Ilustrasi. Sejumlah wisatawan yang baru tiba berjalan di area pelabuhan Internasional Batamcenter, Sabtu (25/6). Arus penumpang yang datang maupun yang pergi di Pelabuhan Internasional mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Provinsi Kepri menilai masih banyak permasalahan, yang menghalangi masuknya wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kepri.
Problem tersebut mulai dari harga tiket kapal maupun pesawat, kenaikan BBM serta problem VoA (Visa on Arrival).
“Semua itu sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap pariwisata di Kepri,” kata Ketua Asosiasi Pariwisata Nasional (Asparnas) Provinsi Kepri, Mulyadi Tan, Rabu (14/9).
Ia menjabarkan permasalahan yang dihadapi para wisnus dan wisman. Terkait dengan wisman, Mulyadi menilai bahwa masih belum turunnya harga tiket kapal dari Singapura, menjadi salah satu biang atau penyebab turunnya kunjungan wisman.
Selain itu, sebelum pandemi banyak wisman datang dengan menggunakan bebas biaya VoA. Tapi kini, ada pembatasan untuk beberapa warga negara.
Mulyadi berharap pembebasan VoA ini makin diperbanyak. Sehingga potensi masuknya wisman pun lebih besar. “Sekarang ini, Kepri sangat berharap potensi masuknya wisman. Harapannya sebesar 70 persen, sedangkan wisnus itu 30 persen,” ujarnya.
Lalu, problem wisatawan nusantara adalah harga tiket. Rute Jakarta ke Batam tiketnya dikisaran Rp500 ribu, tapi kini di kisaran Rp1 juta. “Pasti ini memberikan dampak ke wisnus,” ucap Mulyadi.
Kenaikan harga BBM, kata Mulyadi membuat para pengelola pariwisata harus meningkatkan tarifnya. Ia mencontohkan hotel akan terdampak kenaikan BBM. Sebab hampir semua kebutuhan hotel mengalami kenaikan.
“Kami berharap tarif listrik juga sampai naik pula. Sebab, efeknya akan semakin besar,” tuturnya.
Ia berharap pemerintah bisa cepat tanggap mengatasi permasalahan ini. Sebab, jika dibiarkan tentunya akan berdampak terhadap pariwisata.
“Pemerintah harus bisa cepat menyusun perencanaan dan action apa saja yang bisa dikerjakan. Saya berharap dalam waktu dekat ada gebrakan,” tuturnya.
Kepala Dinas Pariwisata Batam, Ardiwinata membenarkan ada beberapa hal yang mempengaruhi datangnya wisman dan wisnus. Meskipun begitu, ia optimis industri pariwisata bisa dapat tumbuh.
“Kami terus membuat berbagai kegiatan yang dapat menarik para wisatawan datang ke Batam,” ungkapnya. (*)
batampos – Pemerintah Kabupaten Karimun sudah melakukan penghitungan secara detil dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) yang ada di APBD dari pusat untuk diambil 2 persen. Hasilnya, 3,6 miliar akan dikeluarkan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak akibat kenaikan harga BBM.
”OPD terkait sudah melakukan penghitungan ulang DAU dan DBH yang akan dikeluarkan 2 persen. Totalnya sebesar Rp 3,6 miliar. Dana tersebut akan diberikan ke warga tidak mampu yang terdampak akibat kenaikan harga BBM,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.
Jumlah pastinya masih dihitung berapa orang atau kepala keluarga. Yang jelas, ada ribuan kepala keluarga yang akan menerima bantuan terdampak kenaikan harga BBM. Per kepala keluarga akan menerima bantuan sebesar Rp300 ribu.
”Selain itu, alokasi 2 persen dari DAU dan DBH juga akan kita kita buat program dalam bentuk bantuan perlindungan sosial. Juga rencananya dalam bentuk operasi pasar atau bazar murah. Dengan adanya alokasi 2 persen ini kita berharap benar -benar bisa membantu masyarakat yang terdampak. Apalagi, bantuan juga ada dari pemerintah pusat,” paparnya. (*)
Striker Manchester City Erling Haaland mencetak gol indah ke gawang Borussia Dortmund pada matchday kedua Liga Champions 2022-2023. (Lindsey Parnaby/AFP)
batampos – Manchester City bangkit dari ketertinggalan untuk memukul Borussia Dortmund pada matchday kedua Grup G Liga Champions 2022-2023.
Berlaga di City of Manchester Stadium hari ini (15/9), City tertinggal lebih dulu pada menit ke-56 lewat tandukan Jude Bellingham.
City lalu bangkit dan mengamankan tiga angka melalui gol cantik bek tengah John Stones pada menit ke-80 dan sepakan akrobatik mantan bintang Dortmund Erling Haaland pada menit ke-84.
Stones mencetak gol via tendangan keras yang luar biasa dari luar kotak penalti. Sedangkan Haaland menceploskan bola ke gawang Dortmund melalui sepakan sambil menjatuhkan diri. Dengan timing yang sangat tepat, Haaland menyambut umpan silang kaki kanan luar Joao Cancelo.
“Pada akhirnya kami menunjukkan siapa kami sebenarnya. Inilah kami dan inilah cara kami bermain,” ucap Haaland dikutip dari BT Sport.
“Saya bangga dengan penampilan kami pada 20 sampai 25 menit terakhir. Kami mencetak gol luar biasa hari ini. Gol saya sedikit lebih bagus, jujur saja! Itu adalah crossing yang sangat cantik dari Cancelo,” imbuh Haaland.
Bagi Haaland, gol ini melahirkan rekor yang manis. Striker asal Norwegia tersebut menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang mencetak gol dan membobol gawang tim yang sama (Borussia Dortmund). Haaland melakukannya pada usia 22 tahun dan 55 hari.
Haaland melewati catatan Alvaro Morata yang mencetak gol dan akhirnya membobol gawang Real Madrid pada usia 22 tahun dan 194 hari.
“Tidak banyak orang yang tahu bagaimana untuk menghentikannya. Kami melakukan pekerjaan yang bagus sampai menit ke-88. Dan lalu, dia melakukan apa yang biasa dia lakukan. Kami tidak beruntung,” ucap Bellingham.
Sementara itu, meski menang, Manajer City Pep Guardiola tidak puas dengan penampilan timnya. City, ucap Guardiola, harusnya menang dengan nyaman. Jadi, tidak perlu berusah-payah melakukan comeback.
“Belakangan ini, kami sering melakukan itu (comeback). Saya tidak suka itu. Kami bermain dengan cara yang salah hari ini,” ucap Guardiola.
“Tidak ada agresi, kami pasif. Momen berubah dengan Phil (Foden), Bernardo (Silva), dan Jualian (Alvarez). Kami mengubah kecepatan kami dan mencetak dua gol yang indah,” kata Guardiola.
“Saya sangat yakin kalau kami bermain seperti di babak pertama, John (Stones) tidak akan memiliki keberanian untuk mencoba menembak bola dari jarak jauh. Tetapi kami menemukan ritme dan momentum. Ini sangat luar biasa. Saya sangat bahagia dengan penampilannya,” tambah Guardiola lagi.
Dengan kemenangan ini, City berada di puncak klasemen sementara Grup G dengan 6 poin. Pada matchday pertama, City sukses membantai tuan rumah Sevilla dengan skor 0-4 di Ramon Sanchez Pizjuan (6/9).
Dortmund berada di posisi kedua dengan tiga poin hasil satu menang dan satu kalah. Di matchday pertama, Dortmund mengandaskan Copenhagen dengan skor 3-0. (*)
Personel Polsek Sekupang membantu mengganti ban mobil seorang ibu-ibu di Tiban, Sekupang, Kota Batam.
batampos – Kerja ikhlas kerja cerdas, menjadi salah satu moto Polsek Sekupang dalam bekerja, seperti yang dilakukan Aipda Sefriadi bersama Aipd Erik yang membantu ibu-ibu pengendara mobil yang mengalami pecah ban pada, Selasa (13/9) malam.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan sebagai anggota Polri selain bertugas menjaga Kamtibmas juga harus memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Dikatakannya, anggota Polisi harus menjadi pribadi dan anggota Polri yang bermanfaat bagi masyarakat, kapan dan dimana pun saat dibutuhkan bantuannya dan tanpa diminta pun harus selalu siap. “Saya mengapresiasi kinerja anggota saya dilapangan yang dengan sigap membantu masyarakat yang memerlukan bantuan,” ujarnya, Rabu (14/9).
Hal ini kata Kapolsek, merupakan salah satu contoh karakter polisi yang diharapkan oleh masyarakat dan bisa menjadi contoh teladan bagi yang lainnya dan selalu mengedepankan sikap humanis dan membantu orang lain tanpa harus diminta.
Lebih lanjut Yudha menjelaskan, kejadiannya bermula saat Aipda Erik dan Aipda Sefriadi yang sedang piket patroli melaksanakan Patroli Mobailing di seputaran wilayah hukum Polsek Sekupang.
Pada saat melintas di Kawasan Pasar Cipta Puri tepatnya gerbang keluar masuk Pasar Cipta Puri keduanya melihat seorang ibu-ibu sedang berdiri kebingungan memperhatikan ban mobil depan sebelah kanan yang kempes/bocor.
Menyaksikan hal tersebut Aipda Syefriadi dan Aipda Erik berhenti dan langsung menghampiri ibu pengendara mobil tersebut dan selanjutnya Aipda Sefriadi dengan sigap langsung membantu mengganti ban mobil yang bocor tersebut.
Berkat kesigapan Aipda Sefriadi tidak lama kemudian mobil Sedan warna biru tersebut sudah bisa kembali melanjutkan perjalanannya untuk kembali pulang kerumahnya di Tiban 1.
Diketahui, ibu-ibu yang tidak mau disebutkan identitasnya merupakan warga Tiban 1 yang baru habis belanja kebutuhan rumah tangga di Pasar Cipta Puri dan sebelum meninggalkan lokasi sempat mengucapkan rasa terimakasihnya kepada kedua Petugas dari Polsek Sekupang tersebut. (*)
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Effendi Simbolon. (Dok.JawaPos.com)
batampos – Sejumlah anggota TNI AD banyak membuat video yang mengecam pernyataan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon. Para prajurit tak terima jika TNI disamakam dengan gerombolan ormas.
Kadispenad Kolonel Arh Hamim Tohari mengatakan, video-video yang anggota yang tersebar dibuat seketika oleh tiap-tiap orang. Video tersebut sebagai reaksi atas pernyataan Effendi yang mengundang kontroversi.
“Video dari prajurit maupun masyarakat yang beredar, mungkin saja terjadi sebagai reaksi spontan atas pernyataan seorang tokoh di ruang publik yang dianggap memancing kegaduhan,” kata Hamim kepada wartawan, Kamis (15/9).
Hamim meminta peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Saat ini setiap orang bisa menyampaikan dan mengakses informasi melalui media sosial secara langsung dan cepat. Begitu pula pernyataan Effendi yang langsung tersebar luas.
“Sehingga banyak hal yang terekspose di media sosial, kemudian langsung dilihat dan direspons oleh orang lain,” jelasnya.
Sebelumnya, Effendi Simbolon menyampaikan permintaan maaf kepada institusi TNI. Hal ini setelah dirinya menyebut lembaga militer tersebut seperti gerombolan. Permintaan maaf ini dilakukan, menyusul banyaknya sejumlah prajurit TNI AD tak terima dengan ucapan Effendi yang menyatakan mereka seperti gerombolan.
“Saya mohon maaf atas apapun perkataan saya yang menyingggung, yang tidak nyaman para prajurit siapapun dengan perkataan yang mungkin diartikan lain,” kata Effendi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/9). (*)
Untuk BLT BBM, pemerintah menyediakan anggaran mencapai Rp 12,4 triliun dengan bantuan yang akan diberikan Rp 600 ribu. (istimewa)
batampos – Presiden Jokowi mengatakan pemerintah telah menyalurkan BLT BBM atau bantuan langsung tunai bahan bakar minyak dari target 20,6 juta baru di bagikan 5,9 juta penerima di 431 kabupaten/kota pada Rabu (14/9).
Ia menyebut jumlah penerima BLT BBM dalam dua pekan kenaikan harga pertalite dan solar ini bukanlah angka yang kecil. Pihaknya masih terus berproses untuk terus menyalurkan bantuan kepada kurang lebih 14,7 juta penerima.
“Sudah dimulai semuanya, memang baru kurang lebih 5,9 juta, hampir 6 juta dari 20,6 juta yang harusnya menerima. Memang ini masih dalam proses semuanya, tetapi 6 juta itu bukan angka yang kecil,” kata Jokowi usai membagikan bantuan sosial di Kantor Pos Tual, Maluku Tenggara, Rabu (14/9) dikutip dalam siaran pers.
Tak hanya BLT BBM, Jokowi mengatakan penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta juga masih terus dilakukan.
Jokowi menyebut, per 14 September 2022, BSU sudah tersalurkan kepada 4 juta pekerja atau buruh dari 16 juta pekerja penerima manfaat.
“Bantuan subsidi upah yang sudah menerima sampai hari ini sudah 4,12 juta dari 16 juta yang akan diserahkan,” imbuhnya.
BLT BBM dan BSU merupakan bantuan sosial tambahan pemerintah kepada masyarakat di tengah kenaikan harga pertalite dan solar serta melonjaknya harga pangan.
Untuk BLT BBM, pemerintah menyediakan anggaran mencapai Rp 12,4 triliun dengan bantuan yang akan diberikan Rp 600 ribu. Adapun penyerahannya dilakukan dua kali, Rp 300 ribu pada bulan September dan Rp 300 ribu pada akhir tahun. (*)
batampos – Anggota DPRD Batam Rohaizat meminta PT SPAM untuk merespon dengan cepat kebutuhan warga yang tengah mengalami gangguan suplai air bersih, akibat kebocoran pipa karena pengerjaan proyek di depan Showroom Subaru di Pelita.
Ia menyayangkan lambannya penanganan yang dilakukan PT SPAM Batam. Menurutnya, air merupakan kebutuhan utama masyarakat, sehingga perlu dilakukan tindakan yang cepat, agar persoalan bocornya pipa air bisa segera diatasi.
“Karena air ini kebutuhan pokok manusia, saya harap PT SPAM segera respon. Dan kita harap juga kepada Kontraktor dan Dinas Terkait segera mem follow up ke SPAM Batam agar masalah gini cepat d tangani,” kata dia.
Persoalan ketersediaan air bersih harusnya menjadi fokus PT SPAM Batam agar ditangani secepatnya. Menurutnya, di tengah kesulitan ekonomi, warga juga harus membeli air untuk kebutuhan mereka.
“Sangat disayangkan warga harus keluar uang lagi, padahal itu harusnya kalau cepat ditangani hal ini tidak terjadi. Itu kan tanggungjawab PT SPAM, kalau memang kerusakan bisa dibicarakan bersama dengan penanggungjawab proyek di lokasi kebocoran,” tegasnya.
Kebocoran yang cukup besar tersebut terjadi karena adanya pengerjaan jalan yang dilakukan. Alat berat yang tengah bekerja mengenai pipa saluran air. Sehingga menimbulkan kebocoran yang cukup fatal.
Akibat kebocoran tersebut, suplai air ke pemukiman rumah warga Sengkuang, dan Bengkong terganggu hingga saat ini. Lamanya waktu perbaikan menyebabkan warga mengeluhkan gangguan suplai air bersih.
Warga yang merasa kesulitan juga meminta PT SPAM untuk mengirimkan tangki air, namun hal ini juga tidak mendapatkan respons.
Ratna, salah seorang warga Tanjungsengkuang mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air, ia dan warga lainnya sudah dua hari ini membeli air bersih yang berkeliling di permukiman warga.
“Sudah dua hari tak dapat air. Jadi beli air bersih yg keliling pakai tangki. Itu juga susah dapat air bersihnya karena berebut dengan tangki lain. Sedangkan nunggu suplai dari SPAM tidak datang-datang,” ujarnya.
Perangkat RT juga sudah berusaha menghubungi layanan kontak SPAM Batam, namun tidak diangkat. Lambatnya penanganan dari SPAM ini menyulitkan warga yang membutuhkan air bersih. (*)
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengakui telah memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe. (istimewa)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara terkait dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas pun dicegah keluar negeri selama enam bulan, oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Pengacara Lukas Enembe pun mengakui kliennya sudah menyandang status tersangka KPK.
’’Ini sudah disampaikan, kami tidak bisa menutupi info dari luar, bahkan pengacara yang bersangkutan (Lukas Enembe) sudah menunjukan SPDP-nya, kan seperti itu,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (14/9).
KPK sebelumnya memang belum membuka suara terkait jeratan hukum terhadap Lukas Enembe. Karena itu, Alex mengakui Lukas telah menyandang status sebagai tersangka. Namun, Alex tidak menjelaskan secara rinci terkait kasus apa yang menyeret Lukas sehingga menyandang status tersangka.
“Setelah ramai kami diam saja, ya rasanya kan aneh. Makanya disampaikan. Benar bahwa KPK sudah menetapkan Lukas sebagai tersangka dan proses penyidikan berjalan,” ungkap Alex.
Alex pun mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk memblokir rekening milik Lukas Enembe. Rekening penampungan uang yang diblokir tersebut bernilai besar, mencapai puluhan miliar.
Diduga jeratan hukum terhadap Lukas berkaitan kasus suap. Namun, pimpinan KPK dua periode ini tidak menjelaskan secara rinci kasus yang menjerat Lukas Enembe.
“PPATK sudah melakukan blokir terhadap rekening-rekening yang nilainya memang fantastis puluhan miliar. Apakah suap itu nilainya puluhan miliar? Itu nanti akan didalami berdasarkan informasi dari PPATK,” ucap Alex. (*)
Reporter : JPGROUP
Selebrasi Bintang Timur Surabaya setelah menjuarai AFF Futsal Cup 2022 di Nakhon Ratchasima, Thailand. (BINTANG TIMUR SURABAYA FOR JAWA POS)
Di balik kesuksesan Bintang Timur Surabaya, ada pembenahan tanpa lelah oleh manajemen, pelatih yang didukung fasilitas dan materi pemain mumpuni, serta suasana tim yang membuat para penggawa betah. Musim depan mereka ingin menantang diri di level lebih tinggi: Asia.
RIZKA PERDANA PUTRA, Surabaya
ANZA Rizal ingat benar betapa kencangnya lari para pemain klub Thailand itu. Dia dan kawan-kawannya di Bintang Timur Surabaya (BTS) pun kewalahan meladeni hingga akhirnya takluk 2-5.
”Padahal, kami sudah lihat video permainan mereka. Cuma, di lapangan ternyata berbeda,” kata Anza yang juga kapten BTS.
Namun, kekalahan adalah salah satu guru terbaik. Hanya berselang hari, ketika kembali bertemu klub yang sama, Hongyen Thakam, di partai puncak AFF Futsal Cup pekan lalu, Anza Rizal dkk sudah tahu apa yang harus dilakukan.
BTS menghajar balik klub tersebut 4-2 dalam final yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Itulah gelar kedua BTS dalam rentang dua bulan terakhir. Pada Agustus lalu, klub futsal asal Surabaya tersebut menjadi yang terbaik di tanah air dengan menjuarai Liga Futsal Profesional (LFP).
”Dibilang mustahil bisa juga. Tapi, dengan strategi pelatih, kami akhirnya bisa menang,” ujar Anza kepada Jawa Pos.
Raihan double winners bagi BTS itu datang melalui jalan yang sungguh berliku. Semua bermula ketika 15 tahun lalu Dimas Bagus Kurniawan gelisah melihat potensi atlet futsal di Jawa Timur yang melimpah, tetapi tidak memiliki wadah yang tepat. Karena itu, Dimas yang berlatar belakang sebagai pengusaha batu bara membentuk sebuah tim futsal pada 2009. Namanya, Madiuni Putra yang saat awal berdiri masih berstatus amatir.
”Kali pertama ikut turnamen LFAJ (Liga Futsal Amatir Jawa Timur) di Surabaya. Di Mangga Dua,” ungkap Dimas yang kini menjadi CEO BTS.
Madiuni Putra merangkak dari bawah, tepatnya dari Divisi II LFA Jatim pada 2010. Semusim kemudian, ketika promosi ke Divisi I, Madiuni Putra berubah nama menjadi Baskhara Futsal.
Baru pada 2013 impian Dimas untuk berkompetisi di ajang profesional terwujud. Namun, dia tidak sendiri. Dia berkolaborasi dengan Justinus Lhaksana mendirikan sebuah klub futsal profesional: Tifosi Baskhara. Markasnya berada di Jakarta.
”Merger dengan Coach Justin dan Mas Tio (Nugroho, Red). Saya jadi manajer di klub itu,” jelas pria yang juga menjabat ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Jatim tersebut.
Berkekuatan sejumlah pemain tim nasional seperti Syaldi Aulia, Anza Rizal, Bambang Bayu Saptaji, dan Syahidansyah Lubis, Tifosi Baskhara berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir Indonesia Futsal League (IFL) 2013.
Namun, kebersamaan antara Dimas dan Justin tidak berlangsung lama. Setelah kompetisi vakum satu musim pada 2014, Justin memilih untuk tidak lagi mengikuti liga futsal profesional. Dimas akhirnya muncul sebagai pemilik tunggal klub Tifosi Baskhara. Dia lalu mengubah nama Tifosi Baskhara menjadi Bintang Timur Surabaya. Markas tim pun pindah dari Jakarta ke Surabaya.
Sejak 19 April 2015, Dimas memegang penuh kendali tim. Awalnya, Bintang Timur tidak mematok target muluk-muluk di kompetisi yang saat itu berganti nama menjadi Liga Super Futsal. Mengandalkan seluruh pemain dari Jawa Timur, Dimas hanya ingin Bintang Timur tidak terdegradasi.
Dalam LFP 2017, BTS finis di posisi ketiga klasemen akhir. Namun, performa mereka menurun setahun kemudian. Pergantian pelatih dari Eko M. Purbo ke Andri Irawan juga belum mampu mendongkrak performa mereka. Saat itu BTS, yang masih mengandalkan full pemain lokal, harus puas berada di posisi kelima klasemen grup B dan gagal lolos ke final four.
Hasil evaluasi, Dimas merasa BTS butuh pelatih yang bisa total menangani tim. ”Karena saya lihat sejak 2017 sampai 2019 pelatih lokal biasanya tidak fokus. Tidak fokusnya begini, mereka memiliki pekerjaan lain selain melatih, entah itu jadi pegawai negeri atau pegawai lain di luar sana,” terangnya.
Karena itu, menjelang musim 2019, BTS memutuskan merekrut pelatih asal Belanda, Hicham Benhammou. Hicham sebelumnya mengantar Vamos FC Mataram juara LFP 2017. BTS juga memperkuat materi pemain dengan merekrut penggawa timnas seperti Subhan Faidasa.
Namun, hasilnya tetap belum optimal. BTS hanya berada di posisi keempat Liga Futsal Profesional 2018 setelah kalah 1-2 dari SKN FC di perebutan tempat ketiga.
Semusim kemudian, manajemen masih memberikan kesempatan kepada Hicham. Namun, kali ini targetnya jelas: juara. Sejumlah pemain kelas nasional pun didatangkan seperti Ardiansyah Runtuboy, Andri Kustiawan, dan Iqbal Iskandar. Selain itu, Bintang Timur merekrut pemain asing seperti Khalid El Hattach dan Karim Mossaoui.
Sayangnya, hasilnya lagi-lagi belum sesuai dengan harapan. BTS ”hanya” bisa finis di posisi ketiga. Namun, manajemen tak lelah berbenah. Menjelang LFP 2022, tidak hanya merekrut pemain nasional seperti Krisna Bramenta, Samuel Eko, atau Rio Pangestu, BTS juga merombak jajaran pelatih. Pelatih asal Spanyol, Hector Souto, direkrut untuk menggantikan Hicham.
BTS merekrut pula pelatih rehab, David Dieguez. Perekrutan Dieguez, menurut Dimas, sangat penting. Sebab, BTS tidak ingin mengulangi masalah musim 2020 ketika banyak pemain yang cedera.
”Pelatih rehab sebagai penghubung antara pelatih fisik dan fisioterapis. Dia yang mengetahui kondisi pemain dan bisa menghitung secara tepat pemain boleh angkat beban berapa kilo untuk merehab otot-otot,” paparnya.
Meski demikian, pada awal musim LFP 2022, BTS sebenarnya sempat mengalami masalah. Ada pemain mereka yang terdeteksi Covid-19. Akibatnya, mereka hanya bisa bermain dengan lima pemain saat laga melawan Safin FC (19/2) dan kalah 3-5.
Situasi tersebut sempat membuat manajemen BTS kecewa. Bahkan, sempat ada rencana mengevaluasi target juara. Namun, performa mereka terus membaik setelah itu. BTS tidak pernah kalah di sisa laga hingga meraih gelar juara pada Agustus lalu. Sama-sama memiliki 57 poin dari 22 laga, BTS berhak atas gelar karena unggul head-to-head atas Black Steel FC.
”Alhamdulillah, Allah kasih jalan. Kami tidak pernah kalah dan akhirnya luar biasa kami dikasih juara. Kuncinya, kerja keras staf dan pemain,” tutur Dimas.
Di mata Hector Suoto, segala kesuksesan yang diraih BTS musim ini tidak terlepas dari peran manajemen yang profesional. Itu juga yang membuat dia tidak ragu untuk menerima tawaran.
”Sejak awal saya bicara dengan manajemen BTS, mereka punya ide jelas. Manajer ingin BTS menjadi tim paling kuat di Indonesia,” kata Hector kepada Jawa Pos.
Sejak awal musim, Hector mendapat dukungan luar biasa. Mulai staf pelatih dan medis, pemain berkualitas, sampai fasilitas latihan.
Manajemen, kata Anza, memberikan berbagai fasilitas sehingga pemain merasa betah dalam tim. ”Lapangan sudah punya, alat gym ada, kami juga pakai pelatih asing sehingga bisa upgrade ilmu,” kata Anza.
Belum lagi, lanjutnya, fisioterapis. ”Masih ada coach rehab juga. Ada tiga kitman dan masseur kami. Lalu, mes pemain lokal ada, sedangkan pemain asing dan pelatih ada apartemen sendiri,” ungkapnya.
Musim depan, jika masih dipercaya, Hector dan Anza bertekad ingin mempertahankan raihan musim ini. Bahkan, kalau bisa, BTS berbuat banyak di kancah lebih tinggi: AFC Futsal Cup.
”Kami ingin menantang diri kami di AFC dan klub ini harus berkembang di level tersebut (Asia),” tandasnya. (*/c14/ttg)
Tim SAR gabungan berhasil menemukan kru kapal yang jauh ke laut yang ditemukan sudah meninggal dunia
batampos- Wahyu Prasetio, 21, kru KM Berkat Ilahi 01 yang jatuh ke laut pada Selasa (13/9) dan sempat hilang akhirnya ditemukan, Rabu (14/9). Pada saat ditemukan, kondisi sudah meninggal dunia.
Kepala KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Wilayah Kerja Tanjungbatu, P Tarigan kepada Batam Pos membenarkan bahwa kru kapal yang jatuh ke laut ditemukan sudah meninggal dunia.
”Tim SAR gabungan berhasil menemukan mayat kru kapal atas nama Wahyu Prasetio. Saat ditemukan sudah meninggal. Lokasi penemuan mayat korban tidak jauh dari lokasi kejadian. Yakni, pelabuhan penumpang Tanjungbatu,” ujarnya.
Sebagaimana berita sebelumnya, Wahyu Prasetio yang merupakan kru KM Berkat Ilahi 01 terjatuh ke laut pada saat kapal tempat bekerja bergeser atau pindah pada saat sedang memuat sembako. Karena, ada kapal lain yang akan masuk bersandar.
Saat bergeser, mesin kapal tiba-tiba mati. Saat itu, korban ada dibagian belakang kapal. Diduga terpleset dan jatuh ke laut, karena saat kejadian kondisi arus sedang kuat. Selain itu, saksi kru KM Gembira 68 memang melihat korban masuk ke laut dan tenggelam. (*)