Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 7017

Gedung Mall Pelayanan Publik Tanjungpinang Segera Diresmikan

0
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma dan rombongan saat meninjau pembangunan mall pelayanan publik, belum lama ini. f.ist

batampos- Progres pembangunan mall pelayanan publik di Tanjungpinang sudah mencapai 100 persen dan dalam waktu dekat akan diresmikan.

Untuk sementara terdapat sekitar 16 pelayanan yang sudah mendaftar mengisi gerai yang sudah disiapkan.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang, Elvi Arianti menjelaskan sekarang ini pembangunan fisik dan non fisik mall pelayanan publik sudah mencapai 100 persen.

“Pembangunannya sudah selesai, peresmiannya kita belum tahu masih akan dirapatkan,” kata Elvi ke Batam Pos, Jumat (12/8).

Nantinya, lanjut Elvi menjelaskan terdapat 16 pelayanan yang akab mengisi gerai seperti layanan paspor, KTP, DPMPTSP, Bank, dan layanan lainnya.

BACA JUGA: Gubkepri bersama Bupati dan Wakil Bupati Belajar Soal Pengelolaan Mall Pelayanan Publik ke Banyuwagi

Untuk mengurus satu keperluan masyarakat cukup datang ke satu gedung itu dan pelayanan akan didapatkan dengan lengkap.

“Tidak perlu jauh-jauh pergi ke gedung ini itu yang letaknya berjauhan, karena semua pelayanan sudah ada di mall pelayanan publik,” ujarnya.

Elvi tidak dapat memastikan jadwal pasti peresmiannya, namun yang jelas di 2022 ini masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya.

Tidak hanya layanan, juga ada gerai atau stand yang mempromosikan produk UMKM Tanjungpinang.

“Semoga ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan nantinya,” kata Elvi.

Dengan tersedianya mall pelayanan publik itu, juga berpotensi menarik para investor datang ke Tanjungpinang, karena tidak lagi sulit mengurus perizinan.

“Dulu mungkin orang bingung jika ada persyaratan yang kurang lengkap harus pergi ke gedung lain untuk melengkapinya. Tapi nanti semua sudah ada di sana,” tambahnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

 

Tutup Drainase Belum Diganti, Wali Kota Batam: Belum Ada Anggaran

0
drainase
Hingga saat ini Pemko Batam belum menganti penutup drainase di kawasan perkantoran pemerintahan di Batamcenter dikarenakan minimnya anggaran. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Belasan drainase di depan Kantor Pemerintahan kawasan Batamcenter yang tutupnya hilang dicuri hingga saat ini belum diganti. Hal itu dikarenakan, Pemko Batam belum memiliki anggaran untuk pengadaan tutup drainase.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan anggaran untuk tutup drainase yang hilang cukup besar. Karena itu, perlu pengajuan anggaran agar bisa kembali mengadakan kembali tutup drainase.

“Belum ada anggaran, harus dianggarkan dulu. Karena biayanya cukup besar, untuk saat ini belum ada duit. Karena itu nanti mau dianggarkan,” jelas Rudi.

Menurut dia, pengadaan anggaran untuk tutup drainase itu rencananya akan dimasukan ke dalam APBDP tahun 2020. Namun jika tak masuk disana, maka ia akan mencari CSR dari perusahaan swasta.

“Kalau tak dari APBDP, ya CSR. Ya mudah-mudahan tahun ini dapat terpasang,” jelas Rudi.

Disinggung untuk tindak lanjut dari aksi kejahatan pencurian itu, dikatakan Rudi telah berkoordinasi dengan pihak berwajib. Ia pun menyerahkan prosesnya kepada polisi.

“Saya sudah serahkan ke polisi, tapi sepertinya memang sulit,” kata Rudi.

Tak hanya itu, kedepannya Rudi meminta agar pemasangan tutup drainase bisa lebih “Savety”. Jangan sampai kondisi yang sama kembali terjadi berulangkali.

” Nanti saya minta cara pasangnya itu dibedakan.. Misalnya ditambah semen, agar tak mudah dicongkel,”Pungkas Rudi.(*)

Reporter : Yashinta

30.179 Warga Batam Sembuh Dari Covid-19

0
Isolasi Pasien Covid Dalil Harahap1111
Ilustrasi. Gedung perawatan dan isolasi pasien Covid-19 RSUD Embung Fatimah. Saat ini tercatat 30.179 masyarakat Kota Batam yang dinyatakan smebuh dari Covid-19. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Perkembangan pasien sembuh Covid-19 di Kota Batam per 12 Agustus 2022 jumlahnya sudah melebihi angka 30 ribu atau tepatnya 30.179 orang dengan persentase di angka 96,902 persen.

Angka kesembuhan ini meningkat setelah adanya penambahan pasien sembuh harian 17 orang pada, Jumat (12/8).

Sementara itu untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per Jumat (12/8) mengalami penurunan sembilan kasus dengan jumlah total sebanyak 47 kasus dengan persentase yakni 0,151 persen.

Meski demikian pasien terkonfirmasi positif melalui hasil tracing dan pelacakan sepanjang 24 jam terakhir bertambah 8 kasus.

Dengan jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama mencapai 31.144 kasus.

Update hari ini, pasien sembuh bertambah 17 orang, pasien positif 8 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (12/8/2022).

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mencatat, kasus aktif di Batam tersebar di seluruh kecamatan.

Batam Kota masih jadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni sebanyak 23 orang. Angka kasus aktif di Batam Kota sedikit menurun dibandingkan Kamis (11/8) yakni 28 orang.

Selain itu di posisi selanjutnya ada Kecamatan Bengkong dan Lubukbaja dengan masing-masing tujuh kasus.

Selanjutnya, Kecamatan Sekupang dan Sagulung masing-masing 3 kasus serta Batuampar, Batuaji, Nongsa dan Sei Beduk masing-masing satu kasus Covid-19.

Sedangkan tiga kecamatan hinterland juga terus mengalami penurunan kasus aktif, yakni Belakang Padang 9 kasus, Galang dan Kecamatan Bulang masing-masing nol kasus.

“Untuk zona merah saat ini masih Batam Kota, 9 zona kuning dan tiga zona hijau,” ungkap Didi.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Daihatsu Resmi Luncurkan Penyegaran Rocky di GIIAS 2022

0

 

batampos – Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang menginginkan desain mobil SUV Compact yang sporty, serta merespon sambutan positif pelanggan terhadap Rocky, Daihatsu resmi luncurkan penyegaran Rocky pada 12 Agustus 2022, berlokasi di booth Daihatsu Hall 5A GIIAS (GAIKINDO Indonesia International Auto Show) 2022.

daihatsu rockySebagai kendaraan dengan tagline Sahabat Eksis, Daihatsu Rocky berikan penyegaran pada sisi eksterior, khususnya varian ADS dengan mengusung konsep mobil SUV Compact yang modern, active, dan sporty. Adapun ubahan penyegarannya dengan hitam meliputi area grill bagian depan, bodi spion samping (outer mirror), serta Black Alloy wheel 16’ inch untuk varian 1.2 X dan juga Gun Metal Skid Plate yang membuat semakin memberikan kesan yang sporty.

Tak hanya itu, pada varian 1.2 X juga berikan tambahan 2 pilihan warna spesial yakni Shining Pearl White dan Red Compagno sehingga customer mempunyai lebih banyak pilihan warna untuk tampil lebih eksis, dimana sebelumnya warna ini hanya terdapat pada 1.0L saja.
Daihatsu Rocky hadir dengan 2 plihan mesin, mulai dari 1.0L Turbocharged yang memberikan performa dan akselerasi layaknya mesin dengan kapasitas lebih besar, serta 1.2L yang bertenaga dan tetap irit bahan bakar dengan harga mulai dari Rp205.200.000 – Rp273.600.000 (OTR DKI Jakarta).

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan terhadap Daihatsu. Kami percaya, Daihatsu Rocky dapat menjadi pilihan utama bagi mereka yang berjiwa muda, serta mendukung aktivitas mereka agar dapat terus eksis dan memberi kebanggaan bagi penggunanya,” ujar Sri Agung Handayani, Marketing Director, dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

 

Spesifikasi Daihatsu Rocky

Sebagaimana diketahui, sebagai salah satu model pertama Daihatsu yang mengusung platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture), Daihatsu Rocky dilengkapi dengan fitur canggih terkini, seperti LED Headlamp, Auto retractable mirror dan Key Free.

Pada bagian interior, dashboard Rocky berdesain cockpit dengan nuansa modern, serta meter cluster Rocky didesain menggunakan teknologi Full Digital dengan 4 mode tampilan yang dapat dipilih sesuai dengan style dan selera Sahabat. Rocky juga dilengkapi touchscreen audio berukuran mulai dari 7 & 9 ‘inch tergantung varian yang dipilih dengan konektivitas ke smartphone, dapat mendukung ekspresi penggunanya melalui berbagai hiburan yang asik.

Daihatsu Rocky juga telah didukung dengan transmisi berteknologi D-CVT, sehingga membuat aktivitas berkendara menjadi lebih nyaman dan menyenangkan karena memiliki perpindahan gigi lebih halus, senyap, dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Dalam hal fitur keselamatan, Daihatsu Rocky dilengkapi dengan fitur spesial tertinggi di kelasnya, yakni Daihatsu A.S.A (Advanced Safety Assist). Fitur ini memiliki 6 fungsi masing-masing, yaitu Pre-Collision Warning, Pre-Collision Braking, Pedal Misoperation Control, Front Departure Alert, Lane Departure Warning, dan Lane Departure Prevention.

Selain A.S.A, Daihatsu Rocky juga dibekali dengan rear parking camera dan back sonar yang dapat membantu visibilitas pengendara agar lebih aman saat bermanuver mundur. Rocky juga dilengkapi dengan SRS Airbag untuk pengemudi dan penumpang, ABS (Anti-Lock Brake System), dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution), serta VSC (Vehicle Stability Control), dan HSA (Hill Start Assist) tergantung varian dan tipe transmisi yang dipilih.

Berkendara dengan Daihatsu Rocky juga semakin nyaman berkat tempat penyimpanan beragam mulai dari laci penyimpanan pada kursi penumpang depan, seat under tray, front console storage, front console box, door pocket bottle holder, folded cup holder.
Selain itu, Daihatsu Rocky memiliki bagasi yang luas di kelasnya dan bisa diatur menjadi 2 tingkat dengan kapasitas mulai dari 303 Liter dan 369 Liter, serta fitur pelipatan kursi pada baris kedua hingga hampir setara dengan lantai dapat membantu kelancaran aktivitas bagi penggunanya yang sedang membawa barang berdimensi besar dengan lebih mudah..
Informasi dan spesifikasi lebih lengkap dapat dilihat melalui website resmi https://daihatsu.co.id/product/rocky/

DPRD Batam Setujui KUA-PPAS APBD Tahun 2023, Meningkat Rp 77 Miliar

0
DPRD Batam rapat paripurna
Rapat Paripurna. DPRD Kota Batam telah mengesahkan Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD Kota Batam tahun 2023. Dari pembahasan sebelumnya KUA-PPAS sebesar Rp 3,2 triliun, naik Rp 77 miliar dan menjadi Rp 3,3 triliun. Foto: Eggi Idriansyah/Batam Pos

batampos – DPRD Kota Batam telah mengesahkan Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam tahun 2023. Dari pembahasan sebelumnya KUA-PPAS sebesar Rp 3,2 triliun, naik Rp 77 miliar dan menjadi Rp 3,3 triliun.

“Artinya ada kenaikan Rp 77 miliar dari rencana awal yang hanya Rp 3,2 triliun tadi,” ujar Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Batam, Mochamad Mustofa.

Ia mengungkapkan, kenaikan ini terjadi karena adanya kenaikan insentif untuk RT/RW sebesar Rp 250 ribu di tahun 2023 mendatang. Dari yang sebelumnya sebesar Rp 500 ribu, naik menjadi Rp 750 ribu.

“Dengan total RT/RW di Batam 4.227, maka kita butuh penambahan anggaran hampir Rp 13,2 miliar,” jelasnya.

Tidak hanya RT/RW, pada tahun 2023 nanti juga dinaikkan insentif untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) disetiap kecamatan yang jumlahnya sebanyak 64. Kenaikan ini juga sebesar Rp 250 ribu. Sehingga menjadi Rp 750 ribu.

Sehingga, dengan ditambah LPM, maka akan ada penambahan sebesar Rp 13,4 miliar untuk RT/RW dan LPM.

“Artinya asumsi kita, untuk yang diberikan kenaikan 4.291,” tuturnya.

Setelah disetujuinya KUA dalam rapat paripurna kemarin, selanjutnya PPAS akan dibahas seluruh komisi DPRD Batam bersama instansi terkait.

Dalam kondisi saat ini, kata Mustofa, tahun 2023 memang diharapkan ada kenaikan beberapa postur anggaran yang naik dari sebelumnya.

“Begitu juga di Kesra, itu ada kenaikan hampir Rp 20 miliar untuk kenaikan insetif imam masjid, guru TPQ, mubaligh dan pendeta. Rata-rata, kenaikan itu disepakati sebesar Rp 250, menjadi Rp 750 per orang,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam KUA yang disahkan itu, Pemko Batam masih memfokuskan penyelesaian pelebaran jalan hingga 2024 mendatang.

Sehingga, beberapa daerah mendapatkan alokasi anggaran pembangunan yang sangat kecil. Sebagai contoh di Kecamatan Seibeduk hampir tidak ada pembangunan besar yang dilaksanakan disana tahun 2023.

Begitu juga untuk du Kecamatan Bulang dan Galang. Menurut Mustofa, pembangunan hanya dilakukan untuk perbaikan pelabuhan.

“Kalau untuk di Seibeduk itu hampir tidak ada pembangunan besar, terutama jalan besar tidak ada,” tuturnya.

“Artinya kebijakan umum yang kita lihat untuk pembangunan fisik, lebih cenderung kepada prioritas pelebaran jalan plus pembangunan pendestrian pejalan kaki,” lanjutnya.

Ia berharap, pada APBD P 2023 mendatang, Kota Batam bisa melampaui dari asumsi yang telah disekapakati ini. Sebab, KUA yang disetujui itu masih dilatarbelakangi adanya Covid-19.

“Dengan kondisi saat ini, Covid sudah turun, Hotel sudah lumayan bagus dan PAD kita melonjak. Dan memang dari beberapa alasan PAD melonjak itu karena dana transfer dari pusat juga naik. Dari sekian dana transfer, DAK maupun DAU itu hampir separuh,” imbuhnya.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Bahan Pembuat Sabu Dikirim Melalui Jalur Laut Dalam Bentuk Cairan

0
bnn narkotika
Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Petrus Golose (kemeja hitam) melihat tiga tersangka yang digerebek di gudang peracikan narkotika jenis sabu di Perumahan Sukajadi, Kota Batam, Dari ketiga tersangka diketahui salah satunya merupakan mantan Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi, dan tiga orang tersangka terakit pabrik narkotika jenis sabu di kawasan perumahan Sukajadi.

Dari hasil pemeriksaan terhadap ketiga tersangka, diketahui bahan pembuatan sabu dikirim langsung dari Malaysia dalam bentuk cairan.

“Jadi bahan pembuatan sabu ini, dikirim menggunakan jalur laut. Namun, karena bentuknya cairan, dimasukan ke dalam jeriken,” kata Kabid Brantas BNNP Kepri, Heru Yulianto, Jumat (12/8/2022).

Bahan sabu bentuk cairan ini berwarna coklat. Sehingg, agak mirip dengan warna bahan bakar kapal. Heru mengatakan, sabu ini sengaja dimasukan ke dalam jeriken, akan disamarkan seolah-olah membawa bahan bakar minyak.

“Padahal itu sabu,” ujar Heru.

Baca Juga: Pabrik Sabu Digerebek di Batam, Peraciknya Mantan Polisi Diraja Malaysia 

Begitu bahan sabu ini sampai di Batam, langsung ke bawa menuju ke pabrik sabu. Jika pabrik ini berjalan, Heru mengkhawatirkan akan ada pertumbuhan pengguna di Jakarta dan Surabaya. Sebab, pangsa pasar pabrik sabu ini adalah dua daerah tersebut.

“Lagian mereka jadi semakin sulit terdeteksi. Sebab, mereka ini membawa sabu dalam bentuk cairan dan tersamarkan dengan baik,” ungkap Heru.

Heru bersyukur pabrik sabu ini bisa terungkap cepat. Sebab, jika baru terungkap sebulan atau bahkan tahunan. Pabrik ini akan memproduksi sabu terus menerus.

“Berkas kasus ini masih sedang kami lengkapi. Lagian, penyidik masih meminta keterangan dari para saksi dan tersangka. Sabu tersebut, juga sedang dibawa ke labor untuk di uji,” ujar Heru.

Baca Juga: Mantan Polisi Diraja Malaysia Diupah Rp 100 Juta untuk Racik Sabu di Batam

Terkait dengan dua WNI, Heru mengatakan keduanya baru pertama kali bekerja dalam jaringan sabu internasional. Keduanya bekerja setelah mendengar obrolan WNA, mantan Polisi Diraja Malaysia.

“Jadi Ms (WNA peracik sabu) sudah datang ke Batam beberapa kali. Sebelum akhirnya merekrut dua WNI (Ns dan As),” kata Heru.

Pabrik sabu terungkap dari laporan masyarakat ke BNNP Kepri. Petugas BNNP Kepri melakukan pendalaman atas laporan tersebut.

Setelah dilakukan pemantauan beberapa waktu, petugas BNNP Kepri menggerebek pabrik sabu di Perumahan Sukajadi klaster Nirwana, 19 Juli pukul 10.00.

Di rumah tersebut petugas BNNP kepri menemukan pabrik gelap (clandestine lab) pembuatan narkotika jenis sabu.

Di rumah tersebut petugas mengamankan dua orang pelaku, Ms (WNA Malaysia) dan Ns (WNI). Sedangkan As, ditangkap di Perumahan Puri Selebriti.

Reporter: Fiska Juanda

Ini Perkembangan Kasus Penganiayaan Siswa SPN Dirgantara Batam

0
KPAI Kemendikbud Tinjau SPN Dirgantara 2 F Cecep Mulyana scaled e1637221691789
KPAI bersama Kemendibud, Inspektorat Kepri, Dinas Pendidikan Kepri meninjau Sekolah Penerbangan
Nasional Dirgantara (SPND) di Batam Center beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sidang perkara kekerasan siswa SPN Dirgantara Batam yang menyeret perwira Polda Kepri berinisial ED masih berlanjut di Pengadilan Negeri Batam. Agenda sidang masih mendengar keterangan ahli yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Juru Bicara PN Batam, Edi Sameaputty, mengatakan agenda sidang masih mendengar saksi. Dimana jaksa akan menghadirkan saksi ahli untuk memberi keterangan di persidangan.

“Sidang sebelumnya mendengar keterangan ahli dari jaksa. Namun karena ahli belum siap, maka sidang ditunda pada sidang selanjutnya,” jelas Edi.

Edi juga membenarkan, jika terdakwa ED tidak ditahan. Namun untuk proses persidangan terbuka untuk umum.

“Betul (tidak ditahan). Sidang terbuka pada pemeriksaan saksi dewasa dan keterangan ahli, kecuali untuk saksi anak tertutup. Agenda sidang selanjutnya keterangan ahli,” sebut Edi.

Kasi Pidum Kejari Batam, Amanda, menjelaskan, proses penanganan perkara yang menyeret perwira Polda Kepri masih bergulir di PN Batam. Agenda sidang pun masih pemeriksaan saksi.

“Belum tuntutan, masih saksi,” terang Amanda.

ED merupakan anggota polisi aktif Polda Kepulauan Riau yang menjabat sebagai pembina di SPN Dirgantara Batam. Ia menjadi tersangka kasus penganiayaan setelah sejumlah orang tua siswa di sekolah tersebut membuat laporan ke Mapolda Kepri.

ED ditetapkan sebagai tersangka sudah melalui proses penyelidikan yang cukup panjang dan sesuai prosedur yang berlaku. Penyidik juga telah memeriksa belasan saksi yang terdiri dari saksi ahli, saksi dari psikologi dan 5 orang korban.

Dalam kasus ini, sebanyak sembilan orang siswa diduga menjadi korban kekerasan di SMK SPN Dirgantara Batam. Kasus tersebut dilaporkan dan teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP-B/138/XI/2021/SPKT-Kepri. LP itu dibuat pada 19 November 2021 lalu.

Kasus serupa pernah heboh di pada tahun 2018 lalu, hanya saja tidak ada ketegasan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri terkait hal ini.

Kini kasus tersebut kembali terjadi usai beredar foto siswa yang diborgol, dirantai pada lehernya serta diikat di ranjang tempat tidur sehingga kasus tersebut mencuat dan dilaporkan oleh sejumlah orang tua siswa ke Mapolda Kepri.

Dalam dakwaan jaksa, ED dijerat dengan dakwaan Subsidair Pasal 80 Jo Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 ttg Perlindungan Anak dgn unsur “setiap org dilarang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”.

Atau dakwaan Primair Pasal 80 Jo Pasal 76C UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU No. 23 tahun 2002 ttg Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, dgn unsur “telah melakukan beberapa kejahatan, setiap org dilarang, menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak”. ED tidak ditahan, karena ancaman hukuman dalam pasal yang didakwakan dibawah 5 tahun.(*)

Reporter: Yashinta

Kapolresta Barelang: Kalau Ada Unsur Judi Pasti Ditindak

0
Nugroho Kombespol Kapolresta Barelang Dalil Hraahap
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Polresta Barelang akan menindak semua kegiatan yang memiliki unsur judi di Batam. Pemberantasan juga dilakukan hingga praktik judi online.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, menegaskan, pihaknya akan langsung menindak jika ada kegiatan yang terbukti memiliki unsur perjudian.

“Kalau ada unsur judi, pasti saya tindak,” ujar Nugroho, Jumat (12/8/2022).

Nugroho menjelaskan, saat ini pihaknya masih menyelidiki adanya praktik judi online di Batam. Sejauh ini, katanya, belum ditemukan tanda aktivitas maupun server yang ada di Batam.

Baca Juga: Polisi Tangkap Bandar Judi dan Pemain Higgs Domino di Batam

“Ini lagi kita cek. Sementara ini gak ada (server judi online di Batam),” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online Kegiatan itu dinilai meresahkan masyarakat dan meningkatkan kriminalitas.

Aktivitas judi online kini memang banyak digemari masyarakat. Selain mudah diakses, para pemain menilai kegiatan berjudi online lebih aman dari sentuhan aparat penegak hukum.

Ronal, salah seorang pemain mengaku setiap hari bermain judi online. Ia mengatakan bermain di beberapa website, namun ia tak mengetahui asal server judi online tersebut.

Baca Juga: Kejaksaan Tunggu Berkas Judi Online

“Kalau server darimana tidak tau. Tinggal buka situsnya, daftar, masukkan ID, isi deposit, tinggal main,” katanya.

Menurut Ronal, untuk berjudi di situs online tersebut, hanya dibutuhkan deposit sebesar Rp 100 ribu. Ia mengaku uang tersebut ditransfer ke rekening yang ditentukan admin judi online.

“Di judi online itu pilihan permainnya banyak. Keuntungan juga besar, kalau menang uangnya langsung ditransfer,” katanya.

Diketahui pada akhir tahun lalu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang berhasil mengungkap jaringan judi online dengan omset ratusan juta perhari. Aktivitas ini dikendalikan dari 2 rumah mewah di kawasan Sukajadi, Batamkota.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan 10 orang tersangka, yang terdiri dari 8 orang wanita dan 2 orang pria. Ke 10 tersangka yakni WE dan AS sebagai leader server. Kemudian operator wanita AS, EV IS, AP, RA, PH, SE, JP, serta EL.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Ada 1.373 Kasus Perceraian di Batam, Ini Pemicunya…

0
Ilustrasi cerai
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Jumlah gugatan cerai di Pengadilan Agama Batam hingga pertengahan ini mencapai 1.373 perkara. Faktor utama terjadinya perceraian di Batam ini sebagain besar masalah ekonomi, ketidakharmonisan keluarga, kemudian disusul kurang bertanggungjawabnya pasangan.

“Ya, sampai dengan 11 Agustus perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Batam mencapai 1.373 perkara,” ujar Ketua Pengadilan Agama Kota Batam, Syarkasyi kepada Batam Pos, Jumat (12/8/2022).

Menurutnya, dari perkara yang masuk ini sebanyak 1.179 perkara sudah diputus atau dikeluarkan akta perceraiannya.

Sedangkan sisanya, 122 perkara dicabut, delapan perkara ditolak, 43 perkara tidak diterima, 17 digugurkan dan empat perkara dicoret.

“Penyebabnya masalah ekonomi, tidak memberi nafkah, perselisihan pertengkaran terus menerus dan kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya.

Adapun usia yang paling banyak mengajuan perceraian adalah usia 25 tahun sampai 40 tahun.

Usia tersebut sangat rentan mengingat ego kedua pasangan masih sangat tinggi yang menyebabkan pemicu dan sekaligus keretakan rumah tangga.

“Paling banyak usia muda, rata-rata usia 25 tahun sampai 40 tahun,” ungkap Syarkasyi.

Jika dirincikan per bulan kasus tertinggi terjadi di bulan Januari 2022 yakni sebanyak sebanyak 267 kasus, lalu Februari 182 kasus.

Namun kasus perceraian pasangan suami-istri yang mengajukan ke PA Batam meningkat pada Maret, mencapai 200 kasus.

Kemudian menurun di April 2022 menjadi 120 kasus, meningkat lagi di bulan Mei yakni 149 kasus dan Juni 2022 sebanyak 185 kasus, Juli 185 kasus serta sampai dengan 11 Agustus 2022 ini 85 kasus.

Sementara itu jika diuraikan, gugatan dari pihak istri atau cerai gugat masih mendominasi kasus yang masuk ditahun 2022 ini.

Dimana jumlah kasus yang masuk mencapai 1.023 kasus. Sementara yang dikabulkan sebanyak 728 kasus, 94 perkara dicabut, 32 kasus tidak diterima, delapan digugurkan, empat ditolak, serta tiga perkara lainnya dicoret.

“Cerai gugat yang diputus 869 kasus,” jelasnya.

Sementara itu untuk cerai talak, kasus yang masuk mencapai 350 kasus. Dimana 257 kasus dikabulkan, 28 kasus dicabut, 11 kasus tidak diterima, sembilan digugurkan.

Ada juga empat kasus kasus ditolak dan satu lain dicoret oleh pengadilan agama Batam.

“Jadi tidak semua perkara masuk yang kuta putuskan,” jelas Syarkasyi.

Sebab dari kasus yang masuk itu, akan dimediasi terlebih dahulu pihak pengadilan agama. Setelah mediasi ada juga yang mencabut kembali gugatan perceraian atau tidak melanjutkan gugatan perceraiannya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Pintu Pasar KUD Tanjungpinang Rusak, Pedagang Resah Kemalingan

0
Salah seorang pedagang lewat di pintu pasar KUD yang tampak sudah rusak namun belum diperbaiki pengelola pasar, Jumat (12/8). F. Peri Irawan

batampos– Pedagang di Pasar Baru II Tanjungpinang keluhkan pintu pasar KUD yang sudah lama rusak dan tidak kunjung diperbaiki pengelola pasar.

Pasalnya pintu yang tidak bisa ditutup itu dinilai sangat rawan dari kemalingan yang sebelumnya juga sudah sering terjadi.

Salah satu pedagang ikan kering, Marni menjelaskan kondisi pintu rusak itu sudah berlangsung sekitar 1,5 tahun yang lalu, namun hingga sekarang tidak kunjung diperbaiki oleh pihak pengelola.

“Sudah lama ini, tapi pintunya juga tak kunjung diperbaiki,” ujar Marni, Jumat (12/8).

Marni mengaku khawatir dengan jualanya sebab kondisi pintu pasar yang tidak bisa ditutup itu sangat mudah diganggung oleh pihak tidak bertanggungjawab.

BACA JUGA: Warga Banyak Belanja di Operasi Pasar Murah di Hang Lekir   

“Cemaslah apalagi lapak saya dekat ke pintu, modal ikan bilis ini sampe Rp 10 juta, kalau di satu kantong sudah rugi,” katanya.

Ia menuturkan, sudah sering melaporkan kondisi itu kepada pengelola pasar, namun hingga sekarang tidak kunjung diperbaiki, petugas hanya datang kemudian dokumentasikan kondisi pintu yang rusak.

“Petugas sudah sering datang, cuma difoto tapi tidak diperbaiki,” ujarnya.

Harusnya dengan iuran yang dibayar oleh para pedagang setiap hari per meja Rp 6.000 atau Rp 100 ribu per kios yang terletak dibagian tepi cukup untuk memperbaiki pintu yang rusak dengan perkiraan harga Rp 5 juta.

“Kami bayar tiap bulan Rp 100 ribu, ada juga yang pemilik meja Rp 6.000 per hari tapi keamanannya sangat kurang,” ucapnya.

Sementara itu pedagang lain, Rumiati menuturkan hal yang sama, ia mengaku resah karena pintu rusak mengakibatkan pedagang kemalingan beberapa waktu lalu.

“Takutlah karena dulu sering kemalingan juga, ada pedagang bilis yang kemalingan,” ucapnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan