
batampos – Kurban bersama Keluarga Besar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) pada Iduladha 1443 H mencapai Rp. 201.778.000.000,-
Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Ismed Hasan Putro, mengatakan, setelah dua tahun berturut-turut pelaksanaan Iduladha dan kurban tidak berjalan normal tahun ini sudah mendekati normal kembali.
“Demikian juga pada pelaksanaan kurban bersama Keluarga Besar IPHI dan 34 pengurus wilayah IPHI Provinsi, 365 pengurus daerah IPHI Kabupaten Kota di seluruh Indonesia serta para Alumni Haji,” ujarnya melalui pernyataan resmi yang diterima Batam Pos, Minggu (17/7/2022).
Pihaknya banyak bersyukur kepada Allah SWT, karena dalam pelaksanaan kubran bersama tahun ini, Keluarga Besar IPHI telah mendapat amanah menghimpun kurban sebesar Rp. 201.778.000.000,-.
“Secara bersamaan juga telah memberikan manfaat pada lebih dari 2.142.150 orang penerima daging kurban. Baik berupa daging Sapi, kerbau, kambing dan domba,” tuturnya.
Penyerahan daging kurban dilaksakan langsung serentak pada bada salat Iduladha 1443 H pada tanggal 9 Juli 2022 dan Iduladha tanggal 10 Juli 2022.
Pelaksanaan kurban bersama Keluarga Besar IPHI tahun ini lanjutnya, memberikan beberapa catatan yang cukup penting. Pertama, sejak pandemi Covid-19 terjadi, semakin banyak masyarakat yang mengeluh karena kurangnya asupan nutrisi berupa daging.
“Dan mereka bersyukur pada Iduladha tahun 2022 yang disertai dengan pelaksanaan kurban, kembali menerima pembagian daging,” jelasnya.
Ke dua kata dia, besarnya harapan agar pada tahun mendatang. Daging kurban tidak hanya dibagikan dan dihabiskan dalam satu hari. Oleh karena itu, ke depan PP IPHI akan menyiapkan program daging kurban yang sudah diolah dalam kemasan.
Diharapkan dengan program ini, Insya Allah masyarakat akan menerima pembagian daging kurban yang sudah diolah dalam kemasan akan lebih sering lagi. Tidak hanya satu kali dalam satu tahun.
“Tepatnya hanya saat pelaksanaan Idul kurban saja. PP IPHI menargetkan melalui program daging kurban kemasan, akan secara aktif berkontribusi dalam program pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” jelasnya.(*)








