Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 6640

Keterangan Berubah-Ubah karena Takut Sambo

0
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kuat Ma’ruf bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022). Sidang lanjutan tersebut beragendakan pemeriksaan saksi. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Anak buah Ferdy Sambo kembali dihadirkan dalam persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir Polisi Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kali ini untuk terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf.

Secara keseluruhan ada sepuluh saksi yang dipanggil dalam sidang kemarin (9/11). Mulai ajudan, asisten rumah tangga (ART), sampai sekuriti. Majelis hakim yang diketuai Wahyu Iman Santosa berusaha menggali peran kedua terdakwa dalam peristiwa pembunuhan berencana terhadap Yosua. Adzan Romer, salah seorang ajudan Sambo, sempat ditanya terkait ekspresi yang tampak pada diri Ricky dan Kuat pasca penembakan.

Sesuai dengan keterangan yang disampaikan dalam sidang dua hari lalu, Romer membenarkan bahwa setelah mendengar letusan tembakan dirinya sempat bertemu muka dengan Sambo. Setelah itu, dia masuk ke rumah dan melihat Yosua tergeletak di lantai. Sementara, Ricky, Kuat, dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu (Bharada E) diam berdiri.

Dia lantas bertanya kepada Ricky berkenaan dengan peristiwa yang terjadi. ”Saya tanya (Ricky) tidak jawab,” ujarnya.

Kepada Romer, jaksa penuntut umum (JPU) mempertanyakan keterangannya yang berubah-ubah dan berbeda dengan berita acara pemeriksaan (BAP). ”Apa yang menyebabkan Saudara memberikan keterangan berubah-ubah?” tanya jaksa. ”Karena awalnya kami masih takut memberikan kejujuran,” jawab dia. Ketakutan itu yang membuat keterangannya dalam sidang berbeda dengan keterangan di BAP.

Tidak puas dengan jawaban tersebut, jaksa kembali bertanya kepada Romer berkenaan dengan penyebab munculnya perasaan takut tersebut. ”Takut sama Bapak,” kata Romer. ”Bapak siapa?” cecar jaksa. ”Pak Sambo,” jawab Romer.

Untuk menegaskan keterangan itu, jaksa menambah pertanyaan untuk Romer. ”Jadi, saudara takut sama Ferdy Sambo. Kenapa takut?” tanya jaksa. Romer menjawab, dirinya takut karena sudah ada korban meninggal dunia.

Dalam sidang yang sama, majelis hakim menggali keterangan dari Susi. ART yang bekerja untuk Sambo dan Putri Candrawathi itu turut serta dalam perjalanan ke Magelang hingga atasannya kembali ke Jakarta. Hakim Wahyu meminta Susi menjelaskan rangkaian peristiwa mulai 4 Juli sampai 8 Juli 2022. Termasuk peristiwa pada 7 Juli atau sehari sebelum penembakan terjadi. (*)

Reporter: JP Group

Konglomerasi asal Amerika Siap Lepas Kepemilikan, Siapa Mau Beli Liverpool FC?

0
John W. Henry (kiri) dan Tom Werner mengangkat trofi juara Piala Liga yang dimenangi Liverpool FC musim lalu. Dua pemilik LFC itu siap melepas kepemilikan klub asalkan ada tawaran yang memenuhi persyaratan. (ANDREW POWELL/LIVERPOOL FC )

batampos – Sudah 12 tahun Fenway Sports Group (FSG) memegang kendali di Liverpool FC. Selama itu pula, FSG sukses mengantarkan LFC dari awalnya raksasa tidur kembali sebagai penguasa di Premier League maupun Liga Champions dalam periode 2018–2020.

Musim ini, tepat sebulan setelah anniversary 12 tahun FSG, turbulensi datang menyambangi AXA Training Centre –markas latihan LFC.

Indikatornya terlihat di Premier League. LFC terseok-seok di peringkat kedelapan hingga 13 matchweek. Awal musim terendah sepanjang era FSG.

Baca Juga: Drawing 16 Besar Liga Champions, Pertemuan 3 Final di 5 Musim Terakhir

Situasinya menjadi runyam setelah muncul pernyataan yang mengejutkan dari FSG, Selasa (8/11) WIB. Konglomerasi asal Amerika Serikat milik John W. Henry dan Tom Werner itu siap melepas kepemilikan LFC.

Akuisisi Chelsea oleh investor AS Todd Boehly musim lalu punya andil sebagai salah satu pemantiknya. FSG mendapatkan pertanyaan dari investor yang berniat mengakuisisi klub sepak bola di Premier League.

Laporan The Athletic menyebut, dua bank terbesar di AS, Goldman Sachs dan Morgan Stanley, diklaim sudah mendapat mandat dari investor yang masih dirahasiakan namanya itu untuk membantu proses akuisisi tersebut.

”FSG sudah sering mendapatkan pernyataan ketertarikan dari pihak ketiga untuk menjadi pemegang saham di LFC.”

Baca Juga: Pemain Timnas U-20 Takut dengan Postur Pemain Eropa

”Kami sudah mengatakan sebelumnya, asalkan memenuhi syarat dan ketentuan, kami akan mempertimbangkan adanya pemegang saham baru demi kepentingan terbaik LFC sebagai sebuah klub sepak bola,’’ begitu FSG dalam pernyataan resmi mereka.

Pernyataan FSG cukup mengejutkan mengingat mereka seperti sulit tergantikan lantaran serius membangun LFC selama 12 tahun terakhir.

Seperti mengubah wajah Anfield Stadium sehingga sejajar dengan stadion-stadion elite di Premier League.

Nominal hampir GBP 250 juta (Rp 4,48 triliun) digelontorkan FSG dalam pengembangan infrastruktur klub. Seperti GBP 110 juta (Rp 1,97 triliun) untuk ekspansi tribun Anfield sehingga mencapai 61 ribu kursi dari saat ini 53,5 ribu kursi.

Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi Ini Diharapkan Main di AFF Cup 2022

Selain itu, FSG sudah menghabiskan anggaran GBP 50 juta (Rp 896,1 miliar) untuk memindahkan kamp latihan dari Melwood ke Kirby.

Pengembangan yang dilakukan FSG itu diyakini menjadikan nilai jual LFC saat ini berada di kisaran GBP 3,6 miliar (Rp 64,5 triliun) seperti penilaian Forbes.

Angka itu memang di bawah nilai kesepakatan yang dicapai Boehly dengan Chelsea, yakni GBP 4,25 miliar (Rp 76,1 triliun).

Baca Juga: Quartararo Kecewa dengan Mesin Baru Yamaha untuk MotoGP 2023

Namun, melihat prestasi di luar dan di dalam lapangan yang dicatatkan LFC, angkanya bisa bertambah hingga GBP 5 miliar (Rp 89,6 triliun).

The Guardian sampai menyebut LFC sebagai brand sepak bola bernilai permata.

”Mereka (LFC, Red) adalah salah satu klub warisan besar di salah satu liga terpopuler dan tersukses dari sisi komersial di dunia. Kesempatan seperti ini tidak sering terjadi,’’ kata konsultan pemasaran brand olahraga Tim Crow.

Menurut Crow, hanya Manchester United yang mempunyai brand lebih besar dari The Reds di antara klub Premier League musim ini. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Bawa Becak Motor dan Sajam, 2 Pemulung Terciduk Hendak Mencuri

0
kapolsek lubukbaja
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Ihsanuddin, 24, dan Sofian, 36, nyaris menjadi bulan-bulanan warga Blok II, Windsor, Lubukbaja, Senin (7/11) pagi. Keduanya terciduk warga saat hendak mencuri di perumahan tersebut.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono mengatakan kedua pelaku awalnya kepergok warga saat hendak masuk ke dalam rumah warga. Oleh warga, keduanya diamankan di pos sekuriti.

“Keduanya pemulung. Baru mau mencuri besi- besi di perumahan kepergok sama warga,” ujar Budi.

Baca Juga: Gelper di Simpang Dam Beroperasi Lagi, Kapolres: Akan Kami Tindak dan Sikat Seluruh Bentuk Perjudian

Budi menjelaskan pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Kemudian, polisi mengamankan pelaku ke Mapolsek Lubukbaja.

Dari pemeriksaan terhadap pelaku, keduanya hendak memulung di kawasan tersebut. Modusnya, pelaku berkeliling menggunakan becak motor.

“Kita juga menggeledah mereka. Dan didapati pisau sepanjang 22 cm yang disimpan Ihsanuddin,” kata Budi.

Baca Juga: Terbukti Lakukan Kekerasan di Sekolah, Anggota Polda Kepri Hanya Divonis 1 Bulan

Budi menambahkan dalam kasus ini, pihaknya hanya menetapkan Ihsanuddin sebagai tersangka. Pelaku dijerat terkait tindak pidana menguasai, menyimpan, dan membawa senjata tajam.

“Pelaku ini mengaku tidak ada mencuri, hanya memulung. Maka satu pelaku dikenakan tindak pidana membawa sajam,” tutup Budi. (*)

 

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Bawa Kapal Penyelundup 850 Dus Mikol, Nakhoda Diserahkan ke Kejari Batam

0
bea cukai 2
Ilustrasi: Barang bukti mikol yang diamankan dari kapal kayu di perairan Tanjungsengkuang, Kota Batam. Foto: Bea Cukai untuk Batam Pos

batampos – Baco bin La Isi Nakhoda Kapal KLM Harapan Bersama, terduga penyelundupan 850 dus minuman beralkohol atau mikol ilegal dari Singapura diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam. Pria berusia 43 tahun ini diserahkan penyidik Bea Cukai Batam dalam proses tahap 2, Rabu (9/11).

Kasi Pidsus Kejari Batam, Aji Sastrio Prakoso mengatakan dalam proses tahap 2, penyidik BC menyerahkan tersangka dan berkas perkara kepabeanan. Tak hanya itu, penyidik juga menyerahkan sebagian barang bukti.

“Dalam proses penyerahan tersangka dalam keadaan sehat,” ujar mantan Kasi Pidum Kejari Pontianak ini.

Baca Juga: Bea Cukai Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Mikol Ilegal Rp4,38 Miliar

Pada proses tahap 2, jaksa penuntut juga melakukan verifikasi data tersangka. Setelah proses verifikasi tersangka Baco dititipkan di rumah tahanan Polsek Batuampar selama 20 hari. “Tersangka kami titip di rumah tahanan Polsek Batuampar,” jelas Aji.

Menurut dia, dalam beberapa hari kedepan jaksa penuntut umum akan melakukan proses administrasi. Proses tersebut dilakukan untuk pendaftran perkara di persidangan.

“Jadi kami melengkapi proses administrasi terlebih dahulu, sebelum nanti diserahkan ke PN Batam,” tegas Aji.

Baca Juga: Bea Cukai Batam Telusuri Transaksi Keuangan Pemilik Mikol

Diketahui, Baco ditangkap patroli Bea Cukai Batam pada 29 Juli 2022 lalu di perairan Nongsa. Nakhoda kapal ini tertangkap tangan membawa ratusan dus minuman keras ilegal dari Singapura.

Dari keterangan Baco, ia diperintah mengangkut kapal tersebut untuk menjemput mikol ke Singapura. Nantinya minuman keras itu akan diselundupkan ke Thailand. Untuk upah yang diminta tersangka sebesar Rp 150 juta.

Baca Juga: Ribuan Mikol Selundupan Ini Milik Pengusaha Ternama di Batam

Atas perbuataan Baco, ia dijerat dengan undang-undang 102 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahaan atas UU Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

“Ancaman hukuman tersangka yakni minimal 1 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan denda Rp 50 juta hingga R p 5 miliar,” pungkas Aji. (*)

 

 

Reporter : Yashinta

Petani Bintan Diharapkan Bisa Hasilkan Sorgum dengan Label Benih Bersertifikat

0
Mahasiswa IPB bersama Kelompok Tani Milenial Kreatif saat membuat pupuk kompos di Kampung Sungai Jeram, Desa Lancang Kuning, Rabu (9/11). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Mahasiswa Institute Pertanian Bogor (IPB) mengharapkan pendampingan dalam pengembangan tanaman sorgum di Bintan bisa menghasilkan produk sorgum dengan label benih bersertifikat.

Fasilitator Tim One Village One Ceo (OVOC) Kabupaten Bintan, Rahmat Senjaya mengatakan, dari pendampingan ini, pihaknya ingin meningkatkan pengetahuan petani soal metode penanaman sorgum dan cara membuat pupuk kompos.

Selain itu, lanjut Rahmat, pihaknya juga ingin menghasilkan produk sorgum dan sistem pemasaran sorgum.

BACA JUGA: Pisahkan Bulir Sorgum dengan Manual, Petani Sebut untuk Dapat 100 Kilo Bisa Dua Hari

Terakhir, masih kata Rahmat, pihaknya membantu membuatkan draf kerja sama baik kerja sama dengan pihak swasta maupun pemerintah.

Untuk menghasilkan produk dan sistem pemasaran sprgum, dia mengharapkan, petani bisa menghasilkan sorgum dengan label benih bersertifikat yang memenuhi ketentuan seperti memiliki kemasan dan sertifikat pangan industri rumah tangga.

Karenanya, pihaknya akan mendorong petani untuk mengajukan sertifikasi label benih sorgum warna kuning ke Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.

“Kita juga akan ajukan sertifikasi produk halal,” kata dia.

Saat ini, dikatakannya pihaknya masih fokus memberikan pendampingan ke Kelompok Tani Milenial Kreatif yang ada di Desa Lancang Kuning, Tanjunguban.

Karena, kelompok tani ini masih memiliki kekurangan dan beberapa kendala diantaranya belum adanya mesin pembajak tanah. (*)

BACA JUGA: Harga Karet Turun, Petani Mengeluh 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Persiapan untuk Piala Dunia U-20, Konser Raisa di SUGBK Tak Pasti

0
Raisa (instagram/raisa6690)

batampos – Konser Raisa Andriana yang rencananya akan menggelar konser tunggal di stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 Febuari 2023 jadi tidak pasti. Kepastian konser di SUGBK tersebut dipertanyakan setelah muncul pernyataan tegas dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Zainudin memastikan Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak diperbolehkan dipakai untuk kegiatan apapun termasuk gelaran konser karena SUGBK mulai direnovasi dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.Hal itu diperkuat dengan pernyataan dari pihak pengelola SUGBK, bahwa stadion kebanggaan Indonesia itu akan fokus untuk menggelar Piala Dunia U-20.

Dikonfirmasi perihal kelanjutan konser Raisa di SUGBK sejak beberapa waktu lalu sampai tadi malam, Adryanto Pratono alias Boim dari Juni Records belum juga mau angkat bicara. Pesan singkat sekaligus telepon yang kami layangkan tidak juga mendapatkan jawaban apapun.

Baca juga: Jalan-Jalan ke Thailand, Waspadai 7 Modus Penipuan

JawaPos.com (grup Batam Pos) juga berusaha mengonfirmasi kepada Manderos, personal manajer Raisa, terkait kepastian gelaran konser Raisa. Namun sayangnya dia juga tidak memberikan respons apapun. Dengan demikian, sampai saat ini tidak ada kejelasan apakah konser ini akan tetap digelar di SUGBK atau akan dipindahkan ke tempat lain apabila kondisinya memang tidak memungkinkan.

Dalam jumpa pers beberapa waktu lalu, Raisa mengatakan semangatnya sudah mulai membara untuk mempersiapkan gelaran konser dengan sebaik mungkin demi memberikan kepuasan kepada para penggemar yang tergabung dalam YourRaisa setelah sekian lama penantian. Apalagi konser ini sudah sempat mengalami penundaan sebelumnya.

’’Ternyata mimpi kita ini masih terbayang- bayang banget dan nggak cuma aku doang. Terutama tim dan juga YourRaisa yang selalu nyemangatin aku. Jadi semangat aku membara lagi,” kata Raisa dalam jumpa pers di bilangan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (27/10).

Raisa dan tim sangat memikirkan persiapan teknis terkait gelaran konser tunggalnya di SUGBK. Secara durasi waktu, istri Hamish Daud itu mengaku tidak mau terlalu lama tapi tidak terlalu sebentar juga. Bagi Raisa, konser yang bagus adalah yang pas secara durasi waktu.

Jika konser Raisa ini berhasil digelar di SUGBK, maka dia menjadi penyanyi perempuan Indonesia pertama yang menggelar konser tunggal di sana. Karena sepanjang tahun 1990 sampai 2022, belum ada penyanyi perempuan Indonesia yang menggelar konser tunggal di SUGBK. (*)

Reporter : jpgroup

Kasus Upeti Tambang Ilegal Masih Mengambang

0
Ismail Bolong yang membuat heboh Polri dengan pengakuannya soal setoran uang miliaran. (istimewa)

batampos — Video testimoni Ismail Bolong tentang setoran untuk Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terkait upeti tambang ilegal yang akhirnya diralat sendiri belum mendapat atensi dari Polri. Begitu juga laporan hasil pemeriksaan (LHP) Divpropam yang menyebut adanya setoran dari pengusaha tambang liar kepada sejumlah petinggi polri. Hingga kemarin, kasus itu dibiarkan mengambang tanpa penanganan.

Hal itu menyulut reaksi protes dari Ketua Majelis Pro Demokrasi (Prodem) Iwan Sumule selaku pihak yang melaporkan kasus ini ke Divpropam Polri. Dia menyayangkan bila ada anggota kepolisian yang diduga menerima suap, tapi malah terkesan dilindungi. ”Jelas itu bisa disebut sebagai gratifikasi, tidak ada anggota kepolisian boleh menerima suap atau yang mereka sebut uang koordinasi,” tegasnya.

Dia menyebut, sebenarnya kasus tersebut bukan hanya persoalan kode etik. Bila merujuk ke UU tindak pidana korupsi, perbuatan itu jelas mengandung unsur pidana. ”Penerimaan gratiikasi yang tidak dilaporkan selama 30 hari itu sudah pidana,” tegasnya.

Pakar Hukum Pidana sekaligus Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menuturkan, dalam hukum terdapat kredo atau keyakinan bahwa keadilan harus ditegakkan walau langit runtuh sekalipun. ”Seharusnya ini dipegang,” ucapnya.

Permasalahan setoran tambang tersebut hanya satu dari sekian banyak kasus di Indonesia. Apakah penanganan kasus-kasus itu juga akan dihentikan saat Polri punya kesibukan tertentu, seperti KTT G20?. ”Ya, KPK dan Kejaksaan harus turun tangan ini,” tegasnya.

Pada bagian lain, Ferdy Sambo menolak berkomentar saat ditanya tentang LHP kasus tambang yang dia teken saat menjabat Kepala Divpropam Mabes Polri.

Bagian lain, keterlibatan Sambo dalam munculnya pengakuan Ismail dan laporan hasil penyelidikan (LHP) semakin menguat. Diketahui dalam LHP tersebut ditandatangani Sambo saat masih menjabat Kadivpropam. ”Tanya ke pejabat berwenang saja,” kata dia singkat.

Sebagaimana diberitakan, LHP yang ditujukan kepada Kapolri pada 7 April 2022 itu menyebutkan sejumlah nama petinggi polri yang menerima uang koordinasi dari pengusaha tambang di Kalimantan Timur. Namun, hingga kini Polri belum menindaklanjuti LHP tersebut. (*) 

Reporter: JP Group

Inavac untuk Booster Tinggal Menunggu Izin BPOM

0
Vaksin COVID-19 buatan Universitas Airlangga Surabaya yang diberi nama INAVAC. ANTARA/HO-Humas Unair

batampos – Pandemi Covid-19 belum benar-benar berakhir. Karena itu, stok vaksin masih sangat dibutuhkan. Pemerintah berencana memanfaatkan vaksin buatan dalam negeri untuk menggantikan vaksin impor. Kebutuhan awal diperkirakan mencapai 10 juta dosis.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, dari sekitar 24 ribu pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, terdapat 1.300 orang yang meninggal dunia. Dari jumlah pasien meninggal tersebut, sekitar 50 persen ternyata belum mendapatkan vaksin primer (suntikan 1 dan 2). Lalu, 80 persen belum menerima vaksin booster. Itu sebabnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong agar vaksin buatan dalam negeri, baik Inavac (vaksin merah putih platform Universitas Airlangga-PT Biotis) dan Indovac segera diproduksi massal. Dengan begitu, vaksin tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saat ini, vaksin buatan dalam negeri sudah mendapatkan izin EUA (Emergency Use Authorization) dari BPOM untuk suntik primer (dosis 1 dan dosis 2),” kata Budi saat menghadiri Sidang Dies Natalis ke-68 Universitas Airlangga (Unair) di Aula Garuda Mukti Kampus C Unair, Surabaya, kemarin (9/11). Selain itu, lanjut Budi, vaksin tersebut juga dibutuhkan untuk booster. Sebab, sebagian masyarakat sudah menerima vaksin dosis 1 dan 2. Indovac sendiri sudah mendapatkan izin EUA untuk vaksin booster dari BPOM. Sedangkan Inavac masih proses. “Kami sedang berusaha agar izin EUA untuk vaksin booster Inavac cepat keluar,” lanjutnya.

Kemenkes sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan vaksin dalam negeri sebanyak 10 juta dosis. Masing-masing (Inavac dan Indovac) mendapat alokasi 5 juta dosis. “Saya harapkan November ini bisa keluar sehingga barangnya cepat didapatkan,” kata dia. Budi menerangkan, Indonesia sempat mengalami kekosongan vaksin booster selama dua minggu pada Oktober lalu. “Ternyata waktu itu vaksin dalam negeri mundur November. Jadi, pemerintah impor lagi vaksin 5 juta dosis Pfizer yang didapat dari donasi. Sekarang sudah didistribusikan ke daerah-daerah,” imbuhnya. Namun, dengan ketersediaan 10 juta dosis vaksin dalam negeri, pemerintah tidak perlu impor lagi.

Budi menuturkan, kasus Covid-19 saat ini mengalami peningkatan kasus yang cukup besar. Varian baru yang banyak menyerang Indonesia adalah Omicron subvariant XBB dan BQ.1. Varian tersebut memiliki ciri-ciri penularan yang sangat cepat. Bahkan, orang yang divaksin juga bisa tertular. “Dari data yang kami dapat, 80 persen dari kasus meninggal itu belum vaksin booster. Jadi, kami mengimbau segera vaksinasi untuk meringankan gejala yang diperoleh,” kata dia.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan, Unair terus berupaya agar bisa berkontribusi bagi bangsa. Salah satu wujudnya adalah terlibat dalam pembuatan vaksin dalam negeri. Vaksin itu dibuat oleh tim riset Unair berkolaborasi dengan PT Biotis.

Nasih menambahkan, saat ini tugas Unair untuk melakukan riset vaksin berbasis inactivated virus tersebut sudah tuntas. Saat izin EUA vaksin primer dan booster didapat, proses produksi dilanjutkan oleh PT Biotis. “Proses produksi vaksin primer sudah dilakukan oleh PT Biotis. Ada beberapa proses lanjutan seperti labeling produk vaksin. Sambil menunggu sekalian izin EUA vaksin booster,” ujarnya.

Nasih melanjutkan, berdasarkan informasi dari PT Biotis, produksi vaksin Inavac sudah mencapai jutaan dosis. PT Biotis akan menambah produksi untuk memenuhi kebutuhan 5 juta dosis seperti yang diminta Kemenkes. “Kami insya Allah bisa penuhi itu. Dan, kami berterima kasih atas dukungan Kemenkes, BPOM, pemprov, dan para relawan sehingga vaksin buatan Unair bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata dia. (*)

Reporter: JP Group

Gelper di Simpang Dam Beroperasi Lagi, Kapolres: Akan Kami Tindak dan Sikat Seluruh Bentuk Perjudian

0
Gelper Covid
Ilustrasi. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Aktivitas perjudian berupa arena gelanggang permainan (gelper) di Simpang Dam, Mukakuning, Seibeduk, kembali beroperasi. Padahal, lokasi tersebut sudah berulang kali ditindak aparat kepolisian.

Informasi yang didapatkan, arena gelper tersebut kembali beroperasi dalam beberapa pekan ini. Di lokasi, terdapat tiga arena dengan permainan seperti tembak ikan, tembak burung meram, dan doraemon.

”Sudah beberapa pekan ini buka lagi. Ada tiga arena di dalam (Simpang Dam),” ujar Is, salah seorang pemain, Selasa (8/11/2022).

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Terhalang Awan Tebal, Masyarakat Batam Tidak Bisa Menyaksikan Langsung

Ia mengatakan, arena gelper tersebut beroperasi selama 24 jam. Bahkan, pertukaran koin dengan uang di arena tersebut dilakukan secara terang-terangan.

”Kalau tukar uang di kasir saja, tidak ada sembunyi-sembunyi,” kata warga Batuaji ini.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, menegaskan, akan menindak informasi terkait beroperasinya gelper di Simpang Dam tersebut.

Baca Juga: Waspadai Banjir Rob Seminggu Kedepan

Pasalnya, aktivitas perjudian ini sempat tiarap akibat kebijakan pemberantasan perjudian oleh aparat kepolisian, termasuk judi online.

”Akan kami tindak. Kami sikat habis semua bentuk perjudian,” kata Nugroho.

Baca Juga: KSOP Khusus Batam Cek Kelayakan dan Fasilitas Kapal

Dalam menindak aktivitas perjudian di Batam, Nugroho mengimbau masyarakat untuk bekerja sama. Yakni, dalam pengawasan dan memberikan informasi terkait penemuan aktivitas judi.

”Jika masyarakat menemukan masih ada kegiatan yang berunsur judi, segera laporkan, dan langsung kami tindak,” janji Kapolres.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

9 Parpol yang Diverifikasi Faktual Belum Memenuhi Syarat

0
Anggota KPU RI Idham Holik. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan ada beberapa partai politik (Parpol) yang telah diverifikasi faktual dinyatakan masih belum memenuhi syarat.

“Kesembilan parpol yang diverifikasi faktual tersebut berstatus BMS (belum memenuhi syarat),” kata anggota KPU RI Idham Holik di Jakarta, Rabu (9/11).

Berdasarkan Keputusan KPU RI Nomor 384 Tahun 2022 pada hari Rabu (9/11) November 2022, KPU menyampaikan rekapitulasi hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan kepada partai politik.

Bagi sembilan partai politik yang telah diverifikasi faktual, dia mempersilakan mereka memperbaiki persyaratan kepengurusan dan keanggotaan berdasarkan hasil verifikasi faktual mulai 15 Oktober hingga 4 November 2022, tahapan perbaikan di rentang 10—23 November 2022.

Hasil verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan partai politik, kata Idham, baru akan diumumkan pada tanggal 14 Desember 2022.

“Pada tanggal tersebut, KPU RI akan umumkan partai politik peserta Pemilu Serentak 2024,” kata Idham.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum RI menyatakan terdapat 18 partai politik calon peserta Pemilu 2024 yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Partai politik yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi tersebut, yakni PDI Perjuangan, PKS, Perindo, Partai NasDem, PBB, PKN, Partai Garda Perubahan Indonesia, Partai Demokrat, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Hanura, Partai Gerindra, PKB, PSI, PAN, Partai Golkar, PPP, Partai Buruh, dan Partai Ummat.

Partai politik kategori peserta Pemilu 2019 yang lolos ambang batas parlemen (PT) terdapat sebanyak sembilan partai politik. Partai politik tersebut tidak perlu lagi mengikuti tahapan verifikasi faktual sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 55/PUU-XVIII/2020 terhadap uji materi Undang-Undang Pemilu.

Sementara itu, partai politik peserta Pemilu 2019 yang tidak lolos PT atau tidak punya kursi DPR RI serta parpol baru harus mengikuti tahapan verifikasi faktual.

Adapun verifikasi faktual meliputi verifikasi terhadap kepengurusan, baik di pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Selanjutnya, verifikasi terhadap kantor partai politik tingkat pusat, provinsi, dan tingkat kabupaten/kota. (*)

Reporter: JP Group