Penyerahan piala dan piagam dari panitia kejuaraan kepada pemenang
batampos – Bersempena Hari Bakti ke-51, BP Batam sukses menggelar Turnamen Terbuka Tenis Meja yang berlangsung selama empat hari, sejak 20 hingga 23 Oktober 2022. Pembukaan & Penutupan turnamen ini digelar di One Batam Mall, pada Kamis (20/10/22) dan Minggu (23/10/22) dengan kategori yang dipertandingkan adalah beregu double (3 Nomor double).
GM Pengelolaan Lingkungan selaku Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja, Iyus Rusmana menyampaikan turnamen tenis meja ini diselenggarakan setiap tahun, tetapi sejak dua tahun terakhir Indonesia khususnya Batam terdampak Covid-19 maka kita sempat berhenti. Sehingga penyelenggaraan pada tahun ini mendapat antusias luar biasa dari komunitas tenis meja se-Kepri.
“Turnamen BP Batam ini selalu menjadi harapan komunitas tenis meja, karna setiap tahunnya BP Batam mengadakan turnamen tenis meja yang bergengsi dengan hadiah yang menarik”, ujar Iyus.
Ia juga menyampaikan, antusias para peserta tenis meja sangat luar biasa, Sebanyak 32 tim dengan jumlah 256 peserta yang telah mengikuti turnamen ini.
Setiap turnamen tenis meja yang di selenggarakan oleh BP Batam tidak di pungut biaya alias gratis.
Pria yang kerap disapa iyus ini mengatakan, turnamen ini merupakan wadah bagi pemain tenis meja dalam menyalurkan bakat yang dimiliki, dan pembinaan serta memperluas jam terbang bagi para atlet pemula, dan juga persiapan PORPROV 2022.
Turnamen ini menyuguhkan permainan dengan skill tinggi, sangat menarik dan mendebarkan, dengan strategi memasang tim yang harus bener-bener solid. Permainan para tim, membuat para supporter berdecak kagum sekaligus was-was.
Peserta kejuaraan saat berlaga
“Turnamen ini telah kita buka untuk umum baik di Kepri maupun di luar Kepri, tetapi salah satu Tim Pemain Tenis Meja harus berasal dari Kepri. Disini, kami menemukan beberapa pemain tenis meja yang baru dengan bakat yang luar biasa.
Acara penutupan di warnai dengan penyerahan piala dan uang pembinaan. Juara 1 diraih oleh Tim Tonsea, Juara 2 diraih oleh Tim PKTM-A, Juara 3 diraih oleh Tim Ansvin-A dan Juara 4 diraih oleh Tim Pepopri.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, selaku Ketua Panitia Hari Bhakti BP Batam ke-51, Ariastuty Sirait, Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan, Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar dan Kepala Biro Umum, Budi Susilo. (*)
Justin Hubner (kiri) dan Ivar Jenner diharapkan bisa memperkuat Indonesia pada Piala Dunia U-20 tahun depan. (Tim Media PSSI)
batampos – Shin Tae-yong (STY) telah mengantongi sebelas nama pemain keturunan yang dianggap memiliki kemampuan mumpuni untuk membantu tim nasional Indonesia U-20 pada ajang Piala Dunia U-20 2023.
Dari sebelas nama itu, hanya empat pemain yang sementara akan dinaturalisasi. Dan, dua di antara empat pemain keturunan itu sudah tiba di Jakarta kemarin. Yaitu, Justin Hubner dan Ivar Jenner.
Justin dan Ivar secara garis keturunan memiliki darah Indonesia. Ayah Justin asli orang Jakarta. Lalu, Ivar memiliki darah Jember, Jawa Timur, dari ayahnya.
Saat ini Justin merumput di Liga Inggris bersama klub Wolves U-21. Sementara itu, Ivar bermain di Belanda bersama Utrecht U-21.
”Mereka kami undang untuk memulai proses naturalisasi,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kepada Jawa Pos melalui pesan singkat kemarin sore.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menerangkan, selama berada di Jakarta, Justin dan Ivar akan menjalani serangkaian kegiatan. Mulai berkunjung ke Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia sampai menjalani rangkaian tes sebagai syarat menjadi warga negara Indonesia (WNI).
”Tes yang akan mereka jalani adalah fisik, psikologis, dan antinarkoba. Selama berada di Jakarta, mereka juga akan menjalani sesi wawancara dan melengkapi dokumen,” ungkap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.
Secara terpisah, Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri sudah melihat langsung kualitas Justin dan Ivar. Kemampuan keduanya dilihat saat Indra bersama asisten pelatih timnas Kim Jong-jin terbang ke Belanda pada awal bulan ini.
”Setelah kami lihat kualitas mereka di Belanda, STY mengirim surat ke PSSI agar keduanya menjalani proses selanjutnya,” ujar Indra kepada Jawa Pos melalui pesan singkat kemarin.
”Dan, kita semua harus sabar menunggu proses tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan undang-undang,” imbuh pelatih asal Sumatera Barat tersebut.
Lalu, kapan dua calon pemain naturalisasi lain akan datang? Mantan pelatih timnas Indonesia U-19 itu meminta publik untuk bersabar. ”Media juga harus sabar. Tunggu saja,” terang Indra.
Justin Hubner
Posisi: center back
Usia: 19 tahun
Tinggi: 187 sentimeter
Kewarganegaraan: Belanda
Pengalaman bermain
2017–2018 Den Bosch Youth (Belanda)
2018–2020 Den Bosch U-17 (Belanda)
2020–2022 Wolves U-18 (Inggris)
2022 Wolves U-21 (Inggris)
Ivar Jenner
Posisi: gelandang tengah/gelandang bertahan
Usia: 18 tahun
Tinggi: 186 sentimeter
Kewarganegaraan: Belanda
Pengalaman bermain
2016–2020 Utrecht Youth (Belanda)
2020–2021 Utrecht U-17 (Belanda)
2021–2022 Utrecht U-18 (Belanda)
2022 Utrecht U-21 (Belanda)
batampos – Salah satu bentuk peran dan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap permasalahan yang terjadi di wilayah binaannya adalah memberikan solusi terhadap permasalah yang terjadi dengan mengedepankan strategi problem solving.
“Problem solving adalah strategi pemecahan masalah yang dilaksanakan oleh pengemban fungsi Bhabinkamtibmas Polri untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan. Tujuan dilaksanakan problem solving adalah untuk mendamaikan permasalahan terhadap warga yang bermasalah,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, Senin (24/10).
Untuk kesekian kalinya, Polsek Sekupang menerapkan strategi problem solving terhadap permasalah warganya. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Tiban Baru, Aipda Indoudin, terhadap permasalahan dua warga Tiban Koperasi, Defri dan Rico, Sabtu (22/10).
Keduanya terlibat adu mulut hingga terjadi pemukulan yang berujung laporan polisi. Permasalah antara dua warga itu dipicu hanya karena masalah sepele. Yaitu karena Rico tidak terima ditegur ketika memarkirkan kendaraannya di depan tempat usaha milik Defri.
Setelah mendapat laporan dari SPKT terkait laporan tersebut, Aipda Indoudin langsung mendatangi dan memediasi permasalahan keduanya. Kesepakatan damai pun tercapai. Keduanya sudah saling memaafkan di hadapan sejumlah perangkat RT dan pihak terkait. Dalam kesempatan itu Aipda Indoudin juga menyampaikan pesan serta imbauan kamtibmas agar masalah serupa tidak terjadi.
“Sepanjang masalah tersebut tidak menimbulkan akibat yang berat, kitabakan selalu mengupayakan penyelesaian di luar koridor hukum. Kita Damaikan,” tutup Kapolsek. (*)
batampos – Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril mengatakan sebanyak 156 produk obat sirup di Indonesia dapat kembali diresepkan dan beredar di pasaran setelah dipastikan bebas dari senyawa berbahaya.
“Jenis obat yang boleh digunakan, sesuai dengan rekomendasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI,” kata Mohammad Syahril melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (25/10).
Rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat Plt. Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan No. SR.01.05/III/3461/2022 yang ditandatangani per 18 Oktober 2022, tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/ Sirup Pada Anak Dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus KIA.
Syahril mengatakan, BPOM telah memastikan produk yang tercantum dalam daftar tidak menggunakan Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, Gliserin/Gliserol, dan aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.
“Tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan dapat meresepkan atau memberikan obat dalam bentuk sediaan cair/sirop berdasarkan pengumuman dari BPOM terhadap 133 jenis obat pada lampiran 1 dan 23 merk obat pada lampiran 2A,” katanya.
Lampiran 1 terkait daftar 133 jenis obat yang dirilis BPOM dapat dilihat pada tautan di sini.
Selain itu, kata Syahril, tenaga kesehatan juga dapat meresepkan atau memberikan obat, yang sulit digantikan dengan sediaan lain sebagaimana tercantum dalam lampiran 2 sampai didapatkan hasil pengujian dan diumumkan oleh BPOM RI.
Lampiran 2 terkait daftar resep obat yang sulit digantikan sesuai petunjuk BPOM dapat dilihat pada tautan di sini.
“12 merk obat yang mengandung zat aktif asam valporat, sidenafil, dan kloralhidrat dapat digunakan, tentunya pemanfaatannya harus melalui monitoring terapi oleh tenaga kesehatan,” katanya.
Apotek dan toko obat dapat menjual bebas dan/atau bebas terbatas kepada masyarakat sebagaimana tercantum dalam lampiran 1 dan lampiran 2 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kata Syahril.
Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan penggunaan obat sirup sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Kementerian kesehatan RI akan mengeluarkan surat pemberitahuan kembali setelah diperoleh hasil pengujian BPOM RI atas jenis obat-obatan sirup lainnya,” katanya. (*)
Seorang perempuan diamankan polisi karena menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat dan menodongkan senjata api ke arah Paspampres. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (25/10). (istimewa)
batampos – Seorang perempuan diamankan polisi karena menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat dan menodongkan senjata api ke arah Paspampres. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa (25/10).
“Betul tadi di dekat Istana di Merdeka Utara. Tadi kita kan dari anggota bilang, dia bawa senjata todongkan ke Paspampres langsung sama anggota direbut, sama anggota Lantas,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman kepada wartawan, Selasa (25/10).
Belum diketahui identitas dari pelaku. Dari foto yang beredar, pelaku memakai cadar hitam dan baju gamis hitam. Bagian kepalanya ditutup jilbab biru berukuran besar, dan membawa tas hitam.
Latif menyampaikan, saat ini perempuan misterius tersebut sudah diamankan ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.
“Tadi satu orang perempuannya. Dibawa ke Subdit Kamneg Krimum,” ungkap Latif.
Aparat kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu senjata api (senpi) jenis FN, satu tas hitam berisi kitab suci, dompet kosong warna pink, dan juga satu unit handphone.
Meski demikian, belum diketahui motif perempuan bercadar itu datang ke Istana Negara dengan membawa senjata api. (*)
Candi di kompleks Candi Muara Jambi. Dibutuhkan waktu untuk memugar gundukan atau manopo di kompleks candi tersebut. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
Perawatan Sangat Ekstra, Setiap Titik Punya Juru Pelihara
Bayangkan. Para biksu dari berbagai belahan dunia duduk bersila. Menghadap sang mahaguru. Belajar banyak hal. Di sana, di atas susunan batu bata yang kini berumur ribuan tahun, mereka mengais ilmu. Itulah yang terjadi sekitar seribu tahun lalu di kompleks Candi Muara Jambi.
SAHRUL YUNIZAR, Muaro Jambi
SUNGAI Batanghari membentang sangat panjang. Sekitar 800 kilometer. Menjadi yang terpanjang di Sumatera. Bermula di tanah Minang, Sumatera Barat. Bermuara di Jambi. Tidak hanya menjadi sumber kehidupan, Batanghari juga merupakan saksi jejak peninggalan leluhur yang menetap di sana berabad-abad silam.
Kompleks Candi Muara Jambi adalah salah satunya. Luasnya mencapai 3.980 hektare. Mengisi delapan desa di Kabupaten Muaro Jambi. Mulai Desa Muara Jambi, Desa Danau Lamo, Desa Dusun Baru, Desa Kemingking Luar, Desa Kemingking Dalam, Desa Dusun Mudo, Desa Teluk Jambu, sampai Desa Tebat Patah.
”Nama Candi Muara Jambi diambil dari nama salah satu desa di sana,” ungkap pakar arkeologi Universitas Indonesia (UI) Cecep Eka Permana.
Kompleks Candi Muara Jambi menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Serupa Borobudur, Candi Muara Jambi bercorak Buddha. Bedanya, Borobudur identik dengan tempat pemujaan atau ibadah. Candi Muara Jambi lebih kental dengan nuansa pendidikan. ”Makanya, Pak Jokowi menyebutnya kawasan pendidikan masa lalu yang sangat besar,” kata profesor yang biasa dipanggil Cecep tersebut.
Pada 7 April 2022, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo menapakkan kaki di Candi Muara Jambi. Dalam kesempatan itu, mantan gubernur DKI tersebut menyampaikan, pada masa jayanya, Candi Muara Jambi merupakan pusat pendidikan. Terutama yang terkait dengan ajaran Buddha. Itulah yang menjelaskan bentuk dan karakter Candi Muara Jambi berbeda dengan Borobudur.
Ketika Jawa Pos (jaringan batampos.co.id) menyambangi kompleks candi yang letaknya sekitar 22 kilometer dari pusat kota Jambi tersebut, yang tampak lebih banyak justru pepohonan. Bangunan candi di sana memang berada di antara kebun-kebun milik warga. Yang terbanyak kebun duku dan durian. Posisi candi pun terpisah-pisah. Tidak berada di satu tempat. Cecep mengibaratkan itu seperti kompleks pesantren. Yang posisi bangunan utama terpisah dari asrama santri. Juga tidak bersatu dengan tempat ibadah, tempat belajar, dan kediaman para guru.
Saat ini total ada delapan candi yang sudah dipugar dan dibuka di kompleks Candi Muara Jambi. Terdiri atas Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Tinggi II, Candi Astano, Candi Kembar Batu, Candi Gedong I, Candi Kedaton, dan Candi Kotomahligai. Di Candi Gumpung, misalnya, pelataran candi kini sering dipakai wisatawan sebagai tempat berfoto. Padahal, dulu pelataran adalah tempat para biksu duduk bersila. ”Lalu, menerima ajaran dari gurunya. Muridnya di situ menghadap para guru,” jelas Cecep.
Selain delapan candi tersebut, ada dua candi lain yang masih dipugar. Yaitu, Candi Parit Duku dan Candi Teluk. Candi Parit Duku berada satu daratan dengan delapan candi lain yang sudah dibuka. Candi Teluk berada di seberang Sungai Batanghari. Posisinya di antara tempat pengolahan batu bara dan kelapa sawit. Di tempat yang sama, ada sekitar lima candi yang gundukannya sudah tampak.
Di luar itu, masih ada puluhan gundukan atau lebih sering disebut manopo oleh masyarakat setempat. Total, ada 80 manopo. Rata-rata, pemugaran satu manopo di Candi Muara Jambi butuh waktu lima sampai tujuh tahun. Jika seluruh manopo itu dipugar, dibutuhkan waktu ratusan tahun untuk menyelesaikan pemugaran. Bila 80 manopo dikalikan tujuh tahun, setidaknya pemugaran seluruh manopo butuh waktu 560 tahun.
Di Candi Parit Duku, Cecep kini terlibat langsung. Dalam sebulan, minimal tujuh sampai sepuluh hari dia turun langsung ke sana. Sekitar dua bulan lamanya sejak pemugaran Candi Parit Duku berlangsung, Cecep dan timnya menemukan tujuh bangunan candi dalam satu manopo. ”Disebut Parit Duku karena manopo tadi. Gundukan tadi itu ditumbuhi banyak sekali pohon duku. Uniknya lagi, di sekitar gundukannya itu ada parit,” jelas Cecep.
Candi Muara Jambi menyimpan banyak potensi. Bahkan, Cecep berani menyatakan bahwa Candi Muara Jambi merupakan investasi ilmu pengetahuan sampai ratusan tahun ke depan. Bukan melulu soal destinasi wisata yang penting bagi Pemkab Muaro Jambi dan Provinsi Jambi, kompleks candi itu juga menyimpan banyak kekayaan lainnya. ”Investasi pendidikan ratusan tahun ke depan,” ujarnya.
Pendidikan arkeologi, sejarah, dan arsitektur bangunan kuno adalah sedikit dari banyak hal yang bisa digali dari peninggalan tersebut. Belum lagi yang ada di luar struktur bangunan seperti artefak, tanah liat, keramik, logam, hingga ukir-ukiran yang ditemukan di sana. ”Lalu, bidang bahasa. Di situ juga ditemukan naskah-naskah. Itu merupakan potensi yang tidak akan habis,” tegas Cecep.
Dari Candi Muara Jambi, para peneliti juga bisa belajar teknologi. Pada peradaban ribuan tahun silam, ada teknologi yang luar biasa hebat. Tanpa sedikit pun semen, batu bata yang disusun para pembuat bisa berdiri kukuh. Bahkan, kualitasnya jauh lebih baik bila dibandingkan dengan batu bata yang dibuat untuk kebutuhan pemugaran. ”Ada beberapa candi, ketika waktu pemugaran masa lalu itu, yang menggunakan bahan bata yang baru dan ternyata bata barunya itu tidak lebih bagus daripada bata-bata yang aslinya,” kata Cecep.
Dua di antara delapan candi yang sudah dibuka boleh digunakan untuk aktivitas ibadah umat Buddha. Yakni, Candi Gumpung dan Candi Tinggi. Di Sumatera, Candi Muara Jambi merupakan lokasi pusat perayaan Waisak. Namun, akibat pandemi Covid-19, baru tahun ini perayaan Waisak kembali dihelat di Candi Muara Jambi. Itu pun bukan di Candi Gumpung dan Candi Tinggi, melainkan di Candi Kedaton.
Selain tempat yang beda dengan biasanya, perayaan Waisak juga dilakukan beberapa hari setelah hari H. Cecep menjelaskan, seluruh candi yang sudah dibuka memiliki juru rawat masing-masing. Perawatan dilakukan agar candi yang terbuat dari batu bata itu tidak habis dilumuti. Juga tidak kotor oleh dedaunan dan debu. ”Bahkan, yang belum dipugar sudah dijaga juru pelihara,” jelas dia.
RATUSAN TAHUN: Candi di kompleks Candi Muara Jambi. Dibutuhkan waktu untuk memugar gundukan atau manopo di kompleks candi tersebut. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
Khusus candi yang belum dipugar, juru pelihara ditugaskan untuk memastikan tidak ada aktivitas terlarang. Misalnya, penggalian manopo. Untungnya, masyarakat setempat sangat paham dan mengerti bahwa kompleks candi tersebut merupakan warisan nenek moyang mereka. ”Terlepas dari siapa pun dia (masyarakat, Red). Itu adalah bagian yang tidak terlepaskan dari masa lalu mereka. Makanya, sangat terawat dengan baik,” tutur Cecep.
Saat datang ke Candi Muara Jambi pada Kamis (28/7), Jawa Pos didampingi seorang pemuda bernama Faizul Anshori. Untuk mengelilingi kompleks Candi Muara Jambi, ada beberapa opsi. Di antaranya, menyewa sepeda dan becak motor (bentor). Oleh Faizul, kami diantar berkeliling dengan menaiki bentor.
Lantaran ingin mengunjungi sebanyak-banyaknya candi yang bisa dijangkau bentor, kami diminta jasa sewa bentor Rp 100 ribu. Masyarakat bisa saja membayar sewa lebih murah. Dengan menyewa sepeda atau naik bentor, tetapi tidak mengunjungi semua candi.
Secara kasatmata, candi-candi yang sudah dipugar dan dibuka untuk kunjungan wisatawan terawat sangat baik. Faizul mengakui, masyarakat setempat ikut menjaga. ”Walau banyak kebun di sini, candi kami rawat sepenuh hati,” ujarnya.
Mereka sangat paham candi tersebut kerap dikunjungi wisatawan. Yang dilakukan adalah menjalin kerja sama. Mereka diizinkan menyewakan sepeda dan bentor. Kemudian, diizinkan pula menjual aneka oleh-oleh dan pelbagai makanan. Bahkan tidak jarang dilibatkan dalam berbagai event. Termasuk agenda-agenda yang dibuat pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Kompleks Candi Muara Jambi sudah masuk dalam daftar kawasan cagar budaya nasional (KCBN). Juga telah didaftarkan sebagai warisan dunia ke UNESCO pada 2009. Berdasar data dari berbagai sumber, Candi Muara Jambi merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Melayu.
Data itu diketahui dari berbagai temuan, khususnya temuan di Tiongkok yang kerap kali menyebut keberadaan candi tersebut. Kiblat Candi Muara Jambi adalah Nalanda atau India. Bahkan, ketika Nalanda rusak akibat invasi orang asing, pusat pendidikan di sana berpindah ke Candi Muara Jambi.
Ada pula catatan yang menyatakan, sebelum belajar ke Nalanda, para murid diminta belajar di Candi Muara Jambi. Dengan sejarah panjang tersebut, penelitian di Candi Muara Jambi akan sangat berguna bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan di Indonesia.
MAGNET WISATA: Wisatawan bisa menyewa sepeda (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
Striker Manchester United Cristiano Ronaldo. (F. Oli Scarff/AFP)
batampos – Manchester United sampai saat ini belum menerima tawaran dari mana pun meski Cristiano Ronaldo akan berstatus bebas transfer sejak musim panas, kata sejumlah sumber kepada ESPN seperti dilansir dari Antara.
Ronaldo absen pada pertandingan Liga melawan Chelsea di Stamford Bridge setelah dihukum manajer Erik ten Hag karena menolak bermain sebagai pemain pengganti ketika timnya menang 2-0 melawan Tottenham di Old Trafford.
Mantan penyerang Real Madrid dan Juventus itu juga membuat marah Ten Hag dengan meninggalkan bangku cadangan sebelum akhir pertandingan dengan melengos meninggalkan stadion tanpa seizin manajer.
Setelah dikritik Ten Hag pada Juli karena pulang ke rumah saat pertandingan persahabatan pramusim melawan Rayo Vallecano di Old Trafford, laku tidak disiplin Ronaldo kian memperbesar spekulasi bahwa dia meninggalkan United pada Januari.
Tetapi sumber-sumber mengatakan kepada ESPN, manajemen United yang dipimpin keluarga Glazer sudah bersedia melepas Ronaldo sejak dia terus terang ingin meninggalkan klub itu musim panas lalu.
Sumber-sumber mengatakan, United yang merekrut Ronaldo dalam kontrak senilai 15 juta euro dari Juventus pada Agustus 2021, belum mencari biaya untuk pemain dengan harapan klub lain siap meneruskan kontraknya yang senilai 500 ribu pound per pekan.
Tapi kecuali dipinang Al Hilal dari Arab Saudi, United tak mendapatkan pinangan apa pun dari pihak lain untuk Ronaldo. Bahkan tim-tim ambisius berdana besar di Turki pun enggan mengajukan penawaran.
Sumber-sumber mengatakan bahwa Old Trafford masih berharap penawar bakal muncul jika Ronaldo tampil produktif bersama Portugal dalam Piala Dunia Qatar bulan depan.
Dengan sisa kontrak enam bulan di United, ada kemungkinan Ronaldo dipinjamkan pada Januari jika klub lain bersedia menyetujui kesepakatan membayar sebagian gajinya. Tetapi ketika usianya menginjak 38 tahun pada Februari dan hanya mencetak dua gol musim ini, Ronaldo kesulitan mendatangkan peminat dari klub-klub lain. (*)
ILUSTRASI: Proses evakuasi jenazah siswa SMK yang sedang magang di galangan kapal.
batampos – Kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerja di galangan kapal PT Marcopolo, Seilekop, Sagulung, Kamis (21/10) lalu, disoroti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kepri. SPSI menilai minim pengawasan dan penindakan terhadap perusahaan yang melanggar ataupun mengabaikan penerapan keselamatan, kesehatan kerja (K3).
Untuk itu SPSI meminta dengan tegas, agar pengawas ketenagakerjaan dari Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepri untuk lebih memaksimalkan lagi fungsi pengawasannya di lapangan demi menjamin keselamatan kerja pekerja.
“Ini masalah klasik. Terjadi dan terjadi lagi (kecelakaan kerja galangan kapal yang merenggut korban nyawa). Itu karena minimnya pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar ataupun perusahaan yang mengabaikan K3 kepada pekerja,” ujar Ketua DPD FSP LEM SPSI Provinsi Kepri Saiful Badri.
Kecelakaan kerja yang terjadi selama ini diakui Saiful banyak yang memakan korban nyawa dan penindakan hanya sebatas hukum pidana kepada pelaku atau pekerja lain yang menyebabkan kecelakaan tadi. Sementara penindakan sanksi administrasi terhadap perusahaan yang mengabaikan K3 jarang dilakukan. Ini yang menyebabkan banyak perusahaan yang terus mengabaikan K3 untuk jamin keselamatan karyawan tadi.
“Pidana pun kadang gantung di tengah jalan. Sanksi administrasi jarang kita dengar ditindaklanjuti. Padahal sanksi administrasi ini sangat penting untuk memberi efek jera kepada perusahan yang selalu mengabaikan K3 tadi. Ini yang kita harapkan kepada pihak pengawas dan penindak di lapangan untuk memperketat dan mempertegas lagi penerapan aturan K3 di setiap perusahaan,” tegas Saiful.
Sejumlah pekerja galangan kapal yang ditemui Batam Pos mengakui penerapan K3 di lingkungan galangan kapal sudah tak efektif lagi. Pengenaan helm pengaman misalkan hanya sebagai simbol atau kelengkapan peralatan kerja bagi karyawan di gerbang masuk perusahaan. Di dalam lingkungan kerja karyawan bebas untuk tidak mengenakan helm pengaman tersebut.
“Sudah tak befungsi lagi safety di dalam PT. Helm yang dipakai itu hanya untuk bisa lolos masuk ke lokasi kerja saja. Perlengkapan untuk tunjuk ke sekuriti di gerbang masuk saja. Di dalamnya sudah tak diawasi lagi. Sudah banyak yang abaikan K3 di lokasi perusahaan saat ini,” ujar Ringgo, pekerja galangan kapal di Tanjunguncang.
Seperti diketahui Kecelakaan kerja yang memakan korban nyawa di perusahaan galangan Kapal kembali terjadi di Batam. Naas kali ini dialami oleh Tw dan Pj, dua orang pekerja di lokasi galangan kapal PT Marcopolo, Sagulung. Keduanya tewas ditempat setelah terjadi kebakaran dan ledakan di tanki kapal yang sedang mereka kerjakan, Kamis (21/10) sekitar pukul 14.00 WIB.
Selain kedua korban yang meninggal dunia, ada juga dua korban luka-luka lain yang harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kondisi luka bakar yang dialami dua korban selamat ini cukup serius.
Empat korban termasuk dua korban yang meninggal, saat kejadian hendak membuka tutup tanki BBM kapal yang sedang mereka kerjakan. Seharusnya saat mengerjakan pekerjaan di dalam tanki BBM situasi di sekitar sudah harus steril dan ini tidak terjadi di tempat kerja ke empat korban.
Begitu tanki BBM dibuka ternyata ada sambaran api yang diduga datang dari pekerjaan lain yang berdekatan dengan tanki BBM tadi. Keempat korban disambar api yang menyebabkan dua orang diantaranya meninggal di tempat.
“Besar apinya jadi susah mau nolong mereka. Saat mau buka tanki BBM kesambar api langsung. Entah dari mana api itu,” ujar Js, seorang pekerja.
Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra membenarkan kejadian tersebut. Dua pekerja meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut dan dua lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan sejumlah luka bakar.
“Iya ada, lagi kami dalami. Dua orang meninggal dunia. Kita sudah ke TKP dan sedang dalami semuanya,” ujar Nyoman.
Pihak PT Marcopolo sendiri belum berkomentar dengan kejadian tersebut. Saat awak media mencoba konfirmasi tidak diperkenankan masuk oleh petugas keamanan perusahaan. (*)
Langit terlihat mendung di jalan Permaisuri Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (24/10). F.Slamet Nofasusanto
batampos– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan meminta masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana longsor dan banjir untuk waspada.
Hal ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang – Bintan dalam tiga bulan ini wilayah Kabupaten Bintan akan dilanda cuaca ekstrim.
“Kita sudah mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk waspada,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bintan, Ramlah.
Terutama, katanya, masyarakat yang tinggal di daerah lereng bukit karena rawan terjadi longsor.
Saran dia, masyarakat yang tinggal di lereng bukit untuk menjaga lingkungan di sekitarnya dengan tidak menebang pohon sembarangan karena bisa menyebabkan tanah longsor.
Kemudian, mantan Camat Teluk Sebong ini meminta masyarakat yang tinggal daerah rawan banjir untuk mengantisipasi banjir dengan membersihkan saluran air.
“Banjir di beberapa titik karena tersumbatnya saluran air akibat tumpukan sampah,” kata dia.
Dia juga meminta masyarakat yang tinggal di daerah pesisir untuk selalu waspada. Karena, air laut pasang pun rawan bencana.
Pun kepada nelayan, dia meminta untuk selalu melihat perkembangan terkini cuaca.
“Kalau sekiranya cuaca buruk, tunda melaut. Kalaupun melaut, jangan lupa life jacket,” imbuhnya. (*)
Ilustrasi. Citra satelit Indonesia tentang potensi cuaca ekstrem. (BMKG/Antara)
batampos – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat selama kurun waktu seminggu terakhir, 17-23 Oktober 2022 setidaknya masih terjadi sebanyak 74 kali bencana hidrometeorologi basah di wilayah Indonesia. Yakni berupa banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
“Kalau 3 minggu lalu kita masih ada bencana selain hidrometrologi basah, misal gempa bumi dan karhuta, tapi dalam 2 minggu terakhir ini hampir semuanya bencana hidrometeorologi basah. Jadi, ini memang kita harus ekstra hati-hati,” ungkap Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (24/10).
Kejadian bencana dalam seminggu ini, dikatakan Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, masih banyak terjadi di wilayah Pulau Jawa. Dominasinya yakni di pesisir Selatan Jawa, meskipun pada beberapa hari terakhir juga sudah sedikit merambah ke bagian atas. Yakni wilayah Ponorogo hingga ke beberapa wilayah Jawa Tengah.
Kemudian, lanjut dia, untuk kejadian pada minggu ini jumlahnya juga berkurang dari sebelumnya. Yakni dari 76 menjadi 74 kali kejadian. Begitu pun juga dengan jumlah korban jiwa. Yakni dari 13 menjadi 7 meninggal dunia. Sehingga tentunya hal tersebut pun masih harus menjadi perhatian bersama. Yakni mengoptimalkan kesiap siagaan.
“Minggu ini 7 korban jiwa, minggu lalu 13 korban jiwa, dan minggu sebelumnya 10 korban jiwa. Tentu ini menjadi perhatian kita, bahwa kejadian banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrim ini seharusnya benar-benar bisa kita tekan dari sisi korban meninggal dunia,” katanya.
Terlebih, dikatakan Aam, minggu depan juga sudah masuk November. Dimana, pada November intensitas hujan pun diperkirakan akan semakin tinggi. Yakni menuju puncaknya yang diperkirakan pada Januari dan Februari 2023. Karena itu, semua agar benar-benar harus bersiap. Termasuk masyarakat. Khususnya yang memang wilayah rawan.
“Kondisi kebencanaan di Indonesia memang dipengaruhi oleh intensitas hujan, tetapi bukan berarti intensitas hujan ini, frekuensi curah hujan ini, satu-satunya faktor yang kemudian mempengaruhi terjadinya banjir,” jelasnya.
Khusus tarkait kejadian banjir di wilayah Jawa Timur, Aam mengatakan, jika dilihat distribusi historis kejadian bencana dalam 10 tahun terakhir memang sampai 2019 itu naik. Kemudian, pada 2020 kejadian bencananya turun sesuai laporan yang ada di data BNPB. Kemudian, kembali naik pada 2021. Bahkan, hingga saat ini juga sudah hampir melewati frekuensi kejadian bencana di 2021.
“Jadi, tentu saja untuk Jawa Timur, kita tetap mengingatkan waspada. Apalagi kita baru di akhir Oktober, masih jauh dari puncak penghujan. Puncaknya itu bisa di Februari atau geser sedikit di Maret 2023,” terangnya.
Kemudian, jika dilihat berdasarkan data yang ada, lanjut Aam, peta bahaya banjir di Jawa Timur juga terdapat di beberapa tempat yang sebenarnya bukan di daerah berisiko tinggi terjadi banjir. Diantaranya seperti di Trenggalek dan Ponorogo. Namun, kemudian turut juga terjadi banjir. “Seperti banjir di Trenggalek kemarin memang disebabkan intesitas curah hujan yang tinggi. Yakni mencapai 140 per mm,” ujarnya.
Sedangkan untuk kejadian di Bali, dikatakan Aam, frekuensi kejadian bencana hidrometeorologi basah di Bali trennya tidak dapat memberikan informasi seperti di wilayah lain. Sehingga memang sedikit unik. “Bali ini memang sedikit unik, di beberapa tempat kawasan hutannya masih terjaga, tetapi mungkin dengan makin banyaknya kebutuhan untuk pemanfaatan ada bagian-bagian yang dulunya mungkin sebagai penyangga air sekarang sudah mulai berkurangnya,” ujarnya.
Mengingat Bali akan menjadi tuan rumah G20 pada 14-16 November 2023, dikatakan Aan, sehingga harus tetap diwaspadai akan adanya potensi bencana hidrometeorologi basah. Terlebih, dalam dua minggu ini bencanahidrometeorologi basah yang terjadi di Bali cukup signifikan dampaknya. BNPB sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi, tetapi tentu membutuhkan kerja ama dan tidak bisa hanya BNPB atau pemerintah.
“Masyarakat juga harus benar-benar melihat untuk mengurangi potensi dampak. Jika memang ada kondisi-kondisi lingkungan yang mungkin membahayakan yang berpotensi longsor atau banjir harus segera antisipasi,” pungkasnya. (*)