Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 688

Ramalan Shio Hari Ini 16 November: Enam Shio Dapat Rezeki Melimpah

0
Ilustrasi. F. Freepik

batampos – Hari Minggu disebut sebagai kombinasi energi yang membuat hidup terasa lebih ringan. Bulan Babi Api membawa suasana hangat, sementara Tahun Ular Kayu membuat banyak orang lebih fokus menentukan pilihan penting.

Pada 16 November 2025, enam shio diprediksi mendapat keberuntungan besar. Berikut enam shio yang diprediksi beruntung pada 16 November 2025:

1. Kerbau
Beban tagihan, keputusan, atau tanggung jawab yang lama menumpuk diprediksi mulai terselesaikan. Momen hangat dari seseorang dekat juga membuat harimu lebih cerah.

2. Ular
Distraksi yang berhasil kamu singkirkan berbuah hasil. Kejujuran pada diri sendiri memunculkan peluang baru, persetujuan penting, atau informasi yang menyatukan berbagai hal yang kamu perjuangkan.

3. Ayam
Kamu selama ini mengurus banyak hal sekaligus. Hari ini, urusan finansial atau kebutuhan praktis yang mengganjal akhirnya terselesaikan.

4. Tikus
Ada sesuatu yang membebanimu cukup lama dan kini mulai menemukan titik terang. Apa yang telah kamu persiapkan memberikan ruang bernapas yang lebih lega.

5. Babi
Rencana yang kamu bangun perlahan menunjukkan hasil nyata. Kamu mungkin menerima undangan atau dorongan positif yang meningkatkan rasa percaya diri.

6. Kuda
Stabilitas emosional membuat keberuntungan lebih mudah menghampiri. Kabar melegakan atau perhatian dari seseorang memberi efek besar pada harimu.

Ramalan shio 16 November 2025 ini menunjukkan bahwa masing-masing shio mengalami keberuntungan dengan cara berbeda. Stabilitas, peluang, dan kelimpahan menjadi tema utama bagi enam shio tersebut. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Ramalan Shio Hari Ini 16 November: Enam Shio Dapat Rezeki Melimpah pertama kali tampil pada Lifestyle.

Epson Hadirkan Seri Printer EcoTank Terbaru Dorong Produktivitas dan Efisiensi Bisnis Kecil

0

batampos– Epson, perusahaan printer Ink Tank No.1 di dunia , resmi meluncurkan seri printer All-in-One EcoTank generasi terbaru: L4360, L6370, dan L6390. Ketiga model ini dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) meningkatkan efisiensi, mengendalikan biaya operasional, sekaligus menjaga kualitas cetak profesional di setiap pekerjaan.

Dalam kondisi bisnis yang menuntut efisiensi tinggi, kekhawatiran utama mengenai meningkatnya biaya operasional bagi 72,2% pelaku UMKM . Epson menjawab tantangan tersebut dengan menghadirkan solusi cetak yang hemat energi, tangguh, dan mudah dioperasikan serta dirancang khusus untuk mendukung bisnis agar tetap produktif dan kompetitif.

Solusi Andal dengan Teknologi Heat-Free
Sebagai penerus dari model L4260, L6270, dan L6290, seri EcoTank terbaru ini dilengkapi teknologi Heat-Free Epson, yang memungkinkan proses cetak tanpa panas.
Hasilnya, printer dapat mencetak lebih cepat, dengan konsumsi daya lebih rendah, dan masa pakai lebih panjang.

BACA JUGA: Presiden Seiko Epson Corporation Lakukan Kunjungan Perdana ke Indonesia dan Resmikan PIN Experience Center, Showroom Solusi Terbesar di Asia Tenggara

Dengan penghematan energi dan bahan habis pakai hingga 84%, seri EcoTank terbaru mendukung pelaku usaha untuk menerapkan operasional yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Desain Ringkas dengan Daya Tahan Maksimal
Tampil dalam dua warna modern yang elegan, ketiga model printer ini terlihat profesional sekaligus mudah berpadu dengan ruang kerja minimalis atau bisnis rumahan. Lampu indikator status terbaru memberi kemudahan bagi pengguna untuk memantau proses cetak secara langsung, menghadirkan pengalaman penggunaan yang intuitif dan cerdas.
Meski berukuran ringkas — hanya 37,5 x 34,7 x 18,7 cm — setiap model menyimpan performa yang mengesankan. L4360 memiliki berat sekitar 5,2 kg, sementara L6370 dan L6390 masing-masing 7,2 kg dan 7,3 kg, menandakan konstruksi kokoh yang siap untuk beban kerja tinggi.

Dari sisi daya tahan produk L4360 dilengkapi dengan garansi 2 tahun atau hingga 50.000 halaman (carry-in), dan pengguna juga bisa mendapatkan tambahan garansi 2 tahun gratis dengan mendaftarkan produk di MyEpson Portal. Sedangkan L6370 dan L6390, dilengkapi dengan garansi 2 tahun atau hingga 100.000 halaman (carry-in), dan pengguna juga bisa mendapatkan tambahan garansi 2 tahun gratis dengan mendaftarkan produk di MyEpson Portal. Keandalan ini menjadikannya investasi jangka panjang yang ideal bagi pelaku usaha yang menuntut efisiensi tanpa kompromi terhadap kualitas.

Produktivitas yang Lebih Tinggi, Pekerjaan Lebih Mudah
Dengan kecepatan cetak yang lebih tinggi, seri ini menghadirkan peningkatan signifikan dalam performa pencetakan. L4360 mampu mencetak hingga 15 ipm untuk dokumen hitam putih dan 8 ipm untuk lembar berwarna, yang berarti 43% lebih cepat dari pendahulunya. Sementara itu, L6370 dan L6390 mencetak hingga 18 ipm (hitam putih) dan 9 ipm (warna), atau 16% lebih cepat dari model sebelumnya.
Kedua model ini juga dilengkapi fitur pemindaian dan penyalinan auto duplex, yang mempercepat alur kerja dan memudahkan penanganan dokumen dua sisi. Printer dapat memindai hingga 30 lembar kertas A4 bolak-balik, setengah kali lebih cepat dari proses konvensional.

Peningkatan performa ini memastikan produktivitas optimal melalui kecepatan dan otomatisasi yang lebih baik, menjadikannya pilihan tepat bagi bisnis yang mengutamakan efisiensi.

Kualitas cetak profesional dengan biaya rendah
Kualitas tetap menjadi DNA Epson. Setiap hasil cetak dari seri EcoTank terbaru menampilkan warna yang tajam dan akurat, tone kulit yang natural, serta teks hitam pekat yang tegas. Hasilnya, dokumen bisnis, laporan, atau materi promosi akan tampil profesional setiap saat.

Dengan menggunakan botol tinta type 001 yang memiliki berkapasitas tinggi yang mampu mencetak hingga 8.500 halaman hitam dan 6.500 halaman warna, pengguna dapat menikmati biaya cetak per halaman yang jauh lebih rendah. Selain itu, desain tangki tinta terbaru yang berada di bagian depan memudahkan proses isi ulang tanpa perlu mengangkat printer—praktis dan bebas repot.

Lebih Cerdas dengan Konektivitas Modern
Mendukung gaya kerja fleksibel, printer EcoTank terbaru dilengkapi Wi-Fi dan Wi-Fi Direct, memungkinkan pencetakan langsung dari berbagai perangkat tanpa memerlukan komputer. Melalui aplikasi Epson Smart Panel, pengguna dapat mengatur, memantau, dan mengelola proses pencetakan hanya dengan sentuhan di ponsel mereka.
Untuk kemudahan perawatan, kini tersedia maintenance box (MTB) yang dapat diganti secara mandiri. Desain casing baru yang tidak lagi menggunakan sekrup memungkinkan pengguna mengganti MTB tanpa alat khusus, membuat perawatan jauh lebih cepat dan efisien.

“Epson terus berinovasi menghadirkan solusi cetak yang efisien dan mudah digunakan untuk mendukung bisnis kecil dan menengah di Indonesia,” ujar Syahrizal Aprianto selaku Head of Product Merketing Printer Epson Indonesia. “Melalui seri printer EcoTank generasi terbaru, kami menghadirkan kinerja lebih cepat, daya tahan lebih kuat, dan fitur yang ramah pengguna untuk membantu bisnis tetap produktif, kompetitif, dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Peluncuran Epson EcoTank L4360, L6370, dan L6390 menjadi bukti nyata komitmen Epson dalam memperkuat pertumbuhan bisnis kecil di Indonesia. Dengan kombinasi desain modern, teknologi efisien, dan kualitas cetak profesional, seri EcoTank terbaru siap menjadi mitra andal bagi pelaku usaha yang ingin melangkah lebih jauh — lebih cepat, lebih hemat, dan lebih berkelanjutan.
Kunjungi situs resmi Epson www.epson.co.id atau hubungi toko resmi Epson terdekat untuk informasi lebih lanjut.

Tentang Epson

Epson adalah pemimpin teknologi global yang memiliki filosofi inovasi yang efisien, ringkas, dan tepat yang memperkaya kehidupan dan membantu menciptakan dunia yang lebih baik. Perusahaan ini berfokus pada pemecahan masalah sosial masyarakat melalui inovasi dalam pencetakan rumah dan kantor, komersial dan industri, pencetakan, manufaktur, visual dan gaya hidup.

Tujuan Epson adalah untuk menjadi karbon negatif dan menghilangkan penggunaan sumber daya bawah tanah yang dapat habis seperti minyak dan logam pada tahun 2050. Dipimpin oleh Seiko Epson Corporation yang berbasis di Jepang, Grup Epson di seluruh dunia menghasilkan penjualan tahunan lebih dari JPY 1 triliun.
Kunjungi corporate.epson/en untuk informasi lebih lanjut.

Tentang Epson Indonesia

PT Epson Indonesia berdiri pada bulan Oktober 2000 sebagai perwakilan penjualan dan pemasaran di Indonesia. PT Epson Indonesia beroperasi di bawah kendali kantor regional Epson Singapore, Pte. Ltd.
Saat ini, PT Epson Indonesia yang bertempat di Jakarta telah memiliki 28 lokasi purnajual (16 Epson Sales & Service dan 12 Epson Service Center) Dengan didukung oleh distributor-distributor yang berpengalaman dan jaringan dealer yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia, PT Epson Indonesia telah mampu memperluas penjualan ke seluruh pelosok Indonesia. PT Epson Indonesia kini memasarkan produk printer SIDM (Dot Matrix), Inkjet, Laser, LFP termasuk consumablesnya, dan produk-produk lain seperti scanner, dan proyektor. Silakan kunjungi situs kami www.epson.co.id. (*)

 

Artikel Epson Hadirkan Seri Printer EcoTank Terbaru Dorong Produktivitas dan Efisiensi Bisnis Kecil pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemisahan Jalur Roda Dua dan Empat Masih Disosialisasikan, Risiko Kecelakaan Diharapkan Turun

0
Petugas terus melengkapi marka penanda pemisahan jalur sepeda motor dan kendaraan roda empat di jalan Sudirman. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Upaya penertiban lalu lintas melalui pemisahan jalur antara kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah ruas utama Kota Batam terus dimaksimalkan. Hingga pertengahan November, Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Batam masih gencar melakukan sosialisasi kepada para pengendara, terutama di Jalan Jenderal Sudirman yang menjadi koridor utama aktivitas masyarakat.

Marka jalur khusus motor berupa simbol sepeda motor di dua lajur kiri kini semakin diperbanyak di berbagai titik. Selain itu, garis marka kuning sebagai pembatas antar lajur juga diperjelas untuk membantu pengendara memahami batas aman saat berpindah jalur. Petugas tampak aktif memberikan arahan langsung di lapangan agar masyarakat membiasakan diri dengan pola berkendara yang baru ini.

Sosialisasi ini, menurut Satlantas Polresta Barelang, merupakan tahap penting sebelum penertiban penuh dilakukan. Petugas di lapangan masih mendapati sebagian pengendara belum disiplin menempati jalur yang sesuai. Namun, mereka optimistis bahwa edukasi yang terus menerus akan membuat masyarakat memahami dan akhirnya membudayakan tertib berlalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan kanalisasi juga tetap dilakukan pada jam-jam sibuk, baik pagi maupun sore, mulai dari Simpang KDA hingga Fly Over Laluan Madani. Petugas ditempatkan di titik-titik rawan padat kendaraan seperti depan Dang Anom, Perumahan Plamo, dan Pos 909 untuk memastikan arus tetap terkendali dan menghindari terjadinya crossing kendaraan.

Baca Juga: Tertib Berlalu Lintas Butuh Waktu, Polisi dan Dishub Batam Terus Edukasi Pengguna Jalan Lewat Kanalisasi

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa pemisahan jalur ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan dan mendorong keselamatan sebagai budaya bersama. Ia berharap masyarakat dapat mematuhi aturan yang sudah mulai diterapkan ini demi keselamatan diri sendiri maupun pengendara lain.

“Sosialisasi ini masih terus berjalan. Kami berharap masyarakat bisa tertib dan menyesuaikan diri dengan aturan baru ini. Ini semua demi keselamatan bersama,” ujar Zaenal, Sabtu (14/11).

Menurutnya, penataan jalur ini bukan hanya bertujuan memperlancar arus kendaraan, tetapi juga meminimalkan risiko senggolan antara sepeda motor dan mobil yang kerap terjadi di kawasan padat lalu lintas. Dengan pemisahan jalur yang jelas, pola berkendara diharapkan menjadi lebih teratur.

Satlantas Polresta Barelang mengimbau seluruh pengguna jalan agar mematuhi marka dan arahan petugas. Kepatuhan terhadap jalur, menurut mereka, akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan lalu lintas Kota Batam yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pemisahan Jalur Roda Dua dan Empat Masih Disosialisasikan, Risiko Kecelakaan Diharapkan Turun pertama kali tampil pada Metropolis.

Penyidikan Ledakan MT Federal II Masuki Tahap Penentuan, Polisi Siapkan Gelar Perkara

0
Korban ledakan kapal tanker Federal II di PT ASL Shipyard saat dievakuasi.

batampos – Penyidikan kasus ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Sabtu (15/11/2025), pemeriksaan saksi telah melampaui 40 orang, dan proses penggalian informasi di jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) disebut berjalan alot karena kompleksnya konstruksi kejadian.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan bahwa kasus ini masih menjadi atensi serius jajaran kepolisian. “Terkait kejadian kapal, ini masih jadi atensi. Pemeriksaan saksi berlangsung alot karena banyak hal teknis yang harus dicocokkan,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (15/11).

Menurut Zaenal, penyidikan kasus ini telah resmi berada pada tahap penyidikan (sidik) dan kini memasuki fase penentuan sebelum penetapan tersangka. Pemeriksaan Labfor juga masih ditunggu sebagai bagian penting untuk mengunci konstruksi penyebab ledakan. “Sidik sudah berjalan. Kami masih menunggu beberapa hal dari Labfor untuk memperkuat hasil penyidikan,” kata Zaenal.

Baca Juga: Serikat Pekerja: Maincon–Subcon Harus Ikut Bertanggung Jawab atas Laka Kerja di PT ASL

Ia menambahkan, pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk melaksanakan gelar perkara, sebuah tahap krusial yang akan menentukan arah pertanggungjawaban pidana dalam kasus yang menewaskan 14 pekerja tersebut. “Federal II ini kita sedang mencari waktu gelar perkara. Setelah semua data sinkron, baru bisa kita lakukan,” tegasnya.

Pemeriksaan saksi yang mencapai 40-an orang ini mencakup pekerja lapangan, teknisi, mandor, petugas keselamatan kerja, pihak manajemen, hingga unsur pengawasan dari instansi pemerintah. Polisi menilai diperlukan pendalaman menyeluruh untuk menentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya ledakan.

Zaenal memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan tanpa tekanan dari pihak mana pun. “Kami ingin hasilnya objektif dan bisa dipertanggungjawabkan. Penetapan tersangka tidak boleh terburu-buru karena harus sesuai alat bukti,” jelasnya.

Hingga kini, ledakan tragis di kapal tanker MT Federal II masih menjadi sorotan besar publik. Tragedi pada 15 Oktober 2025 itu menewaskan 14 pekerja dan melukai puluhan lainnya, sebagian mengalami luka bakar parah dan trauma inhalasi. Kasus ini disebut sebagai salah satu kecelakaan kerja paling fatal dalam sejarah industri galangan kapal Batam.

Dengan penyidikan yang memasuki fase final dan gelar perkara yang akan digelar dalam waktu dekat, masyarakat menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam memastikan pihak yang lalai atau melanggar prosedur keselamatan kerja dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penyidikan Ledakan MT Federal II Masuki Tahap Penentuan, Polisi Siapkan Gelar Perkara pertama kali tampil pada Metropolis.

Penolakan Relokasi Kantor Lurah Makin Keras, Warga Sukajadi Kirim Surat ke DPR RI

0
Warga sukajadi tetap komitmen menolak relokasi kantor kelurahan di lahan fasum. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Penolakan warga RW 01 Perumahan Sukajadi terhadap rencana relokasi Kantor Lurah Sukajadi semakin menguat. Sabtu (15/11), warga kembali berkumpul di fasum RW yang berada tepat di samping kantor kelurahan saat ini. Pertemuan itu digelar untuk meluruskan informasi yang beredar bahwa pihak kelurahan dan kecamatan tengah memproses perizinan pembangunan gedung baru di lahan fasum tersebut, padahal proses pembahasan di DPRD Batam belum selesai.

Warga menegaskan bahwa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya, DPRD Batam menyatakan hasil pembahasan belum dibawa ke pimpinan, serta menyarankan agar Pemerintah Kota Batam mengkaji ulang rencana relokasi. Salah satu opsi yang direkomendasikan adalah renovasi kantor lurah lama yang dinilai masih layak. “Kami tidak menolak kantor lurah, tapi kami menolak relokasinya ke lahan fasum,” ujar Rebecca, perwakilan warga.

Berdasarkan penjelasan warga, lahan kantor lurah saat ini memiliki luas sekitar 900 meter persegi, sementara lahan fasum yang diincar untuk pembangunan kantor baru luasnya sekitar 1.000 meter persegi. Jika alasan relokasi berkaitan dengan keterbatasan lahan, warga menyatakan kesediaan memberikan lahan fasum RW untuk memperluas kantor lurah lama. Namun mereka menolak keras pemindahan kantor ke lokasi fasum baru karena dinilai tidak sesuai peruntukan dan telah memiliki sertifikat fasum.

Baca Juga: Tak Masuk Musrenbang, DPRD Minta Proyek Kantor Lurah Sukajadi Ditinjau Ulang

“Kalau mau renovasi, silakan. Lahan yang ada masih cukup. Pakai saja lahan fasum RW kalau mau tambah luas, itu kami setujui. Tapi jangan lahan fasum,” tegas Ketua RW 01, Budiman.

Sejumlah kejanggalan juga menjadi sorotan warga, termasuk pemasangan plang bertuliskan “tanah milik Pemko” di median jalan kawasan Sukajadi. Menurut warga, tindakan itu tidak lazim karena tidak diterapkan di seluruh median jalan di Batam. “Kalau memang prosedurnya begitu, semua median jalan di Batam harusnya dipasang plang serupa. Kenapa hanya di Sukajadi?” ujar salah satu warga.

Budiman menambahkan, hingga saat ini Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) belum terbit dan dokumen AMDAL lingkungan tidak pernah disampaikan kepada warga. Namun beberapa waktu lalu kontraktor sempat mencoba memasukkan material bangunan ke lokasi fasum. “Bagaimana mungkin pekerjaan mau dimulai kalau izin saja tidak ada? Ini jelas tidak prosedural,” katanya.

Kekecewaan warga juga mengemuka terkait sikap aparat dan pejabat sebelumnya. Rebecca menuturkan bahwa jaksa yang turun ke lokasi sempat menyatakan warga tidak boleh menginjak lahan tersebut, namun ketika RDP berlangsung, pihak kejaksaan tidak hadir. “Kami merasa diabaikan,” ujarnya. Karena itu, warga telah mengirim surat keberatan kepada Komisi VI DPR RI agar persoalan ini mendapat perhatian lebih luas.

Ketua RT 01, Nurjehan, menilai komunikasi dari pihak kelurahan tidak transparan. Menurutnya, tujuh kali pertemuan digelar tanpa hasil konkret. “Penjelasannya berbelit dan tidak kompeten. Kantor lurah lama masih layak, tidak seramai kantor kelurahan lain. Tidak perlu dibuat mewah hanya karena lokasinya di Sukajadi,” tegasnya.

Sejumlah warga juga menilai ada kepentingan tertentu di balik rencana relokasi tersebut. Mereka menyebut adanya keinginan membangun kantor lurah dengan pemandangan lapangan golf. “Ini kantor pelayanan publik, bukan kantor pengusaha. Kehadiran tim terpadu yang datang seolah-olah kami ini pelaku kriminal sangat mengecewakan,” kata salah seorang warga.

Hingga kini tidak ada aktivitas pembangunan di lokasi fasum yang dipersoalkan. Namun warga menegaskan penolakan mereka tidak berubah. “Kalau lurahnya yang tidak kompeten, lurahnya saja yang pindah, bukan kantornya,” tegas warga.

Sementara itu, Rita warga yang tinggal dekat fasum menyatakan tidak pernah menandatangani surat persetujuan relokasi dan menolak jika lahan fasum yang memiliki sertifikat itu dijadikan kantor kelurahan.

Sementara pihak kelurahan ataupun kecematan belum bisa dikonfirmasi. Camat Batamkota Dwiki Septiawan belum mau berkomentar terkait masalah ini ketika dihubungi via telepon. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Penolakan Relokasi Kantor Lurah Makin Keras, Warga Sukajadi Kirim Surat ke DPR RI pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Duyung Tertata, Pengaspalan dan Pelebaran Tingkatkan Kenyamanan Pengendara

0
Sejumlah pekerja melakukan pengaspalan Jalan Duyung depan DC Mall menuju simpang Baloi Center, Minggu (9/11). Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Proses perbaikan Jalan Duyung yang menghubungkan Simpang Tanjungumma hingga Pasar Induk Jodoh mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Jumat (13/11), sejumlah ruas jalan yang selama ini rusak parah mulai diaspal ulang sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur di kawasan padat tersebut.

Ruas jalan yang telah lama dikeluhkan masyarakat itu sebelumnya dipenuhi lubang, gelombang, hingga permukaan retak yang membahayakan pengguna roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Pantauan di lapangan, proses pengaspalan berjalan beriringan dengan proyek pelebaran jalan yang tengah dikerjakan Pemerintah Kota Batam. Sejumlah alat berat tampak melakukan perataan permukaan lama, sementara pekerja mengarahkan truk pengangkut aspal untuk mempercepat proses pelapisan ulang jalan.

Tak hanya perbaikan pada jalur eksisting, proyek pelebaran jalan juga terus berlangsung. Di beberapa titik, badan jalan yang sudah dibuka kini mulai memasuki tahap pengerasan dan langsung diaspal bersamaan dengan pekerjaan dari sisi Simpang Tanjunguma. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian dan mengurangi potensi kemacetan selama pengerjaan.

Anwar, salah satu pengguna jalan, menyambut baik perkembangan tersebut. Ia menilai perbaikan itu sudah sangat dinantikan mengingat kondisi Jalan Duyung sebelumnya kerap membahayakan pengendara. “Bagus sekali sudah mulai diaspal. Jalan ini sudah lama rusak dan banyak lubang. Sekarang lebih nyaman dan tidak terlalu berdebu lagi,” ujarnya.

Menurut Anwar, pengaspalan dan pelebaran yang dilakukan secara bersamaan merupakan langkah tepat untuk memastikan jalur tersebut mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat. “Semoga pengerjaannya cepat selesai. Jalan ini kan akses utama, jadi kalau mulus semua orang terbantu,” tambahnya.

Sementara itu, Pemko Batam menargetkan perbaikan Jalan Duyung dapat selesai secara bertahap untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan logistik dan perdagangan. Pekerjaan juga diprioritaskan agar hasilnya tahan lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

Dengan dimulainya proses pengaspalan ini, masyarakat berharap wajah Jalan Duyung semakin tertata dan menjadi akses yang aman, nyaman, serta representatif sebagai jalur utama di pusat Kota Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Jalan Duyung Tertata, Pengaspalan dan Pelebaran Tingkatkan Kenyamanan Pengendara pertama kali tampil pada Metropolis.

HUT Brimob: Kesiapsiagaan, Sosial, dan Profesionalisme Jadi Prioritas

0
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo dan Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Arief Doddy Suryawan diangkat oleh anggota Brimob Polda Kepri, Jumat (14/11). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Korps Brimob Polda Kepri mematangkan kesiapan personel dan memperkuat peran sosial di tengah masyarakat. Wakapolda Kepri, Brigjen Anom Wibowo, mengatakan program pembinaan dan peningkatan kemampuan kini menjadi fokus utama. Termasuk mempersiapkan prajurit yang tengah ikut seleksi Tamtama menuju pendidikan lanjutan.

“Semoga dengan sekolah yang akan dihadapi nanti menghasilkan Brimob yang lebih profesional, berintegritas, tegas, dan membawa Brimob semakin maju,” ujar Brigjen Anom, saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Brimob di Mapolda Kepri, Jumat (14/11).

Ia menekankan bahwa Brimob tidak boleh berhenti berlatih dan harus terus mendukung program-program Polda Kepri. Terutama menghadapi dinamika keamanan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Brimob Polda Kepri juga mengembangkan berbagai program ketahanan pangan. Mulai dari penanaman jagung pipil hingga pembangunan kolam ikan sebagai bentuk aktualisasi yang tidak hanya bermanfaat untuk satuan, tetapi juga masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, kegiatan sosial Brimob digencarkan melalui Jumat Berkah. Setiap pekan, tim Brimob memasak di dapur lapangan dan membagikan sekitar 300 porsi makanan kepada masyarakat marginal di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan. Selain makan gratis, Brimob juga melayani pemeriksaan kesehatan, menjual bahan pangan murah, hingga membagikan paket sembako.

“Karena wilayah tersebut bisa dijangkau kendaraan, kami maksimalkan mobil dapur lapangan untuk hadir langsung ke masyarakat,” kata Anom.

Di bidang sarana dan prasarana, Brimob Kepri mendapat tambahan perkuatan berupa alutsista dan alat khusus (alsus). Penambahan ini dinilai penting untuk memperkuat kemampuan satuan dalam menghadapi operasi SAR, terutama menjelang akhir tahun yang diprediksi diwarnai cuaca ekstrem.

Brimob juga meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan unjuk rasa serta pengamanan kawasan perbatasan. Personel Intelmob dan Rasmob disiagakan untuk melakukan penyelidikan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan eskalasi tinggi.

Dansat Brimob Polda Kepri, Kombes Arief Doddy Suryawan, menyampaikan bahwa peringatan HUT Brimob tahun ini digelar sederhana sesuai instruksi dari Korps Brimob.

“Tahun ini kami hanya melaksanakan syukuran di masing-masing daerah. Kami lebih mengedepankan kesederhanaan,” ujar Arief.

Ia menyebutkan, Brimob Polda Kepri saat ini diperkuat 700 personel yang terus didorong menjaga soliditas dan kedekatan dengan masyarakat.

“Sesuai arahan kegiatan Jumat Berkah tetap menjadi prioritas kami bersama satuan kerja di Polda. Kami rutin melaksanakan pembagian makanan gratis dan kegiatan sosial lainnya,” sambungnya.

Perayaan HUT Brimob tahun ini menjadi momentum untuk mempertegas komitmen satuan dalam menjaga keamanan daerah sekaligus hadir membantu masyarakat Kepri. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel HUT Brimob: Kesiapsiagaan, Sosial, dan Profesionalisme Jadi Prioritas pertama kali tampil pada Metropolis.

Terminal 2 Hang Nadim Segera Dibangun, Proses Pengadaan Dimulai November

0
Ilustrasi. Suasana di Bandara Hang Nadim Batam.

batampos – Setelah merampungkan renovasi Terminal 1, PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) kini bersiap memasuki fase penting dalam pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim.

Proyek strategis pembangunan Terminal 2 segera memasuki tahap pengadaan kontraktor baru, penanda dimulainya babak baru modernisasi bandara terbesar di Kepulauan Riau tersebut.

Pjs. Direktur Utama PT BIB, Annang Setia Budhi, mengungkapkan bahwa proses pengadaan kontraktor akan dimulai pada November 2025 dan diperkirakan berlangsung selama tiga bulan.

“Seluruh proses akan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku di PT BIB, agar proyek pembangunan Terminal 2 dapat berjalan efektif, efisien, dan optimal,” ujarnya, Sabtu (15/11).

Jika tidak ada hambatan, konstruksi Terminal 2 ditargetkan dimulai pada triwulan pertama tahun 2026.

“Masa pembangunan diperkirakan berlangsung selama 24 bulan, sehingga terminal baru berstandar internasional itu dapat mulai melayani penumpang pada akhir 2027,” katadia.

Renovasi Terminal 1 yang dilaksanakan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) resmi diserahkan kepada PT BIB dengan hasil memuaskan.

Terminal yang kini tampil lebih modern dan nyaman itu menjadi bukti komitmen PT BIB dalam menghadirkan standar pelayanan yang semakin tinggi bagi para pengguna jasa.

Berdasarkan kajian komprehensif dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), serta pendampingan Tim Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI, PT BIB dan WIKA sepakat melakukan penyesuaian lingkup pekerjaan untuk proyek pengembangan bandara.

“Penyesuaian ini sekaligus membuka jalan bagi penunjukan kontraktor baru yang akan fokus mengerjakan pembangunan Terminal 2,” ujarnya.

Kehadiran Terminal 2 diyakini akan meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan penumpang sekaligus memperkuat posisi Hang Nadim sebagai hub transportasi udara utama di wilayah barat Indonesia. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Terminal 2 Hang Nadim Segera Dibangun, Proses Pengadaan Dimulai November pertama kali tampil pada Metropolis.

Tersangka Pengeroyokan di Tanjungpinang Hanya Tahanan Kota, Korban Tetap Was-was

0
Korban pengeroyokan, Risma Hutajulu bersama Kaspol Jihad, S.H., M.H., penasihat hukum korban.

batampos – Kasus pengeroyokan yang melibatkan dua wanita berinisial SIC dan EIC terhadap korban Risma Hutajulu di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, memasuki babak baru. Berkas dan tersangka telah dilimpahkan dari penyidik Polsek Tanjungpinang Barat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, atau yang disebut tahap II.

Meski begitu, kedua tersangka belum ditahan di balik jeruji besi. Kejari Tanjungpinang memilih menetapkan keduanya sebagai tahanan kota, dengan alasan para tersangka merupakan tulang punggung keluarga, memiliki anak yang masih menempuh pendidikan, serta ada jaminan dari orang tua.

“Benar, kami telah menerima pelimpahan tersangka dari penyidik. Namun keduanya hanya sebagai tahanan kota,” ujar Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang, Martahan Napitupulu, Jumat (14/11).

Keputusan ini menuai kekhawatiran dari pihak korban. Penasihat hukum Risma, Kaspol Jihad, menegaskan bahwa tidak ditahannya tersangka membuat kliennya merasa tidak aman, terutama karena rumah korban berhadap-hadapan langsung dengan rumah pelaku. Menurutnya, penahanan diperlukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya.

Kejari memastikan, setelah tahap II, berkas dan tersangka akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang untuk proses persidangan. (*)

Reporter: Mohamad Ismail

Artikel Tersangka Pengeroyokan di Tanjungpinang Hanya Tahanan Kota, Korban Tetap Was-was pertama kali tampil pada Kepri.

Pelayanan SKCK di Polresta Barelang Kini Bisa Online

0
Layanan SKSCK di kantor polisi.

batampos – Polresta Barelang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat kemampuan personelnya melalui Latihan Kemampuan (Latkatpuan) fungsi teknis Intelijen Keamanan (Intelkam). Salah satunya adalah pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Wakasat Intelkam AKP Buhedi Sinaga, menekankan bahwa Intelkam merupakan garda terdepan dalam deteksi dini, penggalangan, serta pengurusan perizinan. Ia mengingatkan pentingnya penguasaan mekanisme penerbitan dokumen-dokumen seperti Surat Izin Keramaian (SI), yang diperlukan untuk berbagai kegiatan yang melibatkan massa mulai dari konser musik hingga kegiatan budaya dan olahraga.

Selain SI, Buhedi juga menjelaskan secara rinci mengenai tata cara penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk kegiatan yang bersifat pemberitahuan seperti unjuk rasa atau rapat umum. Pengetahuan terhadap aturan tersebut menjadi kunci agar anggota mampu memberikan pelayanan humanis, akurat, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Baca Juga: Kasus Laka Kerja di PT ASL: Kejadian Pertama P-21, Ledakan Kedua Diproses Terpisah

Materi kemudian mengerucut pada pelayanan yang paling sering dibutuhkan masyarakat, yakni penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). AKP Buhedi menjelaskan prosedur, syarat, serta pentingnya ketelitian dalam proses penerbitan SKCK yang kerap digunakan untuk berbagai keperluan administrasi, mulai dari pekerjaan hingga pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan pula inovasi terbaru Polresta Barelang dalam pelayanan SKCK. Kini, masyarakat dari seluruh wilayah Indonesia dapat mengajukan SKCK secara online hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), tanpa harus mendatangi kantor polisi pada tahap awal. Modernisasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi sesuai konsep Polri Presisi.

Inovasi layanan tersebut mendapat perhatian khusus karena dianggap mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan proses cepat dan mudah. Polresta Barelang menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mendukung efisiensi birokrasi kepolisian. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pelayanan SKCK di Polresta Barelang Kini Bisa Online pertama kali tampil pada Metropolis.