Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 7144

Ada 38 Kasus Aktif di Batam, Sebagian Besar Isoman

0
uji sempel covid e1643272652393
Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kasus aktif di Batam terusa bertambah. Sebanyak 27 orang menjalani isolasi mandiri (isoman). Sisanya, enam pasien dirawat di Rumah Sakit Awal Bros, empat pasien di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota serta satu pasien lainnya dirawat di Rumah Sakit Soedarsono.

“Ya, kasus aktif per Senin (1/8) berjumlah 38 orang. Naik tiga kasus dibanding hari sebelumnya,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi, kemarin.

Menurutnya, sebagian besar kasus aktif ini tidak tidak memiliki penyakit bawaan atau lebih dikenal dengan komorbid. Sehingganya, mereka tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.

Bila melihat peta zonasi, kasus aktif tertinggi berada di Batam Kota dengan jumlah 21 kasus. Lalu Kecamatan Lubukbaja, Sekupang dan Nongsa masing-masing empat kasus, Seibeduk dan Bengkong dua kasus serta Sagulung satu kasus.

Secara kumulatif kasus aktif di Batam saat ini berjumlah 31.072 kasus. Dimana sebanyak 30.116 kasus dinyatakan sembuh dan 918 kasus meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini sebesar 96,6 persen, tingkat kasus aktif 0,122 persen dan tingkat kematian sebesar 2,954 persen.

“Dari kumulaif kasus aktif ini sebanyak 477 kasus dinyatakan probable Omicron,” tambah Didi.

Adapun tiga kasus aktif hari ini adalah K, 67 tahun, pegawai pemerintah. Warga Perumahan Puri Selebriti ini terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Pasien juga terkonfirmasi sudah vaksin lengkap atau booster.

Pasien kedua, karyawan swasta berusia 35 tahun, warga Perumahan Ricci Tanjung Riau. Pasien juga terkonfirmasi bergela baru dan belum divaksin. Selanjutnya, karyawan swasta berusia 20 tahun warga Kabil, Nongsa. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Awal Bros. Ia juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

MU Siapkan Tawaran Terakhir untuk Boyong Frenkie de Jong

0
Gelandang Barcelona Frenkie de Jong yang sedang diincar Manchester United. (REUTERS/ALBERT GEA)

batampos – Klub Liga Inggris Manchester United dikabarkan mempersiapkan penawaran terakhir mereka untuk memboyong gelandang Frenkie de Jong dari Barcelona pada bursa transfer pemain musim panas ini.

Dikutip dari Football Espana seperti dilansir dari Antara, Selasa (2/8), diyakini pada penawaran terakhir ini, Manchester United tidak akan mengubah bayaran transfer untuk Barcelona dan akan lebih berfokus kepada negosiasi langsung terhadap perwakilan dari De Jong.

Barcelona terbuka untuk menjual Frenkie de Jong dan sebelumnya telah menyetujui tawaran sebesar 63 juta euro (sekitar Rp 958 miliar) dari Manchester United. Namun, sang pemain tidak mencapai kesepakatan dengan The Red Devils.

Di sisi lain, De Jong berkeinginan untuk tetap bertahan di Barcelona. Namun, Blaugrana meminta De Jong untuk menerima pemotongan gaji agar dapat bertahan di Camp Nou.

Barcelona perlu memberikan banyak ruang dalam aspek pengeluaran gaji, terlebih mereka perlu mendaftarkan beberapa pemain anyar yang mereka dapatkan pada musim panas ini seperti Raphinha, Robert Lewandowski, hingga yang terbaru adalah Jules Kounde.

Sejak akhir musim lalu pemain berusia 25 tahun tersebut kerap dikaitkan dengan kepindahan ke Old Trafford. Terlebih De Jong pernah bermain di bawah pelatih anyar Manchester United Erik ten Hag ketika sama-sama berada di Ajax.

Meski begitu, De Jong diyakini enggan berlabuh ke Manchester United karena masih ingin tampil di Liga Champions musim ini. Sedangkan The Red Devils hanya akan tampil di Liga Europa.

Demi meyakinkan De Jong, Manchester United siap menjadikan De Jong sebagai penerima gaji tertinggi di Old Trafford dengan membayar sebesar 395 ribu euro atau sekitar Rp 6,1 miliar per pekan atau setara dengan 24 juta euro per tahun (sekitar Rp 376 miliar).

Bayaran ini akan melebihi beberapa pemain bintang Manchester United lain seperti David de Gea, Jadon Sancho, Raphael Varane, dan Cristiano Ronaldo. Pada musim lalu, gelandang tengah asal Belanda itu tercatat tampil pada 47 pertandingan bersama Barcelona di segala ajang dan menyumbangkan empat gol serta lima assist dari total 3.527 menit bermain. (*)

 

 

Reporter: Antara

Antisipasi Kejahatan Skimming, Polisi Rutin Patroli ke Lokasi ATM

0
56f23e29 c623 4745 91bb 389c5972fe7c e1659399960697
Personel Polsek Nongsa berpatroli ke ATM kawasan Batubesar, Nongsa untuk mengantisipasi kejahatan skimming. F.Yudi untuk Batam Pos

batampos – Polsek Nongsa melakukan kegiatan patroli ke lokasi anjungan tunai mandiri (ATM). Kegiatan ini rutin dilakukan khususnya pada siang dan malam hari.

Kapolsek Nongsa Kompol Yudi Arvian, mengatakan kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kejahatan pembobolan data nasabah bank atau kejahatan skimming.

“Kegiatan ini untuk antisipasi kejahatan dan memberikan rasan aman, nyaman kepada nasabah yang ingin bertransaksi. Rutin kita lakukan setiap hari,” ujar Yudi.

Yudi menjelaskan selain ke lokasi ATM, patroli juga dilakukan di lokasi yang sepi dan rawan kejahatan. Kemudian ke lokasi-lokasi yang digunakan untuk balap liar. “Kita juga mengimbau masyarakat untuk waspada saat melintas di lokasi sepi,” katanya.

Yudi menambahkan bagi masyarakat yang bekendara malam hari diminta untuk tidak sendirian, bermain ponsel, dan menggunakan perhiasan. “Saat malam hari usahakan konvoi atau beriringan saat berkendara,” ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat yang memarkirkan sepeda motor di depan rumah untuk menambahkan kunci ganda. Agar tidak menjadi sasaran pencurian.

“Kalau menggunakan kunci ganda akan mengurungkan niat pelaku untuk mencurinya,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Gubkepri, BPN Kepri, dan Kejati Kepri Bahas GTRA Summit 2023 dan Progres Jembatan Babin

0

batampos- Gubkepri Ansar Ahmad memimpin Rapat Awal Persiapan Pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2023 dan Progres Pembebasan Lahan Pembangunan Jembatan Batam- Bintan di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Senin (1/8).

Rapat disejalankan dengan penyerahan Sertifikat Lahan Hibah Pemprov Kepri oleh Gubernur Ansar kepada Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra dengan peruntukan Pembangunan Kantor Kanwil BPN Kepri di kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri di Dompak dan Penyerahan 10 Sertifikat Pembebasan Lahan terkait pembangunan Jembatan Batam Bintan di sisi landing point Bintan dari BPN Kepri kepada Pemprov Kepri untuk kemudian diteruskan ke Kementerian PUPR.

Sebagaimana diketahui, usai penyelenggaraan GTRA Summit 2022 yang lalu di Wakatobi, Sulteng, telah diputuskan GTRA Summit 2023 yang akan datang akan dilaksanakan di Kepri. Rapat kali ini membahas konsep awal pelaksanaannya untuk dilaporkan kepada Menteri ATR/BPN.

Gubernur Ansar menyampaikan, percepatan reforma agraria harus dipacu bersama. Selain anggaran untuk pelaksanaan GTRA Summit 2023 yang telah disediakan Pemprov Kepri, Gubernur Ansar juga saat ini sedang membahas pengalokasian anggaran untuk pengurusan sertifikat lahan masyarakat pesisir diluar rutinitas melalui APBN.

Sebanyak 5.000 sampai 10.000 pengurusan sertifikat melalui dana APBD ditargetkan Gubernur Ansar selesai menjelang pelaksanaan GTRA Summit 2023 dengan harapan Pemprov Kepri dapat menyerahkan kepada Presiden Jokowi hingga Presiden menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat.

“Dengan pemerintah sudah membenarkan kepengurusan sertifikat di atas lahan pesisir, dukungan APBD akan didahulukan untuk masyarakat di kawasan pesisir. Lebih khusus lagi kepada komunitas adat terpencil atau masyarakat suku terasing yang banyak komunitasnya di Lingga, Bintan, dan Batam” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar menargetkan GTRA Summit 2023 akan dilaksanakan di awal Agustus 2023 sekaligus menyambut momen kemerdekaan. Untuk itu, dalam waktu dekat ini Kepri akan dikunjungi oleh tim dari Kementerian ATR/BPN untuk menetapkan zonasi guna dijadikan dasar.

“Untuk realisasi supaya cepat tetapkan zonasi dulu, setelah itu baru menetapkan rumah dan lahan pesisir yang aman untuk disertifikasi. Untuk lahan yang dalam sengketa, serta yang dijadikan kegiatan usaha penyelesainnya perlu ditreatment khusus, supaya program kita jalan” kata Gubernur.

Mengenai perkembangan pembangunan jembatan Batam Bintan, menurut Gubernur Ansar, saat ini Kementerian PUPR sedang dalam tahap finalisasi dokumen readiness criteria.

“Sertifikat pembebasan lahan yang kita peroleh juga sedang dalam proses penyerahan ke Kementerian PUPR. Sisanya akan kita kejar supaya segera. Untuk beberapa titik yang masih belum ada keputusan pengadilan akan terus kita koordinasikan ke BPN” ungkap Gubernur Ansar.

Sementara itu Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra menyampaikan terima kasih atas hibah lahan dari Pemprov Kepri kepada Kanwil BPN Kepri di Dompak. Menurutnya, Kanwil BPN yang akan dibangun di pusat pemerintahan Pemprov Kepri akan memudahkan langkah koordinasi.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemprov Kepri dan Gubernur Ansar. Lahan seluas 1,5 Ha yang dihibahkan ini diperuntukkan untuk pembangunan kantor wilayah BPN Kepri kita harapkan akan segera dilaksanakan pembangunannya. Koordinasi tentu akan lebih mudah dengan faktor lokasi ini” ujarnya.

Gubkepri Ansar Ahmad, Kajati Kepri Gerry Yasid dan Kakanwil BPN Kepri Nurhadi Putra

Nurhadi menambahkan, Provinsi Kepri memiliki ciri khas terkait masyarakat pesisir yang cukup dominan. Dimana sebarannya ada di seluruh kabupaten kota se Kepri. Ia berharap saat pelaksanaan GTRA Summit 2023 mendatang akan dapat diserahkan sertifikat lahan kepada masyarakat pesisir sebagai bukti hadirnya negara.

“Nantinya proses terkait rencana pelaksanaan GTRA Summit 2023 akan ada tim gabungan dari BPN dan Pemprov Kepri untuk rencana pendetailan nya kemudian sebagai Laporan kepada Menteri ATR/BPN” kata Nurhadi.

Rapat dihadiri oleh Kajati Kepri Gerry Yasid, Bupati Bintan diwakili Asisten I, Kepala Kantor Pertanahan Bintan Asnen Novizar, Kepala Kantor Pertanahan Tanjungpinang Bambang Prasongko, yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungpinang, Tim Khusus Gubernur, dan Para Kepala OPD Pemprov Kepri. (*)

Abaikan Daya Tampung Ideal, Kuota Siswa per Lokal Ditambah

0
WhatsApp Image 2021 07 06 at 10.58.13 e1625547064183
Ilustrasi. Para wali murid menunggu di depan pintu masuk SMA Negeri 3 Kota Batam. Mereka menunggu kedatangan panitia PPDB SMA Negeri 3 untuk mencari solusi bagi anak-anaknya. (Foto: Messa Haris)

batampos – Pelaksanaan PPDB termin kedua untuk siswa yang tidak lolos PPDB reguler beberapa waktu lalu telah usai. Ribuan siswa kembali ditampung sekolah negeri. Penambahan siswa baru tentu berdampak dengan daya tampung sekolah. Jumlah ideal siswa per lokal diabaikan demi tetap mengakomodir semua siswa yang dekat dengan lingkungan sekolah.

Daya tampung ideal yang seharusnya 36 hingga 40 siswa kini ditambah hingga 50-an siswa per lokal. Bahkan sebagian sekolah harus menerapkan sistem belajar sif.

“Banyak (penambahan siswa baru). Datanya pastinya nanti dikirim sama Dinas (pendidikan provinsi Kepri). Banyak juga sekolah yang pakai sistem sif,” ujar kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam Noor Muhammad, Senin (1/8).

SMAN 1 Batam misalkan menambah kurang lebih 300 siswa sekitar sekolah yang tidak lolos PPDB online. Sekolah inipun harus menambah kuota siswa per lokal sebab kekurangan lokal. Lima lokal sedang dalam kondisi rusak berat dan belum bisa digunakan. Begitu juga SMKN 5 Batam menambah sekitar 300 siswa lagi sehingga kuota per lokal juga ditambah.

“Itu sudah dipertimbangkan dengan baik oleh pihak sekolah ataupun Dinas. Kebutuhan masyarakat juga harus tetap kita akomodir. Kita akan tetap berupaya untuk atur supaya belajar mengajar tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Noor.

Seperti diketahui, PPDB yang baru saja dilewati bermasalah dengan kuota daya tampung sekolah seperti tahun-tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang menaungi SMA dan SMK mengambil kebijakan penambahan siswa diluar kuota PPDB reguler.

Penambahan ini untuk mengakomodir desakan masyarakat sekitar yang menginginkan anaknya sekolah di sekolah negeri. Dinas Pendidikan kembali menyusun strategis agar kebutuhan masyarakat tersebut bisa terakomodir dan aktifitas belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Chelsea Butuh Bek Tangguh, Belum Menyerah Kejar Wesley Fofana

0
Pemain Leicester City Wesley Fofana berebut bola dengan pemain Chelsea Hakim Ziyech saat laga final Piala FA yang ditonton 21.000 suporter secara langsung karena menjadi bagian dari acara uji coba pemerintah Inggris di tengah pandemi Covid-19 di Stadion Wembley, London, Inggris, beberapa waktu lalu. (Kirsty Wigglesworth/Pool/Reuters/Antara)

batampos – Klub Liga Inggris, Chelsea, dikabarkan belum menyerah untuk memboyong bek Wesley Fofana dari Leicester City pada bursa transfer pemain musim panas ini.

Dikutip dari Sky Sports, Senin (1/8), saat ini satu-satunya halangan Chelsea untuk mendapatkan Fofana adalah harga tinggi yang dipatok oleh Leicester City.

Diperkirakan The Foxes memagari pemain tim nasional U-21 Prancis itu dengan banderol mencapai 101 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun karena Fofana masih memiliki lima tahun kontrak di King Power Stadium.

Diketahui Fofana baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dengan durasi dua tahun di Leicester City pada Maret tahun ini yang membuat pemain berusia 21 tahun itu memiliki kontrak hingga akhir Juni 2027.

The Blues kini tengah berupaya untuk mendatangkan pemain belakang anyar setelah pada bursa transfer musim panas ini harus kehilangan Antonio Rudiger dan Andreas Christensen yang memilih hengkang dari Stamford Bridge ketika kontraknya habis akhir Juni lalu.

Sejauh ini skuad asuhan Thomas Tuchel tersebut baru mendatangkan satu pemain belakang yaitu Kalidou Koulibaly dari Napoli dengan biaya mencapai 38 juta euro atau sekitar Rp 571 miliar beserta add-ons dengan kontrak berdurasi empat tahun.

Selain itu, Chelsea juga gagal mendaratkan Nathan Ake dari Manchester City serta Jules Kounde yang memilih untuk menyeberang dari Sevilla ke Barcelona. Wesley Fofana didatangkan oleh Leicester City dari klub Liga Prancis Saint-Etienne pada musim panas 2020 dengan biaya transfer mencapai 35 juta euro atau sekitar Rp 533 miliar.

Selama membela Leicester City pemain berusia 21 tahun itu tercatat telah tampil sebanyak 49 pertandingan dengan torehan satu gol serta satu assist dari total 4.062 menit bermain. Selain itu, ia juga menjadi bagian dari skuad The Foxes yang sukses menjuarai Piala FA 2021.

Pada musim lalu, Fofana tercatat hanya tampil sebanyak 11 pertandingan dengan torehan satu gol dari 978 menit bermain karena lebih banyak berkutat dengan cedera patah tulang betis yang ia dapatkan pada Agustus 2021. Setelah menjalani operasi dan pemulihan, pemain kelahiran Marseille tersebut baru bisa kembali merumput pada Maret 2021. (*)

 

 

Reporter: Antara

Sindikat Perdagangan Orang Komunikasi Pakai VPN

0
Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo (Dok/Pribadi)

batampos – Migrant Care menilai penegakan hukum terhadap para calo maupun pelaku perdagangan orang masih lemah. Hal itu yang menyebabkan penyekapan seperti di Kamboja terjadi.

Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo mengatakan, penegakan hukum terhadap para pelaku memang menemui kendala. Sebab, mereka menggunakan jaringan pribadi maya atau VPN saat berkomunikasi di media sosial. Sehingga jaringan ini tidak terdeteksi keberadaannya.

“Untuk mengelabuhi mereka (pelaku) menggunakan VPN, bisa beralamat di negara lain. Sehingga sampai sekarang ada kesulitan melacak di mana saja mereka berada,” kata Wahyu melalui siaran virtual, Senin (1/8).

Wahyu mengatakan, korban perdagangan orang tidak hanya menimpa warga Indonesia. Melainkan beberapa negara lain seperti Uzbekistan, Georgia, Moldova, Thailand, Myanmar, hingga Kamboja. “Korban kasus skimming ini tidak hanya dirasakan oleh Indonesia, dari warga Eropa Timur dan Asia Tengah juga ada,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 53 orang Warga Negara Indonesia (WNI) disekap di Kamboja. Terkait kasus ini, KBRI Phnom Penh telah menghubungi pihak Kepolisian Kamboja guna membantu membebaskan 53 warga negara Indonesia (WNI) yang disekap di negara itu.

Menurut Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha, puluhan WNI tersebut dilaporkan menjadi korban penipuan perusahaan investasi palsu di Sihanouk.

’’KBRI telah menghubungi pihak Kepolisian Kamboja untuk permohonan bantuan pembebasan sambil terus menjalin komunikasi dengan para WNI. Saat ini, Kepolisian Kamboja sedang melakukan langkah-langkah penanganan,” kata Judha melalui pesan singkat, Kamis (28/7). Kemudian berkembang, bahwa yang disekap mencapai 60 orang WNI. (*)

Ruas Jalan Mukakuning-Batuaji Minim Penerangan 

0
Lampu Penerangan Jalan 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ruas jalan dari Mukakuning ke Batuaji sangat menyeramkan saat di malam hari. Hal itu dikarenakan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan R Suprapto Batuaji.

Warga Batuaji, Amanda, mengatakan, sangat tidak nyaman saat berkendara dari kawasan Mukakuning hingga ke Batuaji.

“Sudah berbulan-bulan tak nyala lampu jalan itu. Saya kerja di Mukakuning. Kalau masuk atau pulang malam gelap sekali jalan ini. Seram rasanya, selalu khawatir. Entah dibegal ataupun ditabrak,” ujarnya.

Ia mengatakan, hal yang paling ditakutinya saat malam hari adalah kecelakaan lalulintas. Kendaraan yang kebut-kebutan dikuatirkan menabrak dari belakang dan ditinggalkan begitu saja.

Serta kecelakaan tunggal seperti keluar jalur jalan juga menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan yang memiliki gangguan dengan jarak pandang.

“Karena gelap sekali. Saya kalau terlalu gelap kadang susah mau lihat jalan. Lampu sepeda motor memang terang tapi kurang maksimal karena sekeliling jalan terlihat gelap gulita,” ujar Hendro, warga lainnya.(*)

Reporter: Eusebius Sara

Berburu Otak-otak Tulang di Sei Enam, Ada Otak Otak Tulang

0

batampos-Seperti Hidden Gems, keberadaan otak-otak Sei Enam, Kijang terletak di suatu tempat yang bisa dikatakan tersembunyi. Tidak berada di tengah kota, belasan pedagang otak-otak yang berjualan itu berjejer di pinggi jalan aspal yang lebarnya hanya sekitar 2 meter.

Khususnya otak-otak tulang, makanan tradisional yang terbuat olahan ikan itu seperti diburu oleh wisatawan lokal yang berlibur saat akhir pekan, terutama saat sore.

Saat tiba di lokasi, pengunjung akan dikagetkan dengan mobil-mobil milik wisatawan yang datang ke sana, yang paling dicari di antara beberapa jenis otak-otak adalah otak-otak tulang.

Pedagang otak-otak di Sei Enam, Edi tengah menyiapkan pesanan pembeli yang datang, Minggu (31/7). f. Peri Irawan

Walaupun agak sulit saat akan memakannya karena harus memperhatikan tulang ikan tenggiri yang sengaja tidak dipisahkan dengan daging ikan, otak-otak tulang itu tetap disukai.

Bahkan pada salah satu pedagang yang paling ramai didatangi, calon pembeli harus rela antre menunggu giliran dan menuliskan nama yang bersangkutan untuk bisa mendapatkan otak-otak itu.

Selain masih hangat, otak-otak tulang itu dinilai memiliki citra rasa yang lebih enak, karena rasa daging ikan yang sangat terasa dibanding otak-otak lain yang sudah dicampur tepung.

Salah satu pedagang otak-otak di Jalan Sei Enam, Edi mengatakan yang paling diminati oleh pengunjung adalah otak-otak tulang, pada akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu, penjualan otak-otak tulang bisa mencapai 2.000 keping dalam satu harinya.

“Kalau hari biasa dari Senin sampai Jumat satu hari terjual 500 keping,” kata Edi saat diwawancarai ketika mengipas ratusan otak-otak tulang yang sudah ditunggu pembelinya, Minggu (31/7).

Pengunjung yang datang, tidak hanya dari Tanjungpinang karena berada satu daratan dengan Bintan, melainkan juga banyak yang datang dari Batam sengaja mampir di lokasi itu.

Kebanyakan orang yang sudah memesan otak-otak tulang dan menghabiskannya di tempat itu pasti memesan kembali untuk di bawa pulang.

“Rata-rata kalau sudah makan di sini pasti pesan lagi untuk dibawa pulang,” ujarnya.

Otak-otak tulang itu juga sering dijadikan oleh-oleh untuk dibawa ke luar daerah, namun jika dalam jumlah banyak pembeli harus pesan satu hari sebelumnya.

“Tadi pagi dari Jam 3 subuh kami menyiapkan 3.000 keping, pesanan orang, karena mau dibawa ke luar kota,” ujar Edi yang sudah berjualan sejak 20 tahun silam.

Untuk melayani pembeli yang datang ke warungnya, Edi mempekerjakan sekitar 15 orang untuk membantunya menyiapkan otak-otak terutama saat akhir pekan.

Dari segi harga jual, semua jenis ota-otak itu dijual dengan harga yang sama yaitu Rp 1.500 per keping, walaupun proses pembuatan otak-otak tulang itu membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding yang lainnya.

“Prosesnya pembuatannya lebih lama saja, dua banding satu dengan otak-otak lainya,” tambahnya.

BACA JUGA: Kampung Bulang, Tanjungpinang Masuk Program Kotaku, Ini yang akan Dilakukan

Sementara itu, salah satu pembeli dari Tanjungpinang, Rahma mengaku ketagihan dengan citra rasa otak-otak tulang itu, sebab rasa ikannya sangat terasa.

“Beda sih rasanya, daging ikannya lebih terasa, kalau yang lain banyak tepungnya,” tutur Rahma.

Rahma mengaku setelah datang pertama dua pekan sebelumnya ke tempat itu, ingin datang lagi karena ketagihan dengan rasanya.

“Walaupun jauh dari Tanjungpinang tapi tetap ingin ke sini,” ucapnya. (*)

Reporter : Peri Irawa

 

Usai Bicara dengan Mirwan Suwarso, Cesc Fabregas Langsung Gabung ke Como 1907

0
Gelandang gaek AS Monaco Cesc Fabregas meluapkan kegembiraan seusai mencetak gol ke gawang GFA Rumilly Vallieres lewat eksekusi tendangan bebas dalam laga semifinal Piala Prancis di Stadion Parc des Sports, Annecy, Prancis, Kamis (13/5/2021) waktu setempat. (ANTARA/AFP/Valery Hache)

batampos- Siapa penggemar bola yang tak mengenal nama Cesc Fabregas. Pemain ini sudah malang melintang di berbagai ajang kejuaraan bola. Terakhir, cesc juga ikut membangtu tim Spanyol merebut piala dunia dan piala eropa. Kabar terkini, pemain gaek ini resmi bergabung dengan klub divisi dua Liga Italia Como 1907 pada bursa transfer pemain musim panas ini dengan status bebas transfer.

Dikutip dari situs resmi klub, Selasa (2/8/2022), Fabregas mengatakan merupakan sebuah kehormatan dirinya bisa bergabung dengan Como dan menilai ini merupakan klub yang luar biasa.

Selain itu, Fabregas juga menjelaskan dirinya telah berbicara dengan petinggi klub seperti Mirwan Suwarso serta Dennis Wise soal target Como untuk waktu ke depan.

BACA JUGA: Kurniawan, Orang Indonesia Pertama yang Jadi Pelatih di Italia

“Inilah mengapa saya ingin membangun masa depan jangka panjang di sini tidak hanya di atas lapangan tetapi juga di luar lapangan. Saya percaya pada visi sejak saat pertama dan saya telah memutuskan untuk berinvestasi secara pribadi untuk menjadi bagian dari gambaran yang lebih besar,” terang Fabregas.

“Saya tidak sabar untuk turun ke lapangan dan bermain di depan para penggemar dalam suasana yang begitu indah. Tradisi, infrastruktur, dan keinginan pemilik untuk membawa klub ini ke level selanjutnya sangat menginspirasi. Saya tidak sabar untuk memulai,” sambungnya.

Cesc Fabregas merupakan pemain berpengalaman dan tercatat pernah bermain bersama Arsenal, Barcelona, Chelsea, AS Monaco serta merupakan bagian dari timnas Spanyol yang menjuarai dua Piala Eropa dan satu Piala Dunia.

Pada musim lalu, pemain berusia 35 tahun itu lebih banyak berkutat dengan cedera dan hanya bermain sebanyak 5 kali untuk AS Monaco dengan total 117 menit bermain.

Sejak datang dari Chelsea pada Januari 2019, Fabregas menorehkan 68 penampilan bersama AS Monaco dan mampu menyumbangkan empat gol serta sembilan assist dari 3.444 menit bermain. (*)

reporter: antara