batampos – Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo menyebut, tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J masih menyisakan trauma bagi istrinya, Putri Chandrawathi. Dia berharap keluarganya bisa segera pulih dari trauma tersebut.
“Saya mohon doa agar istri saya segara pulih dari trauma dan anak-anak saya juga bisa melewati kondisi ini,” kata Sambo di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8).
Atas dasar itu, Sambo berharap masyarakat tidak berspekulasi terkait peristiwa di rumah dinasnya di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Dia meminta agar publik menunggu hasil kerja Tim Khusus (Timsus) yang menangani perkara ini.
“Saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk bersabar, tidak memberikan asumsi persepsi peristiwa di rumah dinas saya,” jelasnya.
Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Dia diketahui sebagai penembak langsung Brigadir J.
“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).
Andi menuturkan, Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 42 saksi termasuk beberapa saksi ahli.
Penyidik juga telah melakukan uji balistik, termasuk telah menyita sejumlah barang bukti. Seperti alat komunikasi, CCTV, dan lainnya. “Dari hasil penyidikan tersebut pada malam ini penyidik sudah melakukan gelar perkara, dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup,” jelas Andi. (*)
Kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak (kiri) (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rabu, (3/8) malam. Pengacara keluarga Brigadir Yosua menyatakan sudah seharusnya sejak semula Bharada Eliezer ditetapkan sebagai tersangka.
Kuasa Hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak mengapresiasi langkah penyidik yang sudah menetapkan Bharada Eliezer sebagai tersangka pembunuhan Brigadir Yosua. Hal itu dinilainya baik meski dalam pandangannya terlambat.
“Sekalipun terlambat. Sesungguhnya dari hari pertama tanggal 8 Juli 2022 Bharada E seharusnya sudah wajib tersangka,” tegasnya saat dihubungi reporter JawaPos.com (jaringan batampos.co.id), Kamis (4/8).
Meski begitu, Kamaruddin menyayangkan pasal yang menjerat Bharada Eliezer masih belum seperti yang dilaporkan pihaknya. Dia menganggap pasal yang seharusnya diterapkan pada Bharada E tidak hanya pasal 338 KUHP. “Pasal yang benar seharusnya adalah pasal 340 KUHP jo Pasal 338 KUHP jo Pasal 351 KUHP ayat (3) jo Pasal 55 KUHP jo Pasal 56 KUHP, sesuai pasal yang kami laporkan,” ujarnya.
Pasal-pasal tersebut di atas adalah pasal yang mengatur masalah pembunuhan berencana dan hukuman untuk orang yang dengan sengaja menyuruh ataupun membantu untuk membunuh seseorang dengan sengaja.
Kamaruddin menambahkan bahwa pihaknya yakin ada tersangka-tersangka lain yang akan muncul dari kasus pembunuhan Brigadir Yosua. “Saya yakin berdasarkan bukti awal, segera akan ada tersangka lainnya berdasarkan penerapan pasal 55 jo 56 KUHP,” pungkasnya.
Pasal 55 KUHP mengatur bahwa orang yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan kejahatan akan dipidana sebagai pelaku tindak pidana.
Sementara itu, Pasal 56 KUHP berisi orang yang sengaja memberi bantuan pada waktu kejahatan dilakukan; mereka yang sengaja memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan.
Polri menetapkan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. ’’Menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan 56 KUHP,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu malam (3/8).
Andi menyebutkan, Bharada E ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus yang dilaporkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. “Jadi terkait laporan polisi oleh keluarga Brigadir Yosua,” ujar Andi.
Andi menegaskan, dari hasil pemeriksaan 42 saksi, saksi ahli, uji balistik, forensik dan kedokteran forensik termasuk penyitaan barang bukti sudah cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka Pasal 338 tentang pembunuhan dan turut serta. (*)
Pasangan suami istri Nur Ferry Pradana dan Aulia Putri, sama-sama meraih medali emas di cabang olahraga atletik ASEAN Para Games 2022 Solo. (ANTARA/HO-INASPOC )
batampos – Aulia Putri dan Nur Ferry Pradana tak bisa menyembunyikan kebahagiaan lantaran sukses menambah pundi-pundi medali emas bagi Indonesia dari cabang para atletik ASEAN Para Games 2022 di Solo, Jawa Tengah. Putri dan Nur Ferry adalah pasangan suami istri yang menikah Maret 2019, tak lama setelah Asian Para Games 2018 digelar di Jakarta.
Aulia merupakan paralimpian pada Paralimpiade Tokyo 2022 yang meski tak berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia adalah sprinter andalan Indonesia pada klasifikasi T13. Itu adalah klasifikasi untuk pelari dengan gangguan penglihatan. Terbatas pada radius kurang dari dua puluh derajat atau kemampuan dalam mengenali objek berukuran bola tenis maksimal lima meter.
Sementara suaminya, Nur Ferry Pradana, adalah penyumbang empat medali emas dalam ASEAN Para Games 2017 di Malaysia. Berbeda nasib dengan Aulia, Ferry gagal tembus Paralimpiade Tokyo 2022 karena kalah poin dari atlet negara lain.
ASEAN Para Games 2022 ini menjadi pembuktian Ferry untuk semakin menegaskan diri menjadi sprinter difabel andalan Indonesia dalam klasifikasi T47. Klasifikasi T47 adalah untuk atlet dengan amputasi atau gangguan di bawah siku atau pergelangan tangan.
Meski telah mengantongi berbagai prestasi dari ajang bagi penyandang difabel, Aulia dan Ferry tetap mengerahkan seluruh kemampuannya dan tak pernah memandang sebelah mata lawan-lawannya. Motivasi mereka meraih medali emas ASEAN Para Games 2022 semakin menggunung karena orang tua mereka menyaksikan langsung perjuangan anak kebanggaannya dari tribun Stadion Manahan di Solo.
“Ada keluarga saya, mertua saya datang menonton di sini,” kata Aulia Putri.
Sulit Bertemu
Disaksikan langsung oleh orang tua menjadi pengalaman langka bagi Aulia dan Ferry. Apalagi padatnya persiapan dan banyaknya kejuaraan mengharuskan mereka jauh dari orang-orang tercinta. Waktu mereka berdua banyak dihabiskan di pemusatan latihan nasional.
Aulia bercerita, sejak Paralimpik Tokyo, hanya memiliki waktu seminggu di rumah, setelah itu harus kembali bergabung bersama kompatriotnya yang lain di Pelatnas untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua. Mereka lanjut ke Swiss untuk mengikuti ajang Grandprix pada Mei tahun ini. Di Swiss, dia dan suaminya sama-sama menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih medali perak.
“Setelah dari Swiss baru bisa pulang seminggu, kemudian langsung kembali ke pemusatan latihan untuk ASEAN Para Games Solo 2022,” kata Aulia.
Beruntung bagi Aulia dan Ferry, karena sama-sama atlet para atletik membuat mereka saling memotivasi. Tatkala Aulia terpuruk, Ferry hadir sebagai obat penenang, begitu pula sebaliknya. “Bisa lebih enak. Kasih semangat. Saling support,” timpal Ferry.
Tentu saja, sama-sama bertanding demi mengharumkan nama Indonesia sekaligus disaksikan keluarga tercinta menjadi pelecut dalam meraih prestasi terbaik yang akan menjadi cerita bagi anak-anak mereka kelak.
Program Hamil
ASEAN Para Games 2022 akan menjadi perhelatan akbar terakhir bagi Aulia. Sudah cukup bagi Aulia dalam menorehkan tinta emas sebagai salah seorang sprinter terbaik penyandang difabel Indonesia. Emas yang diperolehnya saat ini adalah hadiah terakhir yang dia persembahkan kepada Indonesia sebelum menjalani program kehamilan. Padatnya aktivitas latihan membuatnya terpaksa menunda memiliki momongan.
“Saya ingin program dulu. Ini ASEAN Para Games terakhir sebelum program (kehamilan),” kata perempuan asal Deli Serdang tersebut.
Bagi Aulia dan Ferry, memiliki momongan akan membuat hari-hari mereka semakin sempurna. Karena kurang lengkap rasanya jika kisah perjuangan mereka tidak dapat diceritakan kepada anak-anaknya nanti. (*)
Pemasangan gorong-gorong di jalan Brigjen Katamso depan perumahan Taman Carina, Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (3/8). Pemasangan gorong-gorong ini untuk meminimalisir banjir. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Drainase masih jadi penyebab utama banjir di Batuaji dan Sagulung. Banyak drainase yang tidak berfungsi maksimal karena terlampau kecil dan tersumbat sampah atau material tanah.
Drainase induk di sekitaran Pasar Aviari, RSUD dan Mitra Mall misalkan belum berfungsi maksimal karena jalur penyebrangan air yang kurang lebar. Pemko Batam melalui Dinas Bina Marga tengah berupaya keras untuk mengatasi masalah tersebut sepanjang tahun ini.
Setelah selesai dengan pelebaran dan pendalaman drainase induk depan Pasar Aviari dan RSUD Embung Fatimah, proyek peningkatan drainase kembali dilanjutkan dengan pelebaran gorong-gorong di simpang empat antara Mitra Mall dan Pasar Aviari.
Pekerja tengah menggali ulang lubang gorong-gorong di simpang empat itu agar lebih lebar dan tinggi nantinya. Selama ini gorong-gorong ini bermasalah sehingga air sering meluap ke jalan raya yang menyebabkan banjir.
Pantauan di lapangan pengerjaan sudah dimulai dengan penggalian kubangan yang berbentuk kolam besar di mulut drainase dari arah Mitra Mall. Rencananya mulut drainase ini juga dilebarkan dan diberi batu miring untuk mencegah longsor ke lahan kawasan Mitra Mall. Alat berat dan pekerja tengah sibuk dengan pekerjaan mereka. Ada yang menggali, ada juga yang mulai memasang kerangka untuk coran beton.
“Seperti bak kontrol ini nantinya. Kalau ada sampah atau tanah terbawa arus tak langsung masuk ke gorong-gorong. Bak kontrol ini untuk menyaring air supaya bisa tetap mengalir dengan lancar nantinya,” ujar Budi, pekerja di lapangan.
Camat Batuaji Ridwan juga menuturkan hal yang sama. Pemko Batam masih konsisten dengan proyek normalisasi drainase di wilayah Batuaji. “Terus berlanjut karena memang masih banyak yang mau dibenahi. Itu dari Bina Marga. Pemko Batam terus konsisten dengan proyek normalisasi drainase,” ujar Ridwan. (*)
Lady Gaga tiba untuk menghadiri pemberian penghargaan British Academy of Film and Television Awards (BAFTA) ke-75, di Royal Albert Hall, London, Inggris, MInggu (13/3/2022). ANTARA FOTO/Reuters-Peter Nicholls/hp.
batampos– Hanya karena ikut serta dalam aksi pencurian anjing Lay Gaga, Jaylin Keyshawn White dihukum 4 tahun penjara.
White adalah 1 dari pria yang didakwa atas perampokan bersenjata terhadap penuntun anjing Lady Gaga, di mana anjing Bulldog Prancis sang penyanyi diculik, dijatuhi hukuman empat tahun penjara oleh pengadilan California.
Seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (4/8), Jaylin Keyshawn White mengaku jadi bagian dari geng yang menembak Ryan Fischer saat sedang mengajak tiga ekor anjing Lady Gaga berjalan-jalan di Hollywood pada Februari 2021.
White, yang kini berusia 20 tahun, mengaku bersalah atas perampokan itu dan menerima empat tahun hukuman penjara.
Video rekaman di sekitar lokasi kejadian menunjukkan sebuah mobil berhenti dekat Fischer dan kemudian ada dua orang yang melompat keluar dari mobil.
Seseorang meminta Fischer untuk menyerah sebelum berkelahi, lalu suara tembakan terdengar, si pengasuh anjing terkapar di jalan, berteriak.
Para penyerang masing-masing mengambil seekor anjing, Koji dan Gustav, dan meninggalkan Fischer yang berteriak minta pertolongan. Anjing ketiga, Miss Asia, berlari kembali ke penuntun anjing setelah para penculik melarikan diri.
Perampokan itu membuat Lady Gaga menawarkan imbalan 500.000 dolar AS untuk orang yang mengembalikan piaraannya, seperti dikutip dari AFP.
White telah didakwa pada April 2021 bersama dengan James Howard Jackson, kini berusia 19 tahun, dan Lafayette Shon Whaley yang kini 28 tahun.
Fischer menderita luka tembak di dada akibat insiden itu. Polisi Los Angeles mengatakan perampokan itu terjadi bukan karena pemiliknya Lady Gaga, melainkan karena nilai ras anjing itu di pasar gelap.
Bulldog Prancis berukuran kecil dan ramah, sehingga mudah diambil. Anjing-anjing itu bisa diasosiasikan dengan bintang seperti Lady Gaga, Reese Witherspoon, Hugh Jackman, Chrissy Teigen, Leonardo DiCaprio, dan Madonna sehingga lebih menarik dan bisa dijual hingga ribuan dolar. (*)
Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo tiba di Gedung Bareskrim Kepolisian Indonesia, Jakarta, Kamis (4/8/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty
batampos – Akhirnya Bareskrim Polri memeriksa Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir Yosua oleh Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.
Mengenakan seragam polisi, Sambo tiba di lobi Gedung Bareskrim sekitar pukul 10.14 WIB, dengan pengawalan ketat dari para ajudan dan beberapa polisi lain. Ia telah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia.
Kepada wartawan yang telah menunggu kedatangannya di situ, dia bilang bahwa dia telah empat kali diperiksa terkait kasus baku-tembak di rumahnya, yang menewaskan satu ajudannya itu.
“Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” kata dia.
Untuk pertama kalinya jenderal bintang dua polisi alumnus Akademi Kepolisian pada 1994 itu muncul di hadapan media sejak peristiwa tembak menembak di rumahnya terjadi Jumat lalu (8/7). Ia salah satu jenderal bintang dua polisi yang paling muda usianya dan menjabat kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia pada usia 47 tahun.
Ia juga berkata, “Selanjutnya saya juga intinya menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga.” Ia juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Brigadir Yosua.
“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yoshua. Semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Yoshua kepada istri dan keluarga saya,” kata dia.
Ia juga berharap masyarakat dan pihak-pihak lain agar tidak beramsumsi dengan kasus yang terjadi di rumahnya. “Selanjutnya saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk terus bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi, simpang siurnya peristiwa di rumah saya. Saya mohon doa,” kata dia. (*)
Wakil ketua DPC Iperindo Kepri Imam Mustafa (kiri) foto bersama anggota Iperindo. F.Eusebius Sara
batampos – Industri galangan kapal di Batam perlahan mulai bangkit lagi. Pemesanan tugboat dan tongkang mulai meningkat seiring dengan kenaikan harga komoditi nikel dan batubara. Dukungan pemerintah dan perbankan sangat dibutuhkan agar industri galangan kapal kembali berjaya.
Ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPC Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) Imam Mustafa di lokasi pameran Marine and Offshore expo 2022 yang digelar di Radisson Golf dan Convetion Center, Rabu (3/8).
“Dua tahun terakhir tiarap (industri galangan kapal,red). Selain karena pandemi Covid-19, harga material juga sangat tinggi. Tak bisa bergerak kami (pengusaha halangan kapal). Tahun ini mulai membaik karena ada peningkatan pesanan tugboat dan tongkang untuk angkut material Nikel dan Batubara,” ujarnya kepada Batam Pos.
Mustafa yang membawa aspirasi 50-an anggota Iperindo Kepri berharap agar situasi terus membaik kedepannya. Selain harga material yang kembali stabil ke harga awal, dukungan dari pemerintah dalam hal mempermudah perizinan dan regulasi juga masih sangat dibutuhkan.
Persoalan labuh tambat yang selama ini berpolemik dengan double pay diharapkan tidak ada lagi. Begitu juga dengan kebijakan finansial dari perbankan ataupun jasa keuangan lain diharapkan berpihak kepada pengusaha agar industri galangan kapal yang jadi andalan di Batam bisa kembali berjaya.
“Untuk pemerintah sudah mulai bagus karena beberapa keluhan pengusaha sudah diakomodir. Sudah ada solusinya termasuk persoalan labuh tambat dan tunda pandu tadi. Untuk perbankan kita harapan ada kebijakan bunga ringan dan pengembalian diberi jangka waktu yang panjang. Itu poin dari harapan semua anggota Iperindo,” tutur Mustafa.
Sementara untuk kesiapan perusahaan galangan kapal di Batam diakui Mustafa sudah sangat siap. Artinya sumber daya manusia untuk menghasilkan sebuah kapal sudah cukup mumpuni. Kapal apapun bisa dikerjakan oleh pekerja lokal sebagai karya anak bangsa.
Untuk itu dia berharap pemerintah juga peran aktif untuk selalu mempercayakan perusahaan galangan kapal lokal khususnya di Batam untuk mengerjakan kapal-kapal pemerintah sesuai yang dibutuhkan.
“Terus terang selama dua tahun terakhir pesanan kapal pemerintah menurun drastis. Kita berharap kedepannya kembali meningkat untuk terus menopang industri galangan kapal di Batam dan Kepri pada umumnya,” harap Mustafa.
Senada disampaikan oleh General Manajer PT Fajar Marindo Raya Dahlan Candra yang juga anggota Iperindo, agar pemerintah mendukung penuh melalui kemudahan kebijakan dengan industri galangan kapal agar industri galangan kapal kembali bangkit kedepannya.
“Harapannya itu tadi. Kita semua saling bahu membahu menghidupkan industri galangan. Sesama pengusaha saling membantu dan pemerintah juga demikian melalui kemudahan kebijakan untuk dokumen ataupun perizinan di galangan kapal,” ujar Dahlan. (*)
batampos- Pedagang Pasar Baru I Tanjungpinang keluhkan kondisi pasar yang kotor akibat tidak dibersihkan oleh tukang sapu.
Salah satu pedagang cabai dan sayur di Pasar Baru I Tanjungpinang, Abdurahman mengatakan pada Selasa (2/8) kemarin, tukang sapu tidak bekerja akibat tidak kunjung menerima gaji sejak beberapa bulan belakang.
Sampah di Pasar Baru I Tanjungpinang berserakan karena tukang sapu mogok akibat belum terima gaji, Rabu (3/8). F. Peri Irawan
“Tukang sapu itu katanya bukan tidak mau nyapu, tapi karena belum digaji,” kata Abdurahman, Rabu (3/8).
Akibat pasar tidak disapu, kata Abdurahman para pedagang juga sepakat tidak mau bayar iuran harian sebesar Rp 6.000 per lapak setiap harinya.
“Kemarin itu sudah pernah terjadi juga, kemudian gajinya dibayar, sorenya tukang sapu itu kerja lagi,” terangnya
Di sekitar pasar lapak sayur itu, disampaikan Abdurahman terdapat dua tiga orang tukang sapu kemudian di lantai dua disapu oleh satu orang.
Dengan iuran yang ditagih Rp 6.000 per lapak setiap hari, seharusnya kata Abdurahman bisa memberikan kondisi pasar yang bersih.
“Sekarang pedagang juga demo tidak mau bayar, itu banyak sampah-sampah berserakan di bawah lapaknya,” ucapnya.
Menurutnya, sangat wajar jika tukang sapu mogok kerja karena karena salah satu pekerja yang berada di bawang naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang itu berdomisili di Kilometer (Km) 18, sehingga membutuhkan biaya untuk berangkat kerja.
“Mereka (tukang sapu) sering curhat gajinya ada tiga dan lima bulan belum dibayar, terus untuk ke pasar pergi kerja gimana nggak ada uang,” terangnya. (*)
Paul Pogba saat bersama Manchester United. (Alberto Lingria/Reuters/Antara)
batampos – Paul Pogba memutuskan tidak menjalani operasi lutut dan memilih beristirahat sembari melakukan rehabilitasi atas cederanya agar bisa cukup bugar demi membela Prancis di Piala Dunia 2022 pada November nanti, demikian laporan berbagai media, Rabu (3/8).
Gelandang yang kembali ke Juventus pada musim panas ini tersebut mengalami luka pada meniskus lututnya dalam salah satu sesi latihan pertamanya bersama Si Nyonya Tua akhir bulan lalu di sela-sela tur pramusim Los Angeles.
Operasi lutut biasanya diikuti dengan proses pemulihan yang memakan waktu panjang, sehingga bila Pogba melakukannya ia kemungkinan akan absen dari Piala Dunia 2022 di Qatar pada 21 November sampai dengan 18 Desember nanti.
Oleh karena itu pemilik 91 catatan penampilan bersama Prancis tersebut memilih menjalani “terapi konservatif”, demikian berbagai laporan yang dilansir Reuters, Rabu.
Media Italia Tuttosport melaporkan bahwa pola rehabilitasi tersebut terdiri atas tiga pekan sesi penuh di gym dan kolam renang, diikuti dua pekan latihan individual.
Apabila semuanya berjalan lancar, Pogba mungkin bisa kembali tepat waktu dan ikut bersiap membela Prancis yang akan mengawali Piala Dunia 2022 dengan menghadapi Australia di Doha pada 22 November. Harian olahraga Prancis L’Equipe melaporkan bahwa keputusan Pogba menciptakan riak-riak hubungan dengan Juventus.
Pasalnya Juventus menginginkan Pogba menjalani tindakan operasi lutut, melewatkan Piala Dunia 2022, dan bisa kembali di paruh kedua musim 2022-23. Pogba menghabiskan empat musim di Juventus pada 2012-2016, di mana mereka selalu berhasil menjuarai Liga Italia Serie A serta mengangkat dua trofi Coppa Italia dan dua lainnya berupa Piala Super Italia.
Pada musim panas 2016 ia hijrah ke Old Trafford dan bergabung dengan Manchester United, memenangi Piala Liga Inggris dan Liga Europa pada musim 2016-17. Dua tahun terakhir nama Pogba selalu menghiasi rumor transfer yang menghubungkannya dengan berbagai klub, sebelum akhirnya ia memutuskan kembali ke Juventus secara cuma-cuma bulan lalu.
Di level internasional, Pogba membantu Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, UEFA Nations League 2020-21 dan runner-up Euro 2016. (*)
Petugas menyuntikan vaksin saat imunisasi anak di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (15/12/2020). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)
batampos – Dengan aplikasi aplikasi SehatIndonesiaku (ASIK), hasil imunisasi tiap sasaran akan dicatat secara elektronik. Terhubung dengan PeduliLindungi, masyarakat juga jadsi dapat mengetahui status layanan kesehatan yang telah diberikan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut ASIK yang diluncurkan sejak bulan lalu itu merupakan bagian dari transformasi teknologi kesehatan. “Ayo bawa anak-anak kita ke Puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan lain, maupun pos pelayanan imunisasi, dan pastikan anak-anak kita mendapatkan imunisasi selama pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional, Red) ini,” ujar Budi.
Selama pandemi Covid-19, cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi turun drastis. Jika tidak segera dikejar, dikhawatirkan akan terjadi peningkatan kasus dan kejadian luar biasa (KLB) yang bakal menjadi beban ganda di tengah pandemi. Ada sekitar lebih dari 1,7 juta bayi di Indonesia yang belum mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021. Dari jumlah tersebut, ada lebih dari 600 ribu atau sekitar 37,5 persen bayi berasal dari wilayah Jawa dan Bali.
Dampak dari penurunan cakupan imunisasi dapat dilihat dari adanya peningkatan jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) seperti campak, rubella, dan difteri di beberapa wilayah.
Untuk mengejar cakupan imunisasi yang rendah itu pula, Kemenkes Kesehatan menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional yang berlangsung dua tahap. Tahap I telah dilaksanakan sejak 18 Mei di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 sampai 15 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12 sampai 59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib.
Sementara tahap II dilaksanakan mulai saat ini di seluruh wilayah Jawa dan Bali. Vaksin yang diberikan adalah vaksin campak rubella yang menyasar usia sembilan sampai 59 bulan. Ada juga imunisasi kejar pada anak usia 12 sampai 59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, dan DPT-HB-Hib. “Tugas menteri kesehatan adalah menjaga masyarakat tetap sehat, strateginya adalah kuratif dan preventif. Vaksinasi adalah tindakan preventif,” katanya.
Sebelumnya, Budi menuturkan telah mencanangkan enam pilar transformasi di bidang kesehatan, antara lain Transformasi Layanan Primer, Transformasi Layanan Rujukan, Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan, Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan, Transformasi SDM Kesehatan, dan Transformasi Teknologi Kesehatan. Dengan adanya transformasi ini, kedepannya, dengan aplikasi ini seluruh data layanan kesehatan tiap individu masyarakat dapat terekam.
Tidak hanya pencatatan imunisasi yang dilakukan secara elektronik, Budi juga memastikan rekam medis di rumah sakit dicatat dan direkam dengan baik secara digital. “Ini akan jauh lebih efisien sehingga akan menjadi lebih transparan informasi mengenai pasien kepada pasiennya sendiri dan semua data itu adalah milik pasien,” tuturnya. (*)