ILUSTRASI: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri Jalan Ahmad Yani, Komp Kara, Kel, Taman Baloi, Batam Kota, Rabu 14 April 2021. Suprizal Tanjung, Batampos
batampos – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melarang pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) memasarkan efek offshore (yang diterbitkan di luar negeri). Keputusan tersebut dikeluarkan seiring dengan maraknya pemasaran, promosi, serta iklan produk investasi di luar pengawasan otoritas menggunakan platform aplikasi terintegrasi (super apps) secara bebas sehingga berisiko besar bagi masyarakat.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, memaparkan, pemasaran atas efek (saham dan obligasi) luar negeri di Indonesia sampai saat ini belum diperkenankan. Sebab, produk tersebut tidak berizin.
Sedangkan efek atau surat berharga yang diawasi regulator hanya yang diterbitkan entitas berbadan hukum di Indonesia. Serta, dinyatakan efektif oleh OJK untuk ditawarkan kepada publik.
’’Sementara produk investasi lainnya seperti efek yang diterbitkan entitas di luar negeri, crypto assets, dan emas bukan merupakan produk yang diberi izin dan diawasi OJK,” katanya beberapa waktu lalu.
OJK telah melakukan pembinaan dan mengambil langkah-langkah tegas bagi PUJK yang melanggar. Yakni, menghentikan layanan atau penawaran produk dan memisahkan penggunaan aplikasi, platform, serta situs web terhadap produk ilegal.
Hoesen menyatakan, Peraturan OJK Nomor 6/POJK.07/2022 mengatur ketentuan mengenai norma dan tata cara bagi PUJK dalam melakukan pemasaran, promosi, dan iklan terkait produk atau layanan kepada masyarakat. (*)
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo pasca peristiwa baku tembak dua ajudannya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (12/7). (Indrianto Eko Suwarso/Antara)
batampos – Kabareskrim Komjen Agus Andrianto langsung turun tangan dan ikut olah tempat kejadian perkara (TKP) baku tembak Bharada E dan Brigadir Nopryansah Hutabarat di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Olah TKP yang digelar pada tengah malam itu berlangsung tertutup.
Seperti diberitakan PojokSatu (Jawa Pos Group), olah TKP terkait baku tembak di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, digelar sekitar pukul 23.45 WIB, Selasa dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB Rabu dinihari.
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto sempat mendatangi rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dan meninggalkan lokasi olah TKP sekitar pukul 00.15 WIB, Rabu dinihari.
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mendatangi lokasi baku tembak Brigadir J atau Nopryansah dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Komjen Agus tampak masuk ke dalam rumah tersebut saat olah TKP masih berlangsung. Kabareskrim dan rombongan memasuki rumah Irjen Ferdy Sambo pukul 23.45 WIB. Dia tampak masuk melalui pintu samping yang dibatasi dengan garis polisi.
Komjen Agus tampak menggunakan kemeja berwarna putih polos. Dia tidak menyampaikan keterangan apapun kepada wartawan di lokasi. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi terpantau keluar rumah Irjen Ferdy Sambo pukul 00.45 WIB.
Kemudian Kombes Budi tampak meninggalkan lokasi sekitar pukul 00.50 WIB setelah berbincang-bincang dengan beberapa polisi lainnya. Situasi di sekitar lokasi saat ini terpantau sepi. Sejumlah petugas kepolisian yang belum berjaga sudah meninggalkan rumah Irjen Ferdy Sambo.
Sementara Garis polisi dicopot pukul 01.00 WIB, Rabu (13/7). Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo Selasa malam hingga Rabu dinihari. Proses olah TKP berlangsung secara tertutup soal baku tembak antara Brigadir Nopryansah dan Bharada E ini. (*)
AKTIFITAS di pelabuhan petikemas Domestik Belawan (TPKDB) Sumatera Utara. f. Dok Jawapos.com
batampos – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan fakta bahwa saat ini 95 persen kargo asal Pelabuhan Belawan tidak langsung menuju negara tujuan namun harus melalui Pelabuhan Singapura dan Malaysia. Tidak hanya pelabuhan Belawan, sebagian besar pelabuhan di Sumatra hanya sebagai feeder. Hal ini menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi Indonesia.
Dominasi Malaysia dan Singapura itu terus berlanjut, sampai hari ini. Dari Januari – Mei 2022, sekitar 51 persen peti kemas yang bongkar/muat di Belawan menuju/berasal dari Malaysia. Sisanya, 44 persen ke Singapura dan Thailand (5 persen).
“Kami di Kementerian BUMN sedang berikhtiar untuk menjadikan Belawan sebagai pelabuhan ekspor yang melayani direct call,” kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Selasa (12/7).
Sebagai gambaran, pelayaran langsung (direct call) kapal peti kemas dari Indonesia ke Los Angeles hanya perlu 23 hari. Sebaliknya, dengan transshipment, rute yang sama perlu waktu 31 hari, plus tambahan ongkos 20 – 30 persen lebih mahal.
Menurut Erick, pengembangan Belawan bisa dimulai dengan mendatangkan kapal-kapal kontainer berukuran besar ke Belawan. Ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan peralatan bongkar muat di Pelabuhan Belawan agar memadai untuk pengangkutan direct call (pelayaran langsung ke negara tujuan).
Selain itu, volume muatan peti kemas juga harus ditumbuhkan. Caranya, dengan menjadikan Belawan sebagai gateway bagi pelabuhan-pelabuhan kecil di sekitarnya. Muatan kargo yang tersebar di pelabuhan-pelabuhan kecil di Sumatra, dapat dibawa ke Belawan untuk kemudian bersama-sama diangkut ke negara tujuan.
Dominasi Malaysia
PT Pelindo mencatat dari 550.871 TEUs peti kemas yang bongkar muat di Belawan pada 2021, sebanyak 59 persen berasal/menuju pelabuhan-pelabuhan di Malaysia. Sisanya, 25 persen menuju Singapura, dan 16 persen lagi ke Thailand, Taiwan, dan beberapa negara lain.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor dari Sumut sejauh ini tersebar ke lebih dari 30 negara. Berdasarkan tonase, pada 2021, ekspor dari daerah ini paling banyak ditujukan ke Tiongkok (16 persen), India (6,7 persen), Jepang (6,2 persen), dan Amerika Serikat (4 persen).
Porsi Malaysia dan Singapura sebagai negara tujuan akhir ekspor dari Sumut sangatlah kecil (kurang dari 2 persen). Ekspor barang yang transit ke negara lain, sangat merugikan perekonomian.
Praktik ini membuat ekspor Indonesia kurang kompetitif karena harus menanggung biaya logistik yang mahal serta makan waktu. Selain itu, Indonesia juga harus kehilangan banyak devisa. Selain merugikan pelaku ekspor, transshipment ini membuat Indonesia kehilangan lebih banyak devisa. Jasa layanan kapal kontainer selama ini dibayar dalam mata uang asing (dollar AS).
Data Bank Indonesia mencatat, dari USD 6,286 miliar defisit neraca jasa transportasi Indonesia pada 2021, sebesar USD 6,232 miliar (99 persen) disumbangkan defisit biaya pengangkutan barang (sea freight). (*)
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, memberikan edukasi kepada siswa terkait pengaruh buruk kenakalan remaja. Foto: Polsek Sekupang untuk Batam Pos
batampos – Polsek Sekupang mengunjungi sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukumnya untuk memberikan edukasi kepada anak-anak remaja.
Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, mengatakan, kegiatan pemberian materi ke siswa sekolah SMP dan SMA di wilayah Sekupang sebagai bentuk edukasi sekaligus imbauan agar siswa-siswi sekolah terhindar dari pengaruh buruk kenakalan remaja.
“Kita berkunjung ke sejumlah sekolah, memberi edukasi ke siswa terkait kenakalan remaja serta dampak buruk dari salah pergaulan,” ujarnya saat mengunjungi SMAN 1 Batam, Rabu (13/7/2022).
Pihaknya juga memberikan edukasi seputar keselamatan dalam berkendara. Terlebih saat ini anak-anak usia sekolah sudah bebas mendapatkan akses dari orang tua untuk berkendaraa, terutama sepeda motor.
“Adik-adik meski sudah dikasih fasilitas kendaraan oleh orang tua, namun tetap mengutamakan keselamatan berkendara, menaati aturan berkendara, aturan berlalu lintas. Ini penting untuk dipahami karena manfaatnya untuk diri sendiri,” jelasnya.
Dihadapan para siswa, jajaran Polsek Sekupang juga memberikan pemahaman akibat pengaruh buruk narkoba, hingga tidak terlibat atau menjadi korban tindak kejahatan yang melanggar aturan dan undang-undang yang berlaku.
Sejumlah kepala sekolah dan majelis guru yang dikunjungi Polsek Sekupang turut mendukung kegiatan edukasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digagas oleh Polsek Sekupang.
Giat edukasi juga turut dihadiri oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Ridho, Kanit Binmas Polsek Sekupang Ipda Agus L Marpaung, Kanit IK Polsek Sekupang Aiptu Pebriadi, Kasi Humas Polsek Sekupang Brig Komang, serta Babinkantibmas Polsek Sekupang.(*)
batampos – Tim kuasa hukum mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming, Bambang Widjojanto menilai terdapat indikasi abuse of power dan pelanggaran atas due process of law dalam penetapan tersangka yang dilakukan KPK terhadap kliennya. Hal ini yang menjadi alasan pihaknya mengajukan upaya hukum praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
“Permohonan Praperadilan dilakukan demi pernyataan KPK sendiri yang mengatakan akan melakukan penegakkan hukum dengan cara-cara yang tidak melanggar hukum,” kata pria yang karib disapa BW kepada wartawan, Rabu (13/7).
BW yang ditunjuk Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Denny Indrayana menjadi kuasa hukum Mardani ini juga menyebut, ada upaya mengesampingkan aspek transaksi bisnis dan investasi dalam kasus Bendum PBNU itu. Menurut BW, isu kriminalisasi terhadap Mardani yang merupakan Ketum HIPMI itu berbahaya terhadap kepastian hukum di Indonesia.
“Saya hadir di sini diminta oleh PBNU sebagai kuasa hukum (juga) dalam rangka membela nilai-nilai yang saya yakini,” ucap BW.
BW mengutarakan, isu kriminalisasi akibat persaingan bisnis di Kalimantan Selatan yang menyeruak di publik ini tidak sejalan dengan nilai-nilai KPK serta semangat pemulihan ekonomi yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
“Jika terjadi ketidakpastian hukum dan investasi seperti ini, maka para investor cenderung akan wait and see. Karena persoalan ini sudah menjadi perhatian nasional, dan bahkan internasional,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Denny Indrayana. Dia menyebut, kasus yang menyeret kliennya terkait dengan pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Menurut Denny, Mardani Maming pernah menyebutkan dalam penyelidikan perkara izin usaha pertambangan (IUP) Tanah Bumbu, kasusnya itu berkaitan dengan Haji Isam.
“Pada tahap penyelidikan Mardani dengan jelas menyebut, ini sebenarnya ada kaitan dengan persoalan bisnis Haji Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam di Kalimantan Selatan,” ungkap Denny.
Denny pun mengklaim kasus yang menyeret kliennya adalah persoalan persaingan bisnis, bukan suap. Dia pun menegaskan, akan membuktikan dalam praperadilan melawan KPK bahwa ada unsur kriminalisasi yang dilakukan Haji Isam terhadap Maming.
“Saya lahir di Kalsel jadi memang tidak sedikit pengusaha di Kalsel, jika berkonflik dengan Andi Syamsuddin Arsyad, ini berhadapan dengan kasus kriminalisasi, itu yang akan kita lihat dan akan buktikan pada saat proses salah satunya dalam proses praperadilan ini,” cetus Denny.
Merespons hal ini, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri menegaskan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait izin pertambangan di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, murni penegakan hukum. Dia memastikan, tidak ada unsur bisnis dalam perkara itu.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada kepentingan lain, selain murni penegakan hukum,” tegas Ali dikonfirmasi.
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyatakan, para tersangka dalam perkara ini terjerat berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup. Karena itu, KPK memastikan semua proses hukum sudah sesuai dengan aturan.
Selain itu, KPK juga menyayangkan tim kuasa hukum Mardani Maming memainkan opini dalam melakukan upaya hukum praperadilan.
“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencoba menggiring opini substansi perkara ini tanpa berdasarkan argumentasi hukum yang tepat,” ujar Ali.
Oleh karena itu, KPK meminta kepada tim kuasa hukum Mardani Maming untuk tidak sembarang melontarkan pernyataan. Argumentasinya itu diharapkan bisa dibuktikan dalam langkah praperadilan di pengadilan.
“Sama-sama kita ikuti uji keabsahan syarat formil proses penyidikan perkara ini di depan persidangan yang terbuka untuk umum dimaksud,” pungkas Ali. (*)
batampos – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta agar tak terjadi lagi kekerasan yang menimpa warga Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,
LaNyalla berharap dilakukan pendekatan humanis yang saling menguntungkan, terutama kepada warga.
“Hindarkan kekerasan. Tak boleh lagi ada tindakan represif kepada warga Wadas dalam pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi tanah Wadas tahap dua,” kata LaNyalla, Rabu (13/7/2022).
Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, warga Wadas sangat defensif terhadap petugas karena trauma pengalaman sebelumnya. Oleh karenanya, LaNyalla meminta agar pendekatan tak boleh dilakukan dengan kekerasan, meski negosiasi menemui titik buntu.
“Meski terjadi ketidaksepakatan dan penolakan warga, tetap harus diupayakan jalan keluar terbaik, tak boleh ada pemaksaan,” ujar LaNyalla.
Menolak, dikatakan LaNyalla, merupakan hak masyarakat yang memiliki lahan. Ketika pemerintah memerlukan lahan untuk kepentingan PSN, maka pemerintah harus bijaksana dalam mengambil tindakan dan bersikap adil.
“Apalagi warga Wadas terbelah, ada sebagian yang telah menerima ganti rugi dan ada sebagian warga yang menolak. Di sinilah diperlukan kebijaksanaan dan kedewasaan para eksekutor agar terdapat win win solution dan tetap mengedepankan permufakatan,” saran LaNyalla.
Meski pemerintah telah melakukan pembayaran beberapa lokasi tanah warga di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah untuk tambang batuan andesit, penolakan masih terjadi.
Hal ini terlihat dari rencana aksi yang direncanakan digelar warga Wadas, Selasa, 12 Juli 2022.
Warga Wadas melakukan aksi penolakan terhadap inventarisasi dan identifikasi tanah tahap kedua yang direncanakan dilakukan BPN/ATR pada 12-15 Juli 2022.
Gerakan aksi Wadas dalam kegiatan tersebut diunggah di akun Santri Nahdliyin @FNKSDA, singkatan dari Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam, pada 11 Juli 2022.(*)
Suasana rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan , Senin (11/7/2022). Rumah dinas Kadiv Propam Polri ini diduga menjadi lokasi penembakan yang menewaskan Brigadir J. Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan sesama anggota polisi berinisial Bharada E pada Jumat (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Istri Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo mengalami depresi dan gangguan sulit tidur, usai mengalami dugaan pelecehan dan penodongan senjata, serta melihat insiden baku tembak di kediamannya. Hal ini dikatakan Psikolog anak, remaja, dan keluarga Novita Tandry.
Novita Tandry merupakan psikolog yang ditunjuk Polda Metro Jaya untuk mendampingi istri Irjen Pol. Ferdy Sambo, yang dalam kejadian ini berstatus sebagai saksi korban yang mengalami pelecehan, penodongan, serta melihat peristiwa baku tembak
“Pada saat bertemu dengan Ibu (istri Kadiv Propam), keadaannya sangat shock terguncang pastinya, trauma, sulit tentunya dia bisa berkonsentrasi dan sejak kejadian sampai sekarang itu tidak bisa tidur pastinya,” kata Novita saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/7) dikutip dari Antara.
Syok dialami oleh istri Kadiv Propam, kata dia, akibat rentetan peristiwa yang dialaminya, mulai dari pelecehan, penodongan senjata, hingga kejadian baku tembak antarajudan di rumahnya, termasuk beban psikologi dari ramainya pemberitaan atas kejadian tersebut.
“Karena melihat langsung keadaan, yang pasti pertama karena pelecehan, kemudian kedua karena melihat dan menjadi saksi langsung bagaimana terjadinya penembakan,” ungkapnya.
Menurut dia, sejak kejadian hingga saat ini kondisi istri jenderal bintang dua itu masih tidak stabil, terguncang, dan stres dengan tingkat stres dari sedang sampai berat.
Pemulihan kondisi psikologi istri Irjen Pol. Ferdy Sambo, menurut dia, perlu karena yang bersangkutan memiliki empat orang anak yang butuh perhatian.
Novita mengatakan bahwa konsentrasi dari pendampingan psikologis ini agar peristiwa tersebut tidak berdampak pada keluarga lainnya.
“Concern saya adalah bagaimana peran ibu ini sebagai istri dan juga seorang ibu, ada anak empat anak umur 21, 17, 15, dan 1,5 tahun. Ini membuat saya justru pendampingan tidak hanya pada ibu, tetapi juga pada anak-anaknya. Apalagi, anak-anak masih sekolah, kuliah, dan masih balita,” terangnya.
Novita juga menyebutkan ada tahapan dalam penyembuhan trauma healing seorang korban. Hal itu membutuhkan waktu 3 bulan sampai 6 bulan, tergantung pada kemampuan beradaptasi dari korban. Tahapan yang dia maksudkan adalah DABDA.
DABDA singkatan dari denial (penyangkalan), angry (marah), bargaining (tawar-menawar), depression (depresi), dan acceptance (penerimaan).
Menurut dia, biasanya dalam langkah-langkah ini tergantung pada mereka bisa bolak-balik, bisa denial menganggap kejadian itu mimpi, tidak nyata, pasti marah, bisa marah pada lingkungan, bisa marah kepada diri sendiri.
“Selanjutnya, ada proses dengan bargaining, oh, kalau saya begini, begitu, saya kira-kira bagaimana, saya bargaining dengan keadaan diri sendiri, dia akan masuk lagi dengan posisi depresi, baru yang terakhir acceptance,” kata Novita.
Baru kemarin Novita ditunjuk dan beri pendampingan kepada istri Ferdy Sambo dan keluarga.
Ia juga memastikan kondisi istri jenderal itu dapat memberikan keterangan kepada penyidik terkait dengan peristiwa tersebut.
Dalam rangka menghormati hak korban, psikolog ini berpesan kepada masyarakat lebih bijak dalam menyebarkan informasi agar tidak menambah beban psikologi korban yang mengalami peristiwa.
Selain itu, peristiwa yang dialami istri Ferdy Sambo, selaku istri pejabat Polri, dapat jadi pembelajaran bagi yang lainnya. Dalam hal ini tentunya perlu peran psikolog dalam mendampingi korban agar kuat menghadapi trauma.
“Jadi, mungkin harus lebih bijak karena saya juga perempuan, kami seperti ini jadi harus menanggung secara psikologi, menanggung ini ‘kan dibicarakan semua orang, mungkin harus lebih bijak dalam pemberitaannya,” kata Novita.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim gabungan yang terdiri atas satuan kerja internal Polri dan mitra kepolisian dalam hal ini Komponas dan Komnas HAM untuk membantu mengungkap peristiwa baku tembak antaranggota Polri di Rumah Dinas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo di kompleks Polri Duren Tiga No. 46 Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) pukul 17.00 WIB.
Penembakan terjadi antara Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) ajudan Drive Caraka (ADV) istri Kadiv Propam Polri dengan Bharada E, ADV Kadiv Propam Polri. Kejadian tersebut mengakibatkan Brigadir Nopryansah tewas tertembak.
Adapun peristiwa itu dilatarbelakangi pelecehan dan penodongan pistol yang dialami istri Ferdy Sambo. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (jongkok) mengukur lokasi penanaman pohon jati emas. Foto: Diskominfo Kota Batam
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau pengukuran lokasi penanaman pohon jati emas dan ikut serta mengukur bersama petugas.
“Dengan pengecekan ini, tujuannya memastikan luas tanah sebagai media penanaman telah sesuai,” katanya.
Beberapa waktu lalu, ia juga memimpin langsung rapat koordinasi bersama Forkopimda di Balairung Sari kantor BP Batam terkait penanaman pohon jati emas.
Penanaman pohon jati emas akan dilakukan di sepanjang Jalan Simpang Bandara Hang Nadim Batam sampai dengan Simpang Fly Over Laluan Madani.
Ia meminta keterlibatan semua pihak untuk ikut menyukseskan kegiatan yang rencananya antara Juli atau Agustus ini
“Kita akan bangun jalan dari bandara ke arah Nagoya masing-masing lima lajur setiap jalurnya. Dan, sepanjang jalan itu kita juga akan tanam pohon kayu jati emas,” katanya beberapa waktu lalu.
Rudi memiliki tujuan, Batam yang dianugerahi segala potensi ini harus terus berbenah. Maka dari itu, pembangunan kian masif dilakukan.
Tak hanya terkenal dengan kota industri, Rudi juga ingin memaksimalkan sektor potensial yakni pariwisata.
“Kalau pariwisata tentu jalan-jalan ini harus indah, supaya orang yang datang betah dan ingin datang lagi ke sini,” imbuhnya.(*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (jongkok) mengukur lokasi penanaman pohon jati emas. Foto: Diskominfo Kota Batam
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau pengukuran lokasi penanaman pohon jati emas dan ikut serta mengukur bersama petugas.
“Dengan pengecekan ini, tujuannya memastikan luas tanah sebagai media penanaman telah sesuai,” katanya.
Beberapa waktu lalu, ia juga memimpin langsung rapat koordinasi bersama Forkopimda di Balairung Sari kantor BP Batam terkait penanaman pohon jati emas.
Penanaman pohon jati emas akan dilakukan di sepanjang Jalan Simpang Bandara Hang Nadim Batam sampai dengan Simpang Fly Over Laluan Madani.
Ia meminta keterlibatan semua pihak untuk ikut menyukseskan kegiatan yang rencananya antara Juli atau Agustus ini
“Kita akan bangun jalan dari bandara ke arah Nagoya masing-masing lima lajur setiap jalurnya. Dan, sepanjang jalan itu kita juga akan tanam pohon kayu jati emas,” katanya beberapa waktu lalu.
Rudi memiliki tujuan, Batam yang dianugerahi segala potensi ini harus terus berbenah. Maka dari itu, pembangunan kian masif dilakukan.
Tak hanya terkenal dengan kota industri, Rudi juga ingin memaksimalkan sektor potensial yakni pariwisata.
“Kalau pariwisata tentu jalan-jalan ini harus indah, supaya orang yang datang betah dan ingin datang lagi ke sini,” imbuhnya.(*)
Xiaomi Redmi Note 11 Pro varian warna Star Blue (ANTARA/Suci Nurhaliza)
batampos – Xiaomi Redmi Note 11 Pro, ponsel tangguh bisa diandalkan untuk bikin konten. Ponsel dibanderol Rp 3 jutaan dilengkapi dengan kekuatan baterai yang awet. Simak kelebihan dan kekurangannya ponsel ini.
Dikutip dari antara, Rabu (13/7), pada Maret 2022, Xiaomi meluncurkan tiga ponsel kelas mid-range terbaru yakni Redmi Note 11 series. Salah satu modelnya adalah Redmi Note 11 Pro yang diklaim memiliki performa kuat dan cepat layaknya smartphone flagship.
Selain itu, Xiaomi Redmi Note 11 Pro juga diklaim dapat memberikan pengalaman fotografi yang menyenangkan berkat kamera 108MP yang diusungnya.
Antara berkesempatan mencoba Xiaomi Redmi Note 11 Pro untuk penggunaan sehari-hari selama beberapa pekan untuk membuktikan performa dari berbagai fitur yang ditawarkan.
Desain dan layar
Xiaomi Redmi Note 11 Pro memiliki tiga varian warna, yakni Graphite Gray, Plar White, dan Star Blue. ANTARA mendapatkan ponsel dengan varian warna Star Blue.
Ponsel ini memiliki dimensi 164,19 mm x 76,1 mm dengan ketebalan 8,12 mm dan berat 202 gram. Dengan demikian, ponsel ini agak lebih berat dibanding pendahulunya, Redmi Note 10 Pro.
Di bagian atas ponsel, terdapat jack audio 3,5mm, IR blaster, lubang speaker, dan mikrofon, sedangkan di bagian bawah terdapat penyimpanan SIM, port USB Type-C, lubang speaker, dan mikrofon.
Sayangnya, penyimpanan SIM masih bersifat dual hybrid sehingga Anda hanya bisa menggunakan dua kartu SIM nano atau satu kartu SIM nano dan satu kartu eksternal microSD.
Posisi kamera depan diletakkan di tengah atas. Sementara itu, di sisi kanan, terdapat tombol volume dan tombol daya yang merangkap sidik jari.
Untuk tampilan belakang, Xiaomi Redmi Note 11 Pro varian Star Blue terkesan cantik dan mewah. Sesuai namanya, bagian belakang ponsel ini dihiasi oleh sesuatu yang tampak seperti glitter, yang diibaratkan sebagai bintang yang bertaburan.
Tak hanya itu, bagian belakang ponsel juga memiliki efek hologram yang membuatnya dapat berubah warna tergantung cahaya yang mengenainya dan sudut pandang saat melihatnya.
Sayangnya, modul kamera di bagian belakang cukup tebal sehingga ponsel tidak dapat dibaringkan dengan rata. Desain yang seperti ini membuat ponsel harus diletakkan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak kamera. Untuk itu, penggunaan softcase sangat disarankan.
Menariknya, perangkat Xiaomi Redmi Note 11 Pro telah dibekali Gorilla Glass 5 sehingga layar dapat terlindung dari retakan. Selain itu, juga telah mendapatkan sertifikasi IP53 Splash-proof tested, untuk perlindungan dari debu dan cipratan air.
Layar Xiaomi Redmi Note 11 Pro berukuran 6,67 inci dan dilengkapi dengan FHD+ Super AMOLED Display yang memiliki resolusi 2400 x 1080 dengan refresh rate hingga 120 Hz dan touch sampling rate hingga 360Hz, serta color gamut yang support DCI-P3.
Layar tersebut membuat Xiaomi Redmi Note 11 Pro cukup nyaman saat digunakan menonton video maupun film.
Selain itu, tingkat kecerahan ponsel tersebut mencapai 1200 nits sehingga pengguna masih bisa melihat tampilan di layar dengan sangat jelas meski di bawah sinar matahari.
Hanya saja, fitur auto brightness di ponsel ini tampaknya belum berfungsi secara maksimal karena masih terbilang lambat menyesuaikan kecerahan dengan kondisi cahaya di sekitar.
Performa
Xiaomi Redmi Note 11 Pro ditenagai oleh octa-core MediaTek Helio G96 dan dioperasikan oleh MIUI 13 terbaru. Ponsel ini disematkan RAM berkapasitas 8GB yang dapat ditambah dengan RAM virtual hingga 3GB. Sementara itu, penyimpanan internalnya berkapasitas 128 GB.
Sayangnya, ponsel ini masih berbasis Android 11. Meski demikian, hal tersebut tak mengurangi performa ponsel saat digunakan untuk tugas sehari-hari. Selama beberapa pekan penggunaan, penulis juga tidak menemukan masalah seperti lag atau lambat saat mengoperasikannya.
Saat digunakan untuk bermain PUBG Mobile, setting maksimal yang didapatkan masih Smooth Ultra, belum Extrem. Padahal, ponsel ini seharusnya bisa memainkan game tersebut di setting yang lebih tinggi lagi.
Mengenai daya, Xiaomi Redmi Note 11 Pro mengusung baterai 5.000 mAh dengan kemampuan fast charging 67W. Penulis pun hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit untuk mengisi daya ponsel dari 30 persen ke 100 persen.
Dengan kapasitas daya sebesar itu, ponsel dapat standby seharian penuh bahkan lebih untuk kegunaan sehari-hari. Saat digunakan untuk tugas sehari-hari dari pukul 7 pagi hingga 6 sore, baterai yang terpakai sebesar 65 persen. Sementara saat digunakan bermain PUBG Mobile selama 30 menit, baterai yang terpakai sebesar 10 persen.
Selain itu, Xiaomi Redmi Note 11 Pro juga tidak cepat panas berkat LiquidCool Technology. Saat bermain game yang berat seperti PUBG Mobile, ponsel baru mulai menghangat jika digunakan lebih dari 30 menit. Namun, hal ini tidak mengakibatkan kendala yang berarti saat bermain game.
Kamera
Xiaomi Redmi Note 11 Pro memiliki kamera utama 108 MP (f/1.9), kamera ultra-wide 8 MP (f/2/2), kamera makro 2 MP (f/2.4), kamera depth sensor 2 MP (f/2.4).
Ponsel ini juga dilengkapi berbagai fitur kamera termasuk panorama, slow motion, time-lapse, night mode, short video, hingga long exposure.
Dengan kamera utama yang besar dan fitur yang lengkap itu, ponsel ini dapat memberikan hasil foto yang cerah dan detail baik di dalam maupun di luar ruangan. Fitur Night Mode membuat ponsel mampu menangkap gambar dengan sangat detail dan tetap natural di malam hari.
Kamera makro yang disematkan di ponsel ini juga terbilang mampu menghasilkan foto yang baik, meskipun mengalami penurunan 3 MP dari ponsel pendahulunya.
Untuk swafoto, Xiaomi Redmi Note 11 Pro mengusung kamera depan 16 MP. Kamera ini juga mampu menghasilkan foto yang detail dan jernih serta memberikan efek bokeh yang cukup baik.
Sementara untuk video, Xiaomi Redmi Note 11 Pro terbatas pada resolusi 1080p 30 fps sehingga video yang dihasilkan cukup baik untuk ponsel di kelasnya namun juga tak istimewa. Autofokus saat mengambil video juga tak terlalu cepat namun juga tak begitu lambat.
Kesimpulan
Di samping kekurangannya, Xiaomi Redmi Note 11 Pro masih patut dipertimbangkan bagi Anda yang menginginkan ponsel yang performanya mumpuni untuk kegunaan sehari-hari dengan baterai yang awet. Selain itu, kamera dari ponsel yang dibanderol seharga Rp3 juta-an ini juga masih bisa diandalkan jika Anda aktif membuat konten.
Xiaomi Redmi Note 11 Pro juga akan cocok jika Anda tidak terburu-buru untuk menggunakan jaringan 5G karena ponsel ini belum mendukung 5G. Namun, jika Anda memiliki kebutuhan khusus yang mengharuskan untuk segera berganti jaringan ke 5G, ‘kakak’ dari ponsel ini yakni Xiaomi Redmi Note 11 Pro 5G mungkin bisa jadi pilihan. (*)