
batampos – Inggris kembali dipimpin perdana menteri perempuan. Dia adalah Liz Truss yang memenangi 57 persen pemungutan suara oleh Partai Konservatif, Senin (5/9/2022) waktu setempat.
BACA JUGA:
Ditinggalkan Parlemen, PM Inggris Boris Johnson Mengundurkan Diri
Liz menggantikan perdana menteri sebelumnya, Boris Johnson yang memilih mundur setelah mendapat tekanan dari warganya sendiri akibat berbagai skandal yang dilakukannya.
Truss mengalahkan pesaingnya, Rishi Sunak yang sebelumnya menjabat sebagai menteri keuangan. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (6/9/2022).
Pemilik nama lengkap Mary Elizabeth Truss ini akan melaksanakan serah terima jabatan dari Johnson. Setelahnya, ia akan berkunjung ke Skotlandia bertemu dengan Ratu Elizabeth, Selasa (6/9/2022) hari ini. Kegiatan ini dilakukan sebelum ia membentuk pemerintahan di bawah pimpinannya sendiri.
Truss menjadi perdana menteri keempat dari Partai Konservatif sejak pemilihan 2015. Selama periode itu Inggris diterpa berbagai krisis, dan kini diperkirakan menghadapi resesi panjang yang dipicu kenaikan inflasi hingga 10,1 persen pada Juli lalu. Selain itu, dia juga menjadi perdana menteri perempuan ketiga di Inggris setelah Margareth Thatcher dan Theresa May.
Sebelumnya, Truss sudah lama berkecimpung menjadi anggota parlemen Inggris. Dia juga menjabat sebagai menteri luar negeri di bawah pemerintahan Boris Johnson.
Perempuan berusia 47 tahun ini, setelah terpilih, berjanji akan bekerja cepat dalam mengatasi krisis biaya hidup Inggris.
Dalam pekan pertama bertugas, ia menargetkan akan mengatasi kenaikan biaya energi dan mengamankan pasokan bahan bakar dalam menghadapi musim dingin dan di masa depan.
Truss telah memberi isyarat selama kampanye kepemimpinannya bahwa dia akan menantang konvensi dengan menghapus kenaikan pajak serta memotong pungutan lain. Langkah ini, menurut beberapa ekonom, akan memicu inflasi. Ia juga berjanji meninjau kewenangan Bank of England namun tetap melindungi independensinya.
Sebagai perdana menteri yang baru, Truss sudah memiliki daftar tugas yang panjang, termasuk menyelesaikan inflasi, krisis ekonomi, dan juga pengaruh pasokan bahan pangan akibat perang Rusia dan Ukraina yang berdampak ke gas energi di negerinya. (*)
Reporter: Chahaya Simanjuntak



batampos– Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang telah menetapkan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS 3R) Kampung Bugis Tanjungpinang. Dua tersangka yakni AMP selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan SA selaku Koordinator Badan Kewaspadaan Masyarakat (BKM) Maju Bersama.




