Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 6562

Ganjar-Ridwan Kamil Dinilai Pantas Jadi Pasangan Capres

0
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua Umum (Ketum) PAN Zulkifli Hasan menilai tantangan Wali Kota Bogor Bima Arya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpasangan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2022, karena memang keduanya sosok yang pantas sudah terbukti berpengalaman sebagai kepala daerah.

”Jadi gini, itu yang Bima Arya ngomong kan? Jadi apakah Pak Ganjar, apakah Kang Ridwan Kamil itu orang-orang hebat yang sudah terbukti,” kata Zulkifli Hasan seperti dilansir dari Antara di Bogor, Minggu (30/10).

Zulkifli berpendapat kedua tokoh kepala daerah Ganjar dan Ridwan Kamil yang ditantang Bima Arya selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (Apeksi), yang juga Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PAN memang pantas menjadi pasangan dalam Pilpres 2024.

”Jadi mereka mau nyapres, mau cawapres itu bukan layak, tapi sangat layak. Nanti dilihat perkembangannya,” ujar Zulkifli Hasan.

Menurut dia, kepemimpinan Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat merupakan salah satu wilayah Indonesia yang besar. Sehingga, pengalamannya sangat layak menjadi capres dan cawapres.

”Sangat layak ya. Karena sudah berhasil menjadi gubernur, Jawa Tengah yang besar, Jawa Barat yang besar. Pantas sangat pantas, layak sangat layak,” ucap Zulkifli.

Pada Forum Y20 di Solo Jumat (28/10) itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menantang Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berpasangan memimpin Indonesia mendatang.

”Kang Emil ini keluarganya pesantren, dekat dengan pondok pesantren. Mas Ganjar aktivis nasional, beda tetapi saling melengkapi,” kata Bima Arya di Solo, Jumat (28/10).

Menurut Bima, Ganjar merupakan etnis Jawa, sedangkan Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil merupakan etnis Sunda. ”Beda tetapi saling melengkapi. Saya tidak mau berkomentar panjang, tetapi mari menitipkan dua hal yang sangat penting nanti. Pertama adalah enggak mungkin 2045 dicapai tanpa kekukuhan kepemimpinan,” tutur Bima. (*)

Reporter: JP Group

Dewan Pers Kecam Intimidasi Jurnalis Manado Pos

0
Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

batampos – Kasus intimidasi yang dilakukan aparat Polres Tomohon terhadap jurnalis Manado Pos, Julius Laatung disayangkan dewan pers. Terlebih jika kasus tersebut terkait dengan karya jurnalistik yang dikerjakan oleh Julius.

Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya mengatakan, tindakan okmun Polres Tomohon tidak dapat dibenarkan. Sebab, melanggar prinsip perlindungan terhadap kerja jurnalisme yang dijamin konstitusi.

“Dewan pers mengutuk keras perilaku yang dilakukan oknum kepolisian,” ujarnya kepada Jawa Pos (jaringan batampos.co.id), kemarin (30/10).

Agung mengatakan, keberatan atas sebuah produk jurnalistik sudah memiliki prosedurnya tersendiri. Hal itu diatur dalam undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Di sana dijelaskan, siapapun yang merasa tidak senang dengan produk jurnalisme diberi ruang untuk keberatan.

“Bisa memberikan hak jawab kepada media atau mengadu langsung lewat dewan pers,” kata dia.

Atas dasar itu, kasus penjemputan paksa yang dilakukan kepolisian tomohon terhadap wartawan Manado Pos telah melanggar ketentuan. Lagi pula, lanjut Agung, penanggung jawab sebuah produk jurnalistik ada pada pemimpin redaksi, bukan wartawan. “Meskipun yang nulis wartawan,” imbuhnya.

Agung juga mengingatkan, pihaknya sudah memiliki MoU dengan Polri terkait pedoman penanganan kasus kerja jurnalistik. Dalam MoU tersebut sudah ditegaskan jika karya jurnalistik harus diselesaikan melalui mekanisme dewan pers.

Dia menduga, MoU tersebut belum dipahami oleh seluruh jajaran aparat polri. “Bisa jadi (belum tersosialisasikan),” terangnya.

Sementara Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengatakan, sangat menyesalkan adanya dugaan kekeliruan anggota Polres Tomohon dalam menindaklanjuti pemberitaan media soal judi di Tomohon. Dengan melakukan penjemputan dan interogasi secara paksa. ”Meski wartawan itu sudah dipulangkan,” jelasnya.

Namun, penjemputan dan interogasi paksa tersebut diduga melanggar KUHAP, UU Pers dan Perkap nomor 6/2019 tentang penyidikan tindak pidana. ”Kompolnas mendesak Bid Propam Polda Sulut untuk turun melakukan pemeriksaan,” paparnya.

Dugaan aparat yang masih menggunakan cara-cara kekerasan bertentangan dengan aturan hukum dan instruksi Kapolri. Bila berdalih mewawancarai wartawan, tentnya bisa dilakukan dengan cara humanis dan persuasive. ”Bukan melakukan paksaan bahkan memaksa yang bersangkutan menandatangani dan membuat video pernyataan,” ujarnya.

Kompolnas sesegera mungkin melakukan klarifikasi ke Polda Sulut. Semua anggota yang terlihat harus diperiksa oleh Bid Propam. ”Surat perintah yang dikeluarkan juga harus dilihat, jangan sampai tindakan keliru anggota terulang,” urainya.

Sementara Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo belum menjawab saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. Pesan singkat dan telepon tidak direspon.

Di sisi lain, Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) berharap wartawan Manado Pos untuk membuat pengaduan resmi. Dengan begitu, LBH Pers bisa memberikan bantuan hukum. “Tentu saja korban bisa mengadu ke kami (LBH Pers, Red),” ujar pengacara publik LBH Pers Mustafa. (*)

Reporter: JP Group

Cegah Demam Berdarah, Warga Bulang Gotong Royong Massal

0
Demam Berdarah DBD
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Warga Kecamatan Bulang melakukan gerakan gotong rotong massal untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD). Masyarakat bersama aparat dan perangkat pemerintah setempat membersihkan lingkungan dari genangan air agar tidak ada wadah atau tempat bagi nyamuk berkembang biak.

Gotong royong massal yang dimotori oleh jajaran Polsek Bulang ini dilaksanakan berturut-turut sepanjang akhir pekan kemarin.

Kapolsek Bulang, Ipda Nurdeni Rian, melaporkan, pelaksanaan gotong royong berjalan lancar dan mereka berhasil membersihkan parit, perigi dan wadah-wadah genangan air di sepanjang pesisir pantai.

Baca Juga: Batam Dapat Jatah, Amsakar Dorong Percepatan Pendistribusian Vaksin

“Semua pihak bergerak. Mulai dari sekolah, pasar sampai pemukiman semua kita bersihkan. Sasarannya genangan air sebagai upaya mencegah kembang biak nyamuk,” kata Nurdeni.

Selain Goro, Polsek Bulang juga menyampaikan pesan kebersihan kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungan tempat tinggal bersih dan berseri.

Baca Juga: Remaja Putus Sekolah 15 Kali Curi Motor di Batam

“Kita juga sampaikan pesan Kamtibmas agar masyarakat tetap aman dan tertib,” kata Nurdeni.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Tim Dokter RS Mount Elizabeth Periksa Lagi Gubernur Lukas

0
Tim dokter dari RS Mount Elizabeth Singapura, Minggu (30/10/2022), memeriksa kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe, di kediaman pribadi, di Koya Tengah, Jayapura. (ANTARA/HO-Dok THAGP)

batampos – Tim pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, mengatakan, dokter dari RS Mount Elizabeth Singapura kembali melakukan pemeriksaan terhadap Gubernur Lukas Enembe. Pemeriksaan dilakukan, pada Sabtu (29/10), di kediaman pribadi Gubernur Enembe, di Koya Tengah, Kota Jayapura, Papua.

Sebelumnya, pada (11/10) lalu, tim dokter dari RS Mount Elizabeth juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan di kediaman pribadi Gubernur Enembe di Koya Tengah.

“Salah satu dokter yang datang ke Jayapura merupakan dokter yang selama ini menangani gangguan ginjal Gubernur Enembe, yakni dr Francisco,” kata Roy Rening, di Jayapura, Minggu malam (30/10) dikutip dari Antara.

Dia menyatakan, hasil pemeriksaan itu nantinya dilaporkan ke tim dokter di Singapura yang memang selama ini merawat Gubernur Enembe.

Hasil pemeriksaan itu, juga akan disampaikan dokter pribadi Gubernur Enembe ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan dokter independen.

Terkait kehadiran dokter KPK, Rening yang didampingi sejumlah pengacara yang tergabung dalam Tim Hukum dan Advokasi Gubernur Papua (THAGP), mengaku hingga kini belum mengetahui kapan kedatangannya dokter KPK.

“Kami belum mengetahui kapan tim dokter KPK datang,” kata Roy Rening.

Paramedis dari RS Mount Elizabeth Singapura yang memeriksa kesehatan Gubernur Enembe yakni dr Cheng Ho Patrick Ang (spesialis jantung), dr Francisco Salcido Ochoa WNA asal Meksiko (spesialis ginjal), dr Mohammed Tauqeer Ahmad (spesialis nuerologi), didampingi seorang perawat yaitu Mardiana binti Ayob.

Tim dokter dari Singapura tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (30/10), sekitar pukul 07.00 WIT menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 656.

KPK sebelumnya telah menetapkan Gubernur Papua sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi sebesar Rp1 miliar. (*)

Reporter: JP Group

Mobil CRV dan Minibus Tabrakan di Jalan MT Haryono

0
Tabrakan mobil Honda CRV dengan minibus Daihatsu Zebra sebabkan satunorang supir patah kaki

batampos – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) antara kendaraan roda empat, yakni mobil Honda CRV dan Minibus jenis Daihatsu telah menyebabkan satu orang mengalami patah kaki.

”Peristiwa Lakalantas terjadi pada Sabtu (29/10) pukul 05.30 WIB di Jalan MT Haryono atau tepatnya di depan mess PT Amreta Batam Asia Pasific, Parit Benut, Kecamatan Meral yang melibatkan dua unit kendaraan bermotor roda empat. Yakni, Honda CRV warna silver dengan nomor polisi BP 1621 JI dan minibus Daihatsu Zebra dengan nomor polisi BP 1451 KU warna kuning,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano melalui Kasat Lantas, AKP Eko Aprianto.

Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, tambahnya, diketahui minibus dibawa oleh pria berinisial ZE dan di dalam mobil ada 9 orang penumpang datang dari arah Pangke, Kecamatan Meral Barat menuju ke Parit Benut bertabrakan dengan Honda CRV yang dikemudikan seorang pria berinisial E.

BACA JUGA:Tabrakan, Honorer Pemprov Kepri Tewas 

”Akibat dari Lakalantas tersebut, satu orang supir, yakni pwngemudi minibus Daihatsu Zebra mengalami luka dan patah kaki sebelah kanan. Sementara itu, untuk orang penumpang hanya mengalami luka ringan. Sedangkan, pengemudi mobil Honda CRV tidak mengalami luka,” papar Eko.

Dikatakan Eko, yang jelas dari kejadian ini tidak ada korban jiwa. Semua korban yang mengalami patah kaki dan luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit. Selain itu, saat ini peristiwa Lakalantas masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (*)

reporter: sandi

Kemenkes Salurkan 300 Dosis Vaksin ke KKP Batam

0
vaksin meningitis
Ilustrasi. Foto: jawapos.com

batampos – Direktorat Jendral Pencegahan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyalurkan 300 dosis vaksin Covid-19.

Ketua Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batam dr. Fairuza Laily, mengatakan, nantinya didrop ke KKP.

“Setelah vaksinnya sampai ke IF, langsung didrop ke KKP. Jadi pelaksanan KKP bukan Dinkes,” ujarnya, Minggu (30/10/2022).

Baca Juga: Batam Dapat Jatah, Amsakar Dorong Percepatan Pendistribusian Vaksin

dr. Fairuza menambahkan, vaksin Covid-19 ini baru dikirimkan ke Kota Batam Senin (31/10/2022). Sesuai peruntukannya vaksinasi dilaksanakan di kantor KKP khusus Batam.

“Kalau kita belum tau kapan, didahulukan untuk KKP karena ini menyangkut aturan perjalanan,” bebernya.

Diketahui, direktorat jenderal pencegahan dan pengendalian penyakit Kementerian Kesehatan mengirimkan vaksin Covid-19 bagi kantor kesehatan pelabuhan seluruh Indonesia yang dikeluarkan dari buffer stock pusat hasil relokasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Vaksin Booster Sulit Didapat, Warga Pakai Jasa Sertifikat Tembak

Dalam surat edaran Nomor SR.02.06/C.IV/3792/2022 itu menjelaskan sehubungan dengan kewajiban vaksinasi booster bagi pelaku perjalanan dalam negeri sebagaimana tertuang dalam surat edaran satuan tugas penanganan Covid-19 Nomor 23 tahun 2022 tanggal 11 Agustus 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19.

Selain Batam kantor kesehatan pelabuhan kelas II Tanjungpinang dan kantor kesehatan pelabuhan kelas II Tanjungbalai Karimun juga mendapat kuota vaksin yakni masing-masing sebanyak 150 dosis.

Baca Juga: Warga Batam Kesulitan Cari Vaksin Booster

Diketahui Kemenkes mengirimkan 8.400 dosis vaksin ke Kantor Kesehatan Pelabuhan di seluruh Indonesia.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Ganjar Sebut Ada Upaya Adu Domba pada Isu Jokowi Ketua Umum PDIP

0
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Humas Pemprov Jateng/Antara)

batampos – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, ada upaya mengadu domba di internal partai berlambang banteng moncong putih terkait dengan isu dukungan Joko Widodo maju menjadi Ketua Umum PDIP pada 2024.

”Saya minta semua mewaspadai adanya penumpang gelap yang ingin menciptakan disharmoni hubungan di tubuh PDIP. Agar siapa pun tidak membuat gerakan yang merusak nama baik seseorang,” kata Ganjar seperti dilansir dari Antara di Semarang, Minggu (30/10).

Menurut Ganjar, dirinya dengan Presiden Jokowi merupakan orang partai politik yang memahami bagaimana aturan dan relasi di parpol. ”(Ide Jokowi Ketum PDIP) itu sebuah kengawuran dan imajinasi dari seorang yang tidak mengerti aturan di PDI Perjuangan, yang tidak mengerti relasi di antara kami di dalam partai, dan sangat sembrono,” ujar Ganjar.

Mengenai suksesi ketua umum, lanjut dia, kongres partai sudah mengaturnya sehingga ide Jokowi merebut tampuk kepemimpinan PDIP itu tidak benar. Ganjar mengajak agar seluruh pendukung Presiden Jokowi konter isu tersebut, agar tidak menjadi bola liar.

”Saya kira yang seperti ini mesti dicermati, apakah ini ide pribadi atau seruan orang. Kita yang sejak awal mendukung Pak Jokowi di dalam pemerintahan tentu harus segera konter orang-orang semacam ini agar tidak terpancing situasi yang mengadu domba,” ucap Ganjar.

Ganjar menilai, nuansa penumpang gelap dan adu domba juga tercium pada kejadian beberapa waktu lalu. Saat itu ada sekelompok orang mengaku sebagai sukarelawan Ganjar mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut Ketua DPR Puan Maharani terkait kasus KTP elektronik.

Ganjar meminta agar sukarelawan manapun tidak menggunakan strategi-strategi politik kotor, terlebih menjelang pesta demokrasi pada 2024. ”Saya ingin menyampaikan relawan manapun atau siapa pun, satu agar tidak menjelek-jelekkan orang, dua tidak mendiskreditkan orang, tiga juga tidak mendiskreditkan partai-partai,” tutur Ganjar. (*)

Reporter: JP Group

Pengendara Motor Tewas saat Melintas di jalan Rusak Tirta Madu, Bintan

0
Polisi mengevakuasi motor yang dikendarai korban tewas saat melintas di jalan Tirta Madu arah Kilometer (Km) 18 Kijang, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (29/10) sekira pukul 19.15 WIB. F.Satlantas Polres Bintan

batampos– Seorang pengendara motor Honda Revo BP 3456 EL, inisial S, 43, meninggal setelah terjatuh di jalan rusak tepatnya di jalan Tirta Madu arah Kilometer (Km) 18 Kijang, Kecamatan Bintan Utara, Sabtu (29/10) sekira pukul 19.15 WIB.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi membenarkan seorang pengendara motor meninggal di jalan Tirta Madu.

“Benar, korban meninggal,” kata dia ketika dikonfirmasi, Minggu (30/10).

BACA JUGA: Kasus Laka Laut Semester I 2022 di Karimun Meningkat

Dia menjelaskan, kejadian bermula saat korban merupakan warga Tanjungpinang melaju dari arah Gesek menuju ke arah Km 18 Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Diduga motor yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi saat melintasi jembatan yang terputus akibat banjir beberapa waktu lalu.

“Motor yang dikendarai korban masuk ke bawah jembatan yang terputus,” kata dia.

Setelah kejadian, korban dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Bintan di Kijang.

Dikatakannya, berdasarkan penanganan medis, korban mengalami luka robek di kening dan keluar darah dari mulut dan hidung.

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan.

“Kita sudah ke lokasi dengan melihat bekas-bekas di TKP. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan,” kata dia. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Belum Berhenti, Satu Pasien Meninggal di Batam

0
uji sempel covid e1643272652393
Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam bertambah satu orang pada Minggu (30/10). Tercatat, sampai saat ini total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kota Batam telah mencapai 938 orang.

Selain itu sepanjang 24 jam terakhir juga ada penambahan lima orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Secara kumulatif kasus positif di Batam berjumlah 31.454 orang dengan kasus sembuhnya berada di angka 30.477 orang pasien.

“Ya, untuk hari ini sebanyak satu pasien tercatat meninggal akibat Covid-19 di Batam,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.

Disebutkan satu pasien meninggal itu adalah, perempuan berusia 57 tahun warga Kawasan Saguba, Sagulung. Pasien sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

Baca Juga: Edukasi Pelayanan Kepolisian, Polsek Sekupang Putar Video Pendek di Sejumlah Pelayanan Publik

Sementara itu untuk pasien baru per hari ini ialah, balita berusia 1 tahun warga Kawasan Komplek Pertokoan Cahaya Garden. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan dirawat di Rumah Sakit Elisabeth Batam.

Selanjutnya, perempuan 34 tahun warga Tanjungriau Sekupang. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Pasien diketahui sudah vaksin Booster.

Lalu, perempuan 33 tahun warga Baloi Indah. Ia juga terkonfirmasi bergejala baru dan menjalani isolasi mandiri di rumah serta sudah divaksin booster. Selanjutnya perempuan usia 47 tahun warga Pulau Kasu. Ia juga terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di RSBP Batam serta belum divaksin.

Baca Juga: Sambangi Pusat Keramaian, Polisi Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker

Terkahir, laki-laki 52 tahun warga Baloi Permai, terkonfirmasi tanpa gejala dan kini dirawat di RSBP Batam. Pasien telah booster. “Untuk kasus aktif kita saat ini berjumlah 39 orang,” ungkap Didi.

Rinciannya, 26 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah dan 13 pasien dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam.

Berdasarkan penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Baca Juga: Pelayaran di Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang Kembali Buka 1 November

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami tidak henti mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” ucap Didi. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Sebagian Sudah Diaspal, DBMSDA Rampungkan Pengerjaan Jalan Sambau Nongsa

0
Jalan e1653801959590
Ilustrasi. Proyek pembangunan jalan penghubung Kelurahan Sambau dan Kelurahan Batubesar, Kecamatan Nongsa baru. F.Yashinta

batampos – Penantian panjang warga yang tinggal Sambau, Nongsa untuk memiliki jalan yang layak, akhirnya terealisasi.

Saat ini jalan Sambau sepanjang 900 meter sudah selesai diaspal dan membuat pengguna jalan tidak perlu khawatir ketika hujan turun dan menyebabkan banyak pengendara yang jatuh melewati jalan tersebut seperti dulu.

Sinta, salah seorang warga Perumahan Green Nongsa City mengatakan bersyukur, akhirnya warga tidak lagi kesulitan melewati jalan yang menghubungkan perumahannya menuju jalan utama.

“Alhamdulillah, kalau dulu kami lewat jalan rusak parah. Jalan tanah dan ketika hujan selalu ada yang jatuh karena jalan berlubang,” ujarnya, Minggu (30/10).

Baca Juga: Batam Dapat Jatah, Amsakar Dorong Percepatan Pendistribusian Vaksin

Kondisi jalan saat ini sudah selesai diaspal sebagian, walaupun masih ada yang dibeton. Pengendara lebih aman ketika melintas. Menurutnya, jika hujan tidak lagi ada kesulitan dan kekhawatiran pengendara.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Yumasnur mengatakan pembangunan jalan tanah penghubung Kelurahan Sambau dan Batu Besar itu bagian dari pemerintah melakukan peningkatan infrastruktur jalan.

Jalan sepanjang kurang lebih 900 meter itu dibangun dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD) Kota Batam senilai Rp 7,72 miliar.

Tender proyek pengerjaan jalan tersebut dimenangkan CV Raja Arta Suma, yang melalui websitenya beralamat di Bengkong Laut. Kontrak kerjasama pembangunan jalan sudah dilakukan sejak 6 April, hal itu terlihat dari plang di pinggir jalan tanah yang akan dibangun.

Baca Juga: Remaja Putus Sekolah 15 Kali Curi Motor di Batam

Masa pelaksanaan proyek selama 210 hari kalender atau 7 bulan. Yang artinya, pembangunan jalan tanah itu akan tuntas sekitar bulan November mendatang.

“Alhamdulillah, bertahap, dan sesuai dengan target pengerjaan. Masih finalisasi untuk saat ini, November baru selesai semua. Meskipun beberapa waktu lalu sempat hujan, namun pengerjaan tetap berjalan dengan baik, hingga selesai nantinya,” kata dia.

Yumasnur berharap semoga jalan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Tahun ini meskipun beberapa proyek tidak dilanjutkan, proyek prioritas diupayakan tetap berjalan, termasuk jalan yang dibutuhkan masyakarat.

“Pengerjaan melihat skala prioritas. Jadi meskipun anggaran terbatas, proyek tetap berjalan, namun tidak semua yang ada direncana,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: YULITAVIA