batampos– Sebanyak 74 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Tanjungpinang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada periode Januari hingga Agustus 2022.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menjelaskan pemberhentian sebagai ASN dengan hak pensiun mempunyai karateristik dan masalah yang berbeda dengan pembinaan pegawai.
Penyerahan penghargaan secara simbolis oleh Wali Kota Tanjungpinang, Rahma kepada perwakilan ASN yang pensiun, Selasa (30/8). f. ist
Perbedaan itu terletak pada kondisi psikologis, pada umumnya ASN kurang siap dan terkesan kehilangan semangat saat menjelang dan setelah pensiun.
“Bahkan cukup banyak kasus yang terjadi seperti post power syndrome yang menimbulkan stres, gelisah dan depresi,” kata Rahma, Selasa (30/8).
Untuk menghindari hal tersebut, kata Rahma setidaknya ada beberapa kiat yang dapat dilakukan sebagai langkah untuk mencegah depresi, seperti mempersiapkan mental
“Menyadari bahwa cepat atau lambat setiap PNS akan memasuki purna tugas dan menjalani hari-hari pensiun,” sebutnya.
Tidak hanya itu, lanjut Rahma pensiunan ASN sebaiknya membuat perencanaan keuangan dengan baik.
Meskipun mendapat uang pensiun, bukan berarti keuangan di hari tua tidak direncanakan.
“Fenomena saat ini sudah banyak PNS yang menabung untuk masa pensiun, ada yang menabung secara pribadi atau membayar khusus asuransi untuk masa pensiun,” sebut Rahma.
Merencanakan kegiatan tertentu seperti kegiatan keagamaan dan kegiatan-kegiatan sosial
kemasyarakatan, kata Rahma juga dapat menambah teman baru, sehingga membuat hidup lebih menjadi berwarna. (*)
PKP akan menggelar Pameran di Grand Batam Mall Atrium 2, pada 2 September sampai dengan 2 Oktober 2022 mendatang, dengan promo terbarunya yakni Promo ULTAH PKP. Foto: PKP untuk Batam Pos
batampos – Sukses melaksanakan Pameran Properti terbesar di Kota Batam pada Februari hingga Maret lalu, PT Putera Karyasindo Prakarsa atau PKP kembali menyelenggarakan pameran properti pada awal September ini di Grand Batam Mall.
PKP akan menggelar Pameran di Grand Batam Mall Atrium 2, pada 2 September sampai dengan 2 Oktober 2022 mendatang, dengan promo terbarunya yakni Promo ULTAH PKP.
Dalam rangka memperingati Ultah PKP yang ke 34 tahun berkarya di Kota Batam, promo kali ini bertema “ULTAH PKP”, yang bertujuan untuk memberikan 3 kali keuntungan yaitu UNTUNG DI HARGA, UNTUNG DI CICILAN dan UNTUNG DI CARA BAYAR untuk calon konsumen PKP yang sedang mencari unit properti untuk hunian, tempat usaha dan investasi.
“Konsumen yang membeli produk PKP di periode Promo ULTAH PKP ini, selain mendapatkan 3 kali keuntungan tersebut, PKP juga memberikan cicilan super ringan yaitu 1% sampai lunas. Tidak itu saja, konsumen juga berhak mengikuti undian yang berhadiah ratusan juta berkali – kali” ujar Rio Naldi, Manager Promosi PKP Batam
Total 23 proyek yang sedang dikembangkan PKP saat ini, tersebar di beberapa wilayah. Seperti Batam Center, Baloi, Tiban, Batu Aji, Marina, Bandara dan Nongsa yang terdiri dari Rumah, Ruko dan Apartment.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang Promo ULTAH PKP ini dan seluruh produk PKP, juga bisa mengunjungi PKP Store yang ada di 3 lokasi, yakni PKP STORE OPBC (Ruko OPBC, Fly Over Simpang Jam), PKP STORE ABC (Ruko ABC, Batu Aji) dan PKP STORE MEGA LEGENDA (Ruko Mega Legenda 2, Batam Center) yang beroperasi setiap hari pada pukul 09.00 sampai dengan 20.00 WIB.
“Bagi calon konsumen luar kota, tenang aja, PKP juga menyediakan layanan transaksi via online melalui www.pkponline.com dan juga tersedia versi Aplikasi PKP Online di Google Play Store dan Apple Store. Calon konsumen yang membeli online, pembayaran bisa dilakukan via transfer bank dan kartu kredit seperti platform E-Commerce lainnya,” jelasnya.
Bagi masyarakat yang berminat bisa segera booking unitnya dan dapatkan pilihan investasi terbaik Anda di tahun 2022 ini.(*)
batampos – 7 warga negara Indonesia (WNI) yang merupakan anak buah kapal (ABK) pengangkut minyak yang hanyut di perairan Malaysia diselamatkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.
Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya KJRI Johor Bahru Mohamad Rizali Noor dalam keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Selasa (30/8), mengatakan ketujuh ABK dari kapal pengangkut minyak bernama MT Voras sempat hanyut selama dua hari di perairan Malaysia saat melakukan pergantian ABK di wilayah Outer Port Limit (OPL).
Menurut Rizali, informasi tersebut diperoleh KJRI Johor Bahru pada 26 Agustus 2022 dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), yang menyampaikan keberadaan kapal taksi air SB Wiratama asal Batam yang ditemukan hanyut di perairan Malaysia.
Patroli Air Malaysia yang menemukan keberadaan kapal SB Wiratama itu kemudian melakukan penyelamatan ABK dengan menarik kapal tersebut ke pelabuhan di wilayah Mersing, Johor.
Warga negara Indonesia yang merupakan anak buah kapal MT Voras yang diselamatkan setelah hanyut dua hari di perairan Malaysia menjalani verifikasi di Johor Bahru, Malaysia, Minggu (28/8/2022). (ANTARA/HO-KJRI Johor Bahru)
Ia mengatakan berdasarkan verifikasi yang dilakukan Satgas Pelindungan WNI KJRI Johor Bahru, diketahui bahwa kapal yang membawa tujuh WNI tersebut kehabisan bahan bakar sehingga terapung-apung selama dua hari di perairan Laut China Selatan.
Selanjutnya satgas dari KJRI melakukan verifikasi, pendataan kekonsuleran dan negosiasi dengan APMM agar kapal SB Wiratama beserta ketujuh WNI dapat dipulangkan. Dan akhirnya pada 28 Agustus 2022, menurut Rizali, mereka dapat berlayar kembali ke perairan terluar Malaysia.
Seluruh WNI telah tiba dengan selamat di Pelabuhan Batu Ampar, Indonesia, pada 28 Agustus 2022, sekitar pukul 11.30 WIB.
Keberhasilan pemulangan WNI terlantar di perairan Malaysia oleh KJRI Johor Bahru ke Batam, menurut Rizali, merupakan hasil dari komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini antara KJRI dan APMM. (*)
Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap seluas tiga hektare ladang ganja di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara pada Minggu (28/8). (ANTARA/HO-Humas Polda Banten)
batampos – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten berhasil mengungkap seluas tiga hektare ladang ganja di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga di Serang, Selasa (30/8) mengatakan, pengungkapan pada Minggu (28/8) tersebut berawal dari penangkapan pengedar ganja di Kabupaten Serang pada Senin, 6 September 2021 lalu dengan tersangka berinisial RM dan barang bukti yang disita ganja kurang lebih 1.120 gram.
“Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Banten Irjen Rudi Heriyanto untuk menyikat habis penyalahgunaan narkotika,” katanya.
Ditresnarkoba dan Satuan Reserse Narkoba Polres Serang bekerja keras untuk mengungkap kasus ganja tersebut. Kemudian petugas terus melakukan pengembangan dengan kasus itu tidak puas dengan penangkapan RM.
Petugas melakukan pengembangan dengan menangkap AN yang beralamat di Desa. Anyer, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang dan ditemukan kembali barang bukti berupa ganja dengan berat 825 gram.
Kemudian petugas berusaha menelusuri sampai jaringan lokal dan kembali melakukan pengembangan ke Pulau Sumatra untuk menangkap jaringan di atas RM dan AN.
“Petugas melanjutkan pengembangan ke Sumatera Utara dengan menangkap AT yang merupakan sindikat pengedar ganja antarprovinsi pada Selasa 14 September 2021 di Jalan Djamin Ginting, Dolan Rakyat, Kabupaten Tanah Karo dengan barang bukti ganja seberat 1.100 gram dan MHT di Jalan Karya Bakti, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan, Kota Medan dan ditemukan barang bukti satu unit timbangan dan satu gulung plastik pres.
“Dari hasil pemeriksaan AT dan MHT didapat keterangan bahwa mereka mendapatkan ganja dari IRL (DPO),” kata Shinto.
Mereka personel Satresnarkoba Polres Serang bersama Ditresnarkoba Polda Banten terus mendalami informasi terkait IRL dan didapatkan informasi jika IRL sering mengambil ganja di Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Berbekal informasi tersebut personel Satresnarkoba Polres Serang bersama Ditresnarkoba Polda Banten menuju ke Dusun Cot Rawatu, Desa Kurung, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara untuk melakukan penyelidikan.
“Selanjutnya pada Jumat 19 Agustus 2022 personel gabungan melakukan penyelidikan ke Provinsi Aceh untuk melakukan penangkapan IRL.
Kemudian pada Minggu (28/8) sekitar pukul 13.00 WIB, personel gabungan berhasil menemukan ladang ganja seluas kurang lebih tiga hektare di Dusun Cot Rawatu Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, yang mana lokasi tersebut merupakan lokasi dimana diduga IRL sering mengambil ganja.
“Setelah penemuan ladang ganja tersebut, petugas langsung mengamankan lokasi tempat ladang ganja dan barang bukti pohon ganja serta memeriksa para saksi untuk mencari pemilik ladang ganja,” katanya. (*)
batampos- Mikhail Gorbachev, mantan Presiden Uni Soviet wafat dalam usia 91 tahun, Selasa (30/8), demikian kantor-kantor berita Rusia melaporkan. Gorbachev mengakhiri Perang Dingin tanpa pertumpahan darah tetapi gagal mencegah runtuhnya Uni Soviet.
Di bawah kepemimpinannya, Uni Soviet mencapai kesepakatan pengurangan senjata dengan Amerika Serikat dan kemitraan dengan kekuatan Barat.
Kesepakatan itu mengakhiri kebijakan Tirai Besi yang memisahkan negara-negara Eropa sejak Perang Dunia Kedua dan membawa reunifikasi Jerman.
“Mikhail Gorbachev berpulang malam ini setelah mengidap penyakit menahun yang serius,” kata kantor berita Interfax, mengutip pernyataan dari Rumah Sakit Klinik Pusat Rusia.
Gorbachev akan dimakamkan di Permakaman Novodevichy di Moskow, bersebelahan dengan istrinya Raisa, yang wafat pada tahun 1999, kata kantor berita Tass, mengutip seorang sumber yang dekat dengan keluarganya.
Saat menjadi Sekretaris Jenderal Partai Komunis Soviet pada tahun 1985, dia mulai merevitalisasi sistem dengan memperkenalkan kebebasan politik dan ekonomi secara terbatas. Akan tetapi, reformasinya itu berjalan di luar kendali.
Kebijakannya yang disebut glasnost (bebas berbicara) mendorong kemunculan kritik terhadap partai itu dan negara, sesuatu yang sebelumnya tidak terpikirkan.
Namun, kebijakan itu juga memicu keberanian kelompok nasionalis untuk mulai mendesak kemerdekaan di republik-republik Baltik, seperti Latvia, Lithuania, dan Estonia.
Ketika gelombang protes prodemokrasi melanda negara-negara komunis dalam blok Soviet di Eropa Timur pada tahun 1989, dia tidak menggunakan kekuatan untuk mengatasinya.
Sikapnya itu berbeda dengan para pemimpin Kremlin sebelumnya yang mengerahkan tank untuk menumpas pemberontakan di Hongaria pada tahun 1965 dan Cekoslovakia pada tahun 1968.
Namun, protes-protes tersebut mendorong keinginan 15 republik yang tergabung dalam Uni Soviet untuk menjalankan pemerintahan sendiri.
Uni Soviet lalu terpecah selama 2 tahun berikutnya setelah mengalami kekacauan dan Gorbachev berjuang sia-sia mencegah keruntuhan itu.
Banyak orang Rusia sulit memaafkan Gorbachev atas kekacauan yang muncul dari kebijakan reformasinya.
Menurunnya standar hidup sejak itu, menurut mereka, adalah harga yang terlalu mahal untuk membeli demokrasi.
Usai menjenguk Gorbachev di rumah sakit pada tanggal 30 Juni lalu, ekonomi liberal Ruslan Grinberg mengatakan kepada media militer Zvezda: “Dia memberi kita semua kebebasan, tetapi kita tidak tahu apa yang kita lakukan dengan hal itu”. (*)
Ilustrasi. Aktivitas di Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos
batampos – Seluruh kapal yang melayani kegiatan ekspor dan impor sudah bisa kembali beroperasi, setelah sebelumnya 11 dari 14 kapal tidak bisa berlayar karena belum penuhi persyaratan berdasarkan surat Nomor AL.012/3/11/DJPL/2022 yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) pada 21 Juni 2022 lalu.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Batam, Rafki Rasyid, saat dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (30/8).
“Informasi dari kawan-kawan pengusaha, saat ini lalu lintas barang dari Batam sudah lancar,” ujar Rafki.
Ia melanjutkan, kembali lancarnya arus barang dari Batam ke Singapura maupun sebaliknya setelah penerapan syarat di Surat Drijen Hubla itu ditunda.
Sambil menunggu pemilik kapal pengangkut kontainer memenuhi persyaratan yang diminta.
Terkait dengan permasalahan ini, APINDO Kota Batam berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak. APINDO Kota Batam pun mengimbau kepada para pemilik usaha angkutan laut untuk segera mematuhi persyaratan yang ada.
“APINDO mengimbau para pemilik usaha angkutan laut untuk tetap mematuhi aturan dan memperhatikan keselamatan pelayaran agar tidak menimbulkan kerugian bagi kita semua,” katanya.
Sementara kepada pemerintah, ia juga mengumbau agar penerapan aturan tidak dilakukan secara mendadak dan terburu-buru.
Sebab dunia usaha perlu mendapatkan sosialisasi dan transisi sebelum menjalankan aturan yang dikeluarkan.
“APINDO tentunya memahami bahwa surat itu, dimaksudkan untuk memastikan keamanan pengangkutan kontainer lewat laut yang harus memenuhi persayaratan laik laut. Tapi jangan mendadak dan terburu-buru,” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator Wilayah Batam dan Karimun Himpunan Kawasan Industri (HKI), Tjaw Hioeng.
Informasi yang diterimanya dari perusahaan industri (eksportir) menyampaikan bahwa mereka saat ini sudah bisa ekspor seperti biasanya.
“Tentu kami sangat berterima kasih kepada pimpinan BP Batam yang sangat concern dalam menyikapi hal ini. Sehingga tidak menimbulkan persoalan yang cukup serius bagi investasi di KPBPB Batam,” katanya.
Ia menambahkan, para pengusaha menjadi korban dalam aturan yang dikeluarkan tersebut.
Diharapkan, jika ada permasalahan atau mengeluarkan aturan seperti ini perlu dilakukan komunikasi yang cukup intens dengan BP Batam.
“BP Batam diberikan kewenangan melalui PP41 tahun 2021 di KPBPB Batam. Sehingga bisa cepat dicarikan solusinya,” imbuhnya.
Ketua INSA Batam, Saptana Tri Prasetiawan, membenarkan jika seluruh kapal pengangkut kontainer sudah bisa beroperasi kembali. Disamping itu, kapal pengangkut kontainer juga tengah melengkapi persyaratan laik laut.
“Akhirnya sudah ada jalan keluarnya kapal/barge pengangkut kontainer sudah bisa beroperasi kembali,” katanya.
Ia pun berharap, kedepannya pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan sebelum mengeluarkan kebijakan melakukan sosialisai secara komprehensif.
Khususnya kepada para pengusaha pelayaran niaga, agar bisa mempersiapkan secara matang.
“Baik persiapan dalam aspek operasional maupun aspek finansial. Karena pasca pandemi selama dua tahun berdampak terhadap kondisi keuangan perusahaan,” tuturnya.
Sementara, lanjutnya, untuk memenuhi notasi class “Equiped for Carrier Container” bagi kapal pengangkut kontainer memerlukan biaya yang cukup besar.
Biaya tersebut, terdiri dari biaya di galangan, biaya assesoris kelengkapan untuk memuat kontainer.
“Kelengkapan ini harus dipesan dari luar negeri yang saat ini kami masih indent selama satu bulan serta biaya-biaya lain yang timbul selama kapal tidak beroperasi,” imbuhnya.
Dalam berita sebelumnya, para pengusaha kapal tongkang mengaku keberatan dan khawatir kebijakan di Surat Dirjen Hubla itu dapat menurunkan produktivitas pengiriman barang dari Batam ke Singapura.
Arus logistik di Batam akan tersendat karena kapal-kapal tongkang yang mengangkut kontainer dari Batam ke Singapura dan sebaliknya terhalang persyaratan laik laut.
Kekhawatiran ini timbul karena berdasarkan persyaratan yang disebutkan dalam Surat Edaran tersebut, per 14 Juli 2022, setiap pengajuan Persetujuan Pengoperasian Kapal Nasional ke Luar Negeri (PPKN) dan Rencana Pengoperasian Kapal (RPK) Deviasi Luar Negeri.
Kapal tongkang (barge) berbendera Indonesia yang akan melayani pengangkutan kontainer di dalam negeri dan/atau ke luar negeri, secara konstruksi dan keselamatan wajib memenuhi persyaratan laik laut untuk pengangkutan kontainer.
Dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Klasifikasi Kapal atau surat keterangan dari negara bendera kapal atau badan klasifikasi yang diakui oleh negara bendera kapal bahwa kapal tongkang (barge) tersebut telah memenuhi persyaratan laik laut untuk pengangkutan kontainer.(*)
batampos — Motif pembunuhan terhadap Brigadir Yosua tak kunjung terang. Perselingkuhan, pelecehan seksual atau justru melibatkan bisnis illegal. Yang terbaru, mantan kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara melontarkan dugaan adanya perselingkuhan antara Putri Candrwathi dengan Kuat Maruf, sopir dan asisten rumah tangga Sambo.
Deolipa menuturkan, saat masih menjadi kuasa hukum Bharada E, sempat mendapatkan cerita bahwa Bharada E mencurigai Kuat Maruf dan Putri berselingkuh. ”Eliezer ini bilang dia sudah merasakan. Saya curiga Kuat main sama Putri,” ujarnya.
Untuk pembunuhan terhadap Brigadir Yosua, Deolipa menduga bahwa Brigadir J memergoki Kuat dan Putri berselingkuh. Sehingga, pembunuhan itu ditujukan menyembunyikan hubungan terlarang tersebut. ”jangan sampai motifnya pelecehan seksual di Magelang, yang ada Kuat dan Putri berhubungan dan ketahuan Yosua. Maka, Yosua dikejar dan diincar,” tuturnya.
Saat ketahuan itulah, lanjutnya, Putri meminta Ricky dan Bharada E pulang. Lalu, Kuat menghubungi Sambo. Agar memberikan pelajaran ke Yosua. ”Ricky dan Bharada E disuruh balik agar satu pemahaman. Yang melecehkan Yosua,” ujarnya.
Saat Jawa Pos memastikan kembali pernyataan Deolipa tersebut, dia menuturkan bahwa semua itu hanya dugaan. ”dugaan bro, dugaan,” tuturnya.
Bagian lain, dikonfirmasi soal dugaan Deolipa bahwa Kuat dan Putri yang berselingkuh, Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo tidak menggubrisnya. “Oh itu nanti, Tim Khusus yang sampaikan,” ujarnya di sela-sela rekonstruksi yang digelar di depan rumah dinas Sambo.
Yang pasti, Kapolri memastikan dalam rapat dengar pendapat dengan DPR beberapa waktu lalu bahwa untuk motif kasus tersebut hanya ada dua, antara perselingkuhan dan pelecehan seksual. Tidak ada motif di luar kedua hal tersebut. ”perselingkuhan atau pelecehan seksual,” ujarnya.
Saat itu, Kapolri memprediksi motif akan terungkap setelah memeriksa Putri. Namun, setelah pemeriksaan perdana terhadap Putri sebagai tersangka, motif pembunuhan tersebut belum juga terungkap. Putri masih kekeh terhadap pelecehan seksual yang terjadi.
Namun, Bareskrim telah menghentikan kasus pelecehan seksual tersebut. Dengan begitu penyidik meyakini bahwa bukan pelecehan seksual yang terjadi. Lalu, apakah perselingkuhan yang diyakini penyidik? Kalau iya, perselingkuhan siapa dengan siapa? Kapan perselingkuhan terjadi? Apakah Sambo hanya tersulut laporan palsu pelecehan seksual? Semua masih tanda tanya. Mungkin nanti hanya akan terjawab di meja hijau. (*)
Hasilnya, mantan kepala dusun 2, Asrianto mendapat nomor urut 1, kemudian cakades incumbent, Mulyono mendapat nomor urut 2. Terakhir mantan ketua RW 1, Zukri mendapat nomor urut 3.
Ketua Panitia Pilkades Toapaya, Bintang Oki Alexander mengatakan, tiga cakades tersebut akan melaksakan kampanye pada 19 hingga 21 September 2022. Hal ini sebagaimana diatur dalam Keputusan Bupati Bintan Nomor 113/II/2022 mengenai pelaksanaan jadwal pilkades serentak di Bintan.
Setelah kampanye, Oki mengatakan, akan ada masa tenang pada 22 hingga 26 September 2022.
“Pemilihan serentak pada 29 September 2022,” kata Oki. (*)
Rekonstruksi kasus pembunuhan berencana kepada Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J telah selesai digelar. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos — Rekonstruksi kasus berujung dugaan pembunuhan Brigadir Yosua menunjukkan adanya fakt baru. Terdapat peristiwa Kuat, Yosua dan Ricky masuk bergantian ke Kamar Putri. Sambo yang berdebat dengan Yosua sebelum memerintahkan Bharada E menembak hingga diakhiri adegan penyerahan dua pisau yang dibawa Kuat.
Rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua dimulai pukul 10.00 kemarin. Polri menyediakan layar tanpa audio atau suara untuk memantau rekonstruksi tersebut. Dengan begitu, hanya bisa terlihat adegan per adegan tanpa mengetahui komunikasi yang terjadi.
Dalam rekonstruksi selama tujuh setengah jam tersebut, terdapat sejumlah adegan baru yang menimbulkan tanda tanya. Rekonstruksi tersebut terbagi di tiga tempat. Magelang, rumah pribadi Sambo yang direkonstruksi di tempat pengganti.
Lalu, rumah pribadi Sambo di Saguling, dimana menjadi lokasi perencanaan pembunuhan terhadap Yosua.
Tempat ketiga adalah rumah dinas Sambo di Komplek Polri Duren Tiga. Rumah yang menjadi lokasi drama penembakan Brigadir Yosua dan rekayasa kasus tersebut oleh Sambo.
Adegan pertama di rumah Magelang, adegan dimana Kuat, Yosua, dan Ricky bergantian masuk ke kamar Putri.
Kuat dan Yosua dalam posisi duduk bersila di lantai saat berkomunikasi dengan Putri yang berbaring menggunakan baju serba putih.
Sedangkan Ricky dalam posisi berdiri saat bertemu Putri yang berbaring di kamarnya. Tidak terlihat adanya adegan yang selama ini disebut-sebut sebagai pelecehan seksual. Atau pun, adegan Yosua berupaya membopong Putri. Dalam adegan itu semua tersangka menggunakan baju tahanan kecuali Putri dan pemeran pengganti Yosua.
Selanjutnya di rumah Saguling. Adegan di rumah tersebut di mulai di lantai tiga rumah pribadi Sambo. Sambo tampak menggunakan baju tahanan dengan nomor 058. Mantan Kadivpropam itu duduk di sofa dengan didampingi Putri.
Dengan menggunakan HT, tampak Sambo berkomunikasi. Adegan berlanjut dengan Ricky yang naik ke lantai tiga menggunakan lift rumah tersebut. Saat itu Ricky duduk bersama dengan Sambo dan Putri saling berhadap-hadapan. Tidak ada suara yang menjelaskan mereka sedang bicara apa.
Saat itu Sambo dan Putri sempat berpelukan. Entah apakah itu bagian dari adegan rekonstruksi atau karena sudah lama tidak bertemua setelah Sambo ditempat khusus. Selanjutnya, Ricky turun memanggil Bharada E dan Bharada E menemui Sambo di lantai tiga.
Terdapat juga adegan Sambo dan Bharada E yang meminta peran pengganti bertemu di depan pintu. Saat itu Bharada E membawa senjata di sakunya.
Adegan berlanjut ke rumah dinas di Komplek Polri Duren Tiga. Adegan diawali dengan Sambo yang berhadap-hadapan dengan pemeran pengganti Brigadir Yosua. Dalam sebuah ruangan dengan jendela kaca yang besar.
Tidak lama, adegan berganti dan posisi sedikit bergeser. Di samping jendela kaca besar tampak sebuah tangga. Saat itu pemeran pengganti Yosua menghadapi Sambo dan Bharada E dengan pemeran pengganti.
Pemeran pengganti Bharada E itu mengarahkan senjata ke Yosua. Yosua tampak menunduk meminta ampun. Tapi, timah panas tetap muntah atas perintah Sambo. Yosua tergeletak di sebelah tangga dan di depan sebuah pintu.
Saat itu Sambo nampak mengambil senjata Yosua. Lalu dalam posisi berdiri menembakkannya ke arah atas menuju dinding tangga. Tampak juga menembakkan senjata ke arah sebaliknya dalam posisi jongkok. Saat itu tubuh Yosua masih tergeletak di dekatnya.
Diakhir adegan rekonstruksi, terdengar suara petugas yang menyebut adegan 74. Kuat menyerahkan dua pisau dan HT ke salah seorang saksi. Tidak diketahui sama sekali untuk apa penyerahan pisau itu dimasukkan dalam adegan.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi menuturkan, terkait adegan penyerahan pisau, itu merupakan pisau yang dibawa Kuat dari Magelang ke Jakarta. ”Pisau itu milik Kuat,” paparnya.
Pisau itu digunakan saat terdapat peristiwa. Namun, tidak dijelaskan apakah penggunakan pisau itu terkait dengan pidana pembunuhan berencana tersebut. ”Saat kejadian di Magelang, ada peristiwa, sehingga itu digunakan Kuat,” ujarnya pasca rekonstruksi di depan rumah dinas Sambo.
Saat ditanya Jawa Pos (Jaringan batampos.co.id) terkait fakta-fakta tersebut dari rekonstruksi, Andi langsung memotong pertanyaan. ”langsung saya jawab saja, itu materi penyidikan,” paparnya tanpa mau mendengar penjelasan apa saja fakta yang diketahui saat rekonstruksi.
Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, telah dilaksanakan rekonstruksi dengan 78 adegan di tiga rumah. Rekonstruksi dilakukan selama tujuh setengah jam, sejak pukul 10.00. ”peristiwa di magelang dengan tempat pengganti, rumah pribadi di saguling dan rumah dinas di Duren Tiga,” urainya.
Menurutnya, dalam rekonstruksi tersebut telah dilakukan secara transparan. Dengan menghadirkan Komnas HAM, Kompolnas, dan kuasa hukum para tersangka. ”Rekonstruksi ini obyektif dan akuntabel sesuai dengan komitmen Pak Kapolri,” ujarnya.
Sementara Komisioner Komnas HAM Chairul Anam mengatakan, selama proses rekonstruksi tersebut sama sekali tidak ada hambatan. Komnas HAM bisa mengakses semua proses rekonstruksi, dari rekonstruksi di Magelang hingga Duren Tiga. ”kami catat dengan baik,” ujarnya.
Yang penting dalam rekonstruksi tersebut prosesnya dilakukan secara imparsial. Perbedaan pengakuan dari setiap pihak, dilakukan pengujian. ”diberikan kesempatan oleh penyidik untuk free trial,” ujarnya.
Setiap pihak yang berupaya membela diri, diberikan kesempatan seluas-luasnya oleh penyidik. Dengan rekosntruksi sesuai dengan versinya. ”Komnas HAM memastikan informasi selama ini terkonfirmasi cukup mendalam,” paparnya.
Nantinya, setiap perbedaan dalam kasus tersebut akan bisa diuji di pengadilan. ”komnas HAM mengucapkan terima kasih ke Polri,” ujarnya.
Bagian lain, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan bahwa untuk proses kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua di Komnas HAM akan segera tuntas. Nanti hasilnya akan diberikan ke Kapolri dan Tim Khusus. ”sudah hampir final,” jelasnya.
Reza Indragiri sebagai pakar psikologi forensik yang turut mengikuti perkembangan penanganan kasus tersebut menyampaikan bahwa sejauh ini dirinya termasuk yang belum yakin bahwa Putri adalah korban. Apalagi korban dugaan tindak pidana pelecehan seksual. Alasannya adalah relasi kuasa. Menurut Reza, umumnya pelecehan seksual dilakukan oleh pihak yang lebih dominan dari korban. Sementara dalam relasi kuasa antara Putri dengan Yosua, Putri ada pada posisi lebih dominan.
Sampai penyidikan kasus tersebut direkonstruksi kemarin, Reza masih belum melihat ada fakta-fakta yang memungkinkan bagi seorang brigadir polisi seperti Yosua melecehkan istri jenderal bintang dua. ”Saya tidak teryakinkan bahwa PC adalah seorang korban,” imbuhnya. Kalaupun terjadi pelecehan seksual di Magelang, penyidik perlu memastikan lebih lanjut siapa yang menjadi korban dan siapa pelakunya.
Lebih lanjut, Reza menekankan bahwa yang terpenting saat ini adalah dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dapat dibuktikan. Berkaitan dengan keterangan para tersangka, termasuk motif dibalik tindakan melanggar hukum itu dilakukan, para tersangka bisa berkata apapun. Apalagi, Yosua yang disebut melakukan pelecehan seksual sudah tiada. ”Yang penting adalah pembuktian bahwa pembunuhan yang mereka lakukan adalah berencana,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana menyampaikan bahwa berkas perkara empat tersangka dalam kasus masih belum lengkap atau dalam posisi P-18. Berkas tersebut bakal dikembalikan oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) pada Kamis (30/8). ”Termasuk berkas perkara yang masih ada kekurangan,” kata dia saat ditanyai oleh awak media di kantor Puspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) kemarin.(*)
Salah satu titik ruas Jalan Laksamana Bintan, Kota Batam. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos
batampos – Kondisi Jalan Laksamana Bintan dari Simpang Frangki, Batam Center hingga terowongan Pelita, Lubukbaja saat ini dalam tahap perbaikan. Perbaikan baru terlihat pada jalan yang berlubang.
Pantauan di lokasi, Selasa (30/8), sejumlah alat berat melakukan perbaikan di sekitar Patung Kuda, Seipanas. Jalan berlubang tersebut dikeruk, dan diaspal kembali.
“Memang harus dari lama diperbaiki. Karena jalan ini sudah tak layak digunakan, sangat membahayakan,” ujar Nanda, salah seorang pengendara.
Ia mengatakan perbaikan jalan tersebut seharusnya dilakukan secara keseluruhan. Sebab, jalan ini sudah merata dipenuhi lubang dan gelombang.
“Kalau lubang-lubang besar saja diperbaiki percuma saja. Nanti lubang yang kecil-kecil itu akan membesar lagi. Maka itu, harusnya seluruhnya diperbaiki, dan diaspal lagi,” kata warga Seipanas ini.
Hal senada dikatakan Rizal, warga Bengkong Indah. Ia mengatakan perbaikan jalan tersebut seharusnya dilakukan secara keseluruhan. Ia meminta pemerintah mengeruk seluruh jalan dan kembali mengaspalnya.
“Yang gelombang-gelombang itu juga harus diperbaiki. Itu juga membahayakan, karena membuat pengendara tidak stabil dan bisa menyebabkan kecelakaan,” katanya.
Ia menilai dengan banyaknya proyek pelebaran jalan di Batam ini harus sebanding dengan kualitas jalan.
“Jalan lebar tapi banyak lubang dan gelombang sama saja bohong. Itu sama saja ngancam nyawa kita pengendara motor,” tutupnya.(*)