Nuno F. Gomes Loureiro, Profesor Massachusetts Institute of Technology (MIT). F. x.com/BabakTaghvaee1.
batampos – Kabar duka datang dari dunia akademik internasional. Profesor Massachusetts Institute of Technology (MIT), Nuno F. Gomes Loureiro (47), dilaporkan tewas setelah ditembak di rumahnya di Brookline, Massachusetts, Amerika Serikat, Senin (15/12).
Kasus kematian profesor ternama tersebut saat ini masih dalam penyelidikan pembunuhan aktif oleh otoritas setempat. Kepolisian Brookline menerima laporan suara tembakan di Gibbs Street sekitar pukul 20.30 waktu setempat.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dengan beberapa luka tembak di bagian foyer gedung apartemennya. Nuno kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Boston untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, pihak rumah sakit menyatakan Nuno meninggal dunia pada Selasa (16/12) pagi akibat luka-luka yang dideritanya. Kantor Kejaksaan Wilayah Norfolk menyebutkan hingga kini belum ada tersangka maupun penangkapan terkait kasus tersebut.
Profil Singkat Nuno F. Gomes Loureiro
Nuno F. Gomes Loureiro merupakan Profesor di Departemen Nuclear Science and Engineering serta Departemen Fisika MIT. Ia juga menjabat sebagai Direktur Plasma Science and Fusion Center (PSFC), laboratorium terbesar di MIT yang menaungi lebih dari 250 peneliti, mahasiswa, dan staf.
Ilmuwan berusia 47 tahun ini berasal dari Viseu, Portugal. Ia menempuh pendidikan sarjana di Instituto Superior Técnico, Lisbon, sebelum meraih gelar doktor (Ph.D) di bidang fisika dari Imperial College London.
Karier akademiknya berlanjut dengan penelitian pascadoktoral di Princeton Plasma Physics Laboratory dan UKAEA Culham Centre for Fusion Energy. Nuno bergabung dengan MIT pada 2016 dan resmi diangkat sebagai Direktur PSFC pada Mei 2024.
Secara internasional, Nuno dikenal luas atas kontribusinya dalam fisika plasma, energi fusi nuklir, serta penelitian fenomena astronomi seperti turbulensi plasma dan fluktuasi medan magnet.
Atas dedikasinya di bidang sains, Nuno menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Presidential Early Career Award pada awal 2025. Keahliannya dalam riset energi bersih berbasis fusi nuklir menjadikannya sosok penting dalam upaya global menghadapi tantangan energi dan perubahan iklim.
Kematian tragis Nuno F. Gomes Loureiro meninggalkan duka mendalam bagi komunitas ilmiah internasional dan dunia pendidikan tinggi. (*)
batampos – Mozilla resmi mengumumkan langkah besar dengan menjadikan Firefox sebagai browser AI-first, yakni peramban yang mengintegrasikan kecerdasan buatan langsung ke dalam pengalaman pengguna, bukan sekadar fitur tambahan.
Transformasi ini diumumkan seiring penunjukan Anthony Enzor-DeMeo sebagai CEO Mozilla. Ia mendapat mandat mempercepat inovasi Firefox, khususnya dalam pengembangan fitur berbasis kecerdasan buatan yang terintegrasi secara menyeluruh.
“Firefox akan berkembang menjadi browser berbasis AI selama beberapa tahun ke depan, tetapi tetap memprioritaskan kontrol dan privasi pengguna,” kata Anthony Enzor-DeMeo, dikutip dari The Verge, Kamis (18/12/2025).
Sebelumnya, Enzor-DeMeo menjabat sebagai General Manager Firefox. Kini, ia memimpin seluruh organisasi Mozilla dengan fokus memperkuat peran AI dalam produk-produk perusahaan.
Mozilla telah mulai menguji dan merilis sejumlah fitur AI di Firefox. Salah satunya adalah sidebar AI chatbot, yang memungkinkan pengguna memilih model AI favorit seperti ChatGPT, Claude, Google Gemini, hingga Microsoft Copilot.
Melalui fitur ini, pengguna dapat melakukan berbagai tugas berbasis konten, mulai dari merangkum teks, brainstorming ide, menulis ulang tulisan, hingga membantu pekerjaan lain tanpa perlu meninggalkan tab utama browser.
Mozilla juga tengah mengembangkan jendela cerdas yang mampu memberikan jawaban, ringkasan, dan konteks tambahan langsung di halaman yang sedang dibuka.
Meski demikian, Mozilla menegaskan seluruh fitur AI tersebut bersifat opsional dan tidak dipaksakan kepada pengguna. Perusahaan menempatkan transparansi dan privasi sebagai prioritas utama, termasuk memberi pemahaman jelas tentang bagaimana data digunakan dan apa yang dilakukan AI di dalam browser.
Langkah transformasi ini dilakukan di tengah tantangan besar yang dihadapi Firefox. Sekitar 15 tahun lalu, Firefox sempat menguasai hampir 30 persen pangsa pasar browser. Namun, popularitasnya terus menurun hingga kini hanya sekitar 4,25 persen pangsa pasar browser desktop global.
Sebaliknya, Google Chrome mendominasi pasar dengan pangsa sekitar 75 persen. Mozilla masih bertahan berkat dukungan donasi komunitas serta royalti bernilai jutaan dolar dari Google sebagai mesin pencari default di Firefox.
Perubahan menuju browser AI-first dipandang sebagai strategi Mozilla untuk tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan cara pengguna mengakses internet, dengan menjadikan AI sebagai bagian dari pengalaman digital sehari-hari tanpa mengorbankan kendali pengguna. (*)
KM Sabuk Nusantara jadi andalan warga Anambas saat Nataru, dengan tarif sangat terjangkau. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 110 menjadi pilihan alternatif masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas yang hendak bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kapal bantuan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini diminati karena menawarkan tarif jauh lebih murah dibandingkan kapal penumpang lainnya.
KM Sabuk Nusantara 110 melayani rute Tarempa – Kijang dengan harga tiket hanya Rp42 ribu per orang. Tarif tersebut dinilai sangat terjangkau, terutama bagi masyarakat yang ingin pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi tinggi.
Sebagai perbandingan, tiket kapal ferry MV Seven Star Island dibanderol sekitar Rp550 ribu per orang, sedangkan KM Bukit Raya mematok tarif sekitar Rp215 ribu. Selisih harga yang cukup signifikan membuat kapal perintis ini menjadi solusi ekonomis bagi warga Anambas selama musim liburan.
Salah seorang penumpang, Anton Hutabarat, mengaku memilih KM Sabuk Nusantara 110 demi menghemat pengeluaran saat pulang kampung merayakan Natal bersama keluarga.
“Saya mau balik ke Siantar, mau Natal sama keluarga. Terpaksa naik kapal ini biar hemat,” ujar Anton, Kamis (18/12/2025).
Anton menyebutkan, dengan menggunakan kapal perintis tersebut, ia dapat menghemat biaya perjalanan hingga Rp3 juta. Pasalnya, ia bepergian bersama enam anggota keluarga dari Tarempa menuju Kijang.
“Dari Kijang nanti lanjut ke Batam, lalu naik pesawat ke Kuala Namu. Lama di jalan enggak apa-apa, yang penting hemat. Waktu tempuhnya sekitar 30 jam,” katanya.
Anton yang sehari-hari berdagang di Pasar Tarempa menuturkan, penghematan ongkos perjalanan sangat berarti baginya. Menurutnya, dana yang tersisa bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman.
“Bukan cuma buat ongkos, tapi juga buat kasih uang Natal ke keluarga. Itu sudah jadi tradisi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagai perantau, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi dengan sanak saudara, terutama orang tua.
“Kita ini merantau, orang taunya kita sukses di tanah rantau. Enggak masalah, itung-itung berbagi rezeki,” ujarnya.
Sementara itu, pantauan Batam Pos di Pelabuhan Tarempa menunjukkan jumlah penumpang KM Sabuk Nusantara 110 belum terlalu ramai.
Padahal, dengan tarif murah dan kapasitas kapal yang cukup besar, kapal perintis ini dinilai berpotensi menjadi pilihan utama masyarakat Anambas selama libur Nataru, khususnya bagi warga yang mengutamakan penghematan biaya meski harus menempuh perjalanan lebih lama. (*)
batampos – Insiden di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam berujung panjang. Anggota DPRD Batam, Ruslan Sinaga, dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Batam lantaran disebut bersikap bernada tinggi, marah, serta dinilai menimbulkan tekanan psikologis terhadap petugas rumah sakit saat mempertanyakan dugaan permintaan uang jaminan atau DP terhadap pasien Unit Gawat Darurat (UGD).
Menanggapi laporan tersebut, Ruslan menegaskan bahwa kedatangannya ke rumah sakit bukan tanpa alasan, melainkan menindaklanjuti aduan warga yang disampaikan melalui ketua RW. Aduan itu menyebutkan adanya permintaan DP sebesar Rp2,5 juta kepada pasien yang datang ke UGD karena kepesertaan BPJS Kesehatan pasien diketahui tidak aktif selama dua bulan.
“RW menyampaikan kepada saya, pasien diminta DP Rp2,5 juta. Kalau tidak dibayar, pasien tidak ditangani. Akhirnya keluarga pasien terpaksa meminjam uang ke tetangga,” ujar Ruslan saat memberikan klarifikasi, Rabu (17/12) malam.
Ruslan menjelaskan, pihak rumah sakit sempat menyampaikan bahwa DP tersebut akan dikembalikan setelah BPJS pasien diaktifkan kembali. Namun setelah pasien selesai menjalani perawatan, pengembalian dana tak kunjung terealisasi meski telah beberapa kali diminta oleh keluarga pasien.
“Sudah dua minggu, alasannya masih proses. Datang lagi, masih proses. Padahal uang itu hasil pinjaman. Karena itu warga kembali mengadu ke saya,” katanya.
Menindaklanjuti aduan tersebut, Ruslan bersama ketua RW dan perwakilan keluarga pasien mendatangi RS Budi Kemuliaan Batam. Ia mengaku datang dengan itikad baik dan mempertanyakan secara langsung kepada petugas kasir terkait dasar pemungutan DP serta keterlambatan pengembalian dana.
“Saya datang baik-baik. Saya hanya minta penjelasan, kenapa DP itu diminta dan kenapa uangnya belum dikembalikan,” ujarnya.
Namun, Ruslan mengaku harus menunggu lama tanpa kejelasan untuk bertemu pihak manajemen rumah sakit. Ia menyebut telah menunggu lebih dari satu jam dan berpindah-pindah lokasi, namun belum mendapatkan penjelasan langsung dari pihak yang berwenang.
“Saya menunggu lebih dari satu jam, dipingpong ke sana-sini. Manajemen katanya mau turun, tapi tidak juga datang. Padahal saya hanya ingin penjelasan,” kata Ruslan.
Situasi tersebut, menurutnya, membuat suasana menjadi tidak kondusif. Ruslan mengakui sikapnya kemudian menjadi lebih tegas karena merasa tidak dihargai, terlebih persoalan yang dibawanya menyangkut kepentingan masyarakat kecil.
“Kalau saya sebagai anggota DPRD saja diperlakukan seperti itu, bagaimana masyarakat biasa? Yang saya bela ini rakyat kecil. Wajar kalau saya emosi,” tegasnya.
Ruslan juga menyoroti kebijakan rumah sakit yang menahan DP dengan alasan menunggu klaim BPJS cair. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dipertanyakan, mengingat pemerintah telah menyediakan mekanisme pelayanan kesehatan menggunakan KTP bagi warga yang BPJS-nya tidak aktif.
“Kalau BPJS mati, seharusnya bisa pakai KTP. Jangan sampai pelayanan kesehatan justru memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Terkait laporan ke BK DPRD Batam, Ruslan menilai tudingan pelanggaran etika tidak berdasar dan mengabaikan konteks peristiwa secara utuh. Ia menegaskan, sikap tegas yang ditunjukkannya memiliki sebab yang jelas dan tidak bisa dilepaskan dari situasi di lapangan.
“Saya dilaporkan karena dianggap arogan. Padahal ada sebabnya. Jangan hanya lihat reaksinya, tapi lihat juga penyebabnya,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Ruslan menyatakan DPRD Kota Batam akan segera memanggil pihak RS Budi Kemuliaan Batam, BPJS Kesehatan, serta Dinas Kesehatan Kota Batam untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP).
“Kami akan panggil rumah sakit, BPJS, dan Dinas Kesehatan dalam RDP di DPRD Batam supaya persoalannya jelas dan tidak terulang ke masyarakat lain,” tegasnya.
Menurut Ruslan, RDP tersebut penting untuk memastikan standar pelayanan rumah sakit berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan pasien, khususnya masyarakat kurang mampu.
“Saya tidak ingin kejadian seperti ini terulang. Jangan sampai rakyat kecil dipersulit saat membutuhkan layanan kesehatan,” ujarnya.
Ruslan juga menegaskan dirinya siap memberikan keterangan secara terbuka kepada Badan Kehormatan DPRD Batam, termasuk menghadirkan saksi dari ketua RW, RT, dan keluarga pasien.
“Saya siap. Ada saksi RW, RT, dan keluarga pasien. Saya akan tetap berdiri membela masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak RS Budi Kemuliaan Batam sebelumnya menyampaikan pengaduan resmi kepada Badan Kehormatan DPRD Kota Batam. Dalam pengaduan tersebut, pihak rumah sakit melaporkan dugaan perbuatan tidak menyenangkan serta pelanggaran etika yang diduga dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Kota Batam, Ruslan Sinaga.
Peristiwa itu disebut terjadi di lingkungan RS Budi Kemuliaan Batam pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 16.45 WIB.
Melalui keterangan resminya, RS Budi Kemuliaan Batam menegaskan komitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pihak rumah sakit menyebut telah memberikan pelayanan medis kepada pasien sesuai prosedur serta menjelaskan mekanisme klaim dan pengembalian dana BPJS Kesehatan secara administratif dan transparan.
Namun, dalam laporan tersebut disebutkan bahwa yang bersangkutan menyampaikan keberatan dengan nada tinggi, bersikap marah, serta mempertanyakan pelayanan sambil menyampaikan statusnya sebagai anggota DPRD. Sikap tersebut dinilai menimbulkan suasana tidak kondusif dan tekanan psikologis bagi petugas rumah sakit.
Pihak RS Budi Kemuliaan Batam juga menyebut adanya dugaan penggunaan status jabatan untuk menekan pihak rumah sakit serta dugaan tindakan verbal tidak pantas terhadap pimpinan rumah sakit. Atas dasar itu, pengaduan diajukan ke Badan Kehormatan DPRD Kota Batam agar dilakukan pemeriksaan dan penilaian etik sesuai mekanisme yang berlaku. (*)
Ilustrasi: Kegiatan ibadah paskah Gereja Paroki MBPA Batam. F.Eusebius Sara/Batam Pos
batampos – Polsek Sagulung akan meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja pada perayaan Natal nanti. Pengamanan akan difokuskan di lima gereja yang tersebar di beberapa kelurahan.
“Ada lima gereja yang diprioritaskan. Pengamanan juga dibantu Polresta Barelang,” ujar Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, Rabu (17/12).
Husnul menjelaskan dalam pengamanan ini, pihaknya menyiagakan personel. Kemudian berkoordinasi dengan pengurus gereja untuk memeriksa barang bawaan jamaah.
“Pengamanan ini kita lakukan agar masyarakat yang beribadah tetap merasa aman dan ibadah berjalan lancar,” katanya.
Selain pengamanan di gereja, Husnul mengaku akan meningkatkan patroli pada malam Natal. Ia juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah untuk tetap waspada.
“Yang meninggalkan rumah terlebih dahulu mengecek kompor dan listrik, meninggalkan motor dengan menggunakan kunci ganda, serta menyimpan dokumen penting di tempat yang aman,” ungkapnya.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan akan mengerahkan ratusan personel dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang. Personel ini tergabung dalam Operasi Lilin Seligi 2025–2026 yang digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
“Kita kerahkan dua pertiga personel atau kekuatan. Dibantu seluruh Jajaran Polsek,” ujarnya.
batampos– Kejaksaan Negeri Batam menorehkan capaian kinerja impresif sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma institusi penegak hukum ini tidak hanya berhasil melampaui target penerimaan negara, tetapi juga memborong berbagai penghargaan kinerja dari tingkat provinsi hingga nasional.
Kasi Intel Kejari Batam, Priandi Firdaus mengatakan mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, Kejari Batam melaksanakan tugas dan fungsi penegakan hukum dengan menekankan profesionalisme, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik.
“Pada Bidang Pembinaan, Kejari Batam mencatat realisasi anggaran sebesar Rp21,57 miliar atau 99,18 persen dari pagu Rp21,75 miliar. Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp27,56 miliar atau 455,77 persen dari target Rp6,04 miliar,”
ujarnya , Kamis (18/12).
Atas capaian tersebut, Bidang Pembinaan meraih penghargaan Satuan Kerja Terbaik I kategori Capaian Kinerja dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Bidang Intelijen turut menunjukkan kinerja signifikan dengan mengawal 10 kegiatan Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah (PPSD) senilai Rp77,7 miliar.
“Program Tangkap Buronan (Tabur) juga berhasil mengamankan sembilan terpidana/DPO lintas daerah, termasuk tiga buronan asal Kejari Batam,” jelasnya.
Selain itu, intelijen kejaksaan aktif melakukan penerangan dan penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Jaksa Menyapa di Radio Republik Indonesia, podcast hukum, hingga inovasi layanan *Intelijen Tanjak (Tanya Jaksa) dengan hotline khusus.
“Atas kecepatan dan ketepatan pelaporan, Bidang Intelijen diganjar penghargaan Terbaik I dari Kejati Kepri,” ujarnya
Di Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Kejari Batam menyelesaikan tujuh perkara melalui pendekatan keadilan restoratif, melampaui target empat perkara.
Sepanjang 2025, ribuan perkara ditangani mulai dari tahap pra-penuntutan, penuntutan, upaya hukum hingga eksekusi.
Khusus perkara narkotika, jaksa menuntut pidana mati dalam 10 perkara dan pidana seumur hidup dalam tujuh perkara.
“Atas capaian tersebut, Bidang Pidum meraih penghargaan Terbaik I kategori Penyelesaian Perkara Berbasis Keadilan Restoratif,” ujarnya
Pada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kejari Batam menangani puluhan perkara korupsi, kepabeanan, cukai, pajak, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Total penerimaan negara dari penanganan perkara Pidsus mencapai Rp11,8 miliar.
Bidang ini pun dinobatkan sebagai Satuan Kerja Terbaik I kategori Capaian Kinerja Tindak Pidana Khusus.
Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mencatat penyelamatan keuangan negara fantastis senilai Rp1,09 triliun serta pemulihan keuangan negara Rp2,78 miliar.
Beragam layanan hukum, baik litigasi maupun non-litigasi, juga diberikan kepada instansi pemerintah dan masyarakat. Atas kinerja tersebut, Bidang Datun meraih Terbaik II kategori Capaian Kinerja Datun.
Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) menyumbang penerimaan negara lebih dari Rp13,8 miliar dari lelang barang rampasan dan uang sitaan. PAPBB bahkan meraih tiga penghargaan sekaligus, termasuk Produktivitas Lelang Tertinggi
dari Kantor Wilayah DJKN Provinsi Kepri.
Secara keseluruhan, Kejari Batam juga meraih penghargaan Terbaik II kategori Pemaparan Kinerja Satuan Kerja dan Terbaik II kategori Pengawasan Kinerja** dari Kejati Kepri.
“Puncaknya, pada 11 Desember 2025, Kejari Batam ditetapkan sebagai Satuan Kerja Zona Integritas berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)**oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui penetapan Jaksa Agung Republik Indonesia,” ujarnya. (*)
Sejumlah ASN Pemkab Anambas berjalan santai padahal terlambat apel di Kantor Bupati Anambas. F. Pendi untuk Batam Pos.
batampos – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kedapatan tidak disiplin saat mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (18/12/2025).
Ketidakdisiplinan terlihat dari masih adanya ASN yang datang ketika upacara sudah berlangsung, bahkan menjelang kegiatan berakhir.
Padahal, pada saat itu Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, tengah menyampaikan amanat sebagai pimpinan daerah. Kehadiran ASN yang terlambat dengan sikap santai hingga cengengesan dinilai tidak mencerminkan etika aparatur negara yang seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat.
Perilaku tersebut juga dianggap sebagai bentuk tidak menghargai pimpinan serta mencederai pelaksanaan kegiatan resmi pemerintahan.
Berdasarkan data di lapangan, mayoritas ASN yang terlambat merupakan tenaga honorer yang baru saja diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menanggapi hal itu, Bupati Aneng mengaku sangat menyayangkan sikap ASN yang dinilainya masih bekerja sesuka hati dan tidak menghargai waktu. Ia menegaskan bahwa ASN digaji dari uang rakyat sehingga wajib menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam bekerja.
“Kalian digaji oleh masyarakat, bukan untuk kerja sesuka hati. Upacara saja terlambat, bahkan masih nongkrong di warung kopi saat jam kerja,” tegas Aneng.
Menurutnya, perilaku tidak disiplin tersebut tidak hanya mencederai marwah ASN, tetapi juga melukai harapan masyarakat yang menginginkan pelayanan publik maksimal dari pemerintah daerah.
Aneng menegaskan tidak akan mentolerir ASN yang terus mengulang pelanggaran disiplin. Ia pun menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Inspektorat, serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menindaklanjuti temuan tersebut.
“Kalau masih tidak mau berubah, beri sanksi tegas. Potong gajinya, bahkan kalau perlu dirumahkan sementara. ASN harus disiplin, kalau tidak siap, silakan mundur,” pungkasnya. (*)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Paloh.
batampos – Mencuatnya perhatian publik terhadap dinamika internal di lingkungan Bea dan Cukai Batam dinilai perlu disikapi secara utuh dan berimbang. Ketegasan pimpinan dalam menegakkan aturan dan standar operasional prosedur (SOP) justru merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab kepemimpinan, terutama di institusi strategis negara.
Penilaian tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Kepulauan Riau, Syamsul Paloh, menyusul beredarnya rekaman kamera pengawas (CCTV) yang kemudian memunculkan beragam penafsiran di ruang publik.
Syamsul menilai, Bea dan Cukai Batam memiliki posisi yang sangat krusial dengan tingkat tantangan yang tinggi, baik dari sisi pengawasan lalu lintas barang, pemberantasan penyelundupan, maupun penegakan disiplin internal. Oleh karena itu, dinamika yang terjadi tidak bisa dilihat secara parsial atau hanya dari satu sudut pandang.
“Dalam memimpin organisasi sebesar Bea dan Cukai, seorang pimpinan dituntut tegas agar seluruh jajaran bekerja sesuai aturan. Ketegasan itu terkadang memunculkan pro dan kontra, terutama jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu dengan penerapan disiplin dan prosedur yang konsisten,” ujar Syamsul.
Ia menjelaskan, tekanan terhadap pimpinan tidak selalu datang dari luar institusi. Dalam organisasi besar, resistensi juga dapat muncul dari internal, khususnya ketika dilakukan pembenahan terhadap pola kerja yang sebelumnya tidak berjalan sesuai ketentuan.
“Tidak tertutup kemungkinan ketidaksenangan muncul dari internal. Bisa saja ada oknum yang sudah terbiasa bekerja di luar prosedur, lalu merasa terusik ketika aturan mulai ditegakkan dengan ketat,” katanya.
Menurut Syamsul, berbagai opini dan pemberitaan yang berkembang belakangan ini seharusnya tidak mengaburkan fokus utama Bea dan Cukai Batam, yakni menjalankan mandat negara dalam pengawasan kepabeanan, pemberantasan penyelundupan, serta upaya mencegah kejahatan lintas negara.
“Atas nama DPD GRANAT Kepri, kami memberikan dukungan moral kepada Bea dan Cukai Batam di bawah kepemimpinan Bapak Zaky Firmansyah agar tetap konsisten menjalankan tugas negara, khususnya dalam pemberantasan kejahatan transnasional seperti penyelundupan narkotika, penyelamatan potensi kerugian negara, serta penindakan terhadap praktik ilegal,” tegasnya.
Ia juga mengimbau agar kritik dan sorotan publik disikapi secara bijak dan proporsional, dengan tetap menjunjung asas profesionalitas serta praduga tak bersalah. Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Syamsul menegaskan, GRANAT Kepri mendukung penuh penegakan disiplin di lingkungan Bea dan Cukai Batam selama dilakukan sesuai standar operasional dan amanat Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembinaan internal yang berkelanjutan guna mencetak aparatur yang berintegritas, profesional, dan berkomitmen pada tata kelola pemerintahan yang baik.
“Pembinaan yang tegas namun terukur akan memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bea dan Cukai Batam,” pungkasnya. (*)
batampos – Menjelang Natal dan libur akhir tahun, suasana Kota Batam semakin semarak dengan dekorasi khas Natal di berbagai cafe.
Kota Batam mulai bertajuk Natal dengan suasana dan dekorasi yang identik dengan warna merah dan hijau. Bahkan cafe-cafe di Batam lengkap dengan sajian makanan dan kue yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun sahabat.
Lima Cafe di Batam Bertema Natal dengan Makanan Lezat Cocok untuk Rayakan Akhir Tahun
1. Godiva Coffee and Eatery
Bagi yang ingin menikmati makanan enak dengan promo Natal bisa coba kesini. Suasana Natal dengan sajian makanan enak bikin momen bersama keluarga dan sahabat lebih asik. Terletak di Mega Mall Batam, Jl. Engku Putri Utara No.1, Teluk Tering, Batam Kota.
2. La Vita Coffee & Resto
Rayakan Natal dengan berbagai makanan enak serta hidangan kue manis. Menu disini lengkap dengan hiasan Natal yang menggemaskan. Terletak di Ruko Anggrek Mas Center Blok A No. 32, Taman Baloi, Kec. Batam Kota, Kota Batam.
3. Biscotti Cakery & Coffee
Cafe yang mengusung tema Natal dengan pohon berwarna pink. Cocok bagi kamu yang ingin makan cantik dengan harga terjangkau. Terletak di Hans Inn Hotel, Jl. Imam Bonjol-Komplek Nagoya Newtown, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam.
4. Garden Bay
Duduk menikmati hidangan bertemakan Natal bisa langsung kesini. Bahkan ada paket menu Natalnya juga. Terletak di The Promenade, Blok 8D Harbour Bay Downtown, Kota Batam.
5. Hiro Steak
Menikmati daging steak bersama keluarga atau sahabat dengan pilihan menu yang beragam. Dekorasi Natal menambah momen terasa lebih menyenangkan. Terletak di Komplek mitra raya 2 Blok D 37- 38, Kota Batam.
Kelima cafe tersebut menghadirkan nuansa Natal yang kental. Lengkap dengan hidangan yang lezat dan suasana nyaman.
Bagi warga Batam maupun wisatawan, mengunjungi cafe bertema Natal bisa menjadi alternatif untuk menikmati momen akhir tahun tanpa harus bepergian jauh.
Pastikan lokasi dan reservasi terlebih dahulu sebelum berkunjung.(*)
batampos – Polsek Sagulung akan meningkatkan pengamanan di sejumlah Gereja pada perayaan Natal nanti. Pengamanan akan difokuskan di 5 gereja yang tersebar di beberapa Kelurahan.
“Ada 5 gereja yang diprioritaskan. Pengamanan juga dibantu Polresta Barelang,” ujar Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, Rabu (17/12).
Husnul menjelaskan dalam pengamanan ini, pihaknya menyiagakan personel. Kemudian berkoordinasi dengan pengurus gereja untuk memeriksa barang bawaan jamaah.
“Pengamanan ini kita lakukan agar masyarakat yang beribadah tetap merasa aman dan ibadah berjalan lancar,” katanya.
Selain pengamanan di Gereja, Husnul mengaku akan meningkatkan patroli pada malam Natal. Ia juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah untuk tetap waspada.
“Yang meninggalkan rumah terlebih dahulu mengecek kompor dan listrik, meninggalkan motor dengan menggunakan kunci ganda, serta menyimpan dokumen penting di tempat yang aman,” ungkapnya.
Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan akan mengerahkan ratusan personel dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang. Personel ini tergabung dalam Operasi Lilin Seligi 2025–2026 yang digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.
“Kita kerahkan dua pertiga personel atau kekuatan. Dibantu seluruh Jajaran Polsek,” ujarnya.
Zaenal menjelaskan untuk menjaga situasi tetap kondusif, pihaknya membangun posko pengamanan dan posko terpadu. Jumlahnya sebanyak 9 titik.
Untuk posko pengamanan berada di Nagoya Hill, Bundaran Tembesi, Simpang Indomobil, Kepri Mall, Jembatan I dan Simpang Glael.
“Sedangkan Pos Pelayanan berada di Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Harboubay, dan Pelabuhan Domestik Punggur,” kata Zaenal. (*)