Yosef Hidayah (tengah), keluarga korban pembunuhan ibu dan anak di Subang pada 2021 menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
batampos – Keluarga korban pembunuhan ibu dan anak di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo karena dalang kasus tersebut belum terungkap sejak terjadi di 2021.
Suami serta ayah korban, Yosef Hidayah, mengatakan polisi belum juga mengungkap siapa pembunuh istrinya, Tuti Suhartini (55), dan anaknya, Amalia Mustikaratu (23).
“Kasus ini jangan diberhentikan, ini tetap harus sampai terungkap,” kata Yosef di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.
Surat terbuka itu ditujukan langsung ke Presiden Joko Widodo, dengan tembusan ke Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Kompolnas, dan Polri. Dalam surat tersebut, Yosef menyampaikan tiga poin permohonan.
Pertama, Yosef meminta perlindungan hukum dan mendapatkan keadilan atas para korban.
Kedua, dia memohon polisi segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap istri dan anaknya itu, karena tragedi pembunuhan sudah berlalu hampir satu tahun sejak 18 Agustus 2021.
Ketiga, Yosef juga ingin rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) bisa kembali ia huni. Pasalnya, sejak tragedi pembunuhan pada 2021, rumah tersebut dipasang garis polisi dan tak bisa diakses.
“Rumah kami menjadi terbengkalai dan tidak terurus. Bagi saya, tidak ada kepastian kapan rumah kami dapat kami tinggali lagi,” katanya.
Sementara itu, Kuasa Hukum Yosef, Rohman Hidayat, mengatakan kliennya sudah 17 kali diperiksa polisi. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian hukum atas kasus tersebut.
Selain itu, Rohman juga menagih janji dari kepolisian, karena menurutnya polisi selalu menyatakan sudah ada titik terang dalam kasus tersebut, tetapi belum kunjung terungkap.
“Yang jelas, kami baca di berita dari dulu sampai sekarang hanya titik terang. Sampai sekarang sudah setahun kurang seminggu, hanya titik terang saja,” ujar Rohman. (*)
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mendapat kesempatan servis pertama saat meresmikan lapangan bola voli di Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, Jumat (12/8). F.Adi
batampos- Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan meresmikan lapangan bola voli di Desa Pangkil, Kecamatan Teluk Bintan, Jumat (12/8).
Setelah diresmikan, lapangan langsung digunakan untuk turnamen bola voli Desa Pangkil.
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, setelah hampir dua tahun vakum karena pandemi covid-19, kini masyarakat bisa melakukan aktivitas normal.
Adanya lapangan bola voli, Roby mengajak masyarakat untuk membudayakan olahraga, karena rutin berolahraga dapat menjaga kebugaran dan kesehatan jasmani.
Roby meminta lapangan voli yang sudah diresmikan tidak hanya digunakan ketika hamya ada turnamen. Namun, Roby berharap, masyarakat dapat memanfaatkannya bersama setiap hari untuk olahraga.
Yang penting, kata Roby, jaga fasilitas umum yang sudah dibangun ini dengan baik.
Dalam kunjungannya, Roby didampingi Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika yang turut senam bersama masyarakat Desa Pangkil.
Selain senam bersama, Roby menyaksikan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi keluarga berencana (KB) untuk masyarakat. Bahkan, sebelum meninggalkan lokasi, Roby menyempatkan bertemu sejumlah pelaku UMKM. (*)
Abdul saat berlatih di Dojang Kharisma Bangsa Batam,
batampos- Berlatih taekwondo, bagi Abdul Rachmat Lewaimang bukan hanya sekadar olahraga. Namun, agar tetap bugar juga untuk menjaga diri. Karena itu, dia gigih berlatih. Ketertarikan Abdul Rachmat Lewaimang pada taekwondo berawal ketika dia masuk sekolah dasar di sekolah Kalista Batamcntre, saat itu Abdul melihat di majalah dinding sekolahnya terpampang foto Hianwi Fardiman kakak kelasnya yang juga atlet taekwondo yang saat itu menjuarai kejuaraan taekwondo di tingkat nasional. Saat itu juga Abdul mengatakan kepada kedua orangtuanya ingin menjadi atlet taekwondo seperti Hianwi Fardiman kakak kelasnya.
Kegemaran pemegang sabuk hitam ini terhadap olahraga bela diri taekwondo, juga mendapat dukungan kedua orangtuanya. Itu pula yang memicunya untuk memberikan yang terbaik terhadap olahraga yang digemarinya. Alhasil, putra kelahiran Batam 21 Februari 2006 ini dipercayakan orangtuanya untuk berlatih di Dojang Kharisma Bangsa Batam. Abdul yang mulai berlatih sejak kelas 1 SD ini memang cukup berbakat, terbukti siswa kelas 2 SMA Presiden, Bekasi ini telah mengoleksi banyak medali yang dia dapatkan di ajang kejuaraan tingkat daerah, nasional bahkan internasional.
Sebut saja medali perunggu di kejuaraan terbuka Daedo VI Singapore International yang berlangsung di Toa Payoh Sport Hall Singapore tahun 2018 lalu. Medali emas di Kejurnas Nasional Taekwondo ICTU yang dilaksanakan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2018. Medali perunggu dalam ajang Taekwondo International Championship 2019 yang digelar di Gor Purna Krida, Provinsi Bali, dan yang terbaru medali emas di Kejuaraan World Changmookwan Hawai Internasional 2022.
Anak kedua dari pasangan Siti Hajiah dan Basri Lewaimang ini mengaku, semenjak berlatih taekwondo banyak manfaat yang dia dapatkan seperti, lebih disiplin, percaya diri, berani dan lebih mudah bersosialisasi. “Manfaatnya banyak sekali, saya lebih percaya diri juga lebih disiplin dan itu sampai saat ini terbawa dalam kehidupan saya sehari-hari,” kata remaja yang bercita-cita menjadi Perwira TNI AD itu.
Adik dari Farra Auzara Lewaimang ini merasa senang atas pilihannya menekuni taekwondo, karena dengan terjun ke olahraga ini, katanya, dia bisa lebih mandiri dan bangga bisa membuat bangga keluarganya, pelatihnya dan guru-gurunya atas prestasi yang diraihnya. “Alhamdulillah karena taekwondo saya bangga karena bisa membuat bangga orang-orang yang saya cintai,” katanya.
Kedepannya Abdul mengaku ingin menjadi atlet yang selalu berprestasi dalam setiap kejuaraan, dan selalu menjadi pribadi yang rendah hati, menjadi sosok remaja yang mampu menghormati siapa saja. Sementara itu Siti Hajiah mengaku, sebagai orangtua, dirinya merasa senang dan bangga atas prestasi yang diraih anaknya, karena Abdul tak hanya mewakili Kota Batam dan Provinsi Kepri saja, namun juga mengharumkan bangsa dan negara dari olahraga taekwondo. Katanya, sebagai orangtua dirinya selalu mendukung semua kegiatan yang positif buat anak-anaknya.
“Kita semangati terus tapi tidak memaksa. Apa lagi kita semakin senang karena anak kita ini dalam taekwondo merupakan keinginan mereka. Setelah ini tentu kita harapkan anak-anak mampu meraih prestasi lebih baik lagi. Mampu mengembangkan kemampuan yang dimilikinya,” ungkapnya.
“Selama berlatih di Dojang Kharisma Bangsa, prestasinya Alhamdulillah. Apalagi dalam hal akademik Abdul pun unggul dan pernah menjuarai Olimpiade Matematika. Selain prestasi yang didapatkan, anak saya juga menjadi pribadi yang menyenangkan, dia lebih displin, mudah bergaul, sopan kepada siapa saja, dan pandai membawa diri dimana pun berada,” katanya lagi.
Hajiah mengaku dari sederet prestasi yang diraihnya putranya itu, ada hal yang membuatnya lebih bangga dari Abdul, Hajiah bercerita, meskipun Abdul mempunyai kemampuan bela diri namun kemampuannya itu hanya dia gunakan saat dalam arena pertandingan saja, dan Abdul hingga saat ini tak pernah berkelahi dimana pun dia berada. “Abdul pernah bercerita kepada saya, meskipun teman-teman di sekolahnya tubuhnya lebih besar dari Abdul namun semua teman-temannya segan dan menaruh rasa hormat kepada Abdul,” kata Hajiah.
Selama Abdul berlatih di Dojang Kharisma Bangsa, sebagai orangtua, Hajiah dan Basri mengaku sangat terbantu, karena Sabeum Soewito Trikusuman dan Master Siauw Lung Wu pelatih di Dojang Kharisma Bangsa mendidik anaknya secara disiplin, tegas juga penyayang yang selalu mendorong anak-anak yang berlatih di dojang tersebut untuk terus berprestasi.
“Kami sudah seperti keluarga, Sabeum Soewito dan Master Siauw Lung Wu terus mendorong anak-anak kami menjadi anak yang bermental baja, tangguh sekaligus mengarahkan anak-anak kami untuk senantiasa melakukan kegiatan positif,” ujar Hajiah.
Hajiah menilai Dojang Kharisma Bangsa Batam ini sebuah wadah yang disiplin yang menanamkan nilai-nilai tanggungjawab dan kejujuran. Menumbuhkan jiwa kebersamaan serta kesetiakawanan. Atlet-atlet yang berlatih di dojang tersebut pun dinilainya bisa menjadi generasi yang tanggguh.
Sementara itu Sabeum Soewito Trikusuman mengatakan, bahwa Dojang Kharisma Bangsa Batam tempatnya melatih selalu menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan dan tanggungjawab kepada anak didiknya agar kelak anak didiknya selain tangguh di arena juga sopan dan santun di dalam pergaulan sehari-hari agar dapat menjadi contoh dimana pun mereka berada.
“Dari atlet yang kami bina di sini kami tidak berharap muluk-muluk yang penting bagi kami bahwa mereka yang kami latih di sini bisa menjadi pribadi yang baik, rajin, disiplin, bertanggungjawab dan tangguh. Adapun kalau mereka meraih juara pada pertandingan-pertandingan yang mereka ikuti itu merupakan bonus dari ketekunan dan kedisiplinan mereka dalam berlatih,” ujar pemegang sabuk hitam Dan IV Internasional Kukkiwon itu. (*)
Masyarakat membeli bendera merah putih untuk menyambut HUT RI. (jpg)
batampos – Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia tahun ini digelar lebih semarak dari dua tahun sebelumnya. Berbagai kegiatan bertemakan kemerdekaan diperbolehkan digelar di kalangan masyarakat
Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengatakan berbeda dengan kegiatan dua tahun belakangan, peringatan HUT RI ke-77 ini lebih semarak. Untuk tingkat kota berbagai rangkaian acara tahunan akan diselenggarakan, hingga puncaknya upacara bendera detik-detik kemerdekaan.
“Seperti tahun sebelumnya, ada pawai, renungan suci, upacara, malam resepsi, dan lainnya. Tidak kalah meriah setiap kecamatan sudah menginformasikan kegiatan mereka, dan jumlahnya sangat banyak sekali,” kata Jefridin usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD, Jumat (11/8).
Pemerintah memperbolehkan masyarakat berkegiatan dan melakukan berbagai lomba yang bertemakan HUT RI. Tahun ini sesuai dengan tema Pilihan Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, diharapkan kondisi Batam bisa lebih baik dari segala sektor. Sehingga tidak perekonomian berputar lebih cepat.
“Tentu harapan kita di hari kemerdekaan ini, kondisi lebih baik dari 2020 lalu. Batam termasuk yang cukup banyak terdampak, sehingga recovery didorong lebih cepat,” ujarnya.
Untuk upacara nanti tetap memperhatikan protokol kesehatan (Protkes). Hal ini karena akhir-akhir ini ada sedikit pergerakan dari jumlah kasus yang terkonfirmasi. Masyarakat yang menggelar acara tetap memperhatikan hal ini. Tujuannya, agar kemerdekaan ini bisa tetap dilalui tanpa adanya penambahan jumlah kasus.
Ia berharap pelaksanaan acara puncak perayaan HUT RI nanti bisa berjalan dengan lancar. Saat ini pasukan pengibaran bendera sudah memasuki tahap pemantapan. Mereka juga sudah melakukan gladi di Dataran Engku Putri untuk persiapan pekan depan.
“Semua persiapan tetap sama. Protkes tetap dijalankan, untuk menghindari penyebaran, termasuk saat upacara berlangsung nanti,” sebutnya.
Jefridin menambahkan meskipun ada sedikit peningkatan kasus, namun pihaknya bersama tim satgas Covid-19 melalukan tindakan memutus mata rantai lebih cepat. Varian terbaru saat ini, tidak lebih berbahaya dari jenis Delta. Kendati demikian melalui edaran Wali Kota penegakkan Protkes tetap yang utama.
“Untuk pelaksanaan upacara sudah disusun panitia. Semua yang hadir juga sudah diinformasikan untuk tetap mengenakan masker, agar kegiatan ini bisa berjalan lancar, dan khidmat tentunya,” terang mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan kasus, pihaknya tetap mengajak masyarakat untuk mendapatkan vaksin. Saat ini bahkan sudah berjalan vaksin booster kedua untuk tenaga kesehatan.
Dalam waktu dekat pemberian vaksin booster juga akan diberikan untuk masyarakat umum. Untuk itu, bagi yang belum mendapatkan vaksin 1-3 silakan mendatangi posko vaksin.
“Stok kami banyak. Jadi tidak ada masalah untuk itu. Ayok vaksin demi terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” imbaunya. (*)
Ilustrasi Gedung Merah Putih KPK.(Muhammad Ali/Jawa Pos)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan total 34 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo. Selain itu, KPK juga mengamankan unsur kepala dinas, sekretaris daerah, kepala bidang dan beberapa pejabat lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.
“Sejauh ini jumlah yang diamankan ada sekitar 34 orang yang terdiri dari bupati, kepala dinas, sekda, kabid dan pejabat lain dilingkungan Pemkab Pemalang,” kata pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (12/8).
Dalam OTT yang digelar di Jakarta dan Pemalang itu, Ali menyatakan pihaknya turut mengamankan sejumlah uang tunai pecahan rupiah dan alat bukti lainnya. Saat ini, keseluruhan uang yang diamankan masih dalam penghitungan.
“Jumlahnya (uang tunai) masih terus diklarifikasi kepada pihak-pihak yang ditangkap,” ucap Ali.
KPK mengutarakan, giat tangkap tangan dilakukan terkait dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang. Hingga saat ini, para pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
KPK memiliki batas waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT tersebut. “Perkembangannya segera kami sampaikan,” pungkas Ali. (*)
Staf dari Bintan Resort menyanyikan lagu sembari diiringi alunan gitar di Lagoi Bay, kawasan wisata Bintan Resort, Lagoi, belum lama ini. F.Bintan Resort
batampos – Buat pecinta musik jangan lewatkan festival band yang satu ini. Festival band tahun 2022 yang diselenggarakan pengelola kawasan wisata Bintan Resort Lagoi bakal digelar di Plaza Lagoi, Lagoi Bay Bintan Resorts, Minggu (14/8).
Festival band ini digelar sempena peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-77 tahun.
Memeriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia, pengelola kawasan wisata Bintan Resort Lagoi mengelar serangkaian kegiatan bertema Parade Merdeka, dimulai dari turnamen sepakbola, kegiatan donor darah, permainan rakyat, serta kompetisi musik.
“Benar, kompetisi musik dalam bentuk festival band akan digelar di Plaza Lagoi,14 Agustus, Minggu ini,” kata Manager Human Resources PT. BRC, Anton Setiawan.
Dikatakan Anton, kompetisi ini dibuka secara umum bagi grup musik Se-Pulau Bintan dan sekitarnya. Kompetisi bakal diikuti 7 peserta kategori umum dan 4 peserta kategori pelajar.
“Masing-masing grup musik akan membawakan lagu dengan tema kebangsaan dan lagu bebas,” kata Anton.
Karena kompetisi, Anton mengatakan, aksi peserta di atas panggung akan dinilai dewan juri dari latar belakang yang beragam yaitu Hery Kristian Buana Tanjung, dosen komposisi musik Universal University Batam, Fabian Zikri Wiguna tutor Cello Lembaga musik Yamaha Tanjungpinang, dan Erio Fatwa Perdana gitaris band Road Roots.
Anton mengatakan, peserta yang ikut kompetisi berpeluang memenangkan hadiah jutaan rupiah. Untuk juara 1 kategori umum akan mendapatkan hadiah uang tunai sekira Rp 6 juta, sedangkan juara 2 sekira Rp 4 juta, dan juara 3 sekira Rp 2 juta.
Sedangkan untuk kategori pelajar, juara 1 akan
mendapat hadiah sekira Rp 4 juta, juara 2 sekira Rp 2 juta dan juara 3 sekira Rp 1 juta.
Selain itu, akan ada pemilihan juara sebagai the best players untuk masing-masing kategori yaitu the best vocalist, guitarist, bassist, keyboardist, dan drummer.
“Masing-masing the best player akan menerima hadiah penghargaan sekira Rp 250 ribu,” kata Anton.
Menurut Anton, kompetisi yang digelar di Lagoi ini bertujuan untuk menyediakan panggung dan ruang berkarya bagi grup musik yang ada di Pulau Bintan, dan sekitarnya.
“Mungkin selama masa pandemi covid-19, kegiatan dunia musim sempat vakum,” kata Anton.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyalurkan bakat bagi kelompok musik lokal dan membawa dampak positif bagi penggiat musik dalam memperluas jejaring dan komunitas.
“Juga menjadikan ajang sebagai sarana penyaluran hasil karya musik sekaligus saling mengapresiasi karya sesama penggiat dari kelompok musik lainnya,” kata Anton. (*)
Ribuan Pencari Kerja (Pencaker) memadati gedung S Universitas Putra Batam untuk mengikuti kegiatan Job Fair. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Sebanyak 12 perusahaan di Batam membuka lowongan kerja (Loker) pada kegiatan Job Fair yang diadakan di Universitas Putra Batam (UPB) Batu Aji.
Ketu Panitia Pelaksana Job Fair, Karol Teovani Lodan, mengatakan, pelaksanaan job fair berlangsung di Aula UPB diikuti beberapa perusahaan besar. Di antaranya PT Caterpillar, PT Glints, PT Simatelex dan PT Pegatron.
“Job Fair berlangsung selama 3 hari sejak 10 sampai 12 Agustus,” ujarnya, Kamis (11/8/2022).
Karol mengatakan, 12 perusahan yang ikut merupakn mitra kerja UPB. Dia berharap, pameran bursa kerja itu dapat memfasilitasi perusahaan yang membutuhkan karyawan dan juga bagi pencari kerja.
“Mudah-mudahan banyak yang cocok mendapat pekerjaan sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Masing-masing perusahan berbeda-beda jumlah loker, tergantung kebutuhannya. Kami berharap Job Fair dapat memfasikitasi pencaker di Batam,” ujarnya
Sejumlah pencari kerja telah mengantre sejak pagi hari. Mereka juga menaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker.
Meskipun harus mengantre dan berdesakan hal ini tidak membuat para pelamar menyerah.
Bahkan ada yang rela datang pagi untuk mendapat pekerjaan. Salah satu yang dilakukan Siti warga Tanjungpiayau.
“Saya antre sejak pagi. Mau lihat perusahan yang membuka loker apakah sesuai dengan kemampuan saya,” ujar Siti.
Siti menilai keberadaan Job Fair sangat berguna bagi masyarakat yang selama dua tahun terakhir terdampak pandemi Covid-19.
“Mudah-mudahan Job Fair terus dilakukan karen memudahkan kami pencaker untuk mendapatkan pekerjaan,” harapnya.(*)
Mantan Presiden AS, Donald Trump. FBI menggeledah rumah pribadinya di Florida atas tuduhan menyimpan dokumen rahasia senjata nuklir. (F JIM WATSON / AFP)
batampos – Agen Federal AS (FBI) menggeledah rumah pribadi mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, sejak Senin (8/8/2022) lalu. Empat hari setelah penggeledahan, terungkap bahwa agen mencari dokumen sensitif, yakni dokumen senjata nuklir yang diduga turut dibawa Trump saat masa jabatannya sebagai presiden berakhir awal 2021 lalu. Demikian dilansir dari The Washington Post, Jumat (12/8/2022).
FBI menggeledah rumah pribadi Trump di Mar-a-Lago, resort pribadi taipan itu di Palm Beach, Florida. Meski berkaitan dengan pencarian dokumen senjata nuklir, namun belum dipastikan apakah dokumen tersebut ditemukan.
Sebelumnya, Trump melalui unggahan lewat sosial media dan email kepada pendukungnya menyebutkan bahwa ia tidak pernah membawa atau bahkan menghilangkan dokumen negara saat ia bertugas dan meninggalkan gedung putih.
Bahkan, ia menuduh tindakan FBI itu bermotif politik dan merupakan upaya pemerintahan Presiden Joe Biden dalam menjatuhkan namanya. Karena, penggeledahan rumah mantan presiden di AS belum pernah terjadi sebelumnya.
FBI menyebutkan, mereka diberi mandat oleh Administrasi Arsip dan Arsip Nasional, yang bertugas menjaga catatan presiden milik publik.
Undang-undang federal berdasarkan Undang-Undang Catatan Kepresidenan AS, mensyaratkan bahwa memo, surat, catatan, email, faks, dan komunikasi tertulis lainnya yang terkait dengan tugas resmi presiden, tidak boleh dibawa dari Gedung Putih.
Departemen Kehakiman AS pun akhirnya mememinta seorang hakim untuk mengubah dokumen yang mengizinkan penggeledahan FBI itu jadi bersifat publik. Permohonan itu jadi tahap awal untuk membuka seluas-luasnya fakta penyelidikan tersebut.
Selain kasus catatan kepresidenan, Trump juga sedang diselidiki terkait kejadian Capitol Hall pada 6 Januari 2021, serta tuduhan mencoba mempengaruhi hasil pemilu Georgia 2020. Tak hanya itu, dia juga tengah dalam pengusutan bisnis keluarga. (*)
batampos – Bayi boleh menyusu ASI hingga lebih dari 2 tahun, jika berat badan naik signifikan. Disebut tidak normal jika berat badan si kecil tidak meningkat.
Ibu dianjurkan untuk menyusui bayi secara ASI eksklusif hingga usia 6 bulan. Lalu setelah itu dilanjutkan hingga usia 2 tahun didampingi dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI). Jika bayi diberikan ASI hingga lebih dari 2 tahun, apakah boleh?
Doktet Spesialis Anak, dr. Caroline Mulawati Sp.A, mengatakan jika ada yang bertanya apakah menyusui lebih dari dua tahun normal atau tidak, jawabannya relatif.
“Artinya, jika anak yang menyusu lebih dari 2 tahun mengalami kekurangan gizi, maka ini tidak normal dan tidak boleh dilanjutkan,” jelas dr. Caroline Mulawi Sp.A dari EMC Hospital Pulomas melalui Insagram Live Teman Parenting baru-baru ini.
Jika ibu dan si kecil nyaman melakukan proses menyusui hingga lebih dari dua tahun, dan berat badan si kecil bertambah sesuai kurva pertumbuhannya, maka mungkin menyusui lebih dari dua tahun masih bisa dilakukan. Namun tetap, IDAI menganjurkan penyapihan sudah dimulai di usia 1-2 tahun.
Penyebab menyusui lebih dari dua tahun ini sebenarnya umumnya berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang manfaat dan fungsi ASI sendiri. ASI merupakan makanan yang dibutuhkan bayi hingga usia enam bulan.
Namun, setelah enam bulan, bayi mengalami peningkatan kebutuhan nutrisi dan energi, sehingga membutuhkan makanan pendamping selain ASI atau MPASI. Setelah bayi berusia 6 bulan, ASI sudah tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya. Selain itu, faktor lain yang menyebabkan menyusui berkepanjangan adalah ikatan yang sangat kuat antara ibu dan anak.
”Jadi, sudah bukan karena kebutuhan nutrisi lagi, melainkan karena faktor kenyamanan saja, anak merasa senang dipelukan ibunya saat menyusu,” jelas dr. Caroline.
Anak yang kurang gizi, cenderung menyusu lebih dari dua tahun. Dampak negatif timbul ketika menyusui sampai anak berusia 2 tahun namun tidak diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan makanan anak. Menurutnya, jika MPASI atau makanan keluarganya tidak kuat, maka dapat menyebabkan kurang gizi.
”Kebiasaan ibu adalah jika anak nangis sedikit, diberi susu, akibatnya anak ini kenyang ASI dan menolak makanan lain yang seharusnya sudah diberikan sejak enam bulan ke atas, dan alhasil menyebabkan kurang gizi,” ungkap dr. Caroline.
Oleh sebab itu, anak yang menyusu lebih dari dua tahun suka menolak makanan padat karena mereka merasa sudah kenyang. ”Ada penelitian yang menunjukkan bahwa ternyata anak-anak yang kurang gizi cenderung menyusu lebih dari dua tahun,” jelas dr. Caroline.
Dampak Lainnya
Jadi, kata dia, boleh menyusui lebih dari dua tahun, namun pastikan anak menyusu secukupnya dan tidak lebih banyak dari mengonsumsi makanan bergizi sehari-hari. Selain itu, dampak negatif dari menyusui lebih dari dua tahun tidak hanya ada pada anak saja, melainkan juga ibu sendiri.
Untuk ibu, dampak negatifnya adalah menstruasi tidak teratur sehingga membawa beberapa konsekuensi, misalnya sulit mengatur keluarga berencana. Selain itu, jika anak sudah di atas dua tahun, tenaganya lebih besar dan giginya sudah tumbuh, sehingga menghisap serta menggigit puting payudara lebih keras dan menyebabkan luka di payudara ibu. Kemudian, ada potensi si Kecil juga menjadi terlalu ketergantungan bersama ibu.
”Oleh sebab itu, sebisa mungkin menyusui dilakukan sampai tidak lebih dari waktu yang dibutuhkan. Sebisa mungkin penyapihan sudah dimulai sejak anak berusia 1-2 tahun. Dan jika bayi sudah masuk usia enam bulan, harus sudah mengenalkan MPASI,” jelasnya. (*)