Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 666

UU Haji Baru Akhiri Antrean 40 Tahun, Daerah Antrean Panjang Dapat Porsi Lebih

0
Kepala Kementerian Haji Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Antrean ibadah haji yang di sejumlah daerah mencapai lebih dari 40 tahun akhirnya mendapat titik terang. Pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 menghadirkan skema baru pembagian kuota haji yang dinilai lebih adil, transparan, dan berpihak pada calon jemaah yang telah lama menunggu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji Kota Batam, Syahbudi, saat menyosialisasikan perubahan regulasi haji dalam Halaqah Persatuan Mubalig Batam (PMB) tingkat Kecamatan Lubuk Baja di Masjid An Nur, Nagoya.

Di hadapan para mubalig, tokoh agama, dan jamaah masjid, Syahbudi mengungkapkan bahwa ketimpangan masa tunggu haji selama ini bersumber dari metode pembagian kuota yang tidak mencerminkan kondisi antrean sebenarnya.

“Selama bertahun-tahun, kuota haji masih dibagi berdasarkan jumlah penduduk muslim, bukan jumlah pendaftar. Akibatnya, daerah dengan pendaftar banyak justru mendapat kuota kecil, sementara daerah dengan pendaftar sedikit memperoleh kuota lebih besar,” ujarnya, Senin (15/12).

Kondisi tersebut membuat perbedaan masa tunggu haji antarwilayah menjadi sangat mencolok, mulai dari sekitar 11 tahun hingga lebih dari 40 tahun.

Melalui UU No. 14 Tahun 2025, pemerintah melakukan perubahan besar. Undang-undang ini memberi dasar hukum baru bahwa pembagian kuota haji antarprovinsi dapat dilakukan berdasarkan jumlah pendaftar (waiting list), jumlah penduduk muslim, atau gabungan keduanya.

“Ini adalah lompatan besar menuju sistem yang lebih adil dan transparan, karena kuota benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” kata Syahbudi.

Ia menambahkan, mekanisme penetapan kuota kini juga diperkuat secara hukum. Dalam Pasal 12 dan 13 UU No. 14 Tahun 2025, ditetapkan bahwa kuota haji Indonesia ditentukan setiap tahun oleh Menteri Haji dan Umrah setelah berkonsultasi serta memperoleh persetujuan DPR RI, khususnya Komisi VIII.

Untuk penyelenggaraan haji tahun 2026, pemerintah dan DPR RI akhirnya sepakat menggunakan skema waiting list sebagai dasar pembagian kuota antarprovinsi. Keputusan tersebut diambil setelah kajian mendalam dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

“Ini bentuk keberpihakan negara kepada jemaah yang sudah lama menunggu. Prinsip keadilan dan kepastian menjadi pertimbangan utama,” tegas Syahbudi.

Ia juga meluruskan anggapan bahwa adanya perbedaan kuota antara 2025 dan 2026 disebabkan perubahan kuota nasional. Menurutnya, perbedaan itu murni akibat perubahan metode pembagian kuota, bukan pengurangan kuota.

“Mulai 2026, daerah dengan antrean panjang akan mendapat kuota lebih besar, sementara daerah dengan antrean pendek menyesuaikan. Ini langkah korektif,” ujarnya.

Saat ini, jumlah calon jemaah haji yang terdaftar di Kota Batam mencapai 18.620 orang, dengan 843 jemaah lanjut usia di atas 65 tahun. Masa tunggu haji di Batam sendiri tercatat sekitar 29 tahun.

Pembagian kuota tersebut dihitung dengan rumus: Kuota Provinsi = Jumlah Antrean Provinsi : Jumlah Antrean Nasional × Kuota Nasional.

Melalui kegiatan halaqah tersebut, Syahbudi berharap para mubalig dapat menjadi penyambung informasi yang menenangkan di tengah masyarakat, sekaligus membantu meluruskan berbagai persepsi keliru terkait kebijakan haji yang baru. (*)

Artikel UU Haji Baru Akhiri Antrean 40 Tahun, Daerah Antrean Panjang Dapat Porsi Lebih pertama kali tampil pada Metropolis.

Jangan Lewatkan! 5 Ikan Bakar Terkenal di Batam dengan Cita Rasa Khas

0
Ilustrasi ikan bakar. (youtube.com/@UNICHECHE)

batampos – Letak strategis membuat Kota Batam menghadirkan berbagai kuliner mancanegara. Dekat dengan laut membuat Kota Batam memiliki kuliner seafood yang sangat beragam.

Salah satunya adalah ikan bakar dengan ciri khas bumbu rempah yang gurih. Bahkan banyak restoran menawarkan menu ini.

Berikut 5 ikan bakar terkenal di Batam dengan cita rasa khas disari dari berbagai sumber;

1. Acia Ikan Bakar
Salah satu ikan bakar legendaris dengan bumbu khas. Ikannya selalu fresh ditambah dengan bumbu kuningnya yang juara. Pusatnya di Nagoya, Batam Park. Memiliki cabang di Tiban, Bengkong, dan Palm Spring.

2. Pirate Ikan Bakar
Ikan bakar dengan bumbu hebi petai dan bumbu kuning. Bahkan pilihan seafoodnya juga sangat banyak. Terletak di Jl. Taman Kota Mas No.1 Blok A1, Tj. Uma, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Pas di seberang Fly Over Sei Ladi.

3. Rm Mbak Iin
Restoran yang menyajikan menu bakar luluran siap bikin ngiler. Ikan bakar luluran sangat terkenal dengan rasa gurih pedas manis. Terletak di Ruko Mega Legenda Blok E2 No. 6, RT.8, Baloi Permai, Kec. Batam Kota, Kota Batam.

4. Ikan Bakar Tanjung Batu Nagoya
Tempat satu ini terkenal dengan harga yang terjangkau. Ikan bakar dan kangkung terasinya menjadi menu andalan. Terletak di Komplek Nagoya Permai, Jl. Pembangunan Perumahan No.14 Blok A, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam.

5. Lala Laka Ikan Bakar
Bagi wisatawan maupun masyarakat lokal bisa ke sini. Varian ikan bakarnya sangat beragam dengan sambalnya yang segar. Terletak di Ruko Bintang Raya, Blok A No 9&10, Sadai, Kec. Bengkong, Kota Batam.

Keberadaan ikan bakar di Batam turut mendukung sektor pariwisata daerah. Kuliner ini menjadi agenda wajib wisatawan saat berkunjung ke Kota Batam.

Pastikan lokasi dan jam buka sebelum berkunjung. (*)

 

Artikel Jangan Lewatkan! 5 Ikan Bakar Terkenal di Batam dengan Cita Rasa Khas pertama kali tampil pada Metropolis.

Cristiano Ronaldo Beli Saham Al-Nassr

0
Cristiano Ronaldo cetak hattrick bersama Al-Nassr. (@AlNassrFC_EN/X)

batampos – Cristiano Ronaldo masih menunjukkan energi yang luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Pengaruhnya begitu besar hingga kehadirannya di Timur Tengah benar-benar mengubah peta sepak bola Arab Saudi.

Meski belum menambah koleksi trofi bersama Al-Nassr, sang megabintang tetap menjadi pusat dari proyek besar klub, terlebih dengan Piala Dunia yang kemungkinan menjadi yang terakhir dalam kariernya sudah di depan mata.

Al-Nassr kini bersiap memasuki babak baru. Musim depan, klub tersebut akan memulai proyek privatisasi berskala besar, yang disebut-sebut sebagai salah satu operasi keuangan terbesar dalam sejarah klub-klub Arab Saudi.

“Cristiano Ronaldo akan memainkan peran sentral dalam transformasi ini dengan mengakuisisi saham di klub, sebagai bagian dari rencana strategis jangka panjang,” tulis laporan media SPORT.

Saat ini, Al-Nassr memimpin Liga Roshn Saudi dengan koleksi 27 poin dan catatan rekor sempurna. Di tengah performa impresif tersebut, Ronaldo dikabarkan akan membeli sekitar 15% saham klub dengan nilai mencapai £50 juta.

Menariknya, kepemilikan itu tidak berhenti di sana. Ia disebut berniat meningkatkan porsi sahamnya secara bertahap, sejalan dengan rencananya untuk menetap secara permanen di Arab Saudi bersama keluarganya setelah kontraknya bersama Al-Nassr berakhir.

Masuknya Ronaldo sebagai pemegang saham utama menjadi penguat proses transformasi finansial klub.

Langkah ini selaras dengan strategi investasi baru yang akan diterapkan Al-Nassr mulai musim depan, sekaligus menegaskan ambisi besar mereka di kancah domestik maupun internasional.

Privatisasi ini menandai pergeseran ekonomi yang signifikan bagi Al-Nassr. Klub tidak hanya ingin dikenal sebagai destinasi pemain bintang, tetapi juga sebagai salah satu proyek sepak bola paling ambisius di Arab Saudi.

Tentu saja tujuan itu dicapai dengan daya tarik global yang terus berkembang dan Cristiano Ronaldo berada tepat di pusat dari perubahan besar tersebut. (*)

Artikel Cristiano Ronaldo Beli Saham Al-Nassr pertama kali tampil pada Olahraga.

Polresta Barelang Siapkan 9 Pos, Kerahkan Ratusan Personel untuk Pengamanan Nataru

0
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan akan mengerahkan ratusan personel dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang. Personel ini tergabung dalam Operasi Lilin Seligi 2025–2026 yang digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

“Kita kerahkan dua pertiga personel atau kekuatan. Dibantu seluruh Jajaran Polsek,” ujarnya, Minggu (14/12).

Zaenal menjelaskan untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihaknya membangun posko pengamanan dan posko terpadu. Jumlahnya sebanyak 9 titik.

Untuk posko pengamanan berada di Nagoya Hill, Bundaran Tembesi, Simpang Indomobil, Kepri Mall, Jembatan I dan Simpang Gelael.

Baca Juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem, KSOP Batam Siagakan Pengawasan Ketat Angkutan Laut Nataru

“Sedangkan Pos Pelayanan berada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Harboubay, dan Pelabuhan Domestik Punggur,” kata Zaenal.

Selain posko pengamanan dan posko terpadu, kata Zaenal, pihaknya menempatkan personel di pusat perbelanjaan dan tempat wisata. “Personel ini kita insert bukan hanya dititik-titik tersebut, tetapi juga di jalur-jalur yang berpotensi terjadinya gangguan,” ungkapnya.

Zaenal juga berjanji akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk turis yang berkunjung ke Batam. “Pelayanan terbaik akan kita berikan selama masa Natal dan liburan akhir tahun ini,” katanya.

Baca Juga: Dinding Rumah Jebol Diterjang Longsor, Kapolsek Sekupang Serahkan Bantuan

Sementara Kabag Ops Polresta Barelang, AKP Yudi Kurniadi mengatakan pengamanan Nataru tahun ini memerlukan sinergi lintas sektor. Sebab, mobilitas masyarakat diprediksi meningkat signifikan.

“Secara umum Polresta Barelang siap memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya. (*)

Artikel Polresta Barelang Siapkan 9 Pos, Kerahkan Ratusan Personel untuk Pengamanan Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.

PELNI Kirim Bantuan Banjir ke Sumatera Lewat KM Kelud, Termasuk dari Batam

0
PT PELNI (Persero) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari berbagai daerah melalui kantor cabang PELNI, Jumat (12/12).

batampos – Gelombang solidaritas masyarakat untuk korban banjir di Sumatera terus mengalir. PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) melepas pengiriman bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari berbagai daerah melalui kantor cabang PELNI, Jumat (12/12).

Sebanyak 15 kontainer bantuan diberangkatkan menggunakan KM Kelud, sementara puluhan kontainer lainnya siap menyusul pada pelayaran berikutnya. Pelepasan bantuan ini menjadi simbol kepedulian bersama.

Direktur Utama PELNI Tri Andayani menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap sesama di tengah bencana.

“Melalui armada dan rute reguler menuju Sumatera Utara via Pelabuhan Belawan, kami memastikan bantuan dapat sampai dengan cepat dan aman. Partisipasi masyarakat ini mencerminkan kuatnya solidaritas nasional dalam membantu korban bencana,” ujar Tri Andayani.

Baca Juga: Baru Bekerja Dua Hari, Karyawan Laundry di Bengkong Gelapkan Motor Operasional

Ia menambahkan, PELNI masih membuka pembebasan biaya angkut pengiriman bantuan hingga 18 Desember 2025. Hal ini dilakukan agar lebih banyak bantuan dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.

“Pengiriman lanjutan dijadwalkan menggunakan KM Nggapulu pada 13 Desember dan KM Kelud pada 18 Desember. Hingga kini, telah terkumpul 32 kontainer untuk pengiriman tahap berikutnya,” tambahnya.

Bantuan tahap awal ini berasal dari Tegal, Surabaya, dan Jakarta. Berbagai kebutuhan pokok dikirimkan, mulai dari pakaian, makanan, popok bayi, sembako, hingga perlengkapan ibadah, yang sangat dibutuhkan oleh para korban banjir.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto menyebutkan, total muatan bantuan tahap pertama mencapai 15 TEUs, dengan nilai pembebasan biaya angkut sebesar Rp 361,8 juta. Jika digabungkan dengan pengiriman tahap selanjutnya, total nilai pembebasan biaya angkut diperkirakan mencapai Rp 1,4 miliar.

“Kami memastikan seluruh proses logistik berjalan lancar dan aman hingga tiba di lokasi tujuan. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan melalui BPBD Sumatera Utara agar tepat sasaran,” jelas Kokok.

Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI menegaskan perannya tidak hanya sebatas penyedia transportasi laut, tetapi juga mitra kemanusiaan yang siap hadir saat bencana melanda. Dengan jaringan armada yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia, PELNI berupaya memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

KM Kelud sendiri merupakan kapal penumpang PELNI yang rutin melayani rute Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Medan (PP), sehingga menjadi jalur strategis dalam distribusi bantuan ke wilayah Sumatera.

Baca Juga: Wisman Negara Tetangga Mulai Membludak, Pariwisata Batam Menggeliat

Sebelumnya, PELNI juga telah menyalurkan bantuan logistik secara langsung ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui BPBD Provinsi Sumatera Utara serta Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, makanan siap saji, selimut, perlengkapan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus bagi perempuan dan anak-anak.

Kepala Cabang PT PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, menambahkan bahwa saat KM Kelud transit di Batam pada Minggu pagi, 14 Desember 2025, memuat dua kontainer tambahan berisi bantuan dari masyarakat, instansi, dan perusahaan di Batam untuk dikirim ke Belawan, Sumatera Utara.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ini adalah wujud kepedulian bersama untuk membantu saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah,” ujarnya. (*)

 

 

Artikel PELNI Kirim Bantuan Banjir ke Sumatera Lewat KM Kelud, Termasuk dari Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Dinding Rumah Jebol Diterjang Longsor, Kapolsek Sekupang Serahkan Bantuan

0
Tanah longsor menimpa satu unit rumah warga di Kampung Rawasari RT 002 RW 004, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Senin (15/12) pagi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Peristiwa tanah longsor menimpa satu unit rumah warga di Kampung Rawasari RT 002 RW 004, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Senin (15/12) pagi. Material tanah dari tebing di belakang rumah longsor dan menerjang bangunan, menyebabkan bagian belakang rumah mengalami kerusakan cukup parah.

Kapolsek Sekupang, Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Meski material tanah masuk hingga ke dalam rumah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Longsor terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Ada satu rumah warga yang terdampak dan tidak ada korban jiwa karena material tanah hanya mengenai bagian belakang rumah,” ujar Kompol Hippal Tua Sirait.

Akibat kejadian itu, dinding belakang rumah jebol dan tertutup material tanah serta bebatuan. Sejumlah perabot rumah tangga ikut terdampak, sehingga rumah untuk sementara waktu tidak dapat ditempati karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Kapolsek Sekupang bersama jajaran Polsek Sekupang mendatangi langsung lokasi kejadian pada pagi hari. Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada pemilik rumah terdampak untuk meringankan beban pascakejadian.

“Kehadiran kami di lokasi merupakan wujud pelayanan dan empati Polri kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi warga pasca longsor serta memberikan bantuan agar dapat sedikit membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, petugas kepolisian juga melakukan pemantauan situasi dan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada, mengingat kondisi tanah yang masih labil, terutama saat hujan turun.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut terhadap rumah terdampak, ” tambah Kompol Hippal.

Sekira pukul 11.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Secara keseluruhan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif. (*)

Artikel Dinding Rumah Jebol Diterjang Longsor, Kapolsek Sekupang Serahkan Bantuan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemerintah Malaysia Beri Bantuan RM500 untuk Pelajar Indonesia Korban Banjir

0
Banjir di Jalinsum Medan-Aceh, tepatnya di Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat. (Dok. istimewa)

batampos – Pemerintah Malaysia mengumumkan akan memberikan bantuan tunai sebesar RP500 kepada mahasiswa Indonesia yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kepada negara tetangga yang sedang menghadapi bencana besar.

“Sebagai bentuk kepedulian dan persahabatan antara dua negara tetangga yang memiliki hubungan kekeluargaan yang erat. Malaysia akan memberikan bantuan awal sebesar RM500 kepada setiap mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Malaysia dan terdampak bencana tersebut,” ujar Kantor Perdana Menteri Malaysia, dikutip dari Asia News Network, Senin (15/12).

Malaysia tidak merinci bagaimana atau kapan bantuan akan disalurkan. Bantuan terarah serupa akan diberikan kepada mahasiswa Malaysia yang terdampak banjir.

Indonesia merupakan salah satu sumber terbesar mahasiswa internasional di Malaysia. Indonesia menempati peringkat kedua setelah Tiongkok dalam jumlah mahasiswa asing di institusi pendidikan Malaysia.

“Akhir September 2025 terdapat lebih dari 11.000 mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia,” tulis laporan, dikutip dari Asia News Network.

Namun, Indonesia menolak tawaran bantuan asing resmi terkait bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Para pejabat menegaskan bahwa negara mampu menangani respons bencana secara mandiri.

Pengiriman bantuan medis seberat dua ton dari Malaysia disalurkan oleh Gomez Medical Services bekerja sama dengan Blue Sky Rescue Malaysia tiba di Aceh pada 29 November.

Bantuan tersebut menjadi bantuan medis internasional pertama yang mencapai provinsi setelah bencana yang dipicu siklon.

Tim beranggotakan lima orang dari Tiongkok juga dilaporkan aktif di lapangan untuk membantu pencarian korban banjir.

Bantuan itu merupakan bantuan pribadi yang ditujukan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bukan bantuan resmi antar pemerintah.(*)

Artikel Pemerintah Malaysia Beri Bantuan RM500 untuk Pelajar Indonesia Korban Banjir pertama kali tampil pada News.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KSOP Batam Siagakan Pengawasan Ketat Angkutan Laut Nataru

0
Kapal Pelni saat bersandar di Pelabuhan Bintang 99, Batuampar. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam meningkatkan kesiapsiagaan keselamatan pelayaran menjelang penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat sekaligus potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada akhir tahun di wilayah perairan Batam.

Sebagai salah satu kawasan dengan aktivitas transportasi laut tertinggi di Indonesia, Batam menjadi titik krusial dalam kelancaran angkutan laut nasional. Karena itu, aspek kelaikan kapal, keselamatan pelayaran, serta koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini.

Kepala Kantor KSOP Khusus Batam, M. Takwim Masuku, menyampaikan bahwa pihaknya memprediksi terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 8 persen dibandingkan masa angkutan Nataru tahun lalu. Peningkatan ini menuntut kesiapan armada dan petugas agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.

“Fokus kami tidak hanya pada kelancaran arus penumpang, tetapi yang paling utama adalah keselamatan pelayaran. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, seluruh kapal yang beroperasi harus benar-benar laik laut,” ujar Takwim saat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kantor KSOP Khusus Batam.

Baca Juga: Lion Air Group Sebut Penanganan Penundaan Penerbangan di Batam Sesuai Aturan

Sebagai bentuk pengawasan, KSOP Khusus Batam telah melaksanakan ramp check terhadap 177 unit kapal yang beroperasi di wilayah Batam. Pemeriksaan ini mencakup kondisi teknis kapal, kelengkapan alat keselamatan, kesiapan awak kapal, serta kelengkapan dokumen pelayaran.

Dari jumlah tersebut, 83 unit kapal diperiksa langsung di Batam, 29 unit kapal menjalani pemeriksaan tambahan di luar Batam, serta 65 kapal berbendera asing turut diperiksa. Seluruh pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran yang dipersyaratkan sebelum diizinkan beroperasi selama masa Nataru.

Untuk mendukung pengawasan operasional, KSOP Khusus Batam akan mengoperasikan Posko Angkutan Laut Nataru 2025/2026 mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan pergerakan kapal dan penumpang sekaligus sarana koordinasi lintas instansi.

Posko disiagakan di sejumlah terminal utama, yakni Terminal Penumpang Bintang 99, Terminal Penyeberangan Harbour Bay, Terminal Penyeberangan Batam Center, Terminal Penyeberangan Ferry dan Ro-Ro Telaga Punggur, serta Terminal Penyeberangan Ferry Sekupang.

Melalui posko tersebut, petugas akan memantau kepadatan penumpang, memastikan penerapan standar keselamatan, serta merespons cepat apabila terjadi gangguan operasional atau keadaan darurat di pelabuhan.

Dalam menghadapi berbagai potensi gangguan selama masa Nataru, KSOP Khusus Batam juga telah menyiapkan sejumlah skenario mitigasi risiko, mulai dari penanganan cuaca ekstrem, penumpukan penumpang, gangguan sistem pelayanan, hingga kondisi darurat seperti kebakaran di area pelabuhan.

Baca Juga: Wisman Negara Tetangga Mulai Membludak, Pariwisata Batam Menggeliat

Koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut diperkuat melalui pemanfaatan sistem peringatan dini cuaca. Informasi prakiraan dan peringatan cuaca ekstrem akan menjadi dasar pengambilan keputusan operasional, termasuk penyesuaian atau penundaan jadwal pelayaran, demi menjamin keselamatan penumpang dan awak kapal.

KSOP Khusus Batam juga mengajak seluruh operator kapal dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran, termasuk tidak memaksakan keberangkatan saat kondisi cuaca tidak memungkinkan.

Dengan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak, penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan laut dari dan menuju Batam. (*)

 

Artikel Antisipasi Cuaca Ekstrem, KSOP Batam Siagakan Pengawasan Ketat Angkutan Laut Nataru pertama kali tampil pada Metropolis.

Baru Bekerja Dua Hari, Karyawan Laundry di Bengkong Gelapkan Motor Operasional

0
Barang bukti yang digelapkan pelaku.

batampos – Niat mencari pekerjaan berujung pidana. Dua pria berinisial AA, 27, dan BH, 25, harus berurusan dengan polisi setelah nekat menggelapkan sepeda motor milik tempat usaha laundry tempat mereka bekerja di Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Kedua pelaku diketahui baru bekerja satu hingga dua hari di usaha laundry tersebut. Namun, kepercayaan pemilik usaha justru disalahgunakan. Motor operasional laundry jenis Honda Vario yang biasa digunakan untuk antar-jemput cucian dibawa kabur oleh keduanya.

Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra melalui Kanit Reskrim Iptu Apriadi, mengatakan, kasus ini terungkap setelah pemilik laundry melapor karena motornya tiba-tiba hilang.

“Pelaku ini baru bekerja, ada yang satu hari dan dua hari. Mereka sudah saling mengenal dengan pemilik laundry,” ujar Iptu Apriadi, Minggu (14/12).

Baca Juga: Lion Air Group Sebut Penanganan Penundaan Penerbangan di Batam Sesuai Aturan

Peristiwa penggelapan tersebut terjadi di Kenangan Laundry, yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Buntung, Bengkong. Berdasarkan laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi kedua pelaku.

Hasilnya, tim Reskrim Polsek Bengkong berhasil menangkap AA dan BH di kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, pada dini hari. Keduanya langsung digelandang ke Mapolsek Bengkong untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kedua tersangka sudah kami amankan dan ditahan di Polsek Bengkong,” jelasnya.

Atas perbuatannya, AA dan BH dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Polsek Bengkong pun mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha, agar lebih berhati-hati dalam mempercayakan barang berharga kepada karyawan, terlebih yang baru bekerja.

“Jangan terlalu cepat percaya, apalagi kepada karyawan yang baru beberapa hari bekerja. Kejadian ini menjadi pelajaran agar peristiwa serupa tidak terulang,” pungkas Iptu Apriadi. (*)

Artikel Baru Bekerja Dua Hari, Karyawan Laundry di Bengkong Gelapkan Motor Operasional pertama kali tampil pada Metropolis.

Pulang dari Luar Negeri, Wajib Isi Aplikasi All Indonesia

0
Kode QR All Indonesia di pintu kedatangan bandara.

batampos – Momen liburan akhir tahun segera tiba dan menjadi waktu yang dinanti banyak orang untuk bepergian ke luar negeri. Tiket pesawat, penginapan, hingga agenda perjalanan biasanya sudah disiapkan jauh hari.

Namun, kelancaran liburan tidak berhenti saat keberangkatan saja. Proses kepulangan ke Tanah Air juga perlu dipersiapkan dengan baik agar tidak terkendala di bandara.

Salah satu langkah penting yang wajib dilakukan penumpang internasional sebelum tiba di Indonesia adalah mengisi Aplikasi All Indonesia. Platform digital pemerintah ini dapat mengintegrasikan seluruh deklarasi kedatangan penumpang internasional, mulai dari keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan, hingga karantina, ke dalam satu formulir terpadu.

Koordinator Fungsi Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Imigrasi, Achmad Nur Saleh, menegaskan, pengisian aplikasi ini sebaiknya dilakukan sebelum kedatangan. Untuk kenyamanan dan kelancaran proses kedatangan, masyarakat bisa mengisi aplikasi ini tiga hari sebelum kedatangan ke Indonesia.

“Dengan mengisi lebih awal, akan menghindarkan Anda dari kerepotan atau antrean panjang di bandara,” jelasnya.

Dia menjelaskan, melalui platform All Indonesia, penumpang hanya perlu mengisi satu formulir digital yang mencakup seluruh kebutuhan deklarasi. Pada tahap awal, penumpang diminta mengakses platform dan memilih layanan Kartu Kedatangan sesuai status kewarganegaraan, baik sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) maupun pengunjung asing.

Setelah itu, penumpang wajib mengisi data pribadi dan detail perjalanan secara lengkap dan akurat sesuai paspor. “Informasi yang dimasukkan meliputi nama lengkap, nomor paspor, rincian penerbangan, tanggal kedatangan, hingga alamat dan tujuan selama berada di Indonesia,” jelas dia.

Tahap berikutnya adalah deklarasi kesehatan dan riwayat perjalanan. Penumpang diminta menjawab pertanyaan terkait perjalanan dalam 21 hari terakhir serta kondisi kesehatan terkini. Pada bagian ini juga termasuk deklarasi barang karantina, seperti hewan, ikan, atau tumbuhan yang dibawa dari luar negeri.

Selain itu, penumpang juga harus mengisi deklarasi bea dan cukai. Dalam formulir tersebut, penumpang melaporkan jumlah bagasi serta barang-barang yang wajib dideklarasikan, seperti uang tunai dalam jumlah tertentu, barang kena cukai yang melebihi batas ketentuan, maupun perangkat komunikasi yang memerlukan pendaftaran IMEI.

Setelah seluruh data terisi dengan benar, formulir dapat dikirimkan. Sistem kemudian akan menerbitkan satu kode QR sebagai bukti sah deklarasi gabungan. “Kode QR ini menjadi kunci utama saat tiba di bandara, karena akan dipindai oleh petugas Imigrasi, Karantina, dan Bea Cukai, sekaligus menggantikan berbagai formulir fisik yang sebelumnya harus diisi secara terpisah,” sebut dia.

Dengan memanfaatkan Aplikasi All Indonesia dan mengisinya lebih awal, pemerintah berharap proses kedatangan penumpang internasional di bandara Indonesia dapat berlangsung lebih cepat, tertib, dan nyaman, terutama di tengah lonjakan perjalanan selama musim liburan akhir tahun. (*)

Artikel Pulang dari Luar Negeri, Wajib Isi Aplikasi All Indonesia pertama kali tampil pada News.