Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 7135

Keseruan Peringatan Hari Anak Nasional ala Kemensos

0
Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah kemeja putih) berfoto bersama anak-anak saat Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2022. Foto: Kemensos untuk Batam Pos

batampos – Kemensos memiliki cara seru untuk merayakan Hari Anak Nasional. Memanfaatkan kemajuan teknologi peringatan dilakukan secara bersamaan secara virtual dengan anak-anak Indonesia dari berbagai lokasi.

Perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2022 dibuka dengan sapaan hangat anak-anak suku Baduy. Melalui sambungan video jarak jauh, mereka menyapa teman-teman mereka di Lombok Timur, di Erosaman-Amagais-Asatat (Papua) dan daerah lainnya.

“Halooo … selamat pagi teman-teman, selamat pagi Bu Menteri,” ucap salah satu anak dari Suku Baduy, langsung dari tempat mereka tinggal. Sapaan ini mendapat respon balik dari anak-anak di daerah lain, juga melalui koneksi video jarak jauh secara live.

Tidak semua menjawab dengan : “hallo teman-teman”. Anak-anak di Sentra Antasena Magelang menjawab dengan memainkan drum band. Dengan begitu, kegembiraan di antara mereka bisa saling dirasakan meskipun mereka berada di daerah berbeda.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini juga turut menyapa anak-anak satu persatu dari layar digital. Mensos memberikan kesempatan anak-anak untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan dan pikiran mereka.

Anak-anak suku Dayak Meratus meminta sarana listrik bisa diaktivasi di daerah mereka. “Biar kami bisa belajar bu. Sama sepeda ya bu, ” katanya.

Anak-anak korban bencana di Majene, Sulawesi Barat, meminta Mensos membangun rumah karena tempat mereka tinggal rusak terdampak bencana.

Dari ujung paling timur, anak-anak di Erosaman meminta penambahan fasilitas pendidikan, seperti sarana sekolah, guru dan juga peralatan pendukung. Melihat keberanian anak-anak mengutarakan pendapatnya membuat Mensos dan para undangan menyampaikan apresiasi.

“Ya anak Indonesia memang harus berani. Karena kalian adalah calon pemimpin masa depan ya,” kata Mensos di Kompleks Kantor Bupati Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (01/08).

Terhadap permintaan anak-anak tersebut, Mensos berjanji memperhatikan. Permintaan yang menjadi domain Kemensos segera diproses.

Sementara permintaan seperti perbaikan rumah, saluran listrik, dan sebagainya, akan dikombinasikan dengan kementrian dan lembaga terkait.

Tak lupa Mensos berpesan, agar mereka memupuk sikap saling perduli dan menyayangi. “Kalian harus saling menyayangi, perduli dan saling membantu. Karena kalian bersaudara, satu bangsa,” kata Mensos.

Anak-anak Indonesia tidak boleh merendahkan, membully atau menyakiti rekannya yang lain. “Ada teman-teman lainnya yang kekurangan, mungkin mereka tidak sempurna dalam melihat, tidak memiliki salah satu anggota badan. Tapi itu tidak lantas membuat kita memandang rendah. Tidak boleh ya. Karena di balik kekurangan mereka ada kelebihan. Karena di mata Tuhan, kita semua sama,” kata Mensos.

Seperti Gading, dia adalah anak dengan disabilitas ganda. Tapi dia bersemangat dan berkerja keras. ‘Dia bisa nabung sampe Rp20 juta dari hasil berjualan, ” kata Mensos.

Dalam kesempatan tersebut Mensos juga menyerahkan bantuan ATENSI bagi anak Lombok Timur senilai Rp3,8 miliar berupa bantuan kebutuhan anak (nutrisi, pakaian, peralatan sekolah, dsb), bantuan kebutuhan khusus (kursi roda, kacamata Walker, dsb), pengentasan kemiskinan ekstrem (akses listrik dan air), dan renovasi rumah layak anak.

Turut hadir secara virtual Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, hadir di lokasi kegiatan antara lain anggota Komisi VIII DPR RI Rachmat Hidayat, Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah, Bupati Lotim Sukiman Azmy, perwakilan Dewan Pengawas Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas Rusdi Amral, Ketua Yayasan Kemanusiaan Kompas Antonius Tommy.

Tema hari HAN 2022 adalah “Anak Terlindungi Indonesia Maju” dan tagline “Anak Indonesia Hebat”. Tema bermakna memotivasi anak Indonesia agar mempunyai cita-cita yang tinggi, teguh dengan berbagai tantangan dan tidak mudah menyerah.

Rangkaian Perayaan HAN 2022 berlangsung di 17 titik terdiri dari 5 kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, 10 titik komunitas di kawasan 3T dan 2 titik di Sentra dan Sentra Terpadu Kemensos.

HAN 2022. diharapkan menjadi momen anak-anak dari seluruh Indonesia saling berkomunikasi.

Komunitas yang menjadi lokasi HAN 2022 adalah Suku Anak Dalam di Jambi, Suku Baduy Banten, Suku Laut Pulau Bertam Kepulauan Riau, Suku Asmat Papua Erosaman, Suku Asmat Papua Amagais, Suku Asmat Papua Asatat, anak di wilayah perbatasan Sebatik Nunukan, Kota Kecil Wini (Timur Tengah Utara), Suku Dayak Meratus, dan pengungsi Majene. Sentra Terpadu Soeharso di Solo dan Sentra Antasena Magelang ditetapkan menjadi lokus lembaga.

Rangkaian kegiatan HAN sudah dilakukan di antaranya Sentra Alyatama Jambi memberikan bantuan bis sekolah. Pembangunan sekolah di Majene, bantuan kapal penyebrangan anak sekolah di Pulau Bertam, komputer dan laptop di Wini, 100 unit sepeda di Kabupaten Sarmi Papua, dan penguatan community center untuk anak-anak di Suku Dayak Meratus.(*)

Menyemai Putri Salju untuk Pemula

0
SILVER DUST (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

batampos – Putri salju atau silver dust cocok dijadikan tanaman hias. Ditempatkan di dalam ruangan juga pas sekali karena bisa membantu memperbaiki kadar oksigen.

”Ditaruh di meja ruang tamu pun sudah cocok,” kata Alfan Alif pehobi sekaligus pengusaha tanaman di Surabaya.

Untuk menyemaikan tanaman ini Alfan membagikan kiatnya:

1. Cara memperbanyak tanaman ini melalui stek batang.

Caranya, potong satu batang silver dust secara miring dan beberapa daun paling bawah. Lalu, cukup tanamkan di pot kecil dan diberi penumbuh akar.

Baca juga : Putri Salju, Tanaman Hias yang Membawa Suasana Musim Dingin

2. Pakai media tanam porous.

Media tanam yang tidak menyimpan air terlalu lama supaya akar tanaman bisa ”bernapas.”
Penggunaan media tanam campuran seperti cocopeat, sekam bakar, dan perlit cocok untuk putri salju. ”Rasionya seimbang menyesuaikan ukuran pot,” terangnya.

3. Cukup siram tanaman sekali setiap hari.

Penyiraman harus dilakukan secara rutin supaya silver dust bisa berkembang dengan baik. Takaran air harus diperhatikan dan jangan sampai berlebih.

4. Pemupukan du minggu sekali.

Penggunaan pupuk daun agar tunas cepat muncul. Atau, gunakan pupuk kompos, pupuk kandang, hingga pupuk organik.

5. Putri salju atau silver dust tidak rentan terhadap penyakit tertentu.

Namun, satu batang atau daun yang kering harus segera dipotong agar tidak merambat ke batang yang lain dan membuat tanaman layu.

6. Tempatkan di tempat yang teduh dan sejuk.

Keberadaan silver dust bisa membantu memperbaiki kadar oksigen. (*)

Reporter : JP Group

Kelabui Polisi, Pekerja Migran Ilegal Diinapkan di Hotel

0
IMG 20220729 WA0026 e1659327306893
Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap 8 orang penyelundup PMI. Foto: Fiska Juanda/Batam Pos

batampos – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri menangkap delapan orang penyelundup Pekerja Migran Ilegal (PMI) dari dua jaringan yang berbeda dan untuk mengelabui polisi para PMI diinapkan di salah satu hotel di Kota Batam.

Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Boy Herlambang, dari penangkapan tersebut pihaknya menyelamatkan 17 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

“Penangkapan awal terhadap Mt, di Tanjungriau, Sekupang. Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat,” ujarnya, Minggu (31/7/2022).

Pihaknya mendapatkan laporan bahwa Mt bersama dua rekannya akan melakukan penyelundupan PMI ke Malaysia. Rute yang dipilih yakni dari Pulau Kasu ke Malaysia.

”Mt ini dibantu kawannya F dan yang masih buron. Kami sudah masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Boy.

Barang bukti diamankan dari Mt yakni satu unit sepeda motor, ponsel dan bukti transaksi pengiriman uang. Selang tak berapa lama, Pihaknya kembali mendapatkan informasi adanya penyelundupan manusia ke luar negeri.

Sebanyak, 16 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal, diinapkan di salah satu hotel di Batuaji.

”Mereka ini juga akan diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal,” ujarnya.

Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menangkap tujuh orang pelaku berinisial H, A, Y, N, R, RA, dan P. Modus pengirimannya masih sama, yakni melalui jalur laut.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 69 Jo Pasal 83 Jo Pasal 68 Jo Pasal 86 (c) Jo Pasal 72 (c) UU 18 / 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sebagaimana Diubah Dengan UU 11 / 2020 Tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP.

Saat ini semua pelaku telah diamankan di Mako Polairud Polda Kepri, guna penyidikan lebih lanjut.

”Kami berkomitmen untuk menindak pelanggaran pengiriman PMI ilegal di wilayah hukum Polda Kepri. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, agar melalui jalur legal untuk bekerja di luar negeri. Hal ini berguna menghindari adanya PMI yang terlantar maupun meminimalisir kecelakaan laut pada saat menuju Malaysia seperti kejadian sebelumnya,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Kelabui Polisi, Pekerja Migran Ilegal Diinapkan di Hotel

0
IMG 20220729 WA0026 e1659327306893
Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap 8 orang penyelundup PMI. Foto: Fiska Juanda/Batam Pos

batampos – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri menangkap delapan orang penyelundup Pekerja Migran Ilegal (PMI) dari dua jaringan yang berbeda dan untuk mengelabui polisi para PMI diinapkan di salah satu hotel di Kota Batam.

Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Boy Herlambang, dari penangkapan tersebut pihaknya menyelamatkan 17 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

“Penangkapan awal terhadap Mt, di Tanjungriau, Sekupang. Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat,” ujarnya, Minggu (31/7/2022).

Pihaknya mendapatkan laporan bahwa Mt bersama dua rekannya akan melakukan penyelundupan PMI ke Malaysia. Rute yang dipilih yakni dari Pulau Kasu ke Malaysia.

”Mt ini dibantu kawannya F dan yang masih buron. Kami sudah masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Boy.

Barang bukti diamankan dari Mt yakni satu unit sepeda motor, ponsel dan bukti transaksi pengiriman uang. Selang tak berapa lama, Pihaknya kembali mendapatkan informasi adanya penyelundupan manusia ke luar negeri.

Sebanyak, 16 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal, diinapkan di salah satu hotel di Batuaji.

”Mereka ini juga akan diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal,” ujarnya.

Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menangkap tujuh orang pelaku berinisial H, A, Y, N, R, RA, dan P. Modus pengirimannya masih sama, yakni melalui jalur laut.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 69 Jo Pasal 83 Jo Pasal 68 Jo Pasal 86 (c) Jo Pasal 72 (c) UU 18 / 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sebagaimana Diubah Dengan UU 11 / 2020 Tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP.

Saat ini semua pelaku telah diamankan di Mako Polairud Polda Kepri, guna penyidikan lebih lanjut.

”Kami berkomitmen untuk menindak pelanggaran pengiriman PMI ilegal di wilayah hukum Polda Kepri. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, agar melalui jalur legal untuk bekerja di luar negeri. Hal ini berguna menghindari adanya PMI yang terlantar maupun meminimalisir kecelakaan laut pada saat menuju Malaysia seperti kejadian sebelumnya,” ujarnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Muncul Kasus Positif Covid-19, PTM Dihentikan Sementara

0
Guru dan siswa SDN 03, Menteng, Jakarta, melakukan pembelajaran secara daring. (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)

batampos – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akhirnya merespon peningkatan kasus Covid-19. Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di satuan pendidikan semua jenjang, dihentikan sementara ketika ada kasus positif Covid-19. Sebagai gantinya pembelajaran dilakukan secara jarak jauh (PJJ).

Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) 7/2022 tentang diskresi PTM di masa pandemi Covid-19. Surat yang dikeluarkan pada 29 Juli 2022 itu berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan. Termasuk di lingkungan pendidikan tinggi atau kampus. Diantara ketentuan yang tertuang dalam SE tersebut adalah PTM di satuan pendidikan dihentikan apabila terjadi klaster penularan Covid-19. Atau menurut kajian epidemiologi, tingkat positivity rate lima persen atau lebih.

Ketika terjadi penghentian PTM, ketentuannya pembelajaran kembali PJJ. Dengan durasi PJJ minimal lima hari jika terjadi kasus perorangan. Atau minimal tujuh hari jika terjadi klaster penularan di tingkat lembaga pendidikan. Pemerintah daerah harus melakukan pengawasan dan memberikan pembinaan terhadap penyelenggaraan PTM. Khususnya soal penerapan protokol kesehatan, penemuan kasus aktif, pelacakan, dan percepatan vaksinasi.

Penghentian sementara PTM dirasakan oleh Mesya, wali murid di salah satu SD swasta di kawasan Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan. Dia menceritakan sejak awal tahun pelajaran 2022/2023 sekolahan anaknya menerapkan PTM 100 persen. Kemudian karena ditemukan kasus Covid-19, diputuskan PJJ selama sepuluh hari. ’’Untuk kelas bawah (1-3) SD PJJ duluan. Mereka sudah kembali PTM pada 29 Juli,’’ katanya kemarin (31/7). Kemudian untuk kelas atas (4-6 SD) mulai PJJ sejak 27 Juli lalu. Kemudian kembali PTM pada 3 Agustus nanti.

Mesya mengatakan pihak sekolah tidak memberikan penjelasan jumlah maupun siswa di kelas berapa yang dinyatakan positif Covid-19. Dia berharap pelaksanaan PJJ cukup di kelas yang kedapatan kasus Covid-19. Sebab saat ini anak-anak sudah semangat untuk PTM. Sehingga dia merasa kasihan ketika anak-anak kembali belajar dari depan laptop di rumah masing-masing. ’’Anak sebelumnya sudah semangat bangun pagi, saat PJJ jadi malas-malasan,’’ tuturnya.

Kebijakan penghentian sementara PTM jika terdapat kasus positif Covid-19 mendapat respon positif dari kalangan perguruan tinggi. ’’Jangan sampai kampus menjadi klaster baru penularan Covid-19,’’ kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Agustinus Prajaka Wahyu Baskara di sela kegiatan Atma Jaya Run 2022 di Tangerang kemarin (31/7).

Dia mengatakan kampusnya cukup hati-hati dalam menjalankan perkuliahan tatap muka. Apalagi kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya. Untungnya saat ini masa perkuliahan sedang memasuki libur tahun akademik baru. Rencananya perkuliahan kembali digelar 5 September nanti.

Agustinus mengatakan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19, mereka menerapkan perkuliahan secara blended learning. ’’Skemanya tujuh perkuliahan tatap muka, tujuh perkuliahan lagi online,’’ katanya. Dia mengatakan perkuliahan secara virtual penuh, ternyata ada kendala dari faktor keefektifan. Sehingga tetap perlu dipadukan dengan perkuliahan tatap muka.

Dalam kesempatan yang sama Rektor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko menekankan vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk para mahasiswa baru. Bagi mahasiswa baru yang belum vaksinasi booster atau dosis ketiga, akan difasilitasi vaksinasi massal oleh kampus.

’’Kami memiliki klinik. Selain itu bekerjasama dengan dinas kesehatan setempat,’’ katanya. Prasetyantoko mengatakan vaksinasi booster untuk para mahasiswa sangat penting. Sebab mereka secara umum sudah kembali beraktivitas di kampus. Selain untuk perkuliahan, juga mengikuti sejumlah unit kegiatan mahasiswa (UKM). Dia berharap kasus Covid-19, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kembali turun.

Sementara itu dari Kemendikbudristek hingga tadi malam belum ada komentar soal penerbitan SE diskresi PTM tersebut. Sekjen Kemendikbudristek Suharti tidak membalas ketika dimintai keterangan. Begitupun dengan Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek Anang Ristanto juga tidak memberikan komentar. (*)

Reporter: JP Group

Tabrakan Dengan Mobil, Satu dari Dua Pemotor Tewas di Barelang

0
Kecelakaan
Ilustrasi

batampos – Kecelakaan lalulintas yang merenggut korban nyawa kembali terjadi di jalan Trans Barelang, Galang. Seorang pemotor tewas setelah tabrakan dengan mobil yang ditumpangi satu keluarga di daerah Sembulang, Sabtu (30/7) siang.

Informasi yang didapat, pemotor yang terlibat kecelakaan itu dikendarai oleh dua orang pria dewasa, sementara mobil minibus Xenia ditumpang oleh satu keluarga. Dua pengendara sepeda motor cedera cukup serius menyebabkan seorang diantara mereka meninggalkan dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji.

Sementara pengendara mobil beserta penumpangnya selamat dengan luka ringan.

Kapolsek Galang AKP Sulam membenarkan kejadian itu dan langsung ditangani oleh Satlantas Polresta Barelang. Kendaraan yang terlibat tabrakan ini sepeda motor Honda Scoopy dan mobil Xenia.

Seperti diketahui jalan Trans Barelang merupakan jalur utama yang menghubungkan Pulau Batam dan Pulau Rempang dan Galang. Kepadatan kendaraan meningkat drastis di ruas jalan ini saat akhir pekan.

Banyak warga yang ke sana untuk menikmati akhir pekan di lokasi-lokasi wisata pantai yang ada di sana. Kepadatan ini bisa jadi memicu kecelakaan lalulintas sebab trak jalan yang panjang dan lurus kerap membuat pengemudi lengah.

Selama ini kecelakaan lalulintas kerap terjadi di sepanjang jalan tersebut. Hampir setiap hari ada dan tidak sedikit yang memakan korban nyawa. Masyarakat dihimbau untuk lebih waspada saat berpergian ke sana serta selalu taat dengan aturan dan keselamatan lalulintas yang ada. “Selalu waspada dan hati-hati,” imbau Kapolsek. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Sempat jadi Buronan, Henerty, Terdakwa Korupsi Pengadaan Pompong di Linga Divonis 16 Bulan Penjara

0

batampos – Direktur PT Mekar Cahaya, Henerty divonis 1 tahun dan 4 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Terdakwa dinyatakan bersalah dalam korupsi pengadaan pompong pelajar di Kabupaten Lingga tahun 2017.

BACA JUGA: Mantan Pegawai BUMD Tanjungpinang Didakwa Korupsi

Ketua Majelis Hakim Anggalanton Manalu menyatakan, terdakwa secara sah menyakinkan terbukti bersalah secara bersama-sama telah melakukan tindak pidana korupsi. Perbuatan terdakwa melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke- 1 KUHP. “Menghukum terdakwa hukuman 1 tahun dan 4 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan,” kata Hakim.

Terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti atas kerugian negara dari sebagian yang telah dikembalikan sebesar Rp 85 juta. “Jika tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan, diganti dengan hukuman 4 bulan penjara,” tegas Hakim.

Sebelumnya diketahui, Henerty ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti telah merugikan negara ratusan juta rupiah. Sebagai pemenang tender melalui perusahan yang dimilikinya yaitu CV Mekar Cahaya, tersangka memainkan harga dalam pengadaan enam pompong melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lingga tahun 2017. Henerty kemudian kabur lalu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 24 Juli 2020 lalu. Henerty akhirnya ditangkap di Jalan Pramuka Tanjungpinang pada 1 Februari 2022 lalu. (*)

reporter: yusnadi

Kini Tertinggal Jauh, Investasi Kepri Turun Kasta

0
ilustrasi bp batam kawasan industri
Ilustrasi kawasan industri di Kota Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

Kepri yang selalu digadang-gadang sebagai daerah tujuan investasi unggulan Indonesia, kini tertinggal jauh oleh daerah lain. Birokrasi harus diperbaiki. Pemerintah daerah harus mau duduk bersama.

Reporter: EGGI IDRIANSYAH, GALIH ADI SAPUTRO

LOKASI yang strategis serta beragam fasilitas perizinan dan perpajakan yang dikemas dalam konsep kawasan ekonomi khusus (KEK) dan kawasan perdagangan bebas merupakan jualan utama Provinsi Kepulauan Riau dalam menggaet investasi selama ini.

Namun, tawaran itu belumlah cukup. Kenyataannya, berdasarkan data yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pekan lalu, Kepri -yang selama ini mengandalkan Batam, Bintan, Karimun- tak lagi bercokol di papan atas daerah terbaik dalam menarik investasi, baik asing maupun dalam negeri.

Kepri terlempar ke papan tengah klasemen daerah tujuan investasi terbaik di Indonesia. Berdasarkan data BKPM pada periode Januari-Juni 2022, capaian penanaman modal asing (PMA) di Kepri sebesar 432,9 juta dolar AS atau setara Rp 6,21 triliun, dan menduduki peringkat ke-14 dari 34 Provinsi se-Indonesia.

Untuk penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Kepri pada periode yang sama tahun ini sebesar Rp 2,90 triliun dan menempati urutan ke-20. Dengan demikian, realisasi investasi PMA dan PMDN Provinsi Kepri periode Januari-Juni 2022 mencapai Rp 9,11 triliun.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, capaian PMA dan PMDN Kepri mengalami penurunan yang tajam. BKPM mencatat pada semester 1 tahun 2021 lalu, total investasi di Kepri mencapai angka Rp 14,55 triliun.

Dimana, pada periode tersebut PMA Provinsi Kepri mencapai 639,7 juta dolar AS atau setara dengan Rp 9,33 triliun dan menempati urutan ke-10 se Indonesia. Sedangkan, capaian PMDN Kepri sebesar Rp 5,20 triliun atau duduk di peringkat ke-14.

Kepri kini tertinggal oleh Sulawesi Tengah dan Riau, yang sebelumnya berada di peringkat bawah. Masing-masing provinsi itu berhasil membukukan investasi sebesar Rp 52,1 triliun dan Rp 44,4 triliun.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid, mengatakan keluarnya Kepri dari 10 besar tujuan investasi di Indonesia disebabkan banyak faktor.

Ia menjelaskan, faktor pertama, kemungkinan investor melihat Kepri sudah tidak lagi kompetitif sebagai daerah tujuan investasi. Sehingga mereka lebih memilih Jawa Tengah sebagai tujuan.

“Penyebab tidak kompetitifnya ini salah satunya karena sudah terlalu tingginya upah minimum di Batam, sehingga bagi perusahaan padat karya Batam menjadi tidak menarik untuk investasi,” ujarnya.

Penyebab lainnya, tarif kontainer yang masih mahal dari Batam ke luar negeri. Akibatnya, barang yang diproduksi di Batam akan menjadi lebih mahal pula.

“Unjuk rasa yang relatif sering terjadi di Kepri juga menjadi salah satu sebab menurunnya daya kompetisi Kepri sebagai daerah tujuan investasi,” tuturnya.

Faktor selanjutnya adalah, adanya kemungkinan investor asing yang akan masuk tersebut lebih mengincar pasar Indonesia yang relatif besar, ketimbang pasar luar negeri yang mengalami perlambatan permintaan akibat pandemi Covid-19.

“Jadi lebih memilih berinvestasi di Jawa karena berbagai macam tax holiday yang ditawarkan,” bebernya.

Di sisi lain, jika berinvestasi di Kepri, ketika menjual barang ke wilayah lain di Indonesia akan dikenakan berbagai macam pajak. Karena itu, akan lebih menguntungkan jika berinvestasi di Jawa kalau target pasarnya adalah konsumen dalam negeri.

Faktor terakhir yang ia lihat saat ini adalah mengenai aturan perizinan dan investasi yang belum pasti, membuat investor juga masih wait and see untuk berinvestasi di Kepri.

Salah satu contohnya adalah masih adanya tarik menarik kewenangan antara beberapa kementerian di pusat dengan Badan Pengusahaan di Kepri.

“Seharusnya sesuai amanah PP 41/2021 seluruh kewenangan perizinan harus diserahkan ke BP Kawasan yang ada, namun masih ada kementerian yang belum mau melepas kewenangan tersebut,” katanya.

Dengan masih adanya permasalahan dalam perizinan, seperti Amdal, tentunya dipandang sebagai hambatan oleh para investor yang akan masuk ke Kepri.

Semua pihak yang ada, menurut Rafki, harus bekerja lebih keras lagi agar bisa mendatangkan lebih banyak investor dengan nilai investasi yang besar ke Kepri. Dengan tujuan, pertumbuhan ekonomi Kepri bisa tetap terjaga tinggi dan lapangan pekerjaan dapat terus terbuka untuk para pencari kerja.

Baik itu pencari kerja yang ada di Kepri maupun pencari kerja yang datang dari daerah lainnya.

“Kepri dengan fasilitas FTZ dan KEK yang diberikan oleh pemerintah pusat, seharusnya bisa menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Ketua Kadin Kepri, Achmad Ma’ruf Maulana, menyatakan dari awal ia sudah melihat bahwa Kepri, khususnya Batam, akan menjadi tempat investasi yang tidak kompetitif lagi. Itulah yang jadi alasan Kadin Kepri melemparkan program paket ekonomi berupa paket Batam, Bintan, Karimun (BBK) Murah.

Paket ekonomi BBK Murah yang digelontorkan Kadin Kepri itu memberikan gratis pengurusan IMB, Amdal, UKL-UPL, dan perizinan lainnya.

“Kadin melihat sendiri segala perizinan itu pengurusannya sampai sekarang sangat ribet atau rumit dan dipersulit. Dan sampai sekarang birokrasi itu masih jadi momok dan penghambat sektor usaha,” ujarnya, Kamis (28/7).

Harusnya setelah pandemi Covid-19, lanjut Ma’ruf, pelaku usaha diberikan semacam relaksasi, kenyataannya justru timbul biaya-biaya yang sangat tinggi.

Misalnya, UKL-UPL sekarang biayanya melonjak tinggi. Bahkan dua kali lipat dari sebelumnya. Pengurusan izin UKL-UPL dulu hanya Rp 12 juta, sekarang sampai Rp 60 juta.

“Sebenarnya BBK ini bisa dipoles menjadi tempat investasi yang kompetitif. Tetapi kepala daerah, seperti bupati, wali kota, dan gubernur, harus duduk bersama membicarakan kemerosotan sektor industri ini,” ujarnya.

Kadin Kepri, kata dia, akan mencoba merangkul semua kepala daerah di Kepri untuk bersama-sama membangkitkan kembali sektor industri seperti masa kejayaan industri era sebelumnya.

Ma’ruf berharap pemerintah di Kepri mampu mengembalikan Kepri ke kasta yang seharusnya.

“Kalau soal FTZ itu saya lihat klasik saja, slogan saja. Faktanya pelabuhan sampai sekarang tak selesai-selesai. Ongkos kontainer masih paling mahal, itu ada monopoli atau kongkalingkong yang tak bisa diselesaikan. Kepri ini jadinya tempat berinvestasi yang mahal,” ujarnya.

Menurut Makruf, jika ingin Kepri, khususnya Batam, jadi tempat yang kompetitif untuk berinvestasi, perbaiki birokrasi, jadikan tempat investasi murah, bukan sebaliknya seperti saat ini tempat berinvestasi dengan biaya mahal dan berbelit-belit. (*)

Terlihat di Lampung, Serpihan Roket Long March 5B Jatuh di Samudera Hindia

0
Mengenal Rocket China Long March 5B yang Jatuh ke Bumi (Foto: AFP/STR)

batampos – Sabtu (30/7) malam sekitar pukul 23.30 WIB warga di Kota Lampung melihat pancaran cahaya di langit. Pancaran benda langit semakin terlihat jelas ketika melewati teritorial Malaysia. Benda langit tersebut adalah sampah dari serpihan roket Tiongkok Long March 5B dan jatuh ke bumi.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) beberapa hari terakhir memantau jalur perkiraan jatuhnya puing roket yang diluncurkan ke angkasa pada 5 Mei 2020 itu. Saat diluncurkan, roket tersebut memiliki bobot sekitar 22 ton. Menurut data BRIN ketika menjadi sampah angkasa dan turun ke bumi, bobot roket Long March 5B berkurang menjadi sekitar 20 ton. Atau setara dengan bobot 11 mobil Alphard.

Pusat Riset Antariksa BRIN menyebutkan dari hasil pemantauan secara real time, serpihan roket tersebut melewati wilayah Sarawak, Malaysia. ’’Sampah antariksa CZ5B (Long March 5B) adalah roket bekas peluncuran modul stasiun antariksa RRT,’’ kata peneliti senior BRIN Prof Thomas Djamaluddin di Jakarta kemarin (31/7).

Thomas mengatakan bobot saat jatuh diperkirakan mencapai 20 ton dengan ukuran 30 meter. Dia membenarkan bahwa orbit jatuh puing roket tersebut melewati Sumatera bagian selatan dan Kalimantan bagian Barat.Dia bersyukur sampah antariksa tersebut jatuh di laut bebas. Dia menuturkan bangkai roket tersebut jatuh di Samudera Hindia pada 30 Juli 2022 pukul 23.45 WIB.

’’Sampah tersebut tidak berbahaya untuk biota laut,’’ tuturnya. Thomas mengatakan berdasarkan pemantauan di space-track.org, titik jauh berada di barat daya Indonesia. Tetapi bisa jadi ada bagian pecahan roket yang tersebar di sepanjang garis lintasannya. Menurut Thomas jika ada masyarakat yang melihat adanya objek langit jauh di sekitarnya pada kisaran pukul 23.45 WIB, bisa melaporkan ke Pusat Riset Antariksa BRIN melalui email [email protected].

Kepala Pusat Riset Antariksa BRIN Emanuel Sungging Mumpuni mengatakan, hasil analisis tim Riset Benda Jatuh Antariksa, titik lokasi jatuhnya ada di sekitar wilayah selatan Filipina. Benda ini sempat melintas pada ketinggian 10 km di atas wilayah Panah Merah, Sarawak Malaysia.

Roket tersebut sejatinya sudah terbakar ketika menembus lapisan atmosfer bumi. Tetapi karena ukurannya yang sangat besar, tidak sampai terbakar habis. Sehingga masih ada sisa-sisa yang mendarat di bumi. Menurut informasi Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi (MOSTI) Malaysia, sejumlah masyarakat di wilayah Malaysia sempat merekam puing roket tersebut sebelum jatuh ke bumi. (*)

Reporter: JP Group

Lagi, Polisi Tangkap 8 Penyelundup PMI di Batam

0
IMG 20220729 WA0026 e1659327306893
Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap 8 orang penyelundup PMI. F.Juanda

batampos – Polisi tengah gencar melakukan penangkapan terhadap penyelundup PMI ilegal. Namun, masih saja ada mencoba-coba melakukan tindak pidana tersebut.

28 Juli lalu, Direktorat Polisi Perairan Polda Kepri menangkap 8 orang penyelundup PMI. Delapan orang yang ditangkap tersebut dari dua jaringan yang berbeda.

“Kami dapat menyelamatkan 17 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia,” kata Direktur Polisi Perairan Polda Kepri, Kombes Boy Herlambang, Minggu (31/7).

Boy mengatakan penangkapan awal terhadap Mt, di Tanjungriau, Sekupang. Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat.

Polisi mendapatkan laporan, bahwa Mt bersama dua rekannya akan melakukan penyelundupan PMI ke Malaysia. Rute yang dipilih komplotan ini yakni dari Pulau Kasu ke Malaysia.

“Mt ini dibantu kawannya F dan J yang masih buron. Kami sudah masukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ujar Boy.

Barang bukti diamankan dari Mt yakni satu unit sepeda motor, ponsel dan bukti transaksi pengiriman uang.

Selang tak berapa lama. Polisi mendapatkan lagi informasi, ada penyelundupan manusia ke luar negeri. Sebanyak, 16 PMI yang akan diberangkatkan secara ilegal, diinapkan di salah satu hotel kawasan Batuaji.

“Mereka ini juga akan diberangkatkan ke Malaysia secara ilegal,” katanya.

Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menangkap tujuh orang pelaku dengan inisial H, A, Y, N, R, RA, dan P. Modus pengirimannya masih sama, yakni melalui jalur laut.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 69 Jo Pasal 83 Jo Pasal 68 Jo Pasal 86 (c) Jo Pasal 72 (c) UU 18 / 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Sebagaimana Diubah Dengan UU 11 / 2020 Tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP

Saat ini semua pelaku telah diamankan di Mako Polairud Polda Kepri, guna penyidikan lebih lanjut.

“Kami berkomitmen untuk menindak pelanggaran pengiriman PMI ilegal di wilayah hukum Polda Kepri. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, agar melalui jalur legal untuk bekerja di luar everi. Hal ini berguna menghindari adanya PMU yang terlantar maupun meminimalisir kecelakaan laut pada saat menuju Malaysia seperti kejadian sebelumnya,” ujarnya. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA