Kamis, 30 April 2026
Beranda blog Halaman 683

Apa Itu Siklon Tropis? Fenomena Cuaca Pemicu Hujan Ekstrem di Indonesia

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Indonesia tengah menghadapi cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas siklon tropis dan bibit siklon yang berkembang di sekitar wilayah perairan Indonesia dan sekitarnya.

Siklon tropis merupakan sistem cuaca bertekanan rendah yang terbentuk di perairan tropis dengan suhu laut hangat, demikian disitat dari Reuters.

Fenomena ini dapat mengganggu sirkulasi atmosfer, baik secara lokal maupun regional, sehingga meningkatkan potensi hujan ekstrem, banjir, gelombang tinggi, hingga tanah longsor.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dikelilingi beberapa sistem siklon tropis yang berkontribusi terhadap cuaca ekstrem di berbagai wilayah.

BMKG mencatat setidaknya terdapat empat sistem siklon tropis dan bibit siklon yang memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia, yakni:

1. Siklon Tropis Bakung

Siklon ini berkembang di barat daya Lampung dan telah mencapai kategori kuat. Pergerakannya terus dipantau karena berpotensi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di wilayah sekitarnya.

2. Bibit Siklon Tropis 93S

Bibit siklon ini terpantau di wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur. Sistem ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan serta gelombang laut di kawasan tersebut.

3. Bibit Siklon Tropis 95S

Terpantau di selatan Papua, bibit siklon ini memengaruhi pola hujan di wilayah Indonesia bagian timur dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

4. Siklon Senyar

Siklon ini terbentuk di kawasan Selat Malaka dan Teluk Benggala. Dampaknya dirasakan di wilayah Sumatra berupa peningkatan curah hujan dan angin kencang.

BMKG mengingatkan bahwa keberadaan sistem siklon tersebut dapat memperburuk kondisi cuaca ekstrem di Indonesia. Dampaknya telah dirasakan di sejumlah daerah, terutama di Sumatra, berupa banjir dan tanah longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam beberapa kasus, hujan ekstrem yang dipicu siklon tropis juga dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Kondisi ini diperparah oleh pengaruh perubahan iklim global yang meningkatkan intensitas badai, curah hujan, serta gelombang laut ekstrem.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, banjir, angin kencang, dan gelombang tinggi, khususnya di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana.

Fenomena siklon tropis diperkirakan masih akan memengaruhi cuaca Indonesia melalui pembentukan awan hujan intens dan peningkatan aktivitas gelombang laut dalam beberapa waktu ke depan. (*)

Artikel Apa Itu Siklon Tropis? Fenomena Cuaca Pemicu Hujan Ekstrem di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Diduga Bertengkar Dengan Suami, Istri Lompat dari Kamar 303 Hotel Hocky Tanjungbatu

0

Polisi melakukan olah TKP kasus tamu hotel melompat dari lantai 3 di Tanjungbatu. f polsek kundur

batampos – Masyarakat di Jalan Usman Harun, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur pada Rabu (17/12) dikejutkan dengan adanya seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan depan Hotel Hocky. Posisi terlentang dengan kepala mengeluarkan darah.

Kapolsek Kundur, AKP Septimaris yang dikonfirmasi Batam Pos membenarkan peristiwa adanya seorang wanita yang ditemukan tergeletak di jalan dengan Hotel Hocky Tanjungbatu pada pukul 06.00 WIB.

”Wanita yang ditemukan tersebut berinisial Nr, 21 yang diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 3 Hotel Hocky tempatnya menginap,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, kata Kapolsek, diduga penyebab Nr bunuh diri karena bertengkar dengan suaminya berinisial Er melalui sambungan telepon. Hal ini diungkapkan teman satu kamar Nr berinisial Vy yang mendengar dan melihat pertengkaran pada saat Nr sedang menelpon.

BACA JUGA: Tamu Hotel Metro Ditemukan Tidak Bernyawa, Polisi Temukan Obat-obatan

”Nr menginap di kamar 303 Hotel Hocky dan sebelum kejadian di dalam kamar ada temannya berinisial saksi Vy dan Mu. Saat itu, Nr yang sedang bicara di telpon sedang marah-marah dengan lawan bicaranya yang diduga lawan bicara itu Er yang tidak lain suami Nr. Kemudian, Mu ke kamar mandi dan Vy keluar dari kamar untuk memberitahukan kepada saksi Ap dan Sk yang ada di kamar 310 tentang pertengkaran Nr tersebut,” ungkapnya.

Setelah itu, lanjut Kapolsek, saksi Vy, Ap dan Sk kembali ke kamar 303 dan tidak melihat Nr ada di dalam kamar. Namun, jendela kamar sudah terbuka. Sehingga, ketiga saksi langsung berlari ke lantai bawah untuk melihat keluar hotel. Dan ternyata Nr sudah tergeletak di jalan dengan kondisi tidak sadarkan diri. Kemudian di sebelah kanan ada ponselnya.

”Masyarakat yang mengetahui hal ini langsung menghubungi Polsek Kundur dan tidak lama kemudian personil polisi sudah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi. Selain itu, personil polisi juga membawa Nr ke RSUD Tanjungbatu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” paparnya.

Direktur RSUD Tanjungbatu, dr Suharyanto secara terpisah menyebutkan, pihak rumah sakit menerima seorang wanita dalam keadaan sudah meninggal pada pukul 07.10 WIB.

”Saat tiba di rumah sakit kondisinya dead on arrival (DOA) atau petugas kesehatan sudah mendapati Nr meninggal dunia. Kalau hasil pemeriksaan yang dilakukan bagian yang cukup parah itu pada bagian kepala. Sehingga, penyebab kematiannya memang karena ada benturan keras pada bagian kepala,” terangnya. (*)

 

Artikel Diduga Bertengkar Dengan Suami, Istri Lompat dari Kamar 303 Hotel Hocky Tanjungbatu pertama kali tampil pada Kepri.

Grand Ozone KTV Hadir di Batam , Usung Konsep Modern dan Pengalaman Hiburan Terbaik

0

suasana pembukaan Grand Ozone KTV di Batam

batampos– Dunia hiburan malam di Kota Batam kembali bergeliat dengan hadirnya Grand Ozone KTV sebuah tempat karaoke keluarga dan hiburan malam yang mengusung konsep modern dan pengalaman berbeda dari kebanyakan KTV yang telah ada.

Owner Grand Ozone KTV, Budi Hartono, menjelaskan bahwa Grand Ozone dirancang sebagai KTV modern dengan fokus utama pada kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan.

Menurutnya, tidak hanya sekadar bernyanyi, pengunjung diajak merasakan sensasi hiburan yang lebih maksimal dan berkelas.

“Konsep kami adalah KTV modern dengan pelayanan yang lebih ‘wow’ dibandingkan tempat lain. Kami memaksimalkan experience pengunjung, mulai dari desain ruangan hingga kualitas audio dan visual,” ujar Budi saat pembukaan Grand Ozone KTV, Rabu (17/12).

Ia menjelaskan, sebagian besar KTV di Batam masih mengusung konsep klasik. Sementara Grand Ozone KTV tampil dengan desain minimalis modern yang didukung teknologi mutakhir.

Seluruh ruangan dilengkapi layar LED penuh yang menghadirkan visual lebih tajam dan imersif, serta sistem tata suara premium yang menjamin kualitas audio terbaik.

“Untuk sound system, kami menggunakan perangkat premium. Jadi kualitas audio sudah kami jamin sebagai yang terbaik,” katanya.

Dalam rangka pembukaan awal dan menyambut akhir tahun, manajemen Grand Ozone KTV juga menghadirkan berbagai promo menarik selama satu bulan penuh.

BACA JUGA: Bea Cukai Kenakan Sanksi Administrasi ke Panda Club dan Formosa KTV,  Total Denda Capai Rp45 Juta

Promo tersebut mencakup beragam paket minuman, mulai dari paket dua botol, tiga botol, hingga paket bir dengan bonus minuman gratis.

Grand Ozone KTV mulai beroperasi setiap hari pukul 14.00 WIB hingga 04.00 WIB. Tersedia empat tipe ruangan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengunjung, yakni VIP kecil, VIP sedang, VIP besar, dan VVIP.

Menariknya, tempat ini tidak menerapkan biaya sewa ruangan, melainkan menggunakan sistem minimum charge atau minimum order.

“Walaupun hanya satu lantai, pilihan room kami cukup banyak dan variatif,” jelas Budi.

Lebih jauh, Budi berharap kehadiran Grand Ozone KTV dapat memberikan kontribusi positif bagi sektor pariwisata Batam, khususnya di kawasan Matap Center. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung, ia optimistis industri hiburan dapat menjadi salah satu penopang kebangkitan pariwisata daerah.

“Kami berharap Grand Ozone bisa ikut mendukung pariwisata Batam, terutama di kawasan Matap Center. Semoga ke depan wisatawan semakin banyak dan pariwisata Batam terus berkembang,” pungkasnya. (*)

 

 

 

Artikel Grand Ozone KTV Hadir di Batam , Usung Konsep Modern dan Pengalaman Hiburan Terbaik pertama kali tampil pada Metropolis.

Meski Cuaca Ekstrem, Petani Desa Pesisir Timur Anambas Masih Bisa Panen 5 Ton Padi

0
Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli bersama petani sedang memanen padi. F. Ridwan untuk Batam Pos.

batampos – Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Anambas, petani di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, tetap berhasil melakukan panen padi sebanyak 5 ton dari lahan seluas setengah hektare, Rabu (17/12).

Keberhasilan panen ini menjadi kabar positif bagi masyarakat setempat, mengingat cuaca yang tidak menentu kerap menjadi tantangan utama dalam sektor pertanian, khususnya pada musim penghujan.

Kepala Desa Pesisir Timur, Sabli, mengatakan panen tersebut merupakan panen padi kedua yang berhasil dilakukan sepanjang tahun 2025. Jenis padi yang ditanam adalah Inpari 32 dengan sistem pertanian sawah basah yang dialiri air secara teratur.

Menurut Sabli, meskipun hujan lebat dan cuaca ekstrem sering terjadi dalam beberapa waktu terakhir, para petani tetap berupaya maksimal melakukan perawatan tanaman agar hasil panen tetap optimal.

“Alhamdulillah bisa panen padi kembali. Meski cuaca akhir-akhir ini tidak menentu, bukan jadi hambatan dalam menjaga padi agar bisa dipanen,” ujar Sabli.

Ia menyebutkan, keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja keras petani yang melakukan perawatan rutin sejak masa tanam. Usai dipanen, gabah langsung diolah menjadi beras untuk selanjutnya dipasarkan.

Sebagian hasil panen dijual kepada penampung, sementara sisanya dipasarkan secara mandiri oleh petani setempat. Saat ini, pihak desa masih melakukan uji kualitas terhadap beras hasil produksi tersebut.

“Sekarang kita panen dulu, kemudian dilakukan uji kualitas beras produksi sendiri,” jelasnya.

Jika hasil uji kualitas dinyatakan baik, beras lokal tersebut direncanakan dijual dengan kisaran harga belasan ribu rupiah per kilogram. Sabli berharap hasil panen ini dapat membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menurutnya, ketersediaan beras lokal menjadi sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan distribusi dan kekosongan stok beras akibat cuaca ekstrem di akhir tahun. (*)

Artikel Meski Cuaca Ekstrem, Petani Desa Pesisir Timur Anambas Masih Bisa Panen 5 Ton Padi pertama kali tampil pada Kepri.

Rekomendasi 3 Nasi Bakar Terbaik di Batam, Kaya Rempah dan Gurih Menggoda

0
Ilustrasi nasi bakar. F. Tangkapan layar youtube.com/@devinahermawan.

batampos – Nasi bakar menjadi salah satu kuliner praktis yang terus digemari masyarakat Kota Batam. Disajikan dengan aneka lauk dan sambal, menu ini laris sebagai pilihan makan siang maupun makan malam.

Aroma nasi yang dibakar dengan daun pisang serta disajikan dalam kondisi hangat menjadi daya tarik utama. Ditambah variasi isian dan tingkat kepedasan, nasi bakar tetap eksis sebagai kuliner favorit lintas usia.

Berikut tiga rekomendasi nasi bakar terbaik di Batam yang dikenal kaya rempah dan bercita rasa gurih:

1. Nasi Bakar Kemangi Mr Robin

Nasi bakar ini dikenal dengan aroma rempah yang kuat dan menggugah selera. Pengunjung dapat memilih sambal merah atau sambal hijau dengan beragam varian lauk.
Lokasi: Bengkong, Tanjung Buntung, Melawa Premium Cafe, sebelum Cekban.

2. Nasi Bakar Inaayah

Bagi pencari nasi bakar murah meriah, tempat ini menjadi favorit. Dengan harga mulai Rp10.000, pengunjung sudah mendapatkan nasi bakar berisi lauk melimpah yang mengenyangkan.
Lokasi: Tanjung Riau, depan lapangan, Kota Batam.

3. Pecel Nasi Bakar Lisa Kitchen

Menu nasi bakar ini dapat ditemui di area food court dengan porsi yang dikenal cukup besar. Lauk dan isian nasi bakarnya melimpah, cocok untuk makan berat.
Lokasi: Jalan Imam Bonjol, Komplek Nagoya Newtown, Lubuk Baja, Kota Batam.

Nasi bakar di Batam kerap disebut sebagai kuliner tersembunyi yang patut dicoba. Meski tampil sederhana, perpaduan rempah, lauk, dan sambal menghadirkan cita rasa yang kuat dan khas.

Tiga rekomendasi tersebut dapat menjadi panduan bagi warga lokal maupun wisatawan yang ingin menikmati nasi bakar di Kota Batam. Pengunjung disarankan memastikan jam operasional sebelum datang. (*)

Artikel Rekomendasi 3 Nasi Bakar Terbaik di Batam, Kaya Rempah dan Gurih Menggoda pertama kali tampil pada Metropolis.

TKD Dipangkas 2026, Program Seragam Sekolah Gratis di Bintan Tetap Berjalan

0
Siswa menerima bantuan seragam sekolah gratis yang diserahkan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan di SMP Negeri 1 Bintan Timur, Kijang, Rabu (17/12). F. Asrun untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Bintan Roby Kurniawan memastikan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru di Kabupaten Bintan tetap berjalan meskipun terjadi pemotongan dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun anggaran 2026.

Penegasan itu disampaikan Roby usai penyerahan simbolis lima setel seragam sekolah gratis bagi siswa baru di SMP Negeri 1 Bintan Timur, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (17/12).

“Walau TKD dipangkas tahun depan, seragam sekolah gratis tetap lima setel beserta peralatannya. Jadi tidak akan terganggu sama sekali,” ujar Roby.

Menurutnya, program seragam sekolah gratis merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bintan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Selain itu, program ini juga bertujuan menciptakan kesetaraan di lingkungan sekolah agar tidak ada lagi siswa yang merasa tertinggal karena keterbatasan ekonomi.

“Program ini diharapkan bisa mengurangi beban orangtua dan menambah semangat belajar anak-anak,” tambahnya.

Pada tahun 2025 ini, Pemkab Bintan menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada sekitar 6.434 siswa baru jenjang TK, SD/MI, dan SMP/MTs. Bantuan yang diberikan berupa lima setel seragam sekolah lengkap dengan sepatu dan tas.

Adapun rincian penerima bantuan meliputi sekitar 314 siswa TK di delapan sekolah, sekitar 2.901 siswa SD/MI di 104 sekolah, serta sekitar 3.219 siswa SMP/MTs di 47 sekolah yang tersebar di Kabupaten Bintan.

Pemkab Bintan menegaskan program ini akan terus dipertahankan sebagai salah satu program prioritas daerah di sektor pendidikan. (*)

Artikel TKD Dipangkas 2026, Program Seragam Sekolah Gratis di Bintan Tetap Berjalan pertama kali tampil pada Kepri.

Kemnaker Minta Gubernur Umumkan Besaran Kenaikan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember 2025

0
Menaker Yassierli. (Istimewa)

batampos – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta gubernur di setiap provinsi di tanah air untuk bisa menetapkan besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) paling lambat jelang Hari Raya Natal 2025, tepatnya pada Rabu (24/12).

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Pengupahan yang telah diteken Presiden Prabowo Subianto, pada Selasa (16/12).

“Khusus untuk tahun 2026, Gubernur menetapkan besaran kenaikan upah selambat-lambatnya tanggal 24 Desember 2025,” kata Yassierli dalam keterangan resmi.

Tak hanya menetapkan besaran kenaikan UMP 2026. Yassierli juga memastikan bahwa setiap gubernur diwajibkan untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan juga Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

“Gubernur wajib menetapkan UMSP dan juga dapat menetapkan UMSK,” tambahnya.

Meski telah ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto, Yassierli belum menyebut dan menerbitkan aturan UMP 2026 itu di website resminya. Sehingga, hingga Rabu (17/12) pagi, aturan tersebut masih belum dapat diakses secara publik.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pembahasan terkait dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) sudah selesai dan tinggal diumumkan.
Airlangga memastikan bahwa formula hitungan UMP akan sama dengan pada tahun 2025. Namun hanya indeksnya saja yang berbeda untuk UMP 2026.

“UMP (2026) sudah selesai, formulanya sama. Indeksnya sudah ada, indeksnya berbeda (dari UMP 2025). Nah, nanti akan diumumkan pada waktunya. Sekarang sedang sosialisasi,” kata Airlangga kepada awak media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (28/11).

Meski begitu, Airlangga masih enggan membocorkan formula UMP tersebut. Terlebih hingga saat ini pemerintah masih melakukan sosialisasi kepada pihak-pihak terkait.

Hanya saja ia memastikan bahwa indeks yang masuk dalam formula UMP 2026 akan memakai perkembangan ekonomi dan indeks kebutuhan layak hidup (KLH) sesuai dengan kriteria Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).

“Acuannya kan perkembangan perekonomian, kemudian indeks dari kehidupan layak. KLHS berdasarkan kriteria ILO,” tutupnya. (*)

Artikel Kemnaker Minta Gubernur Umumkan Besaran Kenaikan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember 2025 pertama kali tampil pada News.

SLBN Kota Batam Kekurangan Guru dan Ruang Kelas

0
Penyampaian Laporan Hasil Investigasi atas Prakarsa Sendiri (IAPS) yang digelar di Gedung Graha Pena, lantai 1, Selasa (16/12) siang. F. M Sya’ban

batampos – Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memaparkan hasil investigasi terkait kondisi pendidikan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Kota Batam. Dalam pemantauan yang dilakukan selama Oktober hingga Desember 2025, Ombudsman menemukan persoalan serius berupa kekurangan guru dan keterbatasan ruang kelas.

Pemaparan tersebut disampaikan dalam agenda penyampaian Laporan Hasil Investigasi atas Prakarsa Sendiri (IAPS) yang digelar di Gedung Graha Pena, lantai 1, Selasa (16/12) siang. Kegiatan itu membahas temuan Ombudsman dalam dua bulan terakhir terkait pelayanan publik sektor pendidikan di Kepri.

Untuk Kota Batam, Ombudsman menyoroti fakta bahwa hingga kini hanya terdapat satu Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN), dengan kondisi yang dinilai memprihatinkan. Kekurangan tenaga pendidik dan ruang kelas dinilai berdampak langsung pada kualitas pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Antisipasi Tumpukan Sampah di Batuaji, Kecamatan Sediakan 2 TPS Baru

Anggota Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Parroha P, menjelaskan berdasarkan data Dapodik, SLBN Kota Batam hanya memiliki 15 ruang kelas untuk melayani 51 rombongan belajar dengan jumlah siswa mencapai 227 orang. Luas lahan sekolah tercatat hanya sekitar 2.132 meter persegi.

“Dari kondisi itu, SLBN Batam masih kekurangan 36 ruang kelas,” kata Lagat.

Akibat keterbatasan tersebut, satu ruang kelas terpaksa digunakan oleh tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni SD, SMP, dan SMA. Situasi ini dinilai tidak ideal karena menurunkan kualitas pembelajaran serta tidak memenuhi prinsip pendidikan yang aman, nyaman, dan adaptif sesuai karakteristik peserta didik disabilitas.

Selain persoalan sarana, Ombudsman juga menemukan kekurangan tenaga pendidik. Dari data yang sama, SLBN Batam saat ini hanya memiliki 27 guru untuk melayani 227 siswa. Berdasarkan analisis kebutuhan guru, SLBN Batam masih memerlukan tambahan sekitar 32 hingga 36 guru agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal.

“Masih dibutuhkan tambahan guru agar pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, menyebut laporan Ombudsman sebagai catatan penting dan cambuk bagi pihaknya untuk melakukan perbaikan. Ia menegaskan persoalan SLB bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi perhatian bersama.

“Ini PR bersama. Langkah-langkah awal sudah kami lakukan, termasuk rapat pada 18 November lalu untuk membahas solusi,” kata Agung.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Bandara Hang Nadim Diprediksi 21 Desember

Ia menjelaskan, SLB Negeri 2 di Sungai Beduk telah selesai dibangun dan direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026–2027. Selain itu, pihaknya juga telah mengidentifikasi sejumlah lahan yang berpotensi digunakan untuk pembangunan SLB baru di Batam.

“Sudah ada dua lokasi yang kami koordinasikan melalui BKAD Kota Batam dan juga telah kami surati BP Batam,” ujarnya.

Ke depan, Disdik Kepri menargetkan pembangunan SLB di tiga wilayah, yakni Sagulung, Sekupang, dan Batu Aji. Agung optimistis langkah tersebut dapat mengurai persoalan keterbatasan fasilitas SLB di Batam.

Terkait kekurangan guru, Agung mengakui persoalan tersebut berkaitan dengan regulasi nasional, khususnya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023. Saat ini, pihaknya masih menunggu kejelasan kebijakan terkait status tenaga PPPK non-ASN.

“Kami harus menunggu regulasi. Tidak hanya SLB, di tingkat provinsi masih ada sekitar 530 PPPK non-ASN yang juga harus diperhatikan,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Kecelakaan Kerja di PT Bandar Abadi Shipyard

Meski demikian, Agung menegaskan perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap. Ia mencontohkan kondisi pendidikan SMA dan SMK di Kepri yang sebelumnya juga mengalami kekurangan guru, namun kini mulai membaik.

“Begitu juga dengan tatanan SLB, ini sedang dan akan terus kami perbaiki,” katanya.

Ia menutup dengan menyampaikan apresiasi kepada Ombudsman atas laporan tersebut dan memastikan pemerintah provinsi akan hadir untuk meningkatkan layanan pendidikan, baik di SLB negeri maupun swasta.

“Tahun depan pembangunan ruang kelas baru akan kami anggarkan, dan perbaikan tata kelola SLB akan terus dilakukan,” kata dia. (*)

Artikel SLBN Kota Batam Kekurangan Guru dan Ruang Kelas pertama kali tampil pada Metropolis.

Menuju HUT ke-196 Batam, Batam Solidarity Airshow Siap 90 Persen

0
Pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara saat melintas di langit Kota Batam, Selasa (16/12). f. yashinta

batampos – Batam Solidarity Airshow 2025 memasuki tahap gladi bersih sebagai persiapan akhir menjelang peringatan HUT ke-196 Kota Batam. Gladi digelar di kawasan Nongsa, menandai kesiapan teknis pelaksanaan airshow bertajuk “Flying for Sumatera” yang menjadi salah satu agenda utama perayaan HUT Batam tahun ini.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama TNI AU dan BP Batam. Airshow dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 18 Desember di Dataran Engku Putri, Batam Center dan 19 Desember di kawasan Nuvasa Bay, Nongsa. Acara ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sejumlah lokasi di kawasan Nongsa disiapkan sebagai titik pendukung, antara lain Nongsa Point Marina, Montigo Resort, dan Batam View Beach Resort, guna mengakomodasi masyarakat serta wisatawan yang ingin menyaksikan atraksi udara dari berbagai sudut pandang.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Nataru di Bandara Hang Nadim Diprediksi 21 Desember

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan, bahwa secara teknis pelaksanaan berada di bawah komando Danlanud. Namun, persiapan keseluruhan telah mencapai tahap akhir.

“Secara teknis itu memang di Danlanud. Tapi secara persiapannya dapat kami sampaikan sudah 90 persen. Armadanya sudah datang, mereka juga sudah latihan mulai tadi pagi,” katanya, Selasa (16/12).

Ia menyampaikan dukungan penuh Pemko Batam terhadap pelaksanaan Batam Solidarity Airshow 2025. Baginya, kolaborasi dengan TNI AU merupakan bagian penting dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi Batam (HJB).

Baca Juga: Polisi Periksa 2 Saksi Terkait Kecelakaan Kerja di PT Bandar Abadi Shipyard

“Kami tentunya support penuh. Kami akan membantu juga, sebab mereka sudah membantu kita dalam pagelaran HJB kali ini,” katanya.

Dalam airshow tersebut, TNI AU dijadwalkan menampilkan pesawat tempur F-16, serta berbagai atraksi udara lainnya, termasuk paramotor, yang akan memeriahkan langit Batam dan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. (*)

Artikel Menuju HUT ke-196 Batam, Batam Solidarity Airshow Siap 90 Persen pertama kali tampil pada Metropolis.

Pasokan Menipis, Harga Ayam Potong di Tanjunguban Merangkak Naik

0
Lapak pedagang ayam potong, Sukardi di Pasar Baru, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Rabu (17/12). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Harga ayam potong di Pasar Baru Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, kembali mengalami kenaikan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Saat ini, harga ayam potong dijual pedagang mencapai Rp44 ribu per kilogram.

Pedagang ayam potong di Pasar Baru Tanjunguban, Sukardi, mengatakan harga tersebut naik dari sebelumnya Rp42 ribu per kilogram sejak dua hari terakhir.

Kenaikan dipicu berkurangnya pasokan ayam potong di Bintan, sementara permintaan justru meningkat jelang libur akhir tahun.

“Stok ayam potong menipis, tapi permintaan naik karena mau Natal dan Tahun Baru,” ujar Sukardi, Selasa (16/12).

Menurut Sukardi, dalam kondisi normal ia mampu menjual sekitar 250 kilogram ayam potong per hari. Namun saat ini pasokan yang diterimanya hanya sekitar 200 kilogram per hari akibat sistem pembatasan dari pemasok.

Untuk menyiasati keterbatasan stok, Sukardi terpaksa mengurangi jumlah pembelian per pelanggan agar seluruh pembeli tetap kebagian.

“Kalau ada yang minta 10 kilo, kita kurangi jadi 7 kilo, supaya pembeli lain tetap dapat,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga ayam potong dan kebutuhan pokok lainnya, agar daya beli masyarakat tidak semakin tertekan.

Kondisi serupa juga dialami pedagang ayam di Jalan Nipah Tanjunguban, Anwar. Meski masih menjual ayam dengan harga Rp37 ribu per kilogram, ayam tersebut dijual dalam kondisi utuh per ekor.

“Kita jual per ekor, ayam utuh. Beratnya ada yang 1,5 kilo sampai 1,8 kilo. Ditimbang hidup,” kata Anwar.

Namun Anwar mengakui stok ayam hidup yang diterimanya kini jauh berkurang. Jika biasanya mendapat pasokan sekitar 50 ekor per hari, saat ini hanya menerima sekitar 30 ekor.

“Sekarang dijatah. Katanya ayam lagi langka, kemungkinan dekat tahun baru nanti ayam bisa tidak ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, penjualan ayam tidak selalu stabil. Pada hari ramai, ia bisa menjual hingga 50 ekor per hari, namun saat sepi hanya sekitar 10 ekor yang terjual.

Di sisi konsumen, kenaikan harga ayam potong turut dikeluhkan warga. Salah satu pembeli di Pasar Baru Tanjunguban, Astrie, mengaku semakin pusing dengan lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Cabai merah sudah Rp10 ribu per ons, ayam juga naik Rp2 ribu per kilo. Tetap beli, tapi sedikit-sedikit karena kebutuhan,” katanya.

Astrie mengaku kesulitan mengatur keuangan rumah tangga di tengah penghasilan yang terbatas dan harga kebutuhan yang terus meningkat.

“Penghasilan pas-pasan, tapi harga naik terus,” keluhnya. (*)

Artikel Pasokan Menipis, Harga Ayam Potong di Tanjunguban Merangkak Naik pertama kali tampil pada Kepri.