Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 6558

Modusnya Jalan-Jalan, Remaja 13 Tahun Dicabuli Pacar

0
2defe4a7 7156 4607 a905 f974ee32d7ae e1666322375784
Polisi memeriksa barang bukti kasus pencabulan anak di bawah umur di salah satu hotel di Pelita. F.Budi untuk Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Lubukbaja menangkap AS, warga Perumahan Buana Vista Indah II, Batam Kota, Rabu (19/10) malam. Pria 29 tahun ini diamankan usai mencabuli pacarnya, YG, 13 tahun.

Pencabulan tersebut dilakukan pelaku di penginapan kawasan Pelita, Lubukbaja. Aksi bejat tersebut dilakukan pelaku dua kali.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono mengatakan pencabulan tersebut terkuak setelah korban beberapa kali tidak pulang ke rumah. Kemudian orangtua korban mencari keberadaan anaknya.

Baca Juga: Cakap Petang Besama Kapolsek Sekupang

“Karena orangtuanya curiga, kemudian mencari anaknya ini. Dan ditemukan di penginapan,” ujar Budi.

Budi menjelaskan pencabulan tersebut berawal dari perkenalan korban dan pelaku di tempat kerja di Pertokoan Botania, Batam Kota. Untuk memuluskan aksinya, pelaku kemudian memacari korban.

“Korban dan pelaku ini bekerja di pertokoan. Sama-sama karyawan di toko tersebut,” kata Budi.

Baca Juga: Komisi Kejaksaan RI Sambangi Kejari Batam

Dari pengakuan pelaku, pencabulan tersebut dilakukan pada 28 September dan 12 Oktober. Modusnya, pelaku mengajak korban berjalan-jalan ke kawasan Nagoya usai jam kerja.

“Setelah di Nagoya, pelaku ini beralasan capek setelah kerja dan mengajak korban check-in,” ungkap Budi.

Selain pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa ponsel pelaku, pakaian dalam korban, dan buku tamu penginapan.

Baca Juga: Pasar Seken Tanjungsengkuang Terbakar

“Karena belakangan ini marak kasus pencabulan anak, saya imbau kepada para orangtua untuk lebih mengawasi anak-anaknya ” tutupnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal pelaku dijerat pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (*)

 

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Terdakwa Ricky Mengaku Tidak Dengar Pelecehan Seksual kala Yosua-Putri di Kamar

0
Brigadir Ricky Rizal saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos –  Ada fakta baru yang diungkap Bripka Ricky Rizal, terdakwa kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Fakta itu terkait keberadaan Yosua bersama Putri Candrawathi saat di dalam kamar.

Bripka Ricky Rizal melalui pengacaranya, Erman Umar mengatakan, jauh sebelum peristiwa penembakan, Brigadir Yosua sempat bersitegang dengan Kuat. Bahkan Kuat sampai membawa pisau. Senjata Yosua dibawa ke kamar Tribrata Putra Sambo, putra Ferdy Sambo, Tribrata Putra Sambo. Pisau itu disimpan di kamar Tribrata Putra Sambo.

“Sebagai seorang polisi yang senior saat itu, dibandingkan umurnya Richard atau Yosua, pangkat Ricky paling tinggi. Dia berinisiatif jangan sampai Kuat dengan Yosua berantem lagi. Antisipasi itu agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Erman kepada wartawan, Jumat (21/10).

Pernyataan Erman Umar ini terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam dakwaan, Bripka Ricky Rizal disebut terlibat dalam merencanakan pembunuhan Brigadir Yosua. Hal itu terkait JPU menyebut Bripka Ricky Rizal mengamankan pistol Yosua. Dakwaan itu ditegaskannya keliru.

Menurut Erman hal itu bukan dalam rangka melucuti Yosua, melainkan untuk mencegah terjadinya keributan lanjutan antara Yosua dengan Kuat Ma’ruf.

Setelah peristiwa itu, terjadi pertemuan antara Yosua dan Putri Candrawathi di dalam kamar selama 15 menit. Dalam pertemuan itu, Ricky tidak mendengar adanya peristiwa pelecehan seksual.

“Sampailah besoknya mereka berangkat ke Saguling. Itu pertama masalah senjata, Ricky tidak ada niat yang lain. Tapi dia tidak ingin terjadi sesuatu yang diinginkan antara Kuat dan Yosua,” jelas Erman.

Sebagaimana diketahui, Ferdy Sambo menjadi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua. Kasus itu menyeret banyak anggota Polri. Mulai dari bintara, perwira menengah, dan perwira tinggi.

Atas kasus pembunuhan di Jalan Saguling Tiga No.29, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan tersebut, mantan kadivpropam Polri itu terancam hukuman mati. Ferdy Sambo bersama Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. (*)

Reporter: JP Group

Pameran Yamaha di 4 Lokasi Bersama Yamaha Gear 125

0

 

batampos – Yamaha Alfa Scorpii selaku main diler sepeda motor Yamaha di Provinsi Kepulauan Riau tak henti memberikan promo dan penawaran menarik bagi pelanggan setianya. Kali ini, sebagai bentuk memanjakan konsumennya, Yamaha Alfa Scorpii Batam memberikan beragam promo dan voucher bagi konsumen yang ingin membeli motor Yamaha.

Area Promosi Development Yamaha Alfa Scorpii Redho mengatakan, pada pameran kali ini Yamaha Alfa Scorpii menghadirkan motor terbaiknya yang bisa dibawa langsung oleh pengunjung yang ingin memiliki motor baru.

Selain promo dan hadiah menarik, Yamaha Alfa Scorpii juga tengah menggelar Caravan, dimana dalam kegiatan ini, tersedia banyak promo menarik seperti potongan harga serta voucher Rp 100 ribu khusus untuk pembelian tipe XMax, XSR, dan R15.

“Jangan sampai ketinggalan, karena kuotanya terbatas,” ujar Redho, Kamis (20/10).

Dilanjutnya, voucher ini bisa di dapatkan saat Caravan berlangsung. Dimana Caravan ini digelar di empat lokasi berbeda yakni Pasar Cahaya Garden, Putra jaya Tanjung Undang, Pasar Top One Punggur, dan Melcem.

“Hadiah menarik ini tentunya akan menambah minat konsumen membawa pulang kendaraan impiannya dari Yamaha, khususnya buat anak muda yang punya gaya hidup aktif dan ingin tampil beda,” pungkas Redho. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Mahfud MD: Ketum PSSI Bisa Kena

0
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto hadir di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi atas peristiwa Tragedi Kanjuruhan, Kamis (20/10). (ALLEX QOMARULLA/JAWA POS)

batampos – Proses hukum dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Jawa Timur terus berjalan. Polda Jawa Timur sudah memanggil dan memeriksa Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan atau Iwan Bule. Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD mengungkapkan bahwa mantan kapolda Metro Jaya itu bisa saja turut diproses hukum.

Keterangan itu disampaikan oleh Mahfud saat mengisi diskusi dalam jaringan yang diselenggarakan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) kemarin (20/10). Sebagaimana hasil kerja Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF), harus ada yang bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Baik tanggung jawab hukum maupun moral. Mengingat jumlah korban luar biasa banyak. Baik korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia.

Berkaitan dengan tanggung jawab hukum, Mahfud menyampaikan bahwa saat ini proses hukum oleh kepolisian masih bergulir. ”Tanggung jawab hukum pidananya sudah mulai disidik dan itu bisa saja kena ketua PSSI nanti,” tegas dia. Pemeriksaan demi pemeriksaan terus berjalan. Menurut Mahfud, Polri juga masih terus mencari pihak-pihak yang turut memiliki tanggung jawab atas tragedi yang menyebabkan 133 Aremania kehilangan nyawa.

Langkah itu sudah sesuai dengan rekomendasi TGIPF untuk Polri. Mahfud menegaskan, penyebab ratusan nyawa melayang pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya itu adalah penembakan gas air mata. ”Saya nggak peduli sekarang berapa besar kandungan kimia (dalam gas air mata) yang mematikan. Itu tidak penting. Karena bukan kimianya yang menyebabkan (kematian ratusan orang), tetapi penembakannya,” tegasnya.

Akibat aparat keamanan menembakan gas air mata, penonton kemudian panik. Mereka mencari jalan keluar dan berkumpul pada satu titik. Alhasil tidak sedikit yang terhimpit, sesak, kehabisan nafas, terinjak-injak, dan meninggal dunia. ”Kematian massal sebanyak 132 (Aremania sampai TGIPF selesai bekerja) disebabkan oleh gas air mata” ungkap Mahfud. Karena itu, TGIPF menuntut pertanggungjawaban. Termasuk dari PSSI.

TGIPF menyadari mereka tidak bisa melampaui batasan yang ada dalam aturan FIFA maupun PSSI. Namun demikian, mereka tetap menyampaikan perlunya ada tanggung jawab moral dari seluruh pimpinan dan pengurus PSSI. Menurut Mahfud, pihaknya berharap hal itu benar-benar terjadi. ”Mundur itu di mana-mana boleh. Tidak melanggar aturan. Dan itu tampaknya sedang dicerna dan mudah-mudahan bisa terjadi,” harapnya.

Berkaitan dengan tingkat kepercayaan atau indeks persepsi publik terhadap Polri yang turun pasca tragedi di Kanjuruhan, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tidak menampik. Selain tragedi di Kanjuruhan, dia menyampaikan, perkara yang menyeret mantan jenderal bintang dua Polri, Ferdy Sambo, turut berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan terhadap Polri. Belum lagi bila dilakukan survei pasca penangkapan Irjen Teddy Minahasa. Bisa jadi angkanya berubah lagi.

Sementara itu, kepolisian tampaknya harus benar-benar membuktikan kerjanya dalam mengusut tragedi kanjuruhan. Pasalnya, persentase publik yang tidak yakin kasus bakal diusut secara tuntas cukup tinggi. Data tersebut terpotret dari hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia, kemarin. Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, persentase publik yang percaya kasus diusut tuntas memang masih dominan, yakni 52 persen.

Namun jika melihat data yang meragukan pada angka 43,3 persen, fakta tersebut tidak cukup menggembirakan. “Artinya tidak begitu tinggi tingkat kepercayaannya,” ujarnya. Djayadi menjelaskan, masih tingginya ketidakpercayaan harus menjadi perhatian. Sebab, kepercayaan pada institusi sangat dibutuhkan agar hasil kerjanya bisa diterima.

Apalagi, lanjut dia, tragedi kanjuruhan menjadi perhatian banyak pihak. Dari data survei LSI diketahui, 83,6 persen masyarakat tahu kasus tersebut. “Bahkan hanya perhatian masyarakat Indonesia tapi dunia,” imbuhnya. Lebih lanjut lagi, survei LSI juga memperlihatkan tindakan aparat mendapat persepsi buruk. Dalam hal jatuhnya korban, 78 persen responden tahu jika korban meninggal akibat tembakan gas air mata yang memantik kepanikan.

Kemudian, 70,9 persen responden juga menyalahkan sikap aparat yang menembakkan gas air mata. “Pada kelompok ini tingkat kepercayaan terhadap kepolisian sangat tertekan,” jelasnya.

Sementara Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) berupaya memastikan dugaan intimidasi terhadap keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Anggota TGIPF Armed Wijaya menuturkan, telah mendatangi telah keluarga korban bernama Devi Athok. Devi merupakan ayah dari dua anak yang meninggal dunia dalam tragedy tersebut. ”Saya datangi untuk memastikan isu intimidasi,” paparnya.

Dai pihak keluarga memberikan klarfisikasi bahwa memang tidak ada intervensi dari siapapun terkait pembatalan autopsi. Sebab, pembatalan tersebut datang dari keluarga ibu korban. ”Karena pembatalan itu hak dari keluarga korban,” jelasnya.

Menurutnya, dengan begitu dapat dipastikan bahwa isu adanya intervensi terhadap keluarga korban tidak ada. Yang sebenarnya malah keluarga dari sisi ibu merasa tidak tega bila dilakukan autopsy. ”Itu yang terjadi,” tuturnya dalam keterangan tertulisnya.

Sementara Kuasa Hukum Devi Athok Imam Hidayat mengatakan bahwa memang pembatalan autopsy itu bukan berasal dari Devi Athok. Melainkan dari keluarga pihak ibu. ”BUkan keinginan klien kami,” terangnya. (*)

Reporter: JP Group

 

Kenaikan Tarif Parkir Khusus di Batam Ditunda, Ini Penyebabnya

0
Parkir Khusus Kawasan Fanindo Sanctuary Garden Batamcentre fff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Parkir. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam menunda rencana penerapan kenaikan tarif parkir khusus atau kawasan tahun ini. Hal ini terkendala karena masih belum adanya surat terusan dari Provinsi Kepri.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah mengatakan rencana penerapan penyesuaian tarif parkir khusus belum bisa diterapkan untuk saat ini.

“Kendalanya masih nyangkut di Provinsi Kepri. Saya kurang paham alasan detailnya. Karena itu, makanya tarif parkir belum bisa diterapkan sampai saat ini,” ujarnya.

Azman menyebutkan rencana penerapan kenaikan tarif akan diberlakukan pertengahan tahun ini. Namun karena belum ada surat rekomendasi dari provinsi, hal tersebut urung direalisasikan.

Awalnya kenaikan tarif yang sudah diusulkan adalah untuk kendaraan roda dua dari Rp 1 ribu menjadi Rp 2 ribu. Sedangkan untuk kendaraan roda empat dari Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu.

Setelah mendekati berakhir tahun ini, rencana tersebut belum bisa terlaksana. Kebijakan penerapan tarif parkir ini harus menuggu surat rekomendasi dari Gubernur Kepri.

“Kalau tanpa surat itu, tarif tidak bisa diterapkan. Kalau menang bukan karena suratnya lambat, mungkin sudah dijalankan beberapa bulan lalu,” terangnya.

Azman menambahkan jelang akhir tahun pihaknya terus berbenah untuk mengoptimalkan objek pajak yang ada. Sehingga pemetaan di tahun 2023 jauh lebih baik, dari tahun ini, termasuk dari pajak parkir ini.

Penerapan kenaikan tarif parkir khusus ini juga diharapkan bisa mendongkrak capaian hingga akhir tahun. Azman mengakui banyak target yang harus dicapai jelang tutup tahun nanti.

“Kami optimis di paruh kedua ini lebih baik. Hal ini karena ada peningkatan ekonomi karena membaiknya sejumlah sektor, termasuk pariwisata. Target 1,018 triliun dari sektor pajak diperkirakan bisa terealisasi dengan baik hingga penghujung tahun mendatang,” bebernya.

Berdasarkan halaman siependa.batam.go.id capaian pendapatan asli daerah (PAD) Batam saat ini sudah berada di angka Rp 611 miliar dari target Rp 1,6 triliun. Sedangkan untuk pajak parkir ditargetkan Rp 28 miliar, dan baru tercapai Rp 4,8 miliar atau 17 persen. (*)

 

 

 

Reporter : YULITAVIA

Kebakaran di Pasar Seken Tanjungsengkuang, 7 Kios dan 3 Rumah Rata Dengan Tanah

0
kebakaran 2
Kebakaran yang terjadi di Pasar Seken Tanjungsengkuang, Batuampar, Kota Batam. Foto: Istimewa

batampos – Kebakaran yang terjadi di pasar seken Tanjungsengkuang, Batuampar, menyebabkan tujuh kios dan tiga rumah rata dengan tanah. Namun tidak ada korban jiwa pada persitiwa tersebut.

Kebakaran yang melanda kios pedagang barang bekas tersebut terjadi pada Jumat (21/10) sekitar pukul 04.00 WIB.

“Api cukup besar. Total yang kebakar 7 kios dan 3 rumah,” ujar Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Samsudin.

Baca Juga: Daftar Rumah Sakit Rujukan Gagal Ginjal Akut di Batam

Samsudin menjelaskan, dalam kebakaran ini, belasan mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Terdiri dari pemadam Pemko Batam, BP Batam, dan Arwmoured Water Cannon (AWC) Polresta Barelang.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB,” katanya.

Menurut Samsudin, lambatnya pemadaman karena api dengan cepat membesar dan merambat ke kios lain. Sebab, kios tersebut berisikan barang mudah terbakar, seperti kasur, dan lemari.

Baca Juga: Direktur Lahan Diperiksa Kejati, Kepala BP Batam: Kita Tunggu Saja Hasilnya

“Selain itu terhambat karena plafon-plafon runtuh. Jadi susah memadamkan,” ungkapnya.

Disinggung penyebab kebakaran tersebut, Samsudin mengaku belum mengetahuinya.

“Warga melapor api sudah membesar saja. Nanti dari pihak kepolisian yang menyelidiki,” katanya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Dihadirkan di Polres Bintan, Eks Napiter Berbagi Pengalaman Terkait Bahaya Radikalisme

0
Salah seorang narasumber dalam kegiatan FGD digelar Polres Bintan bekerjasama dengan Divisi Humas Polri di aula Sarja Arya Racana (SAR) Polres Bintan, Kamis (20/10) siang.

batampos- Polres Bintan bekerjasama dengan Divisi Humas Polri menggelar focus group discussion (FGD) dengan menghadirkan eks narapidana terorisme (napiter), M. Nasir.

Kegiatan dilaksanakan di aula Sarja Arya Racana (SAR) Polres Bintan, Kamis (20/10) siang.

Sebagai narasumber, M. Nasir menceritakan bagaimana dirinya masuk dalam jaringan radikal.

Dia menjelaskan, awalnya masuk ke dalam lingkaran terorisme karena tidak menghargai perbedaan dan merasa paling benar.

BACA JUGA: Pengendara Perempuan Dapat Teror Seksual di Jalan Raya Tanjungpinang

Selain itu, menurutnya, adanya perasaan tidak mendapatkan keadilan sehingga mudah menerima semua ajaran dan akan menjadi tidak peduli dengan sekitarnya.

“Jika yang merasuki pikirannya paham yang baik maka akan baik pula yang ada dalam pikirannya, namun jika paham yang merasukinya paham jelek maka kejelekanlah yang ada dalam pikirannya,” katanya.

Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bintan, M. Syamsir mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan masukan dan wawasan bagi semuanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus membantu tugas Kepolisian dan Pemerintah dalam permasalahan terkait umat beragama.

“Kita harus waspada di lingkungan kita jika ada sesuatu yang baru agar masyarakat tidak segan untuk melapor adanya potensi gangguan di lingkungannya,” imbuhnya.

Ketua tim dari Divisi Humas Polri, AKBP Erlan Munaji berharap kegiatan ini dapat menjadi acuan semua pihak agar tidak terjerumus ke dalam paham radikal.

“Minimal untuk diri para peserta, keluarga dan kelompok di lingkungan sekitarnya,” harapnya.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, kegiatan ini dapat memberikan ilmu bagi semua pihak dan dapat mencegah adanya paham radikal di masyarakat Kabupaten Bintan. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Pasar Seken Tanjungsengkuang Terbakar

0
kebakaran 1
Kebakaran yang terjadi di pasar seken, Tanjungsengkuang, Batuampar. Foto: Tangkapan layar

batampos – Pasar Seken Tanjungsengkuang, Batuampar, Kota Batam, terbakar, Jumat (21/10/2022) dini hari tadi.

Kobaran api terlihat membesar membuat sejumlah warga di lokasi panik dan histeris. Bahkan beberapa di antaranya terlihat kebingungan.

Salah seorang saksi mata, Andi, mengatakan, api cepat membesar karena banyak barang-barang yang mudah terbakar.

“Apinya cepat kali besar. Warga juga sampai lari-lari dan ada yang nangis lihat tokonya terbakar,” ujarnya.

Hingga saat ini belum diketahui pasti apa yang menyebabkan kebakaran di pusat penjuan barang-barang bekas tersebut.(*)

Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara Tercapai Lebih dari 1,8 Juta

0
Menteri Parekraf Sandiaga Uno saat membawa oleh-oleh Pie Susu dan Pie Durian Aneka Rasa Jaya saat kunjungannya ke Taman Loang Baloq, belum lama ini. (IVAN MARDIANSYAH/Lombok Pos)

batampos – Selama pandemi Covid-19 berlangsung, sektor pariKunjungan Wisatawan Mancanegara Tercapai menjadi sektor yang paling terdampak. Namun, secara bertahap, kini sektor pariwisata sudah mulai kembali menggeliat. Bahkan, berdasar data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ini tingkat hunian kamar di Indonesia juga semakin meningkat.

Akan tetapi, kondisi tersebut, kembali dihadapkan dengan adanya ancaman resesi global. Karena itu, tentunya banyak yang mempertanyakan bagaimana kesiapan sektor pariwisata menghadapi ancaman resesi. Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno pun turut menanggapinya.

Menteri Sandi dalam keterangannya secara virtual mengungkap, di tengah ancaman resesi, Indonesia masih menguat posisinya setelah perekonomiannya tumbuh di triwulan kedua dengan 5,3 persen. Bahkan, resiko Resesi Indonesia oleh Bloomberg juga disurvei hanya 3 persen dibandingkan negara-negara lain.

“Alhamdulillah, ini tentunya berkat kolaborasi yang baik dari berbagai pihak dengan menjaga daya beli sektor pariwisata dan ekonomi kreatif” ungkapnya.

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sebanyak 1,8 juta juga sudah tercapai. Tepatnya pada awal September lalu. Karena itu, saat ini masih ada sisa waktu tiga bulan untuk bisa mencapai ambang batas tengah dan atas dari target kunjungan wisman 1,8 sampai 3,6 juta.

“Ini adalah kenaikan 2.028 persen lebih dengan top wisman berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, India, dan Amerika Serikat. Pada Agustus 2022 itu kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 510.000 lebih,” jelasnya.

Atas capaian tersebut, dikatakan Sandi, sudah sepatutnya untuk disyukuri. Namun, tentunya jangan sampai terlena. Yakni semua harus terus menguatkan ekosistem di dalam negeri salah satunya dengan memberikan pendampingan bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk juga implementasi penguatan pemerataan bantuan modal untuk pelaku usaha.

Selain itu, lanjut dia, quality tourism adalah suatu kebijakan yang perlu diambil. Sehingga tidak hanya fokus pada angka atau jumlah kedatangan para wisman. Penerapan quality tourism di antaranya dapat dilakukan dengan cara memperpanjang lama berkunjung para wisman. Termasuk meningkatkan belanjanya pada ekonomi lokal.

“Beberapa negara yang menjadi target program promosi juga akan terus kita gancarkan. Yakni seperti Inggris, Prancis, Jepang, Korea, India, dan Australia,” ujarnya.

Terlebih, masih dikatakan Sandi, untuk libur dan cuti bersama Nasional tahun 2023 pun telah diumumkan. Yakni ada 24 hari yang terdiri dari 16 hari libur Nasional dan 8 hari cuti bersama. Menurut dia, hal tersebut pun juga dapat menjadi pemicu dari peningkatan pergerakan wisatawan. Khususnya wisatawan Nusantara.

“Jadi, kami akan mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan cuti bersama dengan merencanakan wisata atau traveling di Indonesia saja,” terangnya.

Saat ini, dikatakan Sandi, pariwisata juga banyak yang bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan darat. Di antaranya yakni ke desa-desa wisata yang jaraknya di bawah 200 Km dari tempat tinggal. “Traveling di Indonesia saja, ini juga mendukung UMKM ekonomi kreatif kita,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya menambahkan, berdasar data dari analisis sistem yang diambil dari online travel agent menunjukkan adanya intensif yang tinggi dari beberapa market yang belum ada penerbangan langsung. Sehingga hal tersebut pun memberikan indikasi bahwa persepsi Indonesia pun sudah ada di market.

“Paling tinggi itu Amerika data pencarian tentang Indonesia itu mencapai sampai dengan 261 juta. Kemudian, Australia memcapai 187 juta, Inggris 161 juta, Jerman 121 juta, dan tempat yang kelima adalah Prancis. Jadi, minat yang mau ke Indonesia itu sudah terlihat kalau dari sana,” katanya. (*)

Reporter: JP Group

Ongkos Pompong Pinag-Pulau Penyengat Kembali Naik

0

batampos- Mulai 1 November 2022 tarif kapal pompong dari Tanjungpinang menuju Pulau Penyengat dan sebaliknya akan naik dari Rp 8.000 menjadi Rp 9.500 per orang untuk penumpang umum.

Sedangkan untuk warga Pulau Penyengat yang semula Rp 6.000 naik menjadi Rp 7.000 per orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menjelaskan kenaikan tarif pompong itu merupakan hasil kesepakatan dan keputusan bersama antara Pemko Tanjungpinang, penambang pompong dan pihak terkait.

BACA JUGA: Tarif Pompong Tanungpinang- Penyengat Akan Naik

Keputusan ini diambil demi menjamin kelangsungan pelayanan angkutan laut lokal dalam wilayah Kota Tanjungpinang ke pulau Penyengat.

Tarif kapal pompong ke Pulau Penyengat anak naik awal November 2022 mendatang, f. Peri Irawan

“Tarif tersebut sudah termasuk iuran wajib asuransi kecelakaan oleh PT. Jasa Raharja,” kata Zulhidayat, Kamis (20/10).

Sekda meminta kepada pihak terkait untuk bersama mengawasi penyesuaian tarif baru tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan keputusan itu.

“Tarif akan terus dilakukan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Organisasi Penambang Perahu Motor (OPPM) Penyengat, Razali menyampaikan tarif yang berlaku saat ini masih mengacu pada SK pertama kali, pihaknya juga tidak bisa menaikkan tarif dengan sendirinya.

“Untuk itu kami menyurati pemko lagi untuk penyesuaian tarif agar ditetapkan secara sah melalui SK,” kata Razali.

Kata Razali sekecil apapun kenaikan tarif kapal pompong itu pihaknya harus menyurati dinas terkait untuk memohon pertimbangan. Dasar penyesuaian tarif itu merupakan usulan organisasinya.

“Penyesuaian tarif ini sebagai komitmen pemko dalam mendukung keberlanjutan penambang pompong pasca kenaikan harga bahan bakar minyak belum lama ini,” tuturnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan