Polisi mengevakuasi jasad Erna ditemukan meninggal dunia di Pulau Tonton. Foto: Nurdeni untuk Batam Pos
batampos – Warga Pulau Tonton, Bulang menemukan jasad wanita di aliran sungai, Rabu (3/8/2022) sekira pukul 13.00 WIB.
Jasad wanita ini ditemukan tertelungkup dengan mengenakan baju warna coklat bercelana pendek warna hitam dan kaus kaki warna hitam.
Kapolsek Bulang, Ipda Nurdeni Rian mengatakan dari pemeriksaan di sekitar jasad, ditemukan tas yang berisikan identitas.
Jasad tersebut bernama Erna, 48, berdomisili di Kampung Dalam, Baloi Indah, Lubukbaja.
“Di lokasi juga ditemukan ponsel korban. Dan beberapa identitas lainnya,” ujar Nurdeni
Atas temuan tersebut, kata Nurdeni, Polsek Bulang bersama Satpol Air Polresta Barelang, dan Inafis mengevakuasi jasad Erma ke Rumah Sakit Bhayangkara.
“Kita evekuasi untuk dilakukan autopsi,” katanya.
Nurdeni menambahkan ia belum bisa menyimpulkan penyebab tewasnya Erna. Ia mengaku untuk mengetahui penyebab tersebut harus menunggu pemeriksaan tim forensik.
“Belum bisa disampaikan. Masih penyelidikan, tunggu hasilnya dulu,” ungkapnya.
Nurdeni menjelaskan dalam kejadian ini, pihaknya memeriksa sejumlah saksi dan mendatangi kediaman Erna di Kampung Dalam Baloi Indah.
“Penyelidikan dibantu pihak Reskrim (Polresta) juga nanti,” tutupnya.(*)
Game online higgs domino island yang sekarang lagi trending di masyarakat. (Dok./ Radar Gresik)
batampos – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menyebut bahwa Paypal telah menjalin komunikasi dengan Kominfo dalam proses pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).
”Komunikasi terakhir, Paypal berkomitmen mengajukan pendaftaran. Kalau kesulitan (dalam hal dokumen, Red) akan kami bantu. Demikian juga dengan beberapa perusahaan-perusahaan yang dikenal publik, kamu melakukan koordinasi dengan Kedubes negara terkait,” jelas Johnny kemarin (3/8).
Meskipun sudah terdaftar, politikus partai Nasdem tersebut mengatakan, Kominfo masih akan terus melakukan evaluasi, verifikasi dan klarifikasi akan jenis dan layanan PSE yang sudah terdaftar. “Kami tegaskan bahwa status terdaftar, bukan legalisasi melakukan kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum dalam ruang digital di Indonesia,” jelasnya.
Salah satu yang ditemukan oleh Kominfo kemarin kata Johnny adalah beberapa SE yang dinilai memiliki potensis perjudian. Atas dasar temuan tersebut, Kominfo melakukan blokir terhadap total 15 SE yang mendaftar dari 6 SE yang terdaftar.
Mereka adalah Domino Qiu Qiu, Topfun, Pop Domino, MVP Domino, Pop Poker, Let’s Domino Gaple QiuQiu Poker Game Online, Steve Domino QiuQiu Poker Slots Game Online, Higgs Slot Domino Gaple QiuQiu, Ludo Dream, Domino QiuQiu 99 Boyaa QQ KIU, Domino Gaple Boya QiuQiu Capsa, Poker Texas Boyaa, Poker Pro.id, Pop Big2, dan Pop Gaple.
Johnny juga menolak disebut plin-plan karena sebelumnya Kominfo menyatakan kalau belum ada unsur perjudian yang ditemukan. “Ini proses teknis. Kita lakukan klarifikasi dan verifikasi mendalam. Baru ditemukan hasilnya ini (ditemukan unsur perjudian,Red). Kalau belum ditemukan unsur pelanggaran yang kita tidak bisa blokir. Jadi sudah melalui tahapan-tahapan,” jelasnya.
Kedepan, kata Johhny, proses pendaftaran dan verifikasi ini akan terus berjalan dinamis. Kominfo dalam mendeteksi konten-konten perjudian ini dibantu oleh piranti cyberdrone yang Johnny klaim tidak hanya melakukan pembacaan alphabet namun juga numerikal. ”Tentu akan ada yang baru lagi. Jadi proses pemblokiran ini kejar-kejaran dengan proses yang baru,” tegasnya. (*)
batampos – Sebagai upaya bersih bersih, Manchester United (MU) akan segera melepas Alex Telles dan Eric Bailly, kata sejumlah sumber kepada ESPN.
Sevilla sedang berunding untuk mendapatkan Telles dalam status pinjaman, sedangkan AS Roma dari Italia tertarik merekrut Bailly.
Sumber-sumber ESPN juga menyebutkan Axel Tuanzebe, Aaron Wan-Bissaka, Phil Jones dan Brandon Williams juga tersedia di bursa transfer, baik dibeli permanen maupun dipinjam, dengan catatan harganya sesuai yang diminta MU.
Bek kiri Manchester United Alex Telles (kanan) setelah pertandingan Manchester United melawan Rayo Vallecano dalam laga persahabatan di Old Trafford, Manchester, Inggris, 31 Juli 2022. (Action Images via Reuters/ED SYKES)
Kehadiran bek kiri Tyrell Malacia membuat United surplus bek kiri dan ini membuat Telles tersisih, setelah Erik ten Hag kemungkinan besar menjadikan Malacia sebagai bek kiri utamanya.
Telles masih terikat kontrak dua tahun dengan opsi satu tahun lagi dengan United. Setan Merah bersedia membayarkan gajinya lebih awal guna mendorong kepindahannya.
Bailly juga masih terikat kontrak sampai 2024 dengan opsi satu tahun lagi setelah menandatangani perpanjangan kontrak pada April 2021.
Pemain internasional Pantai Gading itu semakin tidak menjadi pilihan utama di United setelah Ten Hag mendatangkan Lisandro Martinez dari Ajax.
Dalam dua pertandingan persahabatan terakhir, Ten Hag memasangkan Harry Maguire dan Victor Lindelof sebagai duo bek tengah ketika melawan Atletico Madrid di Oslo dan kemudian memitrakan Raphael Varane dengan Martinez tatkala melawan Rayo Vallecano di Old Trafford.
Bailly tadinya berharap bisa membuat Ten Hag terkesan, tetapi kini dia terpaksa pindah agar bisa sering bermain dalam tim utama.
United sendiri berharap mendapatkan pemasukan besar dari penjualan pemain-pemainnya sehingga menambah amunisi untuk membeli pemain baru dalam jendela transfer musim ini.
MU kabarnya masih yakin mendapatkan Frenkie de Jong meskipun pemain Belanda itu berselisih dengan Barcelona mengenai upah yang belum dibayarkan klub Spanyol itu. United masih ingin menambah striker, bek kanan dan penjaga gawang cadangan sebelum bursa transfer ditutup 1 September nanti. (*)
RSBP Batam menjadi salah satu rumah sakit rujukan untuk menangani pasien yang terkonfirmasi cacar monyet. Foto: Iman Wachyudi / Batam Pos
batampos – Pemko Batam menetapkan dua rumah sakit yakni RSBP Batam dan RSUD Embung Fatimah (RSUDEF) untuk masyarakat yang terkonfirmasi cacar monyet atau monkeyfox.
Kepala Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam, dr Romer Simanungkalit, menyampaikan, untuk pengawasan di pelabuhan internasional sama dengan pengawasan biasanya.
Pihaknya akan melakukan pemantauan melalui suhu dan gejala pada tubuh pendatang yang masuk.
“Sama seperti kasus lainnya. Karena kami juga tidak ada alat khusus untuk mendeteksi monkeypox ini. Kita perlu antisipasi dan meningkatkan pengawasan karena kita merupakan pintu masuk bagi orang asing,” ujarnya, Rabu (3/8/2022).
Langkah pencegahan dan penindakan tentu harus dibahas bersama. Untu saat ini memang belum ada kasus atau pun Probable yang ditemukan di pelabuhan internasional.
Kendati demikian, karena di Singapura sampai saat ini sudah ada temuan 12 kasus monkeypox.
“Kita tidak bisa membatasi orang masuk. Dan itu tidak diperbolehkan. Menurutnya yang bisa terdeteksi nanti kemungkinan Probable, karena kalau suspek pasti sudah tidak diperbolehkan melakukan perjalan oleh otoritas Singapura. Karena mereka pasti lebih ketat,” jelasnya.
Sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) penanganan kasus monkeypox akan dilakukan karantina hingga 21 hari.
Di pelabuhan, jika memang ada ditemukan nanti akan berkoordinasi dengan Dinkes Batam, serta rumah sakit rujukan yakni RSBP dan RSUDEF.
“Sebenarnya sejak awal tahun ini kami sudah melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap monkeypox. Karena kami sudah mendapat notifikasi dari WHO bahwa ada pergerakan kasus di negara asalnya virus ini yaitu Afrika. Secara garis besar pelabuhan sudah siap mengawasi atau mendeteksi dini virus ini,” bebernya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinkes Batam, Heriman, mengatakan, akan mengambil langkah antisipasi yang bisa dilakukan adalah pertama mengeluarkan surat edaran terkait antisipasi monkeypox.
Kedua menyiapkan dua rumah sakit rujukan untuk menangani kasus monkeypox yakni RSBP dan RSUDEF. Ketiga membentuk tim khusus yang akan melaporkan pergerakan kasus ini nantinya.
“Tentunya harapan kita bersama virus ini tidak sampai masuk ke Batam. Hanya saja karena di negara tetangga sudah ditemukan, dan Batam merupakan pintu masuk, perlu sekali dilakukan tindakan pencegahan,” jelasnya.
Heriman menambahkan, karena mewabahnya kasus ini, pihak rumah sakit, dan puskesmas diminta aktif mendeteksi dini adanya ciri-ciri monkeypox pada pasien.
Ia menyebutkan tanggal 27 Juli lalu RS Elizabeth melaporkan satu kasus dengan ciri-ciri menyerupai monkeypox.
Pihak dari Dinkes langsung turun untuk melakukan pengambilan sampel dan memeriksa kontak erat pasien.
“Ada delapan kontak erat yang diperiksa. Petugas juga menanyai riwayat perjalan pasien, dan ternyata dia tidak melakukan perjalan keluar negeri. Alhamdulillah hasil sampel baru kelar siang ini, dan hasilnya negatif,” beber Mantan Kepala Inspektorat Kota Batam ini.
Ia menambahkan saat ini pemeriksaan sampel masih dilakukan dipusat. Hal ini karena Batam tidak memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan monkeypox.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan BTKLPP sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang bertugas untuk mendeteksi jenis virus.
“Tadi disampaikan Pak Budi untuk pengiriman biaya sampel masih menggunakan dana Covid-19. Hal ini karena belum ada plot anggaran untuk menangani persoalan monkeypox di daerah,” imbuhnya.
Kepala BTKLPP Kelas I Batam, Budi Santosa, menuturkan, saat ini pihaknya juga masih menunggu bantuan alat berupa Reagen yang bisa mendeteksi virus monkeypox ini. Informasinya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengirimkan alat untuk Batam.
“Tentu kami sangat berharap dan mendorong pusat menyegerakan bantuan alat ini. Namun begitu BTKLPP sejatinya sudah siap saja. Karena nanti kalau ada sampel pasti kami tetap akan kirim ke pusat. Seperti diketahui saat ini untuk monkeypox kita siaga satu,” jelasnya.
Ia menuturkan BTKLPP tetap akan memfasilitasi untuk pemeriksaan sampel. Seperti kasus yang merupakan pasien RS Elizabeth beberapa hari lalu. Budi mengungkapkan sampel langsung dikirim ke pusat untuk pemeriksaan.
“Bersyukur hasilnya negatif. Pasien bulan merupakan cacar monyet,” imbuh Budi.(*)
batampos- RPP alias Dodo, vokalis band Sensor dilaporkan ke Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Rabu (3/8). Dodo diduga telah menggelapkan honor manggung bandnya senilai puluhan juta.
AKP Awal Sya’ban Harahap
Salah seorang personel band, Bryan mengatakan dugaan penggelapan itu terungkap setelah ia dan personel band lainnya menagih pembayaran setelah mengisi acara pernikahan kepada Dodo yang biasanya menerima pembayaran langsung dari kostumer. Namun, Dodo berdalih uang manggung belum dibayarkan kostumer. “Kami curiga, lalu kami coba hubungi kostumer. Ternyata sudah dilunasi,” ungkapnya.
Brian juga mengkonfirmasi ke sejumlah kostumer lainnya. Sejumlah kostumer mengaku telah membayar honor manggung kepada Dodo disertai bukti transfer. “Sekali tampil Rp 4 juta. Total ada 12 penampilan yang sudah dibayar kostumer. Nilainya hampir Rp 50 juta,” terangnya.
Bryan dan personel lainnya mengaku telah menemui Dodo. Namun Dodo tak bergeming. Sang vokalis malah menantang agar personel lainnya melapor ke polisi. “Penggelapan ini pernah terjadi sebelumnya, tapi kami maafkan, sekarang sudah yang ketiga kalinya terjadi,” jelasnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap mengatakan pihaknya telah menerima aduan perkara tersebut. “Sudah kami terima. Penyidik masih menganalisis apakah ada unsur tindak pidana atau tidak,” singkat Kasat. (*)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers tentang penetapan tersangka Bharada E di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
batampos – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Polri bakal memeriksa siapa saja yang terkait dalam peristiwa tembak menembak di rumah Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Ia menyebutkan, selain Tim Khusus dan Tim Penyidik Khusus Bareskrim Polri yang bekerja secara maraton melakukan pemeriksaan dan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP), juga terdapat institusi Inspektorat Khusus (Irsus) yang bakal memeriksa siapa saja yang terkait peristiwa tersebut. ’’Irsus ini melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait menyangkut masalah peristiwa yang ada di TKP Duren Tiga,” kata Dedi di Mabes Polri, Rabu (3/8) malam.
Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua di TKP Duren Tiga.
Bharada E disangkakan dengan Pasal 338 tentang pembunuhan di-juncto-kan dengan Pasal 55 tentang bersekongkol dalam tindak kejahatan (turut serta) dan Pasal 56 KUHP tentang membantu tindak pidana atau kejahatan.
Dedi menyebutkan, bahwa kasus tersebut masih berproses demikian pula dengan Irsus yang terus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, melakukan pendalaman yang hasilnya akan disampaikan kepada masyarakat luas melalui media.
’’Dua tim ini akan bekerja secara maraton dan Insya Allah sesuai komitmen Pak Kapolri, kasus ini akan diungkap dengan proses pembuktian secara ilmiah. Oleh karenanya saya memohon kepada teman-teman media untuk bersabar,” ujar Dedi.
Sementara itu, Ketua Tim Penyidik Tim Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi menyebutkan, rangkaian penyelidikan dan penyidikan sampai hari ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada 42 orang saksi, termasuk di dalamnya 11 keluarga Brigadir Yosua, tujuh ajudan Ferdy Sambo dan ahli-ahli dari unsur biologi kimia forensik, metalogi balistik forensik, teknologi informasi forensik, dan kedokteran forenksi.
Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah barang bukti baik berupa alat komunikasi, rekaman CCTV dan barang bukti lainnya yang ada di TKP baik yang sudah diperiksa atau diteliti oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri maupun yang sedang dilakukan pemeriksaan di Labfor.
Kemudian penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Irjen Ferdy Sambo atas kasus pembunuhan yang dilaporkan oleh keluarga Bragadir Yosua pada Kamis (4/8) besok pukul 10.00 WIB. ’’(Pemeriksaan) dijadwalkan besok (Kamis) jam 10,” kata Andi.
Sementara itu, dalam kasus ini penyidik belum meminta keterangan atau memeriksa istri Ferdy Sambo berinisial PC dengan alasan belum bisa dilakukan pemeriksaan. ’’Sampai saat ini untuk Ibu PC masih belum bisa dilakukan pemeriksaan,” kata Andi. (*)
Drama “Poong, the Joseon Psychiatrist” akan tayang di Viu Agustus 2022. (ANTARA/HO/VIU Indonesia)
batampos– bagi anda pencinta film, ini ada yang menarik dari Viu, aplikasi penyedia film-film. Untuk bulan Agustus ini, akan semakin banyak tayangan seru dan baru yang bisa dinikmati ketika waktu luang.
Adapun beberapa contoh tayangan menarik itu contohnya seperti “Poong the Joseon Psychiatricst” hingga acara ragam “Street Man Fighter”.
Berikut tujuh tayangan menarik dikutip dari siaran pers Viu, Selasa (3/8), yang bisa menemani hari-hari anda Agustus ini.
Poong, the Joseon Psychiatrist
Drama ini akan dibintangi oleh Kim Min Jae sebagai seorang dokter di era Joseon bernama Yoo Se Poong serta menjadi bintang utama dalam sajian di layar kaca terbaru ini.
Nasib Yoo Se Poong (Kim Min Jae) berubah drastis sejak ia dianggap sebagai penyebab tewasnya sang raja sehingga ia pun diusir dari Istana.
Dalam pengasingannya tanpa sengaja ia bertemu dengan karakter Seo Eun Woo (diperankan oleh Kim Hyang Gi) dan membawanya memulai babak baru dari kehidupan tabibnya.
Yoo Se Poong bertemu dengan dokter lain dengan metode pengobatan yang unik yaitu Gye Ji Han (Kim Sang Kyung).
Bersama dengan Seo Eun Woo dan Gye Ji Han, Yoo Se Poong mengobati orang-orang yang menderita penyakit psikologis. Yoo Se Poong dipertemukan dengan orang-orang yang mengalami patah hati dan memberikan resep kebahagiaan terhadap mereka. Apakah kehidupan baru Yoo Se Poong di Desa Gyesu akan lebih baik daripada di istana?
Drama “Poong, the Joseon Psychiatrist” sudah mulai tayang sejak 2 Agustus 2022.
Street Man Fighter
Kang Daniel kembali dipercaya untuk menjadi seorang pewara acara ragam, kali ini ia akan memandu jalannya “Street Man Fighter” setelah sukses membawakan acara “Street Woman Fighter”.
“Street Man Fighter” dapat disaksikan di Viu mulai tanggal 18 Agustus 2022 nanti dan menyuguhkan kompetisi antargrup pria menyajikan suguhan tarian berstandar tinggi.
Adapun delapan grup yang akan hadir dalam acara ini ialah Mbitious, 1Million, We Dem Boyz, Eo-Ddae, Bank II Brothers, Prime Kingz, YGX, dan Just Jerk.
Kelompok yang menjadi pemenangnya akan mendapatkan hadiah dan juga popularitas karena dianggap sebagai kelompok terbaik dalam hal menari.
Nama-nama besar di industri musik Korea Selatan turut dihadirkan sebagai para jurinya dimulai dari BoA yang tidak hanya dikenal sebagai seorang penyanyi solo, tetapi juga penulis lagu, dancer, produser rekaman, dan aktris.
Ada juga Eunhyuk yang merupakan anggota grup idola Super Junior dan juga seorang rapper, penulis lagu, dancer, dan pembawa acara televisi.
Juri lainnya adalah Wooyoung, member dari boy group 2PM yang dikenal akan aktingnya di drama “Dream High”.
My Little Bride
“My Little Bride” akan menjadi tayangan menarik lainnya yang hadir di Viu dengan menyuguhkan kisah drama percintaan remaja.
Cerita berawal dari Bo Eun (Moon Geun Young), yang hanya mengkhawatirkan mengenai nilainya dan menyukai pemain baseball di sekolah yang bernama Jung Woo (Park Jin Woo).
Suatu hari Bo Eun dikejutkan dengan kabar perjodohan yang dilakukan oleh kakeknya karena Bo Eun akan dinikahkan dengan pria bernama Sang Min (Kim Rae Won).
Ia mengira dapat menyembunyikan pernikahannya dari murid-murid di sekolah dan berkencan dengan Jung Woo. Sayangnya, keadaan tidak berjalan semulus yang Bo Eun pikirkan. Sang min muncul di sekolah Bo Eun sebagai guru baru.
Apakah Bo Eun dapat menyembunyikan hubungan asmaranya dengan Jung Woo dihadapan Sang Min? Atau mungkin keadaan menjadi lebih buruk apabila pernikahan Bo Eun dan Sang Min diketahui oleh seluruh orang di sekolah?
Extreme Job
Film “Extreme Job” yang sebelumnya telah sukses tayang di layar lebar kini akhirnya hadir ke layar kaca anda, mengisahkan perjuangan para detektif mengungkap gembong narkoba namun harus berkamuflase menjadi penjual ayam goreng.
Siapa sangka, samaran tersebut justru menjadi terkenal dan membawa para detektif mampu mengungkap gembong narkoba tersebut.
Film ber-genre action-comedy ini bisa disaksikan mulai 14 Agustus 2022 dan siap mengocok perut anda.
Soar Into the Sun
Aksi keren Rain sebagai pilot pesawat tempur dapat Anda saksikan melalui film “Soar Into the Sun” yang tayang pada 20 Agustus nanti.
Kisah ini menceritakan Tae Hoon (Rain) sebagai seorang pilot elit angkatan udara Korea Selatan yang kerap bersikap congkak dan memamerkan kemampuannya.
Dalam perjalanan kariernya akhirnya Tae Hoon kemudian dipindahkan ke tim F15K dan bertemu dengan Cheol Hui (Yoo Joon Sang) yang memiliki sifat berkebalikan dan membuat keduanya kerap bersitegang.
Di tim barunya, Tae Hoon menyukai anggota tim lain yang bernama Se Young (Shin Se Kyung). Tae Hoon masih belum mengubah sifat menyebalkannya hingga suatu hari terjadi insiden lain yang menyebabkan kematian dan hilangnya rekan satu timnya.
Hingga satu momen unit yang menaungi Tae Hoon dan Cheol Hui mendapatkan kabar darurat mengenai kehadiran pesawat tempur tidak dikenal memasuki area mereka.
Keadaan genting ini membuat Tae Hoon dan Cheol Hui mengesampingkan konflik yang terjadi di antara mereka demi menyelesaikan kekacauan yang ada dan mencari rekan mereka yang hilang. Berhasilkah keduanya keluar dari keadaan genting ini?
Stellar: A Magical Ride
Stellar bukanlah mobil biasa, mobil yang satu ini memiliki sejuta kenangan bagi Young Bae (Son Ho Jun) yang merupakan pekerja terbaik di industri kredit mobil.
Keseharian Young Bae berubah drastis ketika Dong Shik (Lee Kyu Hyung) temannya menghilang dengan supercar yang diambil dengan konsinyasi.
Belum selesai dengan masalah Dong Shik yang menghilang dengan supercar, Young Bae dihadapkan dengan kerumitan lainnya.
Young Bae dikejar-kejar oleh anggota geng yang mengklaim memasukkan obat-obatan ke mobil yang hilang. Disisi lain, Young Bae baru saja kehilangan ayahnya dan mendapatkan warisan berupa mobil Stellar.
Young Bae memiliki kenangan manis mengenai Stellar di masa jaya mobil tersebut.
Sayangnya, di masa kini Stellar hanyalah mobil usang yang kerap mogok. Namun, Stellar menunjukkan performa terbaiknya dalam keadaan tertentu. Bersama dengan Stellar si mobil ajaib, Young Bae berusaha mencari keberadaan temannya dan menemukan kenangan lama yang pernah dijalin dengan mendiang ayahnya.
If You Wish Upon Me
Sudah rindu dengan akting Ji Chang Wook di drama Korea?
Kerinduan Anda akan terjawab pada akting teranyar sang aktor di drama “If You Wish Upon Me” karena Ji Chang Wook menjelma menjadi seorang pemuda yang berusaha mewujudkan permintaan pasien yang sedang sakit parah.
Ji Chang Wook berperan sebagai Yoon Kyu Re yang kerap mengalami kerasnya kehidupan sejak masih kecil dan sebenarnya ia kini hanya ingin menjalani kehidupan yang normal dan terbebas dari masalah.
Sayangnya, Yoon Kyu Re mengalami kesulitan yang menyebabkan dirinya berhubungan dengan para penegak hukum.
Perubahan besar menghampiri kehidupan Yoon Kyu Re ketika ia menjadi relawan di sebuah rumah sakit dan membawanya berjumpa dengan Kang Tae Shik (Sung Dong Il) pimpinan tim sukarelawan dan Seo Yeon Joo (Choi Soo Young) suster di rumah sakit.
Ketiganya berusaha mewujudkan permintaan pasien yang sedang sakit parah menjadi kenyataan.
Bukan hal yang mudah untuk dilakukan tapi usaha yang mereka lakukan patut untuk diapresiasi. Ketika Yoon Kyu Re menjalani kehidupan barunya di rumah sakit, masa lalu kelamnya kembali menghantui.
Bagaimana nasib Yoon Kyu Re? Anda bisa menyaksikan kisahnya mulai 10 Agustus 2022. (*)
Garis polisi terpasang di area temuan karungan beras di tanah lapang Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Minggu (31/7/2022). Perusahaan pengiriman barang atau jasa ekspedisi diduga mengubur dan membuang puluhan karung beras untuk masyarakat terkena dampak COVID-19. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Penemuan bantuan sosial (bansos) sembako di Lapangan Serab, Tirtajaya, Kota Depok terus didalami Polri. Kemarin (3/8), pemilik lahan tersebut, Rudi Samin dimintai keterangan oleh penyidik Bareskrim Polri seputar temuan tersebut. Penyidik juga menggali status kepemilikan tanah yang dikabarkan sempat menjadi sengketa itu.
Pantauan Jawa Pos, Rudi diperiksa di gedung Bareskrim mulai pukul 14.00 hingga pukul 16.50. Usai menjalani pemeriksaan, Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kota Depok itu mengaku dicecar 11 pertanyaan terkait temuan kuburan bansos Covid-19 tersebut. ”(Pertanyaan seputar) awal saya menemukan, sampai terjadi pengangkatannya dan sampai saya buat laporan,” kata Rudi.
Kepada penyidik, Rudi menjelaskan bahwa penguburan bansos sembako yang berasal dari PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) pada November 2021 itu telah melanggar hukum. Sebab, dilakukan tanpa seizin dirinya selaku pemilik tanah. ”JNE tidak bisa menunjukkan bukti-bukti atau dokumen terkiat dengan pemusnahan atau penguburan sembako di lokasi tanah milik saya,” ungkapnya.
Berdasar penelusuran Rudi, penguburan sembako berupa 289 karung beras tersebut dilakukan secara diam-diam. Pihak JNE, kata dia, membayar penggali kubur untuk membuat lubang. Salah satunya bernama Dudung. Bayarannya Rp 1,5 juta. Saat itu, penggalian dilakukan dengan dalih pembuatan spiteng. Bukan untuk menimbun sembako.
”RT setempat saja nggak tahu kalau ada penguburan sembako. Yang rumahnya dekat dengan lokasi juga nggak tahu, apalagi saya yang (rumahnya) agak jauh,” papar pria yang pernah menjadi bakal calon walikota Depok pada pilkada 2015 lalu tersebut. ”RT setempat, lurah setempat yang tiap hari lewat situ juga nggak tahu,” imbuhnya.
Rudi menganggap aktivitas penguburan bansos yang tidak dibarengi dengan pemberitahuan tersebut sangat janggal. Menurutnya, kegiatan semacam itu mestinya dibuat berita acara dan pemberitahuan. Sehingga, tidak menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. ”In ikan barang (bansos) negara, barang pemerintah, mestinya tidak semudah itu (mengubur),” terangnya.
Di luar itu, Rudi sempat menyinggung adanya oknum TNI yang ditengarai menjadi beking JNE dalam penguburan tersebut. Selama ini, oknum tersebut selalu ikut campur ketika Rudi menagih haknya kepada JNE. ”Oknum itu berinisial S dan I. Setiap saya menagih uang kepada JNE, karena memakai tanah saya, selalu membawa nama oknum itu,” paparnya.
Tak hanya itu, Rudi juga menyebut para pedagang yang berjualan di atas tanah miliknya kerap membayar kepada oknum tersebut. Total ada 50 kios yang melakukan aktivitas ekonomi di kawasan tanah dengan luas sekitar 43 hektare tersebut. ”Padahal itu tanah saya, mereka (oknum TNI) melawan saya dengan kekuatan senjata,” ujarnya.
Rudi menceritakan, sebelumnya tanah itu memang sempat sengketa. Namun, setelah melalui proses hukum yang panjang, Rudi mengklaim saat ini tanah tersebut berada di bawah penguasaannya. Tepatnya sejak 25 Maret lalu. ”Saya berhasil merebut kembali. Dan oknum tersebut tidak lagi ikut campur di dalam masalah tanah saya,” ucapnya.
Dihubungi terpisah, pihak JNE tak banyak bicara mengenai isu penguburan beras bansos itu. Head of Media Relations Dept JNE Kurnia Nugraha hanya mengatakan, pihaknya akan memberikan keterangan lebih lanjut pada temu media yang bakal digelar hari ini (4/8). ”Besok kita jelaskan ya, bu,” ujarnya singkat.
Dalam surat undangan yang dikirimkan, PT Tiki Jalur Nugraha Eka Kurir (JNE) bakal memberikan hak jawab atas pemberitaan tuduhan penimbunan beras berupa barang paket bansos Presiden RI (Beras Banpres) yang ditimbun di Depok. Rencananya, perusahaan yang bergerak di bidang jasa kurir ekspres dan logistik ini akan didampingi oleh pengacaranya Hotman Paris Hutapea.
Selain hak jawab, surat undangan tersebut juga menyebutkan adanya rencana somasi terbuka terhadap pihak-pihak yang melakukan fitnah.
Sebelumnya, JNE sendiri sudah menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihaknya terkait isu dugaan penguburan beras bansos tersebut. Sebab, sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak, sesuai dengan perjanjian kerjasama yang telah disepakati dari kedua belah pihak.
Kurnia menegaskan, sejak berdiri tahun 1990, pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, masyarakat, serta pemerintah. JNE juga selalu mengikuti peraturan yang berlaku dan menjalankan standar operasional prosedur yang ada. Karenanya, pihaknya siap menjalani setiap proses yang berlaku, termasuk ketentuan hukum apabila diperlukan.
Terpisah, Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap temuan timbunan sembako yang dilakukan salah satu jasa pengiriman barang di Kawasan Sukmajaya, Kota Depok. Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombespol Auliansyah Lubis memastikan hal tersebut ketika melakukan pengecekan ke lokasi pemendaman beras yang diduga merupakan bantuan sosial pemerintah itu, pada Rabu (3/8).
“Permasalahannya adalah, itu adalah beras penimbunan atau beras rusak, dan lain sebagainya, itu kami masih melakukan proses penyelidikan. Jadi saya belum bisa menyampaikan beras itu beras apa. Nanti mungkin update hasil penyelidikan akan kami sampaikan,” papar Auliansyah didampingi Kapolres Metro Depok Kombespol Imran Edwin Siregar usai mengecek lokasi pemendaman beras.
Berdasarkan keterengan pihak JNE, mereka memendam beras di lokasi sebanyak 3,4 ton. Walau begitu, Auliansyah belum dapat memastikan jika sembako yang dipendam itu hanya beras, atau ada bahan kebutuhan pokok lainya. “Saya nggak ngomong ada telur, ada apa. Nanti akan diberi keterangan lebih lanjut,” jelas dia.
Dia juga memastikan, penyelidikan akan dilakukan secara mendalam. Sejumlah pihak juga telah dan akan dimintai keterangan terkait kasus ini. “Yang namanya penyelidikan, mulai dari hulu sampai ke hilir semuanya nanti akan minta bantuan hukum untuk memberi keterangan ke kita,”papar dia.
Sementara itu, di lokasi pemendaman beras, tim kuasa hukum jasa pengiriman JNE juga memberikan keterangan. Mereka memastikan jika memiliki semua dokumen terkait beras yang ada di lokasi. “Kita punya semua dokumen bukti. Jadi pagi ini kita hanya sampaikan inti pokoknya saja. Teknis besok kita akan jelaskan,” papar Anthony Joni, Kuasa Hukum JNE.
Semua beras yang dipendam itu kata dia, merupakan beras milik JNE yang sebelumnya telah rusak saat pengiriman. Kemudian, dilakukan penggantian oleh pihaknya. Hingga saat ini kata dia, tidak ada komplain terhadap penyaluran beras itu.
“Transporter kami bertanggung jawab, kita ganti semua beras yang rusak. Ada nggak penerima manfaat yang komplain? Sampai hari ini tidak ada. Kita sudah ganti semua. Jadi tidak ada kerugian sedikitpun,” terang dia.
Sebagaimana diketahui, penemuan lokasi pemendaman beras ini menjadi viral dan akhirnya diselidiki pihak Kepolisian. Mereka melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Pihak Kementerian Sosial juga melakukan kroscek terhadap kasus ini.
Dikonfirmasi lebih lanjut mengenai keterlibatan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Bulog dalam menyalurkan bansos, Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal hanya menyebutkan bahwa Bulog bekerja sama dengan pihak ketiga, dalam hal ini PT SSI. ”Perjanjian kita dengan SSI,” ujar Iqbal singkat, saat dihubungi.
Iqbal tak merespon saat dimintai konfirmasi mengenai pihak-pihak mana saja yang digandeng PT SSI untuk mengirimkan bansos pada masyarakat. ”Prinsipnya, barang yang sudah keluar dari gudang Bulog menjadi tanggungjawab transporter,” bebernya.
Iqbal pun tak membeberkan lebih jauh lagi mengenai siapa pihak yang mengganti bahan pokok yang rusak lantas ditimbun tersebut. Meski di sisi lain, pihak JNE sudah memberikan keterangan bahwa pihak mereka lah yang mengubur bahan-bahan pokok tersebut dengan alasan barang sudah rusak.
”Program tersebut sudah selesai, sudah dipertanggungjawabkan dan sudah diaudit. Itu artinya bahwa transporter sudah menyampaikan beras tersebut ke seluruh penerima manfaat,” tutup Iqbal.
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq meminta polisi mengusut tuntas penemuan paket bansos berupa beras dan sembako lainnya yang ditemukan dalam kondisi membusuk. Bila ditemukan unsur pidana, Maman mendorong aparat hukum untuk tak segan-segan menjerat siapapun yang terlibat. “Kepolisian harus mengusut kasus itu secara adil dan transparan agar publik mengetahui duduk persoalan yang sesungguhnya,” ucapnya.
Maman tidak percaya begitu saja alasan yang menyebut penguburan bansos presiden itu dilakukan lantaran rusak. Bila pun rusak, harusnya ada prosedur lain yang dilakukan ketimbang melakukan penguburan bahan-bahan pangan itu, bahkan dikubur di lahan milik orang lain.
Ia menyayangkan paket sembako itu sampai dibuang-buang percuma di tengah kesulitan masyarakat kala itu. Padahal, bantuan bahan pangan sangat dibutuhkan oleh masyarakat lantaran dampak pandemi Covid-19 yang begitu memukul perekonomian masyarakat.
Komisi VIII DPR RI, lanjut Maman, akan memanggil Kementerian Sosial, vendor, distributor, serta pihak-pihak yang terkait guna meminta penjelasan serta tanggung jawab dalam kasus penguburan bansos presiden itu. Ia tak mau kejadian serupa terulang kembali dalam waktu mendatang, termasuk bila benar penguburan dilakukan lantaran sembako kadung rusak dulu sebelum dikirim ke penerima manfaat.
Dia menegaskan, sistem distribusi bansos harus terus dibenahi. Selain ketepatan sasaran penerima manfaat, sistem pengangkutannya pun juga perlu diperbaiki agar efisien waktu dan biaya dalam pengiriman paket bansos ke masyarakat. “Jangan sampai bansos pangan rusak sebelum sampai ke tujuannya,” jelasnya. (*)
: Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano bersma Kasat Reskrim menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan cabul oknum guru SD.
batampos – Kasus pencabulan terhadap anak kembali terjadi di Karimun. Tepatnya di salah satu sekolah dasar (SD) yang ada di Pulau Kundur. Dan pelakunya merupakan orang dekat atau yang sudah dikenal oleh korban. Yakni, oknum guru di sekolah tersebut.
”Sesuai laporan polisi pada Rabu (13/7), Sat Reskrim Polres Karimun berhasil mengamankan satu orang oknum guru SD berinisial K yang diduga melakukan terkait pencabulan terhadap anak didiknya,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano didampingi Kasat Reskrim, AKP Arsyad Riyandi, Rabu (3/8).
Untuk saat ini, lanjut Kapolres, korbannya ada 5 orang yang semuanya pelajar laki-laki. Aksi oknum guru yang melakukan dugaan perbuatan cabul telah lama dilakukan dan baru terbongkar setelah ada korban yang bercerita dengan seorang guru di sekolah tersebut. Dan, akhirnya diberitahukan kepada salah satu orang tua murid.
”Dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut terjadi di sekolah. Yakni, di ruang UKS. Dan, perbuatan bejat oknum guru tersebut dilakukan sejak 5 tahun lalu. Tepatnya, pada 2018 sampai dengan 2022. Modusnya membujuk korban dengan cara akan diberikan nilai yang tinggi,” papar Tony.
Dikatakan Kapolres, bukan hanya menjanjikan akan memberikan nilai yang tinggi kepada korban. Tapi, juga memberikan uang jajan Rp30 ribu kepada korbannya. Termasuk juga mengajak makan mie ayam dan membelikan pakaian.
”Kasus dugaan pencabulan ini masih dalam pengembangan. Artinya, tidak menutup kemungkinan ada korban yang lain. Terkait kasus pencabulan terhadap anak ini, korban diancam dengan undang-undang perlindungan anak,” jelasnya.
Pada saat dilakukan wawancara, tersangka oknum guru SD di Pulau Kundur ini mengaku belum berkeluarga. Namun, setelah Batam POS melakukan kros cek, ternyata tersangka sudah mempunyai seorang istri. Bahkan, sudah memiliki 4 orang anak. (*)
Ajudan Irjen Pol. Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Bharada Richard Eliezer alias Bharada E resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Usai penetapan ini, Bharada E akan langsung ditahan.
“Bharada E ada di Bareskrim di Pidum setelah ditetapkan tersangka tentu akan dilanjutkan dengan pemeriksaan sebagai tersangka dan langsung akan kita tangkap dan kita tahan,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).
Andi menuturkan, dalam perkara ini penyidik telah memeriksa 42 saksi, termasuk para ahli. Penyidik juga telah melakukan uji balistik, termasuk telah menyita sejumlah barang bukti. Seperti alat komunikasi, CCTV, dan lainnya. “Dari hasil penyidikan tersebut pada malam ini penyidik sudah melakukan gelar perkara, dan pemeriksaan saksi juga sudah kita anggap cukup,” jelas Andi.
Sebelumnya, Penyidik Bareskrim Polri resmi menetapkan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebagai tersangka tewasnya Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Dia diketahui sebagai penembak langsung Brigadir J.
“Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan saksi sudah kita anggap cukup untuk menetapkan Bharada E sebagai tersangka,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8).
Andi menuturkan, dalam kasus ini penyidik telah memeriksa 42 saksi, serta menyita sejumlah alat bukti. Bharada E disangkakan melanggar Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (*)