Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 661

Antisipasi Nataru, Pelni Tambah Armada KM Kelimutu ke Natuna-Anambas

0
Kapal milik PT Pelni, KM Kelimutu. Kapal ini akan melayani warga Anambas dan Natuna untuk antisipasi lonjakan penumpang Nataru. F. Putra Kencana untuk Batam Pos.

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menambah satu armada untuk melayani rute Anambas dan Natuna menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Penambahan kapal dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi meningkat tajam pada akhir tahun.

Kepala Cabang PT Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan KM Kelimutu disiapkan sebagai kapal tambahan yang akan beroperasi bersama KM Bukit Raya yang rutin melayani kawasan tersebut.

“Iya benar, satu kapal tambahan dikerahkan. Kapasitas KM Kelimutu 1.250 orang penumpang,” ujar Putra Kencana, Jumat (21/11).

KM Kelimutu dijadwalkan mulai beroperasi pada 16 Desember. Kapal ini melayari rute Kijang – Letung – Tarempa – Natuna – Midai – Serasan – Pontianak – Semarang. Untuk perjalanan sebaliknya, KM Kelimutu akan berangkat dari Semarang menuju Pontianak – Natuna – Anambas – Kijang pada 27 Desember.

Pelni memperkirakan lonjakan penumpang terjadi usai siswa menyelesaikan ujian semester, biasanya sebelum 25 Desember. Pada periode tersebut, mobilitas masyarakat disebut meningkat pesat.

“Perkiraan kami, penumpang yang banyak dari Kijang tujuan Anambas dan Natuna, sekitar 1.300 orang per trip,” jelas Putra.

Selain menambah armada, Pelni juga memberikan diskon tiket untuk seluruh rute kelas ekonomi. Diskon berlaku untuk jadwal keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Putra menyebut kebijakan diskon merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah yang digagas Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat lebih mudah bepergian selama liburan. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Pelni Mobile maupun website resmi.

Besaran diskon ditetapkan 20 persen dari tarif dasar, belum termasuk biaya asuransi dan pas pelabuhan.

Dengan tambahan kapal, potongan harga tiket, dan kesiapan operasional lainnya, Pelni berharap layanan transportasi laut di Anambas, Natuna, dan daerah sekitar tetap lancar hingga puncak musim liburan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Antisipasi Nataru, Pelni Tambah Armada KM Kelimutu ke Natuna-Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

AHM Segarkan Warna New Honda Scoopy, Perkuat Daya Saing di Segmen Skutik Fashionable

0
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mempertegas dominasinya di segmen skuter matik bergaya dengan menghadirkan penyegaran warna pada New Honda Scoopy.

batampos – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mempertegas dominasinya di segmen skuter matik bergaya dengan menghadirkan penyegaran warna pada New Honda Scoopy. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk mempertahankan Scoopy sebagai salah satu produk paling diminati di pasar nasional, termasuk di Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi wilayah penjualan penting bagi Honda.

Penyegaran ini meliputi dua tipe dengan tiga varian. Pada varian Fashion, AHM menghadirkan empat warna baru dengan nuansa lembut dan modern, Fashion Black, Fashion Red, Fashion Cream, dan Fashion Mint yang menyasar konsumen muda berkarakter urban dan ingin tampil berbeda.

Adapun varian Prestige, yang telah dilengkapi fitur Smart Key, kini mendapatkan sentuhan baru lewat Prestige Red, melengkapi dua warna sebelumnya yakni Prestige Black dan Prestige White. Varian ini mempertahankan citra premium yang menjadi daya tariknya. Sementara itu, varian Stylish juga mendapat penyegaran melalui hadirnya warna baru Stylish Grey, melengkapi Stylish Green dan Stylish Beige.

Manager Sales PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Duri Yanto, mengatakan bahwa penyegaran ini mendapat respons positif dari pasar. “New Honda Scoopy selalu menjadi pilihan utama masyarakat Kepri karena desainnya yang unik, fitur modern, dan karakter fashionable yang kuat. Dengan warna terbaru ini, kami berharap Scoopy semakin menginspirasi gaya berkendara anak muda di Batam dan Tanjungpinang,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi memperkuat penetrasi pasar, Capella Dinamik Nusantara juga menawarkan program pembelian khusus. Untuk wilayah Tanjungpinang, Scoopy dapat dimiliki dengan uang muka mulai Rp1,8 juta, hemat hingga Rp666 ribu, potongan angsuran dua bulan, serta bonus jaket Cari Aman, plat holder, dan panel step floor. Sementara untuk konsumen di Batam, paket penawaran tersedia mulai DP Rp1,6 juta dengan benefit serupa.

Di luar pembaruan warna, New Honda Scoopy tetap mempertahankan desain retro modern yang menjadi ciri khasnya. Lampu depan LED berteknologi crystal block, panel meter digital, serta USB Type-C charger menjadi fitur standar yang meningkatkan kenyamanan dan kepraktisan. Sentuhan velg lima palang memperkuat karakter ikonik skutik ini.

Pada sisi keamanan dan teknologi, Scoopy dibekali **Honda Smart Key System** untuk varian tertentu, lengkap dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm. Panel meter digital turut menyediakan beragam informasi berkendara seperti kecepatan, konsumsi bahan bakar, indikator ECO, hingga indikator baterai.

Dengan kombinasi penyegaran warna, fitur unggulan, dan program penjualan agresif, Capella Honda Kepri menargetkan New Honda Scoopy tetap menjadi pilihan utama konsumen yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan kepraktisan. “Kami optimistis penyegaran ini dapat memperkuat posisi Scoopy sebagai skutik fashionable yang paling dicari di Kepri,” kata Duri. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel AHM Segarkan Warna New Honda Scoopy, Perkuat Daya Saing di Segmen Skutik Fashionable pertama kali tampil pada Metropolis.

Korban Puting Beliung di Pengudang Terima Bantuan Rp49 Juta dari Pemkab Bintan

0
Wabup Bintan, Deby Maryanti didampingi Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah menyerahkan bantuan kepada korban bencana di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Kamis (20/11). F. Andi untuk Batam Pos.

batampos – Halim, warga Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, akhirnya menerima bantuan senilai lebih dari Rp49 juta setelah rumahnya roboh akibat cuaca ekstrem pada 10 Agustus 2025 lalu.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, bersama Kepala BPBD Bintan, Ramlah, di Desa Pengudang pada Kamis (20/11).

Deby mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Bintan terhadap warga yang terdampak bencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu keluarga Halim memulai kembali kehidupannya.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Pak Halim. Kami berharap Pak Halim dan keluarga tetap semangat dan tabah dalam menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Diketahui, angin puting beliung menerjang Desa Pengudang pada Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Satu rumah semi permanen milik Halim rata dengan tanah. Sementara itu, satu anak Halim mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Halim mengatakan angin kencang datang tiba-tiba dan langsung merobohkan seluruh bangunan rumahnya.

“Satu anak saya sempat tertimpa reruntuhan saat berusaha menyelamatkan diri. Alhamdulillah hanya luka memar di bagian punggung dan sudah mendapat perawatan di rumah sakit,” kenangnya.

Dengan bantuan yang diterima, Halim berharap dapat segera membangun kembali rumahnya dan memulihkan kondisi keluarga pascabencana. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Korban Puting Beliung di Pengudang Terima Bantuan Rp49 Juta dari Pemkab Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Resmi Mengaspal di Kepri, Motor Scoopy Makin Fashionable Dengan Ragam Pilihan Warna Baru

0

Batampos – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperkuat posisinya di segmen skutik fashionable lewat penyegaran warna pada sepeda motor New Honda Scoopy. Kehadiran ragam warna baru ini semakin menegaskan Scoopy sebagai trendsetter yang digemari pecinta skutik unik dan stylish, termasuk di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi salah satu pasar penting bagi Honda.

Tampilan merah cerah dari pilihan warna New Scoopy Fashion Red. F Capella Dinamik Nusantara Kepri untuk Batam Pos

Produk ini hadir dengan dua tipe dengan tiga varian berbeda. Pada varian Fashion, konsumen kini dapat memilih kombinasi warna baru yang semakin modern dan lembut, yaitu Fashion Black, Fashion Red, Fashion Cream, dan Fashion Mint. Varian ini menyasar pengendara muda yang ingin tampil beda dengan gaya urban kekinian.

Varian Prestige yang telah dibekali Smart Key juga tampil semakin berkelas dengan hadirnya warna baru Prestige Red. Warna ini melengkapi dua pilihan sebelumnya, yakni Prestige Black dan Prestige White yang tetap membawa kesan premium dan eksklusif.

Sementara itu, varian Stylish hadir dengan tiga warna memikat, Stylish Grey sebagai warna baru, serta Stylish Greendan Stylish Beige yang tetap mempertahankan nuansa elegan namun tetap modis.

Manager Sales PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Duri Yanto, mengatakan, penyegaran warna ini disambut positif oleh konsumen di Kepri. “New Honda Scoopy selalu menjadi pilihan utama warga Kepri karena desainnya yang unik, fitur modern, dan karakter fashionable yang kuat,” ujarnya.

“Dengan hadirnya warna terbaru ini, kami berharap Scoopy bisa semakin menginspirasi gaya berkendara para anak muda di Batam dan Tanjungpinang,” tambahnya lagi.

BACA JUGA:
Skutik ikonik tampil lebih ekspresif dan penuh karakter, Honda Scoopy Kolaborasi dengan Kuromi Hadir di Kepri

Terkait produk ini, PT Capella Dinamik Nusantara menawarkan program khusus bagi konsumen di Kepri, yakni di Tanjungpinang, New Honda Scoopy dapat dibawa pulang dengan DP mulai Rp 1,8 jutaan, hemat hingga Rp 666 ribu, potongan angsuran 2 bulan, serta bonus Jaket Cari Aman, Plat Holder, dan Panel Step Floor. Sementara untuk konsumen di Batam, tersedia DP mulai Rp 1,6 juta, hemat Rp 600 ribu, potongan angsuran 2 bulan, dan bonus perlengkapan yang sama untuk menambah gaya berkendara.

Selain warna baru, New Honda Scoopy tetap menghadirkan desain retro-modern yang menjadi ciri khasnya. Lampu depan LED berteknologi crystal block membuat tampilannya semakin menarik sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara. Panel meter digital berdesain modern, handle cover tertutup, hingga USB Type-C Charger memberikan kemudahan bagi pengguna di aktivitas harian. Kesan retro semakin kuat dengan velg 5 palang yang memberikan identitas unik skutik ini.

BACA JUGA:
Bukan Sekadar Kendaraan, Honda Scoopy Jadi Ekspresi Gaya Hidup dengan Fitur Lengkap

Dari sisi fitur, Scoopy tetap dibekali teknologi unggulan Honda Smart Key System pada tipe tertentu, lengkap dengan Answer Back System dan Antitheft Alarm untuk keamanan. Digital Panel Meter menampilkan beragam informasi penting seperti speedometer, jam digital, konsumsi bahan bakar, indikator Smart Key, indikator baterai, hingga indikator ECO sebagai panduan berkendara hemat. Fitur praktis lain seperti Multi-Function Hook semakin menambah fungsionalitas skutik ini dalam mendukung mobilitas masyarakat Kepri.

Dengan rangkaian penyegaran dan penawaran khusus ini, Capella Honda Kepri berharap New Honda Scoopy semakin diminati dan mampu menjadi pilihan terbaik bagi konsumen yang mengutamakan gaya, kenyamanan, dan kepraktisan dalam berkendara. (*)

Reporter: Batam Pos

Artikel Resmi Mengaspal di Kepri, Motor Scoopy Makin Fashionable Dengan Ragam Pilihan Warna Baru pertama kali tampil pada Lifestyle.

Era Digital Menanti, Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat Bekali Sekolah dengan Penguatan Kurikulum

0
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat.

batampos – Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Batam kembali digencarkan. Ratusan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dari SD dan SMP se-Batam memadati Aula Politeknik Negeri Batam, Rabu (19/11), dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi, Pendampingan, dan Peningkatan Mutu Pendidikan yang digelar Dewan Pendidikan Kota Batam.

Kegiatan ini tak sekadar sosialisasi rutin. Dewan Pendidikan menghadirkannya sebagai langkah strategis untuk memastikan sekolah siap menghadapi berbagai perkembangan kurikulum, pengelolaan pembelajaran, dan tuntutan kompetensi di era digital.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, menegaskan bahwa penguatan kurikulum adalah pintu masuk untuk menciptakan sekolah yang unggul dan berdaya saing.

“Sekolah perlu pendampingan yang tepat, terutama dalam menerapkan kurikulum dan mengelola mutu layanan pendidikan. Dewan Pendidikan hadir sebagai mitra untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong praktik pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (20/11).

Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah semata.

“Mutu pendidikan hanya bisa meningkat jika semua pihak bergerak bersama yakni pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Sinergi inilah yang ingin terus kami bangun,” tegasnya.

Dua pemateri hadir memberikan wawasan mendalam. Dr. Hos Arie Rhamadhan Sibarani, Kepala Kantor GTK Kepri, membuka mata peserta tentang pentingnya guru beradaptasi dengan dinamika zaman. Menurutnya, perubahan kurikulum harus disambut dengan kompetensi dan kesiapan guru yang kuat.

Sementara Adi Syahputra Purba, dari Komisi Mutu Dewan Pendidikan, memaparkan strategi teknis penerapan kurikulum dan mekanisme penjaminan mutu. Ia menekankan perlunya sekolah memanfaatkan data sebagai dasar merancang langkah-langkah peningkatan mutu.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Ia menggarisbawahi bahwa peningkatan standar mutu tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri.

“Penjaminan mutu harus terwujud dalam praktik yang nyata. Kolaborasi lintas pihak harus diperkuat agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh sekolah dan peserta didik,” ujarnya.

Di akhir acara, sesi diskusi interaktif berlangsung hangat. Para peserta berbagi persoalan yang mereka hadapi di sekolah, mulai dari pemetaan kebutuhan guru, penyesuaian kurikulum, hingga tantangan dalam pengelolaan kelas. Forum ini disebut menjadi ruang penting untuk merumuskan solusi bersama.

Dewan Pendidikan berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya budaya mutu yang lebih kuat di seluruh satuan pendidikan, sehingga kurikulum yang diterapkan benar-benar selaras dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan peserta didik. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Era Digital Menanti, Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat Bekali Sekolah dengan Penguatan Kurikulum pertama kali tampil pada Metropolis.

Picu Macet, Satlantas Polresta Tanjungpinang Usulkan Perda Jam Operasional Truk Kontainer

0
Truk kontainer tanpa pengawalan saat melintas di Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang, Jumat (21/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Tanjungpinang mendorong hadirnya Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur jam operasional truk kontainer.

Usulan ini muncul menyusul seringnya kendaraan bertonase besar itu melintas di jalan-jalan kecil dan memicu kemacetan di dalam kota.

Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara mengatakan keterbatasan personel membuat pihaknya tidak dapat mengawal seluruh truk kontainer yang masuk ke wilayah Tanjungpinang. Meski begitu, setiap sopir tetap wajib melapor ketika melintas di dalam kota.

“Jika personel mencukupi, kita kawal. Tapi kalau tidak, kita lakukan sistem pemantauan,” kata Arbi, Jumat (21/11).

Ia menjelaskan, sejumlah ruas jalan kecil seperti Jalan Raja Haji Fisabilillah (RHF) sering menjadi jalur pilihan truk kontainer. Tidak jarang kendaraan besar itu melintas pada jam-jam padat, termasuk sekitar pukul 16.00 WIB, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa truk kontainer berukuran panjang dan besar kerap melintas di jalan kecil seperti di kawasan RHF Km 8. Kondisi ini meningkatkan risiko kemacetan dan kerusakan jalan.

Menurut Arbi, pembatasan jam operasional diperlukan agar pergerakan truk kontainer lebih tertib serta tidak membebani kapasitas jalan perkotaan. Satlantas bersama Dinas Perhubungan (Dishub) sudah membahas skema pembatasan tersebut.

“Jadi kita mendorong terbitnya Perda khusus yang mengatur waktu melintas kendaraan angkutan berat,” jelasnya.

Ia menekankan, aturan ini bukan sekadar pembatasan, tetapi juga upaya melindungi pengendara lain.

“Ini penting agar tidak hanya bergantung pada jumlah personel, tetapi ada payung hukum yang jelas untuk semua pihak,” ujarnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Picu Macet, Satlantas Polresta Tanjungpinang Usulkan Perda Jam Operasional Truk Kontainer pertama kali tampil pada Kepri.

Rawat Pesisir, PSDKP Batam Gerakkan Penanaman Mangrove di Tanjungpiayu

0
PSDKP Batam menggelar kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai dalam rangka Hari Bakti Ditjen PSDKP ke-25. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam menggelar kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai dalam rangka Hari Bakti Ditjen PSDKP ke-25, Jumat (21/11). Aksi yang dipusatkan di Shelter Akar Bhumi, Jalan Pancur, Pelabuhan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, ini sekaligus menjadi momentum penguatan gerakan cinta laut dan pelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian bulan bakti PSDKP yang tahun ini menitikberatkan pada upaya konservasi mangrove sebagai garda terdepan perlindungan kawasan pesisir. Mangrove berperan penting sebagai penahan abrasi, habitat biota laut, sekaligus penyaring sampah yang terbawa dari daratan menuju laut. Dengan kondisi tekanan lingkungan yang meningkat, PSDKP menilai pelestarian mangrove menjadi urgensi bersama.

Kepala PSDKP Batam, Samuel, mengatakan kegiatan hari bakti tahun ini dilaksanakan serentak di empat wilayah kerja mereka, mulai dari bersih laut, layanan kesehatan masyarakat pesisir, hingga pembagian paket sembako. “PSDKP tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi sebagai mitra dan sahabat nelayan, sahabat lingkungan. Menjaga laut bukan hanya dengan pengawasan, tapi melalui partisipasi aktif menjaga ekosistem,” ujarnya.

Menurut Samuel, penanaman mangrove dan aksi bersih sampah laut merupakan bagian dari agenda prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memperkuat keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia. Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan menjadi ladang kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Samuel juga menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil tindakan tegas terhadap setiap bentuk perusakan lingkungan, khususnya pembabatan mangrove dan reklamasi ilegal. “Jika ada pengerusakan lingkungan, segera laporkan. Kami siap menindak. Itu komitmen dari Menteri KKP,” tegasnya.

Ketua Akar Bhumi Indonesia, Sony Rianto, menyampaikan terima kasih atas kolaborasi PSDKP Batam dalam kegiatan konservasi tersebut. Ia menyebut sekitar 200 bibit mangrove ditanam hari ini, namun yang terpenting bukan jumlahnya, melainkan memastikan seluruh bibit dapat tumbuh dengan baik. “Yang paling penting adalah kualitas perawatan. Jangan sampai hanya menanam, lalu ditinggalkan,” kata Sony.

Sony mengungkapkan kawasan Tanjungpiayu merupakan salah satu gugusan hutan mangrove terluas di Kota Batam, namun menghadapi tekanan besar akibat sampah yang terbawa dari permukiman warga. Ia menyebut pihaknya selama ini terus memantau dan melaporkan kerusakan lingkungan di Batam. “Ada sekitar 35 kasus yang sudah kami laporkan, 98 persen terkait kerusakan di laut. Ini menandakan betapa pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.

Menurut Sony, sampah yang tersebar di wilayah penanaman saat ini merupakan akumulasi dari aliran berbagai saluran air dan sungai kecil di sekitar permukiman. Karena itu, ia menegaskan perlunya peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk mengurangi beban sampah di kawasan pesisir. “Ini pekerjaan kita bersama. Buang sampah sembarangan di darat, ujungnya tetap ke laut,” tambahnya. (*)

Kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai ini turut melibatkan berbagai unsur, seperti Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), BKSDA, Polri, serta komunitas pencinta lingkungan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan memperkuat ketahanan ekosistem laut Batam yang menjadi habitat penting berbagai jenis biota.

Rangkaian aksi cinta laut ini diawali dengan senam sehat bersama sebagai bentuk ajakan hidup aktif dan peduli lingkungan. PSDKP Batam berharap kegiatan serupa dapat terus diperluas dan menjadi gerakan berkelanjutan untuk memastikan laut tetap lestari bagi generasi mendatang. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Rawat Pesisir, PSDKP Batam Gerakkan Penanaman Mangrove di Tanjungpiayu pertama kali tampil pada Metropolis.

Subkontraktor Satria Global Bayarkan Santunan Korban Federal II, 9 Ahli Waris Sudah Diberikan, 5 Lagi Menyusul

0
Tangisan keluarga pecah di depan ruang jenazah, setelah kabar duka korban kebakaran di PT ASL menyebar. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Proses pemulihan dan penanganan pasca insiden ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard terus berjalan. Selain penanganan medis dan dukungan keluarga, pihak subkontraktor yang menaungi sebagian besar pekerja korban kini mempercepat penyelesaian santunan duka.

PT Satria Global Persada, melalui kuasa hukumnya Andy Saputra, memastikan bahwa santunan kepada para ahli waris korban meninggal telah berlangsung dalam dua tahap. “Santunan duka cita sudah tahap kedua. Tahap pertama pada 15 Oktober kemarin untuk lima ahli waris, dan tadi empat orang lagi,” ujar Andy, Jumat (21/11).

Ia menjelaskan, dari total 14 korban meninggal, sebagian keluarga korban masih berada di kampung halaman dan akan diselesaikan santunannya saat mereka kembali ke Batam. “Yang belum menerima karena masih di kampung, ketika kembali ke Batam langsung kami proses. Semua komitmen perusahaan sudah berjalan,” ujarnya.

Baca Juga: Hasil Pemeriksaan Terbit, PT ASL Wajib Setop Sementara Aktivitas di MT Federal II

Andy menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan hak-hak ketenagakerjaan korban terpenuhi sepenuhnya, termasuk hak BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana diatur undang-undang. “Perusahaan mengawal penuh. BPJS juga sudah sangat membantu dengan program-program mereka, dan kami mengapresiasi itu,” katanya.

Terkait proses hukum, PT Satria Global menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik. “Proses hukum biar berjalan sesuai mekanisme. Dari perusahaan kami koperatif. Saksi-saksi yang dibutuhkan penyidik kami hadirkan. Kami mendukung agar fakta di balik insiden ini terbuka,” jelas Andy.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menyampaikan perkembangan terbaru penyelidikan. Ia menegaskan bahwa kasus Federal II masih menjadi atensi utama kepolisian. “Hasil Labfor sudah keluar. Untuk isi lengkapnya nanti kami jelaskan saat gelar perkara,” ujarnya.

Zaenal menyebut, sejauh ini sudah 40-an saksi diperiksa, termasuk pekerja, pengawas K3, manajemen, dan pihak subkontraktor. “Proses sidik sudah. Gelar perkara segera dilakukan untuk menentukan siapa tersangkanya,” tegasnya.

Dengan berjalannya santunan, koordinasi BPJS, dan penyidikan yang mendekati titik terang, keluarga korban kini menanti kepastian hukum dan pertanggungjawaban penuh dari semua pihak terkait insiden yang menewaskan 14 pekerja tersebut. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Subkontraktor Satria Global Bayarkan Santunan Korban Federal II, 9 Ahli Waris Sudah Diberikan, 5 Lagi Menyusul pertama kali tampil pada Metropolis.

Penerapan FTZ Menyeluruh di Kepri Masih Dibahas, Pemprov Tunggu Respons Pusat

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Wacana penerapan Free Trade Zone (FTZ) atau kawasan perdagangan bebas secara menyeluruh di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga kini belum terealisasi. Pemerintah provinsi memastikan prosesnya masih dalam pembahasan dengan pemerintah pusat.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk menindaklanjuti rencana perluasan FTZ tersebut.

“Mereka akan membuat surat kepada Bapak Presiden. Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa,” ujar Ansar, Jumat (21/11).

Ansar menambahkan, pembahasan juga akan dilanjutkan bersama jajaran Kemenko Perekonomian, termasuk menjadwalkan pertemuan resmi dengan Menteri Keuangan.

Ia menyebutkan perlunya penjelasan detail mengenai potensi penurunan pendapatan negara jika FTZ diperluas, meski manfaat jangka panjang dinilai jauh lebih besar.

“Kita harus menjelaskan, mungkin ada potensi kehilangan pendapatan negara. Tapi multiplier effect lainnya jauh lebih besar karena kepastian hukum bagi investor itu sangat penting,” kata Ansar.

Menurutnya, kepastian tersebut dibutuhkan agar tidak ada lagi perbedaan perlakuan antara wilayah FTZ dan non-FTZ yang selama ini menjadi hambatan mobilisasi produksi dan arus barang.

“Saat ini kan masih ada wilayah FTZ dan non-FTZ. Itu yang kita dorong agar bisa menyeluruh, termasuk untuk Bintan dan Karimun,” ujarnya.

Ansar menilai minat investor akan semakin meningkat jika FTZ diperluas. Hal itu terlihat saat ia menghadiri kegiatan promosi Batam–Bintan–Karimun (BBK) di Singapura bersama BP Batam, BP Bintan, dan BP Karimun.

“Mereka juga mempertanyakan soal FTZ di Bintan dan Karimun yang harus menyeluruh. Saya bilang kita sedang memprosesnya ke pemerintah pusat,” tutup Ansar. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Penerapan FTZ Menyeluruh di Kepri Masih Dibahas, Pemprov Tunggu Respons Pusat pertama kali tampil pada Kepri.

Ditangkap Polisi Indonesia, Alice Guo Wali Kota Palsu Asal Tiongkok Dipenjara Seumur Hidup di Filipina

0

Batampos –  Alice Guo, perempuan asal Tiongkok yang memalsukan kewarganegaraan untuk menjadi wali kota di bagian utara, Manila di Filipina, dipenjara seumur hidup karena perdagangan manusia, Kamis (20/11/2025).

Alice Guo (Tengah) foto bersama Pejabat Filipina dan Kepala kepolisian Filipina, tahun lalu sekelum ia ditangkap. F BBC

Guo juga dinyatakan bersalah mengawasi pusat judi online yang dioperasikan warga Tiongkok, tempat ratusan orang dipaksa menjalankan penipuan atau menghadapi penyiksaan di salah satu area di kawasan Bamban, tempat ia menjadi pejabat.

Kompleks luas tersebut, yang meliputi gedung perkantoran, vila mewah, dan kolam renang besar, digerebek pada Maret 2024 setelah seorang pekerja Vietnam melarikan diri dan menghubungi polisi.

Lebih dari 700 pekerja asal Filipina, Tiongkok, Vietnam, Malaysia, Taiwan, Indonesia, dan Rwanda ditemukan di lokasi tersebut, bersama dokumen yang diduga menunjukkan bahwa Guo adalah presiden perusahaan pemilik kompleks itu.

BACA JUGA:
Pelaku Perdagangan Manusia Asal Tiongkok yang Terpilih Menjadi Walikota Dipenjara Seumur Hidup di Filipina

Meskipun terpilih sebagai wali kota Bamban, pengadilan Manila mengungkapkan dan memutus bahwa perempuan 35 tahu tersebut adalah warga Tiongkok. Bahkan ia tidak pernah memenuhi syarat untuk jabatannya sebagai wali kota Bamban tersebut.

Guo dan tujuh terdakwa lainnya, yang semuanya hadir melalui tautan video, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. “Setelah lebih dari satu tahun, pengadilan memberikan putusan yang menguntungkan. Alice dinyatakan bersalah bersama tujuh terdakwa lainnya. Penjara seumur hidup,” ujar Jaksa negara Olivia Torrevillas di luar gedung pengadilan regional di Manila, siang waktu setempat seperti dilansir dari AFP, malam ini.

Dokumen yang kemudian dirilis pengadilan mengidentifikasi tujuh orang lainnya sebagai Jaimielyn Santos Cruz, Rachelle Malonzo Carreon, Walter Wong Rong, Wang Weili, Wuli Dong, Nong Ding Chang, dan Lang Xu Po.

Guo ditangkap oleh polisi Indonesia pada September 2024 setelah melarikan diri dari Filipina. Selain pemalsuan kewarganegaraan, perdagangan manusia, dan judi online, Ia juga masih menghadapi kasus lain terkait tuduhan pencucian uang dan korupsi.(*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Ditangkap Polisi Indonesia, Alice Guo Wali Kota Palsu Asal Tiongkok Dipenjara Seumur Hidup di Filipina pertama kali tampil pada News.