Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 7121

Otopsi Ulang Jenazah Brigadir Yosua Berlangsung 6 Jam

0
Suasana pada saat pelaksanaan otopsi ulang jenazah Brigadir Yoshua di RSU Sungai Bahar Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi, Rabu (27/7). Proses otopsi ulang yang melibatkan tim forensik gabungan berlagnsung enam jam. (ANTARA/Nanang Mairiadi)

batampos – Otopsi ulang jenazah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau disebut Brigadir J di Rumah Sakit Umum Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu, berlangsung selama enam jam.

Otopsi ulang yang dilakukan oleh tim forensik gabungan dari Polri, TNI, Ikatan Dokter Forensik Indonesia dan perguruan tinggi itu berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 15.000 WIB.

Otopsi ulang dilakukan di salah satu ruangan RSU Sungai Bahar yang dijaga ketat personel Brimob Polda Jambi. Sedangkan bagian ruangan lainnya dipasangi tirai putih dan dipasang garis polisi untuk memastikan kegiatan tim forensik berjalan lancar.

Pada pukul 15.00 WIB, jasad Yosua selesai diotopsi ulang. Kemudian dimasukkan kembali ke dalam peti warna putih untuk selanjutnya dibawa lagi ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sungai Bahar untuk dimakamkan di tempat semula.

Di luar ruangan otopsi ulang di salah satu ruangan Rumah Sakit Sungai Bahar tampak keluarga dan kerabat Brigadir Yosua masih tetap menunggui pelaksanaan otopsi ulang yang dilakukan tujuh orang dokter ahli forensik itu

Otopsi ulang jenazah Brigadir Yosua di kampung kelahirannya di Sungai Bahar, Muarojambi itu cukup menarik perhatian masyarakat. Pola Jambi mengerahkan personel untuk mengamankan dan memastikan kelancaran proses otopsi ulang tersebut. (*)

Reporter: Antara

Ini Dugaan Sementara Penyebab Terbakarnya Kapal KM Murah Rejeki di Batuampar

0
WhatsApp Image 2022 07 22 at 10.50.49 e1658463948653
Personel Satpolairud Polresta Barelang mewawancarai salah satu ABK Kapal KM. Murah Rejeki yang mengakami kecelakaan laut. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Kapal KM Murah Rejeki yang terbakar di Perairan Batuampar, atau disekitar Dermaga 99 diduga akibat korsleting. Selain melukai 3 Anak Buah Kapal (ABK), api menghanguskan seluruh bagian kapal berbendera Indonesia tersebut.

“Dugaan arus pendek. Tapi belum pasti, karena butuh pemeriksaan dari labfor,” ujar Kasat Polair Polresta Barelang Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto, Selasa (26/7) siang.

Ramadhanto menjelaskan dugaa korsleting tersebut berdasarkan pemeriksaan saksi, dan hasil olah TKP sementara.

Dari keterangan saksi, saat kejadian 3 ABK di kapal tengah tidur. Kemudian korban terbangun dan langsung menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

“Seluruh ABK sedang tidur. Dan di kapal ada colokan listrik, cas hp, dan elektronik hidup,” katanya.

Untuk memastikan penyebab kebakaran, kata Ramadhanto, pihaknya mengirim sampel kebakaran ke Puslabfor. Sampel tersebut seperti serpihan bangkai kapal dan barang elektronik yang terbakar.

“Kapal kondisinya bagus. Tahun ini docking (perawatan),” ungkapnya.

Ramadhanto menambahkan saat ini seluruh korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros. Dua luka ringan dan satu menderita luka bakar cukup berat.

Diberitakan sebelumnya, Kapal KM Murah Rejeki terbakar di Perairan Batuampar, atau disekitar Dermaga 99, Jumat (22/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) terluka.

Ketiga korban yakni Junedi, 48, Rais 43, dan Elias, 69. Ketiganya kemudian dievakuasi ke RS Awal Bros. Diketahui kapal ini mengangkut 9 orang ABK, dan saat kejadian 6 diantaranya berada di darat.

Kebakaran ini berawal dari kapal berangkat dari Batu Pahat, Malaysia dan tiba di Pelabuhan Batu Ampar dengan membawa barang campuran pada Rabu (20/7) malam.

Kemudian kapal ini lego jangkar dan melakukan bongkar muat pada Kamis (21/7) sore. Usai bongkar muat, beberapa ABK meninggalkan kapal dan terjadi kebakaran pada dini hari. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Puan Maharani Akui Digembleng Peristiwa Kudatuli

0
Sejumlah politikus PDIP saat mengenang tragedi kerusuhan dua puluh tujuh juli (Kudatuli) menjadi yang salah satu sejarah kelam bagi perpolitikan Indonesia. (dok JawaPos.com)

batampos – Tragedi kerusuhan dua puluh tujuh juli (Kudatuli) menjadi salah satu sejarah kelam bagi perpolitikan Indonesia. Hari itu, 27 Juli 1996, kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro yang dikuasai pendukung Megawati Soekarnoputri, diambil alih secara paksa oleh massa dari PDI kubu Soerjadi.

Peristiwa pertumpahan darah itu meninggalkan kesan mendalam bagi putri Megawati, Puan Maharani.

Puan saat itu masih belia dan duduk di bangku kuliah, namun ia sudah aktif mendampingi ibunya dalam berbagai aktivitas politik. Begitu juga dalam peristiwa Kudatuli.

Puan menceritakan, saat itu ia dan Megawati sudah nyaris hendak berangkat ke kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro begitu mengetahui adanya sekelompok massa yang akan datang untuk mengambil alih kantor.

“Ibu saya bilang, ayo siap siap kita ke jalan Diponegoro. Saya sudah siap tiba-tiba ditelpon lagi,” kata Puan.

Megawati kemudian diberi kabar bahwa situasi di Diponegoro makin genting sehingga ia diminta untuk menunggu.

Puan beserta Megawati dan ayahanda Taufik Kiemas pun akhirnya menunggu di rumah mereka di Kebagusan sambal terus memantau situasi dari jauh.

“Menit per menit itu semuanya kan report ke ibu saya. Sekarang ada beberapa truk yang mendekati DPP Diponegoro. Semua sudah turun berpakaian hitam-hitam. Sampai akhirnya terjadi peristiwa penyerangan, penyerbuan, pembakaran dan sebagainya,” kata Puan.

Tidak lama kemudian, Puan menyaksikan banyak orang dalam keadaan luka parah dibawa ke rumahnya di Kebagusan. Mereka adalah korban dari upaya pengambilalihan paksa kantor DPP PDI.

“Rumah sudah kayak tempat pengungsian,” kenang Puan.

Puan mengakui, awalnya panik melihat banyaknya orang yang berdatangan ke rumahnya dengan kondisi luka-luka. Mereka awalnya hanya diberi pengobatan seadanya dengan peralatan PPPK yang ada di rumah Kebagusan.

Namun ia bersyukur banyak mendapatkan pertolongan, salah satunya adalah dari sejumlah dokter yang mengobati para korban luka.

“Akhirnya ada simpatisan yang dokter datang kesitu ngobatin mereka,” kata Puan.

Selama kondisi genting itu, Puan diberi tugas khusus. Sementara ayah dan ibunya sibuk dalam urusan politik, Ia diberi tugas untuk menyiapkan makanan bagi para simpatisan yang berkumpul di rumah Kebagusan.

Puan yang saat itu masih sangat belia awalnya kebingungan mendapatkan tugas ini.

“Masak apa yang cepat untuk orang sebanyak ini. Kita kan punya peralatan kecil,” kata Puan.

Akhirnya Puan pun meminta pembantu di rumahnya untuk memasak nasi dan sayur sop. Menu itu dipilih karena selain mengenyangkan juga bisa untuk banyak orang.

Namun, pada akhirnya banyak bantuan makanan dari berbagai pihak yang datang ke Kebagusan.

“Alhamdulilah tanpa diminta banyak orang yang nyumbang, dari siapa-siapa saya juga enggak tau. Ada beras, pisang, tempe, tahu dan sebagainya. Di tengah kesusahan kita masih banyak orang baik yang mau datang untuk menolong,” kenang Puan.

Para simpatisan pendukung Megawati itu terus berkumpul di rumah Kebagusan sampai situasi politik yang panas mulai mereda. Puan pun mengakui saat itu kuliahnya di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia sempat terganggu akibat kondisi di rumahnya itu.

“Saya masih kuliah waktu itu mau keluar rumah aja susah,” katanya.

Namun Puan dengan sekuat tenaga mencoba membantu perjuangan ibunya namun tetap bertanggungjawab atas kuliah yang diembannya.

Puan pun menilai peristiwa Kudatuli ini adalah berperan menggembleng dan membentuk dirinya hingga ia menjadi menteri hingga Ketua DPR RI.

“Kalau orang yang enggak tau dipikir Puan itu enak aja, enggak pernah susah hidupnya, cucunya Soekarno anaknya Megawati, dua-duanya pernah jadi presiden. Tapi ini sekelumit cerita yang orang juga banyak tidak tahu,” kata Puan. (*)

Reporter: JP Group

Barcelona Klaim Kounde, Sempat Jual Jersey di Official Store

0
Erling Braut Haaland (kanan) berduel dengan bek Sevilla Jules Kounde pada babak 16 besar Liga Champions di Stadium Ramon Sanchez Pizjuan, Seville, (17/2/2021). (CRISTINA QUICLER / AFP)

batampos – Robert Lewandowski dan Raphinha adalah dua pemain yang sempat masuk bidikan Chelsea.

Lewandowski dibidik untuk menggantikan Romelu Lukaku, sedangkan Raphinha merupakan opsi sebelum The Blues meresmikan Raheem Sterling. Namun, dua pemain itu telah bergabung dengan FC Barcelona.

Kini Chelsea bisa kembali kalah bersaing dengan Barca untuk jasa bek Sevilla dan timnas Prancis Jules Kounde.

Meski disebut sudah menjalin kesepakatan lisan dengan Chelsea, Kounde memang lebih tertarik bergabung dengan Barca alias tetap berkarier di La Liga.

”Banyak pemain top seperti Lewandowski dan Raphinha yang ingin datang (ke Barca, Red) karena kehebatan klub ini. Barca adalah magnet bagi para pesepak bola,” ujar Xavi Hernandez, entrenador Barca, kepada Marca.

Sampai tadi malam, Barca disebut masih mengupayakan kesepakatan nilai transfer Kounde yang dibanderol mahal oleh Sevilla, yakni EUR 65 juta (Rp 987,1 miliar).

Barca masih berharap Sevilla bersedia menurunkan harga bek 23 tahun tersebut.

Dalam proses negosiasi, sempat terjadi ”kecelakaan” di laman penjualan jersey resmi Barca. Sudah ada nama Kounde dalam daftar jersey yang dijual official store Barca tersebut.

YouTuber kenamaan Spanyol, Mancuer, sempat mengabadikan jersey dengan nama Kounde di antara jersey para pemain Barca.

Namanya tepat berada di bawah striker Pierre-Emerick Aubameyang. Namun, beberapa menit kemudian, nama Kounde dihapus laman resmi Barca.

”Selama beberapa menit, jersey Kounde tersedia di toko resmi Barca. Tampaknya, itu (peresmian Kounde sebagai pemain baru Barca) tinggal menunggu waktu,” cuit Mancuer di akun Twitter-nya, @Mancuer91.

Menanggapi hal tersebut, Xavi menjawab diplomatis. ”Sampai sekarang, kami memang berusaha meningkatkan kualitas skuad.

Para petinggi klub juga sudah berupaya untuk itu,” kata Xavi kepada Mundo Deportivo. ”Bila sudah ada yang dapat kami umumkan, kami akan mengumumkannya,’’ lanjutnya.

Di sisi lain, para pemain Sevilla seperti kiper Yassine ”Bono” Bounou sudah menyiratkan Kounde bukan lagi rekan setim. Sebelum Kounde, Sevilla melepas bek tengah lainnya, Diego Carlos, ke Aston Villa. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Terbukti Menipu, Oknum ASN Dihukum 3 Penjara

0

batampos- Nona Marlian, dihukum tiga tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) ini terbukti bersalah melakukan penipuan yang membuat korbannya merugi ratusan juta.

Ketua Majelis Hakim Riska Widiana menyatakan, terdakwa bersalah melakukan penipuan dan telah menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 378 KUHP. “Terdakwa divonis tiga tahun penjara. Terdakwa tetap ditahan,” kata Hakim.

Atas vonis yang telah diputuskan Majelis Hakim, terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) diberikan waktu satu pekan untuk menyatakan sikap.

Dalam dakwaan JPU, kejadian itu bermula pada Juli 2020. Saat itu terdakwa mengaku sebagai ASN Pemprov Kepri kepada korbannya. Sehingga terdakwa dipercaya untuk melaksanakan beberapa kegiatan pengadaan di Biro Umum di Pemprov Kepri. Terdakwa menawarkan kepada saksi korban untuk bekerjasama dalam kegiatan proyek pengadaan bingkisan Hari Raya Idul Adha Tahun 2020, yang dilaksanakan Pemprov Kepri.

BACA JUGA: Palsukan Tanda Tangan Istri, Oknum ASN Pemko Tanjungpinang Diciduk Polisi

Setelah menyepakati tawaran terdakwa, saksi korban langsung memberikan uang tunai senilai Rp 30 juta. Selanjutnya pada 28 Juli 2020 terdakwa kembali menghubungi saksi korban untuk menawarkan kerjasama dalam kegiatan pengadaan makanan ringan pelantikan Gubernur Kepri Tahun 2020.

Terdakwa menjanjikan keuntungan dan berjanji akan membayar pada Agustus 2020. Saksi korban ini langsung menyetujui dan menyerahkan uang yang diminta terdakwa. JPU juga menegaskan, sejumlah kegiatan yang ditawarkan terdakwa kepada korban bukan kegiatan dari Pemprov Kepri. Hingga waktu yang disepakati, terdakwa tidak melakukan pembayaran terhadap modal yang telah diberikan dan tidak membayar keuntungannya.

Sebelumnya diketahui, ASN Pemprov Kepri ditahan penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang pada Desember 2020 lalu. Nona Marlian diduga terlibat dalam kasus penipuan proyek fiktif dan penggelapan uang ratusan juta. (*)

reporter: yusnadi

 

Sangat Membantu Masyarakat, Berharap Operasi Pasar Murah Berkelanjutan

0
Cabai Merah Dalil Harahap1 scaled e1658915476112
Pegawai Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian Kota Batam menunjukkan cabai yang dijual di Pasar TPID di Avuari, Rabu (27/7). F.Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Operasi pasar yang digelar oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam dan Bank Indonesia di Pasar Aviari, Batuaji diminati. Berlangsung tiga hari, operasi pasar ini sangat membantu masyarakat. Cabai dan telur ayam yang sempat melambung harganya beberapa waktu lalu jadi rebutan masyarakat.

Operasi pasar ini berlangsung selama tiga hari dan berakhir, Rabu (27/7). Barang kebutuhan pokok yang dipasarkan di lokasi operasi pasar ini umumnya bahan pangan (volatile food) seperti cabai, telur ayam, dan kebutuhan dapur lainnya.

Ini merupakan upaya untuk mengendalikan inflasi khususnya inflasi volatile food dengan harapan mendorong efisiensi rantai distribusi kebutuhan pangan yang lebih murah.

Indri, seorang pengunjung mengaku sangat terbantu dengan operasi pasar tersebut. Dia bahkan berharap agar kedepannya operasi pasar ini tetap berjalan demi meringankan beban masyarakat di musim PPDB yang sangat membutuhkan biaya seperti ini.

“Biar bisa bernapas dulu kami ibu-ibu ini. Selama ini sangat sulit karena kenaikan harga kebutuhan pokok ini berbarengan dengan anak masuk sekolah. Anggaran rumah tangga harus terbagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam Mardanis mengakui selama ini ada lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok. Cabai misalkan, terjadi kenaikan harga karena kurangnya pasokan dari luar.

“Tersendat pasokan dari luar. Cabai dari Jawa kosong. Yang ada dari Mataram, Palu dan Sumatera,” ujar Mardanis.

Meski demikian Mardanis, mengakui dalam beberapa minggu ke depan harga cabai, akan berangsur turun, pasalnya pasokan cabai akan datang dari Jawa dan daerah lainnya. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Gugatan Praperadilan Mardani Maming Ditolak PN Jakarta Selatan

0
Sidang putusan praperadilan kasus dugaan suap Mardani H Maming di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2022) (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

batampos – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan yang diajukan Mardani H. Maming pada Rabu.

“Menyatakan praperadilan pemohon tidak dapat diterima,” ujar hakim tunggal Hendra Utama Sutardodo di PN Jakarta Selatan.

Hakim menolak seluruh permintaan praperadilan Mardani. Hakim mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sesuai dengan prosedur dalam penetapan Mardani sebagai tersangka.

Status Mardani kini tetap menjadi tersangka atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. KPK menetapkan Mardani sebagai tersangka pada 22 Juni 2022.

Aliran suap diduga disamarkan dengan transaksi PT PAR dan PT TSP yang bekerja sama PT PCN dalam hal pengelolaan pelabuhan batu bara dengan PT Angsana Terminal Utama (ATU).

Kuasa hukum Mardani membantah tuduhan itu dengan menyebutkan bahwa ada relasi bisnis yang jelas dalam perjanjian antara PT PCN dengan PT PAR dan PT TSP.

Pihak Mardani juga mengklaim tidak ada alat bukti lain yang dapat menjelaskan bahwa Bendahara Umum PBNU itu menjadi penerima manfaat dari aktivitas bisnis PT PAR dan PT TSP selama menjabat sebagai bupati.

Bersama tim kuasa hukumnya, Mardani kemudian mengajukan gugatan praperadilan di PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 55/Pid.Pra/2022/PN JKT.SEL pada 27 Juni 2022. (*)

Reporter: Antara

Mantan PM Malaysia Bantah Korupsi dan Tantang Penuduh Tunjukkan Bukti

0
Mahathir Mohamad. F Reuters

batampos – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad membantah tuduhan korupsi yang dialamatkan kepadanya. Sebelumnya, Mantan Manajer Administrasi Perusahaan UKSB menyebutkan Mahathir menerima suap sebesar 2,6 juta ringgit Malaysia dari perusahaannya untuk pendanaan politik 2018 lalu.

“Saya tak ada menerima,” ujar Mahathir seperti dilansir dari Free Malaysia Today, Rabu (27/7/2022).

BACA JUGA:
Mantan PM Malaysia, Mahathir Mohamad Korupsi Rp8,7 Miliar

Dia pun menantang UKSB untuk membuktikan tuduhan korupsi dan suap yang dialamatkan kepadanya itu. ” Jika dia (David Tan,Red) bisa membuktikannya, tunjukkan buktinya. Mudah untuk mengatakan saya menerima uang,” ujarnya.

Mahathir yang ditemui pers seusai lawatan dengan operator kapal wisata di Langkawi menyebutkan, dia siap diselidiki atas masalah ini.

Anggota Parlemen Langkawi itu menyebutkan, sebelum tuduhan suap ini, ia juga sudah banyak menerima tuduhan sejenis atau bahkan memiliki tabungan miliaran ringgit di Bank Swiss dan Taiwan. “Saya siap diperiksa yang berwenang. Tunjukkan saja buktinya. Periksa rekening bank saya. Tidak ada masalah bagi saya kalau diperiksa,” tegasnya.

Selain David Tan, Mantan Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid yang kini juga jadi terdakwa atas 33 dakwaan suap menyebutkan bahwa Mahathir menerima suap sebagai bagian dari pendanaan politik saat itu.

Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan, komite Kabinet khusus pada prinsipnya telah menyetujui usulan pengesahan RUU Pendanaan Politik untuk mengatur kegiatan keuangan partai politik, Mei 2022 lalu. UU ini dianggap penting karena belum ada kebijakan negara sejenis yang mengatur hal itu dan dapat mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Di Kategori K-pop MTV Music Award 2022, BTS Bersaing dengan Lisa, ITZY, Seventeen, dan TWICE

0
BTS (soompi)

batampos – Di kategori k-pop MTV Music Award 2022, BTS bersaing dengan Lisa, ITZY, Seventeen, dan TWICE. Selain kategori k-pop terbaik, boy grup asal Korea Selatan BTS mendapatkan 3 nominasi lain, yaitu Best Choreography, Best Metaverse Performance, dan Best Virtual Effects.

Dikutip dari Korea Times melalui ANTARA, nominasi kategori Best K-pop BTS dengan lagu Yet To Come (The Most Beautiful Moment) akan bersaing dengan empat artis Korea lainnya yaitu ITZY, Lisa, Seventeen, dan TWICE.

Sedangkan pada Permission to Dance, BTS akan bersaing dengan Doja Cat, FKA twigs ft The Weekend dan Harry Styles dalam kategori Best Choreography.

Dalam kategori Best Virtual Effects, My Universe dari BTS ft Cold play akan bersaing dengan Happier Than Ever dari Billie Eilish dan The Heart Part 5 dari Kendrick Lamar dan tiga pesaing lainnya.

Baca juga: Jin, Jimin, V dan Jungkook BTS Kolaborasi dengan Benny Blanco dan Snoop Dog

Penampilan BTS di Minecraft akan bersaing untuk penghargaan Best Metaverse Performance dengan BLACKPINK, Charli XCX, Justin Bieber, Rift Tour ft Ariana Grande, dan Twenty One Pilots Concert Experience.

MTV Music Award 2022 dijadwalkan 28 Agustus mendatang. (*)

Reporter : Antara

Ayah Brigadir Yosua: Apa pun Hasilnya, Kami Siap Lapang Dada Menerima

0
Samuel Hutabarat, ayah Yosua. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

batampos -Samuel Hutabarat, ayah mendiang Brigadir Yosua, berharap bisa melihat langsung proses ekshumasi yang berlangsung hari ini. Dengan begitu, tidak akan ada lagi keraguan dari pihak keluarga maupun masyarakat. Berikut petikan wawancaranya.

Kami mendengar Ibu Rosti Simanjuntak (ibu Yosua) masih syok?

Benar. Sekarang jangan diingatkan soal (peristiwa yang menimpa Brigadir Yosua) ini. Kalau nggak, dia teringat (dan sedih lagi). Terus suntik vitamin dia itu.

Apa saja yang sudah dilakukan pihak keluarga?

Kami fokus di sini, kami pun nggak bisa ke mana-mana.

Terkait dengan ekshumasi, apakah pihak keluarga optimistis dengan tim dokter forensik?

Iya, (tim dokter forensik kali ini) lebih independen. Nggak dari satu organisasi. Jadi, lebih independen lah, lebih kelihatan prosesnya nanti. Panglima TNI itu kan berbicara, tim forensik senior dikasih itu. Itulah dukungan dia biar terbuka ini persoalan.

Pihak keluarga sudah bertemu tim dokter forensik. Apa yang disampaikan kepada mereka?

Kami usul harus ada pihak orang tua untuk mendampingi atau melihat otopsi ulang ini. Kalau memang diperkenankan, terima kasih. Permintaan kami yang utama nanti, paling tidak satu orang dari keluarga bisa melihat langsung.

Apakah keinginan itu terkait dengan ketidakpercayaan terhadap hasil otopsi pertama?

Dari awal kami kurang percaya bahwa di rumah Pak Ferdy itu (Brigadir Yosua) meninggal. Hanya, informasi kejadian di situ. Lagi pula, luka-lukanya itu kalau hanya ditembak nggak mungkin sebanyak itu. Biar jelas kami tahu apa sebenarnya (yang terjadi). Itu saja.

Siapa yang disiapkan keluarga untuk ikut melihat langsung proses ekshumasi?

Kalau nggak saya sendiri, nanti adik ipar saya. Salah satu lah di antara dua itu. Pihak keluarga ingin hasil otopsi langsung disampaikan secara terbuka.

DI-POLICE LINE: Makam Brigadir Yosua di Desa Suka Makmur, Jambi, kemarin (26/7). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

Bagaimana kalau hasil otopsi ulang tidak langsung diumumkan oleh kepolisian?

Kami ikuti saja prosedurnya nanti. Soalnya saya pun belum pengalaman soal begini kan. Bagaimana prosedurnya, yang terbaik kami ikuti.

Apakah Anda yakin hasil ekshumasi nanti bisa membantu penanganan kasus ini?

Saya rasa berdasar temuan-temuan baru itu nanti bisa dilanjutkan proses selanjutnya. Dari situ, dasar penyidik nanti bisa (membuka peristiwa yang terjadi) terang benderang.

Keluarga sudah siap dengan apa pun hasil ekshumasi nanti?

Iya, menerima. Biar terbuka semua lah. Biar kami semua tahu gitu (apa yang terjadi), lapang dada. (*)

Reporter: JP Group