Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 7104

Tren Cewek Kue, Mamba, dan Bumi

0

Web 01 22batampos – MUNCUL istilah baru di media sosial yang menggambarkan gaya berpakaian kaum ciwi-ciwi, nih. Ada cewek mamba, cewek kue, dan cewek bumi. Unik, bukan? Tiga jenis tersebut punya ciri style yang berbeda. Hmm, kira-kira maksud istilah tersebut apa sih? Cuss, tanya langsung sama Javanno Arsy Massie yang kali pertama memopulerkannya lewat akun TikTok @javamassie. Spot the difference! (elv/c12/lai)

Web 07 10
@katyperry

Colorful as a Cake

’’Istilah cewek kue ini aku gunakan untuk menggambarkan seseorang yang suka membuat Instagram story pas lagi makan atau beli kue yang lucu dan unik,’’ ungkap Javanno si pencipta ketiga istilah viral itu. Sesuai namanya, outfit cewek kue berwarna-warni serupa kue. Kamu bisa mengombinasikan atasan dan bawahan yang tabrak warna dengan sandal dan tas kecil sebagai pelengkap. Misalnya, memadukan tank top kuning dengan kulot berwarna fanta pink. Tambahkan juga aksesori yang eye-catching. Katy Perry adalah salah seorang penyanyi yang bisa disebut sebagai cewek kue yang bisa kamu jadikan inspirasi.

Web 09 5
@phoebebridgers

All Black and Make It Edgy

Kalau cewek kue cheerful, cewek mamba ke– balikannya. ’’Untuk cewek mamba itu, sebenarnya aku kembangkan karena banyak yang request outfit serbahitam,’’ jelas Ano, sapaan akrabnya. Istilah tersebut terinspirasi lagu Black Mamba milik girl group Korea AESPA yang kostumnya serbahitam.

Outfit cewek mamba berwarna gelap semua. Mulai topi, atasan, celana, sampai sepatu, all-out black! Pakaian serbahitam memberikan kesan minimalis dan edgy yang bakal mempercantik siluet tubuh. Pilih atasan dan bawahan berwarna gelap, kemudian kombinasikan dengan sepatu bot dan sling bag hitam. Kamu bisa intip outfit Phoebe Bridgers buat inspirasi.

Web 08 11
@skuukzky

Calming with Earth Tone

Istilah cewek bumi juga Ano ciptakan atas permintaan para penggemar warna earth tone. ’’Cewe bumi atau cebum itu buat kamu yang suka outfit berwarna earth tone, outfit dengan warna-warna aman dan tenang,” tuturnya. Warna yang identik dengan unsur bumi seperti monochrome dan pastel memberikan kesan calming. Kamu bisa pakai atasan berwarna ivory dengan celana krem. Sepatu dan tas bisa disesuaikan dengan memilih warna netral. Aktris Korea Selatan Bae Suzy bisa jadi inspirasi kalau kamu bingung mix n match ala cewek bumi. Dia sering tampil dengan jaket atau coat berwarna cokelat yang memberikan sentuhan feminin.

Result:

Mostly A – Cewek Kue
Hi, cewek kue! Kamu adalah orang yang ceria, energik, dan supel. Sebagaimana warna-warni kue yang cantik, kamu suka tampil menonjol dengan warna cerah. Hijau stabilo, fuschia, kuning, dan electric blue adalah beberapa warna yang bisa kamu pilih untuk outfit pilihanmu. Kafe unik dan Instagrammable menjadi spot foto andalan.

Mostly B – Cewek Mamba
Oufit-mu sudah siap buat pergi ke konser musik rock. Minimalis, tapi tetap edgy tanpa
aksesori berlebih. Kamu menyukai hal yang klasik dan nggak suka jadi pusat perhatian. Punya karakter yang kuat dan berwibawa bikin kamu berani untuk menghadapi apa pun.

Mostly C – Cewek Bumi
Ini dia si cewek bumi! Penggemar earth tone dan warna-warna seperti cokelat, khaki, beige, hijau muda, dan olive. Kamu punya kepribadian yang friendly dan tegas di saat yang bersamaan. Kamu juga termasuk orang yang down to earth. Nggak heran kalau penampilan kamu juga sederhana dan natural. (elv/c12/lai)

Web 02 17

 

“Cewek Kue hingga Bumi, Mana Gaya Outfitmu?”

Reporter: Vany Aliffia
Editor: Agnes Dhamayanti

Girls! Sebagian cewek selalu ingin terlihat cantik in everywhere. Tapi, ada fashion yang lagi viral nih! Cewek kue, cewek mamba, dan cewek bumi. Ketiga style ini merujuk pada gaya busana yang didasarkan pada tema atau tone tertentu. Nah, meski bukan tren fashion baru, namun istilah unik dan mudah diingat ini membuat para girly ramai memperbincangkan. So, Yuk Intip inspirasi ootd tren fashion ala teman – teman Zets. Yuk Simak! (*)

Web 06 2
F. Dokumentasi Pribadi

Nilam Sarifatul
Universitas Ibnu Sina
@nilaam_sya
Menurutku, inspirasi memakai outfit yang berwarna seperti cewek kue jadi lebih kelihatan muda, contohnya, kamu dapat memadukan blazer warna pink dengan dalaman putih, dipadukan dengan jilbab berwarna broken white dan celana highwaist jeans or broken white dan bucket hat warna kuning. Color blocking-nya dapat banget bestie. Fashion outfit lainnya untuk kamu yang suka mengenakan outfit ngejreng yang penuh warna. Kombinasi ini bisa memunculkan kesan girly, ceria, dan energik. Kamu bisa mencontoh gaya dengan kaos oversized hijau motif bunga yang dipadukan dengan kemeja putih, untuk memberikan kesan cute. Kepanglah rambut kamu jadi dua dan memakai topi warna biru muda. Kesan sederhana namun manis juga saat menggunakan scrunchie warna senada. Kamu juga bisa menggunakan inspirasi cewek mamba dengan memadukan jaket, baju dalam warna hitam dengan jilbab warna abu-abu, dan celana kulot jeans serta, sepatu putih. Makin stylish loh dengan aksesoris kacamata, kalung dan tas hitam. (*)

Web 03 16
F. Dokumentasi Pribadi

Esty Rahayu
Politeknik Negeri Batam
@estyrhy_
Style cewek bumi memang biasanya lebih suka dengan warna netral, kamu bisa saja
memadukan warna cokelat muda dan cokelat tua dalam satu outfit. Mengenakan jaket warna coklat cream dipadukan dengan long skirt warna coklat tua dan hijab hitam akan membuat gayamu terlihat ”Cewek Bumi” banget…. Wow, so exited! Style cewek bumi yang bisa kamu gunakan lainnya adalah menggunakan busana warna earth tone seperti cokelat, krem, abu, hijau tua, kamu juga bisa mencontoh gaya ini dengan memadukan turtle neck putih, jaket warna krem serta rok panjang warna cokelat. Tak lupa juga tas selempang warna hitam. (*)

Luluk Diana Tri Wijayana, Juara Dunia Angkat Besi Remaja

0
Luluk Diana Tri Wijayana saat tampil di Kejuaraan Dunia Remaja di Leon, Meksiko, Juni lalu.

Luluk Diana Tri Wijayana melawan stigma tubuh pendek dan rasa iri kepada kawan sebaya yang santai bermain untuk merebut gelar juara dunia angkat besi remaja. Dia dinilai punya potensi bersaing di Olimpiade, tapi induk organisasi di pusat kudu memberi perhatian.

RIZKA PERDANA PUTRA, Surabaya

USIA Luluk Diana Tri Wijayana baru 8 tahun saat itu ketika sebuah pertanyaan mengentaknya, ”Mau nggak latihan angkat besi? Mau nggak jadi juara dunia?”

Yang bertanya Ita Fauziah, istri Samsuri, pemilik klub Bina Satria di Desa Sooka, Kecamatan Punung, Pacitan, kabupaten di ujung selatan Jawa Timur. Anak pasangan tersebut, Wahyu Fajar Fauzsam, kebetulan teman dekat Luluk di SD Negeri 1 Sooka.

Di kediaman sahabatnya itulah Luluk pertama mengenal angkat besi. Menyaksikan langsung atlet-atlet binaan Bina Satria berlatih. Sebagai penyuka olahraga sedari kecil, Luluk sebenarnya langsung tertarik dengan angkat besi. Tapi, ada aral besar menghadang: kedua orang tuanya, Misno dan Ponijem, tak mengizinkan.

Selain karena Luluk masih terlampau belia, mereka menilai perempuan tak seharusnya berolahraga ”aneh-aneh” macam angkat besi. ”Ibu bilang, seperti kata orang-orang, bisa jadi pendek,” kata Luluk.

Itu salah satu stigma yang kerap dihadapi para lifter di awal-awal karier. Selama tiga tahun lamanya, tepatnya hingga menginjak usia 11 tahun, Luluk pun tak kunjung mendapat izin. Meski begitu, rasa penasaran putri pasangan petani rumput tersebut tidak pudar.

Justru sebaliknya, menginjak kelas VI SD, keinginannya untuk berlatih angkat besi kian memuncak. Luluk pun mulai curi-curi waktu latihan angkat besi. ”Bilangnya kerja kelompok, padahal latihan,” ucap Luluk, kemudian tertawa.

Namun, Luluk sadar tak selamanya bisa curi-curi waktu latihan di klub atau sasana yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Pacitan Kota tersebut. Apalagi, dia benar-benar serius ingin berlatih angkat besi. Putri ketiga dari empat bersaudara itu pun mulai memberanikan diri bicara secara langsung kepada kedua orang tua.

Tujuannya, bukan hanya meminta izin, tapi juga meyakinkan dan memohon doa restu. ”Saya bilang ingin buat ibu-bapak bangga, ingin buat ibu-bapak istimewa,” katanya.

Awalnya, sang ayah dan ibu masih berpikir berkali-kali. Namun, melihat tekad Luluk yang begitu besar, Misno dan Ponijem luluh. Tapi, dengan syarat: Luluk harus bersungguh-sungguh ketika latihan. ”Harus serius, yakin, dan tidak boleh main-main,” ujar Luluk soal pesan kedua orang tuanya.

Nasihat tersebut bahan bakar Luluk. Mulanya, dia berlatih teknik dasar dengan bambu. Latihan tersebut dia jalani sampai setengah tahun. Baru setelah itu dia mulai mendapat latihan angkat beban sebenarnya. Seluruh proses latihan tersebut dia jalani dengan satu kunci: disiplin.

Kedisiplinan tersebut terlihat sejak dua tahun pertama. Meski belum bergabung asrama, Luluk selalu datang tepat waktu. ”Dia selalu maksimal. Kalau yang lain ada yang kami tuntut empat hari latihan, datangnya tiga hari. Ada kelebihan disiplin di diri Luluk,” ungkap Samsuri, pelatih Luluk di Bina Satria.

Sampai tiba saatnya, Luluk mengikuti pertandingan untuk kali pertama, yaitu Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim di Madiun pada Desember 2016. Berstatus debutan, Luluk masih bisa meraih posisi keempat di nomor 44 kg.

Beberapa bulan kemudian, Luluk meraih medali emas pertama di Kejuaraan Satria Remaja I Bandung 2017. Persisnya satu emas dan dua perak, sebuah capaian yang bagi Luluk sangat penting.

Sebab, siswi SMAN Punung itu akhirnya bisa membuktikan kepada kedua orang tua bahwa dirinya mampu berprestasi di angkat besi. ”Itu jadi awal orang tua memberikan izin sepenuhnya,” kata Luluk.

Seperti besi beresonansi, prestasi demi prestasi lain pun mengikuti. Di tahun yang sama, dara kelahiran Pacitan, 9 Agustus 2005, itu berhasil memperbaiki catatannya di Kejuaraan Satria Remaja II Yogyakarta dengan perolehan tiga medali emas. Dia juga kembali mendapat tiga medali emas di Kejurprov Jatim di Malang 2018 serta di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI 2019 di Bojonegoro.

Seluruh kesuksesan tersebut diperoleh dengan mengorbankan satu hal: masa bermain yang terbatas. ”Tidak ada sama sekali bahkan,” kata Luluk. ”Kadang iri juga lihat teman-teman yang bisa agak santai. Sedangkan saya tiap sore harus latihan untuk persiapan pertandingan,” ungkapnya.

Luluk juga harus melawan rasa malas dan bosan yang ada dalam diri. ”Rasa bosan pasti ada. Karena tiap hari yang dipegang cuma besi, hahaha. Tapi, saya bikin enjoy, lebih mikir masa depan,” ujarnya.

Bahkan, waktu senggang seusai latihan pun dia manfaatkan untuk menonton pertandingan angkat besi di YouTube. ”Karena seru (nonton angkat besi, Red). Kami juga bisa mengamati tekniknya. Terus kami juga bisa belajar dari kegagalan angkatan mereka. Misalnya, kami tidak boleh terburu-buru, kalau mau angkat itu harus tenang,” paparnya.

Kalau benar-benar jenuh, baru Luluk berenang. Meski tidak benar-benar jago, berenang membuat badan dan pikirannya segar kembali. Luluk percaya, berbagai pengorbanan yang dilakukannya saat ini pasti berbuah hasil di masa depan. ”Tidak apa-apa masa bermain saya terampas oleh latihan, daripada masa depan saya. Jadi, seperti istilah sekarang sakit dahulu, besok bersenang-senang kemudian,” tuturnya.

Foto kanan, Luluk dan medali yang dia rebut di Porprov Jatim 2022.

Bahkan, saat ini pun Luluk telah mulai memetik buah kerja kerasnya itu. Tahun lalu, misalnya, dia menyabet tiga emas Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior di Jakarta. Tampil di nomor 49 kg, Luluk meraih total angkatan mencapai 163 kg.

Capaian tersebut lebih baik daripada yang ditorehkan Alvarez Lopez, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja 2021 di Arab Saudi. Alvarez saat itu mencatatkan total angkatan 161 kg.

Dari situ PABSI Jatim semakin yakin untuk memberangkatkan Luluk ke Kejuaraan Dunia Remaja 2022 di Meksiko. Apalagi, 2022 merupakan tahun terakhir Luluk bisa mengikuti Kejuaraan Dunia Remaja. ”Kami lihat Luluk sangat berpotensi meraih medali di kejuaraan dunia. Jadi, kami bertekad harus memberangkatkan Luluk tahun 2022,” kata Ketua PABSI Jatim Jeffry Tagore.

Untung, meski belum mendapat dukungan pendanaan dari PB PABSI, Luluk tetap bisa berangkat mandiri. Pengidola Sri Wahyuni, lifter peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, itu akhirnya bisa berangkat ke Leon, Meksiko, pada Juni lalu dengan dukungan PABSI Jatim bersama PABSI Pacitan.

Hasilnya sangat manis. Luluk meraih gelar juara dunia remaja di nomor 49 kg dengan total angkatan sebesar 170 kg. Dengan perincian snatch 75 kg serta clean & jerk 95 kg. Catatan tersebut kembali dipertajam Luluk di bulan yang sama pada Porprov Jatim VII di Situbondo. Tampil di kelas 55 kg, Luluk meraih total angkatan 176 kg.

Perkembangan Luluk selama kurang dari satu tahun terakhir terhitung sangat pesat. Dia mampu menambah total angkatan terbaiknya sampai 15 kg. ”Peningkatan 10 kilo dalam satu tahun ini sangat luar biasa. Memang kalau masih remaja menuju junior pertambahannya bisa cepat,” kata Jeffry.

Nah, Luluk tentu tidak ingin berhenti sampai di level Kejuaraan Dunia Remaja. Sesuai jenjang yang ada, Luluk tahun depan seharusnya mengikuti jejak seniornya, Windy Cantika, untuk tampil di Kejuaraan Dunia Junior. Windy pada Mei lalu meraih juara dunia junior di nomor 49 kg dengan total angkatan 185 kg. ”Setelah ini targetnya kategori junior. Semoga bisa memberikan yang terbaik,” harap Luluk.

Jeffry menilai, tidak hanya Kejuaraan Dunia Junior, Luluk juga punya potensi bersaing di Olimpiade. Namun, untuk mewujudkan itu, dia berharap Luluk bisa mendapat dukungan dari pusat.

”Kami melihat Luluk punya peluang meneruskan seniornya, Windy Cantika, menjadi peraih medali di Olimpiade. Tinggal bagaimana PB PABSI memantapkan Luluk agar berprestasi di tingkat dunia,” tutur Jeffry.

Sembari menunggu perhatian dari pusat, Luluk terus disiplin berlatih. Setidaknya kini setiap kali bertemu Ita Fauziah, dia bisa percaya diri. Dia sudah juara dunia remaja sekarang, sudah menjawab pertanyaan Ita bertahun-tahun lalu. (*/c9/ttg)

Safety Riding Bersama Yamaha Gear 125

0

batampos – PT. Alfa Scorpii Batam Kepulauan Riau menggelar kegiatan Safety Riding di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ibnu Sina Batam, Rabu (20/7/2022). Kegiatan Safety Riding kali ini diikuti oleh 300 siswa-siswi di sekolah tersebut.

Promosi Development Yamaha Kepri Redho, mengatakan, Safety Riding merupakan kegiatan memberikan Edukasi berkendara dengan benar dan baik kepada siswa. Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang memperkenalkan Produk terbaru dari Yamaha salah satunya Yamaha Gear 125.

“Disini kita memberikan edukasi kepada siswa siswi bagaimana berkendara yang benar,” ujarnya.

Dalam kegiatan safety riding ini dipandu langsung oleh Polresta Satlantas dan Dinas Perhubungan Kota Batam, rangkaian acara berupa penjelasan standar untuk berkendara dengan baik. “Kegiatan ini adalah bentuk kontribusi Yamaha terhadap edukasi safety riding sejak usia muda. Yamaha sebagai pabrikan sepeda motor bertanggung jawab serta berkontribusi mengurangi terjadinya kecelakaan khususnya di jalan raya,” ungkap Redho.

Redho berharap melalui sosialisasi dan edukasi ini membuat siswa lebih memahami cara berkendara yang baik dan benar serta memiliki pemahaman safety riding yang tepat. Dalam kegiatan ini para siswa juga diajarkan tips-tips dasar berkendara saat persiapan dan ketika berkendara. Antara lain, cara penggunaan safety gear, riding position (cara duduk, posisi kaki, tangan, badan dan pandangan), teknik pengereman, keseimbangan dan berbelok.

“Bagi Anda yang mencari kendaraan yang nyaman dan aman bagi diri sendiri dan juga pengendara, Motor Yamaha Gear 125 bisa jadi pilihan salah satunya. Untuk informasi lain seputar Yamaha kunjungi melalui akun Instagram Yamaha resmi yaitu @yamahakepri. Dapatkan promo ekstra hemat belanja bersama Yamaha Kepri,” tutupnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Perbasi Bakal Tempuh Ribuan Cara demi Indonesia Main di Piala Dunia FIBA

0
Pemain timnas basket Indonesia Derrick Michael Xzavierro mencoba menghalau pemain Yordania yang hendak mencetak angka di FIBA Asia Cup 2022, Kamis (14/7). (FIBA Basketball)

batampos – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Danny Kosasih mengatakan bakal memaksimalkan segala cara agar tim bola basket putra Indonesia tampil di FIBA World Cup 2023,

“Kita bukan tidak lolos, tapi belum lolos. Saya yakin pasti akan lolos. Ada seribu jalan, banyak jalan sekali. Kami sedang dalam pendekatan,” kata Danny Kosasih dalam konferensi pers di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7), dikutip dari Antara.

Jalan Indonesia tampil di Piala Dunia FIBA 2023 sebenarnya sudah tertutup setelah gagal memenuhi syarat yakni mencapai babak delapan besar di FIBA Asia Cup 2022 usai kalah dari China dengan skor telak 58-108 dalam laga playoff, Senin (18/7).

Namun, kata Danny, kans Merah Putih masih terbuka. Dia mengharapkan FIBA untuk mempertimbangkan jumlah penonton yang selalu memadati stadion ketika Indonesia bermain, seperti di FIBA Asia Cup 2022.

“Ketika Indonesia bermain di kandang sendiri, venue itu penuh. Kami juga tidak mau membangun gedung dan hanya seribu orang yang nonton. Hal itu juga tidak diharapkan oleh FIBA. Kalau tuan rumah tidak bermain pasti mempengaruhi suporter,” kata Danny.

Pada Piala Dunia FIBA 2023, Indonesia berstatus tuan rumah bersama Jepang dan Filipina. Untuk menyambut ajang bola basket paling bergengsi tersebut, Indonesia membangun stadion baru bernama Indonesia Arena di kawasan GBK.

Nilai kontrak proyek pembangunan stadion berkapasitas 16.000 orang itu sebesar Rp639 miliar. Dengan jumlah tersebut, Indonesia Arena memiliki sejumlah fasilitas kelas dunia.

“Kami akan berusaha, jadi kami berharap FIBA tolong dipertimbangkan karena kalau tidak sayang sekali, pemerintah sudah mendukung penuh. Sayang bila tidak bisa dipakai secara maksimal,” pungkas Danny Kosasih. (*)

 

Reporter: Antara

KSM Dimeriahkan 35 Sanggar, Ada Penampil dari Negara Tetangga

0
Kenduri Seni Melayu 2 F Cecep Mulyana
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Sekda Kota Batam, Jefridin, dan tamu undangan lainnya memainkan alat musik saat membuka acara Kenduri Seni Melayu di Kepri Mall, Kamis (9/12/2021). F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kegiatan pagelaran Kenduri Seni Melayu (KSM) kembali digelar tahun ini. Sebanyak 35 sanggar dan penampil asal negara tetangga siap menampilkan pagelaran budaya 21-23 Juli nanti.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengungkapkan daya ungkit untuk memulihkan sektor wisata. Dua tahun terakhir Batam mendapatkan pukulan yang keras karena dampak pandemi Covid-19.

“Hotel sepi, pelaku wisata berteriak. Karena kita berhadapan dengan pandemi Covid-19. Satu tahun ini sudah mulai terlihat geliat pariwisata,” kata dia saat membuka KSM.

MICE menjadi salah satu nilai jual dalam meningkatkan sektor pariwisata. Batam terus berbenah, dan meningkatkan segala faktor yang bisa membuat pariwisata maju. Dan tentu berdampak terhadap pendapatan daerah.

“Malam ini juga hadir sahabat kami dari Brunai, Malaysia, tahun ini diharapkan pariwisata kembali tumbuh dan bergairah. Sehingga pelaku wisata bisa mendapatkan multiflier efek dari geliat pariwisata ini,” jelasnya.

KSM diharapkan bisa mengundang pelaku wisata budaya dari Indonesia dan negara tetangga. Diharapkan tahun depan KSM bisa menghadirkan lebih banyak pelaku kreatif budaya. Pihaknya juga mengucapkan KSM masuk dalam kharisma nusantara.

“Ekonomi dari pariwisata lebih menggeliat di masa akan datang. Untuk menggairahkan pariwisata ini, kami sudah membenahi infrastruktur di daerah, guna mendukung pariwisata Batam,” sebutnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan kegiatan ini KSM merupakan salah satu upaya dalam memajukan dan melestarikan budaya tradisional.

Kegiatan ini dikemas sebaik mungkin, dan menampilkan berbagai kegiatan budaya. KSM merupakan salah satu event yang masuk dalam kalender event di Kementerian Pariwisata.

“Tahun ini KSM mengambil tema membalut seni dengan tradisi. Kebudayaan merupakan akar dari suatu daerah dan ini wajib dilestarikan,” kata dia, Kamis (21/7) di halaman parkir Habourbay.

KSM tahun ini juga kembali menampilkan tamu dari Singapura, Malaysia, dan Brunai Darussalam, serta tamu dari daerah lain yang ada di Sumatera.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah diramaikan kembali oleh tamu dari negara tetangga, dan daerah yang ada di Kepri dan Sumatera,” ujarnya.

Pelaksanaan KSM juga disejalankan dengan memajukan UMKM Batam. Pelaku kreatif turut mendukung pemilihan pariwisata. Salah satunya turut meramaikan kegiatan KSM ini.

Direktur Event Daerah Kemenkraf, Reza Pahlevi mengatakan 110 event salah satunya adalah KSM. Pihaknya berharap event ini terus terlaksana dengan baik, dan ditingkatkan kualitasnya dan menjadi event skala internasional.

“Tahun ini masih satu yang masuk kalender nasional, mungkin ke depan bisa dua atau tiga event dari Batam yang masuk kalender nasional,” kata Reza.

Batam menjadi salah satu pintu masuk, dan menjadi penyumbang dari Singapura ke Batam. Event menjadi salah satu daya tarik agar wisman datang ke Batam.

“Kami mengucapkan selamat untuk KSM yang ke- 24. Terus berinovasi dalam upaya pemulihan ekonomi Batam. Tetap patuhi Protkes dan kembangkan potensi lokal dan budaya,” ujarnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Terpilih jadi Ketua BPC PHRI Karimun, Agustyawarman Berkomitmen Majukan Dunia Pariwisata

0
Ketua BPC PHRI Karimun Agustyawarman foto bersama pengurus dan Ketua BPD PHRI Kepri Jimmy Ho f,TRI HARYONO

batampos- Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karimun Agustyawarman resmi dilantik oleh Ketua BPD PHRI Kepri Jimmy Ho untuk periode 2022-2027. Dalam kesempatan tersebut, Djunaidi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Karimun yang mewakili Bupati Karimun mengucapkan selamat kepada Ketua BPC PHRI Karimun beserta anggotanya untuk lima tahun kedepan.

” Selamat kepada Ketua BPC PHRI Karimun. Saya atas nama Pemerintah kabupaten Karimun, sangat mendukung kepada BPC PHRI Karimun untuk bersama-sama membangkitkan dunia pariwisata di Karimun ini,” terangnya, Kamis (21/7).

Ia mengatakan, walaupun terjadi pandemi Covid-19 selama dua tahun tidak terjadi menutup hotel maupun restoran. Apabila dibandingkan kota Batam. Dengan memasuki masa new normal ini, diharapkan dunia perhotelan dan restoran kembali bangkit lagi yang akan berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak.

” Walaupun terjadi penurunan PAD selama pandemi Covid-19 yang mencapai separuhnya. Sebelumnya, PAD melalui sektor pajak untuk hotel mencapai Rp7 miliar dan restoran Rp3 miliar. Dan, mudah-mudahan tahun ini bisa memberikan kontribusi kedaerah bagi pelaku perhotelan dan restoran,” ungkapnya.

BACA JUGA: BPC PHRI Karimun Buka Penjaringan untuk Calon Ketua, Ini Syarat-Syaratnya

Sementara itu Ketua BPD PHRI Kepri Jimmy Ho menyambut baik atas terpilihnya Ketua BPC PHRI Karimun beserta anggota untuk membangkitkan dunia pariwisata di Karimun. Sehinggga, bisa menghidupkan hotel, wisman maupun restoran di Karimun. Mengingat, jalur international di pelabuhan Tanjung Balai Karimun telah dibuka baik tujuan Singapura dan Malaysia.

” Nanti, semua bersinergi antara BPD PHRI Kepri maupun BPC PHRI Karimun dan BPC lainnya untuk mempromosikan daerah masing-masing. Sebab, kita mempunya web side yang bisa diakses secara umum, mulai dari promosi, lowongan kerja dan lembaga pendidikan,” terangnya.

Sedangkan Ketua BPC PHRI Karimun Agustyawarman mengungkapkan, dirinya beserta pengurus berkomitmen untuk merangkul para pemilik hotel dan restoran yang belum bergabung di BPC PHRI Karimun. Dimana, total keseluruhan hotel ada 40 hotel dan restoran sekitar puluhan.

” Hotel yang sudah bergabung sementara ini ada 19 hotel di BPC PHRI Karimun. Mulai dari hotel bintang empat, bintang satu, hingga hotel melati yang akan kita rangkul semua untuk sama-sama memajukan perhotelan dan restoran,” ujarnya.

Masih katanya, hingga sekarang ini dunia perhotelan dan restoran sudah mulai bergeliat. Akibat, telah dibukanya jalur international Singapura dan Malaysia. Namun, dirinya berharap untuk jalur Singapura jangan beroperasi di tanggal genap namun beroperasi setiap hari.

” Program pertama, kita ingin bekerjasama dengan Pemerintah kabupaten Karimun untuk bersama-sama memajukan dunia pariwisata. Sebab, baru kali pertama saya menjadi pengurus BPC PHRI Karimun. Dan, untuk kunjungan wisatawan ke Karimun sudah mulai ramai,” ucap Awan panggilan akrabnya.(*)

reporter: Tri Haryono

BKN Gelar Rakornas di Batam, Sinyal Positif Bangkitnya Wisata MICE

0
Rakornas Kepegawaian 3 F Cecep Mulyana scaled e1658457962608
Plt Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana memberikan sambutan sekaligus membuka Rakornas Kepegawaian di Hotel Mariot Batuampar, Kamis (21/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian tahun ini digelar di Kota Batam. Rakornas tahun ini mengambil tema Birokrasi dan manajemen ASN di masa depan.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya menyampaikan dipilihnya Batam sebagai tuan rumah merupakan sinyal positif. Pembangunan infrastruktur yang dibangun selama ini bisa mendukung terlaksananya berbagai kegiatan nasional dipusatkan di Batam.

ASN menjadi ujung tombak bagi kemajuan tata kelola sistem pemerintahan yang transparan, melayani, kemudahan, serta menuju kemajuan era digital ke depannya. Keberhasilan tata kelola negri, sebagian besar ditentukan oleh warna ASN, baik dari segi kinerja terlebih dari segi pelayanan yang berakhlak.

“ASN memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan di daerah. Sebagai perpanjang tangan kepala daerah dalam menjalankan kebijakan,” kata Amsakar, Kamis (21/7) di Hotel Marriot.

Amsakar menjelaskan dengan potensi yang ada, serta ditunjang infrastruktur yang bagus, bisa menjadikan Batam sebagai pilihan untuk berbagai event. Batam saat ini menjadi penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia.

MICE merupakan salah satu yang selama ini didorong menjadi pendukung dalam memperkenalkan Batam ke daerah lain. Dan sekaligus menginformasikan, bahwa Batam punya sarana dan prasaran yang bisa dijadikan pilihan untuk berbagai event.

Selama dua tahun ini, Batam berupaya memulihkan sektor pariwisata. Karena sampai saat ini ekonomi Batam masih mengandalkan pariwisata. Batam, mengalami keterpurukan hampir 2 tahun belakangan ini, namun dengan melandainya pandemi covid-19 dan dibukanya kembali sejumlah pelabuhan Internasional di Batam, diharapkan pariwisata akan bangkit kembali.

“Letak geografis yang strategis, dan kami optimis Batam kembali bangkit khususnya dunia pariwisata, karena pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata sedang di gesa oleh pemerintah kota Batam,” terang Amsakar.

Dengan Rakornas ini ia berharap peran ASN Batam yang menjunjung tinggi nilai profesional dan berakhlak, diharapkan bisa menjadi modal utama dalam kebangkitan ekonomi Batam.

Ia menambahkan, saat ini destinasi wisata Batam sudah terbilang lengkap, di samping destinasi wisata alam dan belanja, destinasi religi di Batam sudah memiliki warna.

“Kita sudah memiliki masjid terbesar di Sumatra, itu ada Masjid Sultan, perpaduan kultur dan agamis ada di Masjid Tanjak, belum lagi dari tempat ibadah agama lain, sudah semakin indah dan modern,” ungkapnya.

Sementara, Plt kepala BKN, Bima Haria Wibisana mengatakan dipilihnya Batam sebagai tuan rumah untuk mendukung pemilihan ekonomi. Batam sebagai salah satu kota investasi tentu didukung ASN yang cekatan dan pandai di bidangnya. Hal ini guna mencapai target sebagai kota maju di Indonesia.

“Sebelum ini kita laksanakan di Bali, sekarang di Batam, ini semata-mata untuk mendukung daerah tersebut, agar pariwisatanya bisa bangkit kembali,” kata Bima.

Di samping itu banyak juga persoalan klasik yang harus diselesaikan. Dalam rakornas ini diharapkan bisa mendapatkan solusi atas persoalan tersebut.

“Tujuannya bisa meningkatkan peran, dan kemampuan ASN dalam membangun negeri, termasuk di Kota Batam ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Jersey Lewandowski Belum Dirilis, Penyebabnya Konyol

0
Robert Lewandowski dan Joan Laporta memegang jersey FC Barcelona dalam jumpa pers mengenalkan pemain baru FC Barcelona di Conrad Fort Lauderdale Beach di Fort Lauderdale, Florida, Rabu (20/7). (Eric Espada/Getty Images/AFP/Antara)

batampos – Antusiasme fans atas bergabungnya Robert Lewandowski ke FC Barcelona benar-benar besar. Apalagi, Barca berhasil memiliki pemain terbaik dunia 2020 dan 2021 itu pada saat keuangan klub kembang kempis.

Sayangnya, euforia fans Barca tidak tertampung saat ingin memiliki jersey bertulisan nama mantan bintang Bayern Munchen tersebut.

Seperti dilansir Bleacher Report kemarin (20/7), toko merchandise resmi Barca masih belum menyediakan jersey dengan nameset Lewy, sapaan akrab Lewandowski.

Penyebabnya pun konyol, yakni ketiadaan huruf W dalam jumlah banyak. ”Apalagi, nama dia (Lewandowski, Red) ada dua W,” ujar salah satu pegawai toko resmi Barca yang direkam oleh @9campnou via Instagram.

Ketiadaan stok nameset Lewy di toko resmi Barca sepertinya bukan semata karena urusan huruf W. Sebab, striker 33 tahun itu juga belum menentukan nomor punggungnya.

Nomor 9 yang identik dengannya masih dikenakan Memphis Depay yang mencetak satu gol dalam kemenangan 6-0 Barca atas Inter Miami di DRV PNK Stadium kemarin. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Harga Gula Naik di Batam

0
gula
Ilustrasi. Harga gula pasir curah di Kota Batam yang awalnya Rp 10-11 ribu per kilogram (kg) kini naik menjadi Rp 13-14 ribu per kg. Foto: Jawapos.com

batampos – Harga sejumlah komoditi di pasaran Batam terus merangkak naik. Setelah minyak goreng, cabai, bawang dan telur, kini giliran harga gula pasir juga ikut naik.

Kenaikan gula pasir baru mulai disadari masyarakat sekitar tiga hari terakhir. Dimana yang awalnya, harga gula pasir curah dijual Rp 10-11 ribu per kilogram (kg), saat ini naik menjadi Rp 13-14 ribu per kg. Sedangkan untuk gula pasir kemasan premium rata-rata dijual sudah diatas Rp 15 ribu per kg.

“Semalam belanja ke swalayan, kaget lihat harga gula naik. Dari yang awalnya hanya Rp 10500, sekarang sudah Rp 13000. Lumayan tinggi juga naiknya,” ujar Lia warga Nongsa.

Diakui Lia, kenaikan harga Gula yang menyusul harga-harga komiditi lainnya cukup memberatkan.

Apalagi, jika dibandingkan kenaikan UMK Kota Batam tahun 2021 ke 2022 yang hanya belasan ribu.

Bahkan ada sebagian karyawan yang tidak mengalami kenaikan gaji, namun dipotong dalam jumlah yang cukup besar.

“Bingung juga, disaat gaji naiknya cuma belasan ribu perbulan, kebutuhan pokok malah naik semua. Naiknya juga tak tanggung-tannggung. Untuk cabai aja sekarang Rp 100 ribu lebih per kg. Sekarang gula ikutan naik,” jelas Lia.

Di swalayan kawasan Nongsa, terpantau harga gula pasir berkisar Rp 12500-13500 per kg. Harga ini naik cukup drastis, dari yang sebelumnya hanya Rp 10 ribu per kg.

“Iya harga gula naik, sudah beberapa hari. Saya kurang tahu juga kenapa naiknya,” ujar karyawan swalayan.

Sementara, di pasar Botania Batamcenter, harga gula pasir curah juga terpantau Rp 13000-14000 per kg. Kenaikan gula diduga karena naiknya biaya operasional gula.

“Ya harga gula naik, kami dapatnya naik dari distributor. Naik Rp 2-3 ribuan per kg,” ujar Ery pedangang sembako.

Diakuinya, kenaikan harga gula sempat mendapat protes dari pelanggan. Karena naiknya cukup besar.

“Biasanya ada juga naik, tapi tak sebesar ini. Paling naiknya ratusan rupiah, kemudian turun. Sekarang naiknya ribuan, makanya banyak yang protes,” akunya.

Namun untuk minyak goreng lanjutnya, sudah mengalami penurunan dibanding harga biasa. Untuk minyak goreng kemasan saat ini sudah banyak dijual dengna harga dibawah Rp 38 ribu untuk per 2 liter.

“Bahkan ada juga yang sudah Rp 31-32 ribuan per 2 liter, untuk kemasan premium, ” jelasnya.

Kepala Dinas Perindag Kota Batam, Gustian Riau belum bisa dikonfirmasi terkait kenaikan harga gula. Begitu juga dengan Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto.(*)

Reporter: Yashinta

Tim Gabungan Cek Surat dan Pajak, 139 Kendaraan Terjaring Razia

0
Razia e1658457235844
Razia yang digelar Bapenda Kepri dan Satlantas Polresta Barelang di depan Mapolresta Barelang, Kamis (21/7) pagi. F.Yudhi untuk Batam Pos

batampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepri bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang kembali menggelar razia gabungan di jalur lambat depan Mapolresta Barelang, Kamis (21/7) pagi. Razia ini ditujukan untuk pemeriksaan dokumen dan pajak kendaraan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya menindak 139 pengendara. Terdiri dari 87 pengendara yang tidak memiliki SIM, dan tidak membawa STNK. Kemudian 52 kendaraan yang tidak membayar pajak.

“Pelanggaran berbagai macam. Dari pelanggaran tidak memiliki SIM dan tidak membawa surat kendaraan, hingga tidak membayar pajak,” ujar Ricky.

Ricky menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan angka kecelakaan. Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih tertib dalam berkendara. “Kecelakaan itu berawal dari pelanggaran. Maka kita cegah dengan melakukan razia,” katanya.

Ricky menambahkan bagi pengendara yang ditindak akibat tidak memiliki SIM atau masa berlaku habis, maka pihaknya mengarahkan pengendara tersebut untuk membuat SIM ke Polresta Barelang.

“Nanti setelah dibayar ada bukti, nanti itu diberikan ke petugas sebagai tanda bahwa pengendara itu berupaya mengikuti kelengkapan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Kepri, Reni Yusneli mengatakan kegiatan ini akan dilakukan rutin atau sebanyak 15 kali dalam setahun. Untuk pengendara yang melanggar pajak, Bapenda menyediakan loket pembayaran di lokasi.

“Kita juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar pajak dengan menyediakan tempat di sini,” ujar Reni.

Menurut Reni, selama kegiatan diketahui kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih minim. “Kesadaran masyarakat untuk membayar pajak masih sedikit. Maka kita lakukan penertiban,” katanya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI