“Satu hal perlu diperhatikan, jalan bukan milik sendiri. Jadi saling menghormati saja,” tuturnya.
Tri mengatakan faktor penting lainnya perlu diperhatikan adalah masyarakat harus memperhatikan kendaraannya. “Perhatikan bannya, remnya juga,” ucapnya.(*)
Pelaku pencurian kabel PJU, SZ (30) ditangkap tim Reskrim Polsek Sekupang. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos
batampos – Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Muhammad Ridho, menangkap seorang pelaku yang diduga pencuri Kabel Penerangan Jalan Umum di Simpang Sungai Harapan, Senin (12/9/2022).
Pelaku yang ditangkap berinisial SZ, 30, warga Ruko Ruko Komplek Wijaya Blok H1 Sekupang.
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian Kabel PJU yang berada di Lampu Merah Simpang Sei Harapan Kecamatan Sekupang, Kota Batam.
“Ya benar, Tim Opsnal Reskrim Polsek Sekupang telah berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian Kabel PJU,” ungkap Kompol Yudha.
Yudha menjelaskan, penangkapan pelaku berdasarkan adanya Laporan Polisi Nomor : LP – B/ 213 / IX /2020/ SPKT/ Kepri/ Brl/Sek skp, tanggal 02 September 2022 tentang Tindak Pidana Pencurian.
“Penangkapan pelaku atas adanya Laporan Polisi dari pegawai honorer di Dinas Bina Marga Kota Batam,” jelasnya.
Ditambahnya, saat kejadian pelapor menerina informasi bahwasannya ada melihat beberapa orang laki-laki sedang melakukan pencurian kabel PJU di Simpang Lampu Merah Sei Harapan, Sekupang.
Kemudian masyarakat itu meminta agar pelapor datang ke lapangan atau ke lokasi kejadian pencurian Kabel PJU tersebut untuk mengeceknya. Selanjutnya pelapor memberitahukan kejadian ini pada pimpinanya.
“Pelapor bersama Pimpinannya mendatangi TKP tersebut namun pelaku pencurian sudah melarikan diri dan barang bukti berupa potongan kabel PJU dengan panjang lebih kurang delapan meter beserta dua buah cangkul tertinggal tidak jauh dari TKP tersebut,” imbuhnya.
Selanjutnya, pelapor membawa barang bukti berupa kabel dan cangkul ke Polsek Sekupang untuk membuat Laporan Polisi.
”Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 4 juta,” sebutnya.
Masih menurut Yudha, setelah pihaknya menerima laporan tentang adanya Tindak Pidana Pencurian Kabel PJU, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Sekupang langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di seputaran TKP.
Lanjutnya, dari keterangan saksi-saksi diketahui bahwa yang diduga pelaku adalah SZ beserta tiga orang temanya yang belum diketahui indentitasnya, karena mereka melarikan diri pada saat Petugas Binamarga mendatangi TKP tersebut.
Selanjutnya, pada Senin (12/9/2022) sekira pukul 16.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Sekupang mendapatkan informasi bahwasanya yang diduga pelaku pencurian Kabel PJU tersebut sedang berada di Pangkalan Ojek Komplek Wijaya Sei Harapan Kecamatan Sekupang.
Mendapat informasi tersebut, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang bergerak cepat menuju lokasi tersebut dan berhasil mengamankan yang diduga pelaku berinisial SZ.
Lalu, dari hasil introgasi pelaku mengakui telah melakukan Pencurian Kabel PJU tersebut bersama dengan tiga temannya berinisial N, H dan O yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Sekupang.
“Pelaku kemudian dibawa ke Polsek Sekupang guna pemeriksaan lebih lanjut,” sebutnya.
Adapun barang bikti yang berhasil diamankan yakni potongan Kabel PJU dengan panjang lebih kurang delapan meter dan dua buah Cangkul.(*)
batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Karimun, memprediksi pada hari Minggu (18/9) besok akan terjadi hujan ringan mulai pagi hingga siang hari. Sehingga, bagi masyarakat yang akan beraktivitas agar tetap hati-hati mengingat potensi hujan masih akan terjadi.
” Cuaca masih terjadi instensitas hujan ringan. Kemungkinan akan terjadi beberapa hari kedepan nantinya,” terangPrakirawan cuaca BMKG Karimun Muhammad Tito Praditaputra, jumat (16/9).
Sedangkan, suhu udara berkisar antara 25-31 derajat celcius, dengan kelembaban udara 75 persen hingga 95 persen dengan arah angin permukaan bertiup dari arah Tenggara menuju Selatan. Dengan kecepatan 10 sampai 20 kilometer per jam, dengan tinggi gelombang laut maksimun berkisar 0,5 hingga 1 meter.
” Untuk cuaca pelayaran masih aman. Tapi, tetap waspada untuk mengupgrade informasi di BMKG yang cukup mudah didapatkan melalui telepon pintar,” terangnya.
Hingga sekarang kata Tito lagi, pihaknya saat ini masih memasang televisi informasi tentang BMKG di pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun. Sehingga, bagi masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang perkembangan terkini cuaca saat akan berangkat ke luar daerah menggunakan transportasi laut.
” Alhamdulillah, televisi informasi BMKG kita masih berfungsi. Bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, maupun para petugas,” ungkapanya.
Sementara itu pantauan dilapangan, kondisi cuaca pada sore hari kemarin terlihat mendung. Namun, aktivitas masyarakat masih terlihat seperti biasa. Baik itu yang melakukan olahraga sore, maupun duduk-duduk ditepi pantau.
” Santai dululah, disini cuaca mendukung tidak panas bersama anak-anak,” kata Sima salah seorang warga Karimun. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninjau penyelesaian proyek jalur pendestrian di Jalan Raja Fisabilillah atau depan One Batam Mall. Saat ini lokasi tersebut sudah mulai tertata dan lebih estetik.
Ia mengatakan mendekati akhir tahun, beberapa proyek penataan jalan memasuki tahap penyelesaian. Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas dilaksanakan tahun ini.
“Alhamdulillah, saya lihat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. Area ini bisa menjadi tempat favorit bagi turis nantinya,” kata dia, Jumat (16/9/2022).
Selain dilakukan pelebaran jalan, sepanjang jalan itu dibangun jalur pedestarian lengkap dengan tempat duduk hingga lampu hias. Penambahan infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi warga Batam maupun turis nantinya.
“Ini belum jadi, tapi kami ingin memastikan sebelum selesai jangan sampai ada masalah. Semua proyek yang direncakan berjalan sesuai rencana. Saya awasi betul ini, karena tujuannya untuk menunjang pembangunan kota,” jelasnya.
Rudi menyebutkan jalan ini juga disediakan jalur bagi pesepeda. Proyek itu dimulai dari jalan Raja Isa atau samping Bank Indonesia Kepri menuju bundaran BP Batam dan berakhir di Bundaran Madani.
“Total panjang jalan ini 2,7 kilometer,” katanya.
Sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) yang dikeluarkan oleh Konsultan Perencana melalui Pusrenpros, pekerjaan ini dimulai dari Bank Indonesia, melewati Pelabuhan Ferry Terminal Batam Center, Bundara BP Batam, Bundaran Madani dan berakhir di depan One Batam Mall.
Nilai proyek pekerjaan pendestrian jalur sepeda dan pelebaran jalan ini sebesar Rp35.270.289.688.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT Kisna Jaya, selaku Kontraktor Pelaksana dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku Konsultan Pengawas.
Proyek ini berdurasi 300 Hari Kalender dimulai dari 14 Oktober 2021 sampai 10 Agustus 2022, proyek ini merupakan proyek tahun jamak.
“Selain membuat pengendara nyaman, pembangunan ini membuat kawasan ini makin cantik dan estetik,” katanya.
Hal itu dinilai penting mengingat Batam terus berbenah menjadikan Batam modern dan memesona demi memanjakan masyarakat dan wisatawan.
“Kalau istilah sekarang, kawasan ini akan lebih instagramable,” katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini pihaknya juga terus menggesa pekerjaan proyek-proyek infrastruktur.
Salah satunya yang terus menjadi perhatian pihaknya adalah proyek infrastruktur jalan.
“Dengan demikian diharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam. Disamping tentunya mulai bergairahnya sektor pariwisata,” ujarnya.(*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meninjau penyelesaian proyek jalur pendestrian di Jalan Raja Fisabilillah atau depan One Batam Mall. Saat ini lokasi tersebut sudah mulai tertata dan lebih estetik.
Ia mengatakan mendekati akhir tahun, beberapa proyek penataan jalan memasuki tahap penyelesaian. Pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas dilaksanakan tahun ini.
“Alhamdulillah, saya lihat ini sudah lebih baik dari sebelumnya. Area ini bisa menjadi tempat favorit bagi turis nantinya,” kata dia, Jumat (16/9/2022).
Selain dilakukan pelebaran jalan, sepanjang jalan itu dibangun jalur pedestarian lengkap dengan tempat duduk hingga lampu hias. Penambahan infrastruktur ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi warga Batam maupun turis nantinya.
“Ini belum jadi, tapi kami ingin memastikan sebelum selesai jangan sampai ada masalah. Semua proyek yang direncakan berjalan sesuai rencana. Saya awasi betul ini, karena tujuannya untuk menunjang pembangunan kota,” jelasnya.
Rudi menyebutkan jalan ini juga disediakan jalur bagi pesepeda. Proyek itu dimulai dari jalan Raja Isa atau samping Bank Indonesia Kepri menuju bundaran BP Batam dan berakhir di Bundaran Madani.
“Total panjang jalan ini 2,7 kilometer,” katanya.
Sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) yang dikeluarkan oleh Konsultan Perencana melalui Pusrenpros, pekerjaan ini dimulai dari Bank Indonesia, melewati Pelabuhan Ferry Terminal Batam Center, Bundara BP Batam, Bundaran Madani dan berakhir di depan One Batam Mall.
Nilai proyek pekerjaan pendestrian jalur sepeda dan pelebaran jalan ini sebesar Rp35.270.289.688.
Proyek ini dilaksanakan oleh PT Kisna Jaya, selaku Kontraktor Pelaksana dan PT Multi Forma Riau Konsultan selaku Konsultan Pengawas.
Proyek ini berdurasi 300 Hari Kalender dimulai dari 14 Oktober 2021 sampai 10 Agustus 2022, proyek ini merupakan proyek tahun jamak.
“Selain membuat pengendara nyaman, pembangunan ini membuat kawasan ini makin cantik dan estetik,” katanya.
Hal itu dinilai penting mengingat Batam terus berbenah menjadikan Batam modern dan memesona demi memanjakan masyarakat dan wisatawan.
“Kalau istilah sekarang, kawasan ini akan lebih instagramable,” katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan saat ini pihaknya juga terus menggesa pekerjaan proyek-proyek infrastruktur.
Salah satunya yang terus menjadi perhatian pihaknya adalah proyek infrastruktur jalan.
“Dengan demikian diharapkan dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Batam. Disamping tentunya mulai bergairahnya sektor pariwisata,” ujarnya.(*)
Pemadam Kebakaran Tanjunguban Musnahkan Dua Sarang Tawon Vespa
batampos- Petugas Damkar Tanjunguban memusnahkan dua sarang tawon jenis vespa di jalan raya Busung, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Kamis (15/9) malam.
Plt Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengatakan, dua sarang tersebut berada di satu pohon di belakang ruko laundry.
Satu sarang berdiameter 60 sentimeter berada di atas pohon, sedangkan sarang lain berdiameter 10 sentimeter di bawah pohon dekat semak.
Dikatakannya, masyarakat sempat melempar sarang tawon yang sudah sebulan di pohon agar tawon pindah dari sarangnya.
“Tapi setelah dilempar warga sarangnya, tawon malah membuatnya lagi,” katanya.
Masyarakat yang merasa takut akhirnya meminta bantuan pemadam kebakaran.
“Mereka takut kalau menyerang orang di sana karena posisinya memang tidak jauh dari ruko laundry,” katanya.
Usai menerima pengaduan masyarakat, sebanyak 8 orang petugas pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
“Langsung dibakar sarangnya”” katanya.
Panyodi mengatakan, tugas pemadam kebakaran tidak hanya menangani masalah kebakaran rumah, lahan dan hutan tapi menangani keselamatan masyarakat dari ancaman hewan beracun dan berbahaya.
“Jadi kalau ada kejadian yang perlu ditangani pemadam kebakaran langsung saja telepon di nomor 07714651295,” katanya. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyerahkan BLT BBM kepada salah seorang warga Kota Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam untuk Batam Pos
batampos – Pemko Batam segera menuntaskan proses verifikasi penerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu. Bantuan tersebut akan disalurkan Oktober mendatang dan hanya dilakukan satu kali.
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, mengatakan bantuan hanya disalurkan satu kali saja. Hal ini berbeda dengan pusat yang menggelontorkan bantuan BBM selama dua bulan penuh September dan Oktober mendatang.
“Batam sekali saja, karena terbatas anggarannya. Untuk penyaluran BLT saja sudah menghabiskan anggaran hingga Rp 16 miliar lebih. Program menekan inflasi tidak hanya BLT,” kata dia usai menghadiri acara Satpol PP di Dataran Engku Putri, Jumat (16/9/2022).
Jefridin mengatakan proses verifikasi sudah hampir selesai dilaksanakan. Ia menargetkan paling lambat akhir bulan ini nama penerima BLT sudah ada, sehingga mereka bisa menerima BLT bulan depan.
“Penyaluran kami targetkan Oktober, namun waktu pastinya masih belum ditetapkan. Sebab baik kota maupun provinsi tengah fokus ke proses verifikasi, dan memastikan penerima ada di Batam,” jelasnya.
Upaya lain dalam menekan angka inflasi adalah, Pemko Batam sudah melakukan penandatangan kerja sama dengan Tapanuli Utara. Hal ini terkait pengiriman bahan komoditi pokok ke Batam.
“PKS (Perjanjian Kerja Sama) sudah selesai, kemarin tim dari Pemko Batam sudah ke sana. Dan diharapkan apa yang sudah disepakati bisa segera direalisasikan. Jadi tidak hanya sekedar penandatangan, namun juga ada bukti nyata dari kerja sama tersebut,” ungkapnya.
Ia menyebutkan dalam waktu dekat ini, pengiriman cabai akan dikirim dari Tapanuli Utara ke Batam.
Adanya penambahan pasokan komoditi ini diharapkan bisa menjaga stabilitas harga komoditi jelang akhir tahun mendatang.
“Jangan ada lonjakan harga, itu adalah tujuan kami saat ini. Kalau kenaikan terlalu jauh akan memberatkan pembeli, dan akan mempengaruhi daya beli,” imbuhnya.
Terkait operasi pasar murah, Jefridin mengungkapkan kegiatan tersebut tengah disusun dan difinalisasi.
Untuk jadwal pelaksanaan akan menyusul selesainya pembahasan. Ia optimis berbagai program yang disusun ini bisa terlaksana dengan baik Oktober mendatang.
“Ada banyak program, bulan depan sudah mulai jalan. Upaya-upaya seperti ini diharapkan bisa menjaga kondusif keadaan di Batam, pasca kenaikan harga BBM,” tutupnya.(*)
Grup band legendaris Dewa 19 akan mengadakan konser di Temenggung Abdul Jamal, Batam. Konser ini bertajuk “30 Tahun Dewa 19 Berkarya”. Foto: jawapos.com
batampos – Grup band legendaris Dewa 19 akan mengadakan konser di Temenggung Abdul Jamal, Batam. Konser ini bertajuk “30 Tahun Dewa 19 Berkarya”.
Promotor Konser 30 Tahun Dewa 19 Berkarya, Agus, mengatakan konser ini rencananya berlangsung pada 2 November mendatang. Konser ini alam rangka peringatan 3 dekade Dewa 19 berkarya di industri musik Tanah Air.
“Karena ini konser khusus, maka Dewa 19 akan tampil selama 3 jam dengan 30 lagu. Hampir semua lagu akan dibawakan,” ujar Agus, Kamis (16/9/2022).
Agus menjelaskan, dalam konser ini, Dewa 19 turut menggandeng vokalis ternama di Batam. Seperti Ari Lasso, Virzha, dan Ello.
“Vokalisnya bukan hanya Ahmad Dhani saja. Beberapa vokalis juga sudah konfirmasi bakalan tampil nanti,” katanya.
Band Dewa 19 merupakan salah satu band legendaris Indonesia yang terkenal di era 90-an. Dewa mulanya dibentuk oleh Ahmad Dhani (keyboard, vokal), Erwin Prasetyo (bass), Wawan Juniarso (drum) dan Andra Junaidi (gitar) pada 1986 di Surabaya.
Dewa kemudian menambah member baru yakni Ari Lasso untuk mengisi posisi vokalis. Tak lama kemudian mereka menambah angka 19 di belakang nama Dewa untuk memberi tanda bahwa terbentuknya band ini ketika mereka sama-sama berumur 19 tahun.
Di tahun 1997, Once Mekel menggantikan Ari Lasso hingga Once mengundurkan diri pada tahun 2011. Sepanjang karirnya Dewa telah merilis 8 album.
“Untuk tiket masih banyak tersedia. Segera dapatkan sebelum kehabisan,” katanya.
Bagi para Baladewa-Baladewi yang ingin bernostalgia bisa mendapatkan tiket di Batam Pos, yakni di Gedung Graha Pena Lantai III.(*)
batampos – Aksi dan jalan cerita seru seputar penangkapan mafia narkoba asal Korea di Suriname, Amerika Selatan dibuat jadi serial drama Korea dengan judul “Narco-Saints”.
Drama yang terinspirasi dari kisah nyata dan disutradarai oleh sutradara Yoon Jong-bin (The Spy Gone North), serial ini terdiri dari enam episode dan dibintangi oleh para aktor senior seperti Hwang Jung-min, Park Hae-soo, dan Ha Jung-woo. Simak fakta menarik di balik proses produksi “Narco-Saints”, seperti disiarkan Netflix dalam siaran resmi, Kamis.
Drama Korea “Narco-Saints” (ANTARA/HO-Netflix)
Tanda tangan kontrak yang tak biasa
Sutradara Yoon Jong-bin telah mempersiapkan serial “Narco-Saints” sejak sekitar tujuh tahun yang lalu, termasuk daftar aktor yang ia rasa cocok untuk memerankan para karakter dalam serial ini.
Yoon Jong-bin mengenang saat dua tahun lalu ia berada di sebuah acara yang juga dihadiri oleh aktor Jo Woo-jin. Sang sutradara bercerita tentang rencana pembuatan Narco-Saints dan mengajak Woo-jin bergabung walau saat itu naskah sama sekali belum ditulis.
Sang aktor langsung mengiyakan tawaran tersebut dan pada saat itu juga kesepakatan mereka “diresmikan” di atas uang 10 won.
“Kami sama-sama menandatangani uang sebagai perjanjian, lalu uang tersebut dirobek dua dan kami sama-sama menyimpan sobekan uang itu. Saya membingkainya dan masih menyimpannya,” ujar Woo-jin, yang akhirnya berperan sebagai Byun Kitae.
Terbang ke Taipei demi aktor Chang Chen
Tak hanya bertabur aktor senior Korea, “Narco-Saints” juga menggandeng aktor Taiwan Chang Chen yang sudah merambah industri film Hollywood.
Untuk meyakinkan Chen bergabung dalam proyek serialnya, sutradara Yoon Jong-bin yang telah lama mengagumi kiprah sang aktor menyempatkan diri untuk terbang ke Taipei demi menceritakan ide cerita “Narco-Saints” langsung kepada Chang Chen. Hal itu masih diingat dengan baik oleh keduanya dan Chang Chen sangat menghargai usaha Yoon Jong-bin untuk mengajaknya terlibat.
Perjalanan pertama ke Republik Dominika
Untuk menghidupkan suasana Suriname yang menjadi latar cerita penangkapan gembong narkoba asal Korea, tim produksi memilih Republik Dominika sebagai salah satu lokasi utama syuting serial ini. Seluruh tim, termasuk para aktor, menjalani 20 jam penerbangan untuk tiba di negara tersebut.
“Ini perjalanan pertama saya ke Republik Dominika, sebuah pengalaman baru apalagi di tengah pendemi COVID-19,” ungkap aktor Yoo Yeon-seok.
“Orang-orang di sana menyambut dengan hangat, bahkan ada yang mengenali saya ketika kami tiba di bandara.”
Nyaris tak ada latihan
Sutradara Yoon Jong-bin mengaku ada masa-masa dia merasa kewalahan setiap akan memulai syuting “Narco-Saints”.
“Durasi seluruh serial ini kurang lebih sama seperti tiga buah film dan setiap pagi saya sudah merasa lelah sebelum memulai syuting. Tapi untungnya para aktor yang bermain di sini sangat luar biasa, mereka bahkan tidak butuh latihan,” ujarnya.
“Seluruh aktor selalu siap dan sudah memahami insting masing-masing sehingga mereka bisa saling mengerti hanya dengan melemparkan lirikan ke satu sama lain.”
Saling mengagumi
Aktor Chang Chen yang berasal dari Taiwan mengaku tak sulit untuk menggeluti perannya bersama para bintang lain dari Korea berkat sambutan mereka yang hangat. Aktor Hwang Jung-min mengenang bahwa ia telah lama mengikuti kiprah aktor Taiwan tersebut dalam berbagai film.
“Kami menyimpan perasaan kagum padanya sejak lama dan ternyata ia juga telah menyaksikan sejumlah film kami,” ucap dia.
Tak hanya Chang Chen dan Hwang Jung-min, aktor utama lainnya seperti Yoo Yeon-sok juga sangat senang terlibat dalam Narco-Saints dan bersanding dengan para aktor berkualitas. “Saya sangat menantikan untuk bekerja sama dengan Hwang Jung-min dan para aktor senior ini. Saya menonton film-film mereka sejak lama,” ujar Yeon-sok.
Serial yang seperti topokki
Dalam pandangan aktor Park Hae-soo, daya tarik terbesar “Narco-Saints” terletak pada para karakter dan kedalaman emosional mereka yang rumit, ditambah dengan jalan cerita yang tak tertebak.
Ia bahkan mengibaratkan serial ini seperti makanan topokki, berkat “berbagai rasa yang ada di dalamnya, dari manis, pedas, sampai tajam. Saya sungguh berharap seluruh orang dapat menikmati tayangan ini dan mengikuti seluk-beluknya hingga tuntas,” ujar dia. (*)
Masyarakat menemukan jasad Sulaiman mengapung di perairan dekat Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Jumat (16/9). F.istimewa.
batampos– Sulaiman, 52, nelayan asal Bintan yang dilaporkan hilang pada Rabu (14/9) malam di perairan Pulau Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Bintan, telah ditemukan meninggal dunia.
Warga Desa Mantang Lama, Kecamatan Mantang ini ditemukan mengapung tidak jauh dari perairan Pulau Mapur, Jumat (16/9) pagi.
Seorang nelayan Bintan, Boli membenarkan nelayan asal Mantang yang hilang di perairan Pulau Mapur sudah ditemukan.
“Sudah ditemukan tadi pagi sekira pukul 06.00 WIB,” katanya.