
batampos- Belum ada penambahan tersangka tragedi Kanjuruhan dari yang telah diumumkan sebelumnya. Serangkaian karya seni pun lahir untuk turut mengingatkan agar tragedi ini diusut tuntas. Demi keadilan untuk 135 nyawa yang jadi korban, juga demi tidak terulangnya tragedi ini.
Hingga 40 hari sejak tragedi pecah di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 1 Oktober lalu, pengusutan perkara masih jauh dari kata tuntas. Baru ada enam tersangka yang ditetapkan penyidik Polda Jawa Timur. Berkas perkaranya pun belum lengkap.
Awal pekan ini, jaksa peneliti pada Kejaksaan Tinggi Jatim mengembalikan tiga berkas enam tersangka kasus tragedi Kanjuruhan kepada penyidik Polda Jatim. Di dalam petunjuknya (P-19), jaksa meminta penyidik agar melengkapi kekurangan syarat formil dan materil terhadap unsur-unsur pasal yang disangkakan. Sebagaimana diketahui, para tersangka dijerat Pasal 359 dan 360 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dan mengalami luka berat.
Kasipenkum Kejati Jatim Fathur Rohman menolak memerinci petunjuk yang diberikan kepada penyidik. Alasannya sudah masuk materi perkara. Dia hanya mengungkapkan bahwa jaksa peneliti meminta penyidik untuk mendalami kasus tersebut.
Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Dirmanto secara terpisah menyatakan bahwa petunjuk jaksa dalam pemenuhan. ”Saat ini petunjuknya sedang ditindaklanjuti,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin (9/11).
Dirmanto juga tidak memerinci petunjuk jaksa yang tengah dikerjakan penyidik. Sebab, detailnya berkaitan dengan materi perkara. Dia hanya memastikan bahwa perkara itu diproses secara profesional. Tidak ada tebang pilih. ”Nanti pasti disampaikan ketika ada perkembangan,” ujarnya.
Mantan Kabidhumas Polda Kalimantan Barat itu menambahkan, sejauh ini penyidik sudah memeriksa 129 orang. Mereka antara lain berasal dari PSSI, PT LIB, panpel, sampai suporter. ”Sebanyak 14 saksi adalah ahli dari berbagai bidang,” kata perwira polisi asal Jogjakarta tersebut.
Mengenai potensi penambahan tersangka, Dirmanto memilih jawaban diplomatis. Hal itu bergantung pada penyidikan. ”Hingga saat ini masih berlangsung. Penyidikan kan sifatnya dinamis,” terang dia.
Demikian juga pemanggilan para saksi yang lain. Semua bergantung pada kebutuhan penyidik. ”Yang jelas akan diusut secara tuntas,” tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP



batampos- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bakal menggantikan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali.





