Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 7186

Arema FC Juarai Piala Presiden 2022

0
Arema FC sukses menjuarai Piala Presiden 2022 setelah di final leg kedua mampu menahan imbang tuan rumah Borneo FC (SUHARTO/JAWA POS RADAR MALANG)

batampos – Arema FC meraih gelar juara Piala Presiden 2022 setelah berhasil menahan imbang Borneo FC dengan skor 0-0 pada pertandingan final leg 2 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu malam.

Arema FC unggul dalam agegat gol melalui pertandingan Final leg pertama di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 14 Juli 2022, dengan kemenangan tipis 1-0. Gelar juara yang diraih tim berjuluk Singo Edan pada laga final di Samarinda merupakan gelar ketiga kalinya di ajang Piala Presiden.

Sebelumnya tim kebanggaan masyarakat Kota Malang, Jawa Timur tersebut meraih gelar juara Piala Presiden pada tahun 2017 dengan mengalahkan Borneo FC dan tahun 2019 mengalahkan Persebaya Surabaya.

Pertandingan Final yang disaksikan langsung Menpora Zainudin Amali dan Ketua PSSI Mohammad Iriawan tersebut berlangsung dalam tempo tinggi. Tuan rumah Borneo yang berambisi membalas kekalahan pada Final leg pertama berusaha menekan pertahanan Arema FC sejak menit awal babak pertama.

Namun demikian, tim Singo Edan yang bertandang ke Samarinda dengan modal kemenangan 1-0, tampil bertahan total menjaga wilayah pertahanan dan menerapkan strategi serangan balik. Dalam sepuluh menit pertama, alur bola lebih dominan berada di lini tengah, karena kedua tim menerapkan strategi pengawalan ketat kepada pemain lawan yang menguasai bola.

Memasuki sepuluh menit kedua, kedua tim mulai mendapat kesempatan untuk memasuki wilayah pertahanan lawan. Sejumlah upaya dari Arema FC melalui Adam Alis dan Abel Camara di sisi kiri mampu dihentikan oleh lini pertahanan Borneo FC.

Sementara Borneo FC juga terus intens melalukan serangan cepat mengandalkan Terens Puhiri, Pato dan Stefano Lilipaly. Pada menit ke-23, Borneo FC mempunyai peluang untuk mencetak gol melalui Kei Hirose, sayangnya tendangan pemain asal Jepang tersebut masih melebar di sisi gawang penjaga gawang Maringa.

Gelandang Bornei FC, Bustos hampir saja mencetak gol pada menit 38, saat penjaga Gawang Arema Adilson Maringa keluar dari sarangnya. Bustos menchip bola, dan beruntung masih ada Johan Alfarizie yang berada di garis gawang menyelamatkan bola dengan sundulannya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang berhasil dicetak oleh kedua tim, dan pertandingan babak pertama berakhir imbang dengan skor 0-0. Memasuki babak kedua, tim Borneo FC terus berusaha menekan tim Arema FC untuk menciptakan peluang gol.

Namun demkian, tim Arema tetap laagi-lagi memilih bertahan untuk berkosentrasi menjaga wilayah pertahanan dan mengandalkan strategi serangan balik. Sejumlah upaya serangan yang dilakukan pemain Borneo FC terus kandas di barisan pemain Arema yang menerapkan strategi pertahanan berlapis.

Justru pada menit 68, melalui serangan balik abel Camara mampu memgirimpan umpan kepada rekannya, dan mengancam gawang Borneo FC yang dikawal angga Saputra. Tensi pertandingan, semakin meningkat menjelang sepuluh menit akhir babak kedua, Pemain Belakang Arema FC Sergio Silva harus berusaha ekstra keras untuk menahan gempuran serangan Borneo FC.

Hingga delapan menit tambahan waktu yang diberikan oleh wasit, skor imbang 0-0 tetap bertahan hingga akhir pertandingan. (*)

 

Reporter: Antara

Kebut Capaian Booster, Pemko Batam Sediakan Gerai Vaksin di Pelabuhan

0
Berburu Boster Mau Mudik Dalil Harahap 6
Berburu vaksin booster. F.Dalil Harahap

batampos – Pemerintah Kota Batam terus memperluas capaian target vaksin booster. Rencananya dalam waktu dekat ini pembukaan gerai vaksin juga akan berada di pelabuhan antar kabupaten/ kota.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setdako Batam, Yusfa Hendri mengatakan seiring perubahan aturan perjalanan yang diberlakukan per 17 Juli 2022 yang mempersyaratkan booster sebagai syarat perjalanan. Satgas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Batam berupaya mempercepat dan mempermudah pendistribusian vaksin booster ini.

“Saat ini angka capaian booster sudah berada di angka 56 persen atau 442 ribu orang. Masih ada kurang lebih 300 ribu lagi target yang harus dikejar,” kata dia, Minggu (17/7).

Bagi warga yang belum mendapatkan booster diharapkan untuk segera mendatangi posko, puskesmas. Selain itu Pemko Batam juga sudah membuka gerai vaksin di Bandara untuk mempermudah penumpang untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga.

“Sebenarnya kalau vaksin ini cukup membantu dan membuat biaya perjalanan lebih murah. Kalau belum vaksin booster, calon penumpang wajib rapid test untuk mereka yang baru dosis kedua, dan PCR test bagi yang masih dosis pertama. Jadi kami harapkan animo masyarakat bisa kembali meningkat dengan adanya aturan ini,” jelasnya.

Perubahan aturan ini bertujuan untuk mendorong capaian vaksinasi booster, termasuk di Kota Batam. Batam sudah melakukan percepatan melalui penyediaan 35 titik vaksin yang bisa didatangi warga Batam.

“Kemarin kami sudah rapat koordinasi bersama provinsi untuk membahas percepatan capaian vaksin di Kepri. Batam saat ini masih yang terbaik capaian di Kepri, dan ini akan ditingkatkan kembali,” bebernya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Batam ini mengimbau kepada pelaku usaha untuk turut mendukung program percepatan vaksin tersebut. Salah satunya dengan kembali memasang barcode PeduliLindungi, dan meminta petugas untuk mewajibkan pengunjung pusat perbelanjaan untuk memindai barcode tersebut.

“Selain itu, kami juga minta penyediaan fasilitas protkes seperti pengecekan suhu, handsanitizer, dan mengingatkan pengunjung untuk pakai masker,” imbuhnya.

Yusfa mengakui saat ini masih ada kurang lebih 20 kasus aktif. Tingginya mobilitas ke Batam dan meningkatkan kasus di daerah lain, turut mempengaruhi perkembangan kasus di Batam.

“Kita tidak bisa menahan orang ke Batam. Jadi yang bisa dilakukan adalah mengantisipasi penyebaran,” tambahnya.

Batam, lanjutnya, masih menjadi kota transit bagi mereka yang ingin berpergian ke Singapura. Sehingga hal ini membuat arus perjalanan lebih tinggi dan padat dibanding sebelumnya.

“Jadi tingginya kasus di daerah lain cukup mempengaruhi perkembangan di Batam ini. Karena mobilitas yang tinggi ini,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

Arab Saudi Buka Pendaftaran Visa Umrah Sejak 14 Juli 2022

0
Ilustrasi. Sejumlah calon jamaah umrah berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/1/2022). (Firdaus Isfahan – Jawa Pos)

batampos – Selang dua hari selesai puncak penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, kini pemerintah Arab Saudi telah resmi kembali membuka pengajuan visa umrah yang terhitung sejak 14 Juli 2022.

Diketahui, memasuki hari kedua pemulangan, jemaah haji reguler yang telah tiba di tanah air sebanyak 5.133 orang. Untuk jemaah haji khusus sebanyak 1.319 orang.

“Alhamdulillah, saya sudah mendapat konfirmasi bahwa pengajuan visa umrah sudah dibuka per 14 Juli 2022,” terang Direktur Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin kepada wartawan, Senin (18/7).

Meski demikian, musim umrah untuk peziarah dari dalam dan luar kerajaan Saudi baru akan dimulai pada 30 Juli 2022. “Jadi pengajuan visa dibuka dari sekarang. Keberangkatan, mulai akhir bulan,” jelasnya.

Persyaratan pengajuan visa, kata Nur Arifin, antara lain, jemaah harus sudah menyelesaikan vaksinasi Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan menunjukkan sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh otoritas resmi negara masing-masing.

Info selengkapnya terkait syarat pengajuan umrah, dapat dilihat melalui situs web https://haj.gov.sa/ar/InternalPages/Umrah. (*)

Reporter: JP Group

Semester Pertama 2022, Polda Kepri Tangani 23 Kasus PMI Ilegal

0
PMI Ilegal e1642666765252
Penyerahan 22 PMI yang diselamatkan Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang, Kamis (20/1). (F. Eusebius Sara )

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berkomitmen untuk memberantas tindak perdagangan orang dan penyelundupan PMI secara ilegal. Komitmen ini terlihat dari penanganan kasus Subdit IV Ditreskrimum atas dua tindak kejahatan terhadap manusia.

Dari Januari hingga Juni 2022, polisi menangani 23 kasus PMI ilegal dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). “Ada sebanyak 48 tersangka yang kami tangkap,” kata Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri, AKBP Suherlan, Minggu (17/7).

Dari tindak pidana penyelundupan orang dan PMI ilegal ini, polisi dapat menyelamatkan ratusan WNI dari praktek ilegal tersebut. Ratusan orang yang diamankan dan pulangkan kembali ke daerah asalnya, kebanyakan akan bekerja di perkebunan di Malaysia.

“Ada sebanyak 260 orang yang kami selamatkan dan pulangkan,” ujarnya.

Kasus-kasus PMI ilegal yang ditangani polisi yakni penyelamatan 8 PMI yang dipekerjakan di Kamboja. Kedelapan PMI ini disiksa oleh perusahaan tempatnya bekerja. Selain itu, mereka juga harus melakukan penipuan melalui telepon. Kasus ini terungkap setelah ada laporan dari Kedutaan Indonesia di Kamboja.

Selain itu, polisi juga menangani kasus penyelundupan 42 PMI secara ilegal ke Malaysia. Kasus ini terungkap 1 Juli lalu, berkat informasi dari masyarakat.

Beberapa waktu lalu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Jefri Siagian mengatakan jajaranya fokus dalam melakukan penegakan hukum. Selain itu, ia berkomitmen dalam mencegah praktek perdagangan orang.

“Penindakan jalur-jalur ilegal terus kami lakukan. Masyarakat juga bisa sampaikan ke kami, jika menemukan ada praktek PMI Ilegal,” ucap Jefri. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

Bisnis Properti di Batam Makin Menjanjikan

0
Properti ff Iman Wachyudi
Properti di Batam mulai menggeliat. F.Iman Wachyudi/Batampos

Setelah pandemi mereda, bisnis properti di Batam kini bangkit lagi. Pertumbuhan jual beli properti akan membawa dampak yang luas pada perekonomian daerah karena terkait langsung dengan belasan usaha lainnya.

Reporter: EGGI IDRIANSYAH, YASHINTA, FISKA JUANDA

PROPERTI tak sekadar jual beli rumah. Usaha ini berkait erat dengan belasan usaha lain, seperti bahan bangunan, furnitur, desain interior, hingga perbankan. Meredanya kasus Covid-19 yang beriringan dengan pulihnya kondisi perekonomian, menumbuhkan keyakinan di kalangan pelaku usaha properti bahwa tahun 2022 ini akan jauh lebih baik lagi.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Kota Batam, Achyar Arfan, menyebutkan jumlah kredit pemilikan rumah (KPR) melalui Bank BTN pada tahun 2021 meningkat sebesar 200 persen dibanding tahun 2020.

Karena itu, jumlah KPR tahun ini diyakini akan lebih tinggi lagi meskipun belum bisa menyamai pencapaian pada 2018 dan 2019.

Achyar mengatakan, pertumbuhan bisnis properti pada 2021 sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Batam, yakni sebesar 4,75 persen. Oleh sebab itu, jika pemerintah daerah dan pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5 persen, maka prospek bisnis properti akan lebih baik dibandingkan tahun 2021.

“Pertumbuhan ekonomi itu tentu termasuk perumahan. Karena orang akan investasi kalau dia punya uang, dan investasi paling aman di properti,” katanya.

Ia mengungkapkan, untuk pembelian properti di Batam setelah pandemi Covid-19 masih didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Sementara untuk Warga Negara Asing (WNA) belum ada, karena perlintasan internasional baru dibuka pada 15 Juni lalu.

“Kalau kita lihat sekarang banyak orang masuk, tapi Batam alhamdulillah kasus Covid tidak meningkat. Sebaliknya, orang kita yang ke sana tidak ada juga yang dites kena (Covid-19). Jadi pasti orang yakin di 2022 ini lebih baik,” tuturnya.

Mengenai pembelian properti oleh WNA yang telah tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021, ia menilai masih memusingkan, terutama di dalam PP 18/2021. Padahal dalam UUCK persyaratan WNA untuk punya properti di Indonesia sudah simpel.

“Karena ego sektoralnya muncul lagi. Padahal, Presiden sudah berkali-kali bilang, tolong jangan ego sektoral diutamakan. Karena kita mau maju,” tuturnya.

Sebagai contoh mengenai Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Menurut dia, aturan PBG itu dipaksakan harus berjalan pada Agustus 2021, namun nyatanya baru bisa terlaksana pada Juni 2022. Sehingga hampir setahun tidak ada PBG yang diterbitkan di seluruh Indonesia. Masalahnya, penerbitan PBG yang sudah menggunakan sistem online itu, dalam pelaksanaannya terlalu banyak persyaratan dan yang tidak bisa dimengerti.

Ribetnya lagi, jika terjadi kesalahan input data ke sistem. Misalnya, salah satu pengembang yang mempunyai areal lahan seluas 80 ribu, tapi diinput 8 ribu, maka setelah dilanjutkan, kesalahan itu tidak bisa langsung diperbaiki. Pengembang harus mengirimkan pesan elektronik atau emai ke OSS Pusat. Namun email yang dikirim tersebut, juga tidak dijawab.

“Jadi orangnya pergi ke OSS Pusat ketemu sama costumer service. Apa kata orang itu? Tulis email saja. Orangnya dari Batam sudah ke Jakarta malah suruh tulis email. Kalau email bisa ngapain orang ke Jakarta. Jadi antara cita-cita sama pelaksanaannya itu masih jauh,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan, pengusaha properti di Batam pasti mendukung aturan yang dilahirkan oleh pemerintah. Akan tetapi, pemerintah juga harus mau mendengar masukan-masukan dari pelaku usaha.

“Tapi PBG ini sudah mulai keluar, Batam saya dengar bulan lalu sudah mulai ada persetujuan sekitar 20. Tapi masih ada ratusan di dalam antrian. Mungkin seiring dengan berjalannya waktu, PTSP dan OSS Pusat akan saling bisa sejalan,” katanya.

Salah satu pasar potensial properti Batam adalah orang asing, terutama dari Singapura. Menurut Achyar, persyaratan orang asing yang ingin memiliki properti di Indonesia sudah lebih ringan.

Ia membandingkan, sebelum adanya UUCK, orang asing yang ingin membeli properti di Indonesia harus WNA yang bekerja atau berinvestasi di Indonesia. Mereka mendirikan perusahaan dan lain sebagainya, baru diperbolehkan membeli properti.

Klausul itu dirasa berat. Karena itu, pengusaha properti memberikan masukan kepada pemerintah pusat dan dituangkan dalam UUCK. “Sebab, pasar utama bisnis properti di Batam adalah orang-orang yang tinggal di Singapura, namun ingin mempunyai properti di Batam. Biasanya, orang-orang di Singapura yang membeli rumah di Batam ini, mereka biasanya akan tetap bekerja di Singapura dan akan datang ke Batam setiap dua bulan sekali atau pas momen liburan,” paparnya.

Mereka lebih memilih membeli rumah di Batam karena harga pasaran rumah di Batam jauh lebih murah dibandingkan dengan Singapura. Achyar mengatakan, perbandingan harga rumah antara Singapura dan Batam 1/13 hingga 1/20. Sebab, dengan uang sebanyak SGD 200 ribu, mereka sudah mendapatkan rumah mewah dua lantai.

“Sementara di Singapura, rumah susunnya saja minimum SGD 1 juta. Itu rumah susun ramai-ramai orang tinggal. Dia dengan SGD 200 ribu di sini udah punya rumah villa dan macam tuan tanah dia,” katanya.

Kini, setelah terbitnya UUCK, WNA sudah bisa dengan mudah membeli rumah di Batam. Sebab, selain menggunakan KITAS, WNA sudah bisa mempunyai rumah hanya dengan syarat mempunyai izin kunjungan tinggal, visa atau paspor. Perubahan itu, kini tinggal menunggu petunjuk pelaksanaan dan teknis.

Selama belum ada petunjuk teknis, persoalan masih rumit. Sebagai contoh, form di Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat mau membuat akta jual beli (AJB) yang masih menggunakan KITAS. Jika tidak ada KITAS, maka WNA tak bisa membeli rumah karena harus mengunduh dokumen KITAS dalam form online. Dalam form di BPN itu juga, belum ada pilihan dokumen lainnya yang diunggah.

Begitu juga di BP Batam. Untuk pengurusan izin peralihan hak (IPH) harus dilengkapi dengan KITAS. Padahal, KITAS bisa diganti dengan dokumen lain seperti izin kunjungan tinggal, visa, atau paspor sejak diberlakukannya UUCK tahun 2021 lalu.

Begitu juga untuk pembukaan rekening di bank yang harus menggunakan KITAS. Karena WNA wajib membuka rekening untuk pembayaran bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

“Kemarin kita ketemu dengan Pak Dirjen BPN saat datang ke Batam, dan kami sampaikan permasalahan ini. Dan ini sudah diakomodir, dia bilang gampang kalau mengubah sistem,” tuturnya.

Gairah Pengusaha

Optimisme pengusaha properti tercermin dari gairah mereka untuk mulai membangun lagi proyek-proyek baru. “Kemarin kami bangun royal vasa, dan sudah ludes semua tahap pertamanya,” kata General Manager Royal Property, Fendy, Jumat (17/7).

Royal vasa adalah sebuah perumahan mewah dengan konsep hunian tropical dan mengutamakan penghijauan. Lokasi perumahan ini terletak di tempat yang strategis di Batam Center.

Royal vasa menghadirkan hunian yang eksklusif dalam bentuk cluster dan tertata rapi. Cluster yang memiliki thematic concept, yang dilengkapi dengan autogate system access, dan keamanan 24 jam, yang akan memberikan jaminan keamanan terbaik bagi setiap penghuninya.

“Sudah sold out itu tipe 69/78,” ungkap Fendy.

Ia mengaku di tahun 2020 dan 2021, saat pandemi masih bergejolak hebat, Royal Property tidak bisa berbuat banyak. Meskipun begitu, di 2021 Royal Property masih bisa menjual seluruh proyek mereka di Batam Center, yakni Royal Vasa.

“After normal, semuanya sudah membaik. Sekarang mungkin tidak masa jayanya properti (2017-2018), tapi sepertinya mulai menuju ke sana,” ujar Fendy

Fendy mengungkapkan, pemasaran perumahan tidak lagi berpatok dengan gaya lama. Royal Property memanfaatkan dunia digital. “Sekarang media sosial sangat kami perhatikan,” tuturnya.

Royal property, kata Fendy, selalu berkomitmen membangun rumah yang nyaman dan terletak di lokasi yang strategis.

Hal yang senada diucapkan Manager Marketing Sales Villa Foresta, Ruslan Weng. Ia mengaku sejak awal 2022, penjualan properti kembali meningkat. “Cukup signifikan,” ujarnya.

Ia mencontohkan proyek terbaru dari Cipta Grup yakni Villa Foresta yang terletak di belakang RSBP Batam, Sekupang. “Sudah banyak yang terjual, pembelinya tidak hanya WNI tapi juga ada WNA,” ungkap Ruslan.

Villa Foresta merupakan hunian bernuansa alam yang tenang, nyaman dan mewah. Perumahan ekslusif ini berada di kawasan asri perbukitan Sekupang. Fasilitas yang ditawarkan mulai dari club house, outdoor gym, infinity pool, jogging tract dan communal garden.

“Dekat dari rumah sakit, pelabuhan internasional, resort dan wisata pantai serta taman rusa,” tuturnya.

Perumahan untuk kalangan menengah ke atas ini, dibangun di atas tanah seluas 10 hektare. Ada sekitar 200 unit rumah dibangun di kawasan tersebut.”Banyak tipe yang kami tawarkan,” tuturnya.

Ruslan mengatakan, perumahan untuk WNA ini, seluruh dokumen legalnya akan diuruskan. Sehingga, membeli rumah atau tanah di kawasan ini sangat terjamin dokumennya.

“Sekarang penjualan sudah membaik, jika dibandingkan 2020 dan 2021. Semoga ke depan semakin baik lagi,” ungkap Ruslan.

Optimisme serupa juga diungkapkan Direktur Kaliban Bangun Prakarsa, Nelson Chen. “Selama pandemi di 2020 dan 2021 masa-masa paling buruk. Jualan gak ada, ditambah lagi bank-bank sangat selektif memberikan KPR (Kredit Pemilikan Rumah),” katanya.

Ia menuturkan, selama dua tahun pandemi, Kaliban harus memutar otak agar bisa menjual rumah. Sebab jika ditahan terus, biaya perawatan akan terus berjalan.

Salah satu cara yang ditempuh adalah menjual rumah dengan cash bertahap. Konsumen bisa beli rumah, tanpa harus berurusan dengan bank. Sehingga memudahkan konsumen mendapatkan rumah. Tapi, efeknya adalah developer harus berhubungan dengan konsumen langsung, serta pengembalian uang sedikit lambat.

“Jika dari bank harus melewati BI checking, tapi dengan cash bertahap ini tidak perlu. Tapi, kami harus menunggu lama (pembelian rumah),” ujar Nelson.

Kaliban saat ini memiliki proyek yakni Ruko Kaliban Ruperblok di Kabil, Punggur dan Perumahan Deluxe Place. Nelson mengatakan, untuk proyek Ruko Kaliban Superblok sudah hampir terjual semuanya.

Direktur Utama Manorah, Welly Song, yang membangun proyek di kawasan Southlinks, Tiban, mengatakan dukungan pemerintah daerah terhadap infrastruktur pendukung, seperti jalan, sangat membantu perkembangan usaha properti.

Di sisi lain, ia menyorot masih seringnya peraturan berubah-ubah. “Saat ini semuanya sistem digital. Memang bagus, tapi kami kebingungan mengisi dan mengurusnya,” tutur Welly.

Ia berharap regulasi kedepannya tidak berubah-ubah lagi. Sehingga dapat membuat para pengembang nyaman dalam membangun berbagai proyek di Batam.

Saat ini, kata Welly, pihaknya sudah membangun beberapa proyek seperti Niaga Mas, Marganda, Golden Sands. Proyek terbaru yakni The Golden. “Lokasi tepi jalan, kawasan Batam Center dan strategis,” ungkap Welly.

CEO Central Group, Princip Muljadi, menceritakan bagaimana bangkit di era setelah pandemi. Proyek-proyek yang dibangun Central Group laris manis di pasaran. Hanya butuh beberapa jam saja bagi Central Group untuk menjual ratusan unit properti pada saat peluncuran. Bahkan, di tengah pandemi Covid-19, Central Group berhasil menoreh pencapaian melebihi target.

“Rata-rata konsumen kami, belum melihat produk, mereka sudah membeli. Produk kami dibeli berdasarkan referensi dari mulut ke mulut. Beli Sentral, membangun impian. Hasil utama yang dipilih untuk berinvestasi,” jelasnya.

Menurut Princip, saat ini, pihaknya tengah fokus dalam proyek teranyar yakni Serenity Sentral. Serenity Central adalah kolaborasi perusahaan antara Central Group dengan TDW Property milik Tung Desem Waringin. Serenity Central merupakan luxury villa dan resort seluas 6.4 hektare yang berada di lokasi paling strategis di kawasan sekupang. (*)

Wakil Wali Kota Batam Apresiasi Anggota DPR RI, Ternyata Karena Hal Ini

0
pemko batam pju
Anggota DPR RI, Asman Abnur (kanan) memberikan cenderamata berupa miniatur PJU kepada Wali Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Anggota DPR RI, Asman Abnur, memberikan bantuan 350 lampu PJU kepada Pemko Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi anggota DPR RI, Asman Abnur, yang memberikan bantuan 350 lampu penerangan jalan umum (PJU).

Ia menjelaskan, PJU tersebut diberikan untuk masyarakat di Perumahan Bida KSB RT02 RW 10, Kelurahan Patam Lestari. Bantuan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Mewakili masyarakat Kota Batam dan Pemko Batam, kami ucapkan terima kasih banyak kepada bapak Asman Abnur atas aspirasinya,” kata Amsakar.

PJU lanjutnya, memang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat.

Hal itu kata dia, dikarenakan banyaknya pemukiman baru setiap tahunnya. Namun dengan keterbatasan APBD, pihaknya tidak dapat mengakomodir semuanya secara bersamaan.

“Setiap Musrenbang, banyak pemukiman-pemukiman baru yang mengusulkan PJU ini,” ujarnya.

Menurutnya, APBD Kota Batam saat ini hanya sekitar Rp 3,2 triliun dan diperkirakan defisit sekitar Rp 300 miliar.

Sehingga kemampuan APBD diperkirakan hanya sekitar Rp 2,9 triliun.

“Dengan anggaran sekitar Rp 2,9 triliun tersebut kita gunakan untuk memberikan insentif kepada RT/RW, kader posyandu, guru TPQ, Pendeta, imam masjid yang totalnya sekitar 20 ribu orang,” katanya.

Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan untuk meningkatkan infrastruktur daerah, kesehatan, pendidikan hingga sampai pokir DPRD Batam.

“Karena itu kami sangat memberikan apresiasi atas bantuan PJU dari DPR dapil Kepri ini,” kata Amsakar.(*)

Wakil Wali Kota Batam Apresiasi Anggota DPR RI, Ternyata Karena Hal Ini

0
pemko batam pju
Anggota DPR RI, Asman Abnur (kanan) memberikan cenderamata berupa miniatur PJU kepada Wali Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Anggota DPR RI, Asman Abnur, memberikan bantuan 350 lampu PJU kepada Pemko Batam. Foto: Diskominfo Kota Batam

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengapresiasi anggota DPR RI, Asman Abnur, yang memberikan bantuan 350 lampu penerangan jalan umum (PJU).

Ia menjelaskan, PJU tersebut diberikan untuk masyarakat di Perumahan Bida KSB RT02 RW 10, Kelurahan Patam Lestari. Bantuan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Mewakili masyarakat Kota Batam dan Pemko Batam, kami ucapkan terima kasih banyak kepada bapak Asman Abnur atas aspirasinya,” kata Amsakar.

PJU lanjutnya, memang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat.

Hal itu kata dia, dikarenakan banyaknya pemukiman baru setiap tahunnya. Namun dengan keterbatasan APBD, pihaknya tidak dapat mengakomodir semuanya secara bersamaan.

“Setiap Musrenbang, banyak pemukiman-pemukiman baru yang mengusulkan PJU ini,” ujarnya.

Menurutnya, APBD Kota Batam saat ini hanya sekitar Rp 3,2 triliun dan diperkirakan defisit sekitar Rp 300 miliar.

Sehingga kemampuan APBD diperkirakan hanya sekitar Rp 2,9 triliun.

“Dengan anggaran sekitar Rp 2,9 triliun tersebut kita gunakan untuk memberikan insentif kepada RT/RW, kader posyandu, guru TPQ, Pendeta, imam masjid yang totalnya sekitar 20 ribu orang,” katanya.

Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan untuk meningkatkan infrastruktur daerah, kesehatan, pendidikan hingga sampai pokir DPRD Batam.

“Karena itu kami sangat memberikan apresiasi atas bantuan PJU dari DPR dapil Kepri ini,” kata Amsakar.(*)

Album SECTOR 17 Seventeen Rilis Hari Ini

0
Grup K-pop Seventeen akan merilis album baru hari ini. (soompi)

batampos – Album SECTOR 17 Seventeen dirilis hari ini. Album tersebut merupakan versi kemas ulang atau repackage dari album studio keempat mereka, Face the Sun.

Menurut Yonhap yang dikutip melalui ANTARA, selain sembilan lagu dari album Face the Sun, album SECTOR 17 akan memiliki empat lagu baru termasuk _World, Fallin’ Flower, dan Cheers.

Lagu utama berjudul _World merupakan lagu bergenre funk dan R&B urban yang menampilkan ritme funky dan melodi yang manis.

“Kami akan menunjukkan sisi baru dan menyegarkan melalui album mendatang,” kata leader SEVENTEEN, S.Coups.

Baca juga: Aespa Cetak Rekor Penjualan Mini Album di Pekan Pertama

Sementara itu, anggota SEVENTEEN lainnya, Dino, mengatakan mereka telah bekerja keras mengerjakan album tersebut untuk para penggemar mereka, CARATs. “Kami berharap energi yang ingin kami sampaikan kepada CARATs dapat tersampaikan dengan baik,” ujar Dino.

Album SECTOR 17, menurut pihak agensi Pledis Entertainment, akan tersedia di layanan musik online mulai pukul 18.00 waktu Korea Selatan,.

SECTOR 17 dipastikan akan terjual lebih dari 1 juta kopi. Pasalnya, pra pemesanan album tersebut telah melampaui 1,2 juta kopi pada Rabu (13/7). (*)

Reporter : Antara

Pertama di Indonesia, Polibatam Buka Program Profesi Insinyur

0
Polibatam. F Polibatam 1 1
Kampus Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terlihat megah dan hijau dilihat dari ketinggian. F Polibatam

Diamanahi  Kepmendikbudristek Menyelenggarakan PSPPI

batampos – Polibatam Negeri Batam (Polibatam) telah sukses dengan menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Vokasi pertama di Indonesia membuka Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI), selain itu PSPPI Polibatam juga menjadi program studi Pasca Sarjana pertama di Polibatam.

Kabar baik ini sesuai Kepmendikbudristek No. 501_E_O_2022 Polibatam ditandatangani Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Tjitjik Srie Tjahjandarie tertanggal 13 Juli 2022.

Direktur Polibatam, Uuf Brajawidagda ST MT Ph.D menyebutkan, berdasarkan Kepmendikbudristek tersebut, Polibatam pada semester Ganjil 2022/2023 sudah dapat  membuka pendidikan profesi insinyur.

‘’Polibatam adalah PTN Vokasi pertama mendapatkan amanah ini,’’ papar Uuf.

Ditambahkan Ketua Program Studi (KPS) PSPPI Polibatam, Ir Rahman Hakim ST MSc IPM ASEAN Eng, sesuai UU No 11 tahun 2014 dan PP No. 25 tahun 2019, lulusan sarjana teknik belum boleh praktik keinsinyuran sebelum mendapakan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI). Praktik keinsinyuran di sini mempunyai makna luas, di antaranya mengerjakan program proyek/ tender hingga program pendidikan teknik baik pada sektor pemerintah maupun swasta. Saat ini terdapat 27 Badan Kejuruan (BK) Teknik dalam naungan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) yang berhak mendapatkan STRI. Salah satu cara memperoleh STRI itu melalui pendidikan (kuliah, red) di PSPPI dan telah dinyatakan lulus sertifikasi Insinyur Profesional (IPP/ IPM/ IPU).

Untuk menjalankan amanah UU No. 11 Tahun 2014 pasal 10 ayat 1 dan 2, Polibatam mengimbau para engineer di Kepri bekerja secara legal ber-STRI. Dengan mempunyai STRI, mereka berhak mendapatkan advokasi hukum hingga terbebas dari ancaman sanksi pidana sebagaimana tercantum pada pasal 50 ayat 1 dan 2.

Hakim menyebutkan, amanah penyelenggaran PSPPI inilah yang menjadi prestasi Polibatam di semester pertama tahun 2022 ini.

Sebagai contoh pada saat ini, beberapa kementerian bergerak bidang keinsinyuran secara bertahap mulai menginstruksikan seluruh jajarannya yang mempunyai latar belakang pendidikan keinsinyuran wajib memiliki STRI. Salah satunya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Semoga kementerian maupun instansi yang bergerak di bidang keinsinyuran lain, juga turut serta mewajibkan maupun mensosialisasikan penerapan STRI dalam pekerjaannya.

BACA JUGA: Polibatam Gelar Seminar Penyembelihan Hewan Kurban

PSPPI Polibatam diselenggarakan melalui dua skema, kelas reguler dan kelas Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).  Kurikulum PSPPI pada umumnya terdiri dari total 24 SKS (6 Mata Kuliah), baik kelas reguler maupun RPL. Kelas RPL diselenggarakan selama 1 semester (6 bulan) dan kelas reguler dilaksanakan selama 2 semester (1 tahun).  Kedua kelas tersebut diselenggarakan setelah proses seleksi administrasi yang dilakukan oleh Polibatam. Seleksi administrasi tersebut ditekankan pada ijazah dan lamanya pengalaman kerja dibidang keteknikan. Lebih lanjut lagi, setelah lulus dari PSPPI Polibatam, mahasiswa berhak menyandang gelar insinyur (Ir/Eng).

Pendaftaran dibuka mulai 20 Juli 2022 hingga 12 Agustus 2022. Sedangkan untuk kelas perdananya, direncanakan dibuka 22 Agustus 2022. Informasi lebih jelasnya, silakan mengakses link https://registrasi.polibatam.ac.id/  (*)

Reporter: Suprizal Tanjung  

Barcelona Ingin Menjualnya, Tapi De Jong Masih Bertahan

0
Gelandang Barcelona Frenkie de Jong yang sedang diincar Manchester United. (REUTERS/ALBERT GEA)

batampos – Hingga Sabtu (16/7), gelandang FC Barcelona (FCB) Frenkie de Jong masih ingin bertahan.

Padahal, beberapa jam sebelumnya, FCB dan Manchester United sudah menyetujui nominal transfer untuknya EUR 75 juta (Rp 1,13 triliun) plus add-ons EUR 10 juta (Rp 151 miliar).

Artinya, gelandang asal Belanda itu diminta segera angkat kaki dari Camp Nou. Padahal, kontraknya bersama FCB masih berlaku hingga 2026. FCB ingin De Jong segera pergi sehingga bisa menghemat lebih banyak uang.

Gaji jebolan akademi Ajax Amsterdam itu musim 2022–2023 mencapai EUR 21 juta (Rp 317,7 miliar). Nominal tersebut meningkat jadi EUR 28 juta (Rp 423,6 miliar) musim 2023–2024.

Itu belum termasuk bonus pertandingan yang dimainkan dan gelar yang dimenangkan.

’’Entrenador Xavi Hernandez sebenarnya masih sangat membutuhkan dan menyukai karakter De Jong.”

”Tetapi, klub ingin menjualnya dan dia (Xavi, Red) harus memfasilitasinya dengan berbicara kepada pemain yang bersangkutan. Hal yang membuat hubungan mereka memburuk,’’ tulis Mundo Deportivo.

Lantaran keinginan De Jong bertahan yang sangat kuat dan belum ada kesepakatan personal dengan United, FCB akhirnya memasukkannya ke skuad yang melakoni tur AS.

Padahal, FCB disebut sempat berencana meninggalkan De Jong di Barcelona selama tur AS agar finalisasi kepindahannya ke United benar-benar tuntas.

Tetapi, ditilik dari komposisi tim, De Jong memang disiapkan untuk tidak dibutuhkan FCB. Kedatangan Franck Kessie dari AC Milan menjadi faktor terbaru.

Sebelumnya, keberadaan dua gelandang muda Pedri dan Gavi juga menjadi ancaman De Jong.

Itu belum termasuk gelandang veteran Sergio Busquets dan Sergi Roberto yang versatile. De Jong yang juga piawai sebagai bek tengah tidak lagi dibutuhkan di sana seiring kedatangan Andreas Christensen dari Chelsea.

Bahkan, FCB sudah memasukkan bek tengah lainnya, Oscar Mingueza dan Samuel Umtiti, ke daftar jual dengan tidak menyertakannya di tur AS. (*)

 

Reporter: JPgroup