batampos – Raksasa komputer dan pencetak HP mengumumkan rencana restrukturisasi besar-besaran yang akan memangkas sekitar 10 persen tenaga kerjanya di seluruh dunia. Keputusan ini diambil seiring perusahaan mempercepat penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi.
Dalam laporan pendapatan terbarunya, HP memperkirakan bakal mengurangi 4.000 hingga 6.000 karyawan secara global. Langkah ini dilakukan untuk mengalihkan fokus perusahaan ke inovasi berbasis AI sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Keputusan HP mencerminkan tren yang kini melanda sektor teknologi. Banyak perusahaan besar menggenjot investasi di bidang AI, namun di saat yang sama memangkas posisi tertentu untuk menekan biaya operasional.
Beberapa perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, dan Amazon juga telah mengumumkan gelombang PHK dalam dua tahun terakhir. Sebagian besar PHK dilakukan untuk mengalihkan sumber daya manusia ke proyek-proyek pengembangan AI.
Para analis menilai, automasi AI semakin memengaruhi sejumlah peran pekerjaan, terutama di bidang layanan pelanggan, moderasi konten, input data, hingga sebagian fungsi pemrograman.
HP mengatakan program transformasi berbasis AI ini ditargetkan mampu menghemat hingga US$1 miliar per tahun pada akhir tahun fiskal 2028. Selain itu, perusahaan tengah mengubah model bisnisnya di tengah perubahan permintaan di pasar PC dan pencetakan.
CEO HP Enrique Lores mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa perusahaan berencana menaikkan harga beberapa perangkat komputer dan bekerja sama dengan pemasok baru untuk menekan biaya pengembangan produk berbasis AI. Demikian dikutip dari AFP, Rabu (26/11).
Pada kuartal terbaru, HP mencatat laba US$795 juta, turun dari US$906 juta pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan naik 4,2 persen menjadi US$14,64 miliar, didorong oleh peningkatan penjualan PC yang mengimbangi penurunan penjualan printer. (*)
Ilustrasi. Kapal Roro siap memberangkatkan penumpang di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepri bersama Polresta Barelang mulai mematangkan persiapan pengaturan alur masuk kendaraan, baik melalui akses pelabuhan maupun jalur darat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat dan menjamin keselamatan selama masa libur panjang akhir tahun.
Kepala Seksi Sarana dan Angkutan Jalan BPTD Kepri, Frans Deddy Arisandy, mengatakan seluruh moda transportasi yang terkoneksi dengan wilayah Batam, seperti Pelabuhan Telaga Punggur, Pelabuhan Uban, dan sejumlah pelabuhan pengumpan lainnya, diproyeksikan tetap menjadi titik padat arus penumpang. Meski demikian, hingga saat ini belum ada rencana pembatasan kendaraan yang masuk ke Batam.
Menurut Frans, volume kendaraan pada periode libur akhir tahun biasanya tidak terjadi lonjakan signifikan. Karena itu, fokus utama penanganan Nataru 2025 lebih diarahkan pada pelayanan keselamatan dan penertiban administrasi kendaraan. “Layanan lebih ke keselamatan pengguna jalan. Penertiban administrasi seperti KIR oleh Dishub, pajak oleh Dispenda, maupun kelengkapan kendaraan oleh rekan-rekan Lantas,” ujarnya.
Frans menegaskan bahwa seluruh aspek administrasi kendaraan harus dipastikan lengkap agar keamanan dan ketertiban lalu lintas tetap terjaga. Ia menyebut pemeriksaan ini menjadi bagian integral dari persiapan Nataru 2025, sekaligus bentuk pengawasan terhadap mobilitas kendaraan yang datang dan keluar dari Batam melalui jalur laut maupun darat.
Dari sisi kepolisian, penguatan pengawasan lalu lintas juga mulai digencarkan. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menjelaskan bahwa kendaraan dari luar daerah tetap diizinkan masuk ke Batam sepanjang administrasinya lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, ada ketentuan wajib lapor bagi kendaraan yang masuk dalam waktu lebih dari tiga bulan.
“Kalau lebih dari tiga bulan wajib laporan dan harus ada surat jalan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri,” tegasnya.
Ketentuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan pelanggaran administrasi kendaraan dan memastikan tidak ada kendaraan bermasalah yang beroperasi di wilayah Batam selama libur Nataru.
Afiditya menambahkan, rangkaian Operasi Zebra Seligi 2025 yang saat ini berlangsung juga menjadi bagian dari strategi pengamanan arus lalu lintas jelang Natal dan Tahun Baru. Melalui operasi ini, polisi melakukan pemeriksaan kelengkapan, edukasi keselamatan, hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.
Dengan kolaborasi antara BPTD, Dishub, Polresta Barelang, dan instansi terkait lainnya, pengamanan arus transportasi selama libur akhir tahun diharapkan berjalan kondusif. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memastikan kendaraan layak jalan, melengkapi dokumen administrasi, serta mematuhi arahan petugas demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman sepanjang masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. (*)
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan sebagai upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat berpendapatan rendah.
Hingga November 2025, sebanyak 11.501 pekerja rentan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan jumlah tersebut akan bertambah dengan realisasi 12.847 kartu peserta baru melalui APBD Perubahan 2025.
Sekda Kota Batam, Firmansyah, mengatakan, perluasan perlindungan ini merupakan langkah strategis agar kelompok pekerja dengan risiko tinggi tidak lagi dibiarkan tanpa jaminan sosial. Ia menyambut baik kunjungan rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam yang datang untuk memperkuat kerja sama peningkatan kepesertaan.
“Kami menyambut baik kedatangan rombongan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam dalam rangka sinergi peningkatan kepesertaan jaminan sosial,” katanya, Rabu (26/11).
Dia menyampaikan apresiasi atas dukungan BPJS yang dinilai konsisten memperluas cakupan perlindungan di daerah.
Menurutnya, perluasan ini sejalan dengan komitmen Pemko Batam untuk memastikan perlindungan sosial semakin merata, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini paling rentan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun guncangan ekonomi.
“Semoga kita terus berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Pak Wali dan Ibu Wakil,” kata Firman.
Dengan total lebih dari 24 ribu pekerja rentan yang akan terlindungi hingga akhir 2025, Pemko Batam menargetkan akses jaminan sosial menjadi semakin inklusif dan menjangkau kelompok-kelompok yang selama ini belum terlayani. Pemerintah menilai perluasan proteksi ini penting bukan hanya sebagai program kesejahteraan, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga pekerja di Batam.
Program ini ia harap mampu menekan dampak sosial akibat risiko kerja yang kerap dialami pekerja lapangan, kuli bangunan, pedagang kecil, dan berbagai sektor informal lainnya. (*)
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pemerintah daerah tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Kepala Bidang SDA Dinas PUPR, Muhammad Hatta Pulungan, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek sodetan air senilai Rp10 miliar.
Aneng mengatakan dirinya prihatin atas kasus yang menjerat pejabatnya tersebut, namun komitmen pemerintah dalam mendukung proses hukum harus dijunjung tinggi.
“Saya pribadi prihatin dengan kasus yang menimpa beliau. Tapi kita tidak akan beri bantuan hukum, bahkan mengarahkan Kabag Hukum cari pengacara pun tidak,” ujar Aneng, Rabu (26/11).
Ia menegaskan Pemkab Anambas memberi ruang penuh kepada penyidik untuk mengusut kasus tersebut tanpa intervensi. “Korupsi itu musuh negara. Sama seperti narkoba, harus diusut tuntas,” katanya.
Meski menjadi perhatian publik, Aneng menegaskan pemerintah tidak akan berspekulasi tentang bersalah atau tidaknya Hatta.
“Kita tidak mau berspekulasi. Yang berhak memutuskan ya hakim,” tegasnya.
Muhammad Hatta Pulungan diamankan pada Minggu (23/11) sekitar pukul 09.00 WIB di Tanjungpinang. Polisi juga menangkap Direktur CV Tapak Anak Bintan, Azhari, sementara kuasa direktur perusahaan tersebut, Prayitno, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta.
Ketiganya kini menjalani pemeriksaan mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Anambas. Hingga saat ini, sekitar 30 saksi sudah diperiksa dan jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah.
Kasus ini berawal dari proyek Sodetan Air Tarempa yang dikerjakan pada 2024 oleh CV Tapak Anak Bintan. Proyek bernilai Rp10 miliar ini ditujukan mengurangi risiko banjir dari Sungai Sugi hingga Tarempa Beach.
Namun hingga masa kontrak berakhir, progres proyek dinyatakan nol persen, padahal Rp3 miliar atau 30 persen dana sudah dicairkan. Kondisi itu memicu penyelidikan hingga menyeret pejabat PUPR dan pihak swasta.
Pemkab Anambas berharap kasus ini menjadi pembelajaran penting agar pengawasan proyek strategis semakin ketat dan transparan.(*)
batampos – Overdrive menjadi fitur penting pada mobil modern karena membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar saat berkendara. Fitur ini bekerja dengan menurunkan putaran mesin (RPM) meski mobil melaju pada kecepatan tinggi.
Overdrive merupakan rasio gigi dalam transmisi mobil yang membuat poros output berputar lebih cepat daripada poros input. Dengan begitu, mobil tetap bisa melaju stabil tanpa membuat mesin bekerja terlalu keras.
Pada mobil matik, overdrive umumnya berada pada gigi paling tinggi dan akan aktif otomatis ketika kecepatan sudah cukup, biasanya di atas 70 km/jam dengan beban kendaraan ringan.
Sementara itu, beberapa mobil manual memungkinkan pengemudi memilih gigi tertinggi untuk memasuki mode overdrive. Ada pula mobil yang memiliki tombol atau pengaturan khusus untuk mengaktifkan fitur ini.
Ketika overdrive aktif, rasio gigi berubah sehingga output shaft berputar lebih cepat. Efeknya, roda berputar lebih banyak dalam setiap putaran mesin.
Dikutip dari The Drive, berikut empat manfaat utama penggunaan overdrive:
1. Lebih hemat bahan bakar karena RPM mesin lebih rendah di kecepatan tinggi.
2. Mengurangi keausan mesin, sebab komponen bekerja lebih ringan.
3. Perjalanan lebih halus dan senyap karena getaran dan suara mesin berkurang.
4. Ideal untuk kecepatan stabil, terutama di jalan raya.
Namun, overdrive tidak disarankan untuk semua kondisi. Fitur ini sebaiknya dimatikan saat membawa beban berat, menanjak, melintas di jalur padat, atau ketika pengemudi membutuhkan efek engine braking.
Overdrive dirancang untuk memberi efisiensi, kenyamanan, sekaligus menjaga umur mesin. Meski begitu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan kebutuhan berkendara. (*)
batampos – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Kota Batam kembali diperpanjang hingga 15 Desember 2025. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi pemilik kendaraan yang belum melunasi kewajiban pajaknya sekaligus menjadi upaya pemerintah mendorong peningkatan pendapatan daerah menjelang penutupan tahun anggaran. Perpanjangan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Pemko Batam setelah melihat tingginya animo masyarakat pada periode sebelumnya.
Kepala UPTD PPD Batam Centre, Patrick Nababan, memastikan seluruh skema keringanan tetap sama seperti sebelumnya. Masyarakat kembali mendapatkan penghapusan 100 persen denda keterlambatan, pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II, serta potongan pokok pajak secara bertahap untuk tunggakan tahun 2024 ke bawah.
“Program pemutihan ini diperpanjang sampai 15 Desember. Skemanya tetap, masyarakat dipermudah. Wajib pajak bisa langsung datang ke Samsat terdekat karena layanan sudah kami pisahkan dan dipercepat,” ujarnya.
Patrick menegaskan perpanjangan ini bukan hanya untuk membantu masyarakat melunasi pajak kendaraannya, tetapi juga menjadi strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, optimalisasi dilakukan pada seluruh lini pelayanan, termasuk penambahan loket, pemisahan jalur layanan cepat, hingga percepatan proses administrasi agar masyarakat tidak menunggu lama. “Targetnya agar masyarakat semakin mudah mengurus pajak kendaraannya,” katanya.
Sejalan dengan upaya layanan, Pemerintah Provinsi Kepri bersama Pemko Batam juga telah empat kali menggelar razia gabungan di berbagai titik Kota Batam, termasuk razia besar yang dilakukan di Jalan Sudirman pada Selasa (25/11). Razia yang melibatkan Dishub, Dispenda, dan Satlantas itu menyasar ratusan kendaraan roda dua dan roda empat. Dalam pelaksanaannya, banyak pengendara tampak panik karena tidak membawa kelengkapan dokumen kendaraan. Ada pula pemotor yang mencoba menghindari pemeriksaan namun berhasil diamankan petugas.
Patrick mengungkapkan bahwa setiap razia berdampak langsung terhadap peningkatan realisasi pajak. “Setiap razia ada kenaikan 1 sampai 2 persen. Sangat bermanfaat untuk pendapatan daerah,” ucapnya. Menurutnya, razia bukan hanya bentuk penegakan aturan, tetapi juga mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban pajak mereka yang selama ini terabaikan.
Dari total target pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 230 miliar, realisasi Kota Batam saat ini telah mencapai 82 persen. Patrick optimistis sisa target dapat dituntaskan dalam waktu satu setengah bulan ke depan. “Target kami 100 persen sampai akhir tahun. Kita akan genjot terus,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya terus memonitor perkembangan harian untuk memastikan tren peningkatan tidak menurun.
Selain razia dan optimalisasi pelayanan di Samsat, UPTD PPD juga melakukan strategi jemput bola. Petugas di setiap kecamatan turun langsung melakukan pendataan hingga pengiriman surat tagihan kepada wajib pajak. Kunjungan ke rumah-rumah dilakukan untuk memastikan pemberitahuan diterima dan wajib pajak memahami detail kewajiban yang harus dilunasi.
Program pemutihan pajak ini pertama kali dibuka pada 1 Juli hingga 15 November 2025. Besarnya minat masyarakat dan banyaknya wajib pajak yang belum terjangkau membuat pemerintah memutuskan untuk memperpanjang hingga 15 Desember. Kebijakan ini memberi peluang bagi pemilik kendaraan yang memiliki tunggakan bertahun-tahun untuk melunasi pajaknya dengan biaya lebih ringan tanpa dibebani denda.
Seluruh layanan pemutihan dapat diakses melalui unit Samsat di Batam, termasuk gerai pelayanan di pusat perbelanjaan serta layanan mobil Samsat keliling. Pemerintah berharap perpanjangan ini tidak hanya menjadi solusi bagi warga yang ingin menyelesaikan kewajiban, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kepatuhan pajak di Kota Batam.
Dengan rangkaian razia yang diperketat dan layanan yang dipermudah, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem administrasi pajak kendaraan yang lebih tertib, transparan, dan menguntungkan masyarakat. Perpanjangan program pemutihan ini diharapkan mampu mendorong optimalisasi pendapatan daerah dan mengurangi jumlah kendaraan yang tidak taat pajak di akhir tahun 2025. (*)
batampos – Jam saku emas milik penumpang Titanic, Isidor Straus, terjual dengan harga fantastis dalam sebuah lelang di Inggris. Jam 18 karat itu laku £1.78 juta atau sekitar Rp36 miliar, menjadi rekor harga tertinggi untuk memorabilia Titanic.
Rumah lelang Henry Aldridge & Son menyebutkan, jam tersebut sangat bersejarah. Straus adalah salah satu penumpang kelas satu yang meninggal bersama istrinya, Ida Straus, saat Titanic tenggelam pada 1912.
Kisah kesetiaan mereka dikenal luas, termasuk ditampilkan dalam film Titanic (1997) karya James Cameron, ketika Ida menolak naik sekoci demi tetap bersama suaminya.
Jam itu merupakan Jules Jurgensen 18 karat, hadiah ulang tahun untuk Isidor pada tahun 1888. Catatan menunjukkan jam tersebut berhenti pada pukul 02.20 dini hari, waktu ketika Titanic tenggelam di Samudra Atlantik Utara.
Benda berharga ini ditemukan bersama sejumlah barang pribadi lain di tubuh Straus setelah tragedi dan kemudian dikembalikan kepada keluarganya. Selama lebih dari satu abad, jam itu disimpan sebagai warisan keluarga hingga akhirnya dilelang.
Selain jam saku, beberapa memorabilia Titanic juga ikut dilelang, di antaranya surat yang ditulis Ida Straus di atas kop surat Titanic dengan harga sekitar Rp2 miliar, daftar penumpang Titanic dengan harga Rp2,1 miliar, dan medali emas untuk kru RMS Carpathia, kapal penyelamat penyintas Titanic, seharga Rp1,7 miliar.
Total hasil lelang memorabilia Titanic mencapai £3 juta atau sekitar Rp60 miliar.
“Harga rekor ini menunjukkan betapa besar minat publik terhadap kisah Titanic. Setiap penumpang dan kru memiliki cerita yang layak dikenang. Meski 113 tahun berlalu, warisan mereka tetap hidup melalui memorabilia,” kata juru lelang Andrew Aldridge, dikutip dari The Guardian, Rabu (26/11).
Rekor penjualan ini menjadi bentuk penghormatan besar terhadap pasangan Straus.(*)
Penampakan dua motor yang terlibat ‘adu kambing’ di Jalan Pengambil, Lingga. F. Vatawari/Batam Pos.
batampos – Dua sepeda motor terlibat kecelakaan ‘adu kambing’ di jalan Raya Desa Pengambil, Kecamatan Singkep Barat, Lingga, Rabu (26/11) sekitar pukul 06.00 WIB. Insiden terjadi karena kedua pengendara berusaha menghindari lubang di jalan yang rusak.
Kasat Lantas Polres Lingga Iptu Abdurahman membenarkan kecelakaan tersebut. “Iya benar, pagi tadi terjadi lakalantas di jalan raya Desa Pengambil,” ujarnya, Rabu siang.
Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi di jalan lurus namun kondisi permukaan jalan dipenuhi lubang. Kedua pengendara berupaya menghindar, namun kehilangan kendali dan bertabrakan.
Kecelakaan melibatkan Honda Beat BP 2713 WM yang dikendarai M. Yuardi Sapurta dari arah Polsek Singkep Barat menuju Desa Sungai Buluh, serta Yamaha Mio Sporty BP 4896 BP yang dikendarai Warti dari arah berlawanan.
“Diduga mereka sama-sama mengelak lubang. Kondisi jalan di sana memang banyak yang rusak,” jelas Abdurahman.
Akibat benturan, M. Yuardi Sapurta mengalami luka di pipi kiri dan memar di pergelangan tangan kiri. Sementara itu, Warti tidak mengalami luka. Keduanya langsung dibawa ke Puskesmas Raya untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
batampos – Dunia hiburan Korea Selatan berduka. Aktor veteran Lee Soon Jae meninggal dunia pada usia 91 tahun. Kabar duka itu dikonfirmasi keluarga dan agensinya pada Selasa (25/11), setelah kondisi kesehatannya sempat menurun dalam beberapa waktu terakhir.
Lee Soon Jae merupakan salah satu aktor paling dihormati dalam sejarah hiburan Korea. Ia memulai karier akting pada usia 20 tahun dan bertahan lebih dari tujuh dekade, menjadikannya figur penting dalam perkembangan dunia drama, film, dan teater Korea.
Lee Soon Jae lahir di Hoeryong, Hamgyong Utara, pada 1934. Saat masih kecil, keluarganya pindah ke Seoul sebelum Perang Korea pecah. Ia kemudian menempuh pendidikan di Jurusan Filsafat, Seoul National University (SNU).
Inspirasi terjun ke dunia seni peran datang setelah Lee menonton film Hamlet. Ia akhirnya debut pada tahun 1956 lewat drama Beyond the Horizon, dan menjadi bagian dari generasi pertama aktor televisi Korea saat industri K-drama mulai tumbuh.
Selama enam dekade berkarya, Lee Soon Jae membintangi sekitar 140 drama televisi, puluhan film, serta berbagai produksi teater. Beberapa karya populernya, dikutip dari Forbes, antara lain:
1. What on Earth Is Love? (1990) – drama yang meraih rating tinggi.
2. High Kick (2006) dan High Kick Through the Roof (2009) – membuatnya dikenal kuat di kalangan penonton muda.
3. Grandpas Over Flowers (2013–2018) – variety show yang memperlihatkan sisi humor dan kehangatannya.
4. King Lear (2021 & 2023) – pentas drama klasik. Pada 2023, ia juga debut sebagai sutradara teater lewat The Seagull.
Selain karier seni, Lee pernah terjun ke dunia politik. Pada 1992, ia terpilih sebagai anggota National Assembly of South Korea. Ia juga aktif sebagai pengajar seni peran di universitas.
Pada 2024, Lee menerima penghargaan tertinggi dari KBS Drama Awards lewat serial Dog Know Everything, menegaskan posisinya sebagai salah satu aktor paling berpengaruh di Korea.
Kepergian Lee Soon Jae menjadi kehilangan besar bagi industri hiburan Korea. Ia bukan hanya aktor, tetapi bagian penting dari sejarah film, televisi, dan teater negeri tersebut.(*)
Warga menunjukkan batu miring yang dibangun pihak pengembang tepat di bawah bukit. Foto. Yofi Yuhendri/ Batam Pos
batampos – Aktivitas pemotongan bukit atau cut and fill di kawasan Bukit Kemuning, Tanjung Piayu sudah dilakukan sejak tahun 2017. Aktivitas yang dilakukan PT Cakrawala Sukses Mandiri ini sempat menimbulkan banjir dan longsor ke pemukiman warga yang berada di bawah area pengerjaan.
Ketua RW 16 Perumahan Bukit Kemuning, Supardi mengatakan dampak proyek ini mulai terasa langsung ke lingkungan permukiman pada tahun 2019.
“Proyek ini sempat terhenti, dan warga mencari pengembangnya. Air dan lumpur langsung turun,” ujarnya di lokasi, Selasa (25/11).
Akibat dampak cut and fill tersebut, pihak pengembang membangun batu miring tepat di bawah bukit. Selain itu, dibangun parit dan gorong-gorong, serta peninggian jalan.
“Kami RT, RW, tokoh masyarakat menyetop proyek ini. Dan pengembang sepakat menyelesaikan dulu dampak lingkungannya,” katanya.
Supardi menjelaskan setelah pembangunan tersebut kawasan pemukiman sudah tak dilanda banjir dan longsor lagi.
“Sampai saat ini tidak ada lagi (banjir). Sudah mengurangi dan diantisipasi,” ungkapnya.
Hustiana, warga setempat yang terkenda dampak cut and fill tersebut mengatakan aktivitas yang dilakukan PT Cakrawala Sukses Mandiri membuat rumahnya dipenuhi air dan lumpur.
“Dulu parah sekali, air dan lumpur dari belakang. Sekarang sudah aman,” ujarnya.
Ia turut meminta pihak pengembang untuk memperkokoh baru miring tepat dibelakang rumahnya serta memperbesar parit untuk aliran air hujan.
“Harapannya jangan sampai longsor dan banjir lagi,” katanya.
Sementara Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral yang mendapatkan informasi adanya banjir langsung turun ke lokasi. Ia mengatakan informasi banjir dan longsor yang beredar terjadi pada tahun 2019.
“Saya dapat informasi di group, dan langsung turun ke lokasi menemui masyarakat dan RW. Itu yang beredar video dan foto lama,” tutupnya. (*)