Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 7020

Tabrak Rambu Jalan di Tanjunguncang, Pemotor Tewas di Tempat

0
lakalantass
Korban dan sepeda motornya tergeletak setelah menabrak rambu jalan yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah menabrak rambu jalan yang berada di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang, Selasa (2/8/2022).

Korban diketahui bernama Yohanes Fabianus Gelli yang beralamat di Kampung Baru RT 03 RW 13 Seibinti, Sagulung.

“Kecelakaan terjadi subuh sekitar 04.25 Wib” ujar Ketua Rukun Tetangga (RT) 02/RW 16 Seibinti, Karman.

Ia mengetahui adanya kecelakaan dari chip sekuriti PT Sindo Marine.

“Kecelakaan tidak jauh dari simpang masuk perusahaan itu,” katanya.

Ia menjelaskan, korban diketahui mengendarai sepeda motor merk Kawasaki Ninja warna kuning. Korban diketahui datang dari arah Pelabuhan Sagulung menuju simpang Polsek Batuaji.

Anggota Patroli Sabhara Polsek Batuaji, Aipda Maswir, mengatakan, peristiwa tersebut diduga kecelakaan tunggal. Korban lanjutnya menabrak rambu jalan yang ada di simpang masuk PT Sindo Marine Tanjunguncang.

“Korban meninggal di tempat. Korban mungkin mengantuk atau tidak fokus membawa kendaraan lalu menabrak tiang rambu. Setelah itu lalu jatuh terpental kena pondasi lampu jalan. Lalu pendaharan bagian kepala,” jelasnya.

Korban lanjutnya sudah dievakuasi ke rumah sakit dan pihak keluarga juga telah mengetahui peristiwa tersebut.

“Sudah kita lapor ke unit Laka Lantas Polresta Barelang untuk ditangani,” ujarnya.

Reporter: Dalil Harahap

Gara-Gara Tidak Matikan Keran Air, Pria di Sekupang Nekat Bacok Rekannya

0
kapolsek sekupang
Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana

batampos – Gara-gara tidak mematikan keran air, AH, 59, nekat membacok kepala rekannya sendiri Parlaungan Hasibuan, 48, hingga tiga kali. Tidak hanya itu saja, pelaku juga mencoba menusuk bagian dada korban, namun ditangkis dan ditahan sehingganya tangan korban mengalami luka robek.

Kejadian ini terjadi di Gereja GISI Marina, Tanjung Riau, Sekupang, Selasa (26/7) lalu.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya saat ini pelaku AH, sudah diamankan di Polsek Sekupang.

“Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan. Sementara untuk korban masih dirawat di rumah sakit,” ujar Kapolsek, Senin (1/8).

Yudha menjelaskan, kejadiannya berawal ketika pelaku pulang ke Gereja GISI Marina setelah sebelumnya keluar untuk jalan-jalan. Pelaku melihat korban yang saat itu sedang duduk di depan.

Kemudian, pelaku hanya diam saja dan tidak saling tegur. Ketika pelaku hendak menuju kamarnya yang berada di bagian belakang tiba-tiba pelaku melihat air bak kamar mandi melimpah karena keran air tidak ditutup.

“Melihat hal itu pelaku kemudian emosi dan langsung menghampiri korban sambil marah-marah,” ungkap Yudha.

Selanjutnya, semakin bertambah emosi setelah korban membantahnya. Pelaku pergi ke belakang untuk mengambil sebilah parang dan kembali untuk menghampiri korban. Namun, ternyata korban sudah masuk ke kamarnya.

Setelah itu, pelaku lantas mencari korban ke kamarnya dan langsung membacok korban pada bagian kepala sebanyak tiga kali. Selanjutnya mencoba menusuk korban pada bagian dada, namun ditangkis dan ditahan oleh korban dengan menggunakan tangan hingga tangan korban mengalami luka robek.

Melihat peristiwa itu, saksi yang merupakan pendeta di gereja GISI bergegas membawa korban ke RSBP Batam untuk mendapatkan perawatan medis. Saksi pun kemudian menghubungi anaknya untuk memberitahukan peristiwa berdarah ini.

“Setibanya di RS BP Batam, anak korban melihat ayahnya dalam kondisi berlumuran darah dengan luka pada bagian kepala, pipi dan tangan. Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang untuk pengusutan lebih lanjut,” jelasnya.

Dilanjutkan Yudha, setelah pihaknya menerima laporan adanya tindak pidana penganiayaan, Unit Reskrim Polsek Sekupang langsung mendatangi TKP. Sesampainya di TKP pihaknya langsung mengamankan yang diduga pelaku.

“Setelah dilakukan interogasi di TKP pelaku mengakui bahwasanya benar telah melakukan penganiayaan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan sebilah parang,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Pemeriksaan Ajudan dan ART Irjen Sambo, Komnas HAM: Ada Fakta Baru

0
Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam mengatakan terdapat fakta baru yang didapatkan Komnas HAM, khususnya yang terjadi saat rombongan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Brigadir J berada di Magelang, Jawa Tengah. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Terkait pemeriksaan Ajudan dan Asisten Rumah Tangga Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Polisi Ferdy Sambo pada Senin (1/8), Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam mengatakan tim dari Komnas HAM menggali semua hal yang berkaitan langsung dengan pihak-pihak dalam konstruksi peristiwa tersebut.

Ia mengatakan terdapat fakta baru yang didapatkan Komnas HAM, khususnya yang terjadi saat rombongan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Brigadir J berada di Magelang, Jawa Tengah.

Komnas HAM, ujarnya, juga diperlihatkan sejumlah dokumen foto. Namun sayangnya tidak bisa ditampilkan kepada awak media massa.

Selain itu, Anam memaparkan dari hasil pemeriksaan Ajudan dan Asisten Rumah Tangga Irjen Polisi Ferdy Sambo, Komnas HAM memperoleh dokumen yang memperkuat keterangan atau rentetan soal waktu.

Kendati demikian, Anam memastikan berbagai dokumen yang diperoleh Komnas HAM tersebut akan dicek validitas terkait keabsahannya.

“Ini penting bagi kami untuk melapis berbagai bukti, dokumen, dan keterangan yang sudah kami dapat,” jelas Choirul Anam. (*)

Reporter: JP Group

Pesona Masjid Tanjak ‘Hipnotis’ Peserta Diklat Pim Jatim

0
bp batam masjid tanjak
Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur, berfoto bersama dengan latar belakang Masjid Tanjak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pesona Masjid Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Masjid Tanjak menghipnotis peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur.

Pesona Masjid Tanjak tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat Batam saja. Kini, masjid tersebut telah menjadi ikon wisata bagi para wisatawan yang berkunjungan ke Batam.

Diketahui, para Peserta Diklat tersebut menggunakan dua bus pariwisata dan berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, instansi vertikal dan dari kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.

“Peserta Diklat Pim 2 provinsi Jawa Timur , pesertanya dari berbagai provinsi di Indonesia mengunjungi destinasi pariwisata baru kita, Masjid Tanjak,” kata sumber suara dari video yang beredar pada Senin (1/8/2022).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, merespon positif atas kunjungan dari peserta diklat pim tersebut.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan keinginan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam memiliki daya tarik sebagai kota tujuan wisata dan investasi.

“Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus menjadi ikon baru wisata di Batam,” ujar Ariastuty.

Masjid yang memiliki arsitektur khas Melayu yang megah dan modern ini setiap siang menjelang sore hari selalu ramai dikunjungi. Selain untuk beribadah, masyarakat juga bisa duduk bersantai di pelataran masjid sambil mengabadikan foto-foto bersama kerabat.(*)

Pesona Masjid Tanjak ‘Hipnotis’ Peserta Diklat Pim Jatim

0
bp batam masjid tanjak
Peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur, berfoto bersama dengan latar belakang Masjid Tanjak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Pesona Masjid Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Masjid Tanjak menghipnotis peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemipinan (Diklat Pim) tingkat II tahun 2022 Provinsi Jawa Timur.

Pesona Masjid Tanjak tidak hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat Batam saja. Kini, masjid tersebut telah menjadi ikon wisata bagi para wisatawan yang berkunjungan ke Batam.

Diketahui, para Peserta Diklat tersebut menggunakan dua bus pariwisata dan berasal dari kabupaten/kota di Jawa Timur, instansi vertikal dan dari kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.

“Peserta Diklat Pim 2 provinsi Jawa Timur , pesertanya dari berbagai provinsi di Indonesia mengunjungi destinasi pariwisata baru kita, Masjid Tanjak,” kata sumber suara dari video yang beredar pada Senin (1/8/2022).

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, merespon positif atas kunjungan dari peserta diklat pim tersebut.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan keinginan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk menjadikan Batam memiliki daya tarik sebagai kota tujuan wisata dan investasi.

“Masjid Tanjak diharapkan mampu menjadi sarana ibadah masyarakat sekaligus menjadi ikon baru wisata di Batam,” ujar Ariastuty.

Masjid yang memiliki arsitektur khas Melayu yang megah dan modern ini setiap siang menjelang sore hari selalu ramai dikunjungi. Selain untuk beribadah, masyarakat juga bisa duduk bersantai di pelataran masjid sambil mengabadikan foto-foto bersama kerabat.(*)

Asnah Mundur dari Partai Demokrat Karena Kecewa

0
politik demokrat
Asnah (pegang mik) memberikan pernyataan pengunduran dirinya sebagai Ketua DPD Demokrat Kepri di kediamannya di Bengkong Sadai, Kota Batam. Foto: Istimewa

batampos – Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, Asnah mengumumkan pengunduran diri dari kepemimpinannya dan anggota Partai Demokrat, Senin (1/8) sore. Pengunduran diri Asnah juga diikuti 50 persen pengurus DPD Kepri lainnya.

Padahal Asnah baru 3 bulan menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Kepri. Ia dilantik pada April 2022 di Hotel Aston, Lubukbaja.

Asnah mengaku pengunduruan dirinya dari Partai Demokrat karena rasa kecewanya. Ia menilai pengurus partai ini tidak mempunyai komitmen.

“Masalahnya cuma satu saja, tidak satu kata antara kata dan perbuatan. Kita merasa tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Dan pengunduran diri ini atas kemauan sendiri,” ujar Asnah di kediamannya Bengkong Sadai.

Asnah mengaku dengan pengunduran dirinya, pengurus DPD Partai Demokrat dari beberapa daerah, seperti Lingga, Karimun, Anambas mengikuti langkahnya.

“Saya tidak berharap teman-teman untuk mengikuti. Karena teman-teman mempunyai tujuan politik sendiri,” katanya.

Setelah pengunduran diri, kata Asnah, ia belum menentukan pilihan dan arah haluan politiknya. Ia mengaku dalam waktu dekat akan mengambil sikap.

“Politik itu dinamis. Kita ikuti perkembangannya. Seminggu, sebulan, haluan mana kita berlabuh. Petarung harus mengambil sikap, tidak ada kata sayang, tidak ada kata rugi,” katanya.

Pengunduran diri Asnah ini ditandai dengan melepaskan atribut Partai Demokrat bersama puluhan kader lainnya.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya mengatakan pengunduran diri Asnah dari kepemimpinan dan anggota Partai Demokrat merupakan hal yang biasa.

“Ini (pengunduran diri) bukan hal yang mengejutkan bagi kami,” katanya.

Riefky menjelaskan pengunduran diri Asnah sudah disampaikan kepada DPP Partai Demokrat sebagai sebuah klausal baku. Dimana Asnah meminta menantunya, Kamarudin untuk mengisi jabatan tertentu di DPC Batam.

“Jika Saudara Kamarudin tidak terpilih pada posisi atau jabatan tertentu di DPC Batam, Asnah akan mengundurkan diri dari jabatannya. DPP Partai Demokrat telah berupaya untuk mengakomodir pada posisi dan jabatan strategis lain, namun Asnah tidak dapat menerimanya,” katanya.

Dengan kosongnya jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, kata Riefky, DPP Partai Demokrat telah menunjuk Didik Mukrianto sebagai Plt Ketua DPD. Didik juga merupakan Anggota DPR RI FPD, Komisi III bidang Hukum dan HAM.

“DPP Partai Demokrat sebagai Partai yang berdaulat, tidak dapat diancam oleh pihak manapun, apalagi hanya karena kepentingan individu dan politik praktis semata,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Pembebasan Lahan untuk Jembatan Babin Digugat

0
Pemilik lahan yang terdampak pembangunan jembatan Batam Bintan di Tanjunguban, Mukhlis yang menggugat Dinas PUPRP Kepri dan BPN Bintan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang saat berada di lokasi lahannya. F.kiriman Urip Santoso

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan ada sejumlah persoalan yang masih mengganjal proses pembahasan lahan untuk pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin). Namun demikian, ia optimisi persoalan ini bisa segera dituntaskan.

“Hari ini (kemarin,red) kami sudah melakukan rapat evaluasi bersama Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Semua pihak berkomitmen untuk menyelesaikan kerja ini, sesuai dengan tugas dan fungsinya,” ujar Gubernur Ansar di Kawasan Gurindam 12, Tanjungpinang, Senin (1/8).

Dijelaskannya, beberapa persoalan yang menyebabkan belum tuntasnya kerja Pemprov Kepri, pertama karena adanya gugatan dari masyarakat pemilik lahan. Kedua tumpang tindih pemilik lahan, dan yang ketiga adalah pemilik lahan tidak diketahui.

“Proses konsinyasi akan terus berjalan, karena pekerjaan kita sudah mendekati 100 persen untuk pembebasan lahan. Mengenai adanya gugatan, kita juga akan berproses,” tegasnya.

BACA JUGA: Pembebasan Lahan Jembatan Babin Terkendala, Ada Tumpang Tindih Pemilik Lahan

Disinggung mengenai progres rencana pembangunan Jembatan Babin? Terkait hal ini, Gubernur Ansar mengatakan, saat ini Kementerian PUPR sedang dalam tahap finalisasi dokumen readiness criteria. Kemudian, pihaknya akan menyerahkan sebagian sertifikat yang sudah diterima ke Kementerian PU.

“Sertifikat pembebasan lahan yang kita peroleh juga sedang dalam proses penyerahan ke Kementerian PUPR. Sisanya akan kita kejar supaya segera,” ungkap Gubernur.

Menurutnya, pembangunan strategis ini memang sangat dibutuhkan Provinsi Kepri. Karena akan menghubungkan dua kawasan strategis, yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan. Baginya, dengan adanya Jembatan Babin akan memutus kesenjangan pembangunan antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.

“Jembatan Babin akan menjadi spirit baru untuk Provinsi Kepri. Makanya, apa yang menjadi tugas Pemprov Kepri kita gesa. Selanjutnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat melalui Kementerian PU,” tutup Gubernur.

Belum lama ini, Pemerintah Korea Selatan (Korsel) menyatakan tertarik untuk menggarap pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) yang akan menggunankan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merancang Jembatan Babin menjadi jalan tol.

Keinginan tersebut disampaikan Pemerintah Korsel dalam agenda pembahasan peningkatan kerja sama di bidang infrastruktur antara Kementerian PUPR dengan Minister for Land, Infrastructure and Transport (MOLIT), pada Maret 2022 lalu di Jakarta.

Adapun dalam pertemuan ini, sebenarnya terdapat tiga agenda pembahasan. Pertama, pembahasan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Kedua, pembentukan rencana dasar dan feasibility study (FS) untuk perumahan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ibu Kota Negara (IKN),

“Meskipun di tengah Pandemi Covid-19 dan ada beberapa program yang pelaksanaannya bergeser, kami harap kerja sama ini tetap bisa terlaksana dengan baik,” ujar Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo dalam keterangan pers.

Dijelaskannya, kini status Jembatan Babin dalam tahap studi kelayakan, pembebasan lahan, izin lingkungan, penyiapan dokumen lelang dan penyampaian readiness criteria kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Menurutnya, target penyelesaian pekerjaan tersebut Maret 2022.

Lebih lanjut katanya, Jembatan Babin merupakan proyek jembatan bentang panjang dengan teknologi cable stayed dan nantinya akan menjadi jalan tol. Total panjang jembatan dan tol yakni 14,74 kilometer. “Adapun rencana pendanaan proyek terdiri dari dua skema, yakni dukungan pemerintah melalui loan dan KPBU dengan model Minimum Revenue Guarantee (MRG),” jelas John. (*)

reporter: jailani

 

Pemko Batam Lakukan Perbaikan Sementara Kerusakan Jalan Simpang Taiwan

0
jalan rusak
DBMSDA Kota Batam akhirnya memperbaiki jalan rusak di Jalan Hang Kesturi atau di dekat kawasan industri Taiwan, Kabil, Nongsa, Senin (1/8/2022). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melakukan perbaikan sementara di jalan dekat kawasan industri Simpang Taiwan, Nongsa, Senin (1/8). Terlihat empat truk berisikan tanah yang akan digunakan untuk menutup lubang kerusakan jalan.

Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur mengatakan perbaikan sementara ini merupakan insiatif dari Pemerintah Kota Batam. Setelah mengecek ke lokasi, pihaknya melaporkan terkait kondisi jalan yang merupakan tanggungjawab pihak provinsi tersebut.

“Saya lapor sama Pak Wali, dan beliau tadi meminta jalan ini segera ditangani, karena menyangkut keselamatan warga sekitar, dan demi kelancaran aktivitas kendaraan pengangkut bahan ke kawasan industri. Sebab provinsi tidak kunjung turun,” ungkapnya.

Yumasnur menjelaskan, perbaikan sementara ini dilakukan dengan cara menutup kerusakan menggunakan bauksit. Setelah itu akan dilapisi dengan batu kerikil kecil sehingga jalan bisa terlihat lebih baik dari kondisi saat ini.

“Provinsi tidak ada biaya tahun ini untuk memperbaiki jalan yang yang cukup penting di kawasan industri ini. Jadi kami pun melakukan perbaikan yang bersifat sementara. Semoga tahun depan ada perbaikan permanen sehingga pengguna jalan merasa aman ketika menggunakan jalan,” ujarnya.

Selain memperbaiki jalan tersebut, Yumasnur menambahkan juga akan memperbaiki saluran air yang ada ada di sisi kiri dan kanan jalan. Hal ini harus dilakukan agar kondisi jalan pasca diperbaiki tidak kembali terendam genangan air. Hal ini menjadi penyebab kerusakan jalan, terutama ketika ada luapan air yang menggenangi jalan.

“Jadi tidak hanya jalan, karena berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan jalan tersebut sering tergenang air, dan itu memperburuk kondisi jalan yang sudah rusak parah sebelumnya,” terang Yumasnur.

Lanjutnya, hari pengerjaan masih tahap pengerasan melalui penimbunan menggunakan bauksit. Ia berharap selama pengerjaan cuaca cerah, sehingga pengerjaan bisa lebih cepat diselesaikan. Estimasi saya pengerjaan jalan sampai dua Minggu ke depan,” kata dia usai meninjau pengerjaan jalan.

“Semoga gak hujan, karena ini baru ditimbun dulu. Besok efektif pengerjaan dimulai. Alat berat sudah berada di lokasi, dan tentu kami berharap jalan yang sudah diperbaiki ini bisa membantu pengguna jalan. Karena ini jalan cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya,” tutup Yumasnur. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Tim Khusus Periksa Petugas PCR dan Sopir Irjen Ferdy Sambo

0
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi (putih) mendampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan kepada wartawan di TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2022). ANTARA/Laily Rahmawaty

batampos – Tim khusus (Timsus) Polri melakukan pemeriksaan terhadap petugas Smart Co Lab dan sopir Irjen Pol. Ferdy Sambo terkait penyidikan kasus polisi tembak polisi yang tewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Senin (1/8).

Direktur Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan petugas Smart Co Lab yang diperiksa adalah yang melakukan tes PCR terhadap Irjen Pol. Ferdy Sambo saat hari kejadian.

“Pemeriksaan di Bareskrim Polri, petugas Smart Co Lab yang melakukan PCR dan sopir IJP FS saat hari kejadian,” kata Andi.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan polisi pada insiden baku tembak terjadi Irjen Pol. Ferdy Sambo tidak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) karena melakukan tes PCR.

Tes PCR dilaksanakan di rumah pribadi Irjen Pol. Ferdy Sambo, berjarak sekitar 100 meter dari TKP yang merupakan rumah singgah.

Menurut keterangan polisi, tes PCR dilakukan karena Irjen Pol. Ferdy Sambo selesai pulang perjalanan dari Magelang menuju Jakarta.

Pemeriksaan saksi tersebut, kata Andi dimulai hari ini, hingga hari ini ditayangkan pemeriksaan masih berlangsung. “(Pemeriksaan di) Bareskrim, sementara berlangsung,” ucap Andi.

Di hari yang sama timsus melakukan pendalaman uji balistik di TKP Duren Tiga, Jakarta Selatan. Kegiatan ini terpantau sejak pukul 10.00 WIB, dan baru dirilis keterangan pukul 15.30 WIB.

Pendalaman uji balistik melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), Kedokteran Forensik, Inafis, penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.

“Pendalaman uji balistik di TKP hari ini untuk mengetahui sudut tembakan, jarak tembakan, sebaran pengenaan tembakan, ini di dalam terus oleh Labfor, forensik dan balistik,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di tempat kejadian perkara.

Baku tembak terjadi antara Brigadir J dan Bharada E di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Dalam kasus tersebut Bharada E dilaporkan menggunakan senjata api jenis Glock 17 dan Brigadir J jenis HS 16.

Bharada E dilaporkan menembakkan lima peluru tersisa 12 peluru, sedangkan Brigadir J memuntahkan tujuh peluru tersisa sembilan peluru di senjata apinya.

Kasus ini menyisakan kejanggalan, karena Brigadir J tewas dengan tujuh luka tembak, selain itu ada luka-luka lain diduga akibat penganiayaan, kemudian adanya upaya melarang pihak keluarga membuka peti jenazah, adanya diretas ponsel pihak keluar Brigadir J, serta pernyataan Polri yang terlambat dari peristiwa. (*)

Reporter: JP Group

Ada 38 Kasus Aktif di Batam, Sebagian Besar Isoman

0
uji sempel covid e1643272652393
Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kasus aktif di Batam terusa bertambah. Sebanyak 27 orang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sisanya, enam pasien dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, empat pasien di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota serta satu pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Soedarsono.

“Ya, kasus aktif per Senin (1/8) berjumlah 38 orang. Naik tiga kasus dibanding hari sebelumnya,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.

Menurutnya, sebagian besar kasus aktif ini tidak tidak memiliki penyakit bawaan atau lebih dikenal dengan komorbid. Sehingganya, mereka tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.

Bila melihat peta zonasi, kasus aktif tertinggi berada di Batam Kota dengan jumlah 21 kasus. Lalu Kecamatan Lubukbaja, Sekupang dan Nongsa masing-masing empat kasus, Seibeduk dan Bengkong dua kasus serta Sagulung satu kasus.

Secara kumulatif kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 31.072 kasus. Dimana sebanyak 30.116 kasus dinyatakan sembuh dan 918 kasus meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini sebesar 96,6 persen, tingkat kasus aktif 0,122 persen dan tingkat kematian sebesar 2,954 persen.

“Dari kumulaif kasus aktif ini sebanyak 477 kasus dinyatakan probable Omicron,” tambah Didi.

Adapun tiga kasus aktif hari ini adalah K, 67 tahun, pegawai pemerintah. Warga Perumahan Puri Selebriti ini terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Pasien juga terkonfirmasi sudah vaksin lengkap atau booster.

Pasien kedua, karyawan swasta berusia 35 tahun, warga Perumahan Ricci Tanjung Riau. Pasien juga terkonfirmasi bergela baru dan belum divaksin. Selanjutnya, karyawan swasta berusia 20 tahun warga Kabil, Nongsa. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Ia juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra