Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 6551

Hasto Kristiyanto Tegaskan Dewan Kolonel Pendukung Puan Langgar AD/ART Partai

0
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan Dewan Kolonel, yang merupakan wadah bagi pendukung Puan Maharani sebagai capres, tak sesuai AD/ART partai, sehingga harus ditegakkan disiplin.

“Terkait capres cawapres, arahan Bu Ketua Umum jelas, semua kader harus memiliki kesadaran revolusioner. Jangan grusak grusuk, sabar dan pasti pada waktu yang tepat. Momentum sesuai suasana kebatinan rakyat. Ibu Mega akan umumkan capres cawapres,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Penegakan disiplin, kata dia, berlaku tak hanya bagi Dewan Kolonel tapi juga bagi politikus PDIP FX Hadi Rudyatmo alias FX Rudy.

“Jadi, semua tegak lurus disiplin, tidak hanya Dewan Kolonel. Pak FX Rudy dari Solo pun ketika nyatakan dukungan capres, itu kewenangan dari ketum, sebagai partai akan menegakkan disiplin partai, kepada semua pihak tanpa terkecuali,” kata Hasto.

Dia tak ingat persis soal tanggal terhadap teguran keras yang telah diberikan DPP kepada anggota Dewan Kolonel. Namun, secara jelas partai menegakkan disiplin kepada semua pihak.

“Saya tak ingat persis, tapi acara yang dilakukan kaderisasi DPC Tangsel, saat itu Bu Ketum menegaskan disiplin partai harus ditegakkan dan itu tidak pandang bulu,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

BP Batam dan Jepang Lakukan Upaya Penyehatan Daerah Tangkapan Air

0
bp batam 9
Shigehiro Taniguchi, Advisor Higashiyama Botanical Garden, datang bersama Akihiko Nagata, Chairman of Toyoake Kaki Co.Ltd; dan Shuici Kakizawa, Former Local Civil Servant, saat berada di DTA Dam Sei Ladi. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam melalui Badan Usaha SPAM, menerima kunjungan tamu Jepang yang menyerahkan tumbuhan Dipterocarpacae ke Hutan Lindung Sei Ladi secara simbolis disertai penanaman bibit pohon yang telah mulai langka di Indonesia ini.

Shigehiro Taniguchi, Advisor Higashiyama Botanical Garden, datang bersama Akihiko Nagata, Chairman of Toyoake Kaki Co.Ltd; dan Shuici Kakizawa, Former Local Civil Servant. Mereka menyatakan Hutan Kota Sei Ladi merupakan kualitas hutan dipteron terbaik di Batam.

“ini tempat yang sangat-sangat baik, kami tentu berniat ingin kembali ke Batam dan menanam pohon lagi.” Kata Akihiko Nagata mewakili rombongan.

Baca Juga: Atlet Panahan BP Batam Menyabet Medali Emas di Kejuaraan Shah Alam Open 2022

Sementara itu, Asisten Manager Sub Divisi DTA, Waduk dan Bendungan, May Robi Firnanda yang menerima kunjungan ini mengatakan bahwa penyerahan bibit pohon ini, merupakan upaya Jepang melestarikan keberlangsungan suku Dipterocarpacae, sekaligus upaya konservasi BP Batam dalam penyehatan Daerah Tangkapan Air (DTA) di Kawasan Hutan Lindung di Batam.

“Karena di lahan mereka sudah tidak memadai atau terbatas, maka mereka memutuskan untuk memberikan bibit pohon ini ke Batam Indonesia. Tumbuhan tersebut merupakan tumbuhan endemik asli Indonesia namun sudah langka di negara kita. Dan kami berusaha menjadi pionir untuk dapat membudidayakan kembali di Hutan Sei Ladi.” Kata Robi.

Roby menuturkan dipilihnya Hutan Sei Ladi, adalah karena keberadaan Hutan Kota Sei Ladi yang secara nilai merupakan kualitas hutan diptero terbaik di Batam.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Pemuda Dukung Perkembangan Daerah

Saat disinggung mengenai manfaat keberadaan pohon ini di Hutan Kota Sei Ladi bagi lingkungan DTA, May Robi mengatakan bahwa pohon Diptero akan membuat DTA (Daerah Tangkapan Air) akan jadi hutan sehat.

Saat dikonservasi secara baik dengan ahlinya, maka pengembangan spesies pohon ini diyakini akan membawa dapak positif bagi Batam.

“Ketika ini sudah terbentang dan ternilai secara konservasi hutan, pengaruhnya sedimentasi (pengendapan) air waduk dapat diatasi secara alami. Kualitas airnya menjadi baik dan siap minum.” Pungkasnya.

Sementara itu ditemui di lain kesempatan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa Waduk tampungan air hujan di Batam sangat penting dan krusial bagi kelangsungan kehidupan masyarakat.

“Kita tahu waduk sangatlah penting keberadaanya, maka upaya penyehatan DTA waduk ini harus diupayakan. Tim saya yang punya pengalaman 20 tahun menangani DTA, mencoba upaya kerja sama dengan Jepang yang ahli di bidang botanical serta membawa perusahaan mereka juga.” Tutur Rudi.

Air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Batam berada pada tiap-tiap waduk yang dibangun BP Batam. Untuk itu dirinya mendukung langkah-langkah preventif yang dilakukan timnya untuk menjaga kualitas dan kuantitas air waduk.(*)

BP Batam dan Jepang Lakukan Upaya Penyehatan Daerah Tangkapan Air

0
bp batam 9
Shigehiro Taniguchi, Advisor Higashiyama Botanical Garden, datang bersama Akihiko Nagata, Chairman of Toyoake Kaki Co.Ltd; dan Shuici Kakizawa, Former Local Civil Servant, saat berada di DTA Dam Sei Ladi. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam melalui Badan Usaha SPAM, menerima kunjungan tamu Jepang yang menyerahkan tumbuhan Dipterocarpacae ke Hutan Lindung Sei Ladi secara simbolis disertai penanaman bibit pohon yang telah mulai langka di Indonesia ini.

Shigehiro Taniguchi, Advisor Higashiyama Botanical Garden, datang bersama Akihiko Nagata, Chairman of Toyoake Kaki Co.Ltd; dan Shuici Kakizawa, Former Local Civil Servant. Mereka menyatakan Hutan Kota Sei Ladi merupakan kualitas hutan dipteron terbaik di Batam.

“ini tempat yang sangat-sangat baik, kami tentu berniat ingin kembali ke Batam dan menanam pohon lagi.” Kata Akihiko Nagata mewakili rombongan.

Baca Juga: Atlet Panahan BP Batam Menyabet Medali Emas di Kejuaraan Shah Alam Open 2022

Sementara itu, Asisten Manager Sub Divisi DTA, Waduk dan Bendungan, May Robi Firnanda yang menerima kunjungan ini mengatakan bahwa penyerahan bibit pohon ini, merupakan upaya Jepang melestarikan keberlangsungan suku Dipterocarpacae, sekaligus upaya konservasi BP Batam dalam penyehatan Daerah Tangkapan Air (DTA) di Kawasan Hutan Lindung di Batam.

“Karena di lahan mereka sudah tidak memadai atau terbatas, maka mereka memutuskan untuk memberikan bibit pohon ini ke Batam Indonesia. Tumbuhan tersebut merupakan tumbuhan endemik asli Indonesia namun sudah langka di negara kita. Dan kami berusaha menjadi pionir untuk dapat membudidayakan kembali di Hutan Sei Ladi.” Kata Robi.

Roby menuturkan dipilihnya Hutan Sei Ladi, adalah karena keberadaan Hutan Kota Sei Ladi yang secara nilai merupakan kualitas hutan diptero terbaik di Batam.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Pemuda Dukung Perkembangan Daerah

Saat disinggung mengenai manfaat keberadaan pohon ini di Hutan Kota Sei Ladi bagi lingkungan DTA, May Robi mengatakan bahwa pohon Diptero akan membuat DTA (Daerah Tangkapan Air) akan jadi hutan sehat.

Saat dikonservasi secara baik dengan ahlinya, maka pengembangan spesies pohon ini diyakini akan membawa dapak positif bagi Batam.

“Ketika ini sudah terbentang dan ternilai secara konservasi hutan, pengaruhnya sedimentasi (pengendapan) air waduk dapat diatasi secara alami. Kualitas airnya menjadi baik dan siap minum.” Pungkasnya.

Sementara itu ditemui di lain kesempatan, Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan bahwa Waduk tampungan air hujan di Batam sangat penting dan krusial bagi kelangsungan kehidupan masyarakat.

“Kita tahu waduk sangatlah penting keberadaanya, maka upaya penyehatan DTA waduk ini harus diupayakan. Tim saya yang punya pengalaman 20 tahun menangani DTA, mencoba upaya kerja sama dengan Jepang yang ahli di bidang botanical serta membawa perusahaan mereka juga.” Tutur Rudi.

Air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat Batam berada pada tiap-tiap waduk yang dibangun BP Batam. Untuk itu dirinya mendukung langkah-langkah preventif yang dilakukan timnya untuk menjaga kualitas dan kuantitas air waduk.(*)

3 Anak Gagal Ginjal Akut, 2 Meninggal Dunia

0

batampos- Ternyata di Kabupaten Karimun ada kasus anak acute kidney injury (AKI) atau gagal ginjal akut. Jumlahnya ada tiga anak dan bahkan sudah ada yang meninggal dunia.
”Kita baru dapat laporan pada Sabtu (22/10). Bahwa ada tiga orang anak usia 1, 5 dan 8 tahun suspek atau diduga terkena gagal ginjal akut. Bahkan, ada dua orang yang meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi, (23/10).

Sebelum ada laporan anak gagal ginjal akut, katanya, pihaknya sudah melakukan tracing ke dokter anak yang ada di RSUD. Namun belum ada. Baru pada Sabtu itu dapat laporan detil dari pihak RS Bhakti Timah bahwa ada 3 anak yang sempat dirawat di rumah sakit tersebut dan dua orang meninggal dunia. Dan satu orang dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pekanbaru, Riau.

BACA JUGA: Korban Gagal Ginjal Akut Bertambah, Dinkes Kepri Larang Rumah Sakit Keluarkan Resep Sirup Paracetamol

”Kasua tiga anak gagal ginjal akut ini ditemukan pada Agustus yang mendapatkan perawatan di RS Bhakti Timah. Dan dua orang yang meninggal itu anak usia 1 tahun dan 8 tahun terjadi pada bulan itu juga (Agustus, red). Hal ini wajar kalau laporannya baru muncul saat ini. Karena, pada Agustus lalu kasus gagal ginjal akut belum muncul seperti saat ini,” papar Rachmadi.

Tiga orang anak yang mengalami gagal ginjal akut tersebut berasal dari dua kecamatan. Yakni, Kecamatan Meral 1 orang dan Kecamatan Tebing 2 orang. Pihaknya juga sudah meminta data secara detil dari pihak rumah sakit tempat anak-anak yang mengalami gagal ginjal tersebut. Sehingga, bisa melakukan pertemuan dengan keluarganya untuk mengetahui lebih lanjut apa penyebabnya.

Rachmadi

”Yang jelas, dari laporan yang kita terima ketiga anak tersebut diduga telah terkena gagal ginjal akut ciri yang paling dominan adalah tidak buang air kecil. Bahkan, sampai berhari-hari. Gejala lainnya demam dan diare. Dengan kondisi saat ini kita menyarankan kepada orang tua jika anaknya sakit demam, jangan langsung beli obat demam dalam bentuk sirup. Melainkan, segera bawa ke RSUD M Sani,” ungkapnya.

Menyinggung tentang kondisi satu orang anak yang dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru, Rachmadi menyatakan, belum dapat laporan perkembangan. ”Anak yang dirujuk itu usia 5 tahun. Senin akan kita tindak lanjuti dan juga berupaya menghubungi pihak keluarga. Sehingga, kita bisa tau seperti apa kondisinya,” jelasnya. (*)

reporter: sandi

Polsek Sekupang Lakukan Hal Ini Saat Ada Warga yang Ribut Gara-gara Parkir

0
polsek sekupang 6
Bhabinkamtibmas Kelurahan Tiban Baru, Aipda Indoudin (kiri) mendamaikan permasalahan antara Rico dan Defri yang terlibat cekcok karena permasalahan parkir. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos

batampos – Polsek Sekupang menerapkan strategi problem solving terhadap permasalah warga. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tiban Baru, Aipda Indoudin, terhadap permasalahan dua warga Tiban Koperasi, Defri dan Rico, Sabtu (22/10/2022).

Keduanya terlibat adu mulut hingga terjadi pemukulan yang berujung laporan polisi. Permasalah antara dua warga itu dipicu hanya karena masalah sepele. Yaitu karena Rico tidak terima ditegur ketika memarkirkan kendaraannya di depan tempat usaha milik Defri.

Setelah mendapat laporan dari SPKT terkait laporan tersebut, Aipda Indoudin langsung mendatangi dan memediasi permasalahan keduanya. Kesepakatan damai pun tercapai.

Baca Juga: Polsek KKP Polresta Barelang Sidak Apotek dan Toko Obat di Pelabuhan Harbour Bay

Keduanya sudah saling memaafkan dihadapan sejumlah perangkat RT dan pihak terkait. Dalam kesempatan itu Aipda Indoudin juga menyampaikan pesan serta imbauan kamtibmas agar masalah serupa tidak terjadi.

Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, mengatakan, problem solving adalah strategi pemecahan masalah yang dilaksanakan oleh pengemban fungsi Bhabinkamtibmas Polri untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan.

Baca Juga: Kepala BP Batam Ajak Pemuda Dukung Perkembangan Daerah

“Tujuan dilaksanakan problem solving adalah untuk mendamaikan permasalahan terhadap warga yang bermasalah,” katanya, Minggu (23/10/2022).

“Sepanjang masalah tersebut tidak menimbulkan akibat yang berat, kita akan selalu mengupayakan penyelesaian di luar koridor hukum. Kita Damaikan,”ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk peran dan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap permasalahan yang terjadi di wilayah binaannya adalah memberikan solusi terhadap permasalah yang terjadi dengan mengedepankan strategi problem solving.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

BPOM Awasi Obat Sirup hingga ke Penjual Online

0
Kepala BPOM Penny K. Lukito. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

133 Obat Sirup tanpa Cemaran EG dan DEG, 69 Produk Masih Diuji

batampos – Sebaran kasus acute kidney injury (AKI) atau gangguan ginjal akut misterius pada anak makin luas. Berdasar data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga kemarin (23/10) sore temuan kasus tersebut telah dilaporkan di 26 provinsi.

Ke-26 provinsi tersebut antara lain adalah Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Sumsel, Lampung, dan Bangka Belitung. Kemudian DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, DI Jogjakarta, dan Bali. Lalu NTT, NTB, Kaltara, Kalteng, Kalsel, Sulsel, Sultra, Sulut, Gorontalo, dan Papua. Total ada 245 kasus AKI. Sebanyak 141 anak dilaporkan telah meninggal dunia dan 66 anak masih dirawat. Sejauh ini yang sudah dinyatakan sembuh baru 38 anak.

Kemenkes memberikan obat penawar (antidotum) untuk menekan peningkatan angka kematian anak-anak yang teridentifikasi penyakit gagal ginjal akut. Obat penawar yang diimpor dari Singapura itu sejauh ini cukup ampuh memulihkan anak-anak dari penyakit misterius tersebut.

Di luar itu, pemerintah juga memeriksa obat-obat yang berpotensi terdapat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Dua jenis cemaran tersebut dikaitkan dengan kasus gangguan ginjal akut misterius yang mengakibatkan beberapa anak meninggal dunia.

Kemarin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan obat yang tidak menggunakan bahan baku yang berpotensi terdapat cemaran EG dan DEG.

Kepala BPOM Penny K. Lukito menyatakan, lembaganya telah menelusuri produk obat sirup dan drops. Ada 133 obat sirup yang ditemukan tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. Empat bahan tersebut diduga memiliki cemaran EG dan DEG.

Lalu, penyelidikan pada 102 obat yang digunakan pasien AKI juga sudah diteliti BPOM. Dari jumlah tersebut, ada 23 produk yang tidak menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. Kemudian, ada tujuh produk yang dinyatakan aman digunakan meski menggunakan propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol. ”(Sebanyak) 69 produk masih dilakukan uji sampel,” ujarnya.

Penny memastikan, tidak ada propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin atau gliserol yang digunakan oleh industri farmasi Indonesia yang berasal dari India. Di Gambia, Afrika Barat, juga terjadi kasus AKI. Cemaran EG dan DEG dari obat yang diimpor dari India diduga menjadi biangnya.

Penny juga menyebutkan, ada tiga produk yang mengandung cemaran EG atau DEG yang melebihi ambang batas aman. Yakni Unibebi Cough Syrup, Unibebi Demam Drop, dan Unibebi Demam Syrup yang diproduksi Universal Pharmaceutical Industries.

”Untuk Konimex pada batch lain aman,” ucap dia. Sebelumnya merek tersebut masuk dalam nama produk yang mengandung cemaran EG atau DEG.

Penny menegaskan bahwa seluruh UPT BPOM mengawal proses penarikan peredaran obat sirup yang mengandung cemaran EG atau DEG yang melebihi ambang batas. Selain itu, BPOM melakukan patroli siber di media sosial hingga e-commerce untuk menelusuri penjualan produk yang tidak aman. ”Ada 4.922 link yang teridentifikasi melakukan penjualan obat sirup yang dinyatakan tidak aman dan akan di-take down,” tegasnya.

Penny meminta industri farmasi kooperatif. Salah satunya, apabila mengganti bahan baku, agar melapor kepada BPOM. Penny juga berjanji mengetatkan pengawasan obat-obatan yang beredar di Indonesia.

Terpisah, mantan Direktur WHO Asia Tenggara Tjandra Yoga Aditama mengatakan, setidaknya ada lima kejadian penyakit gagal ginjal akut yang dihubungkan dengan sirup obat yang terkontaminasi atau tercemar DEG di India yang mengakibatkan 80 kematian. Terjadi pada 1972 dan 2019 hingga 2020. ”Antara April dan Juni 1998, misalnya, sedikitnya ada 36 anak berumur antara dua bulan dan enam tahun meninggal akibat gagal ginjal akut di rumah sakit di daerah Delhi sesudah meminum obat yang tercemar dietilen glikol,” ungkap dia.

Pada rentang Desember 2019 hingga Januari 2020, 14 bayi meninggal. Bahan DEG ditemukan pada sirup obat batuk yang pernah diminum bayi itu. Di Indonesia, kenaikan kasus AKI cukup pesat. Pada 18 Oktober, Kemenkes secara resmi menyampaikan ada 206 kasus gagal ginjal akut pada anak. Lalu, 21 Oktober diumumkan jumlah kasus naik menjadi 241 anak dan angka meninggal tercatat 133 kasus.

Menurut Tjandra, kenaikan yang pesat dalam kurun tiga hari disebabkan dua hal. Pertama, kasus yang dilaporkan bukan kasus baru. Hanya, pencatatannya baru muncul. ”Kalau ini yang terjadi, maka bukan tidak mungkin akan ada tambahan kasus-kasus lagi dan harapannya agar proses pencatatan dan pelaporan kasus dapat terus makin intensif,” ujarnya.

Penyebab yang kedua, dapat juga 35 kasus memang kejadian sakit yang terjadi antara 18 dan 21 Oktober. Karena itu, Tjandra mendesak agar segera diumumkan ke publik penyebab sakit dan kematiannya. ”Penjelasan terperinci seperti ini perlu disampaikan ke publik dari waktu ke waktu agar masyarakat dapat melihat masalahnya dengan utuh dan lengkap serta mengambil sikap secara jernih,” tutur mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes tersebut. (*)

Reporter: JP Group

Verstappen Raih Podium di GP AS, Ini Rentetan Rekor di Belakangnya

0
Tim Red Bull merayakan gelar juara konstruktor pada Formula 1 2022 di Sirkuit COTA Senin (24/10) wib. (Alex Bierens de Haan/Getty Images via AFP)

batampos – Kemenangan Max Verstappen di balapan Formula 1 GP Amerika Serikat membawa serta sejumlah raihan besar dalam karirnya dan juga timnya Red Bull.

Podium tertinggi di Circuit of the Americas (COTA) adalah kemenangan ke-13 bagi Verstappen musim ini. Capaian ini menyamai rekor milik Sebastian Vettel dan Michale Schumacher pada masa jayanya.

Schumacher meraih 13 kemenangan dalam satu musim pada musim 2004 saat masih tampil mendominasi bersama Ferrari. Itu menjadi gelar juara terakhir Schumi di ajang Formula 1.

Baca Juga: Ini Hasil Lengkap Balapan MotoGP Malaysia Setelah Pertarungan Sengit Bagnaia dan Bastianini

Sementara Vettel mencapainya pada 2013 bersama Red Bull. Sama dengan Schumi, pada 2013 tersebut adalah gelar juara terakhir dalam karir Vettel.

Verstappen sendiri telah menyegel gelar juara dunianya untuk kali kedua secara beruntun di GP Jepang.

Kemenangan di GP AS ikut mengantar Red Bull memastikan gelar juara konstruktor musim ini, meski balapan masih menyisakan tiga edisi kagi.

Baca Juga: Gol Victor Osimhen Bawa Napoli Menang atas AS Roma

Gelar tersebut merupakan yang kelima bagi Red Bull. Sebelumnya RB sudah meraihnya pada 2010-2013 secara beruntun.

Prestasi mentereng tersebut didapat selang sehari meninggalnya bos besar Red Bull Dietrich Mateschitz.

”Gelar ini tentunya didedikasikan untuk Dietrich. Apa yang sudah dia lakukan untuk semua orang… satu-satunya yang bisa kami berikan kepadanya hari ini adalah kemenangan,” ucap Verstappen.

Selain itu Red Bull juga menjadi tim yang sukses meraih 90 kemenangan di ajang F1, bergabung dengan tim lainnya seperti Ferrari, McLaren, Mercedes, dan Williams. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

91 Obat Sirup Ditarik, BPOM Batam Menunggu Instruksi BPOM Pusat

0
ilustrasi obat sirup
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Kasus gagal ginjal akut misterius (acute kidney injury atau AKI) terus meningkat beberapa hari terakhir. Kementrian Kesehatan pun merilis 91 daftar obat sirup yang diduga menyebabkan ginjal akut pada anak.

Menanggapi kasus tersebut, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam masih menunggu keputusan dari BPOM Pusat untuk menarik kembali obat sirup yang diduga mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) .

“Kita tunggu informasi lanjutan ya, saat ini kita di pusat sedang berproses untuk menindaklanjuti ini,” ujar Kepala BPOM Batam, Lintang Purbajaya saat dikonfirmasi, Minggu (23/10).

Baca Juga: Polisi Awasi Peredaran Sirup Obat yang Ditarik BPOM

Langkah sejauh ini dengan menindaklanjuti kepada industri farmasi pemilik izin edar untuk melakukan penarikan sirup obat dari peredaran di seluruh Indonesia

BPOM telah mengintruksikan agar dilakukan penarikan mencakup seluruh outlet antara lain pedagang besar farmasi, instalasi farmasi Pemerintah, apotek, instalasi farmasi Rumah Sakit, Puskesmas, klinik, toko obat, dan praktik mandiri tenaga kesehatan.

“Sampai saat ini dugaan ialah digunakan pasien gagal ginjal akut sebelum dan selama berada atau masuk rumah sakit,” katanya.

Baca Juga: Polsek KKP Polresta Barelang Sidak Apotek dan Toko Obat di Pelabuhan Harbour Bay

Lebih lanjut ia mengatakan, badan pengawas ini mengimbau untuk mendorong tenaga kesehatan dan industri farmasi untuk terus aktif melaporkan efek samping obat.

Lanjutnya, untuk kejadian tidak diinginkan pasca penggunaan obat supaya dilaporkan kepada pusat Farmakovigilans/MESO Nasional melalui aplikasi e-MESO Mobile.

“BPOM secara berkesinambungan melaksanakan patroli siber (cyber patrol) pada platform situs, media sosial, dan e-commerce untuk menelusuri dan mencegah peredaran obat ilegal,” tutupnya.

Baca Juga: Ini Daftar 91 Obat Sirup yang Dihentikan Sementara Penjualannya

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Kepri telah melalukan pengecekkan terhadap 58 (lima puluh delapan) Apotek dan toko obat di wilayah hukum Polda Kepri. Di mana masih terdapat 5 jenis obat sirup tersebut, akan tetapi telah dipisahkan dan tidak dipajang di etalase.

Kemudian sudah dilakukan pemisahan menunggu penarikan dari distributor dan instruksi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan dan BPOM.

“Obat-obatan yang dilarang dijual tersebut telah didata dan disimpan untuk sementara di masing-masing apotek dan tidak diperjual belikan sambil menunggu tindakan lanjut dari Pemerintah,” ucap Kasubdit Indikasi Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol Farouq, Minggu (23/10).

Terhadap obat jenis sirup lainnya pihaknya menghimbau untuk tidak diperjualbelikan dahulu,apabila memang sifatnya wajib untuk keperluan medis tidak dikeluarkan dengan sembarangan dan harus lebih diperketat dengan resep dokter.

“Apotek wajib melakukan konfirmasi terhadap dokter yg mengeluarkan resep tersebut,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Azis Maulana

Polsek KKP Polresta Barelang Sidak Apotek dan Toko Obat di Pelabuhan Harbour Bay

0
polsek kkp
Personel KKP Polresta Barelang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah apotek dan penjualan obat-obatan di kawasan Harbour Bay, Batuampar, Kota Batam. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Kepolisian Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah apotek dan toko penjualan obat-obatan yang berada di Pelabuhan Harbour Bay, Batuampar, Sabtu (22/10/2022).

Kapolsek KKP AKP Awal Sya’ban Harahap, mengatakan, pihaknya juga memberikan imbauan dan pengecekan di toko obat di kawasan tersebut guna menindaklanjuti edaran Kementerian Kesehatan terkait penghentian sementara penjualan obat sirop di seluruh apotek di tanah air.

“Kita memberikan imbauan kepada petugas Apotek untuk tidak menjual dan memisahkan obat jenis Paracetamol (Sirop) dan kita ingin memastikan obat jenis sirup yang dilarang tidak lagi diperjualbelikan” ujarnya.

Baca Juga: Enam Anak di Kepri Meninggal Dunia Karena Gagal Ginjal Akut

Pihaknya juga mendata obat jenis sirop yang sudah tidak boleh dijual.

“Hasil kegiatan dari di Apotek yang dilakukan pengecekan didapati jumlah obat jenis paracetamol yang sudah pisahkan (Ttdak dijual) 120 Pcs di Apotik Guardian) dan 65 Pcs di Apotik Vitka Farma,” bebernya.

Seperti diketahui, BPOM telah memerintahkan kepada semua industri farmasi yang memiliki sirup obat yang berpotensi mengandung cemaran EG dan DEG untuk melaporkan hasil pengujian mandiri sebagai bentuk tanggung jawab pelaku usaha.

Baca Juga: Penyelundup Barang Ilegal Kerap Kabur, Ini Kata Bea Cukai Batam

Industri farmasi juga dapat melakukan upaya lain seperti mengganti formula obat dan/atau bahan baku jika diperlukan.

Kemenkes RI juga telah mengeluarkan larangan penghentian sementara penjualan obat sirup pada anak ini tertuang pada surat edaran Dirjen Pelayanan Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022.

Pada poin delapannya menyebutkan, seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau bebas terbatas dalam bentuk syrup kepada masyarakat.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kartu Prakerja Dibuka Lagi, Segera Daftarkan Diri

0
Ilustrasi Kartu Prakerja. (Dok. Adnan Reza Maulana/JawaPos.com)

batampos – Pendaftaran kartu Prakerja Gelombang 47 resmi dibuka hari ini, Minggu (23/10). Pengumuman ini disampaikan akun Instagram resmi Kartu Prakerja, @prakerja.go.id.

“Yang dari kemarin udah pada nanyain, sekarang langsung menuju dashboard Kartu Prakerja dan klik ‘Gabung Gelombang’ ya, jangan sampai kelewatan!,” tulis manajemen pelaksana (PMO) Kartu Prakerja.

Untuk bisa bergabung dalam Prakerja Gelombang 47, calon peserta harus daftar di prakerja.go.id. Setelah itu, isi alamat email aktif, data Kartu Tanda Penduduk (KTP), data Kartu Keluarga (KK), dan nomor hp aktif.

Sementara yang sudah mendaftarkan diri, bisa langsung bergabung dengan cara login di laman resmi prakerja.go.id.

“Buat kamu yang belum daftar, langsung daftar di web www.prakerja.go.id dan selesaikan proses pendaftarannya,” tandasnya.

Bagi yang berminat daftar Kartu Prakerja, masyarakat bisa membuat akun terlebih dahulu. Berikut ini adalah cara untuk membuat akun Kartu Prakerja:

1. Buka browser di HP atau laptop Anda.
2. Kemudian, buka situs https://dashboard.prakerja.go. id/daftar.
3. Masukkan alamat email dan password dan klik Daftar.
4. Buka email notifikasi yang dikirim dan lakukan verifikasi.
5. Setelah berhasil daftar akun dan login, Anda akan diarahkan ke laman verifikasi KTP.
6. Isi NIK, nomor Kartu Keluarga, dan tanggal lahir kemudian klik Lanjut.
7. Lengkapi data diri dan pastikan data yang dimasukkan sudah sesuai.
8. Pastikan nama lengkap dan nama ibu kandung yang dimasukkan sudah sesuai.
9. Lanjutkan tahapan verifikasi dengan memasukkan foto e-KTP yang dapat diakses melalui browser HP. Jangan lupa perhatikan ketentuan yang tercantum agar proses verifikasi e-KTP berjalan lancar.
10. Jika foto KTP Anda sudah sesuai ketentuan, klik Kirim Foto e-KTP.
11. Tunggu hingga sistem selesai memverifikasi foto e-KTP yang diunggah.
12. Selanjutnya verifikasi foto wajah. Seperti verifikasi e-KTP, perhatikan ketentuan yang tercantum agar proses verifikasi berjalan lancar.
13. Ambil swafoto (selfie) dengan kamera HP kamu.
14. Sesuaikan swafoto (selfie) yang Anda ambil dengan memperhatikan ketentuan.
15. Kemudian akan muncul tampilan foto yang sudah disesuaikan lalu klik Gunakan Foto.
16. Jika swafoto (selfie) sudah sesuai, klik Kirim Foto untuk langkah berikutnya. (*)

Reporter: JP Group