
batampos – Ratusan sapi di Kabupaten Karimun saat sedang menunggu giliran untuk divaksin penyakit mulut dan kuku (PMK). Sehingga, diharapkan dapat membentuk kekebalan dari ancaman penyakit PMK .
”Vaksinnya sudah ada di provinsi. Saat ini, kota sedang menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin. Kalau sesuai dengan pemberitahuan, rencananya vaksinasi PMK untuk sapi di Karimun baru akan dimulai minggu ketiga atau akhir bulan ini,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Jumat (5/8).
Untuk jumlah sapi yang sudah terdaftar di informasi sistim kesehatan hewan nasional (Isikhnas) ada 220 ekor sapi. Namun, mengingat jumlah satu vial vaksin diperuntukkan 100 ekor sapi, maka untuk vaksin PMK pertama hanya 200 ekor. Karena, dengan dua vial bisa untuk 200 ekor.
BACA JUGA: Cegah PMK, 130 Sapi di Tanjungpinang Divaksin
”Perlu diketahui, sapi yang akan divaksin PMK ini hanya sapi betina dan masih produktif. Hal ini sesuai dengan saran dari Kementerian Kesehatan sebagai bentuk antisipasi jika sapi betina hamil, maka jika sudah divaksin tidak menyebabkan penularan. Sedangkan, sapi jantan sampai saat ini belum menjadi prioritas,” paparnya.
Jika vaksinnya sudah dikirim dari provinsi, kata Sukrianto, maka petugas dari Dinas Pangan dan Pertanian yang akan turun ke lapangan melakukan vaksinasi. Karena, sapi yang akan divaksin tidak berada di satu lokasi. Namun, tersebar di beberapa pulau di Kabupaten Karimun.
”Untuk itu, dengan tersebarnya sapi-sapi yang akan divaksin, maka kita sudah wiapkan petugas vaksinator sebanyak 15 orang. Semuanya sudah mendapatkan beberapa kali pelatihan tingkat daerah dan pusat. Hal ini untuk mempermudah dan mempercepat proses pelaksanaan vaksinasi. Apalagi, mengingat vaksinasi PMK untuk sapi tidak hanya dosis pertama. Tapi juga akan ada dosis kedua,” jelasnya. (*)
reporter: sandi








