batampos – Polsek Lubukbaja membuka layanan pengaduan via Whats App (WA) dan Media Sosial lainnya seperti Twiter, Instagram, Tiktok serta Facebook resmi Polsek Lubukbaja.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, mengatakan, layanan pengaduan ini turut disosialisasikan ke masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat di Aula Kantor Camat Lubukbaja, Rabu (16/11/2022).
“Kegiatan ini merupakan program dari Mabes Polri yang diturunkan ke jajaran, yang dilaksanakan disetiap Kecamatan,” ujar Budi.
Budi menjelaskan kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi. Nantinya, di dalam layanan, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi setta unek-unek.
“Mungkin bapak-ibu ada yang ingin memberikan informasi. Jadi sekarang ini tidak ada batasan antara masrakat dengan polisi, karena sekecil apapun itu informasi dapat membantu kita,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Budi juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan layanan pengaduan agar tidak memberikan laporan palsu. Sebab, laporan palsu ada tindak pidananya.
“Apabila bapak-ibu menemukan permasalahan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas. Sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutupnya.
Adapun nomor layanan pengaduan yang dibuka melalui WA yakni
-Bhabinkamtibmas Kelurahan Lubukbaja Kota, Aipda Altom Sipahutar 0852-3243-6677
-Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Selicin, Aipda Doni Amiral 0813-6441-1355
-Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Pelita, Aipda Muhammad Ali 0812-7027-7700
-Bhabinkamtibmas Kelurahan Baloi Indah, Bripka Dedi Kurniawan 0852-6475-5999
-Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Uma, Bripka Wahyudi Sugiono 0858-3663-2263.(*)
batampos – Berpenampilan glowing dan fashionable, Istri Presiden Korsel mencuri perhatian di G20 Bali.
Kedatangan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengadiri pertemuan KTT G20 di Bali, mencuri perhatian. Kim Keon-hee, sang ibu negara Korsel yang terlihat glowing menarik perhatian warganet sejak kedatangannya pada Minggu (13/11) malam.
Terlihat jelas paras cantik sang ibu negara saat digandeng sang suami turun dari pesawat. Tak hanya parasnya yang cantik, ibu negara berusia 50 tahun ini juga sosok yang fashionable.
Penampilannya dalam berbusana begitu rapi dengan warna-warna yang cantik. Kim Keon-hee tidak takut untuk tampil menonjol dalam hal fashion.
Kemewahan pakaian Kim telah membuatnya populer hingga memiliki klub penggemar sendiri secara online. Kim Keon-hee dari Korea Selatan adalah ibu negara yang tidak biasa dalam banyak hal.
Sementara pendahulunya tidak menonjolkan diri saat suami mereka memimpin negara. Kim tampaknya tidak terlalu peduli untuk soal perhatian publik.
South China Morning Post pernah menyoroti gaya busananya saat dia hadir dalam perjalanannya ke Madrid, Spanyol, tahun ini. Beberapa pakar mode memujinya karena pilihan pakaiannya.
Kim memasuki jamuan makan malam di Istana Kerajaan Madrid di ibu kota Spanyol pada 28 Juni. Kim mengunjungi toko kelontong Korea di Maravillas Market di Madrid pada 30 Juni.
CEO perusahaan konsultan citra domestik CMK Image Korea, Cho Mi-kyung, setuju jika ibu negara disebut fashionable. Menurutnya hal itu sebuah refleksi dari kepribadian seorang ibu negara. ”Kim menggambarkan martabat ibu negara dan kepribadian individu dalam penampilannya,” kata Cho.
Kemewahan dan keglamoran busana Kim mungkin berada di balik beragam reaksi publik terhadapnya.
Menurut survei 29 Juni terhadap 1.000 warga Korea Selatan oleh organisasi penelitian Data Research, sedikit lebih dari setengah responden mengatakan Kim melakukan pekerjaan dengan baik sebagai ibu negara, sementara kurang dari setengahnya mengatakan peran Kim yang terlalu menonjol harus dipersempit.
Agenda di Bali
Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengadiri pertemuan KTT G20 di Bali, Indonesia. Namun perhatian warganet sejak kedatangannya pada Minggu (13/11) malam justru terfokus pada paras cantik sang istri alias ibu negara Korsel. (Korea Joongang Daily)
Saat mengikuti sang suami di KTT G20 di Bali, menurut laporan Yonhap, ibu negara Kim Keon-hee juga tak kalah sibuk. Ia bertemu dengan sepasang aktivis lingkungan di Bali dan berbicara tentang kecintaan mereka pada produk ramah lingkungan. Pertemuan dengan saudara perempuan Melati dan Isabel berlangsung hangat.
“Masalah yang tidak kalah penting dari perang nuklir adalah masalah iklim dan lingkungan,” kata Kim, menurut juru bicara wakil presiden Lee Jae-myoung.
”Saya ingin menciptakan kesempatan bagi Wijsen bersaudara, yang menyelamatkan Bali dari sampah, untuk berbicara dengan anak muda di Korea Selatan,” tambahnya seperti laporan Korea Joongang Daily.
Para aktivis menunjukkan barang-barang ibu negara yang dibuat oleh Mountain Mamas, sebuah perusahaan yang membuat tas dan barang-barang fashion dari bahan-bahan yang dapat didaur ulang. Pada saat yang sama membantu para perempuan menghidupi diri mereka sendiri.
Senin (14/11) sore, Kim mengunjungi sekolah Korea dan meminta instruktur untuk membantu anak-anak penduduk Korea mempertahankan identitas mereka dan mengembangkan keterampilan kreatif mereka.
Dia juga bertemu dengan ibu negara Indonesia Iriana Joko Widodo, dan keduanya saling berbela sungkawa atas himpitan penonton Itaewon dan penyerbuan maut di sebuah stadion sepak bola di Indonesia. (*)
DISKUSI: Wakil Presiden Ma’ruf Amin menerima rombongan PP Muhammadiyah dan Aisyisyah di Jakarta (15/11). (HUMAS WAPRES)
batampos – Perwakilan petinggi PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah diterima Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta kemarin (15/11) sore. Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi mengatakan, dalam pertemuan tersebut, pimpinan Muhammadiyah menyampaikan sejumlah program. ”Juga membicarakan persoalan yang berhubungan dengan risalah Islam berkemajuan,” katanya.
Masduki menjelaskan, risalah Islam berkemajuan adalah sebuah gagasan besar yang pernah dicetuskan almarhum Buya Syafi’i Ma’arif. Yakni Islam yang di satu sisi berangkulan dengan paham kebangsaan, di sisi lain mengupayakan berkeadaban yang maju. ”(Umat Islam yang, Red) bisa berkompetisi dengan umat-umat yang lain secara damai,” ujarnya.
Kemudian, pimpinan PP Aisyiyah melaporkan sejumlah program gerakan perempuan. Di antaranya adalah emansipasi perempuan di seluruh sendi kehidupan. Tidak hanya sebatas di kota-kota.
Masduki menyatakan, Wakil Presiden Ma’ruf Amin direncanakan hadir di penutupan muktamar Muhammadiyah pada 20 November nanti. Pada kesempatan itu, Ma’ruf mengapresiasi program-program yang dilaporkan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Ma’ruf menyampaikan, tema yang diusung Muhammadiyah sejalan dengan upaya menuju Indonesia Emas yang tinggal 23 tahun lagi. ”Muhammadiyah diharapkan oleh Wapres punya peran besar untuk menyongsong Indonesia Emas,” ujarnya.
Masduki menerangkan, istilah yang disampaikan Ma’ruf Amin adalah membangun i’dadul mutafakkirin atau membangun SDM yang mempunyai pemahaman keagamaan kompatibel dengan kebangsaan. Kemudian juga membangun i’dadul muamirin, yaitu upaya membangun ahli-ahli yang bisa membangun bangsa. ”Jadi, bagaimana umat Islam tidak hanya jadi penonton dalam proses pembangunan,” katanya. (*)
Ilustrasi orang dengan tahi lalat di wajahnya. (ANTARA/HO/Pexels)
batampos – Tahi lalat ada yang sehat, tetapi ada juga yang mengindikasikan sebagai kanker kulit.
Tahi lalat yang normal dan sehat bentuknya itu bagus dan simetris. ciri lainnya dari tahi lalat yang sehat ialah warna yang timbul hanya satu warna dan tidak menimbulkan keluhan. Keluhan yang dimaksud seperti rasa gatal ataupun mudah terluka.
dr. Danang Triwahyudi Sp.KK(K), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) Cabang Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mengenali keduanya, mana tahi lalat sehat dan mana yang merupakan indikasi kanker kulit.
”Biasanya tahi lalat yang sehat itu tidak akan berubah, misalnya seperti tahi lalat yang dari lahir sudah ada. Justru yang harus diperhatikan yang baru timbul di usia dewasa ketika 20-30 tahunan,” kata Danang.
Danang mengingatkan jika ternyata tahi lalat yang dimiliki tidak memiliki ciri-ciri di atas maka pemiliknya harus mewaspadai.
Pada dasarnya tahi lalat tidak berbahaya, namun ketika ada keluhan seperti ditemukan bentuk tidak simetris, warna tahi lalat yang lebih dari dua hingga tiga warna, serta tepian tahi lalat yang tidak merata, kondisi itu dapat menjadi indikator dari kanker kulit.
Tahi lalat yang menjadi indikator kanker kulit pun cenderung mudah terluka terutama ketika terkena paparan radiasi sinar matahari yaitu UV A dan UV B.
“Ketika ada gejala-gejala seperti gatal, mudah terluka dan berdarah terutama dipicu sinar matahari itu wajib diwaspadai,” ujar Danang.
Tentunya ketika sudah menemukan indikator tersebut, masyarakat direkomendasikan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin.
Dengan demikian kondisi itu dapat terdeteksi secara lebih jelas apakah sebuah indikator kanker kulit atau tidak.
Berdasarkan laporan dari Globocan 2020, kanker kulit kini menempati posisi peringkat ke-25 dari kanker yang menyebabkan kematian di Indonesia. (*)
batampos- Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk semeja saat menghadiri jamuan makan malam, salah satu acara yang menjadi bagian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali, Selasa (15/11). Terlihat juga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) beserta Mufidah Jusuf Kalla yang duduk di samping SBY.
Sementara Mega duduk berdampingan bersama mantan Wakil Presiden Hamzah Haz, Tri Sutrisno dan juga Ketua DPR yang juga anak Megawati, Puan Maharani.
Merespons pertemuan tersebut, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku sangat haru. Elite Partai Gerindra ini mengungkapkan, pertemuan itu menunjukkan pemimpin-pemimpin di negara ini bisa bersatu.
“Nah ini berkah G20. Jadi berkah G20 ini kita melihat bahwa pemimpin-pemimpin bangsa kita dapat duduk dalam satu meja di moment bersejarah bagi bangsa Indonesia dan tentunya ini adalah satu yang menunjukan satu kebesaran jiwa,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11).
Dasco merasa bersyukur, pertemuan Megawati dan SBY. Hal ini menegaskan bahwa pemimpin-pemimpin negara Indonesia mengutamakan kepentingan bersama.
“Tentunya dalam acara yang besar ini kita bersyukur bahwa pemimpin-pemimpin kita ini mengutamakan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan lain,” tegas Wakil Ketua DPR tersebut.
Dasco lantas sangat mengapresiasi sikap SBY dan Megawati. Meski demikian, Dasco enggan mengomentari sikap politik kedua tokoh bangsa tersebut.
“Kita patut apresiasi bahwa kemudian ada yang beranggapan bahwa kemudian duduk-duduk itu ada interpretasi lain ya saya enggak komentar, karena itu adalah domain masing-masing parpol saya pikir saya tidak berkomentar lebih lanjut. Tapi saya sangat menyukuri bahwa para pemimpin kita itu bisa duduk satu meja,” pungkasnya. (*)
: Presiden Jokowi saat bertemu dengan Presiden AS Joe Biden, Senin (14/11). Jokowi berharap dengan KTT G20 mampu memberikan pemulihan ekonomi global. Ist
batampos- Di Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Presiden Joko Widodo menjamu para kepala negara G20 dalam sebuah gala dinner tadi malam (15/11). Jokowi sendiri yang memilih lokasi itu lantaran faktor keunikan dan karakter yang kuat.
Di area itu, menjulang kukuh patung Garuda Wisnu Kencana setinggi lebih dari 120 meter.
Patung tersebut menjadi ikon peradaban yang tak lekang usia. Patung berbahan logam tembaga, baja, dan kuningan itu menggambarkan Dewa Hindu Wisnu berada di atas tunggangannya, burung Garuda.
Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menjamu langsung para pemimpin G20 dan organisasi internasional. Berbagai atraksi dan penampilan budaya disuguhkan secara meriah. Jokowi mengenakan busana khas Bali berwana hitam keunguan. Lengkap dengan ikat kepala udeng berwarna senada.
Jokowi menjelaskan, patung GWK melambangkan cinta, tanggung jawab, keberanian, dan pengabdian. ”Dalam mitologi Bali, patung ini menggambarkan cinta, tanggung jawab, keberanian, dan pengabdian. Ini adalah tugas kita terhadap dunia dan kemanusiaan,” katanya dalam sambutan sebelum jamuan makan malam.
Acara tadi malam dikemas secara spektakuler. Salah seorang tokoh kunci di balik meriahnya atraksi itu adalah Wishnutama Kusubandio, mantan menteri pariwisata dan ekonomi kreatif. Tangan dingin Wishnutama juga yang meramu pembukaan Asian Games 2018 menjadi penuh kejutan.
Para kepala negara ikut menikmati pertunjukan. Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Prancis Emanuel Macron, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Presiden Korsel Yoon Suk-yeol, PM Jepang Fumio Kishida, dan masih banyak lainnya. Namun, Presiden AS Joe Biden tak menghadiri momen itu. Semua delegasi yang hadir kompak mengenakan batik.
Di luar para kepala negara G20, jamuan makan malam itu turut dihadiri mantan petinggi RI. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang duduk satu meja dengan Megawati Soekarnoputri.
Sebelum menikmati jamuan makan malam, kemarin sejak pagi hingga sore, para pemimpin negara G20 melakukan rentetan KTT. G20 tidak boleh gagal. Itulah salah pesan yang ditekankan Presiden Jokowi saat membuka KTT G20 di The Apurva Kempinski.
Jokowi mendorong KTT G20 menghasilkan langkah konkret dalam upaya pemulihan dunia. ”Hari ini mata dunia tertuju pada pertemuan kita. Apakah kita akan mencetak keberhasilan? Atau akan menambah satu lagi angka kegagalan? Buat saya, G20 harus berhasil dan tidak boleh gagal,” ujarnya.
Sebagai pemegang presidensi G20, Indonesia disebutnya telah berupaya secara maksimal untuk menjembatani perbedaan yang sangat dalam dan lebar. Namun, lanjut Jokowi, keberhasilan hanya akan tercapai jika semua delegasi berkomitmen dan bekerja keras serta menyisihkan perbedaan-perbedaan untuk menghasilkan sesuatu yang konkret dan bermanfaat bagi dunia. ”Saya sangat paham, perlu upaya yang luar biasa agar kita dapat duduk bersama di ruangan ini,” imbuhnya.
Mantan wali kota Solo itu juga menggarisbawahi berbagai tantangan global. Mulai pandemi Covid-19, perang, hingga krisis pangan, energi, dan keuangan. Dampak krisis tersebut sangat dirasakan dunia, terutama negara berkembang. ”Masalah pupuk jangan disepelekan. Jika kita tidak segera mengambil langkah agar ketersediaan pupuk mencukupi dengan harga yang terjangkau, maka 2023 akan menjadi tahun yang lebih suram,” ujarnya.
Tingginya harga pangan saat ini bisa semakin buruk dan memicu tidak adanya pasokan pangan. ”Kelangkaan pupuk dapat mengakibatkan gagal panen di berbagai belahan dunia, 48 negara berkembang dengan tingkat kerawanan pangan tertinggi akan menghadapi kondisi yang sangat serius,” imbuhnya.
Presiden pun berharap G20 dapat terus menjadi katalis pemulihan ekonomi yang inklusif. Di tengah situasi yang sangat sulit, G20 terus bekerja agar menghasilkan capaian konkret, mempersiapkan dana untuk menghadapi pandemi mendatang melalui pandemic fund, membantu ruang fiskal negara berpendapatan rendah melalui resilience and sustainability trust, mendorong percepatan pencapaian SDGs, menghasilkan ratusan kerja sama konkret, serta mendukung pemulihan ekonomi dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui Bali Compact mengenai transisi energi.
’’Kita tidak hanya bicara, tapi melakukan langkah-langkah nyata. Mari kita perlihatkan kepada dunia bahwa kita dapat bersikap bijak, memikul tanggung jawab, dan menunjukkan jiwa kepemimpinan. Mari kita bekerja dan mari kita bekerja sama untuk dunia. Recover together, recover stronger,” katanya.
Pada sesi kedua, Jokowi membahas isu kesehatan. Dia mendorong G20 mengambil langkah nyata dan segera agar dunia lebih siap sehingga bisa menyelamatkan nyawa dan ekonomi dunia. Pertama, arsitektur kesehatan global harus diperkuat. ”Kita perlu WHO yang lebih kuat dan bertaring. Solidaritas dan keadilan harus jadi roh arsitektur kesehatan global,” ujar presiden.
Terkait hal tersebut, G20 telah berhasil membentuk pandemic fund. Menurut presiden, inisiatif tersebut harus diikuti penambahan kontribusi pendanaan agar berfungsi secara optimal.
Presiden menegaskan bahwa dunia tidak boleh mengulangi kesalahan saat pandemi Covid-19. Menurut dia, pandemi Covid-19 adalah pelajaran berharga untuk menyiapkan dunia dari darurat kesehatan global. ”Never again harus menjadi mantra kita bersama. Saya menantikan pandangan dan kontribusi Yang Mulia bagi penguatan arsitektur kesehatan dunia,” katanya. (*)
batampos- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, pihaknya akan mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya menjadi Undang-undang. Pengesahan itu akan dilakukan dalam rapat paripurna yang digelar pada Kamis (17/11) besok.
DPR juga akan mengesahkan UU Provinsi Bali dalam rapat paripurna tersebut. “Pada hari ini sudah diagendakan rapim (rapat pimpinan) DPR dan Badan Musyawarah dengan para ketua fraksi dan alat kelengkapan dewan dan diputuskan bahwa beberapa Undang-Undang provinsi, termasuk Provinsi Bali dan Papua Barat Daya itu akan diparipurnakan pada esok hari,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/11).
Dasco memastikan bahwa RUU Papua Barat Daya yang ditunggu-tunggu segera disahkan. Hal ini tentunya menyusul pemekaran wilayah Papua, setelah sebelumnya mengesahkan UU Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.
“Sehingga apa yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Papua besok akan direalisasikan oleh DPR,” tegas Dasco.
Sebelumnya, Komisi II DPR RI bersama dengan pemerintah menyetujui RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya dibawa ke rapat paripurna. DPR bersama pemerintah satu suara dalam rapat pengambilan keputusan tingkat I di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/9).
“Dengan tadi kita sudah dengarkan persetujuan semua, saya ingin bertanya kepada semua yang hadir di sini, apakah RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya pada hari ini kita setujui menjadi UU dan diteruskan pada pengambilan keputusan tingkat II ke rapat paripurna?,” ucap Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia kepada peserta rapat.
“Setuju,” jawab peserta rapat secara bersamaan.
Sebagaimana diketahui, RUU tentang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya merupakan salah satu RUU yang disetujui menjadi inisiatif DPR. (*)
Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto; Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba; Kanit Gakkum Polairud Polresta Barelang, AKP Suko Wibowo, memperlihatkan kapal boat yang digunakan para pelaku untuk mengirimkan PMI secara ilegal ke Malaysia. Foto: Humas Polresta Barelang
batampos – Para pelaku pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal di Kota Batam masih terus melakukan aksinya tanpa memikirkan keselamatan. Hal itu terlihat dari ukuran kapal yang membawa para PMI menuju negeri Jiran Malaysia.
Kasat Polairud Polresta Barelang Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto, mengatakan, ukuran kapal boat yang memiliki mesin tempel 200 PK yang tidak seimbang dengan ukuran boat yang kecil. Boat tersebut kata dia, sengaja dibuat oleh pelaku agar dapat melarikan diri dengan cepat.
“Barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit kapal fiber warna hitam, satu unit Mesin Yamaha 200 PK, tiga telepon genggam, uang tunai sebesar Rp. 7.515.000,- ,” jelasnya saat gelar perkara penyelundupan manusia di kantor Satpolairud Polresta Barelang, Rabu (16/11/2022).
Ia mengatakan, para pelaku mengaku sudah dua kali melakukan pengiriman PMI Ilegal dengan tujuan negara Malaysia.
Ia menjelaskan, ketiga pelaku pengiriman PMI ilegal tersebut berinisial M (30), MA (26), WA (23).
ketiganya diamankan pada Minggu (13/11/2022) sekira pukul 00.15 WIB di Jalur Laut Tanjungsengkuang, Batam.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan pada Sabtu (12/11/2022) sekira pukul 20.30 WIB unit Gakkum Satpolairud Polresta Barelang yang dipimpin oleh Kanit Gakkum, AKP Sukowibowo, menerima laporan dari warga dan mendapat Informasi bahwa ada beberapa calon PMI yang akan diberangkatkan ke negara Malaysia secara ilegal dengan mengunakan Boat Fiber melewati jalur laut Tanjungsengkuang.
“Kemudian dilakukan pengintaian dan ditemukan satu unit boat bergerak dari arah Sekupang menuju Laut Tanjungsengkuang. Setelah dilakukan pengejaran didapati satu unit Boat bermesin satu unit mesin tempel 200 PK,” jelasnya.
Dari boat tersebut pihaknya mengamankan satu orang nahkoda, satu orang pengurus dan satu orang ABK serta tiga orang calon PMI yang akan diberangkatkan melalui jalur Ilegal untuk bekerja ke Malaysia.
Pihaknya lantas membawa tiga orang korban calon PMI dan tiga orang pelaku ke Kantor Sat Polairud Polresta Barelang guna dilakukan Penyelidikan dan Penyidikan lebih lanjut.
Para pelaku lanjutnya, mendapatkan keuntungan melakukan pengiriman PMI Ilegal sebesar Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per orang.
“Para korban berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat yang akan berangkat ke Malaysia ataupun keluar negeri atau yang akan bekerja atau mencari nafkah diharapkan berangkat dengan prosedur dan sesuai ketentuan.
“Jangan main main dengan nyawa manusia, jangan dengan cara illegal, jika tidak sesuai dengan prosedur, sampai di sana terdapat masalah tidak bisa dipertanggung jawabkan dan tanpa adanya perlindungan UU Tenaga Kerja,” kata dia.
Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 81 dan/atau pasal 83 UU RI No 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.(*)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan vaksinasi meningitis sudah bukan lagi menjadi persyaratan untuk keberangkatan jamaah umrah. Vaksin tersebut hanya diwajibkan bagi jamaah haji.
“Vaksinasi meningitis bukan lagi menjadi persyaratan keberangkatan ke Arab Saudi bagi jamaah umrah. Vaksin meningitis hanya wajib bagi jamaah haji,” kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Rabu (16/11).
Menurut Hilman, penegasan ini didasarkan pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan tentang Pelaksanaan Vaksinasi Meningitis bagi Jamaah Haji dan Umrah tertanggal 11 November 2022. Sebelumnya, otoritas penerbangan Arab Saudi atau Sirkular GACA juga sudah menerbitkan edaran yang sama tertanggal 9 November 2022.
“Meski demikian, calon jamaah yang memiliki riwayat kesehatan dengan penyakit tertentu (komorbid), tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi meningitis dan vaksinasi lainnya sesuai ketentuan yang ditetapkan,” tegas Hilman.
“Ini demi memelihara kesehatan dan keselamatan jamaah umrah khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” sambungnya.
Hilman meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menyosialisasikan kebijakan baru ini dan mengedukasi tentang perlunya vaksinasi meningitis, khususnya bagi jamaah yang memiliki komorbid. Menurutnya, berdasarkan hasil diskusi dengan sejumlah jamaah dan PPIU, mereka sebenarnya tidak keberatan dengan adanya vaksin meningitis.
Namun, mereka minta agar vaksin tersebut mudah diakses dan biayanya juga terjangkau. “PPIU juga harus membantu jamaah yang ingin melakukan vaksinasi meningitis dengan berkomunikasi dengan fasilitas layanan kesehatan yang menyediakan vaksinasi meningitis tersebut. Kemenag ikut mendorong hal itu juga sebagai bagian dari upaya pelindungan,” jelasnya.
Sementara itu, bagi PPIU yang telah menerima biaya dari jamaah untuk keperluan vaksinasi meningitis agar mengembalikan biaya tersebut kepada mereka yang memutuskan untuk tidak melakukan vaksinasi. (*)
batampos – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (15/11) kemarin. Sejumlah isu global menjadi pembahasan utama para pemimpin dunia dalam forum internasional tersebut. Khususnya soal pemulihan ekonomi global pascapandemi dengan prioritas bidang kesehatan, transformasi digital, dan transisi energi.
Anggota DPR RI Maman Imanulhaq berharap pertemuan antarpemimpin negara anggota G20 dapat berjalan sukses dan menghasilkan komunike bersama. Terlebih lagi, KTT G20 diselenggarakan di tengah situasi ancaman krisis energi global serta krisis pangan dunia.
Indonesia harus bisa menjadi komunikator kepentingan sejumlah negara besar agar mau bersatu untuk menyeselaikan persoalan dunia. “Jangan sampai pertemuan ini sia-sia. Saya mengutip apa kata Presiden Jokowi ‘mata dunia tertuju pada pertemuan kita, apakah kita akan mencetak keberhasilan atau akan menambah satu lagi angka kegagalan’,” kata Maman dalam keterangannya, Selasa (15/11).
Politisi Fraksi PKB ini pun memberikan apresiasi atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20. Apalagi, Indonesia terlihat sangat punya andil dan pengaruh lebih di antara para anggota G20 yang diisi oleh negara-negara pemilik PDB terbesar dunia.
Pertemuan para pemimpin dunia di Bali ini pun, lanjut Maman, akan dicatat dalam sejarah dunia bila menghasilkan kesepakatan penyelesaian persoalan dunia. Pasalnya, situasi global yang carut marut dengan adanya konflik militer, krisis kesehatan, krisis energi, dan ancaman krisis pangan dunia, membuat harapan publik dunia terhadap G20 kian besar.
“Saya rasa para pemimpin dunia pula punya harapan yang sama dengan aspirasi masyarakat dunia. Kehadiran mereka di Bali tentu saling membawa misi perdamaian serta pengentasan berbagai krisis yang mendera beberapa tahun belakangan,” ucap Maman. (*)