Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 7127

Tempat Wisata di Batam Dibanjiri Pengunjung

0
tempat wisata waterboom
Beberapa tempat wisata di Kota Batam saat ini sudah mulai dibanjiri pengunjung. salah satunya kolam renang atau Waterboom di kawasan Top 100, Tembesi, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Aktivitas masyarakat berangsur normal dibanding beberapa tahun terakhir sejak adanya pandemi Covid-19. Bahkan beberapa tempat wisata di Kota Batam saat ini sudah mulai dibanjiri pengunjung.

Masyarakat yang jenuh dengan berbagai kebijakan pembatasan saat virus mewabah, kini kembali memadati lokasi wisata. Di wilayah Batuaji dan Sagulung, lokasi wisata umumnya sudah aktif kembali.

Seperti, beberapa wahana kolam renang yang selalu dipadati pengunjung, baik di hari kerja saat sore hari, maupun saat akhir pekan.

Misalnya, kolam renang atau Waterboom di kawasan Top 100, Tembesi, Sagulung, maupun kolam renang anak di kawasan Central Sukajadi, Batam Kota.

”Sudah ramai lagi beberapa tempat wisata ini. Pengunjungnya juga banyak. Yang penting pengelola juga menjaga kebersihan dan keamanan pengunjung saja biar yang berlibur tenang,” kata Hikmalia, pengunjung di kolam renang Central Sukajadi.

Selain itu, ada juga kawasan Citra Kebun Wisata yang berada di Kelurahan Seilekop, Sagulung.

Perkebunan durian yang dibuka sejak tahun 2019 ini kembali tampil dengan suasana yang sejuk dan asri dengan pepohonan yang lebih rindang.

Pengunjung cukup ramai setiap akhir pekan. Di dalam kawasan perkebunan juga tersedia berbagai fasilitas hiburan yang cukup lengkap.

Selain pepohonan durian yang rimbun dan sejuk, ada juga sejumlah binatang peliharaan yang bisa dipergunakan sebagai ajang edukasi kepada anak-anak.

Termasuk, kolam renang untuk memanjakan anak-anak. Situasi di dalam perkebunan juga sangat adem. Ada spot foto di setiap lokasi hiburan termasuk di kawasan perkebunan durian.

Begitu juga dengan kawasan agrowisata di Marina. Saat ini sudah kembali aktif. Pengunjung terus memadati lokasi wisata edukasi setiap akhir pekan.

Kampung sawah dan kebun jambu Marina kembali hadir dengan suasana yang lebih adem dan sejuk.

Ratusan pengunjung berjubel setiap akhir pekan. Rombongan pelajar juga berdatangan di hari-hari tertentu sebagai materi pelajaran lapangan mereka.

”Sudah ramai lagi sejak awal tahun kemarin. Semua sudah normal dan kita pun sudah menyediakan segala sesuatu yang dibutuhkan pengunjung,” ujar Umar, petugas di lokasi kebun jambu Marina.

Meskipun sudah bebas beraktivitas, namun pengelola tempat wisata tetap menganjurkan pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Mereka juga menyediakan fasilitas yang lebih memadai sesuai yang dibutuhkan pengunjung.

Begitu juga dengan wisata pantai di sepanjang Jalan Trans Barelang, saat ini sudah kembali berlomba-lomba menggaet minat pengunjung.

Selain pemandangan pantai, pengelola lokasi wisata juga menyiapkan perlengkapan dan fasilitas yang bagus untuk pengunjung.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Ini Kata Imigrasi Batam Terkait WNA Wajib Sertai Foto, Sidik Jari dan Stiker di Paspor

0
Wisatawan 1 F Cecep Mulyana e1656306161242
Ilustrasi. Sejumlah wisatawan mancanegara (Wisman) berjalan di area Pelabuhan Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Aturan terkait WNA yang berkunjung ke Indonesia diwajibkan menyertai foto, sidik jari dan stiker di paspor ternyata sudah diberlakukan sejak tahun 2010 lalu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Tessa Harumdila.

Ia mengatakan aturan tersebut sudah menjadi aturan wajib bagi setiap WNA yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Aturan itu berlaku untuk seluruh Imigrasi Bandara dan Pelabuhan Internasional se-Indonesia. Memang mewajibkan seluruh WNA yang masuk untuk foto, sidik jari dan tempel stiker, aturan ini di seluruh Indonesia,” terangnya.

Baca Juga: Antrean Mengular di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sebabnya…

Menurut dia, aturan terkait syarat WNA masuk ke Indonesia sudah ada sejak tahun 2010 lalu. Pihaknya hanya menjalankan sesuai aturan yang ada.

“Selama ini sepertin itu juga. Kemungkinan ada keluhan itu, karena adanya peningkatan volume penumpang, jadi tak bisa dipungkiri terjadi antrean lebih lama. Untuk WNA masuk memang lebih ketat,” jelas Tessa.

Dijelaskan Tessa, pihak nya juga sudah mengantisipasi antrean itu dengan memaksimalkan petugas Imigrasi. Seeprti di Pelabuhan Batamcenter, khusus di kedatangan ada 8 petugas cap paspor.

“Kami sudah maksimalkan, namun karena volume penumpang, antrean tak bisa dihindari,” ungkap Tessa.(*)

Reporter: Yashinta

Segini Jumlah Penumpang di Pelabuhan Internasional Batamcenter Sekarang

0

 

Pelabuhan Batamcenter 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Suasana di Pelabuhan Batam Center . Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter diperkirakan akan terus meningkat. Pada Senin (11/7/2022) lalu angka penumpang yang berangkat nyaris mendekati 10 ribu orang. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter hari ini Sabtu (16/7/2022) diperkirakan kembali meningkat.

Dimana pada Senin (11/7/2022) lalu angka penumpang yang berangkat nyaris mendekati 10 ribu orang.

General Manager Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika Astaga, mengatakan jumlah penumpang yang berangkat sehari pasca lebaran Idul Adha itu diluar dugaan pihaknya.

Bahkan sejumlah operator kapal melakukan penambahan extra trip secara dadakan untuk mengangkut penumpang.

Baca Juga: Antrean Mengular di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sebabnya…

“Untuk ke seluruh penumpang yang terdata sebenarnya mendekati 10 ribu, yakni 9700an orang. Namun yang berangkat sekitar 8650an. Yang lain cancel,” jelas Nika.

Menurut dia, jumlah itu meningkat drastis pasca pandemi Covid-19. Penumpang yang datang juga tak hanya dari WNA Singapura dan Malaysia, namun juga dari beberapa negara lainnya.

“Alhamdulillah terus meningkat, semoga semakin membaik,” ujar Nika.

Karena itu, pada akhir pekan ini, Nika juga memperkirakan arus penumpang akan tinggi. Dimana ada permintaan penambahan satu extra trip dari yang sebelumnya hanya 49 trip.

Baca Juga: Kondisi Pelabuhan Internasional Batamcenter Sekarang

“(Hari ini,red) Ada 50 trip kapal yang berangkat. Jadi diperkirakan akan meningkat dibanding hari biasa antara 3500-4000an,” terang Nika.

Disinggung soal kendala untuk arus penumpang, menurut semuanya berjalan dengan baik. Meski saat terjadi peningkatan penumpang terjadi antrean panjang.

“Alhamdulillah untuk kendala tak ada, meski ada antrean saat penumpang membludak,” ujar Nika.(*)

Reporter: Yashinta

Antrean Mengular di Pelabuhan Internasional Batamcenter, Sebabnya…

0
Wisatawan 2 F Cecep Mulyana scaled e1656306278254
Sejumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang baru tiba berjalan di area pelabuhan Internasional Batamcenter beberapa waktu lalu. WNA yang berkunjung ke Indonesia diwajibkan menyertai foto, sidik jari dan stiker di paspor. Hal itu menyebabkan antrean mengular di kedatangan Pelabuhan Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia diwajibkan menyertai foto, sidik jari dan stiker di paspor. Hal itu menyebabkan antrean mengular di kedatangan Pelabuhan Internasional Batamcenter.

Salah seorang penumpang, Aris, mengatakan, karena aturan tersebut petugas membutuhkan waktu 5 hingga 10 menit untuk memeriksa kelengkapan setiap WNA.

“Jadi pas sampai ke Batam antrean panjang banget. Ternyata lamanya di WNA. Aturan wajib stiker sebagai penganti cap paspor khusus WNA, sedangkan penumpang Indonesia cuma cap,” ujarnya.

Akibatnya kata dia, Aris antrean di kedatangan mengular. Terlebih kapal yang datang hampir bersamaan.

“Ya, aturan itu menurut saya mempersulit, itu yang dirasakan teman dari Singapura saat datang ke Batam. Sebelumnya cuma cap paspor saja, sama dengan WNI, ” jelasnya.(*)

Reporter: Yashinta

‘Sekali Seumur Hidup’, Lagu Terbaru Lesti Kejora

0
Lesti Kejora (Abdul Rahman/JawaPos.com)

batampos – ‘Sekali Seumur Hidup’, lagu terbaru pedangdut Lesti Kejora baru saja dirilis. Lirik lagunya dibuat oleh Adibal dan dirilis di bawah label rekaman 3D Entertainment.

Di hadapan awak media di FX Sudirman, Senayan, Jakarta, dan penggemar, Lesti sempat menangis haru membawakan lagu yang baru dirilis itu. Karena menurutnya, lagu ini relate sekali dengan kehidupan personalnya. Lagu ini jadi semacam doa sekaligus harapan.

Baca juga:Rahasia untuk Tetap Kurus

“Cerita dalam lagu ini harapan semua orang, di tengah lirik, untuk apa harta dunia kalau enggak disertai cinta. Kalau realistis ya harus ada lah. Tapi kalau harta doang enggak ada cinta gimana,” kata Lesti.

Proses penggarapan lagu Sekali Seumur Hidup dikerjakan tidak terlalu lama. Berawal dari Lesti disodorkan lagunya dan ia langsung menyatakan ketertarikan. Setelah itu, Lesti melakukan recording dan membuatkan video klip menggandeng Fadly Faisal dan Allysa.

“Lagu ini sebenarnya ada lanjutannya. Ada lanjutan dari ini. Ada tiga lagu dibikin dengan konsep trilogi,” tutur Lesti.

Menyanyikan lagu Sekali Seumur Hidup, perempuan berhijab itu melakukannya dengan penuh penghayatan. Bagi Lesti, suatu lagu ada ceritanya sendiri. Dia harus mampu menyampaikan cerita dan pesannya dengan baik melalui proses penghayatan yang baik kepada para pendengar.

“Dulu diajari kalau menyanyikan lagu seakan-akan kita yang lagi merasakannya. Cara penyampaian harus masuk ke pendengar. Tanggung jawab penyanyi itu besar karena menceritakan kisah. Kalau cuma sekadar nyanyi saja, enggak akan bisa perasaan sampai,” ujarnya.

Lestiani yang kerap disebut Lesti Kejora termasuk penyanyi dangdut yang lagu-lagunya selalu disukai oleh banyak orang khususnya barisan para penggemar. Beberapa lagu terakhir dirilisnya, misalnya lagu Bismillah Cinta sudah ditonton di YouTube lebih dari 62 juta kali, Bawa Aku ke Penghulu (45 juta), Kulepas Dengan Ikhlas (60 juta) dan Takdir Cinta (14 juta).(*)

Reporter: jpgroup

 

 

Pedagang Pasar Barek Motor, Kijang Keberatan Terhadap PT BIS, Ini Alasannya

0
Sejumlah pedagang melayani pembeli di Pasar Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur. F.Slamet Nofasusanto

batampos – Sejumlah pedagang keberatan tarif sewa lapak di Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, kembali dinaikkan.

Hal ini menyusul rencana BUMD Bintan yakni PT. Bintan Inti Sukses (BIS) selaku pengelola pasar untuk menaikkan tarif sewa lapak salah satunya di Pasar Barek Motor Kijang.

Seorang pedagang sayuran di Pasar Barek Motor, Kijang, Eva mengatakan, tarif sewa lapak di Pasar Barek Motor beragam.

Awalnya, kata Eva, pedagang dikenakan sewa per lapak sekira Rp 100 ribu sebulan, lalu Januari 2022 naik menjadi sekira Rp 132 ribu sebulan, kini mau kembali dinaikkan menjadi sekira Rp 170 ribu per lapak dalam sebulan.

“Banyak pedagang yang keberatan, apalagi sekarang jualan sepi, yang beli orangnya itu itu aja,” kata Eva.

BACA JUGA: Akhirnya Susilawati, Direktur PT. BIS Balikkan Uang Rp 1,7 Miliar Lebih ke PT. BIS, Kasus Pembelian Aset Lahan Tanpa RUPS

Selain terbebani biaya sewa lapak, Eva mengatakan, mereka harus membayar tagihan listrik per bulan.

“Itu di luar lampu, sebulan bayar listrik sudah berapa,” kata Eva.

Pedagang lain yang juga berjualan di Pasar Barek Motor Kijang, Rofiatun mengatakan, kenaikan sewa lapak beragam. Awalnya mau dinaikan sekira 20 persen hingga 60 persen, lalu disepakati kenaikan sewa lapak 10 persen pada Januari 2022.

“Ini baru naik beberapa bulan, mau dinaikkan lagi,” kata Rofiatun.

Rofiatun mengatakan, sewa lapak di Pasar Barek Motor Kijang beragam, karena sewa lapak dan kios beda.

Kenaikan sewanya sekira Rp 170 ribu hingga Rp 180 ribu per lapak sebulan.

Rofiatun mengatakan, banyak pedagang yang menolak kenaikan sewa lapak di Pasar Barek Motor, Kijang. Apalagi, sekarang masyarakat baru mulai dalam upaya pemulihan ekonomi setelah pandemi covid-19.

“Jualan sekarang sepi pembeli,” kata Rofiatun.

Rofiatun juga meminta pihak pengelola pasar transparan dalam mengelola pasar yang ada di Kijang. “Jangan alasannya tekor terus,” kata Rofiatun.

Pedagang lain Pasar Barek Motor Kijang, Nunik mengatakan, pengelola pasar jangan hanya taunya menaikkan tarif sewa lapak saja, sementara pasar dibuat oleh pemerintah untuk rakyat.

“Kalau tekor, sudah tidak usah dikelola lagi, pulangkan saja ke pemerintah,” kata Nunik.

Sementara, admin Pasar Barek Motor Kijang, PT. BIS, Endang Susilawati mengatakan, penyesuaian tarif sewa lapak sudah dimulai Januari 2022. Awalnya, PT. BIS ingin menaikkan tarif sewa lapak sekira 30 persen berdasarkan hasil rapat pemegang saham. Tapi, sejumlah pedagang keberatan sehingga kenaikan tarif dilakukan bertahap, awalnya sekira 10 persen.

Endang mengatakan, penyesuaian tarif sewa lapak dimaksudkan untuk memperbaiki pasar sehingga menjadi lebih baik ke depan.

“Kita ingin pasar yang bagus, kita juga ingin memperbaiki pasar. Kalau masih tarif sewa lapak yang lama kita tidak bisa memperbaikinya, tidak maksimal,” kata Endang.

Menurut Endang, penyesuaian tarif sewa lapak tidak memberatkan pedagang, karena pedagang bisa membayarnya per hari sesuai kondisi jualan.

“Kita juga tidak semena-mena, tapi melihat kemampuan pedagang,” kata Endang.

Dengan penyesuaian tarif sewa lapak, Endang mengatakan, PT. BIS bisa memperbaiki sarana dan prasarana di pasar antara lain semenisasi, perbaiki jalan, atap yang rusak dan lainnya.

Selain itu, kata Endang, PT. BIS juga diharapkan bisa berkontribusi untuk daerah dengan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). (*)

reporter: slamet

Pelabuhan Batuampar Berbenah Menjadi Pelabuhan Transshipment

0
bp batam batuampar
Aktivitas di Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam

batampos – Pelabuhan Batuampar terus berbenah dan akan dikembangkan menjadi pelabuhan transshipment atau international transshipment hub hingga 2040 mendatang.

Dengan kegiatan utama alih kapal/transshipment, jasa bongkar muat hingga 6,7 juta TEUs per tahun, jasa penumpukan barang dengan Container Yard seluas 112 hektar, jasa pandu dan tunda kapal serta ship to ship & FSU (Floating Storage Unit).

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan, saat ini pelabuhan Batuampar merupakan pelabuhan utama di Batam. Melihat data dari BPS, pada 2021 lalu nilai ekspor Kepri sebesar USD 16,019. Dengan sumbangan ekspor terbesarnya melalui pelabuhan Batuampar sebesar 41,20 persen.

Begitu juga untuk nilai impor. Dimana pelabuhan Batuampar menyumbangkan 50,07 persen atau USD 7,26 juta. Sehingga, untuk impor dan ekspor di tahun 2021 melalui Pelabuhan Batuampar sebesar USD 13,8 miliar atau sekitar Rp 200 triliun.

“Artinya perdagangan ekspor dan impor di Kepri itu rata-rata 50 persen melalui Pelabuhan Batuampar,” ujarnya.

Adapun untuk tujuan ekspor dan impor itu sebagian besar tujuannya ke Singapura sebesar 40 persen. Sementara 60 persen sisanya dengan tujuan ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok dan beberapa negara lainnya.

“Semuanya transshipment, tidak ada yang langsung untuk kontainer. Tapi ada beberapa yang langsung tapi itu kecil sekali,” katanya.

Ia melanjutkan, alasan kenapa belum bisa melakukan pengiriman langsung karena saat ini BP Batam tengah dalam tahapan pengembangan pelabuhan. Terutama Pelabuhan Batuampar yang mencatat nilai ekspor dan impor terbesar di Kepri.

Pengembangan saat ini, kata Dendi, terkait dengan kedalaman laut di Batuampar yang sangat dangkal, hanya 3 sampai 13 meter. Sehingga mulai tahun lalu telah dilakukan pendalaman hingga minus 12.

Pendalaman ini akan terus dilakukan hingga minus 16 sampai minus 18. Sebab, jika hanya minus 12, kapal yang masuk hanya kapal yang membawa seribu kontainer.

“Tapi kalau kita punya minus 16 sampai 18 yang datang bisa yang bawa belasan ribu kontainer,” tegasnya.

Selanjutnya, BP Batam juga melengkapi fasilitas Pelabuhan Batuampar seperti Container Yard yang sudah dua kali pembangunan. Pada tahun 2021, BP Batam telah menyelesaikan pembangunan Container Yard seluas 2 hektar dan kemudian dilanjutkan kembali seluas 1,8 hektar. Pembangunan, ini akan terus dilanjutkan hingga menjadi pelabuhan transshipment.

“Upaya meningkatkan sarana dan prasarana pelabuhan ini sudah dijalankan. Dengan pendalaman alur, penguatan dermaga, pembangunan container yard dan revitalisasi dermaga selatan, drainase juga sudah dilakukan,” jelasnya.

Kemudian dari suprastruktur juga dilakukan pembenahan dengan memperbarui peralatan di Pelabuhan Batuampar. Sebagaimana diketahui, saat ini Pelabuhan Batuampar hanya disupport alat bongkar muat yang sudah tua.

Dimana alat bongkar muat itu hanya mampu menurunkan atau menaikkan 4 sampai 8 kontainer per jamnya ke kapal. Sehingga, saat ini BP Batam telah memesan alat bongkar muat terbaru yang mampu melakukan bongkar atau muat sebanyak 24 kontainer per jam.

“Kalau ada satu kapal dia bawa 1.000 kontainer kalau dia bisa angkut 4 kontainer per jam kalau dia pakai kontainer crane 12 per jam berapa jam dia tambat di Batuampar. Tapi kalau ada crane yang besar itu, dia tidak sampai satu hari sudah berlayar kapal itu,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pembenahan Pelabuhan Batuampar baik infrastruktur mauoun suprastruktur untuk melengkapi kebutuhan logistik dunia. Sebab, pemilik barang maupun kapal pengiriman akan mencari pelabuhan yang efisien. Efisien yang dimaksud bukan hanya tarif murah, namun juga kecepatan, kepastian hingga keamanan.

“Bagaimana mungkin kita ingin melakukan ekspor langsung kalau pelabuhannya belum dibenarin. Ini sedang dalam proses tersebut, karena saat ini sangat agresif pembangunan di 2021 dan 2022 ini. Investasi yang dilakukan BP Batam di pelabuhan ini ratusan miliar dan belum pernah terjadi sebelumnya,” imbuhnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan revitlisasi ini tak lain adalah untuk membuat pengelolaan pelabuhan yang lebih baik. Semua akan diperbaharui, termasuk alat-alat pendukung di Pelabuhan. Sebab, para pelaku usaha membutuhkan efisiensi waktu.

“Karena orang bisnis, butuh waktu cepat, efisien. Makanya pelabuhan kita ganti dari sistem bongkar muat. Tapi semua tergantung dengan anggaran BP Batam,” tegasnya.

Namun demikian, diakuinya pihaknya sudah berterkad untuk mengalokasikan anggaran dalam memenuhi kebutuhan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.

“Saya dan semua Deputi BP Batam, sudah sepakat, pelabuhan kita benahi. Bongkar, muat, angkut, semua kita benahi. Berapapun anggaran ada akan kita masukkan ke sini. Sehingga pelabuhan menjadi pelabuhan bertaraf internasional,” tekad Rudi. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Pelabuhan Batuampar Berbenah Menjadi Pelabuhan Transshipment

0
bp batam batuampar
Aktivitas di Pelabuhan Batuampar. Foto: BP Batam

batampos – Pelabuhan Batuampar terus berbenah dan akan dikembangkan menjadi pelabuhan transshipment atau international transshipment hub hingga 2040 mendatang.

Dengan kegiatan utama alih kapal/transshipment, jasa bongkar muat hingga 6,7 juta TEUs per tahun, jasa penumpukan barang dengan Container Yard seluas 112 hektar, jasa pandu dan tunda kapal serta ship to ship & FSU (Floating Storage Unit).

Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam Dendi Gustinandar mengatakan, saat ini pelabuhan Batuampar merupakan pelabuhan utama di Batam. Melihat data dari BPS, pada 2021 lalu nilai ekspor Kepri sebesar USD 16,019. Dengan sumbangan ekspor terbesarnya melalui pelabuhan Batuampar sebesar 41,20 persen.

Begitu juga untuk nilai impor. Dimana pelabuhan Batuampar menyumbangkan 50,07 persen atau USD 7,26 juta. Sehingga, untuk impor dan ekspor di tahun 2021 melalui Pelabuhan Batuampar sebesar USD 13,8 miliar atau sekitar Rp 200 triliun.

“Artinya perdagangan ekspor dan impor di Kepri itu rata-rata 50 persen melalui Pelabuhan Batuampar,” ujarnya.

Adapun untuk tujuan ekspor dan impor itu sebagian besar tujuannya ke Singapura sebesar 40 persen. Sementara 60 persen sisanya dengan tujuan ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Tiongkok dan beberapa negara lainnya.

“Semuanya transshipment, tidak ada yang langsung untuk kontainer. Tapi ada beberapa yang langsung tapi itu kecil sekali,” katanya.

Ia melanjutkan, alasan kenapa belum bisa melakukan pengiriman langsung karena saat ini BP Batam tengah dalam tahapan pengembangan pelabuhan. Terutama Pelabuhan Batuampar yang mencatat nilai ekspor dan impor terbesar di Kepri.

Pengembangan saat ini, kata Dendi, terkait dengan kedalaman laut di Batuampar yang sangat dangkal, hanya 3 sampai 13 meter. Sehingga mulai tahun lalu telah dilakukan pendalaman hingga minus 12.

Pendalaman ini akan terus dilakukan hingga minus 16 sampai minus 18. Sebab, jika hanya minus 12, kapal yang masuk hanya kapal yang membawa seribu kontainer.

“Tapi kalau kita punya minus 16 sampai 18 yang datang bisa yang bawa belasan ribu kontainer,” tegasnya.

Selanjutnya, BP Batam juga melengkapi fasilitas Pelabuhan Batuampar seperti Container Yard yang sudah dua kali pembangunan. Pada tahun 2021, BP Batam telah menyelesaikan pembangunan Container Yard seluas 2 hektar dan kemudian dilanjutkan kembali seluas 1,8 hektar. Pembangunan, ini akan terus dilanjutkan hingga menjadi pelabuhan transshipment.

“Upaya meningkatkan sarana dan prasarana pelabuhan ini sudah dijalankan. Dengan pendalaman alur, penguatan dermaga, pembangunan container yard dan revitalisasi dermaga selatan, drainase juga sudah dilakukan,” jelasnya.

Kemudian dari suprastruktur juga dilakukan pembenahan dengan memperbarui peralatan di Pelabuhan Batuampar. Sebagaimana diketahui, saat ini Pelabuhan Batuampar hanya disupport alat bongkar muat yang sudah tua.

Dimana alat bongkar muat itu hanya mampu menurunkan atau menaikkan 4 sampai 8 kontainer per jamnya ke kapal. Sehingga, saat ini BP Batam telah memesan alat bongkar muat terbaru yang mampu melakukan bongkar atau muat sebanyak 24 kontainer per jam.

“Kalau ada satu kapal dia bawa 1.000 kontainer kalau dia bisa angkut 4 kontainer per jam kalau dia pakai kontainer crane 12 per jam berapa jam dia tambat di Batuampar. Tapi kalau ada crane yang besar itu, dia tidak sampai satu hari sudah berlayar kapal itu,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini pembenahan Pelabuhan Batuampar baik infrastruktur mauoun suprastruktur untuk melengkapi kebutuhan logistik dunia. Sebab, pemilik barang maupun kapal pengiriman akan mencari pelabuhan yang efisien. Efisien yang dimaksud bukan hanya tarif murah, namun juga kecepatan, kepastian hingga keamanan.

“Bagaimana mungkin kita ingin melakukan ekspor langsung kalau pelabuhannya belum dibenarin. Ini sedang dalam proses tersebut, karena saat ini sangat agresif pembangunan di 2021 dan 2022 ini. Investasi yang dilakukan BP Batam di pelabuhan ini ratusan miliar dan belum pernah terjadi sebelumnya,” imbuhnya.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan revitlisasi ini tak lain adalah untuk membuat pengelolaan pelabuhan yang lebih baik. Semua akan diperbaharui, termasuk alat-alat pendukung di Pelabuhan. Sebab, para pelaku usaha membutuhkan efisiensi waktu.

“Karena orang bisnis, butuh waktu cepat, efisien. Makanya pelabuhan kita ganti dari sistem bongkar muat. Tapi semua tergantung dengan anggaran BP Batam,” tegasnya.

Namun demikian, diakuinya pihaknya sudah berterkad untuk mengalokasikan anggaran dalam memenuhi kebutuhan pengembangan Pelabuhan Batu Ampar.

“Saya dan semua Deputi BP Batam, sudah sepakat, pelabuhan kita benahi. Bongkar, muat, angkut, semua kita benahi. Berapapun anggaran ada akan kita masukkan ke sini. Sehingga pelabuhan menjadi pelabuhan bertaraf internasional,” tekad Rudi. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Segini Jumlah Kendaraan Bermotor di Batam Sekarang

0
Macet Mukakuning ff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Kendaraan di Kota Batam. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos

batampos – Jumlah kendaraan bermotor di Kota Batam mencapai lebih dari 771.748 unit pada tahun 2021. Data tersebut terangkum dalam catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam.

Kepala BPS Kota Batam Rahmad Iswanto mengatakan, data jumlah kendaraan bermotor didapat dari Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Dimana data kendaraan yang dikumpulkan yaitu mobil penumpang, bus, truk, sepeda motor.

“Dari tahun 2019 ke 2021 terdapat peningkatan 9.7 persen untuk jumlah mobil. Kenaikan 3,3 persen untuk jumlah bus dan penurunan 7,45 persen untuk jumlah sepeda motor,” katanya, Jumat (15/7).

Dimana, jumlah kendaraan mobil penumpang tahun 2019 sebesar 108.793 unit. Naik menjadi 120.567 unit mobil pada tahun 2022.

Sedangkan, jumlah bus sebesar 1.767 unit tahun 2019, naik menjadi 1.829 unit bus pada tahun 2021.

Sementara untuk sepeda motor mengalami penurunan dari 701.650 motor di tahun 2019 menjadi 649.352 motor tahun 2021.

“Sementara untuk tahun 2022 tidak tersedia datanya,” ungkap Rahmad.

Kepala BPS Batam menjelaskan, penambahan jumlah kendaraan khususnya mobil penumpang dan bus berbanding lurus dengan penambahan ruas jalan di Batam.

Dimana, untuk keadaan panjang jalan yang datanya bersumber dari Dinas Bina marga Kota Batam dalam tiga tahun terakhir yakni tahun 2019, 2020, 2021 berjumlah 918.71 km.

“Panjang jalan ini pertumbuhannya sama tiap tahunnya,” pungkasnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Hotel Dukung Warga Batam Peduli Lingkungan

0
Anak muda berkreasi di Harbour Bay Batuampar Minggu 31 Jan 2021 F Suprizal Tanjung 2 scaled
ILUSTRASI: Anak muda memfoto dan berkreasi di Harbour Bay Batuampar, Minggu 31 Januari 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Radisson Hotel Batam akan mengadakan spesial event untuk teman-teman penggiat sosial media khususnya yang gemar membuat short video atau video singkat dari platform Instagram Reels. Kompetisi ini akan digelar pada Minggu (24/7) mendatang di Paspalum Terrace Radisson Hotel Batam.

”Tujuan diadakannya ini adalah sebagai bentuk apresiasi dari manajemen Radisson Golf and Convention Center terhadap konten kreator di Kota Batam,” ucap Director of business development Radisson Hotel, Suriyanti, Kamis (14/7).

BACA JUGA: Rayakan Imlek dan Valentine Days di Radisson Batam, Dapat Meriahnya Nikmati Suasana Romantisnya

Ia berharap agar tema yang diangkat ini yaitu ” Enviroment Sustainability” juga dapat mendorong semua khususnya warga Batam untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Pengangkatan tema ini pula merupakan tiga tujuan Radisson Hotel Group (RHG) yang diper­caya akan responsible businesss yaitu ”Think People, ”Think Community, ” Think Planet. (*)

Reporter: Azis Maulana