Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 6660

Imbas Tragedi Kanjuruhan, Peluang Piala Dunia U-20 Batal Masih 50:50

0
Kerusuhan pecah di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, (1/10) usai laga Arema FC melawan Persebaya. Ratusan orang meregang nyawa dalam kejadian tersebut (Istimewa)

batampos – ’’Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar nalar.”

“Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami untuk para korban, rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), dan liga sepak bola Indonesia pada saat yang sulit ini.’’

Itulah nukilan pernyataan resmi Presiden FIFA Gianni Infantino sebagaimana yang dilansir dari situs resmi mereka.

Pernyataan pria 52 tahun tersebut secara implisit juga memperbesar peluang sanksi yang akan didapat Indonesia.

Sebab, merujuk Pasal 19 FIFA Stadium Safety and Security Regulations tentang Pitchside Stewards, ada standar operasional yang dilanggar atau tidak diterapkan.

Misalnya, larangan gas air mata yang dibawa petugas keamanan. Atau, jika memang tensi pertandingan tinggi sehingga ada potensi suporter masuk lapangan, tiket barisan kursi terdepan tidak dijual kepada penonton umum.

Deretan itu harus diduduki petugas keamanan atau polisi.

Salah satu sanksi yang ramai diperbincangkan adalah menyangkut status tuan rumah Piala Dunia U-20 yang rencananya dihelat pada Mei 2023.

Padahal, kesempatan tampil sebagai tuan rumah sangat berharga karena Indonesia kali terakhir merasakannya pada edisi 1979 ketika Jepang menjadi tuan rumah. Kala itu langkah Indonesia juga hanya sampai fase grup.

Jika rencana itu dibatalkan, artinya Indonesia mengalami dua kali kegagalan. Ya, sebenarnya Piala Dunia U-20 tahun depan adalah agenda 2021.

Namun, ketika itu agenda tersebut ditunda lantaran pandemi Covid-19 masih ganas. Tetapi, peluang dijatuhkannya sanksi itu masih fifty-fifty. Sebab, kerusuhan hanya melibatkan klub, bukan timnas.

Tragedi Heysel di Stadion Heysel atau kini dikenal King Baudouin Stadium, Brussel, pada 29 Mei 1985 bisa jadi rujukan.

Saat itu ada 39 orang tewas dan 600 korban lainnya luka-luka karena salah satu sisi tribun ambruk akibat keributan antara pendukung Liverpool FC dan Juventus sebelum laga final Piala Eropa diselenggarakan.

Beberapa hari setelah insiden terjadi, FIFA menghukum semua tim Inggris agar tidak berpartisipasi di ajang Piala Eropa, Piala Winners, dan Piala UEFA. Khusus The Reds, mereka absen di Eropa hingga musim 1990–1991.

Meski demikian, tidak ada hukuman bagi timnas Inggris. Buktinya, mereka masih tampil di Piala Dunia 1986 dan 1990 plus Euro 1988. Hal tersebut bak angin segar bagi Indonesia demi mempertahankan status tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan.

Hanya, yang memberatkan adalah insiden dua hari lalu terjadi di Indonesia. Tragedi Heysel terjadi di Belgia yang bukan asal dari Liverpool dan Juventus. Jadi, potensi dicabutnya status tuan rumah di Piala Dunia U-20 tetap besar.

Sanksi FIFA bagi klub Indonesia baru bisa diterapkan tahun depan. Sebab, tahun ini tidak ada lagi wakil Indonesia di Liga Champions Asia dan AFC Cup. Terakhir adalah PSM Makassar yang dikalahkan Kuala Lumpur FC 1-5 (24/8) pada final zona ASEAN. (*)

 

Reporter: JPGroup

Hasil Visum Korban Pencabulan di Panti Asuhan Bengkong Sadai Baru Keluar

0
Ilustrasi cabul asusila
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Penyidik Reskrim Polsek Bengkong baru melengkapi alat bukti visum korban dalam kasus pencabulan di panti asuhan di Bengkong Sadai, beberapa waktu lalu. Rencananya, penyidik akan mengirimkan berkas perkara ke kejaksaan dalam pekan ini.

”Hasil visumnya hari ini (kemarin) baru keluar. Memang hasilnya lama, makanya sampai sekarang belum dikirimkan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Ardian, Selasa (4/10/2022).

Rio menjelaskan, lambatnya hasil visum tersebut keluar karena prosedur pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Kemudian, anak yang diperiksa mencapai 10 orang.

”Kemarin beberapa surat hasil visum itu juga ada salah penulisan. Jadi diulang lagi,” katanya.

Diketahui, penyidikan kasus tersebut tak kunjung rampung. Berkas penyidikan atas nama tersangka Abdul Sidik, belum dikirim penyidik Polsek Bengkong ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Padahal, pengungkapan kasus cabul terjadi pertengahan bulan Juni lalu, yang kemudian berlanjut dengan pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) tanggal 4 Juli.

Namun, hingga pertengahan September, penyidik polisi tak juga mengirim berkas dari hasil penyidikan. Yang akhirnya JPU mempertanyakan proses penyidikan dugaan cabul tersebut melalui P17.

”Secepatnya akan kami lengkapi dan kirimkan berkasnya ke kejaksaan,” tutupnya.

Sebelumnya, jajaran Polsek Bengkong menangkap guru ngaji berinisial AS, Senin (27/6) lalu. Pria 20 tahun ini diamankan akibat mencabuli 10 anak panti asuhan.

Sepuluh korban yakni NA, 10; NK, 8; SS, 14; RH, 17; SF, 12; ADP, 15; MDS, 17; TA, 16; L, 15; dan N, 5. Salah seorang korban merupakan anak pemilik panti asuhan tersebut. Aksi bejat itu dilakukan berulang kali sejak ia berusia 15 tahun.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Puluhan Peserta Ikuti Gelar Wicara Temu Tokoh Literasi

0
Peserta mengikuti gelar wicara temu tokoh literasi yang diadakan Kantor Bahasa  Provinsi Kepulauan Riau di Mal Tanjungpinang City Center pada 29 September 2022 lalu. F.Kantor Bahasa  Provinsi Kepulauan Riau

batampos- Puluhan peserta terdiri dari pegiat literasi, Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dinas Perpustakaan Kota Tanjungpinang serta instansi yang terkait mengikuti kegiatan gelar wicara temu tokoh literasi yang diadakan Kantor Bahasa  Provinsi Kepulauan Riau di Mal Tanjungpinang City Center pada 29 September 2022 lalu.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Rahmat mengatakan, kegiatan ini dilakukan secara daring dengan memakai aplikasi zoom meeting sebanyak 70 orang, serta secara luring atau tatap muka sebanyak 70 orang.

Dia mengatakan, dalam kegiatan ini dirinya sebagai salah satu narasumber. Kemudian, narasumber lain, Ferry Kurtis Musikus, pencipta lagu mars literasi dan Hj. Yuniar  Pustoko Weni sebagai Ketua DPRD Kota Tanjungpinang serta Dr. Tjahjo Suprajogo, M.Si sebagai Ketua Umum Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca.

BACA JUGA: 19.425 Peserta Peningkatan Kapsitas dan Literasi Keuangan Daerah dapat Sertifikat dari Ditjen Keuangan Daerah Kemendagri 

Dia mengatakan, kegiatan diisi oleh penampilan dari Taman Bacaan Masyarakat yang ada di Kota Tanjungpinang, penampilan awal tari persembahan dari anak-anak Taman Bacaan Masyarakat Fress dan Dendang Syair Gurindam dari Taman Bacaan Masyarakat Raja Ali Haji.

Selain itu, lanjutnya, juga diisi penampilan monolog dan puisi dari Taman Bacaan Masyarkat Rukun Damai.

“Kegiatan ditutup penampilan pembacaan hikayat dari Taman Bacaan Masyarkat Raja Ali Haji,” katanya.

Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan sesi tanya jawab, baik peserta melalui daring maupun luring.

Dia mengatakan, kegiatan ini sangat berkesan dan sangat membantu para pegiat literasi yang ada di Kota Tanjungpinang.

“Para peserta berharap kegiatan ini sering dilakukan di Kota Tanjungpinang,” katanya. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Yoyok: Saya Cuma Ingin Lihat Debora Bisa Pakai Seragam Lagi

0
Yoyok Indra Ardianto (kanan) dan Ester Andayani, orangtua dari Debora Anca, korban tragedi Kanjuruhan menanti di ruang tunggu RSUD Saiful Anwar, Surabaya, kemarin (4/10). (ANGGER BONDAN/JAWA POS)

ESTER Andayani keluar lift dengan air mata yang mengucur deras. Dia menghambur ke arah suaminya, Yoyok Indra Ardianto, yang saat itu tengah duduk termenung di teras Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Saiful Anwar, Kota Malang.

’’Pak, anakmu wes onok perkembangan. Mugo-mugo ndang waras (Pak, anakmu sudah ada perkembangan. Mudah-mudahan segera pulih, Red),’’ kata Ester, sambil tetap menangis.

Putrinya, Debora Anca Stefani, adalah salah satu korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10) lalu. Setiba di IGD RS Saiful Anwar, remaja 18 tahun itu sudah tak sadarkan diri.

Tidak ada luka berarti dari tubuh putri pertama dari dua bersaudara itu. ’’Kalau kata dokter, kemungkinan ada benturan di kepala,’’ kata Yoyok.

Akibat benturan itu pula, kondisi Debora semakin melemah. Bahkan, pada Minggu siang (2/10), sang ibu, Ester, harus membeli popok.

Dia membeli ukuran terbesar yang ada di minimarket. Popok itu digunakan untuk Debora yang memang tidak sadarkan diri. Semakin lama, kondisi Debora semakin melemah. ’’Tidak ada gerak-gerak dari tubuhnya,’’ tutur Yoyok.

Karena makin memburuk, sore harinya, sang putri itu langsung dipindahkan ke ruang ICU (intensive care unit). Di ruangan yang baru, Debora mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Tidak boleh ditinggal. Penanganannya kudu lebih serius.

Itu adalah kali terakhir Yoyok melihat anaknya. Sebab, semenjak masuk ICU, hanya istrinya yang selalu mengecek kondisi sang buah hati.

Ester harus naik turun ke dari lantai dasar ke lantai tiga, tempat ruang ICU berada. ’’Kalau dipanggil perawat atau dokter, pasti istri saya yang ke atas (ruang ICU). Saya nggak tega,’’ papar Yoyok.

Setiap Ester turun dari ruang ICU, Yoyok selalu bertanya kondisi sang putri. Dan, pagi kemarin, Ester yang turun dengan tangisan itu membuat Yoyok ikut mbebes mili. ’’Tadi dokter bilang kalau anak saya sudah mulai ada perasaan gelisah. Katanya, mulai ada respons dari dalam tubuhnya. Untuk kali pertama kondisi anak saya semakin membaik,’’ jelas perempuan 42 tahun itu kepada Jawa Pos (jaringan batampos.co.id).

Memang belum ada gerakan dari Debora. Dia masih terbaring seperti biasanya. Tapi, ucapan dokter itu membuat Ester punya harapan besar. ’’Saya sudah kangen sama Debora,’’ jelas Ester.

Debora, kata Yoyok, adalah sosok yang riang. Dia sudah mencintai Arema FC sejak kecil. ’’Bahkan setiap pertandingan besar dia pasti lihat. Malah kadang dia dititipi tiket sama teman-temannya,’’ jelas pria 49 tahun itu.

Debora bukan arek Malang. Yoyok dan Ester berasal dari Kota Blitar, kota yang terbilang masih bertetangga dengan Malang. Debora siswa kelas 3 SMA Wiyata Dharma, Blitar.

Melihat kondisi anaknya saat ini, Yoyok punya satu harapan. ’’Saya ingin dia pakai seragam sekolah lagi, masuk sekolah lagi. Saya ingin anak saya pulih,’’ beber Yoyok.

Dia tidak tahu sampai kapan anaknya kembali sadar. Yang jelas, Yoyok dan Ester sudah empat hari meninggalkan Blitar. Meninggalkan lapak baju yang biasanya mereka gelar di pinggir jalan.

’’Begitu dengar kabar, lapak jualan baju saya tak tinggal, Mas. Adiknya juga saya tinggal di rumah. Saya sama istri berangkat ke Malang langsung Minggu dini hari (2/10),’’ bebernya.

Sudah empat hari ini dia klesetan di ruang tunggu IGD. Yoyok dan Ester hanya berbekal tikar dan satu bantal. Mereka tidur berdua di bawah kursi tempat tamu menunggu pasien.

Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak baru saja melihat kondisi Debora. Termasuk juga 55 korban luka lain yang dirawat di RS Saiful Anwar. Dia didampingi oleh Direktur RS Saiful Anwar Kohar Hari.

Pada kesempatan itu, Emil meminta agar pihak rumah sakit habis-habisan untuk menyelamatkan nyawa pasien. ’’Kami sudah pastikan agar dilayani dengan baik tanpa hambatan apa pun. Khusus untuk pengobatan, tidak ada kendala biaya bagi korban,’’ kata Emil.

Saat ini, jumlah pasien malah terus bertambah. Sehari pasca insiden, hanya ada 26 korban luka. Lalu besoknya ada 14 tambahan pasien baru menjadi total 40 orang. Kemarin, jumlah total korba luka yang dirawat di RS Siaful Anwar mencapai 56 orang. ’’Ada korbaan yang memag rujukan dari rumah sakit lain. Ada pula yang baru merasa sakit setelah pulang dari stadion,’’ kata direktur RS Saiful Anwar Kohar Hari. (*)

Reporter: JP Group

Cristiano Ronaldo Dikabarkan Frustasi, Manchester United Siap Lepas pada Januari 2023

0
Striker Manchester United Cristiano Ronaldo. (F. Marco Bertorello/AFP)

batampos – Manchester United dikabarkan siap melepas mega bintang Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim dingin pada Januari 2023 mendatang.

Dikutip dari Football Espana, Selasa (5/10), dikabarkan Cristiano Ronaldo frustrasi dengan keadaannya di Manchester United setelah musim ini hanya mencatatkan satu penampilan sebagai starter.

Pada musim ini, penyerang asal Portugal itu mencatatkan delapan kali penampilan dengan sumbangan satu gol dari total 378 menit bermain di berbagai ajang.

Di pertandingan terakhir Manchester United ketika ditekuk Manchester City dengan skor 3-6 pada lanjutan Premier League, Cristiano Ronaldo tercatat tidak dimainkan dan hanya menjadi pemanis bangku cadangan.

Di sisi lain, Manchester United tidak keberatan untuk melepas pemain berusia 37 tahun itu asalkan mereka mendapatkan penawaran yang tepat, terlebih kontrak Ronaldo akan habis pada akhir Juni 2023.

Sejak pembukaan bursa transfer pemain musim panas ini, Ronaldo dikabarkan ingin meninggalkan Manchester United dan bermain dengan klub yang tampil di Liga Champions.

Pada bursa transfer pemain tersebut, Ronaldo sempat dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa seperti Chelsea, Atletico Madrid, dan Napoli. Namun, pada akhirnya tidak ada yang terealisasi.

Ronaldo kembali ke Manchester United pada awal musim 2021-22 setelah sebelumnya meraih kesuksesan bersama Real Madrid dan Juventus dalam kurun waktu 12 tahun setelah meninggalkan Old Trafford pada musim panas 2009.

Pada musim lalu, Ronaldo tercatat menjadi bagian penting dari Manchester United dengan mencatatkan 39 penampilan dan menyumbangkan 24 gol serta tiga assist di semua ajang. (*)

 

 

 

Reporter: Antara

Bangunan Utama Masjid Agung Batam Segera Dibongkar

0
Masjid Agung Batam 3 F Cecep Mulyana
Bangunan utama masjid Agung Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Bangunan utama Masjid Agung Batam akan segera dibongkar dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Batam bersama PT Adhi Karya segera membahas proses dan teknis pembongkaran.

Kepala DCKTR Batam, Suhar, mengatakan, sebelum dibongkar akan ada pemaparan dari tim teknis yakni PT Adhi Karya, sebelum masuk tahap pembongkaran.

Beberapa barang yang ada di masjid juga harus terlebih dahulu dibereskan. Selain itu, ada juga kantor sekretariat yang harus dibereskan dan pindah sebelum pekerja melakukan pembongkaran.

Sejauh ini, masjid masih dipakai untuk ibadah. Warga yang ingin salat di masjid masih diperbolehkan.

”Masjid belum kami tutup. Karena besok (hari ini, red) kami akan rapat. Mereka (PT Adhi) Karya akan memaparkan teknis pembongkaran,” sebutnya.

Karena pengerjaan akan segera masuk tahap pembongkaran bangunan utama, tentu ada hal teknis yang harus didetailnya. Misalnya, tahap
pembongkaran dimulai dari mana, dan tentunya area sekitar juga harus bersih.

”Ketika itu berjalan, sudah dipastikan seluruh area bangunan utama akan ditutup menyeluruh. Besok (hari ini) kami akan dengarkan dulu penjelasan dari pemegang proyek,” bebernya.

Suhar menjelaskan, untuk utilitas bangunan masjid sementara masih dikebut untuk diselesaikan. Saat ini pemasangan aliran listrik tengah
dirampungkan. Setelah terpasang semua, termasuk tempat wudu, baru masjid difungsikan.

”Nanti untuk di luar juga akan dipasang tenda. hal ini untuk antisapasi kalau jumlah jemaah salat jumat mengalami peningkatan,” terangnya.

Ia berharap, tidak ada keterlambatan proses revitalisasi. Meskipun pembangunan masjid sementara sedikit mengalami keterlambatan dari jadwal.

”Kami berharap untuk tahap utama berjalan dengan lancar,” jelasnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Inter Milan Tekuk Barcelona 1-0, Hakan Calhanoglu Pahlawan Kemenangan

0
Gelandang Inter Milan Hakan Calhanoglu melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Barcelona dalam pertandingan Liga Champions pada Rabu (5/10). (Marco Bertorello/AFP/Antara)

batampos – Inter Milan sukses mengantongi tiga poin usai menekuk Barcelona 1-0 dalam laga lanjutan Grup C Liga Champions di Giuseppe Meazza, Milan pada Rabu (5/10) dini hari WIB.

Dilansir dari Antara, Hakan Calhanoglu jadi pahlawan kemenangan Inter lewat gol tunggalnya. Sementara itu, gol Pedri untuk Barcelona di babak kedua dianulir wasit.

Tambahan tiga angka membawa Nerazzurri ke peringkat dua Grup C dengan enam angka. Mereka tertinggal tiga poin dari Bayern Muenchen yang memegang puncak klasemen. Sementara, Barcelona di urutan ketiga dengan tiga poin.

Tim tamu mengambil inisiatif menyerang di awal laga. Namun, Inter yang justru membuka peluang lebih dulu. Hakan Calhanoglu melepas sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-7, tapi Barcelona selamat dari kebobolan karena Marc-Andre ter Stegen melakukan penyelamatan brilian.

Barca mendominasi penguasaan bola. Mereka menciptakan peluang saat bola sepak pojok Raphinha disundul Andreas Christensen, tetapi tandukannya terlalu lemah hingga mudah diamankan penjaga gawang Inter Andre Onana.

Inter mulai bisa lepas dari tekanan Barcelona memasuki pertengahan babak pertama. Pada menit ke-28, Joaquin Correa sempat lolos sendirian lalu mengecoh Ter Stegen dan mencetak gol. Namun, gol ini kemudian dianulir karena penyerang asal Argentina itu sudah terlebih dahulu offside.

Duel kemudian berjalan menarik dengan kedua tim sama-sama tampil terbuka. Meski demikian, penyelesaian buruk kedua tim membuat skor tetap 0-0.

Menjelang berakhirnya babak pertama, Inter akhirnya dengan baik memanfaatkan peluang. Sepakan mendatar Calhanoglu dari luar kotak penalti meluncur ke pojok kanan gawang Ter Stegen yang membuat Inter menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Selepas jeda, Barcelona tetap mendominasi penguasaan bola. Namun, serangan mereka tidak efektif karena Inter bertahan dengan disiplin.

Barcelona sempat membongkar lini pertahanan Inter pada menit ke-60 usai mengalirkan bola dengan cepat. Ousmane Dembele punya ruang di kotak penalti. Usaha tembakannya belum berbuah hasil karena bisa dibendung Onana.

Barcelona baru bisa mencetak gol penyeimbang pada menit ke-67 ketika umpan silang Dembele dari sisi kanan yang ditepis Onana menghadirkan bola liar di depan gawang Inter sebelum disambar Pedri menjadi gol. Namun, gol itu kemudian dianulir setelah wasit meninjau VAR yang mendapati bola tepisan Onana lebih dulu menyentuh tangan Ansu Fati.

Blaugrana terus menekan Inter Milan demi memburu gol penyeimbang tapi serangan mereka sayangnya terlalu mudah dipatahkan La Beneamata yang akhirnya mengamankan kemenangan berkat gol tunggal mereka.

Susunan Pemain:

Inter Milan (3-5-2): Andre Onana; Milan Skriniar, Stefan de Vrij, Alessandro Bastoni; Matteo Darmian, Nicolo Barella, Hakan Calhanoglu, Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Lautaro Martinez, Joaquin Correa.

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Sergi Roberto, Eric Garcia, Andreas Christensen, Marcos Alonso; Gavi, Sergio Busquets, Pedri; Raphinha, Robert Lewandowski, Ousmane Dembele.

 

 

Reporter: Antara

Seulgi Red Velvet Pilih 28 Reasons untuk Debut Solo

0
Seulgi Red Velvet (Soompi)

batampos – Seulgi Red Velvet memilih 28 Reasons untuk debut solo. Dia ingin mencoba menunjukkan berbagai warna sebagai vokalis dan sisi dirinya yang lebih agresif dan intens.

Seulgi memilih 28 Reasons sebagai lagu utama karena merasa bisa mewakili dirinya
sebagai sosok serba bisa di atas panggung.

“Aku harap para penggemar bisa melihat sisi Seulgi yang lebih maju melalui lagu ini,”
katanya.

Seulgi merasa ini waktu yang tepat baginya untuk melakukan debut sebagai solois
setelah tujuh tahun bergabung bersama grup.

Baca juga: Jisoo BLACKPINK Curi Perhatian di Paris Fashion Week

“Aku pikir tepat untuk merilis album solo pertamaku setelah mendapatkan lebih banyak pengalaman dan lebih baik,” kata dia dalam konferensi pers daring untuk mempromosikan mini album 28 Reasons seperti disiarkan Yonhap dikutip ANTARA, Selasa (4/10).

Mini album ini memiliki total enam lagu yakni 28 Reasons, Dead Man Runnin, Bad
Boy Sad Girl, Anywhere But Home, Los Angeles dan Crown.

Baca juga: Sering Sakit Punggung, Cek Posisi Tidur

Banyak genre yang dikemas dalam mini album tersebut. 28 Reasons adalah lagu
pop-dance, sementara Dead Man Runnin adalah lagu R&B yang berisi peringatan
kepada seseorang yang menyakitinya di masa lalu. Ini pertama kalinya Seulgi menulis
lirik untuk sebuah lagu.

Seulgi memulai debutnya sebagai anggota grup Red Velvet pada tahun 2014 bersama
dengan Irene, Wendy, Joy dan Yeri. Bersama grupnya, dia telah merilis banyak hits,
seperti “Ice Cream Cake,” “Russian Roulette” dan “Red Flavor”.

Dia adalah anggota Red Velvet ketiga yang melakukan debut solo setelah Wendy dan
Joy.

Seulgi juga bergabung sebagai anggota subunit Irene & Seulgi dan grup GOT the beat,
supergrup Korea Selatan yang dibentuk oleh SM Entertainment. (*)

Reporter : Antara

Tokoh Adat Papua Berharap KPK Segera Periksa Lukas Enembe

0
Ketua Adat Sekanto dari Keerom Papua Didimus Werare, berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi )

batampos – Ketua Adat Sekanto dari Keerom, Papua, Didimus Werare berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe.

“KPK harus memeriksa Lukas Enembe beserta pejabat terdekatnya agar semua yang berkaitan dengan kasus korupsi dapat dihukum,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/10).

Dia meminta Lukas Enembe harus sadar dan mau diperiksa KPK sesuai aturan hukum. Jika Lukas merasa benar, maka segera disampaikan kepada KPK.

“Kami orang adat tidak akan melakukan intervensi karena tidak mau ada pengorbanan yang sia-sia,” katanya menegaskan.

Dia mengingatkan seluruh warga Papua agar memperbolehkan tim KPK untuk memeriksa Lukas Enembe.

“Warga dari wilayah Keroom tidak ada yang bergabung dengan Lukas Enembe, mereka bekerja dan tinggal bersama keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Sebelumnya, dukungan disampaikan Ketua Adat Suku Daiget dari Keerom, Papua, Servo Tuamis yang meminta Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) memfasilitasi KPK untuk menyelesaikan kasus Lukas Enembe.

“MRP dan DPRP agar melakukan pendekatan dengan ketua-ketua adat dari daerah pegunungan, seperti Wamena, Tolikara, dan tokoh-tokoh Papua lainnya di Jayapura. Membuat kesepakatan tertulis, baru kemudian Bapak Lukas diperiksa,” katanya.

Menurut dia, langkah itu sangat mungkin dilakukan, mengingat tokoh-tokoh yang duduk di kedua lembaga pilihan rakyat itu banyak berasal dari wilayah pegunungan sehingga mereka akan mudah berkoordinasi. (*)

Reporter: JP Group

Tokoh Adat Papua Berharap KPK Segera Periksa Lukas Enembe

0
Ketua Adat Sekanto dari Keerom Papua Didimus Werare, berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi )

batampos – Ketua Adat Sekanto dari Keerom, Papua, Didimus Werare berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe.

“KPK harus memeriksa Lukas Enembe beserta pejabat terdekatnya agar semua yang berkaitan dengan kasus korupsi dapat dihukum,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/10).

Dia meminta Lukas Enembe harus sadar dan mau diperiksa KPK sesuai aturan hukum. Jika Lukas merasa benar, maka segera disampaikan kepada KPK.

“Kami orang adat tidak akan melakukan intervensi karena tidak mau ada pengorbanan yang sia-sia,” katanya menegaskan.

Dia mengingatkan seluruh warga Papua agar memperbolehkan tim KPK untuk memeriksa Lukas Enembe.

“Warga dari wilayah Keroom tidak ada yang bergabung dengan Lukas Enembe, mereka bekerja dan tinggal bersama keluarga masing-masing,” ungkapnya.

Sebelumnya, dukungan disampaikan Ketua Adat Suku Daiget dari Keerom, Papua, Servo Tuamis yang meminta Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) memfasilitasi KPK untuk menyelesaikan kasus Lukas Enembe.

“MRP dan DPRP agar melakukan pendekatan dengan ketua-ketua adat dari daerah pegunungan, seperti Wamena, Tolikara, dan tokoh-tokoh Papua lainnya di Jayapura. Membuat kesepakatan tertulis, baru kemudian Bapak Lukas diperiksa,” katanya.

Menurut dia, langkah itu sangat mungkin dilakukan, mengingat tokoh-tokoh yang duduk di kedua lembaga pilihan rakyat itu banyak berasal dari wilayah pegunungan sehingga mereka akan mudah berkoordinasi. (*)

Reporter: JP Group