnya telah mengajukan keluhan pada September 2024 mengenai bahaya kebakaran akibat renovasi, termasuk potensi mudah terbakarnya jaring penutup perancah. Namun, saat itu mereka diberi tahu bahwa risiko kebakaran tergolong “rendah”.

Pengujian terbaru menunjukkan, jaring hijau yang membungkus perancah bambu tidak memenuhi standar tahan api. Selain itu, material berkualitas rendah tersebut dipasang di area yang sulit dijangkau sehingga tersembunyi dari pengawasan, kata Sekretaris Utama Eric Chan.

Busa insulasi yang digunakan kontraktor juga memperparah penyebaran api, sementara alarm kebakaran di kompleks tersebut dilaporkan tidak berfungsi dengan baik.

Ribuan warga telah berkumpul memberikan penghormatan kepada para korban, termasuk sedikitnya sembilan pekerja rumah tangga asal Indonesia dan satu dari Filipina. Aksi vigil juga dijadwalkan digelar di Tokyo, Taipei, dan London. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Hong Kong Bentuk Komite Independen Usut Kebakaran Maut di Tujuh Apartemen yang Tewaskan Lebih dari 150 Orang pertama kali tampil pada News.

Ratusan PTK Non-ASN Kepri Dirumahkan Imbas Ketidakjelasan Dana BOS 2026

0
Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Andi Agung. F. Mohamad Ismail/Batam Pos. 

batampos – Sebanyak 540 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Non-ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terpaksa dirumahkan mulai Desember 2025.

Kebijakan ini diambil karena belum adanya kejelasan aturan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2026, yang selama ini menjadi sumber pembayaran honor mereka.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri, Andi Agung, mengatakan ratusan PTK Non-ASN dirumahkan sementara hingga ada regulasi baru dari pemerintah pusat. Saat ini, masih sekitar 530 tenaga honorer yang dapat dialihkan pembayarannya menggunakan dana BOS hingga akhir Desember.

“Masih ada sekitar 530 sementara kita alihkan dengan dana BOS hingga akhir Desember ini,” ujar Andi Agung, Selasa (2/11).

Ia menjelaskan, berdasarkan Juknis BOS 2025, sebanyak 20 persen dana BOS masih diperbolehkan digunakan untuk membayar PTK Non-ASN. Jika aturan pada 2026 masih sama, maka pembayaran honor dapat tetap dilakukan.

“Juknis 2025 itu 20 persen dari angka keseluruhan diperbolehkan untuk membayar,” tambahnya.

Bagi PTK yang dirumahkan, solusi sementara yang ditawarkan adalah mencari pekerjaan lain sambil menunggu dibukanya kembali formasi CPNS atau penempatan melalui keputusan komite sekolah.

“Mau tidak mau kami serahkan ke komite atau mencari pekerjaan lain sambil menunggu formasi CPNS baru,” ujarnya.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri, Luki Zaiman Prawira, menegaskan bahwa kebijakan merumahkan PTK Non-ASN tidak berasal dari keinginan Pemprov, melainkan karena aturan yang belum memungkinkan penggunaan anggaran.

Menurutnya, Pemprov Kepri saat ini tengah berupaya mencari solusi terbaik agar PTK yang telah lama bekerja dan memenuhi klasifikasi tetap mendapatkan kepastian.

“Kalau kita paksakan, kalau memberikan gaji tidak sesuai aturan ya kasihan mereka, jika harus dikembalikan,” kata Luki. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Ratusan PTK Non-ASN Kepri Dirumahkan Imbas Ketidakjelasan Dana BOS 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

553 Orang Masih Dinyatakan Hilang dalam Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar

0
Banjir di Jalinsum Medan-Aceh, tepatnya di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat. (Dok. istimewa)

batampos – Ratusan warga masih belum ditemukan pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga Selasa (2/12), sebanyak 553 orang masih dinyatakan hilang dan diduga tertimbun lumpur serta material kayu sisa terjangan banjir.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii, mengungkapkan pencarian korban terus dilakukan tanpa henti. Pihaknya bahkan telah meng-deployed anjing pelacak K9 untuk menemukan korban yang tertimbun lumpur tebal.

“Kita sudah menggunakan K9 untuk membantu. Karena kondisi korban, khususnya yang akibat bencana banjir lumpur, tentunya ini mengalami kesulitan tersendiri,” ujar Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/12).

Dia juga menjelaskan, medan pencarian sangat berat. Lumpur yang menumpuk bercampur kayu-kayu besar dan kini mulai mengeras sehingga memperlambat operasi SAR di lapangan.

“Pada saat lumpur itu ketebalannya tersendiri, kemudian di dalamnya bercampur dengan kayu, dan mulai lumpur ini mengering, sehingga kita membutuhkan salah satunya adalah unit K9,” urainya.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia naik menjadi 583 jiwa berdasarkan data Basarnas per pukul 10.00 WIB. Korban diperkirakan bertambah karena masih banyak warga dilaporkan hilang.

Di sisi lain, Syafii memastikan seluruh jalur bantuan logistik terus dibuka melalui darat, laut, dan udara. Kapal SAR hingga pesawat dari Tanjung Pinang, Bogor, Jakarta, dan Surabaya telah digerakkan ke daerah terdampak.

“Kita menggunakan seluruh sarana yang ada di kantor SAR berupa kapal-kapal sarana laut dan juga kekuatan udara,” tegasnya.

Operasi kemanusiaan masih berlangsung dan Basarnas meminta doa seluruh masyarakat agar para korban segera ditemukan. (*)

Artikel 553 Orang Masih Dinyatakan Hilang dalam Bencana di Aceh-Sumut-Sumbar pertama kali tampil pada News.

Dewi Astutik, Buronan yang Terlibat Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ditangkap Interpol di Kamboja

0
Penampakan buronan interpol bernama Dewi Astutik saat ditangkap BNN di Kamboja. (Istimewa)

batampos – Buronan interpol bernama Dewi Astutik berhasil ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan Indonesia di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Dewi Astutik merupakan buronan internasional yang berusaha menyelundupkan 2 ton sabu dan terlibat beberapa kasus besar pada 2024.

Melalui keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media, BNN mengungkapkan bahwa penangkapan Dewi Astutik dilakukan di wilayah Sihanoukville, Kamboja. Penangkapan itu berlangsung dalam operasi senyap lintas negara yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Roy Hardi Siahaan.

”Operasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari perintah Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto yang sebulan sebelumnya menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk melakukan operasi pengejaran internasional,” tulis BNN.

Baca Juga: Pesawat Rajawali Air Tergelincir dan Terbakar di Hang Nadim Batam

Dalam operasi tersebut, BNN mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan Indonesia di Kamboja dan BAIS TNI. Peran penting BAIS TNI dalam operasi tersebut adalah melakukan pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional. Sementara proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar Indonesia untuk Kamboja Santo Darmosumarto bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.

”Kerja sama erat dijalin dengan Wakil Kepala Kepolisian Nasional Kamboja Chuon Narin beserta jajarannya yang membantu proses penangkapan dan pengamanan di lapangan,” terang BNN.

Tidak hanya menjadi buronan Indonesia, Dewi Astutik juga terdata sebagai buronan Korea Selatan (Korsel). Dalam operasi senyap BNN dan instansi terkait lainnya, Dewi Astutik diamankan ketika menuju lobi sebuah hotel di wilayah Sihanoukville. Operasi berlangsung cepat, presisi, dan tanpa menimbulkan gangguan publik. Setelah diamankan, Dewi Astutik langsung dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas.

”Dewi Astutik akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,” jelas BNN.

Pemeriksaan mendalam terhadap Dewi Astutik bakal dilakukan di Indonesia. Menurut BNN, jejaring Dewi Astutik beraktivitas dalam pengambilan dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin. Negara tujuan jejaring itu berada di Asia Timur dan Asia Tenggara. BNN menegaskan, penindakan yang dilakukan tidak berhenti pada penangkapan.

”Akan berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisir,” ujarnya.

Baca Juga: Dishub Batam Tegaskan Merusak Fasilitas Umum Masuk Tindak Pidana Ringan

Diketahui, penangkapan kapal KM Sea Dragon Tarawa yang membawa 2 ton narkotika jenis sabu memunculkan nama Dewi Astuti, seorang WNI asal Jawa Timur. Kapal Sea Dragon ditangkap di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada awal Mei lalu.

Adapun Dewi diketahui sebagai pengendali serta perekrut kurir untuk jaringan internasional di Indonesia dan kini masuk dalam daftar buron Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Rilis pengungkapan kasus tersebut dilaksanakan di Dermaga Bea Cukai Batam, Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, pada Senin (26/5/2025). (*)

Artikel Dewi Astutik, Buronan yang Terlibat Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri Ditangkap Interpol di Kamboja pertama kali tampil pada Metropolis.

KM Sinar Budi GT 34 Tenggelam di Perairan Dabo Singkep, 6 ABK Selamat

0
Kondisi saat KM Sinar Budi GT 34 tenggelam di Perairan Dabo Singkep, Selasa dini hari (2/12). F. Istimewa.

batampos – Kapal kayu KM Sinar Budi GT 34 yang bermuatan sembako, material bangunan, dan barang elektronik tenggelam di perairan Dabo Singkep, Selasa (2/12) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Informasi tenggelamnya kapal diterima pertama kali oleh personel Posbinpotmar Dabo Singkep sebelum kemudian diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga.

“Kami mendapat laporan ada kapal tenggelam sekitar pukul 03.30 WIB,” ujar Kepala BPBD Lingga, Oktanius Wirsal.

Sebelum insiden terjadi, KM Sinar Budi diketahui sandar di Pelabuhan Dabo Singkep pada Senin (1/12) pukul 15.30 WIB setelah berlayar dari Jambi membawa sembako, material bangunan, dan elektronik.

Menurut Oktanius, saat kapal masih bersandar di ujung pelabuhan, cuaca memburuk disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hantaman ombak membuat kapal tidak mampu bertahan sehingga nakhoda memutuskan memindahkan kapal ke area dalam pelabuhan.

Namun, saat memutar haluan, lambung kiri kapal mengalami kebocoran akibat benturan keras dari gelombang. Air masuk ke badan kapal dan menyebabkan kapal miring sebelum akhirnya kandas dan tenggelam.

Beberapa muatan kapal dan sejumlah ABK sempat hanyut terbawa ombak. Beruntung, seluruh ABK berhasil dievakuasi.

“Tidak ada korban jiwa. ABK yang hanyut berhasil diselamatkan,” kata Oktanius.

Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp700 juta. Sejumlah barang yang sempat hanyut berhasil diamankan warga dan dikembalikan kepada pihak kapal.

Saat ini nakhoda dan seluruh ABK dalam kondisi selamat dan berada di kantin Pelabuhan Dabo Singkep. Dua ABK dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka ringan. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel KM Sinar Budi GT 34 Tenggelam di Perairan Dabo Singkep, 6 ABK Selamat pertama kali tampil pada Kepri.

Syahbandar Tarempa Siagakan 6 Kapal untuk Layani Penumpang saat Nataru

0
KM Bukit Raya sedang bersandar di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Anambas. Syahbandar siagakan 6 kapal untuk persiapan libur Nataru. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Enam unit kapal disiapkan Syahbandar Tarempa untuk melayani masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Armada tersebut disiagakan agar arus keluar masuk Anambas tetap lancar sepanjang masa liburan.

Plt Kepala Syahbandar Tarempa, Darlis, mengatakan seluruh kapal telah dinyatakan siap mengangkut penumpang yang hendak bepergian maupun kembali ke Anambas saat arus balik.

“Kapal yang beroperasi sudah kita pastikan layak. Pemeriksaan lebih ketat karena rute cukup jauh, bahkan melewati perairan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,” ujarnya, Selasa (2/12).

Menurut Darlis, aspek keselamatan menjadi perhatian utama. Seluruh alat keselamatan mulai dari life jacket, alat navigasi, hingga perlengkapan standar lain harus berfungsi sempurna. Kapal yang tidak layak dianggap berisiko dan tidak diizinkan berangkat.

“Semua kita cek, baik life jacket maupun alat navigasi. Harus benar-benar berfungsi, karena sangat rentan kalau ada yang rusak,” tegasnya.

Selain pengecekan kelayakan, Syahbandar juga mewajibkan setiap operator kapal berkomunikasi sebelum keberangkatan, terutama terkait informasi cuaca dari BMKG.

Ia mencontohkan, pada Jumat sebelumnya, salah satu operator, Aseng, mengurungkan keberangkatan setelah mendapat rekomendasi cuaca buruk.

“Komunikasi seperti ini yang kita utamakan,” ujar Darlis.

Ia memastikan libur Nataru tidak memicu lonjakan penumpang di Anambas. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pergerakan penumpang akhir tahun cenderung stabil. Kondisi berbeda terjadi saat Idulfitri, di mana peningkatan penumpang selalu signifikan.

“Yang ramai itu saat lebaran Idulfitri. Kalau Nataru, sekali angkut saja biasanya sudah selesai,” jelasnya.

Enam kapal yang beroperasi pada periode libur ini meliputi MV VOC Batavia dan MV Seven Star Island untuk rute Anambas–Batam–Tanjungpinang, KM Bukit Raya dan KM Kelimutu ke Kijang hingga Tanjung Priok, serta KM Sabuk Nusantara 110 untuk rute Kijang dan Sungai Guntung. Sementara MV Cinta Indomas melayani perjalanan lokal Tarempa–Letung.

Dengan kesiapan armada tersebut, Syahbandar Tarempa berharap perjalanan masyarakat selama libur Nataru berlangsung aman dan nyaman. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Syahbandar Tarempa Siagakan 6 Kapal untuk Layani Penumpang saat Nataru pertama kali tampil pada Kepri.

Pesawat Rajawali Air Tergelincir dan Terbakar di Hang Nadim Batam

0
lLtihan penanggulangan keadaan darurat (PKD) di Bandara Hang Nadim Batam.

batampos – Pesawat Airbus A320 milik maskapai Rajawali Air tergelincir keluar landasan dan terbakar di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Selasa (2/12). Kecelakaan pesawat yang membawa 140 penumpang itu terjadi karena kerusakan mesin nomor dua saat mendarat dalam kondisi cuaca buruk. Akibat kejadian itu, empat penumpang meninggal, 20 luka berat dan 116 selamat.

Pesawat dengan nomor penerbangan 0312 rute Kamboja–Batam itu melaporkan gangguan mesin kepada menara sebelum melakukan emergency landing. Namun hembusan wind shear membuat pesawat kehilangan kendali lalu keluar dari runway dan terbakar di sisi kanan landasan.

Kecelakaan pesawat itu hanyalah simulasi yang dilakukan pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam, sebagai antisipasi penanggulangan keadaan darurat (PKD). Sejumlah pihak dilibatkan dalam latihan yang sempat menghentikan operasional bandara selama satu jam.

Dalam skenario tersebut, 140 penumpang dan kru digambarkan berada dalam situasi kepanikan sebelum dievakuasi petugas.

Baca Juga: Dishub Batam Tegaskan Merusak Fasilitas Umum Masuk Tindak Pidana Ringan

Direktur Operasi Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, menjelaskan simulasi adalah bagian dari latihan penanggulangan keadaan darurat (PKD). Latihan itu wajib dilakukan setiap dua tahun sekali sesuai amanat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 140 Tahun 2015 tentang Program Penanggulangan Keadaan Darurat Keamanan Penerbangan Nasional.

“Terakhir kami melakukannya di 2023, sehingga tahun ini kembali wajib dilaksanakan. Latihan ini menguji prosedur dalam Airport Emergency Plan untuk memastikan komunikasi, koordinasi, dan komando berjalan dengan baik,” ujar Anton.

Latihan skala penuh ini melibatkan seluruh unsur keselamatan bandara, khususnya Komite Keselamatan yang terdiri dari maskapai, AirNav, ground handling, Kantor Kesehatan Pelabuhan, rumah sakit rujukan, TNI, Polri, Basarnas, Pemko Batam, serta berbagai instansi lain yang berkaitan dengan respons darurat.

Hang Nadim juga mengerahkan tiga unit foam tender, satu nurse tender, tiga ambulans internal, serta satu mobil komando. Selain itu, 13 rumah sakit di Batam turut menurunkan ambulansnya masing-masing sebagai bagian dari rantai penanganan korban. Rumah sakit yang dilibatkan antara lain RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, RS Bhayangkara, puskesmas terdekat, hingga sejumlah rumah sakit swasta lainnya.

“Ini kolaborasi besar. Semua pihak harus siap karena situasi darurat pesawat selalu melibatkan banyak sektor,” kata Anton.

Menurutnya, evaluasi oleh tim Kementerian Perhubungan juga dilakukan langsung di lapangan. Catatan yang muncul akan diperbaiki untuk meningkatkan kesiapan penanganan darurat ke depan.

“Alhamdulillah berjalan baik. Evaluasi sudah dilakukan agar kami semakin siap jika suatu saat terjadi keadaan darurat nyata,” jelasnya.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Rob, BPBD Batam Imbau Warga Pesisir Tetap Waspada

Anton menambahkan, dokumen AEP mengatur bahwa persiapan latihan harus dilakukan selama 120 hari. “Persiapan internal dan eksternal sudah dilakukan jauh hari sehingga pelaksanaan hari ini matang,” ujarnya.

Ia memastikan bandara wajib mengulang latihan serupa pada 2027. Siklus dua tahunan tersebut menjadi komitmen untuk menjaga standar keselamatan penerbangan. “Situasi darurat bisa datang kapan saja. Prosedur, personel, dan fasilitas harus selalu siap,” tegasnya.

Dalam skenario tambahan yang dipaparkan Anton, pesawat internasional dari Kamboja itu mengalami gangguan mesin saat hendak mendarat. Setelah meminta izin melakukan pendaratan darurat, cuaca memburuk dan wind shear menghantam pesawat hingga tergelincir.

“Bahasa teknisnya runway excursion,” jelasnya.

Latihan kali ini juga mendapat tantangan cuaca. Hujan deras turun tepat saat simulasi berlangsung. Sebagai konsekuensi latihan, operasional Bandara Hang Nadim ditutup selama satu jam, pukul 09.00–10.00 WIB. Ada dua penerbangan terdampak penutupan tersebut. Namun, Anton memastikan koordinasi dengan maskapai dan AirNav sudah dilakukan jauh hari.

“Penumpang tidak dialihkan, hanya mengalami delay expected, yaitu penundaan yang sudah direncanakan sebelumnya. Mereka sudah diinformasikan lebih dulu sehingga tidak ada kebingungan,” ujarnya.

Anton menegaskan latihan ini penting untuk memastikan seluruh petugas, prosedur, sarana, dan koordinasi lintas lembaga benar-benar siap menghadapi skenario terburuk sekalipun. “Mudah-mudahan kejadian nyata tidak terjadi. Tapi kalau pun terjadi, kami harus siap,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

Artikel Pesawat Rajawali Air Tergelincir dan Terbakar di Hang Nadim Batam pertama kali tampil pada Metropolis.