Ilustrasi. Awan hitam menyelimuti kawasan Batam Center. BMKG memprediksi dalam beberapa hari kedepan Kota Batam akan diguyur hujan. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id
batampos – Potensi hujan di Kepri meningkat dalam beberapa hari ini. Peningkatan ini disebabkan dua faktor yakni Indian Ocean Dipole (IOD) negatif signifikan, daerah pertemuan angin dan shirline (belokan angin) di wilayah Kepulauan Riau.
IOD adalah fenomena osilasi suhu air permukaan laut yang tak teratur yang menyebabkan wilayah barat Samudra Hindia lebih hangat (di fase positifnya) dan lebih dingin (di fase negatifnya) dibandingkan wilayah timur Samudra Hindia.
“IOD belum ada tanda-tanda netral. Sehingga potensi hujan bisa terus terjadi,” kata Forecaster BMKG Hang Nadim Batam, Fauzan Latif, Minggu (21/8).
Fauzan mengatakan untuk Senin (22/8) potensi hujan masih sama seperti Minggu (21/8). Selain disebabkan IOD, ada juga faktor kelembaban udara lapis atas yang cukup basah serta adanya shirline. Sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau.
“Secara umum, kondisi cuaca esok hari diperkirakan berawan. Namun, berpotensi hujan ringan hingga sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terutama pada pagi dan siang hari,” tuturnya.
Dari data BMKG Hang Nadim, di Batam hujan diperkirakan turun dari pagi hingga siang hari. Di Anambas hujan lebih lama turun, dari pagi hingga sore hari. Di Bintan diperkirakan terjadi hujan dengan kategori lebat dan disertai petir dari pagi hingga siang hari.
Di Karimun potensi hujan turun dari siang hingga malam hari. Di Lingga dan Natuna potensi hujan turun dari pagi hingga malam hari. Di Tanjungpinang itu hujan lebat dari pagi hingga siang hari.
“Imbauan kami, masyarakat harap waspada hujan sedang hingga lebat disertai petir, kilat dan angin kencang, di wilayah Tanjungpinang, Bintan dan Natuna,” ungkap Fauzan.
Selain itu, bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, diimbau agar lebih waspada akan potensi gelombang laut yang mencapai ketinggian 2,5 meter di Anambas dan Natuna. (*)
batampos – Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkap Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto disebut sangat tidak kompetitif dalam bursa calon presiden (Capres) 2024.
Meski demikian, menurut Direktur Riset SMRC Deni Irvani, keduanya memiliki peluang paling besar untuk dicalonkan dalam Pilpres 2024. Namun, dukungan pada keduanya sangat tidak kompetitif dibanding tokoh partai lain.
“Yang paling kompetitif terutama Prabowo Subianto,” kata Deni dalam survei SMRC yang bertajuk “Kecenderungan Elektabilitas Calon Presiden”, Minggu (21/8).
Deni juga menyebutkan, dalam pertanyaan semi terbuka dengan daftar 43 nama, Puan hanya mendapatkan dukungan 1 persen dan Airlangga 0,5 persen. Sementara tokoh partai besar lain seperti Prabowo mendapatkan 16,7 persen.
“Dukungan pada dua pimpinan partai terbesar ini tidak mengalami kemajuan dalam satu setengah tahun terakhir,” tuturnya.
Pada Maret 2021, dalam pertanyaan semi terbuka, dukungan pada Puan sebesar 0,5 persen menjadi 1 persen pada Agustus 2022. Sementara dukungan pada Airlangga 0,1 persen pada Maret 2021 menjadi 0,5 persen pada Agustus 2022.
Deni melanjutkan bahwa jika yang maju hanya elite-elite inti partai, dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 5 nama (Prabowo vs AHY vs Puan vs Muhaimin vs Airlangga), Prabowo mendapat dukungan terbesar, 39,4 persen disusul AHY 13,3 persen, Puan 6,9 persen, Muhaimin 6,7 persen, dan Airlangga 3,3 persen. Masih ada 30,3 persen yang belum tahu atau tidak menjawab.
Dalam simulasi 5 nama tokoh partai besar, kata Deni, suara Puan stagnan dari 5,7 persen pada Maret 2022 menjadi 6,9 persen pada Agustus 2022. Hal yang sama terjadi pada Airlangga, dari 5,3 persen pada Maret 2022 menjadi 3,3 persen pada Agustus 2022.
Dijelaskan Deni, lemahnya dukungan publik pada Puan karena tingkat kedisukaan atau likeability yang rendah dan cenderung semakin rendah.
“Dari 67 persen yang tahu Puan Maharani, hanya 44 persen yang mengaku suka. Angka ini mengalami penurunan dalam satu setengah tahun terakhir, dari 60 persen pada Maret 2021 menjadi 44 persen pada survei Agustus 2022,” paparnya.
Sementara Airlangga lemah, baik dari aspek kedisukaan maupun kedikenalan. Hanya ada 38 persen publik yang mengenal atau tahu Airlangga.
Kedikenalan itu sedikit mengalami peningkatan, dari 26 persen (Maret 2021) menjadi 38 persen (Agustus 2022). Dari yang tahu, hanya 61 persen yang suka. Kedisukaan Airlangga ini meningkat dari 48 persen pada Maret 2022, tapi masih jauh lebih rendah dibanding kedisukaan Ganjar (83 persen).
“Dukungan pada Puan dan Airlangga sangat rendah dan tidak mengalami kemajuan. Peluang keduanya untuk menang dalam pemilihan presiden mendatang masih sangat kecil,” ucap Deni.
Survei SMRC ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden. Response rate sebesar 1053 atau 86 persen.
Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling). (*)
Kejari Tanjungpinang, Joko Yuhono saat membacakan puisi pada salah satu acara kebudayaan di Tanjungpinang, belum lama ini, F, ist
batampos-Festival Kopi Merdeka berhasil mengundang ribuan warga Tanjungpinang untuk menyaksikan berbagai rangkaian acara yang disiapkan oleh panitia di Jalan Merdeka, kawasan kota lama dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 tahun.
Featival Kopi Merdeka tersebut berlangsung salama dua hari yaitu Sabtu (20/8) dan Minggu (21/8) dan digagas oleh para Komunitas Kedai Kopi (K3) di Tanjungpinang yang bekerjasama dengan para seniman, budayawan, masyarakat serta Pemerintah Daerah (Pemda).
Tidak hanya diramaikan oleh puluhan stand kopi dan UMKM, juga terdapat lomba merdeka fashion week untuk anak-anak dan masyarakat umum.
Selain itu juga terdapat performance fashion show oleh pejabat setempat seperti kepala daerah, kepala dinas serta kepala instansi vertikal yang berjalan di atas red carpet.
Inisiator Festival Kopi Merdeka, Joko Yuhono menjelaskan alasan kegiatan itu berhubungan dengan pemulihan ekonomi nasional yang saat ini tengah gencar digesa oleh pemerintah.
“Kita harus punya kegiatan yang bisa mentriger perekonomian ini. Alasan memilik tema kopi ini karena disukai oleh semua orang baik laki-laki ataupun wanita,” kata Joko Yuhono, Minggu (21/8).
Kebiasaan minum kopi bagi warga Tanjungpinang, kata Joko seperti sudah menjadi gaya hidup. Terhususnya Jalan Merdeka pada zaman dahulunya merupakan tempat yang legendaris dan bersejarah namun akibat perkembangan zaman hal itu mulai tergerus.
“Inilah saatnya kita bangun brand baru di Jalan Merdeka ini, disamping gubernur Kepri juga sudah menata kawasan ini sehingga hal itu akan sejalan,”ujarnya.
Joko menyampaikan kegiatan itu murni inisiatif dari masyarakat Tanjungpinang yang berani mengusulkan kegiatan itu walaupun harus bekerja keras untuk persiapan, hingga akhirnya mendapat dukungan dari Gubernur Kepri.
“Semuanya berkolaborasi, ada seniman, budayawan dan komunitas kedai kopi sebagai penggerak,” terangnya.
Salah satu pelaku UMKM, Mul Akhyar menyebutkan kegiatan serupa harus lebih sering dilaksanakan di Tanjungpinang, tidak hanya saat momen kemerdekaan yang diperingati satu kali setahun saja, pemerintah daerah harus memiliki agenda rutin yang dipersiapkan untuk masyarakat.
“Agar suasana di jalan merdeka lebih hidup, masyarakat juga senang, ada perputaran ekokomi juga,” tutur Mul. (*)
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan yang baru tiba berjalan di area Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sabtu (25/6). Arus penumpang yang datang maupun yang pergi di Pelabuhan Internasional mengalami peningkatan. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Sektor pariwisata belum pulih seperti semula. Salah satu faktor yang cukup mempengaruhi angka kunjungan adalah harga tiket kapal fery yang dinilai masih cukup tinggi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan persoalan harga tiket tidak bisa ditentukan oleh pemerintah. Hal ini karena menyangkut bisnis, serta untung rugi biaya operasional operator kapal.
Menurutnya, penetapan harga pasti sudah dihitung oleh masing-masing operator kapal. Kendati demikian Pemko Batam tidak berdiam begitu saja. Melalui pertemuan baik virtual atau tatap muka, persoalan ini sudah disampaikan kepada Kementerian Pariwisata dah Ekraf.
“Tentu sudah berulang kali kami sampaikan. Jika sekarang wisman Singapura menjadikan Johor sebagai destinasi alternatif. Namun ia tetap optimis Batam tidak ditinggalkan, dan masih akan menjadi pilihan destinasi pertama bagi wisman asal Singapura,” ujarnya.
Ardi menjelaskan jumlah wisman yang masuk sejak April hingga Juli terus mengalami peningkatan. Bahkan angka terakhir kunjungan berada di atas 30 ribu lebih, dari 890 orang di bulan April lalu. Hal ini membuktikan meskipun harga tiket belum turun, Batam tetap menjadi destinasi favorit.
“Namun bila dibandingkan sebelumnya memang belum maksimal. Kita berharap ada kebijakan baru terkait harga tiket ini. Agar bisa mendongkrak angka capaian wisman,” sebutnya.
Beberapa solusi juga disampaikan kepada Kemenpar seperti subsidi harga tiket. Mereka sifatnya menampung semua masukan yang diberikan. Sebab, tentu pemerintah pusat juga menginginkan angka kunjungan wisman ke Batam bisa seperti dulu.
Sehingga dengan kondisi saat ini, diperlukan kebijakan yang sifatnya mendorong agar wisman lebih banyak lagi menghabiskan waktu liburnya di Batam. Pihaknya sampai saat ini masih menunggu informasi dari pusat.
Ardi menambahkan yang bisa disiapkan sekarang adalah destinasi dan paket wisata. Asosiasi pelaku pariwisata sudah menyiapkan paket wisata yang bisa menjadi pilihan bagi wisman. Ia berharap hingga akhir tahun ini, jumlah kunjungan bisa meningkat.
“Bahkan tidak tertutup kemungkinan Desember mendatang merupakan puncak kunjungan wisman ke Batam. Sehingga akhir tahun Batam bisa mendapatkan angka yang menggembirakan,” ungkapnya. (*)
Pegawai Bapenda Kota Batam melayani masyarakat saat hendak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Program relaksasi pajak yang tengah berlangsung cukup mendapatkan respon positif dari msayarakat Batam, khususnya wajib pajak yang memiliki tunggakan kewajiban. Data realisasi pendapatan piutang pajak masa stimulus per 18 Agustus 2022 sudah mencapai Rp. 9.211.528.782.
Sekretaris Bapenda Aidil Agung mengatakan berdasarkan data pekan pertama total piutang yang berhasil tertagih adalah Rp 4,7 miliar.
“Minggu kedua ini capaian hampir sama dengan pekan pertama,” kata dia, Minggu (21/8).
Ia menjelaskan evaluasi pekan pertama lalu, informasi relaksasi ini belum tersampaikan secara luas. Untuk itu, pihaknya menggencarkan dengan memasang baliho, dan pemberitahuan melalui media sosial untuk mendorong tercapainya target dari program relaksasi pajak ini.
Selain itu, tim Bapenda juga turun setiap hari. Tidak saja melalukan penagihan piutang, petugas juga menyampaikan langsung program relaksasi ini kepada wajib pajak yang berupa badan usaha kategori sedang, dan besar untuk menyampaikan informasi ini melalui jalur asosiasi pengusaha dan lainnya.
“Instruksi pimpinan, tim pajak dan tim pembukuan turun, untuk menagih piutang khususnya yang menunggak lebih dari 2 tahun dan piutang yang lebih dari Rp 50 juta,” jelasnya.
Berbagai upaya untuk mengoptimalkan hasil dari program ini terus dijalankan. Keringanan yang diberikan Pemko Batam ini diharapkan bisa dimanfaatkan pelaku usaha dan wajib pajak lainnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Batam kembali mengeluarkan kebijakan insentif keringanan pokok piutang PBB-P2, dan penghapusan denda pajak selama Agustus. Program relaksasi PBB bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan kewajiban kepada pemerintah daerah.
Pelaksanaan keringanan pokok piutang ini akan digelar selama satu bulan penuh, yaitu mulai 1-31 Agustus mendatang. Tahun ini Bapenda mencoba menaikkan target menjadi Rp 60 miliar dengan pertimbangan ekonomi yang terus membaik.
Adapun ketentuannya adalah diskon 30 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 1994 sampai 2016, kemudian diskon 20 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2017 sampai 2019 dan diskon 10 persen untuk pokok piutang PBB-P2 tahun 2020 sampai 2021.
Selain pemberian diskon untuk PBB-P2, Pemko Batam juga membebaskan denda dan bunga Pajak Daerah kota Batam.
Program 100 persen bebas bunga dan denda semua tahun pajak meliputi PBB-P2 hotel, restoran, dan sektor hiburan, parkir, reklame, hingga penerangan jalan. (*)
Kapal penyelundup Mikol yang diamankan BC Kepri dari perairan Batam
batampos- Kanwil Bea Cukai Kepri bersama KPU BC Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan minuman beralkohol (Mikol) di perairan Batam.
”Ada dua kapal yang mengangkut Mikol yang berhasil diamankan dalam waktu yang berbeda. Yakni, KM Pulau Putri 10/KLM Ahyat Nur 03 yang ditangkap, Kamis (23/6). Dari kapal ini ditemukan Mikol sebanyak 10 ribu botol dengan nilai barang mencapai Rp6 miliar. Dan potensi kerugian negara sekitar Rp12 miliar,” ujar Kepala Kanwil Bea Cukai Kepri, Akhmad Rofiq, Sabtu (20/8).
Kemudian, sambung Rofiq, Jumat (29/7), patroli rutin yang dilakukan Bea Cukai berhasil mengamankan KM Harapan Bersama. Muatan yang dibawa sebanyak 10 ribu botol. Nilai barang sekitar Rp7 miliar. Dan untuk potensi kerugian negara sebesar Rp15 miliar.
”Mikol yang berhasil diamankan ini berasal dari luar negeri. Sesuai dengan laporan yang kita terima, bahwa hasil pengamatan petugas Bea Cukai terhadap kapal-kapal yang memasuki perairan Indonesia dari arah Singapura,” jelasnya.
Hal ini, sambung Rofiq, karena pergerakan kapal dinilai mencurigakan. Sehingga, petugas patroli memutuskan untuk melakukan pemeriksaan muatan. Dari hasil pemeriksaan kemudian didapati minuman berakohol yang diangkut tanpa dokumen kepabeanan yang sah.
”Penyidik Bea Cukai telah menetapkan nakhoda KM Pulau Putri 10/KLM Ahyat Nur 03 berinisial N sebagai tersangka. Dan jiga nakhoda KM Harapan Bersama berinisial B. Untuk kasus penyelundupan Mikol, kita juga sudah mengirimkan kan Suray pemberitahuan dimulainya penyidikan (PDP) ke Kejaksaan Tinggi Kepri,” paparnya.
Menurut Rofiq, modus penyelundupan Mikol ini cenderung berulang. Yakni, kapal pengangkut berpura-pura akan mengangkut barang antar pulau. Namun, kemudian berbelok ke Singapura untuk mengambil minuman beralkohol. Dan untuk menjalankan aksinya, mereka berlayar tidak sesuai dengan jalur yang ditentukan dalam Surat Perintah Berlayar (SPB). Termasuk juga mematikan perangkat navigasi Automatic Identification System (AIS) saat perjalanan untuk menghindari armada patroli Bea dan Cukai. (*)
Tari piring yang ditampilkan Kelompok Sangar Seni dan Budaya Minang Serumpun Bintan dalam ajang Bintan Utara Ethnic Festival 2022 di halaman Gedung Nasional Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Minggu (21/8). F.Slamet Nofasusanto
batampos- Sejumlah paguyuban, sangar tari dan komunitas seni budaya tampil dalam ajang Bintan Utara Ethnic Festival 2022 di halaman Gedung Nasional Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Minggu (21/8).
Kegiatan ini sekaligus memeriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia.
Diantaranya ada penampilan tari Melayu yang dibawakan Sangar Tari Sang Nila Utama. Lalu, ada Tari Selayar serta Tari Tor Tor.
Kemudian, pertunjukkan gendang atau Tambua Tansa, aksi Silat Tradisi aliran Taralak dan Tari Piring yang ditampilkan Kelompok Sangar Seni dan Budaya Minang Serumpun Bintan.
Selanjutnya, aksi pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Bintan Utara, Barongsai Bintan Utara dan penampilan Reog Ponorogo dari Desa Lancang Kuning, Bintan Utara.
Plt Camat Bintan Utara, Deny Irman Susilo mengapresiasi semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini karena dua tahun sebelumnya tidak ada kemeriahaan HUT Kemerdekaan Indonesia akibat covid-19.
Dia mengharapkan, kegiatan ini menjadi ajang melepas rindu sekaligus memperkuat tali silaturahmi masyarakat maupun paguyuban, sangar seni dan kelompok seni budaya dari berbagai etnis yang ada di Bintan Utara.
Selain itu, masih kata Deny, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata.
Karenanya, Deny sangat mengharapkan paguyuban, sangar tari dan kelompok seni budaya yang ada di Kecamatan Bintan Utara dapat ditampilkan dalam berbagai event budaya dan pariwisata di Kabupaten Bintan.
“Kita berharap kelompok seni dan budaya dari Kecamatan Bintan Utara bisa berkiprah hingga ke kancah dunia,” kata Deny.
Selain menampilkan aksi seni dan budaya, kegiatan ini juga dimeriahkan UMKM yang ada di Bintan Utara. Lalu, ada bakti sosial donor darah dan pembagian doorprize berupa beras ke masyarakat.
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan yang membuka kegiatan ini dengan turut jalan santai dan senam bersama masyarakat Bintan Utara.
“Alhamdulillah hari ini kita semua kembali berbaur. Kita kembali merajut semangat dan rasa kebersamaan,” kata Roby.
Roby mengajak semua pihak untuk bersama-sama menunjukkan kalau Bintan adalah bumi bagi semua etnis dan budaya. (*)
batampos – Selain pasien meninggal, sepanjang dua hari terakhir terdapat penambahan 16 orang pasien baru Covid-19 di Batam. Rinciannya 10 pasien baru pada Sabtu (20/8) dan enam pasien pada Minggu (21/8). Selanjutnya, sepanjang dua hari ini, pasien sembuh juga bertambah tujuh orang dengan rincian empat orang, Sabtu (20/8) dan tiga orang Minggu (21/8).
Adapun jumlah kasus aktif di Kota Batam saat ini berjumlah 44 orang. Dimana sebanyak 32 kasus ini menjalani isolasi mandiri di rumah dan 12 pasien lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.
Menurut data, pasien terkonfirmasi di Kota Batam terbanyak tetap dari Kecamatan Batam Kota dengan total 23 kasus. Batam Kota saat ini masih berstatus zona merah.
Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi mengungkapkan, persentase angka kasus aktif Covid-19 di Kota Batam per tanggal 14 Agustus 2022 ini sebesar 0,141 persen.
Didi menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan prokes diberbagai aktifitas sehari-hari.
“Kita tak henti menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan protokol sehat, tetap mencuci tangan serta menjaga jarak,” imbau Didi.
Secara kumulatif total kasus aktif di Kota Batam berjumlah 31.189 orang. Dimana 30.222 orang atau 96,8 persen dinyatakan sembuh serta 923 pasien dinyatakan meninggal dunia akibat virus Covid-19. (*)
PT Citra Van Titipan Kilat atau TIKl layak disematkan sebagai salah satu pioner atau pelopor bisnis ekpedisi di Indonesia. Kehadiran perusahaan penyedia jasa kurir ini, memainkan peran strategis dalam industri logistik. Usaha ini juga turut menyokong negara dalam menopang pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bertahan, dan bangkit di tengah situasi sulit.
Jailani, Tanjungpinang
Waktu berputar begitu cepat, pagebluk Covid-19 sudah menyerang Indonesia lebih kurang 2,5 tahun, sejak diumumkan kasus pertama oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Maret 2020 lalu. Dalam rentang waktu ini, banyak peristiwa yang terjadi. Bukan hanya soal jumlah orang yang terpapar atau angka kematian yang disebabkan oleh virus ini. Pandemi juga telah menyebabkan banyak perusahaan yang berhenti beroperasi, begitu juga bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang gulung tikar.
Kurir TIKI Tanjungpinang bersiap mengantar kiriman ke pengguna jasa TIKI, Sabtu (20/8) lalu. F. Jailani/Batam Pos
Kondisi ini, tidak lepas dari kebijakan negara untuk menekan penyebaran Covid-19 menjadi semakin meluas. Tujuannya memang untuk melawan pandemi, namun berimplikasi pada nasib pelaku UMKM. Pemerintah memang telah membuat program Bantun Presiden Produksi Usaha Mikro (BPUM). Namun program ini, belum sepenuhnya mampu untuk menunjang UMKM bertahan, bangkit di tengah situasi sulit.
Lain halnya, bagi industri logistik yang bergerak pada sektor penyedia jasa layanan antar jemput dan pengiriman barang. TIKI misalnya, di tengah himpitan pandemi Covid-19, perusahaan ini tetap beroperasi penuh dan menyediakan pelayanan yang prima. Bahkan perusahaan ini mampu mencatat angka pengiriman yang baik. UMKM menjadi salah satu pihak terbantu dengan peran yang dimainkan oleh TIKI.
Manfaat kehadiran TIKI bagi menunjang UMKM dalam mengantarkan hasil produk kepada pembeli dirasakan oleh Herlena, pemilik Alfa Thanjack yang berlokasi di Jalan Bayangkara No.48 Tanjungpinang. Diceritakannya, jika pada kondisi normal, ia lebih fokus dalam memproduksi berbagai jenis tanjak. Namun situasi pandemi, menunutnya melakukan kreativitas dengan menyediakan asesoris. Seperti masker yang terbuat dari kain songket.
“Pada tahun 2021 lalu, usaha yang kami jalani ini mampu mencatat omset lebih kurang Rp10 juta untuk barang-barang yang dikirim keluar daerah. Tanpa adanya jasa kurir, tentu kami akan kehilangan pendapatan tersebut,” ujar Herlena saat bincang-bincang dengan Batam Pos, Kamis (17/8/2022) lalu.
Menurutnya, sebagai pelaku UMKM, ia melihat, kehadiran industri kurir memainkan peran strategis dalam membantu pergerakan usaha. Apalagi bagi usaha yang sudah terjun kedalam e-commerce atau marketplace. Karena pemesan butuh pelayanan yang cepat, begitu juga bagi pelaku usaha juga memerlukan hal yang sama.
Sembari menunjukan hasil karya yang diproduksi usahanya, Herlena mengatakan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan banyak rekan usahanya yang stop beroperasi. Namun demikian, ia menolak menyerah. Di tengah himpitan pandemi, melakukan inovasi adalah resiko yang harus dipilih.
“Kami melakukan penyesuain dengan kondisi, seperti mebuat masker dari bahan songket. Selain itu, kami juga memproduksi cenderamata berupa baju pengantin dan asesoris pendukung yang berkarakter khas Kepulauan Riau (Kepri),” ungkapnya.
Sambil membuka lembaran catatan usahanya, ia menyebutkan selama pandemi berlangsung, usahanya lebih banyak menjual asesoris dibandingkan dengan produksi tanjak. Sebagai usaha yang sudah terjun ke dalam ekosistem digital, sebelum pandemi, ada sekitar 20 reseller yang bergabung. Namun jumlah tersebut berkurang seiring waktu.
“Pandemi memang memberikan tantangan kuat, apakah kita mampu mempertahankan usaha atau menjadi barisan yang tergulung,” ungkapnya.
Perempuan yang ramah senyum ini, menyebutkan, hasil produksi Alfa Thanjak sudah menyebar hampir ke berbagai daerah di Indonesia. Tentu, hasil karya tersebut sampai dengan baik kepada pembeli, tidak lepas dari jasa kurir. Ditegaskannya, semakin berkembangnya industri kurir, tentu sangat membantu negara dalam melayani rakyatnya, khusunya pelaku UMKM.
“Kalau kita hanya bergantung dengan jasa pos, yang merupakan Badan Usah Milik Negera (BUMN), maka pelayanan pengiriman akan berjalan lambat. Karena harus mengantri lama,” jelasnya.
Atas dasar itulah, hadirnya TIKI ditengah-tengah aktivitas usaha masyarakat tentunya sangat membantu. Apalagi dengan menyugguhkan pelayanan yang prima, profesional dan bertanggungjawab. Pada penilaiannya, tarif pengiriman melalui TIKI memang lebih terjangkau dibandingkan dengan jasa kurir lainnya. Namun, ia mengharapkan TIKI bisa menyebar di setiap Kecamaatan atau Kelurahan.
“Sebagai pelaku usaha, kita juga diburu dengan waktu. Apalagi harus membagi waktu untuk kerja-kerja rumah,” ungakapnya.
Pelaku UMKM lainnya, Suriyati yang merupakan pemilik UMKM Manggar Abadi, Bintan yang bergerak dalam usaha asesoris dari sisik ikan mengakui, adanya industri kurir turut membantu UMKM untuk terus berkembang. Ia berharap, keramahan layanan adalah prioritas utama. Sehingga pengguna jasa merasa terlayani dengan baik.
“Apapun jenis usahanya, pelayanan adalah yang utama. Selain itu, barang-barang yang kita kirim harus dipastikan aman. Apalagi barang-barang yang mudah pecah, karena ini beresiko akan membuat pembeli kecewa,” ujarnya.
Ekspansi, Melayani Lebih Cepat
Dalam hitungan waktu, PT Citra Van Titipan Kilat atau TIKI telah menjadi pemain di industri jasa pengiriman lebih kurang 52 tahun. Berdiri pertama kali di Jakarta pada tahun 1970. Hingga saat ini, TIKI memiliki jaringan operasional yang meliputi 65 kota besar di Indonesia, didukung oleh lebih dari 500 kantor perwakilan, lebih dari 3700 gerai dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Indonesia.
Atas kiprahnya tersebut, perusahaan telah menyabet berbagai penghargaan yang menegaskan sebagai pelaku jasa pengiriman yang terkemuka di Indonesia. Beberapa penghargaan yang pernah diraih TIKI di antaranya adalah Superbrands Indonesia 2017 dari Superbrands Indonesia, Netizen Courier Service Choice 2017 dari Majalah Warta Ekonomi, Top Brand Award dari Frontier dan Majalah Marketing, dan Service Quality Award 2016 dari Service Excellence.
“Misi kami adalah menjadikan TIKI sebagai salah satu perusahaan yang terbaik dalam jasa pengiriman dan logistik dengan melayani kebutuhan dan kepentingan pelanggan secara optimal sehingga dikenal di Indonesia dan Internasional,” ujar Pimpinan Cabang TIKI Tanjungpinang, Vina Maidina, Sabtu (20/8) lalu.
Menurutnya, TIKI sangat mendukung UMKM di Indonesia dan turut mengembangkan kapabilitas pelaku bisnis dengan berbagi pengalaman terkait pengelolaan sistem distribusi. TIKI berkolaborasi dengan mitra keagenannya dan marketplace untuk memberikan pembekalan bagi UMKM. TIKI memiliki komitmen untuk menjalankan tanggung jawab perusahaan yang difokuskan pada dua area yaitu pendidikan dan bidang sosial.
“Di Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan) kami sudah memiliki empat lokasi usaha. Pertama tentunya di Kantor Cabang yang terletak di Jalan Raja Ali Haji No.7. Kemudian kami juga berada di Bintan Centre, dan Ganet. Di luar Tanjungpinang yang merupakan Ibu Kota Provinsi Kepri, ada juga di Bintan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat, Yulina Hastuti mengatakan, TIKI menargetkan sebanyak 200 gerai baru pada tahun 2022. Dijelaskannya, sampai akhir tahun 2021 lalu, bisnis jasa pengiriman TIKI sudah didukung oleh lebih dari 3.700 gerai dengan lebih dari 500 kantor perwakilan. Jumlah armadanya mencapai 3.500 unit motor dan 1.500 unit mobil.
Herlena, Pemilik UMKM Alfa Thanjack, Tanjungpinang sedang mengemas hasil produk yang akan dikirim keluar daerah dengan menggunakan jasa TIKI. F. Jailani/Batam Pos.
“Dengan kekuatan distribusi itu, sudah melayani 66 kota besar di Indonesia. Jika rencana penambahan 200 gerai baru berhasil direalisasi, maka jaringan gerai TIKI akan berjumlah lebih dari 3.900 gerai saat akhir tahun nanti. Rencananya, TIKI akan menggandeng mitra waralaba alias franchise yang ingin membangun bisnis jasa kurir,” ujar Yulina Hastuti kepada media belum lama ini.
TIKI Berinovasi dalam Melayani
Perusahaan ini, terus melakukan melakukan evaluasi terhadap kinerja perusahaan agar bisa tetap eksis. Salah satunya dengan membuat inovasi dalam pelayanan agar para pelanggan TIKI tetap setia. Direktur Utama PT Citra Van Titipan Kilat, Yulina Hastuti menyebutkan, hingga saat ini TIKI memiliki 7 produk unggulan dan 12 layanan dan fitur tambahan untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas transaksi kiriman dengan TIKI.
“Di masa pandemi ini, TIKI menambahkan 3 inovasi produk dan layanan baru untuk mengakomodasi kebutuhan pasar. Layanan ini juga bisa dimanfaatkan bagi pelaku UMKM tentunya,” ujar Yulina Hastuti
Disebutkannya, tiga produk baru yang TIKI tawarkan, yakni TIKI PUTAR (Jemput Antar), TIKI SERLOK atau TIKI Seller Online Booking. Menurutnya, untuk TIKI PUTAR (Jemput Antar) adalah layanan Instant courier dengan jaminan waktu pengantaran hingga 3 jam.
“Tarifnya sangat kompetitif. Sebab, selama ini di pasaran, layanan Instant courier terkena tarif berdasarkan jarak antaran atau kilometer. Tarif di TIKI PUTAR adalah Rp15.000 per 2 kilogram,” jelasnya.
Masih kata Yulina, selain itu TIKI SERLOK atau TIKI Seller Online Booking merupakan layanan yang perusahaan berikan bagi penjual atau seller online yang belum bergabung dengan marketplace besar. Layanan ini memberikan kemudahan fasilitas dalam hal pengiriman dan memberikan potongan harga hingga 18 persen.
“Fleksibilitas pembayaran H+2 menggunakan virtual account, fasilitas pick up gratis, bonus dan rewarding seller,” jelasnya lagi.
Terakhir, layanan yang perusahaan berikan adalah SDS KITA atau Same Day Service Kuliner Nusantara. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan para pecinta makanan untuk menikmati beragam kuliner nusantara dengan biaya hemat. Dengan produk Same Day Service, kiriman kuliner akan tiba di hari yang sama dengan biaya yang sangat kompetitif.
“Dalam hal pengiriman barang, kami juga menyediakan layanan Cash On Delivery (COD). Kami berharap, produk layanan yang disediakan, bisa membuat pengguna jasa TIKI merasa nyaman, dan terlayani dengan baik,” tutupnya. (*)
batampos – Kasus pencabulan yang menimpa siswi SMP di Sagulung beberapa waktu lalu, hendaknya jadi perhatian bagi orangtua yang memiliki anak usia sekolah. Pengawasan terhadap anak harus benar-benar diperhatikan demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Aktifitas media sosial sang anak juga harus diawasi, agar orangtua bisa melihat sejauh mana pergaulan di dunia maya. Pa, korban pencabulan terakhir di Sagulung itu juga terperdaya dengan rayuan pelaku di medis sosial. Dia diajak keluar di malam hari dan terjadilah aksi pencabulan yang terjadi hingga dua kali.
“Kelalaian orangtua juga yang membiarkan anak keluyuran di malam hari. Ini harus diperhatikan lagi. Awasi betul anak-anak di luar jam sekolah. Jangan biarkan anak keluyuran di malam hari. Awasi juga aktifitas medsosnya,” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra.
Nyoman mengatakan, orang tua juga harus memperhatikan siapa saja teman anak untuk bermain. Jangan sampai anak keluyuran hingga larut malam tanpa tujuan yang pasti
“Kalau anak tidak pulang rumah sampai larut malam, maka harus dicari. Lalu anak diberikan nasihat agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya lagi.
Diketahui, Pa (14) remaja wanita menjadi korban pencabulan seorang pemuda berinisial Fs (18) di wilayah hukum Polsek Sagulung. Siswa SMP di wilayah kecamatan Nongsa ini dicabuli Fs, usai menonton pertunjukan Kuda Lumping.
Diketahui FS telah dua kali melakukan aksi bejatnya terhadap korban di sebuah lapangan kosong di kelurahan Seilekop, Sagulung.(*)