Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 721

Penerima Manfaat MBG Tembus 44 Juta, Prabowo Sebut Sebagai Prestasi Dunia

0
Ilustrasi siswa saat menyantap makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga atas capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 44 juta penerima manfaat. Ia menilai, pencapaian tersebut sebagai salah satu yang terbesar dan tercepat di dunia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo setelah meresmikan peluncuran Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital dalam Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

“Nanti pasti akan ada orang pinter, apa bisa? Nggak mungkin, ini program (digitalisasi) gila Prabowo. MBG, nggak mungkin. Alhamdulillah MBG hari ini sudah mencapai 44 juta. Salah satu prestasi tercepat, terbesar di dunia,” kata Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa apresiasi datang dari Presiden Brazil yang menyebut negaranya membutuhkan waktu hingga 11 tahun untuk menembus angka 40 juta penerima manfaat. Di Indonesia, capaian 44 juta berhasil diraih dalam waktu belum genap satu tahun.

“Kita belum sampai 12 bulan sudah mencapai 44 juta. Tapi kita tahu, kita tidak puas, tapi sasaran kita 82,9 juta. Waktu saya ke sini, rakyat banyak sekali di jalan, dan ada anak-anak yang teriak ke saya ‘Pak kami belum terima MBG’. Ya saya jawab sabar, sabar,” tuturnya.

Meski bersyukur dengan capaian tersebut, Prabowo mengingatkan masih ada sekitar 40 juta penerima potensial lainnya, termasuk anak-anak dan ibu hamil, yang masih menunggu giliran.

“Saya minta kesabaran, ini adalah yang paling cepat yang kita mampu. Karena ini adalah uang rakyat, harus disiapkan dengan baik, persiapannya harus matang, kalau tidak terjadi penyimpangan,” ujar Prabowo.

Ia juga kembali menyinggung beberapa masalah yang muncul dalam pelaksanaan MBG, termasuk insiden keracunan makanan. Menurutnya, faktor penyebabnya beragam, namun pemerintah tetap akan bertanggung jawab penuh.

“Ya memang sakit perut biasa sebetulnya. Makan di warung, saya makan di rumah saja sering salah makan. Kadang-kadang kurang cuci tangan. Tapi kita tanggung jawab, tidak boleh ada sedikitpun penyimpangan. Karena itu, sekarang persiapan lebih ketat, pemantauan lebih keras, kita minta semua prosedur yang perlu diambil harus diambil, alat pembersih ompreng, alat filtrasi air dan sebagainya,” jelasnya.

Terkait adanya pihak yang tidak setuju dengan pelaksanaan program MBG, Prabowo menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar. Namun, menurutnya mayoritas masyarakat justru merasakan manfaat langsung dari program tersebut.

“Dan kita akan merasakan manfaatnya. Tanya guru-guru, anak-anak, itu merasa manfaat atau tidak dapat makanan sekali makan di sekolah. Saya haqul yakin mereka merasakan manfaatnya, mereka akan jadi lebih kuat, dia akan makan protein, dia akan lebih tinggi, ototnya akan lebih baik, tulangnya kuat, sel otaknya lebih cerdas,” pungkasnya. (*)

Artikel Penerima Manfaat MBG Tembus 44 Juta, Prabowo Sebut Sebagai Prestasi Dunia pertama kali tampil pada News.

Hari Keberuntungan! Enam Shio Diprediksi Panen Cuan pada 18 November 2025

0
Shio. F. Freepik.

batampos – Hari Selasa, 18 November 2025, menjadi momentum yang menghadirkan energi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan.

Hari ini disebut membawa keberuntungan finansial yang muncul dari keputusan tepat, waktu yang pas, hingga bantuan yang datang tanpa diduga.

Ramalan shio 18 November 2025 memberi ruang bagi enam shio yang diprediksi akan dipenuhi rezeki dan kemudahan dalam urusan keuangan. Berikut selengkapnya:

1. Kelinci
Kelinci Logam memimpin keberuntungan hari ini. Insting finansial kamu menjadi lebih tajam, membuat setiap keputusan terasa tepat tanpa terburu-buru. Peluang datang dengan ritme yang pas.

2. Ular
Pertumbuhan finansial yang kamu bangun sepanjang tahun mulai terlihat hasilnya. Energi Ular Kayu membantu kamu menjaga waktu dan tenaga sehingga pemasukan menjadi lebih stabil.

3. Babi
Babi mendapat dukungan finansial dari orang-orang terdekat. Bantuan ini memberi ruang mental dan waktu untuk fokus pada hal yang lebih produktif.

4. Kambing
Masalah pembayaran dan urusan pekerjaan mulai terselesaikan. Kamu akhirnya menemukan arah yang lebih jelas dalam mengelola keuangan.

5. Naga
Hari ini memberi kesempatan untuk kembali mengendalikan hal-hal yang sebelumnya kamu abaikan karena kelelahan. Energi Selasa membuat motivasi kamu kembali kuat.

6. Kerbau
Hari keseimbangan ini membawa pertolongan sederhana namun signifikan. Meski bukan sesuatu yang besar, efeknya langsung memperbaiki kondisi finansial kamu.

Ramalan shio 18 November 2025 menunjukkan energi stabil yang mengalir bagi enam shio ini. Tindakan kecil yang dilakukan hari ini diprediksi membawa dampak besar terhadap keuangan. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Hari Keberuntungan! Enam Shio Diprediksi Panen Cuan pada 18 November 2025 pertama kali tampil pada Lifestyle.

Serip 360° Bersama Bizhub Polibatam Dorong Transformasi Digital Kampung Wisata

0
Tim Bizhub Polibatam foto bersama mahasiswa, dan warga di Kampung Tua Bakau Serip, Batam beberapa waktu lalu. F Polibatam

batampos – Selama satu semester terakhir, Kampung Tua Bakau Serip—yang juga dikenal sebagai Desa Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu—mengalami perubahan besar yang tidak hanya terlihat, tetapi juga terasa.

Destinasi mangrove yang selama ini identik dengan suasana tenang dan alami kini memasuki babak baru di era digital setelah mendapatkan pendampingan melalui program Serip 360° – Penguatan Branding, Digitalisasi Promosi, dan Aktivasi Kampanye Wisata Digital Berbasis Partisipasi Komunitas, sebuah inisiatif unggulan Center of Excellence in Business Innovation & Entrepreneurship (Bizhub Polibatam).

Program yang berlangsung dari 2 Juni hingga 2 Desember 2025 ini dirancang sebagai pendampingan jangka panjang berbasis komunitas. Tidak hanya memberi pelatihan, Tim Bizhub membangun ekosistem digital desa secara holistik—mulai dari identitas merek, strategi promosi, produksi konten, hingga tata kelola digital Pokdarwis.

Pada tahap awal, tim Bizhub Polibatam bersama mahasiswa PBL CDIO Semester 3 & 5 Prodi Administrasi Bisnis Terapan bekerja sama dengan Pokdarwis merumuskan identitas merek baru desa wisata. Proses kreatif ini melahirkan logo resmi, narasi merek, elemen visual, dan panduan branding lengkap yang kini menjadi acuan utama promosi destinasi.

Selain itu, tim juga mengembangkan katalog digital desa wisata multibahasa—Indonesia, Inggris, dan Mandarin—serta mendampingi aktivasi berbagai kanal digital desa. Pendekatan ini membuat Kampung Tua Bakau Serip kini memiliki citra digital yang lebih modern dan mudah diakses wisatawan.

Inovasi digital semakin terasa melalui implementasi QR Trail dan signage interaktif yang dipasang di titik-titik strategis desa wisata.

Ketua Bizhub Polibatam, Mutia Ulfah, S.E., M.M., CPM (Asia) menyebut program ini sebagai investasi jangka panjang bagi desa wisata.

Pengelola Pokdarwis, Gari Dafit Semet, merasakan langsung dampak positif program ini. (adv)

Reporter: Suprizal Tanjung

 

Artikel Serip 360° Bersama Bizhub Polibatam Dorong Transformasi Digital Kampung Wisata pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko Dorong Penguatan UMKM, 31 Pelaku Usaha di Batam Terima Dana Bergulir Rp3,3 Miliar

0
Ilustrasi. Aneka makanan dan minuman ditawarkan pelaku UMKM di Bazar makanan dan minuman di Dataran Engku Putri Batamcenter. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Upaya Pemerintah Kota Batam memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro kembali menunjukkan progres positif. Hingga 17 November 2025, sebanyak 30 pelaku usaha mikro dan satu koperasi telah menerima pinjaman dana bergulir dengan total penyaluran Rp3,355 miliar.

Kepala UPTD Dana Bergulir Diskum Batam, Zulfahri, mengatakan dana tersebut menjadi salah satu instrumen yang efektif untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil melalui pinjaman berbiaya rendah dan terpantau.

“Total penyaluran kami sampai 17 November sebesar Rp3.355.000.000, terdiri dari 30 usaha mikro dan satu koperasi. Saat ini belum ada tambahan yang sedang diproses,” ujarnya.

Lewat skema dana bergulir, pelaku usaha mikro dapat mengakses pinjaman hingga Rp150 juta, sementara koperasi bisa memperoleh hingga Rp300 juta. Jangka waktu pinjaman mencapai lima tahun, dan penerima dapat mengajukan kembali jika pinjaman sebelumnya telah lunas dan tercatat lancar.

“Mudah-mudahan ke depan serapannya meningkat,” kata Zulfahri.

Untuk memastikan dana benar-benar digunakan sesuai tujuan, UPTD menerapkan sistem monitoring dan evaluasi. Petugas rutin turun langsung ke lapangan melihat perkembangan usaha penerima pinjaman.

“Rata-rata usaha berkembang, meski ada yang masih stagnan. Pergerakan omzet sangat bergantung kondisi pasar,” ujarnya.

Mayoritas penerima pinjaman berada di wilayah daratan utama Batam, sementara pelaku usaha di wilayah hinterland tercatat tidak sebanyak mainland.

Zulfahri mengakui realisasi penyaluran dana bergulir belum maksimal. Tantangan terbesar berada pada keterbatasan jaminan yang dimiliki pelaku usaha mikro.

“Tidak semua pelaku usaha mikro punya jaminan sertipikat rumah. Karena itu Pemko Batam juga sedang menjalankan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan sebesar Rp20 juta untuk usaha mikro. Ini menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia berharap kolaborasi antara dana bergulir dan program permodalan lainnya mampu memperkuat daya saing UMK serta memperluas ruang tumbuh usaha kecil di Batam.(*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemko Dorong Penguatan UMKM, 31 Pelaku Usaha di Batam Terima Dana Bergulir Rp3,3 Miliar pertama kali tampil pada Metropolis.

Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik, Ini Nominal Gaji Pokok yang Diterima Hingga Kini

0
Ilustrasi gaji. (jpg)

batampos – Beredar isu bahwa Aparat Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga pensiunan PNS diwacanakan mendapat kenaikan gaji.

Terutama setelah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 pada Juni 2025 lalu oleh Presiden Prabowo Subianto.

Perpres tersebut memuat agenda prioritas yang salah satunya menargetkan penyesuaian gaji bagi sejumlah profesi strategis seperti PNS.

Seperti tertulis pada 8 program quick wins dalam Perpres 79/2025, rencana Pemerintah yakni Menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh), PNS, TNI/Polri dan pejabat negara.

Meski begitu, bagaimana perkembangan terkini tentang rencana kenaikan gaji ini pada 2026 nanti?

Belum Ada Keputusan Final untuk 2026

Hingga saat ini, rencana kenaikan gaji ASN termasuk gaji pensiunan PNS untuk 2026 belum dibahas dan belum ditetapkan secara final oleh pemerintah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memang memberi sinyal bahwa pihaknya membuka peluang kenaikan gaji ASN atau PNS pada 2026.

Namun, tetap keputusan akhir bergantung pada tinjauan menyeluruh terhadap kondisi keuangan negara.

Alhasil, wacana kenaikan gaji ASN dan pensiunan pada 2026 masih terus harus dikaji secara matang oleh pemerintah.

Gaji Pensiunan Mengacu PP 8 Tahun 2024

Gaji pensiunan PNS saat ini masih menggunakan regulasi terakhir, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024. Regulasi ini mengatur penyesuaian pensiunan pokok PNS dengan kenaikan 12 persen.

Berikut rincian nominal gaji pokok (gapok) pensiunan PNS sesuai PP Nomor 8 Tahun 2024:

Golongan I: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 2.256.700 (untuk sub-golongan Id).

Golongan II: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 3.208.800 (untuk sub-golongan IId).

Golongan III: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.029.600 (untuk sub-golongan IIId).

Golongan IV: Gaji pokok berkisar dari Rp 1.748.100 hingga Rp 4.957.100 (untuk sub-golongan IVe). (*)

Artikel Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik, Ini Nominal Gaji Pokok yang Diterima Hingga Kini pertama kali tampil pada News.

Bursa Calon Ketua Golkar Kepri Mengembang, Ansar Sebut Banyak Nama Bermunculan

0
Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos– Gejolak internal jelang pemilihan Ketua DPD Golkar Provinsi Kepri semakin menghangat. Setelah sebelumnya nama Ade Angga santer disebut sebagai kandidat kuat, kini muncul nama Riski Faisal sebagai penantang.

Pembina DPD I Golkar Kepri, Ansar Ahmad, mengakui bahwa bursa kandidat terus berkembang dari waktu ke waktu. Selain Ade Angga dan Riski Faisal, sejumlah nama lain kini ikut mengemuka.

“Sejauh ini ada nama-nama seperti Ade Angga, Roby Kurniawan, Riski Faisal. Kemarin ada lagi muncul Teddy Jun, Yunus Muda. Saya kira itu tanda-tanda partai itu dinamis,” katanya, Minggu (16/11).

Ansar menilai, munculnya berbagai figur merupakan proses wajar dalam mekanisme pemilihan internal. Dinamika tersebut menunjukkan Golkar sebagai partai yang terbuka terhadap aspirasi kader dan potensi kepemimpinan baru.

Ia juga mengatakan, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemilik suara pada Musyawarah Daerah (Musda) nanti. “Biar aja nanti teman-teman yang punya suara bisa melihat mana,” tambah Ansar.

Menurutnya, setiap kandidat memiliki peluang yang sama sepanjang dapat meyakinkan pemilik suara. Kata dia, proses Musda merupakan ruang sah untuk menentukan sosok pemimpin yang paling layak memimpin Golkar Kepri.

BACA JUGA: Akar Rumput Golkar Karimun Tegak Lurus Menangkan Ansar Ahmad di Pilgub Kepri

Ansar memastikan dirinya tidak akan mengintervensi proses pemilihan. Ia menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme partai.

“Saya lepas aja pada mekanisme Musda,” ujarnya.

Musda Golkar Kepri dijadwalkan digelar dalam waktu dekat. Dengan banyaknya figur yang bermunculan, persaingan diperkirakan berlangsung ketat dan menentukan arah kepemimpinan Golkar Kepri ke depannya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Bursa Calon Ketua Golkar Kepri Mengembang, Ansar Sebut Banyak Nama Bermunculan pertama kali tampil pada Kepri.

Operasi Zebra Seligi 2025 Dimulai, Polresta Barelang Fokus Tekan Angka Kecelakaan

0
Ilustrasi: Polisi mengatur lalu lintas saat pelaksanaan operasi zebra.

batampos – Polresta Barelang resmi menggelar Operasi Zebra Seligi 2025 mulai Senin (17/11). Operasi yang akan berlangsung hingga 30 November ini diawali dengan apel gabungan di Mapolda Kepri dan diikuti seluruh satuan fungsi terkait dari berbagai jajaran kepolisian di Kepri.

Kabag Ops Polresta Barelang, AKP Yudi Kurniadi, selaku Karendalopsres Operasi Zebra Seligi 2025, mengatakan kegiatan tahun ini menitikberatkan pada upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, kasus kecelakaan masih menjadi atensi karena jumlahnya cukup tinggi, salah satunya dipicu oleh perubahan konstruksi jalan di sejumlah ruas wilayah Batam.

“Perubahan konstruksi jalan menyebabkan sebagian masyarakat belum memahami cara berlalu lintas yang baik di jalur baru. Di sinilah kami hadir untuk memberikan edukasi dan penertiban,” ujar AKP Yudi.

Ia menjelaskan, selama operasi berlangsung, jajaran Satlantas Polresta Barelang terus memperkuat upaya kanalisasi bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Hal ini terbukti efektif menurunkan angka kecelakaan di titik-titik rawan, seperti Jalan Jenderal Sudirman yang selama ini menjadi perhatian.

Selain itu, Polresta Barelang juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam untuk menutup beberapa titik putar balik (U-turn) yang kerap menjadi lokasi kecelakaan. Penataan ulang arus lalu lintas diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk.

Dalam pelaksanaan Operasi Zebra, personel gabungan akan melakukan tindakan penilangan terhadap pelanggaran kasat mata sekaligus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Penegakan hukum tetap dilakukan secara humanis tanpa mengabaikan aspek keselamatan publik.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, turut mengimbau masyarakat untuk melengkapi dokumen kendaraan dan mematuhi aturan berlalu lintas selama berkendara. Menurutnya, kepatuhan pengguna jalan menjadi faktor utama untuk mengurangi potensi kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, dan pastikan kondisi kendaraan siap jalan. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus menjadi prioritas,” tegas Kapolresta.

Ia menambahkan, edukasi lalu lintas terus dilakukan secara rutin, baik melalui kunjungan ke sekolah, kampus, komunitas masyarakat, hingga melalui media sosial. Harapannya, kesadaran keselamatan dapat tumbuh bukan hanya saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya berkelanjutan di Kota Batam.

Dengan sinergi antara kepolisian, Dishub, dan masyarakat, Operasi Zebra Seligi 2025 diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di seluruh wilayah Barelang. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Operasi Zebra Seligi 2025 Dimulai, Polresta Barelang Fokus Tekan Angka Kecelakaan pertama kali tampil pada Metropolis.

Amsakar Sebut 2 Nama Calon Ketua DPD NasDem Batam

0
Amsakar Achmad. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos– Pemilihan calon Ketua DPD Partai NasDem Kota Batam mulai mengerucap. Sejumlah nama sempat beredar di internal partai, namun Amsakar Achmad, salah satu kandidat kuat Ketua DPW NasDem Provinsi Kepri, menyampaikan hanya ada dua figur yang saat ini masuk dalam penjaringan utama.

Amsakar menyebut, dua nama itu adalah Rival Pribadi dan Muhammad Kamaluddin. Keduanya selama ini diketahui aktif dalam struktur maupun kegiatan kepartaian di Batam. Mereka juga menduduki jabatan sebagai anggota dewan di Batam.
“Untuk calon Ketua NasDem Batam ada dua nama. Satu Rival, satu lagi Kamal,” katanya, Minggu (16/11).
Proses penyaringan telah dilakukan secara bertahap di internal partai. Meski begitu, dua tidak menjabarkan detail mekanisme maupun kriteria yang digunakan untuk mengerucutkan kandidat menjadi dua nama tersebut.
Ia mengatakan, keputusan final sepenuhnya berada di tangan struktur yang memproses tahap berikutnya. Karena itu, Amsakar meminta para kader dan publik menunggu keputusan resmi dari partai.
“Tunggu pengumuman saja dulu,” katanya, singkat.
Pemilihan Ketua DPD NasDem Batam menjadi salah satu agenda penting dalam konsolidasi organisasi setelah rangkaian evaluasi struktur di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Posisi Ketua DPD dianggap strategis karena menjadi ujung tombak konsolidasi menjelang agenda politik beberapa tahun ke depan.
Baik Rival Pribadi maupun Muhammad Kamaluddin belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Amsakar tersebut. Keduanya hingga kini diketahui masih mengikuti rangkaian komunikasi internal yang berlangsung di bawah koordinasi DPW. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Amsakar Sebut 2 Nama Calon Ketua DPD NasDem Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

International Sustainable Rice Forum 2025 Dorong Percepatan Adopsi Praktik Pertanian Berkelanjutan di Indonesia

0

batampos— Preferred by Nature menyelenggarakan event berskala global, International Sustainable Rice Forum (ISRF) 2025 di Jakarta pada 17 – 18 November 2025. Agenda utama dari forum ini adalah mendorong transformasi praktik pertanian padi yang lebih ramah lingkungan, mendukung kesejahteraan petani serta membuka akses pasar untuk hasil pertanian berkelanjutan dan rendah karbon.

Praktik pertanian konvensional yang masih banyak dijalankan di dunia ternyata membawa dampak terhadap lingkungan. Menurut laporan World Resources Institute, budidaya beras menghasilan 1,0 gigaton setara karbon dioksida (GtCO2e) emisi gas rumah kaca global yang berandil pada krisis iklim. Penyebabnya adalah praktik pertanian yang tidak ramah lingkungan, seperti pengairan yang tidak efisien dan penggunaan agrokimia yang berlebihan.

Padahal beras merupakan salah satu komoditas pangan utama dunia. Oleh sebab itu, transformasi sistem pertanian menjadi kebutuhan mendesak untuk memitigasi perubahan iklim serta untuk membangun ketahanan pangan.

BACA JUGA: Wamendag Roro Ajak Belanda Tingkatkan Kolaborasi Maritim, Pengelolaan Air, dan Pertanian

Forum internasional pertanian padi berkelanjutan ini merupakan inisiatif dari Preferred by Nature bersama Sustainable Rice Platform (SRP), Rikolto dan International Rice Research Institute (IRRI). Dengan mengangkat tema “Low Carbon Rice. High Global Impact”, forum ini menegaskan pesan penting bahwa upaya pengurangan emisi di sektor beras tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memiliki efek terhadap ketahanan pangan, kesejahteraan petani, dan keterbukaan akses kemitraan bagi para pelaku industri.

ISRF 2025 dibuka secara resmi dengan diawali keynote speech yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi, serta Executive Director Preferred by Nature, Peter Feilberg.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, DR (HC) Zulkifli Hasan S.E., M.M., menyampaikan, “Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan melalui produksi beras, jagung, dan protein yang lebih produktif, berkelanjutan, dan tahan terhadap perubahan iklim. Dalam 1–5 tahun ke depan, Indonesia akan membangun sektor pertanian secara besar-besaran—mulai dari varietas unggul, mekanisasi, hingga teknologi baru—dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk mitra internasional. Tujuannya jelas: memastikan pangan bergizi dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

Sejalan dengan arah kebijakan nasional tersebut, dukungan dan kolaborasi internasional menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi sistem pangan Indonesia.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi menambahkan, “Uni Eropa berkomitmen menjadi mitra yang andal bagi Indonesia dalam memastikan produksi beras yang lebih berkelanjutan dan efisien. Melalui program SWITCHAsia yang didanai langsung oleh Uni Eropa, kami mendorong praktik yang lebih hijau, memperkuat rantai nilai regional, dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi yang tepat, kita dapat membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh dunia.

Kolaborasi Strategis para Pelaku Sektor Pertanian Beras Dunia
Para pemimpin lintas sektor beras dari seluruh dunia, mulai dari pembuat kebijakan, pelaku value chain (rantai nilai) seperti petani, penggilingan, hingga lembaga riset dan donor internasional akan hadir dan menjadi pembicara dalam forum yang berlangsung selama dua hari ini. Partisipan berkumpul untuk berbagi inovasi, solusi, serta arah kebijakan dari praktik produksi beras berkelanjutan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Peter Feilberg, Executive Director Preferred by Nature menjelaskan, “Beras bisa menjadi peluang terbesar kita untuk perubahan positif. Saat ini kita sudah memiliki ilmu pengetahuan, sehingga solusinya lebih jelas. Yang kita perlukan adalah menjembatani sains, kebijakan, dan praktik di lapangan agar transformasi benar-benar terjadi. Untuk itu kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama, agar rantai nilai padi menjadi lebih tangguh dan kita mendekati sistem pangan yang lebih tangguh, tanah yang lebih sehat, serta iklim yang lebih stabil.”

Sejalan dengan tema yang diusung, berbagai bahasan akan didiskusikan, termasuk di antaranya bagaimana sektor beras dapat berperan besar dalam mitigasi perubahan iklim, memperkuat ketahanan pangan dunia, sekaligus memperluas akses pasar terhadap produk pertanian berkelanjutan. Tokoh-tokoh terkemuka di tingkat global maupun nasional akan berdiskusi, antara lain:
● Dr. Yvonne Pinto – Executive Director, International Rice Research Institute (IRRI)
● Jens Soth – Executive Director, Sustainable Rice Platform (SRP)
● Ajit Radakrishnan, Senior Specialist, World Bank – 2030 Water Resources Group
● Beau Damen – Natural Resources Officer – Climate Change & Climate Finance, Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO)

Para pembicara akan bergabung dalam diskusi panel dan breakout session interaktif yang mengangkat isu krusial seperti peluang dan tantangan produksi beras berkelanjutan di Asia dan sekitarnya; praktik pertanian rendah karbon dan akses pasar; peran alat digital, pembiayaan, dan kemitraan dalam memperluas dampak; serta lintasan kebijakan untuk menyelaraskan ketahanan pangan, penghidupan petani, dan agenda iklim.

Selain itu, forum ini juga menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk membahas pembiayaan hijau, integrasi kebijakan pangan nasional, dan penerapan standar keberlanjutan yang mampu menjawab tuntutan pasar global.

Beras Rendah Karbon: Dari Indonesia Menuju Transformasi Sistemik
Dengan posisi strategis sebagai salah satu produsen beras terbesar di dunia, Indonesia memegang peranan penting dalam menentukan arah transformasi sistem pertanian berkelanjutan dunia ke depannya. Indonesia menjadi sentra utama untuk inisiatif Proyek Low Carbon Rice guna mendorong praktik pertanian berkelanjutan. Selama empat tahun terakhir, proyek ini telah membangun keterlibatan aktif para petani, perwakilan pemerintah, hingga pelaku sektor swasta.

Berfokus di lima kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur, proyek ini telah:
● Mendukung 67 penggilingan kecil untuk beralih dari bahan bakar diesel ke listrik
● Membangun kemitraan dengan lebih dari 2.650 petani di area seluas 1.037 hektar sebagai bagian dari kemitraan awal menuju produksi beras berkelanjutan
● Memfasilitasi pengenalan beras berkelanjutan di pasar domestik, menghubungkan petani dan penggilingan dengan restoran serta pembeli institusional
● Memperkuat kerangka kebijakan melalui pembentukan Sustainable Rice Platform (SRP) National Working Group dan pengembangan SRP National Interpretation Guidelines for Indonesia
● Mengembangkan praktik produksi beras berkelanjutan yang memiliki korelasi positif dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan

Sutarto Alimoeso, Ketua Umum PERPADI, menambahkan, “Para penggiling padi juga memegang peranan penting dalam rantai pertanian berkelanjutan. Salah satu kontribusi yang kami lakukan adalah dengan peralihan dari mesin penggilingan berbahan bakar diesel ke mesin penggilingan listrik. Dampak setelah peralhan adalah, membantu menekan biaya operasional hingga 40% dan mengurangi emisi karbon hingga sekitar 15%. Kami melihat langkah ini sebagai wujud nyata transformasi menuju sistem produksi beras rendah karbon. Dengan dukungan kebijakan dan kemitraan lintas sektor, kami yakin praktik ini dapat diperluas ke lebih banyak wilayah.”

Langkah-langkah seperti ini memperlihatkan dampak nyata dari kolaborasi yang diusung ISRF 2025. Ketika inovasi, kemitraan, dan kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan dapat berjalan beriringan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan dampak lingkungan. Le bih lanjut, forum ini juga menjadi langkah penting menuju ketahanan pangan yang tangguh dan pengarusutamaan praktik ramah iklim pada sektor perberasan di Indonesia.

Tentang Proyek Low Carbon Rice
Proyek Low Carbon Rice didanai oleh Uni Eropa melalui SWITCH-Asia Grants Programme, dan diimplementasikan oleh Preferred by Nature bersama Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI). Proyek ini mendukung transisi menuju produksi beras berkelanjutan di Indonesia dengan melibatkan aktor di seluruh rantai nilai, mulai dari petani dan penggilingan beras hingga pemerintah dan sektor swasta. Berlangsung hingga akhir tahun 2025, proyek ini terus memupuk kolaborasi dan inovasi untuk memperluas penerapan solusi yang mendorong beras berkelanjutan.

Tentang Preferred by Nature
Preferred by Nature adalah organisasi nirlaba internasional yang bekerja untuk mendukung pengelolaan lahan dan praktik bisnis yang lebih baik bagi manusia, alam, dan iklim. Melalui sertifikasi keberlanjutan, layanan konsultasi, peningkatan kapasitas, dan proyek inovatif, Preferred by Nature membantu organisasi dan perusahaan di seluruh dunia untuk mempraktikkan proses produksi dan pengadaan yang lebih bertanggung jawab, mengurangi jejak karbon, memulihkan ekosistem, serta memenuhi target iklim dan keberlanjutan global. Dengan aktivitas di lebih dari 100 negara, Preferred by Nature membangun kepercayaan dan dampak berkelanjutan di berbagai sektor, termasuk pertanian, kehutanan, konservasi, dan rantai pasok. (*)

Artikel International Sustainable Rice Forum 2025 Dorong Percepatan Adopsi Praktik Pertanian Berkelanjutan di Indonesia pertama kali tampil pada News.

Barang Bekas di Batam Semakin Langka

0
Deretan toko dan kios penjual barang seken di Kawasan Taras, Batam Center, beberapa waktu lalu. Usai polisi menggerebek gudang penyimpanan balpres di Sekupang, diperkirakan barang seken impor bakal langka.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Kasus penangkapan barang bekas bersegel Bea Cukai Batam yang dilakukan Polresta Barelang berbuntut semakin langkanya barang. Selama hampir 2 pekan, para pedagang tak kunjung mendapati barang.

Edo, pedagang seken di Batuaji mengatakan kasus tersebut membuat pihak BC Batam melarang dan mulai menindak seluruh barang seken masuk ke Kota Batam.

“Sekarang barang kosong, yang dijual pedagang stok lama,” ujarnya, Senin (17/11).

BACA JUGA: Barang Seken Langka, Pedagang Banyak Alih Profesi

Menurut dia, sebelum kasus penangkapan, beberapa kontainer masih masuk dari Singapura dan Malaysia. Modusnya, kontainer tersebut tidak sesuai dengan daftar manifest.

“Kemarin barang masuk pakai kontainer perusahaan, tapi ongkosnya mahal. Sekarang sama sekali tidak boleh masuk barang,” katanya.

Sementara Tomi, pedagang Aviari mengatakan langkanya barang membuat para pedagang gulung tikar. Hampir 50 persen pedagang sudah menutup usahanya.

“Sudah banyak toko yang tutup, tidak ada barang,” ujarnya.

Ia mengatakan akibat langkanya barang dan tutupnya pedagang, kawasan tersebut sangat sepi pengunjung. Padahal, dulunga kawasan ini merupakan tujuan utama masyatakat mencari barang branded dengan harga terjangkau.

“Kalau pedagang banyak jadi driver online sekarang,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

Artikel Barang Bekas di Batam Semakin Langka pertama kali tampil pada Metropolis.