Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat.F. Peri Irawan
batampos– Penataan kawasan Anjung Cahaya di Tepi Laut ditargetkan dimulai tahun 2023 mendatang setelah pembahasan di APBD Perubahan 2022.
Sekretaris Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menjelaskan untuk menata kawasan strategis di Tepi Laut, selain Pemprov Kepri juga sedang menata pada beberapa titik, pihaknya juga ajan menata kawasan Anjung Cahaya yang sekarang ditempati pedagang kali lima.
“Bagaimana kawasan Anjung Cahaya itu tetap dikelola dan ditata oleh Pemko Tanjungpinang,” kata Zulhidayat, Selasa (2/8).
Dalam rencana penataan kawasan yang ditempati puluhan pedagang itu tetap akan satu tema dengan pembangunan yang sudah berjalan sebelumnya.
“Nanti akan dikelola seperti akau modren, lingkungannya bersih dan nyaman. Sesuai permintaan masyarakat bahwa makanan harus higienis,” ujarnya.
Kios-kios tempat pedagang berjualan dan kursi-kursi tempat pembeli biasa duduk akan tetap ada. Konsepnya lanjut Zulhidayat tidak berbeda dengan kondisi yang ada saat ini, hanya saja perlu dirapikan.
“Contohnya dari segi kontur tanah juga harus ditinggikan karena di sebelahnya sudah ditimbun tinggi oleh pemprov,” terangnya.
Zulhidayat menyebutkan penataan Anjung Cahaya itu sekarang menjadi penting dan mendesak untuk dilaksanakan, agar kondisinya bisa menyeimbangi pembangunan di kawasan Gurindam 12 itu.
“Kita mulai dulu di APBDP 2022 ini dan pembangunannya tentu di 2023 nanti dengan estimasi anggaran di atas Rp 1 miliar,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Public Trust Institute (PUTIN) Perwakilan Kepri, Robby Patria menilai untuk pengembangan wilayh tepi laut itu membutuhkan perencanaan yang matang. Sejak dulu awal proyek gurindam 12 digelontorkan, masterplan untuk 10 tahun ke depannya belum jelas.
Pemprov Kepri, menurutnya tidak bisa langsung membangun saat memiliki ide, harus terencana dan memiliki masterplan jangka panjang.
“Bangunanya tenggelam muncul tiba-tiba datang. Di Dompak Gedung LAM sebenarnya sudah ada tapi tidak difungsikan kemudian dipakai dinas kebudayaan. Begitu juga Gedung Dekranasda dulu juga sudah ada tapi sekarang dipakai oleh BP3KR,” katanya. (*)
Ilustrasi Kawasan industri di Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos
batampos – Provinsi Kepri bukan lagi salah satu daerah tujuan investasi di Indonesia. Hal ini, berdasarkan laporan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai realisasi investasi di seluruh wilayah Indonesia.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam, Rafki Rasyid mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan Kepri terlempar dari 10 besar sebagai daerah tujuan investasi.
Salah satunya, adanya kemungkinan investor asing yang akan masuk tersebut lebih mengincar pasar Indonesia yang relatif besar. Ketimbang pasar luar negeri yang mengalami perlambatan permintaan akibat Pandemi Covid-19.
Sehingga mereka memilih berinvestasi di Jawa atau daerah lainnya karena berbagai macam tax holiday yang ditawarkan.
Sementara Jika berinvestasi di Kepri tentunya ketika menjual barang ke wilayah lain di Indonesia akan dikenakan berbagai macam pajak. Sehingga akan lebih menguntungkan jika berinvestasi di Jawa kalau target pasarnya adalah konsumen dalam negeri.
Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kepri, Sofian mengatakan, pengenaan pajak untuk barang yang keluar dari Batam tujuannya tak lain untuk keadilan bagi pengusaha. Terutama antar pengusaha yang sesama di wilayah Indonesia lainnya.
“Soalnya mereka mengeluarkan barang ke tempat lain juga terutang pajak,” katanya.
Ia melanjutkan, pengusaha di Batam dalam hal membeli barang sudah diberikan fasilitas bebas PPN. Sehingga, saat mereka menjual ke daerah lain, sudah seyogyanya dikenakan pajak atas barang yang mereka keluarkan dari Batam.
“Hal ini agar bisa sama-sama bersaing dengan pengusaha lain yang berada diluar FTZ,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, pengenaan pajak bagi barang yang keluar dari Batam itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 199/PMK.010/2019 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai, dan Pajak atas Impor Barang Kiriman.
Pemberlakuan aturan tersebut itu mendapatkan protes dari pelaku usaha karena dinilai merugikan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam. Terutama reseller barang-barang impor dari berbagai negara yang masuk ke Batam tanpa kena pajak. (*)
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto. Foto: Dalil Harahap
batampos – Polisi berjanji akan memberikan efek jera kepada pelaku pencurian fasilitas umum di Kota Batam.
Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, ia sudah mengintruksikan anggotanya untuk menangkap pelaku pencurian fasilitas publik baik itu milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas pelaku.
”Saya sudah perintahkan ke anggota untuk segera menangkap pelaku,” ujar Nugroho, Selasa (2/8/2022).
Nugroho menegaskan, pelaku akan diberikan efek jera karena sudah merugikan negara dan mengganggu perekonomian Batam. Bahkan, akibat
perbuatan pelaku, masyarakat merasa terganggu.
Salah satunya, pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mengakibatkan padamnya lampu jalan.
”Saya juga perintahkan setelah ditangkap, langsung proses hukum,” tegasnya.
Selain menindak tegas pelakunya, kata Nugroho, ia meminta kepada orang yang ingin melakukan pencurian, untuk mengurungkan niatnya.
”Fasilitas itu milik dan diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Kepada pelaku, diminta untuk sadar,” ucapnya.
Diketahui, aksi pencurian terhadap aset Pemko Batam kembali terjadi. Kali ini, berupa kabel PJU di Mukakuning, Seibeduk dan di Jalan RE Martadinata, Sekupang atau sepanjang jalan menuju Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) di Sekupang.
Sebelumya, pencurian kabel PJU ini juga terjadi di Mediterania, Batam Kota pada awal Juli kemarin. Padahal, kabel di lokasi tersebut baru saja diganti.(*)
batampos – Kominfo memblokir 15 skstem elektronik (SE) yang dinilai memuat unsur perjudian. Hal tersebut berdasarkan hasil verifikasi terbaru oleh Kominfo.
15 SE tersebut diselenggarakan oleh 6 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang disinyalir memfasilitasi kegiatan perjudian online.
Mereka adalah Domino Qiu Qiu, Topfun, Pop Domino, MVP Domino, Pop Poker, Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online, Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online, Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu, Ludo Dream, Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU, Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa, Poker Texas Boyaa, Poker Pro.id, Pop Big2, dan Pop Gaple.
Menteri Kominfo Johnny G. Plate, menerangkan bahwa situs ataupun aplikasi online yang mengandung unsur perjudian akan dikenakan pemutusan akses secara tegas.
Ia menyatakan, Kementerian Kominfo selama ini konsisten melakukan pemutusan akses terhadap konten perjudian, dan sejauh ini kami telah memblokir sebanyak 534.183 konten judi yang ditemukan dalam situs internet sejak tahun 2018. “Ini menunjukkan komitmen kuat kami terhadap pemberantasan judi online,” ujar Johnny.
Ia menegaskan bahwa PSE yang melakukan kegiatan judi online melanggar peraturan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (2), dan Pasal 96 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2019 tidak diizinkan beroperasi di Indonesia.
“Pemerintah mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama memerangi judi online yang tentunya akan merugikan masyarakat,” tutup Johnny. (*)
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Ruas Jalan Ahmad Yani, Mukakuning hingga jalan R Suprapto, Batuaji, kembali terang benderang saat malam hari setelah Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan tersebut diperbaiki.
Masyarakat pengguna jalan mengapresiasi atas cepat tanggapnya Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam atas keluhan padamnya lampu PJU di jalan tersebut sebelumnya.
”Alhamdulillah, semalam (kemarin, red) lewat sudah terang lagi. Semoga ke depannya tak padam lagi karena jalan itu terlalu seram kalau
malam hari,” ujar Susanti, pekerja pabrik di Mukakuning, Selasa (2/8/2022).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam, Yumasnur, melalui stafnya, Engga, menuturkan, usai menerima keluhan padamnya
lampu PJU tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan dan perbaikan sehingga lampu PJU sudah kembali berfungsi normal.
”Laporan dari petugas di lapangan tidak setiap malam padam. Mungkin ada gangguan ringan sehingga kadang hidup, kadang padam. Tapi
sudah normal sekarang,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, masyarakat pengguna jalan di Batuaji dan Sagulung mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU)
di sepanjang jalan Ahmad Yani dan R Suprapto mengeluhkan minimnya penerangan jalan akibat lampu padam di kawasan tersebut.
Sebelumnya, pihak DBMSDA menyebut padamnya lampu itu karena kabelnya dicuri oleh orang yang tak bertanggung jawab.(*)
Charles Leclerc merayakan pole position keenamnya di musim ini di GP Azerbaijan. (HAMAD I MOHAMMED / POOL / AFP)
batampos – Finis di posisi keenam di GP Hungaria Minggu (31/7) bukanlah hasil yang diinginkan pembalap Ferrari Charles Leclerc.
Pembalap asal Monako tersebut juga mempertanyakan strategi timnya yang menariknya ke pit stop pada lap ke-39. Tujuannya, mengganti ban medium menjadi hard.
Leclerc mengatakan, keputusan itu adalah pangkal masalah dirinya gagal kompetitif di tengah balapan.
Menggunakan ban hard di Sirkuit Hungaroring yang sedang dalam suhu rendah karena gerimis membuat dia kesulitan mendapatkan grip.
”Saya sudah menjelaskan (lewat radio), saya ingin mempertahankan ban medium selama mungkin. Tapi, ternyata kami melakukan pit terlalu dini untuk ban hard.”
”Saya masih bertanya-tanya tentang keputusan itu,” ucap pembalap 24 tahun tersebut seperti dilansir Motorsport.
Saat diminta masuk pit stop, Leclerc sedang memimpin balapan. Dia kembali ke lintasan menggunakan ban hard dengan berada di posisi ketiga.
Namun, kondisi itu hanya bertahan lima lap. Pembalap Red Bull Max Verstappen yang menggunakan ban medium lantas menyalipnya.
Leclerc akhirnya masuk lagi ke pit stop pada lap ke-55 untuk mengganti ban menjadi soft. Namun, keputusan itu sudah terlambat. Leclerc kembali ke lintasan dengan berada di posisi keenam dan bertahan sampai finis di lap ke-70.
Hasil GP Hungaria itu membuat poin Leclerc makin jauh dari Verstappen di klasemen pembalap. Kini keduanya terpaut 80 poin.
”Sebelum membicarakan peluang juara dunia, lebih baik kami berbicara dulu di dalam internal tim. Kami harus berbicara bagaimana menjadi tim yang lebih baik. Menjalani balapan seperti ini membuat frustrasi,” keluh Leclerc.
Team Principal Ferrari Mattia Binotto langsung merespons keluhan pembalapnya. Dia menyebut tidak ada yang salah dengan strategi yang diambil timnya.
Binotto malah menyebut performa mesin Ferrari yang tak semoncer di hari kualifikasi membuat Leclerc kehilangan banyak waktu saat menggunakan ban hard.
”Kami sudah melakukan simulasi sebelumnya. Langkah itu kami ambil untuk menjaga posisi (Leclerc) dari Max (Verstappen). Memang di awal akan sulit, namun setelah itu seharusnya bisa berjalan dengan baik,” ucap Binotto.
Akibat serangkaian blunder yang dibikin tim strategi Ferrari, kabarnya Binotto bakal segera kehilangan posisinya di jeda musim panas ini.
Mantan pembalap F1 Ralph Schumacher, yang kini menjadi pundit menyebut setidaknya ada dua orang di paddock F1 yang posisinya tidak aman. ”Mereka adalah Mattia (Binotto) dan Daniel (Ricciardo) yang kini berada di bawah klasemen.”
”Untuk Mattia, ketika seseorang mendapatkan peluang emas meraih gelar juara (bersama Ferrari) tetapi dia membuangnya dengan sia-sia karena kecerobohannya, maka dia dalam bahaya,” ujarnya. (*)
Tulus, lagu-lagu mereka yang bernuansa galau disukai anak-anak muda.
Lagu galau mendorong otak memproduksi prolaktin dan dopamin yang berkaitan dengan pengekangan rasa sedih dan sesuatu yang menyenangkan. Di radio maupun Spotify, tema kegalauan ini juga mendominasi.
LAILATUL FITRIANI, Surabaya
SENDIRIAN, di kamar, dan Westlife tiba-tiba ’’mengetuk pintu”:
If I had to live my life without you near me
The days would all be empty
The nights would seem so long
…
KALAU sudah demikian, Shiva Haiqa Arman bisa sampai menangis karena merasa sangat terhubung dengan petikan lirik Nothing’s Gonna Change My Life for You itu. ’’Kalau lagi nggak galau paling enjoy aja nikmatin beat-nya. Teman-temanku biasanya juga dengar lagu galau karena sesuai aja sama yang mereka rasakan,” imbuh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo itu kepada Jawa Pos.
Millya Rizqika Dewi juga demikian. Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya itu sangat menikmati lagu-lagu sedih untuk menyalurkan emosi. Mulai Runtuh yang dibawakan Feby Putri dan Fiersa Besari hingga Tutur Batin milik Yura Yunita. ’’Keduanya tak pernah gagal membuat saya nangis saking terbawa emosi,” katanya.
Yang dialami Shiva dan Millya itu bukan fenomena langka sebenarnya. Beberapa tahun terakhir, lagu yang dirilis pemusik juga cenderung bernuansa galau. Data dari platform streaming musik Spotify menunjukkan preferensi tersebut.
’’Kami melakukan riset dengan beragam metode. Kami putarkan lagu yang dekat dengan mereka. Kebetulan yang lagi naik lagu-lagu galau, misalnya Hati-Hati di Jalan milik Tulus,” jelas Putu Gede Francois S. atau yang akrab disapa Fafa.
Music director Radio Gen 103.1 FM Surabaya itu menyebut label musik juga biasanya akan mendahulukan lagu ballad atau balada untuk dirilis. Sebab, orang cenderung menyukai lagu sedih. ’’Yura Yunita itu mengajukan Hoolala, tapi yang naik lagu Tenang atau nggak Tutur Batin. Karena memang dari dulu semua orang suka lagu ballad,” tuturnya.
Yura Yunita.
Secara ilmiah, inilah yang dikenal dengan istilah pleasurable sadness paradox. Alasan mengapa seseorang menyukai lagu sedih, bahkan saat tidak merasakan emosi tersebut.
Psikolog Dr Mary Philia Elisabeth SPsi MPsi menyebut penelitian terkait pleasurable sadness paradox sebetulnya sudah lama ada. Tidak hanya di ranah psikologi musik, tetapi juga disiplin ilmu neuropsikologi.
’’Saat mendengarkan lagu ballad, otak akan memproduksi yang namanya prolaktin dan dopamin. Salah satu fungsi prolaktin itu mengekang rasa sedih, sedangkan dopamin berhubungan dengan sesuatu yang menyenangkan. Itu kenapa namanya menjadi pleasurable sadness,” jelas dosen psikologi Universitas Surabaya itu kepada Jawa Pos.
Dia menyebut lagu sedih tidak membuat pendengarnya menjadi happy. Namun, membuat seseorang merasa lebih baik. Saat mendengarkan musik, lanjut dia, yang pertama otak lakukan adalah menghubungkan antara musik yang didengar dan pengalaman.
’’Musik itu dari nada, gelombang, dan suaranya itu resonance. Itu yang menjadi medium untuk masuk ke emosi kita sehingga bisa merasakan oh ini lagunya enak. Dari ketertarikan itu, kita jadi mempersepsikan liriknya dengan pengalaman kita,” terangnya.
Sebagai orang yang bersentuhan langsung dengan industri musik, Fafa kerap menerima materi dan lagu dari label musik dengan berbagai genre. Namun, selalu lagu ballad yang menjadi top ranking.
’’Lagu yang upbeat, yang political itu banyak, tapi yang naik ballad. Di TikTok, lagu ballad yang lama-lama itu naik lagi, lho. Misalnya, Until I Found You, itu lagu besar di zamannya,” imbuhnya.
Nothing’s Gonna Change My Love for You bahkan dirilis jauh ketika para mama dan papa Shiva serta Millya masih kanak-kanak. Lagu tersebut salah satu hit terbesar George Benson, penyanyi, gitaris, dan penulis lagu asal Amerika Serikat.
Di sini, musikus senior Mus Mujiono dikenal sebagai ’’George Benson”-nya Indonesia. Terutama dari permainan gitarnya yang diiringi keahlian scatting alias petikan gitar yang diiringi persis dengan vokal.
Menurut Shiva, lirik lagu yang rilis pada 1985 itu memiliki kemiripan dengan pengalaman dirinya. ’’Aku mendengarkan lagu galau biar ada teman galaunya. Karena lagunya relate sama apa yang aku rasakan, jadi merasa nggak sendirian,” ungkapnya.
Atika Dian Ariana SPsi MSc, ahli konseling terapeutik sekaligus dosen psikologi Universitas Airlangga, menyebut generasi muda memang cenderung mencari sensasi yang bisa membangkitkan emosi. Sebab, perkembangan fisik, psikis, dan hormon bercampur aduk di usia mereka.
Musik sedih, lanjut dia, dengan tone rendah memberikan efek relaksasi dan reflektif. Alhasil, lebih mudah membangkitkan emosi ketimbang musik bertempo cepat. ’’Istilahnya, usia remaja itu penuh tekanan dan badai. Jadi, tidak berarti remaja menyukai kesedihan, tetapi mereka ingin mengasah atau mencari sensasi yang membangkitkan emosi itu,” lanjutnya.
Faktor lainnya media sosial. Lagu-lagu galau sering dijadikan backsound konten video di berbagai platform. Mulai lagu Tak Ingin Usai milik Keisya Levronka, Glimpse of Us milik Joji, hingga Traitor milik Olivia Rodrigo.
Sering mendengarkan lama-kelamaan menjadi terbiasa. Banyaknya orang yang memutar lagu itu juga mendorong orang lain untuk ikut mendengarkan dan akhirnya merasa menyukai.
Dan, pleasurable sadness paradox tidak hanya berkaitan dengan musik. Fenomena itu juga bisa terjadi saat seseorang menikmati membaca novel atau menonton film dengan banyak emosi negatif.
’’Pemrosesan emosi itu dilakukan di sistem yang sama dan memunculkan berbagai macam emosi. Orang yang berada di kondisi sedih butuh sentuhan emosi. Mereka yang sedang bahagia juga ingin mendapat penguatan dengan mencari sensasi baru,” tambah Atika.
Jadi, para orang tua tak perlu khawatir kalau tiba-tiba dari balik kamar si buyung atau upik terdengar menangis saat mendengar ’’One thing you can be sure of//
I’ll never ask for more than your love…”
Mereka tidak sedang sedih. Mereka cuma pengin merasa lebih baik. (*/c7/ttg)
batampos- Para kepala desa (Kades) yang terpilih melalui Pilkades bulan lalu akan segera dilantik. Dan, jabatan Kades pertama yang akan dilantik adalah Nazaruddin sebagai Kades Sei Sebesi, Kecamatan Kundur.
”Sesuai dengan jadwal, pelantikan Kades terpilih sebanyak 30 orang akan dilakukan mulai pekan ini sampai dengan pekan depan. 30 Kades tersebut berasal dari 13 kecamatan di Kabupaten Karimun. Dan, Kades pertama yang akan dilantik itu adalah Desa Sei Sebesi, Kecamatan Kundur pada Rabu (3/8),” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Karimun, Jackie ST, Selasa (2/8).
Dilantiknya jabatan Kades Sei Sebesi lebih dulu, katanya, bukan tanpa alasan. Karena, desa ini masuk dalam program percepatan penyusunan APBDes 2023. Apalagi, selama ini memang desa ini bekerja tepat waktu dalam pelaporan administrasi penggunaan anggaran desa dibandingkan dengan desa lain.
”Selama ini, administrasi Desa Sei Sebesi, mulai dari penyusunan APBDes laporan penggunaan anggaran, penyaluran kegiatannya tepat waktu. Bahkan, bisa kita katakan sebagai desa tercepat. Bukan hanya cepat, tapi laporannya juga benar. Untuk itu, jabatan Kades terpilih dilantik lebih dulu. Sehingga, bisa segera menjalankan APBDes 2022 dan menyusun APBDes 2023 yang bulan ini sudah mulai disusun,” papar Jackie sapannya.
Untuk jabatan Kades terpilih lainnya, tambah Jackie, akan dilakukan dalam hari berikutnya. Jika dalam satu kecamatan jumlah Kades yang dilantik lebih satu, maka akan dipusatkan di satu tempat saja. Misalnya di Kantor Camat.
”Dalam hal ini, kita juga mengingatkan kepada Kades terpilih untuk segera dapat menjalankan tugasnya. Jika merupakan Kades terpilih yang baru, maka dapat melanjutkan program pembangunan desa oleh penjabat yang lama. Selain itu, para Kades juga bisa membuat inovasi-inovasi untuk kemajuan desa yang dipimpin,” jelasnya. (*)
Kondisi ruas Jalan Hang Kesturi tepatnya di Simpang Taiwan, Batubesar, Nongsa. Foto: BP Batam untuk Batam Pos
batampos – Pemerintah Provinsi Kepri akan menyerahkan beberapa pengelolaan jalan di Batam ke Badan Pengusahaan (BP) Batam. Penyerahan ini demi memaksimalkan pengelolaan jalan tersebut.
Salah satunya adalah Jalan Hang Kesturi dari Simpang Taiwan menuju Batubesar.
Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Kepri, Ansar Achmad beberapa waktu yang lalu. Menurutnya, anggaran Provinsi Kepri hanya Rp 3,7 triliun. Sehingga anggaran itu tidak cukup karena harus dibagi-bagi untuk 7 Kota dan Kabupaten yang ada di Kepri.
Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam, Fesly Abadi Paranoan mengatakan, sebagaimana yang diketahui, bahwa status Jalan Hang Kesturi adalah jalan provinsi. Sehingga, pihak provinsi Kepri lah yang memiliki tanggung jawab atas jalan tersebut.
Hal ini sesuai Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016.
“Namun jika provinsi tidak memiliki anggaran untuk perbaikan jalan tersebut (Simpang Taiwan – Batu Besar), sebagaimana keterangan Bapak Gubernur di media beberapa waktu lalu, maka sebaiknya dikoordinasikan dengan BP Batam dalam perencanaan dan penganggarannya,” ujarnya didampingi Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait.
“Dan tidak memberikan statement di media setelah adanya keluhan dari para investor dan masyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan Keputusan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1863 Tahun 2016, maka wewenang pemerintah provinsi meliputi pengaturan, pembinaan, pembangunan, dan pengawasan pada jalan-jalan tersebut. Kondisi jalan yang rusak tepat di depan Kawasan industri ini harus ditangani.
“Pemerintah Provinsi semestinya harus punya concern juga ke arah sana, karena Batam adalah penopang perekonomian Kepri,” tegasnya.
Meski jalan tersebut kewenangannya berada di Pemerintah Provinsi Kepri, BP Batam tidak bisa mengabaikan kerusakan jalan ini sampai berlarut-larut. Sebab, jalan ini masuk ke dalam Kawasan Strategis Nasional karena adanya kawasan industri disana.
Sebagai langkah awal untuk mengamankan arus lalu lintas di kawasan industri tersebut, saat ini BP Batam telah mengajukan anggaran perbaikan Jalan Hang Kesturi sesuai dengan mekanismenya.
“Disaat BP Batam sedang mengajukan anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan Hang Kesturi, saat ini juga terlihat di lapangan, Pemerintah Kota Batam tengah melakukan penanganan awal,” imbuhnya. (*)
Putri KW saat tampil di Indonesia Masters 2022. (Humas PP PBSI)
batampos – Persiapan tim bulu tangkis Indonesia untuk tampil di Kejuaraan Dunia di Tokyo Metropolitano, Jepang, pada 22–28 Agustus cukup baik. Putri Kusuma Wardani (KW) juga dipastikan tampil.
Hal itu disampaikan Rionny Mainaky selaku Kabidbinpres PP PBSI. Rionny memastikan sang juara Orleans Masters 2022 itu sudah mendapat izin dari instansi kepolisian. Sebagaimana diketahui, pemain binaan PB Exist itu tengah menjalani pendidikan di instansi kepolisian wanita.
Nah, Putri kemarin sudah bisa menjalani latihan di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta. Bergabungnya Putri di awal bulan memang menjadi permintaan PBSI.
Tujuannya, dia bisa maksimal di Kejuaraan Dunia. Terutama di sisi teknis dan taktikal. Untuk kondisi fisik, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Apalagi, Rionny mengenal betul karakter Putri KW yang rajin menjaga kondisi fisik.
’’Di pendidikan (kepolisian) kita tahu lah latihan fisiknya. Kami sudah kasih ke dia PR. Tinggal feeling di lapangan lebih fokus, ada latihan tambahan,’’ ujarnya saat diwawancarai kemarin.
Selain Putri, beberapa pemain yang mengalami cedera menunjukkan perkembangan positif. Putri Syaikah yang bermain di ganda putri bersama Nita Violina Marwah, misalnya.
’’Dia (Syaikah) sudah bisa. Mungkin ada spesial latihan sendiri ya, supaya bisa mengejar. Karena tidak gampang bagi pemain untuk sakit yang lama bisa sembuh,’’ jelas Rionny.
Satu-satunya pemain yang masih diragukan tampil adalah pebulu tangkis tunggal putra Shesar Hiren Rhustavito. Dia mengalami cedera di bagian betis saat tampil di Malaysia Masters 2022.
Untuk Vito, sapaan akrab Rhustavito, Rionny belum bisa memberikan kepastian.
’’Karena dia sendiri aja nggak yakin dan belum bisa jawab bisa atau nggak. Jadi, saya juga kalau ada yang nanya, kalau dia (Vito) jawab bisa, kan baru saya tanya berapa persen kira-kira. Lalu koordinasi dengan pelatihnya,’’ terangnya.
Saat ini Vito baru menjalani latihan bersepeda untuk menghindari benturan. ’’Biasanya kami ambil di situ. Sepeda, penguatan, biar nggak terlalu kena benturan. Itu sudah jalan dengan baik,’’ katanya.
Karena itu, Rionny masih menunggu sekitar sepekan untuk memastikan apakah Vito bisa tampil atau tidak.
Rionny menambahkan, dalam dua pekan ini setiap sektor bakal lebih fokus menyiapkan atletnya tampil di Kejuaraan Dunia.
’’Saya percaya ke pelatih-pelatih. Karena mereka saya lihat hasil kemarin dari Malaysia dan Singapura grafiknya naik,’’ ucapnya. (*)