Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6596

Penyaluran Dana BOS di Karimun Sudah Capai 100 Persen

0

batampos- Kabupaten Karimun, pada tahun 2022 ini mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk tingkat Sekolah Dasar Negeri dan Swasta sebesar Rp29.124.480.000 yang diberikan kepada 138 sekolah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun Riauwati kepada batampos mengatakan, untuk tingkat SD sendiri proses pencairannya mempunyai tiga tahap. Untuk tahap pertama pencairan sebesar 30 persen dibulan Januari, Februari dan Maret. Kemudian, pada tahap kedua dibulan April, Mei, Juni, Juli dan Agustus sebesar 40 persen dan tahap ketiga dibulan September, Oktober, November dan Desember sebesar Rp30 persen.

” Alhamdulillah, tahap pertama dan kedua semuanya sudah dilakukan pencairan dan laporan pertanggungjawabannya juga sudah kita terima,” terangnya, Senin (7/11).

Kemudian, pada tahap ketiga juga sudah dilakukan pencairan langsung yang masih ke rekening masing-masing sekolah. Dengan demikian, tinggal proses laporan pertanggungjawaban yang diberikan batas waktu hingga akhir Desember mendatang untuk tahap ketiga tahun ini. Untuk penyalurannya sendiri dana BOS langsung masuk ke rekening masing-masing sekolah penerima dana BOS.

BACA JUGA: Pengawasan Dana BOS Harus Melekat dan Melibatkan APH

Sedangkan, prosesnya sendiri pihak sekolah harus mengisi di aplikasi data pokok pendidikan (dapodik).Dan, masing-masing sekolah sudah ada sistemnya yang mana didalam dapodik tersebut sudah lengkap item-item yang dibutuhkan sebagai syarat pencairan dana BOS.

Penyaluran dana BOS di Karimun untuk tajun 2022 sudah 100 persen

” Untuk penggunaan dana BOS sendiri juknisnya seperti tahun-tahun sebelumnya. Seperti, belanja pegawai, barang jasa, belanja modal dan peralatan mesin, belanja modal aset tetap lain dan sebagainya,” ungkapnya.

Masih kata Riauwati lagi, peranan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun tetap mengingkatkan kepada pihak sekolah agar selalu mengupdate data-data sekolah. Agar, pihak sekolah menerima dana BOS sesuai jumlah pelajar nantinya. Artinya, penerima dana BOS dari pemerintah pusat harus sesuai dengan rencana kegiatan dimasing-masing sekolah yang diajukan melalui aplikasi.

” Contohnya, ada siswa pindah dari luar daerah masuk ke sekolah disini. Apabila, siswa tersebut tidak menutup bantuan dana BOS diaplikasi maka secara otomatis tidak dapat menerima bantuan. Maka, harus ada sinergi antara sekolah asal dengan sekolah pindahan.. Sehingga, nantinya siswa akan mendapatkan bantuan dana BOS,” tuturnya.

Maka untuk itu, peranan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun yang melakukan pengontrolan terhadap penyaluran dana BOS disetiap sekolah. Artinya, peranan Dinas selain pembinaan dan pengawasan melakukan perbaikan data dari sekolah yang ada kendala.

” Alhamdulillah, proses penyalurkan dana BOS di kabupaten Karimun tidak ada kendala sampai sekarang ini. Kita akan bantu disetiap sekolah, apabila ada kendala,” tegasnya.(*)

reporter: tri haryono

2 Kereta Api Babaranjang Tabrakan di Lampung

0
Pengecekkan oleh PT KAI Divre IV Tanjungkarang dan Polri terkait tabrakan antara dua kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) di Stasiun Rengas, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, Senin (7/11/2022). (ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi)

batampos – Kecelakaan kereta api terjadi di Lampung pada Senin dini hari (7/11). Kecelakaan tersebut melibat dua rangkaian kereta angkutan barang (Babaranjang). Yakni KA 3056A dengan KA 3031A. Kecelakaan tersebut setidaknya mengakibatkan masinis dan asisten masinis KA 3056A harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Edi Nursalam menerangkan, kecelakaan yang melibatkan dua rangkaian KA Babaranjang tersebut tepatnya terjadi di emplasemen Stasiun Rengas. Yakni di Lampung Tengah, Lampung pada pukul 02.20 WIB.

Berdasar informasi yang dia terima dari lapangan, dikatakan Edi, kecelakaan itu melibatkan KA 3056A tanpa muatan yang menggunakan lokomotif CC 205 2120/1316 melaju cepat dari arah Tanjungkarang ke arah jalur 1 emplasemen Stasiun Rengas. Di mana, pada saat bersamaan, di jalur 1 emplasemen Stasiun Rengas sedang berhenti KA 3031A.

“Sehingga KA 3056A itu menabrak KA 3031A yang sedang berhenti di jalur 1 emplasemen Stasiun Rengas,” jelasnya.

Sebelum tabrakan terjadi, lanjut Edi, masinis KA 3031A juga sudah berupaya untuk memberikan isyarat tanda bahaya melalui pemberian semboyan 39. Warning tersebut disampaikannya saat melihat KA 3056A memasuki jalur 1 Stasiun Rengas. Namun, tabrakan antara dua kerata api tersebut akhirnya tetap tidak dapat terelakkan.

“Akibat kejadian ini, masinis dan asisten masinis KA 3056A harus dilarikan ke RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung bersama dengan dua teknisi yang turut menjadi korban luka-luka. Sedangkan, masinis dan asisten masinis KA 3031A berhasil menyelamatkan diri dari kejadian tersebut,” terangnya.

Edi menyebutkan, saat ini DJKA melalui Direktorat Keselamatan Perkeretaapian maupun Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Sumbagsel tengah mendalami penyebab kejadian tersebut. Pihaknya bersama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga melakukan penanganan kecelakaan dan investigasi.

“Kami mengapresiasi langkah PT KAI melalui Divre IV Tanjungkarang yang langsung melakukan penyesuaian perjalanan kereta api guna memastikan proses evakuasi dan investigasi dapat berjalan dengan optimal,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Jembatan Batam-Bintan Dilelang Tahun 2023, Lahan Dari BP Batam Belum Rampung

0
Menko Marves Luhut e1616141117334
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan (sedang menunjuk,red) saat meninjau landing point pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) di Batam, Kamis (18/3/2021) lalu. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

batampos – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan bahwa Jembatan Batam-Bintan (Babin) masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 mendatang.

Pemerintah Provinsi Kepri pun terus berupaya menyelesaikan penyerahan sertifikat lahan yang dilalui jembatan ini ke Kementerian PU. Saat ini, tinggal lahan dari BP Batam yang belum rampung.

”Untuk lahan Jembatan Babin wilayah Batam, BP Batam masih dalam proses,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Jumat (5/11) lalu.

Baca Juga:

Ansar menyebutkan, ada delapan sertifikat besar yang sudah diserahkan Pemrov Kepri ke kementerian. Tinggal dua seritifikat lagi yang di bawah seribu meter.

”Delapan sertifikat itu sudah kita serahkan semua. Saya rasa kalau Pemprov sudah menyerahkan, pasti BP Batam juga segera menyerahkan,” katanya.

Semetara itu, perihal survei penyelidikan tanah (soil investigation) yang membutuhkan dana besar, yakni Rp 50 miliar, Ansar, mengatakan, Pemprov Kepri tidak menyanggupi karena anggaran terbatas.

Hal ini sudah disampaikan Ansar ke Kementerian PUPR. PUPR akhirnya menyanggupi menutupi anggaran sebesar Rp 50 miliar itu.

”Semoga pada Maret atau April 2023 sudah bisa dilakukan pelelangan untuk sisi dari Batam ke Tanjungsauh,” ujar Ansar.

Ia mengatakan. Tanjungsauh akan keluar juga Proyek Strategis Nasional (PSN)-nya dan pemerakarsanya juga sudah mulai mobilisasi alatnya untuk mulai bekerja di lokasi tersebut.

”Mudah-mudahan itu menambah kriteria percepatan Jembatan Babin,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan strategis ini memang sangat dibutuhkan Provinsi Kepri. Karena akan menghubungkan dua kawasan strategis, yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan.

Baginya, dengan adanya Jembatan Babin akan memutus kesenjangan pembangunan antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.

“Jembatan Babin akan menjadi semangat baru untuk Provinsi Kepri. Makanya, apa yang menjadi tugas Pemprov Kepri kita gesa. Selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian PU,” tutup gubernur.(*)

Reporter: Azis Maulana

Kemendikbudristek Pastikan 127 Ribu Honorer Diangkat Tahun Ini

0
ILUSTRASI: Seleksi masuk PPPK. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

batampos – Sebanyak 127.186 guru honorer telah mengamankan posisinya. Mereka bakal diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022.

Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani menjelaskan, mereka merupakan guru yang sudah lolos passing grade pada seleksi PPPK 2021. Pada seleksi tahun ini, para guru tersebut masuk dalam kategori prioritas I (P1) yang bakal didahulukan untuk mendapat formasi PPPK.

”Yang lolos passing grade 2021 ada 193 ribu. Yang 127 ribu ini diangkat karena sudah mendapatkan formasi,” tutur Nunuk dalam temu media di kantornya, Senin (7/10).

Sayangnya, 41.892 orang sisanya harus menelan pil pahit. Tahun ini, belum ada formasi yang dibuka oleh pemerintah daerah (pemda). Pada seleksi PPPK guru tahun ini, pemda hanya mengajukan 40,9 persen atau 319.618 formasi dari total kebutuhan guru sekitar 781 ribu. Jumlah ini turun dari tahun 2021, sebanyak 500 ribu formasi.

Menurut Nunuk, minimnya pengajuan formasi ini lantaran adanya misinterpretasi oleh pemda. Mereka mengira tak ada anggaran yang disiapkan oleh pemerintah pusat untuk PPPK guru ini. Padahal, hal tersebut sudah dijabarkan secara jelas dalam surat edaran yang diberikan ke pemda mengenai rekrutmen PPPK guru.

Karenanya, lanjut dia, tahun depan, pihaknya mengusulkan agar penentuan formasi dan dana bisa ditentukan dari pusat. Sehingga, jumlah formasi yang dibuka bisa maksimal. ”Kita sudah mengevaluasi dua tahun ini. Pak Menteri akan cari solusi. Karena kita ingin semua guru bisa diangkat,” tegasnya.

Pada seleksi tahun ini sendiri, pihaknya pun tengah berupaya menyerap para guru yang belum mendapat formasi ini dengan skenario seleksi yang disiapkan. Yakni, seleksi penempatan bagi guru lolos passing grade seleksi PPPK 2021 atau P1. Lalu, jika masih ada formasi maka akan diberikan pada pelamar kategori prioritas II (P2) yakni pelamar yang terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai eks Tenaga Honorer K-II (THK-II). Setelahnya, apabila masih tersisa formasi akan langsung diserahkan pada pelamar prioritas III (P3). Yang masuk kategori ini ialah guru non-ASN yang tidak termasuk dalam P1 di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan memiliki keaktifan mengajar minimal 3 tahun atau setara dengan 6 semester pada Dapodik. (*)

Reporter: JP Group

Job Fair di SP Plaza, Hari Kedua, Dibuka

0

 

batamposJob Fair atau bursa kerja yang ditaja Disnaker Pemko Batam hari ini, Selasa (8/11/2022) memasuki hari kedua. Pagi ini pendaftaran telah dibuka. Tidak nampak lagi desak-desakan seperti hari kemarin.

job fair 1
foto: Dalil Harahap / Batam Pos
Suasana job fair hari kedua, ramai tapi tertib.

Suasana di SP Plaza, Batu Aji, bterlihat nampak tertib. Ramai juga yang datang tetapi tidak sampai berdesakan. Panitia telah memperbaiki sistemnya sehingga pelayanan bisa berjalan lebih baik. Reporter Batam Pos, Dalil Harahap melaporkan langsung dari lokasi. (*)

Pemprov Tuntaskan Gaji PTK Non ASN

0

batampos-Pemprov Kepri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri telah menyelesaikan tunggakan gaji bagi PTK Non ASN di lingkungan Pemprov Kepri. Pembayaran langsung dirapel.

Andi Agung

“Hari ini (kemarin,red) Disdik Provinsi Kepri sudah menyelesaikan tunggakan gaji bagi seluruh PTK Non ASN di lingkungan Disdik Provindi Kepri,” ujar Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung Senin (7/11) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, gaji yang dibayarkan tersebut adalah untuk tunggakan bulan Agustus, September, dan Oktober 2022. Adapun besaran APBD Perubahan yang sudah ditransfer ke rekening masing-masing PTK Non ASN berjumlah Rp17 miliar.

BACA JUGA: Gaji PTK Non ASN Pemprov Kepri Menunggak 3 Bulan

“Dengan alokasi ini, sebanyak 2.953 orang PTK Non ASN di lingkungan Disdik Kepri sudah diselesaikan oleh Pemprov Kepri,” jelas Andi Agung.

Sementara itu, Legislator Komisi II DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua mengatakan, persoalan gaji PTK non ASN ini memang menjadi perhatian pihaknya. Karena menyangkut nasib hajat hidup orang banyak.

“Setelah kami evaluasi, yang menjadi penyebab masalah ini adalah perencanaan di Disdik Kepri yang bermasalah,” ujar Rudy Chua, kemarin di Kantor DPRD Kepri, Tanjungpinang.

Ditegaskannya, ini adalah murni keteledoran diinternal Disdik Provinsi Kepri. Karena kalau Disdik Provinsi Kepri memiliki data kongkrit PTK non ASN, kesalahan ini tidak terjadi.

“Ada ribuan PTK non ASN yang menggantungkan hidupnya dengan gaji. Tentu dengan tidak gajian tiga bulan, adalah kondisi yang memprihatinkan,” tegas politisi Partai Hanura tersebut.(*)

reporter: jailani

5 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

0
Presiden Jokowi. (jawapos.com)

batampos – Kemarin (7/11) di Istana Negara, Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh dari berbagai daerah. Penganugerahan ini dalam rangka Hari Pahlawan tahun 2022.

“Hari ini pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar kepada bangsa dan negara,” kata Jokowi. Lima orang yang mendapatkan anugerah gelar pahlawan itu berdasar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/TK/Tahun 2022. Acara penganugerahan tersebut dihadiri oleh para ahli waris dari para tokoh yang mewakili.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah menegaskan gelar pahlawan nasional Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Soekarno. Jokowi mengatakan bahwa Bung Karno tidak pernah mengkhianati bangsa dan telah memenuhi syarat penganugerahan gelar kepahlawanan. Pada 1986 pemerintah telah menganugerahkan pahlawan proklamator. Lalu 2012 pemerintah telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Soekarno. “Artinya Soekarno telah dinyatakan memenuhi syarat setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara yang merupakan syarat penganugerahan gelar kepahlawanan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan, lima tokoh yang dinobatkan menjadi pahlawan nasional merupakan hasil godokan dari tim Kementerian Sosial (Kemensos). Di mana, anggotanya terdiri dari banyak pihak. Salah satunya, perguruan tinggi.

Awalnya, ada 15 yang menjadi usulan di awal. Namun, dalam penggodokannya diputuskan lima orang oleh tim kepangkatan dan gelar. ”Usulan itu ada yang sudah lama sekali. Kemudain saya kaji dan masih layak. Sudah lama, saya mugkin masih jadi apa gitu ya,” tuturnya.

Dalam pengkajian tersebut, Risma mengaku, harus mempelajari semua sejarah yang berkaitan dengan mereka yang diusulkan. Hingga akhirnya diputuskan bahwa nama-nama tersebut layak untuk diusulkan kembali. ”Hari ini beberapa yang sudah lama diusulkan kemudian bisa beliaunya dijadikan pahlawan. Kalau dilihat perjuangan beliau-beliau itu sangat luar biasa,” ungkap Mantan Walikota Surabaya tersebut.

Terkait 10 nama lainnya, Risma mengaku, bisa diusulkan kembali. Namun biasanya hal ini bergantung dari daerah asal sang tokoh. Karena usulan calon penerima gelar pahlawan nasional berasal dari mereka hingga kemudian digodok di Kemensos dan diusulkan kembali ke tim kepakaran dan gelar. ”Tapi kadang memang dokumennya gak lengkap, terus kita cari dokumennya bahkan ada yang cari ke museum segala dan lembaga arsip, gitu-gitu,” paparnya.

Pada kesempatan lain, Putra Soekarno Guntur Soekarnoputra mengucapkan terima kasih atas pernyataan yang disampaikan oleh Kepala Negarga. Menurutrnya, hingga saat ini masih terjadi upaya memperkecil peranan dan kehadiran Bung Karno. “Saya rasa dengan adanya penegasan dari Bapak Presiden yang tadi, proses de-soekarnoisasi jilid dua ini bisa kita redam dan dapat kita lawan dengan lebih kuat,” ujar Guntur. (*)

Reporter: JP Group

 

Tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional ialah:

1. Almarhum Dr. dr. H. R. Soeharto dari Provinsi Jawa Tengah.

2. Almarhum KGPAA Paku Alam VIII dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

3. Almarhum dr. R. Rubini Natawisastra dari Provinsi Kalimantan Barat.

4. Almarhum H. Salahuddin bin Talabuddin dari Provinsi Maluku Utara, serta.

5. Almarhum K. H. Ahmad Sanusi dari Provinsi Jawa Barat.

 

Sumber : Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/TK/Tahun 2022 yang ditetapkan pada tanggal 3 November 2022.

Pemko Batam Dapat Bantuan Truk Sampah

0
pemko batam 1
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (empat dari kanan) menerima secara simbolis bantuan truk sampah dari Pasar Modal Indonesia. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Pemko Batam mendapatkan bantuan satu unit truk sampah dari Pasar Modal Indonesia. Bantuan tersebut diterima langsung Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Senin (7/11/2022).

Bantuan truk tersebut berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka 45 tahun Pasar Modal yang jatuh pada 10 Agustus lalu.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, dengan jumlah sekitar 1,3 juta jiwa penduduk produksi sampah di batam mencapai 850 ton per hari. Sedangkan truk-truk angkutan jauh dibawah jumlah ideal. Selain itu kondisinya rata-rata berusia di atas lima tahun.

Baca Juga: Truk Pengangkut Tanah tanpa Terpal Penutup Melenggang Bebas

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini. 1,3 juta penduduk Kota Batam sudah tentu berkontribusi terhadap sampah. Ini tentu sangat bermanfaat sekali,” ujarnya..

Dia pun berterima kasih kepada Pasar Modal Indonesia yang memperhatikan Kota Batam. Menurutnya, sebagai salah satu tujuan wisata utama tanah air, masalah kebersihan tentu menjadi salah satu fokus utama.

Baca Juga: Proyek Jembatan Babin Masuk Pelelangan Maret 2023

Direktur KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) Umi Kalsum, menjelaskan, bantuan tersebut sebagai bentuk tanggungjawab sosial Pasar Modal. Terlebih jumlah pelaku usaha di Batam yang berinvestasi di pasar modal juga cukup tinggi.(*)

Pemko Batam Dapat Bantuan Truk Sampah

0
pemko batam 1
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (empat dari kanan) menerima secara simbolis bantuan truk sampah dari Pasar Modal Indonesia. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Pemko Batam mendapatkan bantuan satu unit truk sampah dari Pasar Modal Indonesia. Bantuan tersebut diterima langsung Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, Senin (7/11/2022).

Bantuan truk tersebut berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka 45 tahun Pasar Modal yang jatuh pada 10 Agustus lalu.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, dengan jumlah sekitar 1,3 juta jiwa penduduk produksi sampah di batam mencapai 850 ton per hari. Sedangkan truk-truk angkutan jauh dibawah jumlah ideal. Selain itu kondisinya rata-rata berusia di atas lima tahun.

Baca Juga: Truk Pengangkut Tanah tanpa Terpal Penutup Melenggang Bebas

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini. 1,3 juta penduduk Kota Batam sudah tentu berkontribusi terhadap sampah. Ini tentu sangat bermanfaat sekali,” ujarnya..

Dia pun berterima kasih kepada Pasar Modal Indonesia yang memperhatikan Kota Batam. Menurutnya, sebagai salah satu tujuan wisata utama tanah air, masalah kebersihan tentu menjadi salah satu fokus utama.

Baca Juga: Proyek Jembatan Babin Masuk Pelelangan Maret 2023

Direktur KPEI (Kliring Penjaminan Efek Indonesia) Umi Kalsum, menjelaskan, bantuan tersebut sebagai bentuk tanggungjawab sosial Pasar Modal. Terlebih jumlah pelaku usaha di Batam yang berinvestasi di pasar modal juga cukup tinggi.(*)

Tak Boleh Nyalakan Sirine Ketika Ambil Jenazah Yosua

0
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). Ketua majelis hakim memutuskan untuk menggabungkan tiga terdakwa, yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf dalam satu sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memeriksa tiga terdakwa perkara pembunuhan berencana Brigadir Polisi Yosua Hutabarat dalam persidangan Senin (7/11). Ketiganya adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E), Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf. Bersama-sama mereka mendengarkan keterangan saksi yang diperiksa dalam sidang kemarin. Total ada lima orang saksi yang hadir.

Para saksi terdiri atas pengemudi ambulans bernama Ahmad Syahrul Ramadhan, dua orang petugas swab dari Smart Co Lab bernama Ishbah Aza Tilawah dan Nevi Afrilia, kemudian saksi dari PT Telekomunikasi Seluler bernama Bimantara Jayadiputro, dan saksi dari PT XL AXIATA bernama Viktor Kamang. Dalam sidang tersebut, majelis hakim menggali beberapa hal. Salah satunya terkait dengan proses pengambilan dan pemindahan jenazah Yosua.

Kepada majelis hakim yang dipimpin oleh Wahyu Iman Santosa, Ahmad sebagai sopir ambulans menjelaskan bahwa pada tanggal 8 Juli 2022 dirinya mendapat telepon dari call center kantornya, PT Bintang Medika. Telepon kali pertama berdering sekitar pukul tujuh malam. Tidak lama berselang, kantornya mengirimkan lokasi titik jemput atau titik ambil. Saat itu, dia belum mengetahui akan mengambil jenazah. Bahkan, dia belum tahu lokasi persis penjemputan tersebut.

Kejanggalan muncul saat mobil ambulans melintas di depan Rumah Sakit Siloam Duren Tiga. ”Ada orang tidak dikenal mengetok kaca mobil,” kata Ahmad. Orang tidak dikenal itu kemudian menjelaskan bahwa dia yang memesan ambulans. ”Langsung saya ikuti,” imbuhnya. Namun, saat hendak masuk Komplek Polri Duren Tiga, seorang petugas kepolisian yang dia sebut sebagai personel Provost menyetop laju ambulans yang dia kendarai.

Petugas itu lantas menanyai asal-usul serta tujuan Ahmad. Dia pun menjelaskan bahwa dirinya mendapat perintah untuk menjemput di titik sesuai lokasi yang dikirimkan oleh kantornya. ”Saya kasih lihat ke anggota (Provost), ke petugasnya. Lalu kata beliau ya sudah mas nanti lurus saja, ikuti nanti diarahkan. Minta tolong rotator ambulans dan sirine semuanya dimatikan,” beber Ahmad menirukan arahan petugas tersebut.

Perintah mematikan rotator dan sirine ambulans menjadi kejanggalan berikutnya. Hal itu sekaligus menegaskan keterangan beberapa orang yang berada di sekitar lokasi penembakan namun tidak mendengar suara ambulans ke luar dan masuk Komplek Polri Duren Tiga. Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan bahwa dirinya terus mengikuti arahan petugas yang tidak dia kenal dan tidak dia ingat namanya. Termasuk ketika dia diminta untuk menunggu di tempat kejadian perkara (TKP).

Sampai saat itu, Ahmad belum tahu yang akan dia bawa adalah jenazah. Dia masih mengira ada orang sakit yang butuh pertolongan. Namun, dia mengaku sempat kaget saat masuk ke dalam rumah. ”Karena ramai dan banyak juga kamera,” imbuhnya. Ahmad baru mengetahui yang akan dia bawa adalah jenazah setelah dipersilakan melakukan evakuasi. ”Saya langsung bilang yang sakit mana, Pak? Ikuti saja, mas lurus saja,” sambungnya.

Ahmad kemudian berjalan masuk melewati garis polisi, mendekati tangga. ”Di samping tangga itu saya terkejut ada satu jasad, Yang Mulia,” ujarnya. Seingat dia, jenazah tersebut berlumuran darah. Kemudian wajahnya masih tertutup masker berwarna hitam. Karena sudah tahu akan membawa jenazah, dia meminta izin mempersiapkan kantong jenazah. Kemudian meminta bantuan petugas di lokasi penembakan untuk mengangkat jenazah tersebut.

Kepada saksi, Hakim Wahyu pun bertanya. ”Luka apa yang saudara lihat?”. Pertanyaan tersebut dijawab tegas oleh Ahmad. ”Hanya luka tembak, Yang Mulia,” imbuhnya. ”Tahu dari mana kalau itu luka tembak?” Hakim Wahyu kembali bertanya. Ahmad pun menjelaskan dia mengetahui itu luka tembak lantaran tampak lubang di bagian dada sebelah kiri. Setelah jenazah masuk ambulans, Ahmad langsung tancap gas menuju Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Usai sidang, penasihat hukum Bharada E, Ronny Talapessy kembali menyampaikan permintaan agar pemeriksaan saksi-saksi untuk kliennya dipisahkan dari terdakwa lain. Mengingat Bharada E merupakan justice collaborator yang sudah berstatus terlindung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). ”Kami (juga) tidak leluasa secara waktu untuk menggali keterangan saksi-saksi yang dihadirkan (karena sidang digabung dengan terdakwa lain),” ujarnya. Namun demikian, pihaknya tetap menghormati keputusan majelis hakim yang masih perlu penggabungan terdakwa dalam pemeriksaan saksi. (*)

Reporter: JP Group