Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memantau langsung pelaksanaan pengamanan Tour de Bintan melalui sarana Zoom Meeting yang ada di setiap persimpangan yang dilalui oleh peserta. (F.Istimewa)
batampos – Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, memantau langsung pelaksanaan pengamanan event internasional Tour de Bintan2022 pada hari kedua. Kapolda menyaksikan pemantauan melalui sarana zoom meeting yang ada di setiap persimpangan yang dilalui oleh peserta.
Dalam kegiatan tersebut Kapolda didampingi oleh Para Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolres Bintan. Kegiatan pemantauan dilaksanakan di posko terpadu kawasan wisata Lagoi, Bintan, Sabtu (15/10).
Dalam kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman memberikan arahan agar tiap anggota yang ditugaskan melakukan pengamanan secara maksimal.
“Tentunya agar event yang berlangsung dapat keamanan dan keselamatan bagi para peserta dan juga masyarakat, serta terus lakukan monitor di setiap titik,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt.
Kapolda mengapresiasi kinerja semua anggota di lapangan termasuk anggota yang terjun langsung menyiarkan live event Tour de Bintan.
Sementara itu, Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan pengamanan yang dilakukan pada event ini sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan.
“Terlebih event ini merupakan kegiatan kelas internasional, dalam hal ini kita back up Pemerintah Daerah Bintan dan menjalin sinergitas dengan para FKPD dalam hal pengamanan,” katanya. (*)
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mendampingi rombongan Ditjen berkunjung ke Ex Camp Vietnam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, Isa Rachmatarwata, mengapresiasi progresifitas pembangunan saat berkunjung ke Kota Batam, Minggu (16/10/2022).
Kunjungan tersebut dalam rangka melihat perkembangan dan pengelolaan Kota Batam yang dilakukan BP Batam. Beberapa aset yang dikunjungi yakni Bendungan Sei Gong, Camp Vietnam, Infinite Studios Batam, dan Masjid Habibie.
Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman (DJA Kemenkeu), Chalimah Pujihastuti, mengatakan, pihaknya ingin melihat bagaimana manajemen yang ada di Batam saat ini, yang mana BP Batam dan Pemko Batam saat ini berada pada satu kepemimpinan yakni Muhammad Rudi. Hal ini dibuktikan dengan beberapa proyek BP Batam yang telah selesai dan akan rampung.
Batam yang saat ini sedang melakukan pembangunan sejumlah pengerjaan fisik berskala besar dan menjadi prioritas, seperti pengembangan pelabuhan batu ampar, pelebaran akses jalan dan beberapa proyek besar lainnya.
“Kami melihat ada proses pembangunan dan perubahan di Batam sangat signifikan yang didukung dengan akses jalan jalan yang lebar dengan kualitas yang sangat baik. Terakhir saya berkunjung ke Batam tahun 2017 dan sekarang terasa sangat berbeda.” ujar Chalimah Pujihastuti.
Tak hanya itu, pihaknya mengapresiasi BP Batam yang terus berinvovasi membangun infrastuktur dan pengembangan pelayanan publik khususnya pada layanan sistem logistik.
“Kami berharap BP Batam dan Pemko Batam terus bersinergi melakukan akselerasi pembangunan dalam mewujudkan Kota Batam yang semakin maju dan berdaya saing. Kebijakan yang diambil pastinya juga harus memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. Kemajuan yang dialami oleh Batam diharapkan mampu mengangkat derajat perekonomian bagi daerah yang berada di sekitarnya,” ujar Chalimah Pujihastuti.
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyambut baik kunjungan DJA ke Batam. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan pembangunan Batam yang terus maju tidak terlepas dari anggaran yang di dukung oleh Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Anggaran. Tentunya hal ini akan menjadi hubungan yang baik antara DJA dengan BP Batam.
“Dukungan Kementerian Keuangan Khususnya Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) tergantung pada bagaimana kita memberikan argumentasi penjelasan program yang mau kita jalankan dan juga ketika menyampaikan apakah program tersebut bagus atau tidak. Kalau bagus manfaatnya dan optimal akan di dukung terus oleh DJA,” ujar Purwiyanto. (*)
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, mendampingi rombongan Ditjen berkunjung ke Ex Camp Vietnam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI, Isa Rachmatarwata, mengapresiasi progresifitas pembangunan saat berkunjung ke Kota Batam, Minggu (16/10/2022).
Kunjungan tersebut dalam rangka melihat perkembangan dan pengelolaan Kota Batam yang dilakukan BP Batam. Beberapa aset yang dikunjungi yakni Bendungan Sei Gong, Camp Vietnam, Infinite Studios Batam, dan Masjid Habibie.
Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman (DJA Kemenkeu), Chalimah Pujihastuti, mengatakan, pihaknya ingin melihat bagaimana manajemen yang ada di Batam saat ini, yang mana BP Batam dan Pemko Batam saat ini berada pada satu kepemimpinan yakni Muhammad Rudi. Hal ini dibuktikan dengan beberapa proyek BP Batam yang telah selesai dan akan rampung.
Batam yang saat ini sedang melakukan pembangunan sejumlah pengerjaan fisik berskala besar dan menjadi prioritas, seperti pengembangan pelabuhan batu ampar, pelebaran akses jalan dan beberapa proyek besar lainnya.
“Kami melihat ada proses pembangunan dan perubahan di Batam sangat signifikan yang didukung dengan akses jalan jalan yang lebar dengan kualitas yang sangat baik. Terakhir saya berkunjung ke Batam tahun 2017 dan sekarang terasa sangat berbeda.” ujar Chalimah Pujihastuti.
Tak hanya itu, pihaknya mengapresiasi BP Batam yang terus berinvovasi membangun infrastuktur dan pengembangan pelayanan publik khususnya pada layanan sistem logistik.
“Kami berharap BP Batam dan Pemko Batam terus bersinergi melakukan akselerasi pembangunan dalam mewujudkan Kota Batam yang semakin maju dan berdaya saing. Kebijakan yang diambil pastinya juga harus memiliki dampak yang luas bagi masyarakat. Kemajuan yang dialami oleh Batam diharapkan mampu mengangkat derajat perekonomian bagi daerah yang berada di sekitarnya,” ujar Chalimah Pujihastuti.
Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyambut baik kunjungan DJA ke Batam. Dalam kesempatan tersebut, ia mengatakan pembangunan Batam yang terus maju tidak terlepas dari anggaran yang di dukung oleh Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Anggaran. Tentunya hal ini akan menjadi hubungan yang baik antara DJA dengan BP Batam.
“Dukungan Kementerian Keuangan Khususnya Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) tergantung pada bagaimana kita memberikan argumentasi penjelasan program yang mau kita jalankan dan juga ketika menyampaikan apakah program tersebut bagus atau tidak. Kalau bagus manfaatnya dan optimal akan di dukung terus oleh DJA,” ujar Purwiyanto. (*)
Warga terus berburu vaksin supaya bisa mudik sesuai aturan. F.Dalil Harahap
Sudah lebih dari tiga pekan stok vaksin di Batam kosong. Warga mengeluh sebab perjalanan ke luar kota jadi terhambat. Di sisi lain, pemerintah tak mengubah syarat perjalanan.
Reporter: AZIZ MAULANA, RENGGA YULIANDRA, YOFI YUHENDRI
SUDAH sepekan Anita mengunjungi berbagai fasilitas kesehatan milik pemerintah di Kota Batam. Namun, warga Batuaji itu tak kunjung menemukan vaksin booster Covid-19.
“Saya juga mencari ke polsek-polsek, yang biasanya mengadakan vaksinasi,” katanya, Jumat pekan lalu. “Tapi, hasilnya kosong,” ujarnya.
Anita sangat membutuhkan dosis ketiga suntik anti-virus corona tersebut. Sebab, ia harus segera berangkat ke Jakarta mengikuti pelatihan yang diselenggarakan perusahaan tempat ia bekerja.
Ramli, warga Batuaji lainnya, juga tak berhasil menemukan vaksin Covid-19. “Saya mencari vaksin dosis kedua,” katanya. Stok vaksin yang kosong sejak beberapa pekan lalu, membuat jadwal vaksinasi yang mesti ia jalani molor jauh.
“Kemarin ke Polsek Batuaji juga kosong. Harusnya ini diprioritaskan mengingat vaksin saat ini sebagai syarat perjalanan,” ujarnya.
Kendati stok vaksin kosong selama berminggu-minggu, pemerintah tak mengubah syarat untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Mereka yang ingin berangkat -terutama naik pesawat- wajib sudah menerima vaksin booster atau vaksin ketiga.
Keadaan ini menyulitkan masyarakat di saat makin meningkatnya aktivitas dan mobilitas setelah meredanya Covid-19.
“Masih mengikuti kebijakan Satgas Covid-19 dan
Kemenhub untuk regulasi penerbangan, jadi kita masih menunggu,” ungkap Humas Bandara Internasional Batam (BIB)/ Bandara Hang Nadim, Rafi Noor Farhan, Selasa (11/10).
Ia menambahkan, Bandara Internasional Batam (BIB) belum bisa memastikan kelonggaran bagi calon penumpang yang belum vaksin booster.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam melalui Ketua Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Batam, Fairuza Laily, mengatakan kekosongan vaksin Covid terjadi secara nasional.
Kekosongan vaksin ini juga berdampak terhadap tingginya permintaan vaksin khususnya booster di tengah-tengah masyarakat. Terlebih, saat ini, booster menjadi syarat utama masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar daerah (luar kota).
“Permintaan booster ini sangat tinggi. Ada yang minta ke puskesmas, ada yang minta ke RSUD, ataupun Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Untuk menjawab tingginya permintaan vaksin booster ini, makanya diterbitkanlah Surat Keterangan Nomor KS.02.00/8361/X/2022 tentang Kekosongan Vaksin di Batam. “Surat ini juga menjadi dasar puskesmas menjawab bahwa stok vaksin saat ini kosong. Ini juga kita layangkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan,” ungkapnya.
Fairuza membantah surat ini bisa menjadi rujukan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan, tapi belum menerima booster. “Kalau untuk sebagai pengganti sertifikat booster, saya gak bisa jawab. Selain itu, sampai saat ini tidak ada perubahan petunjuk teknisnya,” bebernya.
Terkait kekosongan vaksin ini, Fairuza mengaku pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri dan juga Kementerian Kesehatan untuk mendapat prioritas vaksin.
Bahkan, surat permintaan vaksin ini sudah dilayangkan Dinkes Kota Batam ke Kementerian Kesehatan sejak 9 September 2022 lalu. “Namun belum ditanggapi permintaan tersebut hingga sekarang. Kondisi ini memang stok vaksin di pusat juga sangat terbatas,” ujar Fairuza.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinkes Batam, Melda Sari, mengatakan stok vaksin Covid-19 di Kota Batam masih kosong sejak Senin (26/9) hingga saat ini. Dinkes Batam masih menunggu ketersediaan vaksin dari pusat.
“Ya, sampai saat ini belum datang. Kita terus berkoordinasi dengan provinsi dan pusat,” ujarnya.
Stok vaksin yang kosong ini menyulitkan sejumlah masyarakat mendapat vaksin sesuai jadwal. Selain itu, juga menyulitkan masyarakat yang ingin berpergian ke luar Batam.
Menanggapi hal itu, Melda menjelaskan, bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang belum mendapat vaksin booster dapat merujuk surat edaran Satgas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid-19. Disebutkan dalam huruf G, point 3 yaitu, PPDN wajib memenuhi persyaratan perjalanan sebagai berikut
a) PPDN dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksin dosis ketiga (booster)
b) PPDN berstatus warga negara asing berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapat vaksin kedua
c) PPDN dengan usia 6-17 tahun wajib telah mendapatkan vaksin dosis kedua
d) PPDN dengan usia 6-17 tahun berasal dari perjalanan luar negeri dikecualikan dari kewajiban vaksinasi dan
e) PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap syarat vaksinasi namun wajib melakukan perjalanan dengan pendampingan yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19
Sertifikat Tanpa Suntik
Kosongnya stok vaksin ini dimanfaatkan oknum tertentu. Oknum tersebut menawarkan jasa vaksin tanpa disuntik untuk mendapatkan sertifikat yang terdaftar di PeduliLindungi. Syaratnya, membayar ratusan ribu.
Santi, warga Bengkong Sadai, mengatakan terpaksa menggunakan layanan jasa ini untuk mendapatkan sertifikat vaksin booster. Sebab, ia berencana melakukan perjalanan keluar kota pada akhir pekan ini.
“Saya baru vaksin kedua, kan kalau naik pesawat harus booster. Cari vaksin sekarang gak ada, terpaksa gunakan jasa ini saja,” ujarnya.
Santi mengaku ia mengetahui jasa tersebut dari rekannya yang mendapatkan melalui media sosial (medsos). Untuk satu sertfikat, ia harus membayar Rp 300 ribu.
“Apa pekerjaan yang buat (sertifikat) saya tidak tahu. Kemarin bayar langsung ke orangnya, dan besoknya sudah terdaftar,” kata wanita 28 tahun ini.
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan jasa vaksin tanpa disuntik tersebut merupakan perbuatan yang melanggar hukum. “Jika ada yang mengetahui, segera laporkan ke kita. Akan kita tindak,” tegas Nugroho.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan layanan vaksinasi di Mapolsek Lubukbaja sudah kosong selama dua minggu. “Kapan stok ada lagi tergantung Dinkes (Dinas Kesehatan). Tapi sudah dua minggu ini kosong,” katanya.
Disinggung adanya jasa vaksin tanpa suntik di Batam, Budi mengaku sempat mendengarnya. Namun ia belum bisa memastikan jasa tersebut berada di Batam atau tidak. “Yang pasti jasa seperti itu ada unsur pidananya. Kalau ada laporan, pasti kita tindak,” kata Budi.
Hal senada dikatakan Kapolsek Bengkong, Iptu Mardalis. Ia mengatakan, belum bisa memastikan kapan stok vaksin tersedia di Mapolsek Bengkong. “Stok vaksin belum ada dari Puskesmas. Belum tau sampai kapan,” tutupnya. (*)
Ajang balap sepeda Internasional Tour de Bintan sukses digelar di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Pelaksanaannya selama tiga hari dari 14-16 Oktober 2022, berhasil mendatangkan ribuan pengunjung. (F.Istimewa)
batampos – Ajang balap sepeda internasional Tour de Bintan sukses digelar di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Tour de Bintan 2022 yang pada tahun ini memasuki pelaksanaan yang ke-10, berlangsung selama tiga hari dari 14-16 Oktober 2022.
Bintan Resorts sebagai tuan rumah yang berkolaborasi bersama MetaSport dan Pemerintah Kabupaten Bintan memang tidak diragukan lagi kepiawaiannya. Berkali-kali menorehkan sejarah luar biasa dalam melangsungkan sport tourism bertaraf internasional di Bintan.
Kepala Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bintan, Mohammad Irzan mengatakan Tour de Bintan tahun ini dipersiapkan dalam waktu relatif singkat. Namun, kesuksesan pelaksanaannya menunjukkan kesiapan Kabupaten Bintan dan Kawasan Wisata Bintan Resorts yang saling berkolaborasi, untuk dapat mewujudkan berbagai kegiatan sport tourism dan acara skala internasional lainnya di tahun 2023.
Irzan menyebutkan banyak yang mengkaitkan pelaksanaanya dengan biaya besar yang tidak sebanding dengan jumlah peserta. Padahal tidak serta merta jumlah peserta menjadi tolak ukur utama.
Ada banyak manfaat lain yang tidak dapat diukur dengan nominal rupiah. Sifatnya menyampaikan pesan kepada seluruh dunia bahwa Bintan sudah siap untuk dikunjungi dengan aman dan nyaman. “Pesan ini yang ingin kita sampaikan secara luas dan lugas,” ujar Irzan.
Event ini menjadi bagian dari promosi Bintan bangkit setelah perlombaan internasional ini sempat terhenti selama 2 tahun karena pandemi Covid-19. Kesuksesan event ini menandai Bintan telah siap dalam menyambut wisatawan mancanegara dan juga domestik.
“Iya benar-benar telah siap dalam segi apapun. Bahkan termasuk dalam segi pengamanan pada Tour de Bintan yang dilaksanakan dengan ketat,” kata Irzan.
“Pengamanan dari rekan-rekan kepolisian menerapkan standar pengamanan setingkat presiden,” tegasnya. Ini jarang dilakukan pada event-event lain dan ini bukti keseriusan seluruh kepanitiaan.
Irzan menambahkan setelah Pemerintah Kabupaten Bintan, Bintan Resorts sebagai tuan rumah, serta MetaSport menilik situasi dari waktu ke waktu sejak awal tahun terkait situasi pandemi Covid-19, persiapan event ini sangat singkat.
Pendaftaran dibuka sejak bulan September. Meski hanya dibuka selama 41 hari bukan menjadi halangan untuk tetap melaksanakan dan menyukseskan event ini.
“Terlihat dari data kumulatif. Jumlah kunjungan yangg terus meningkat pada Jumat 14 Oktober menjadi 1.301 kunjungan yang masuk melalui Pelabuhan BBT Ferry Terminal Lagoi dari sebelumnya berjumlah 487 pengunjung,” jelasnya.
“Ini baru data yang masuk dari Lagoi, belum peserta lain yang juga dari Tanjungpinang dan Batam,” tambahnya.
Dengan kesuksesan event-event seperti ini di Bintan, harapnya, akan mengembalikan dan memulihkan kepercayaan wisman untuk datang kembali ke Bintan. (*)
Sutaji (kiri), petugas pandu, didampingi nakhoda kapal Kapten Labani di dalam KM Nggapulu yang akan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
Sejak kecil, Sutaji bercita-cita menjadi dokter. Demi mewujudkan asa, saat SMA, dia mengambil jurusan biologi. Laki-laki 44 tahun itu tak pernah berpikir menjadi pelaut. Apalagi sebagai petugas pandu kapal.
DIAN WAHYU PRATAMA, Surabaya
AWAL mula Sutaji mengenal dunia pelayaran saat menyelesaikan pendidikan menengah akhir di SMAN 1 Mojosari, Mojokerto. Seorang teman mengajak dia mengikuti seleksi di Sekolah Tinggi Ilmu Maritim dan Transpor (Stimart) AMNI yang kini berubah nama menjadi Universitas Maritim AMNI, Semarang.
Mendaftar untuk ikut seleksi tanpa memiliki informasi terkait dengan pelayaran, Sutaji disarankan senior mengambil jurusan nautika. Tepat pada 1996, pria asal Wonosari, Mojokerto, itu dinyatakan lolos masuk sekolah pelayaran. Saat masuk, Sutaji baru paham akan menjadi pelaut setelah menuntaskan pendidikan.
Ketika menempuh pendidikan, Sutaji sempat mendapat beasiswa Supersemar dari pemerintah.
”Di jenjang akhir sambil menunggu ujian negara, saya mengajar di SMK pelayaran di Kediri,” ungkap Sutaji yang pernah menjadi nakhoda di PAL Marine Service (Palmars) tersebut.
Sutaji lulus tepat waktu pada 1999. Dia mengantongi ijazah profesi pada tahun berikutnya dan bekerja menjadi perwira kapal sejak 2001 di sebuah kapal kargo rute Jakarta–Vietnam. Selama delapan bulan, ayah tiga anak itu bertugas sebagai mualim II yang bertanggung jawab terhadap alat-alat navigasi. Mulai perawatan maupun pengoperasiannya. Hingga akhirnya, dia menjadi mualim I. Pada 2005, Sutaji memutuskan tak lagi bekerja di perusahaan tersebut.
Dari pengalaman berlayar, Sutaji baru mengetahui nakhoda dibantu petugas pandu setiap kapal akan memasuki pelabuhan. Dia pun tertarik menjadi petugas pandu. Pada 2009, ada lowongan petugas pandu. Sutaji memberanikan diri mengikuti seleksi. Dimulai dari seleksi administrasi, tes kesehatan, dan wawancara.
Perjuangannya membuahkan hasil manis. Dia dinyatakan lulus dan berhak mengikuti diklat petugas pandu selama delapan bulan. ”Saat itu masuk angkatan ke-32,” kata petugas yang sempat berkarier di Pelindo sebagai awak kapal tugboat tersebut.
Selesai diklat, Sutaji menerima penugasan awal di Pelabuhan Tenau, Kupang, selama tiga tahun. Lalu, dia pindah ke Pelabuhan Banjarmasin hingga 4 tahun 8 bulan. Akhir 2016 dia bertugas di Surabaya hingga sekarang.
Tantangan paling berat sebagai petugas pandu adalah saat cuaca buruk. Terlebih ketika ada ombak besar. Saat menaiki kapal, petugas harus tepat waktu. Ketika berada di atas, dia harus meyakinkan nakhoda bahwa kapal bisa dibawa dengan selamat dan aman. Sebagai petugas pandu, Sutaji telah memperoleh sertifikat tingkat pertama dan deep-sea pilot. Jadi, dia dapat betugas di seluruh kapal tanpa pembatasan dimensi (panjang) kapal.
Selama 12 tahun bertugas, Sutaji punya pengalaman yang tak terlupakan. Yakni, saat memandu kapal pesiar Genting Dream pada 2019. Kapal tersebut memiliki panjang 335 meter dan menjadi kapal pesiar paling panjang yang masuk Surabaya. Saat memasuki kapal, Sutaji dibuat takjub dengan desain interior yang sangat bagus. Peralatan kapal dan navigasi juga canggih.
Ada cerita menarik saat Sutaji bertugas di kapal itu. Dia diberi buku tebal yang berisi menu makanan dan diminta memilih menu yang disuka. Karena takut rasa makanan tak sesuai dengan lidahnya, akhirnya dia memilih sate. ”Jadi, saya bisa merasakan makan sate di atas kapal pesiar Genting Dream,” ujarnya, lalu tersenyum. (*)
Pramugari Super Air Jet. Foto: Super Air jet untuk Batam Pos
batampos – Menyambut hari Sumpah Pemuda dan Penerbangan Nasional pada 28 Oktober 2022 mendatang maskapai Super Air Jet membuka destinasi terbaru bagi masyarakat yang hendak menjelajahi Indonesia.
“Tiga rute salah satunya Batam-Semarang dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim di Batam, tujuan Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, tanpa transit,” terang Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, Senin (17/10/2022).
Ia menerangkan, untuk penerbangan tersebut Super Air Jet melayani tujuh kali dalam seminggu.
Sama halnya dengan rute Batam-Yogyakarta tanpa transit , kemudian untuk rute lainnya seperti Batam-Lombok.
“Kabar gembira ini, penawaran terbaik menuju Lombok yang terhubung dengan Batam. Penerbangan dilayani dengan singgah (transit) melalui Yogyakarta dengan frekuensi terbang tujuh kali seminggu,” terangnya.
Menurutnya, rute terbaru ini tentu berdampak pada sektor pariwisata. Batam yang telah dikenal salah satu kota yang memiliki pesona tersendiri yang sudah dikenal dengan pusat bisnis dan wisata serta sentra UMKM.
Penumpang juga mendapatkan layanan cuma-cuma (gratis) yakni bagasi 20 kg dapat mengakomodir barang bawaan di setiap penerbangan. Tak hanya itu para penumpang juga akan dimajakan dengan hiburan selama mengudara .
“Hiburan gratis yang diakses dari smartphone. Nonton film sepuasnya, main games, baca e-magazine, cari referensi gaya hidup, vlogger, mengikuti podcast dan konten menarik lainnya,”sebutnya.
Terbang super nyaman dengan pesawat generasi modern Airbus 320 berkapasitas 180 kursi kelas ekonomi.
Fitur bagasi kompartemen kabin lebih luas, jarak antarkursi lega, interior futuristik dan kursi ergonomis.
“Jangan lupa, kesempatan bisa berjumpa langsung super crew , para awak pesawat yang tampil kekinian, modis, enerjik yang selalu siap menyambut setiap penerbangan,” tutupnya.(*)
Aktivis pemerhati anak Kepri, Erry Syahrial. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Pemerhati Anak Kepri, Erry Syahrial menilai maraknya kasus pencabulan anak saat ini akibat majunya teknologi dan penggunaan ponsel bagi anak. Menurut dia, konten di media sosial dapat mempengaruhi perilaku anak.
“Selain itu pelaku saat ini juga mengincar korbannya melalui internet. Jadi konten-konten di medsos itu merusak nilai-nilai moral yang ditanamkan di rumah dan di sekolah,” katanya
Erry menilai selain membatasi penggunaan ponsel, orangtua juga harus membatasi anaknya untuk mengenal orang yang lebih dewasa. Kemudian memberikan pemahaman tentang bahayanya pergaulan bebas.
“Intinya balik lagi ke keluarga. Bagaimana pengawasan dan memberikan anak pemahaman,” katanya.
Selanjutnya, kata Erry, orangtua juga harus memberikan kenyamanan kepada anaknya khususnya saat dirumah. Hal ini untuk mengantisipasi anak kabur dari rumah.
Menurut Erry, ketidakbetahan anak di rumah tersebut yang dimanfaatkan para pelaku pencabulan. Sehingga, anak akan merasa lebih nyaman dengan orang lain.
“Karena sering komunikasi dengan pelaku ini, maka anak akan lebih nyaman. Jadi nekat kabur dari rumah,” tutupnya.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Dwi Dea Anggraini menjelaskan tahun ini kasus pencabulan anak meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2021, polisi menangani 15 kasus, sedangkan di tahun ini hingga bulan Juni, terdapat 12 kasus.
“Tahun ini kasus pencabulan memang meningkat. Dan dari seluruh kasus yang ditangani tahun ini, kebanyakan sudah p21,” ungkap Dea.
Dengan maraknya kasus pencabulan di Batam saat ini, Dea mengimbau kepada orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anaknya. Kemudian membatasi anak dalam penggunaan sosial media, dan dengan siapa anak bergaul. “Orangtua diimbau untuk mengontrol dengan siapa anak bergaul,” paparnya. (*)
Wakil Ketua Komisi Yudisial M. Taufiq H.Z di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)
batampos – Komisi Yudisial (KY) mengawasi langsung jalannya persidangan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan kawan-kawan dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di Pengadilan Negei Jakarta Selatan, Senin (17/10).
“Kehadiran kami di sini adalah dalam rangka melakukan pemantauan sesuai dengan ketentuan undang-undang bahwa Komisi Yudisial melakukan pemantauan terhadap persidangan, terutama persidangan yang menarik perhatian masyarakat,” kata Wakil Ketua Komisi Yudisial M. Taufiq H.Z.
Taufiq mengatakan selama persidangan ada tim dari KY yang masing-masing terdiri dari tiga orang akan ditempatkan untuk melakukan pemantauan.
“Di samping pemantauan secara langsung, kita juga memasang kamera sesuai dengan SOP, nanti oleh pemantau dibikin laporannya bagaimana jalannya persidangan setiap kali pemantauan,” ujarnya.
Ia menjelaskan KY akan melakukan pemantauan terhadap hakim persidangan, apakah melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan undang-undang, tidak melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim.
“Artinya kita memantau apakah persidangan berjalan seperti yang kita harapkan, enggak ada intervensi, enggak ada tekanan,” ucap Taufiq.
Selaku pengawas eksternal yang melakukan pemantauan persidangan, Taufik menyebut KY akan melakukan pemantauan hingga sidang perkara pembunuhan Brigadir J selesai diputus oleh pengadilan. “Sampai selesai sidang, sampai putusan,” katanya.
Ia menyebut tidak ada yang spesifik yang menjadi fokus sorotan KY dalam pengawasan sidang kasus Ferdy Sambo dkk. Selain di dalam persidangan, pengawasan juga akan dilakukan di luar persidangan.
“Dan pemantauan itu ada sifat terbuka, ada sifat tertutup, dan semua laporan masyarakat kita serap. Itu bagian dari pengawasan Komisi Yudisial,” kata Taufiq.
Ia pun berharap persidangan yang menyita perhatian publik itu dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.
Sidang perdana Ferdy Sambo dkk dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) pukul 10.00 WIB. Selain Sambo, tiga tersangka lainnya, yakni Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf juga akan mengikuti sidang pembacaan dakwaan. (*)
batampos- Pendapatan daerah dari retribusi pelayanan kepelabuhan di Kabupaten Bintan terus mengalami peningkatan.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan hingga September 2022 retribusi pelayanan kepelabuhan terkumpul sekira Rp 1.474.107.000 dibandingkan Agustus 2022 sekira Rp 1.099.895.500.
Kadishub Bintan, M Insan Amin. F.Slamet Nofasusanto
Kadis Perhubungan Bintan, M Insan Amin mengatakan, pendapatan daerah dari retribusi pelayanan kepelabuhan bertambah sekira Rp 374 juta lebih pada September 2022 sehingga menjadi sekira Rp 1,474 miliar lebih.
Menurutnya, retribusi pelayanan kepelabuhan terus meningkat setelah dibukanya pintu masuk wisatawan mancanegara (wisman) khususnya melalui Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi.
Dibandingkan selama pandemi covid-19, Insan mengakui, terjadi peningkatan sekira 40 persen.
Namun, lanjutnya, bila dibandingkan sebelum pandemi, besaran retribusi pelayanan kepelabuhan masih di bawah target.
“Namun besaran retribusi pelayanan kepelabuhan yang terkumpul saat ini patut disyukuri,” katanya.
Dari 4 jenis retribusi daerah yang dipungut Dishub Bintan, Insan mengatakan, retribusi paling besar dihasilkan dari retribusi pelayanan kepelabuhan dengan target sekira Rp 6 miliar lebih.
Selain itu, lanjutnya, retribusi penyediaan pelayanan parkir di tepi jalan umum hingga September 2022 terkumpul sekira Rp 120 juta lebih dari target Rp 120 juta.
Kemudian, retribusi pengujian kendaraan bermotor hingga September 2022 terkumpul sekira Rp 21 juta lebih dari target Rp 50 juta.
Dan, kata Insan, retribusi izin trayek untuk menyediakan pelayanan angkutan umum hingga September 2022 terkumpul sekira Rp 200 ribu dari target Rp 4 juta.
“Kalau total dari 4 jenis retribusi ini baru terkumpul sekira Rp 1,615 miliar lebih dari target Rp 6,174 miliar lebih,” katanya.
Makanya, dia sangat berharap, event Tour de Bintan (TdB) 2022 dapat meningkatkan retribusi daerah khususnya dari pelayanan kepelabuhan karena sebagian besar peserta yang mengikuti event balap sepeda skala internasional ini berasal dari mancanegara.
“Mudah-mudahan bulan Oktober ini, pendapatan daerah melalui retribusi pelayanan kepelabuhan meningkat,” harap Insan. (*)